Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11638

Polisi Pantau Kawasan Wisata Pantai

0

batampos.co.id – Jajaran Polresta Barelang dan Polsek jajaran akan melakukan patroli mengawasi wisatawan yang menikmati libur Imlek di kawasan wisata pantai diseluruh wilayah hukum Polresta Barelang. Hal itu, disampaikan oleh Kapolresta Barelang Kombes Hengki dalam mengantisipasi timbulnya korban tenggelam.

“Jadi untuk tempat wisata akan kita turunkan personel. Baik itu personel dari Polresta Barelang maupun personel dari seluruh Polsek jajaran Polresta Batelang,” kata Hengki, kemarin.

Ia mengatakan, selain melakukan patroli, pihaknya juga diberikan himbauan kepada masyarakat yang mengunjungi pantai untuk menikmati libur Imlek agar berhati hati pada saat berenang atau mandi di laut. Selain itu, ia juga meminta agar masyarakat selalu menjaga kebersihan dan penggunaan obat terlarang dalam berwisata.

“Kami selalu mengajak masyarakat yang membawa putra dan putri untuk berwisata ke pantai dan sebagainya mengimbau jaga keselamatan. Jangan sampai menjadi korban tenggelam dan sebagainya,” ujarnya.

Selain itu, ia juga memberikan imbauan kepada petugas jaga agar melarang para pengunjung menbawa minuman beralkohol. Menurutnya, destinasi pantai menjadi lokasi yang dipadati masyarakat Batam saat hari libur. Dalam setiap libur, diperkirakan mencapai ribuan orang yang akan mengunjungi pantai setiap libur.

“Kepada para pengelola tempat wisata pantai, mereka harus memberi peringatan atau rambu-rambu batas mana masyarakat berenang dan sebagainya. Supaya mengurangi angka korban tenggelam. Kita harapkan, libur Imlek ini situasi dalam kondisi aman dan terkendali,” imbuhnya. (gie)

Koran Batam Pos Dicuri

0

batampos.co.id – Koran Batam Pos, edisi Selasa (5/2/2019), dicuri. Pencurian koran ini terjadi di kawasan Kompleks Bumi Indah, Lubukbaja sekitar pukul 04.00 WIB dinihari.

Pencurian ribuan eksemplar koran Batam Pos ini diketahui pertama kali dari petugas loper dan koordinator mendatangi lokasi pengantaran sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, sesampainya disana, petugas loper dan koordinator loper koran tidak menemukan koran dan menghubungi petugas pengantaran koran.

Karena tidak ada koran di lokasi, kemudian petugas loper dan koordinator loper menghubungi bagian ekspedisi dan keterangan dari sopir ekspedisi yang membawa ribuan koran Batam Pos menyebutkan bahwa ia telah menurunkan koran itu di lokasi biasanya, di belakang Hotel Holiday Inn, Lubukbaja sekitar pukul 02.45 WIB.

Atas kejadian ini, Manager Pemasaran Heri Herianton menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pelanggan Batam Pos untuk area Nagoya, Jodoh dan Batuampar karena tidak bisa mengantarkan koran untuk edisi Selasa (5/2/2019) kemarin.

“Sebagai bentuk permintaan maaf kami kepada ribuan pelanggan yang kecewa, kami dari batam pos sudah meminta bantuan ke pihak polisi untuk mengusut hilangnya koran Batam Pos,” katanya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja Iptu Awal Sya’ban Harahap membenarkan adanya kejadian ini. Dimana, kasus ini masih dilakukan pengusutan pihkanya dengan melakukan pemeriksaan berbagai saksi di lokasi kejadian dan memeriksa beberapa CCTv.

“Saat ini, anggota kita sudah di lapangan untuk menyelidiki kasus ini. Nanti akan kita informasikan kembali jika ada perkembangan dari hasil lidik ini,” ujarnya singkat. (gie)

Sabu 490 gram dari Medan hendak Dikirim ke Surabaya, Tertangkap di Batam

0
Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso, menunjukkan barang bukti dan tersangka.
foto: bandara Hang Nadim

batampos.co.id – Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Hang Nadim bersama Bea Cukai kembali mengamankan seorang kurir sabu, Martunis,26, Minggu (3/2/2019).

