Rabu, 27 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11639

43 Kendaraan Diderek Sepanjang Januari 2019

0
Petugas Dinas Perhubungan Kota Batam melakukan patroli untuk melakukan penertiban parkir kendaraan di jalan Imam Bonjol depan Hotel Nagoya Plaza. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam terus gencar melakukan penertiban parkir liar. Terbukti, sepanjang bulan Januari dan Februari sedikitnya 43 kendaraan bermotor terjaring razia parkir liar.

Kepala Kadishub Batam Rustam Efendi mengatakan, sepajang 2019 ini ada 43 kendaraan bermotor yang ditertibkan karena parkir sembarangan. Adapun ke 43 kendaraan tersebut terdiri dari 24 kendaraan roda empat dan 19 motor.

“Januari 2019 ada 22 unit mobil dan 19 motor yang kita derek. Sedangkan di Februari 2 unit mobil,” kata Rustam, Senin (4/2/2019).

Diakuinya, program derek ini berhasil mengurangi kendaraan yang parkir di bukan pada tempatnya. Contoh di depan Mega Mall dan kawasan pusat perbelanjaan Nagoya. Pelaksanaan derek ini diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir.

Rustam menambahkan, aturan derek ini sudah dijalankan sejak Oktober 2018 lalu. Dimana sejak derek diberlakukan, telah terkumpul Rp 230 juta dari biaya pemindahan dan denda administrasi. “Selama tiga bulan berjalan, terkumpul Rp 230 juta dari derek. Gabungan mobil dan motor,” sebut dia.

Besar sanksi administrasi diatur dalam Pasal 59 ayat (4). Rinciannya yaitu untuk kendaraan roda empat atau lebih pada 1 ?24 jam pertama sebesar Rp 500 ribu. Kemudian untuk 24 jam kedua dan berikutnya Rp 200 ribu per 24 jam. Sementara kendaraan roda dua pada 1 ?24 jam pertama Rp 175 ribu. Dan 24 jam kedua dan berikutnya sebesar Rp 75ribu per 24 jam.

“Tahun ini kita masih lanjutkan. Dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam kita patroli. Denda administrasi langsung masuk kas daerah,” jelasnya. (rng)

Kurir Sabu Diupah Rp 20 Juta Sekali Jalan

0

batampos.co.id – Kurir narkoba melalui Bandara Internasional Batam diupah dari Rp 15 juta hingga 20 juta sekali perjalanan mengantarkan sabu ke pemesan.

Selain itu, modus yang sering digunakan dan lolos dari pengawasan yakni memasukan sabu ke dalam anus dan dubur

Hal ini terungkap dari pemeriksaan jajaran Polda Kepri terhadap tiga orang kurir sabu yang ditangkap diwaktu yang berbeda.

“Kurir atas nama F alias Ak ini, sudah sebanyak 2 kali meloloskan sabu dengan modus di dubur. Saat ketiga kali, kami amankan 23 Januari lalu,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Yani Sudarto, Senin (4/2/2019).

Ak diupah sebanyak Rp 15 juta sekali jalan. Pengakuan Ak ke penyidik, awalnya membawa sabu hanya dalam jumlah yang sedikit. Namun setelah itu meningkat dan akhirnya yang ketiga kali Ak dapat membawa 295 gram sabu sekali jalan. Sabu yang dibawanya itu dibagi dalam 4 bungkus.

“Ak ini mengakui awalnya memasukan sabu ke sana (dubur), tak bisa banyak. Namun lama-lama baru bisa banyak,” ungkap Yani.

Yani mengatakan Ak diminta seseorang untuk melakukan penyelundupan ini.

“Terkait tempat, barang dan segala macamnya itu DPO (Daftar Pencarian Orang) yang menentukan. Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap DPO tersebut,” ungkapnya.

Berbeda dengan Ak, Roiyani dan Roswadi yang juga kurir sabu, berusaha menyelundupan barang haram itu melalui sepatu. Dari pengakuan kedua orang ini, sekali pengiriman mereka diupah sebanyak Rp 20 juta.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Erlangga mengatakan bahwa upah yang cukup tinggi diterima keduanya, karena membawa sabu dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan Ak.

“Kedua orang ini yang diamankan petugas bandara lokasinya Hang Nadim juga, namun modusnya berbeda. Dari kedua orang ini, diamankan sebanyak 922 gram,” ungkapnya.

Erlangga mengatakan kasus ini juga masih dalam pengembangan jajaran Ditresnarkoba Polda Kepri. Pemasok dari sabu asal Malaysia ini masih sedang dikejar polisi.

“Masih dalam pengejaran,” ungkap Erlangga.

Roiyani diminta Erlangga mempraktekan bagaimana menyusun sabu tersebut dalam sepatu. Ternyata tidaklah sulit dan rumit, cara kurir ini mencoba menyelundupkan sabu dengan modus memasukan ke dalam sepatu. Roiyani tidak mengorek isi bagian dalam sepatu. Ia hanya membuka bagian pelapis dalam sepatu, lalu memasukan bungkusan sabu. Saat Roiyani berjalan, terlihat jalannya sedikit aneh. Dan tentunya gerak gerik seperti ini menimbulkan kecurigaan petugas.