Sabu seberat 490 gram itu sempat lolos dari pengawasan petugas di Medan, namun berhasil diamankan di Batam.Tiket yang dipegang Martuni tidak langsung, dari Medan ke Surabaya. Namun sebelum ke Surabaya, pesawat ditumpanginya transit di Batam.

“Modusnya hampir sama dengan beberapa kurir sebelumnya, memasukan ke dalam sepatu,” kata Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso, Selasa (5/2/2019).

Ia mengatakan penangkapan ini bermula dilakukan di pintu Walkthorught security chechk poin (SCP) kedua Bandara Internasional Hang Nadim. Martunis merupakan penumpang dari Medan ke Surabaya, yang transit di Batam. Sesuai dengan ketentuan, Martunis diharuskan melaporkan diri di terminal kedatangan.

“Lalu dia kembali menuju ke pesawatnya melalui SCP II,” ungkap Suwarso.

Saat memasuki SCP III, gerak geriknya membuat petugas curiga. Terlebih dengan gaya jalannya yang sedikit aneh.

“Lalu saat di pintu Walkthourght, alarm berbunyi. Sehingga petugas melakukan pemeriksaan manual,” ungkap Suwarso.

Dari pemeriksaan manual di tas maupun badan atau selakangan Martunis tidak ditemukan barang yang mencurigakan. Namun ketika petugas meminta Martunis membuka sepatunya, pemuda itu terlihat gugup. Hal ini tentunya menambah kecurigaan petugas.

“Saat kami periksa sepatu kets ternyata menang ada sabu sebanyak 4 bungkus

Suwarso mengatakan ini sudah ke sekian kalinya jajaran Avsec mengamankan kurir sabu. Dan kebanyakan tujuan dari kurir sabu tersebut menuju ke Surabaya, seperti dua kurir sabu yang diamankan 31 Januari lalu. Sabu sebanyak 922 gram itu diamankan dari tangan Roiyani dan Roswandi.

“Kami akan terus meningkatkan kemampuan petugas serta pengawasan di Hang Nadim,” ungkap Suwarso. (ska)

Marinir Gembleng Mental dan Sikap 200 ASN Bakamla

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Sebanyak 200 siswa pendidikan dan latihan (Diklat) Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI ikuti latihan dasar paramiliter di mako Yonif Marinir 10/ Satria Bhumi Yudha (SBY) di pulau Setokok, Galang. Pelatihan ini akan berlangsung selama tiga bulan kedepan dan dibuka secara resmi oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Taufiqul Rohman di halaman mako Yonif Marinir 10/ SBY, Senin (4/2/2019) pagi.

Dalam arahannya kata Taufiqul menuturkan, peserta diklat ini merupakan pegawai negeri sipil Bakamla yang direkrut tahun 2018 lalu. Sebelum menjalankan tugas dan fungsi, peserta ini harus dibekali dengan pelatihan, keterampilan ataupun pengetahuan tentang militer.

“Tugas pokok Bakamla hampir sama dengan TNI AL. Sebagai pegawai sipil maka perlu pembekalan dan pelatihan seperti ini (oleh Marinir), karena tantang kerja nanti juga seperti satuan TNI AL pada umumnya,” ujarnya.

Pelatihan ini juga merupakan upaya dari Bakamla untuk terus mematangkan persiapan sumber daya manusia (SDM) Bakamla dalam mengawasi wilayah perairan negara.

“Kedepannya juga akan dijadikan semacam coast guardnya negara maka persiapan tidak sebatas peralatan dan kapal tapi SDM juga,” ujarnya.

Bakamla merupakan lembaga nonmenteri yang dikomandoi langsung oleh presiden. Institusi patroli laut ini terus berbenah untuk menjadi bagian yang penting dalam mengamankan wilayah perairan Indonesia.

Danyonif Marinir 10/SBY Letkol Mar Rino Rianto menyambut baik kepercayaan pihak Bakamla yang memilih satuannya sebagai pelatih atau instruktur latihan paramiliter tersebut. Untuk membina dan mendidik peserta diklat Bakamla pihaknya telah membentuk tim pembina sebanyak 60 personil.

“Latihan ini nanti meliputi latihan dasar militer baik teori ataupun praktek yang meliputi kedisplinan dan percaya diri hingga loyalitas kepada senior dan pimpinan,” ujar Rino. (eja)

Bawaslu segera Tertibkan Stiker Caleg di Angkot

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam menggelar kegiatan media gathering bersama awak media di Hotel Biz, Lubukbaja, Minggu (3/2/2019).

Komisioner Bawaslu Batam, Nopialdi Tanjung mengatakan, kegiatan ini guna membangun kemitraan antara Bawaslu dan awak media sehingga demokrasi yang ditandai dengan masuknya tahun pemilu dapat terkawal dengan baik.

“Kami memahami peran media penting untuk ikut mengawal pelaksanaan dan tahapan pemilu,” ucap dia.

Selain pemaparan materi seputar pelaksanaan hingga pengawalan pemilu, dalam kegiatan ini juga digelar diskusi antara perwakilan media yang hadir komisioner Bawaslu dengan topik yang sama dengan materi yang disampaikan.

Salah satunya yakni, branding stiker caleg di angkot yang kini mulai marak. Padahal di dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) perihal ini tidak diperbolehkan.

“Februari ini, razia serentak akan kami lakukan. Kami sudah berkoordinasi dengan Dishub Batam, tinggal dengan polisi nanti soal teknisnya,” terangnya.

Sejatinya, lanjut dia, penindakan pelanggaran Alat Peraga Kampanye (APK) ini sudah mulai dilakukan. Namun tidak dalam kegiatan yang besar. “Kami sudah pernah turun, biasanya kalau sudah sekali dua kali diturunkan, mereka tidak pasang lagi. Soalnya biasanya mahalkan, para caleg juga pikirkan ini,” papar dia.

Ketua Masyarakat Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Priya Ribut Santosa, menyampaikan, dalam melakukan pemantauan dan juga peliputan berita yang independen dan berkualitas, insan pers harus tetap berpegang peraturan yang berlaku dan kode etik jurnalistik, apalagi pemilu 2019 cukup kompleks karena digelar serentak dan hadir dengan aturan yang baru yakni UU Nomor 7 Tahun 2017.

“Ada banyak hal yang dipelajari insan pers untuk menghasilkan berita yang obyektif, berkualitas, dan berimbang. Misalnya, jumlah parpol peserta pemilu berubah, tak sama dengan pemilu 2014, kewenangan bawaslu juga berubah dan lebih bergigi dengan kewenangannya mengeksekusi perkara pemilu, cara penghitungan perolehan suara, jumlah dapil di Batam juga berubah,” paparnya. (iza)

Stok Cukup, Harga Bahan Pokok Stabil

0

batampos.co.id – Harga sejumlah komoditas bahan pokok terpantau stabil di sejumlah pasar tradisional di Kota Batam. Berdasarkan survei harga bahan pokok yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Senin(4/2), diketahui harga bahan pokok normal dengan stok yang mencukupi.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Batam Adisthy mengatakan, survei harga dilakukan pada 18 jenis bahan pokok. Survei harga dilakukan di empat pasar berbeda yakni Pasar Cipta Puri Tiban, Toss 3.000 Jodoh, Aviari Batuaji dan Sagulung.

”Harga sembako (bahan pokok) di pasar terpantau stabil,” ujar Adisthy, kemarin.

foto: batampos.co.id / putut ariyotejo

Beras medium misalnya, dijual seharga Rp 11 ribu sampai Rp 12 ribu per kilogram (kg). Sedangkan untuk jenis premium berkisar Rp 13 ribu-Rp 14 ribu per kilogram. Komoditas lainnya ialah cabai merah keriting dijual Rp 15 ribu per kilogram di pasar Toss 3.000. Sementara untuk cabai merah besar berkisar Rp 45 ribu per kilogram.

Untuk jenis sayur-sayuran seperti kentang dan wortel, dihargai Rp 8 ribu per kilogram dan tomat Rp 12 ribu per kilogram. Bahkan, sayur bayam dan kangkung di pasar Toss 3.000 dijual seharga Rp 2 ribu per kilogram. Begitu juga bawang putih dan bawang merah berkisar antara Rp 13 ribu sampai Rp 24 ribu per kilogram.

”Survei harga kami lakukan rutin setiap pekan di setiap pasar berbeda,” tambah Adisthy.

Komoditas lainnya ialah daging sapi lokal segar seharga Rp 140 ribu per kilogram. Daging sapi impor beku Rp 85 ribu per kilogram dan daging ayam ras Rp 32 ribu per kilogram. Adisthy menambahkan, untuk telur ayam ras dijual seharga Rp 42 ribu per papan yang berisi 30 butir.

Harga Ikan  Semakin Mahal

Jika komoditas bahan pokok harganya stabil, lain halnya dengan harga ikan. Sehari jelang perayaan Imlek, harga ikan segar dijual dengan harga tinggi di pasar tradisional di wilayah Batuaji dan Sagulung. Hal ini disebabkan stok ikan semakin menipis di tengah musim angin utara yang terjadi beberapa bulan terakhir. Selain itu, menjelang Imlek harga beberapa jenis ikan seperti dingkis semakin tinggi, Senin (4/2).

Pantauan di pasar Fanindo, Batuaji hanya terdapat tiga penjual ikan dingkis. Salah satunya, Amran,33, pedagang ikan segar ini menuturkan bahwa stok ikan yang ia jual beberapa hari terakhir semakin menipis, tak terkecuali ikan dingkis. Ikan yang banyak diburu oleh warga etnis Tionghoa itu mengalami kenaikkan sejak dua hari lalu dan dijual seharga Rp 60 ribu per kilogram. Namun, kini bisa mencapai Rp 100 sampai 150 ribu per kilogram. Tangkapan nelayan sudah mulai berkurang, persediaan pun menipis.

”Ikan dingkis sudah mulai diborong, persediaan hanya lima sampai tujuh kilogram dan langsung habis,” katanya.

Untuk harga jenis ikan tongkol putih yang biasa Rp 28 ribu, kini naik menjadi Rp 33 ribu, ikan selar Rp 55 ribu, serta ikan kakap besar sekarang Rp 35-38 ribu per kg dari sebelumnya Rp 30 ribu per kg. Meskipun harga ikan masih tinggi, masih ada warga yang membeli walaupun tidak banyak.

”Kebanyakan hanya setengah kilogram dan seperempat, beda sama pedagang rumah makan yang biasa mengambil satu kilogram lebih,” ujarnya.

Kondisi serupa juga terjadi di pasar tradisional Sagulung, pedagang pasar ikan mulai risau karena stok ikan semakin menipis. Hanya ada dua pedagang yang menjual ikan dingkis dan beberapa jenis ikan seperti ikan tongkol putih, ikan selikur, dan ikan kakap.

Izal, 37, pedagang ikan segar mengatakan seminggu lalu pasokan ikan dingkis sudah sempat normal. Namun, saat ini persediaan ikan dingkis hanya sisa tujuh kilogram saja, yang rata-rata diperoleh dari perairan Kepulauan Riau, seperti Anambas dan Natuna dengan harga dari distibutor sudah tinggi. ”Faktor cuaca, musim angin jadinya sulit dapat pasokan ikan segar,” ujarnya. (cr1/rng)

Turis makin Menyukai Batam

0

batampos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepri sepanjang 2018 mencapai 2.635.664 orang. Jumlah tersebut naik sebanyak 23 persen jika dibandingkan dengan kunjungan wisman sepanjang 2017 lalu.

“Tahun 2017 kunjungan wisman ke Kepri mencapai 2.139.962 kunjungan,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Kepri, Rahmad Iswanto, Senin (4/2/2019).

Dari jumlah tersebut, Batam berkontribusi sekitar 72 persen dengan jumlah kunjungan wisman mencapai 1.887.244 atau naik 21 persen dari tahun 2017 dengan jumlah kunjungan mencapai 1.564.717.

Seiring dengan naiknya jumlah kunjungan wisman, tingkat okupansi hotel di Batam juga mengalami peningkatan. Pada bulan Desember 2018 lalu tingkat okupansi mencapai rata-rata 65,63 persen atau naik 7,33 persen dibanding tingkat okupansi hotel pada November 2018.

Sedangkan kedatangan wisman berdasarkan negara asal, wisman dari Singapura, Malaysia, dan Tiongkok masih mendominasi.

Wisman asal Singapura yang berkunjung ke Kepri selama 2018 mencapai 1.308.739 kunjungan atau meningkat 20 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencatatkan jumlah kunjungan 1.089.139 kunjungan.

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Sedangkan jumlah kunjungan wisman asal Malaysia mencapai 310.160 kunjungan. Jumlah tersebut naik 17 persen dibanding tahun 2017 yakni 264.330. Dan wisman asal Tiongkok yang jumlah kunjungannya meningkat 58 persen dari 163.859 kunjungan menjadi 259.248 pada tahun ini.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar mengatakan, tahun 2019 akan terjadi peningkatan kunjungan wisman ke Kepri, khususnya Batam yang berdekatan dengan negara tetangga. Penyebabnya adalah beragam atraksi wisata yang ditawarkan.

“Wisata tersebut mulai dari wisata belanja, kuliner, hingga budaya,” katanya.

Untuk semakin menarik minat wisatawan asing, Kepri sudah mempersiapkan ratusan event wisata yang merupakan kerja sama antara pemerintah, industri pariwisata, dan asosiasi agen perjalanan wisata.

“Yang baru kami catat dan terdaftar 46 event. Satu di antaranya Bintan Triathlon masuk top 10 event dan 5 masuk top 100 event Wonderful Indonesia,” jelasnya.

Sementara event lainnya antara lain Festival Pulau Penyengat, Festival Bahari Kepri, Batam International Culture Carnival (BICC), Tour de Bintan, hingga IronMan 70.3 Bintan.

Kemudian ada juga event pariwisata lainnya yang masuk Cross Border Event di Kepri. Seperti Bajafash, Sail Natuna, hingga Festival Layang-layang Internasional.

Buralimar yakin target 4 juta wisman pada 2019 akan tercapai. Sebab pada tahun 2018 saja dengan hanya sejumlah event, jumlah kunjungan wisman ke Batam yang biasanya stagnan di angka 1,5 juta kini mulai bergerak naik. (leo)

Jaga Kehandalan Suplai, ATB Lakukan Perawatan IPA Harapan

0

Tim teknis sedang memperbaiki area sedimentasi produksi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sei Harapan beberapa waktu lalu.

Guna menjaga kualitas, kuantitas dan kontinuitas suplai air ke pelanggan. Area Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang digunakan secara nonstop, perlu mendapatkan perawatan secara berkala.

IPA Sei Harapan salah satunya, IPA pertama yang dibangun pemerintah di Pulau Batam yang di kelola ATB akan dilakukan perawatan. Pekerjaan berupa penggantian dan perbaikan pada unit sedimentasi area produksi. Pekerjaan akan berlangsung sekitar 10 hari kalender kerja 6-15 Februari 2019.

“Pekerjaan tersebut sebagai upaya kami memberikan pelayanan ke pelanggan, hal ini bertujuan agar suplai air bisa semakin handal. Usai perbaikan, diharapkan suplai air akan lebih baik,” jelas Maria Jacobus, Head of Corporate Secretary ATB, Senin (4/2/2019).

Maria menambahkan, pekerjaan pada area sedimentasi produksi akan dimulai pada Rabu (6/2) mulai pukul 08.00 WIB. Selama pekerjaan berlangsung, tim teknis ATB bersama pihak ketiga akan bekerja maksimal selama 24 jam.

“Pekerjaan ini juga sebagai bentuk dedikasi kami kepada pelanggan, kerja keras yang kami lakukan untuk memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan,” tambah Maria.

Lebih lanjut Maria menjelaskan, selama pekerjaan berlangsung IPA Sei Harapan yang berkapasistas produksi sebesar 210 liter per detik, akan berkurang sebesar 30 liter per detik. Namun antisipasi dari kekurangan tersebut bisa diatasi dengan penambahan suplai dari IPA Sei Ladi.

“Efek suplai ke pelanggan tentu sudah kami antisipasi, adanya tambahan suplai dari IPA Sei Ladi bisa mengcover kekurangan suplai dari IPA Sei Harapan,” ujar Maria

Sebagai antisipasi dampak gangguan suplai air, tim distribusi telah mempersiapkan rekayasa sementara jalur distribusi suplai air selama pekerjaan dilakukan.

“Pelanggan yang berada di elevasi tinggi/diperbukitan akan ada dampak suplai terutama pada jam-jam puncak pemakaian air khususnya pelanggan yang berada dijalur Gereja-Nirwana,” ucap Maria.

Sementara itu secara garis besar daerah terdampak dari pekerjaan perawatan IPA Sei Harapan mulai dari Perum Pesona Rhabayu, Perum Airis, Tiban Pajak, Kav Pajak, Kav Mentarau, Tanjung Sakinah, Rhabayu Oceanic, Winner Mangrove, Nirwana Residence, Masyeba Permai, Gereja Tiban 3, Tiban 2 & 3 dan sekitarnya.

Diharapkan kepada pelanggan yang masuk dalam wilayah terdampak atau mendapat suplai air dari IPA Sei Harapan, dapat mempersiapkan tampungan air sesuai keperluan.

Selama pekerjaan suplai air terhenti sementara untuk wilayah elevasi tinggi ataupun tekanan air jadi mengecil. Lebih dari itu, secara bersama-sama menghemat penggunaan air bersih dapat memberikan kesempatan kepada pelanggan lain menggunakan air bersih.

Apabila ingin mendapatkan informasi lebih lanjut seputar ATB dapat menghubungi Call Center ATB pada line telepon 0778-467111, atau dapat juga melalui facebook ATB melalui fanpage ATB Batam. (*)

 

Dua Hari Hilang, Siswa SMK Ditemukan Tewas

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Rafly Kurnia, pelajar SMK yang hilang terseret arus di bawah Jembatan III Barelang, Sabtu (2/2/2019) lalu akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa di dekat keramba di Pulau Setokok, Senin (4/2/2019) pagi. Jenazah pertama kali ditemukan nelayan yang kebetulan memiliki keramba di dekat lokasi penemuan.

”Iya, sudah ditemukan, tadi (kemarin) pagi di dekat budi daya ikan lokal Setokok,” ujar Koordinator Pos Sarnas Batam Firmansyah, kemarin.

Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah remaja tersebut dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rafly bersama rekan-rekannya bermain di bawah kolong Jembatan III Barelang pada Sabtu (2/2/2019) lalu.

Rafly mencoba berenang, namun badannya terseret arus. Upaya pencarian sejak hari pertama sudah dilakukan secara maksimal. Namun, kondisi arus yang kencang cukup sulit untuk bisa menemukan korban. Hingga, dua hari kemudian, jenazah Rafly ditemukan mengambang di dekat keramba ikan Pulau Setokok tersebut.(ska)

Tiga PMA Buka Pabrik di Batam

0

batampos.co.id – Tiga perusahaan penanaman modal asing (PMA) akan membangun pabrik di Kawasan Industri Batamindo, Batam. Ketiganya merupakan PMA asal Taiwan, Hongkong, dan Korea.

Salah satunya adalah Pegatron yang akan menambah pabrik baru di Batam. Setelah sebelumnya membuka pabrik di Sat Nusapersada, Pelita, perusahaan perakit komponen iPho­ne asal Taiwan ini akan meng­operasikan pabrik baru di Kawasan Industri Batamindo.

“Pegatron mau menempati salah satu gedung tiga tingkat di Batamindo. Luasnya sekitar 9.300 meter persegi,” kata Mana­ger General Affair Batamindo, Tjaw Hioeng, Senin (4/2/2019).

Saat ini, Pegatron tengah me­ngurus perizinan lewat sis­tem Online Single Submission (OSS). Tjaw memperkirakan minggu depan akan selesai dan segera beroperasi pada April 2019.

“Gedung yang akan ditempati harus direnovasi terlebih dahulu. Mungkin dua bulan dari sekarang bisa selesai dan April bisa start,” tambahnya.

Mengenai nilai investasinya, Deputi III Badan Pengusahaan (BP) Batam Dwianto Eko Winaryo sudah menjelaskan beberapa hari yang lalu bahwa nilainya sebesar 40 juta dolar Amerika.

Tjaw mengatakan, pabrik Pegatron yang di Batamindo ini bersifat sebagai pendukung dari pabrik Pegatron lainnya di Sat Nusapersada.

“Di Batamindo nanti Pegatron produksi komponen smarthome yang kemudian dikirim ke Sat Nusa untuk dirakit sampai menjadi barang siap dipasarkan,” jelasnya.

Mengenai jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan, Tjaw belum bisa menyebutkan karena dokumen perizinannya belum siap. Namun, saat peluncuran ekspor perdana produk smarthome besutan Pegatron ke Amerika pada Sabtu (2/2) lalu di pabrik Sat Nusapersada, sempat disebut bahwa akan ada 2.000 lowongan kerja baru lagi setelah Pegatron menambah investasinya di Batam.

Selain Pegatron, ada dua perusahaan lagi yang akan beroperasi di Batamindo, yakni perusahaan asal Hongkong yang membuat peralatan rumah tangga seperti coffee maker, dan lainnya.

“Perusahaan yang ini lumayan besar. Tidak kalah dari Pegatron. Saat ini masih urus dokumen pendirian sehingga belum bisa sebut namanya, jumlah investasinya atau tenaga kerja yang akan direkrut,” kata Tjaw.

Sedangkan satu lagi perusahaan berasal dari Korea yang bergerak di bidang perakitan sensor. Perusahaan ini lebih kecil tapi merupakan perusahaan pemasok komponen yang andal.

“Paling tidak, mereka akan beroperasi dalam tiga bulan ini,” jelasnya.

Vice Chairman Pegatron Corporation Taiwan, Jason Cheng belum lama ini mengatakan Batam memiliki lingkungan yang bagus sebagai basis produksi Pegatron.

“Di sini lingkungannya bagus dan menjadi langkah pertama untuk berkembang,” paparnya.

Pegatron terus meraih keuntungan di ekonomi global dengan mengirim produknya ke belahan dunia lainnya seperti Tiongkok, Meksiko, Amerika Serikat, dan negara-negara di Eropa.

“Ini merupakan langkah awal. Kami akan maju terus berekspansi. Dan kami butuh dukungan dari teman-teman di sini,” harapnya.

Sedangkan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam Rafki Rasyid, mengatakan masuknya Pegatron ke Batam menjadi momentum kebangkitan ekonomi Batam.

“Ini dapat memberi tambahan keyakinan bagi investor lain untuk masuk ke Batam. Momentum ini harusnya bisa dimanfaatkan oleh pihak terkait yang ada di Batam, terutama para regulator,” katanya.

Ia menyarankan agar pemerintah merancang formula mengenai harmonisasi perizinan terkait investasi yang selama ini tumpang tindih. “Sehingga nantinya tidak menyulitkan dunia usaha,” katanya lagi.

Selain itu, permasalahan perburuhan juga harus turut diperhatikan. “Demo yang terlalu sering kurang baik bagi investasi dan biasanya dianggap negatif oleh investor. Ketika sudah ada PP 78/2015 yang menjamin kenaikan upah buruh tiap tahun seharusnya bisa mencegah demo buruh di Batam,” ucapnya.

Untuk menambah kepercayaan investor, insentif berupa kemudahan handling barang di pelabuhan harus dijamin oleh BP Batam. Kemudian masih mahalnya ongkos transportasi kontainer dari pelabuhan Batam masih jadi permasalahan tersendiri.

“Hal ini harus secepatnya dibenahi,” ungkapnya.

Jika beberapa permasalahan ini dapat diselesaikan, Rafki yakin akan lebih banyak investor besar lainnya yang berminat berinvestasi di Batam. Momen perang dagang yang sedang terjadi dengan AS dan Tiongkok seharusnya dijadikan kesempatan dalam menggaet investor.

“Sudah saatnya Batam kembali menjadi lokomotif ekonomi Indonesia,” ucapnya. (leo)