“Dari pengakuan kedua orang ini, katanya sih baru sekali. Yah kami akan terus mengembangkan kasus ini,” tuturnya. (ska)

Warga Taman Lestari Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

0

batampos.co.id – Junita Sianturi warga perumahan Taman Lestari ditemukan tewas mengenaskan di pinggir jalan Mukakuning Indah I, kelurahan Buliang, Batuaji, pagi tadi (6/2/2019) sekitar pukul 03.30 WIB. Wanita 42 tahun ini diduga korban tabrak lari.

Jenazahnya ditemukan dalam posisi telentang dengan separuh badan masuk ke dalam parit dan ditindih sepeda motor.

Peristiwa naas yang menimpa ibu satu anak ini tak diketahui secara pasti sebab tidak ada yang melihat pasti kronologis kejadian.

Petugas keamanan perumahan di lokasi kejadian Yanto menuturkan, jenazah korban pertama kali ditemukan seorang warga pengguna jalan. Temuan itu disampaikan ke petugas keamanan perumahan kemudian diteruskan ke kepolisian.

“Kata orang-orang tadi, ibu ini disenggol sehingga tabrak tiang listrik dan terpelanting ke atas gorong-gorong. Separuh badanya posisi masuk ke dalam parit dengan motor di atasnya,” kata Yanto.

Jenazah korban dievakuasi polisi sekitar pukul 04.00 WIB ke rumah sakit umum daerah Embung Fatimah Batam di Batuaji.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji Ipda Bonnar membenarkan kejadian itu. Penyebab pasti kematian korban masih didalami. (eja)

Perayaan Imlek di Nagoya Berlangsung Aman dan Kondusif

0
Foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Kapolresta Barelang Kombes Hengki memastikan bahwa selama perayaan malam pergantian tahun imlek di Simpang Martabak Har, Senin (4/2/2019) malam berlangsung aman, damai dan kondusif. Menurutnya, hal ini tidak terlepas dari kerjasama semua pihak yang tergabung dalam pengamanan.

“Selama perayaan imlek tadi malam di Simpang Martabak Har berjalan dengan kondusif dan sangat meriah. Dari pantauan secara langsung acaranya sangat meriah dengan dihadiri oleh berbagai tamu undangan, FKPD dan tokoh masyarakat,” kata Hengki.

Dalam perayaan imlek mulai dari pergantian tahun hingga Selasa (5/2/2019) kemarin, pihaknya menurunkan sebanyak 400 personel gabungan dari jajaran Polresta Barelang dan jajaran Polda Kepri, serta bantuan pengamanan dari TNI, Ditpam dan Satpol PP Kota Batam untuk melakukan pengamanan di 20 titik kegiatan.

“Untuk jumlah personel pengamanan kita sesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Baik yang ada di Simpang Martabak Har maupun tempat kegiatan keagamaan,” tuturnya.

Selain gangguan tindak pidana, Hengki juga tidak menerima adanya laporan dari masyarakat yang menggunakan kembang api pada saat perayaan malam tahun baru imlek. Baik itu laporan kebakaran maupun laporan jatuhnya korban jiwa dalam menggunakan kembang api.

“Sampai siang ini (Selasa siang, red) belum ada kita terima laporan adanya korban jiwa atau materi,” akunya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana aman di Kota Batam. Hal ini bertujuan agar semakin meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung di Kota Batam terutama pada momen hari libur. Sehingga dengan semakin meningkatnya wisatawan dapat mendongkrak pemasukan daerah.

“Wisatawan jangan takut. Silahkan berwisata ke Batam. Kami dari aparat kepolisian maupun dengan instansi lainnya akan bekerja keras untuk amankan Batam dari gangguan Kantibmas,” bebernya. (egi)

Imlek di Vihara Samudra Dharma

0
Foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Perayaan Imlek di Vihara Samudra Dharma berlangsung meriah. Dari pagi warga Tionghua terlihat suka cita menyambut menyambut datangnya tahun baru Cina. Perayaan dibuka dengan ibadah hingga penampilan barongsai.

Didominasi pakaian warna merah, mereka memboyong serta keluarga untuk sembahyang di vihara. Tidak saja itu bagi pengunjung yang datang juga mendapat angpao dari pengelola vihara.

Ketua Harian Vihara Samudra Dharma, She Xian Ming mengatakan pemberian angpao merupakan hoki untuk semua pengunjung di tahun ini. Semoga tahun ini semua yang dilakukan bisa lebih baik.

“Usahanya lancar, keselamatan bagi semua,” sebutnya.

Ia mengungkapkan dalam perayaan kali ini juga ada doa khusus untuk Indonesia yang tengah mendapat ujian. Ke depan semoga semua bisa damai dan aman. Perayaan Imlek juga menarik perhatian bagi warga yang tidak merayakan. Menurutnya vihara memang dibuat untuk umum. “Seluruh agama bisa berkunjung. Semua rukun dan saling menghargai,” sebutnya.

Pria yang akrab disapa Ameng ini mengaku sembahyang mungkin akan terus berlangsung hingga hari kedua dan ketiga. Biasanya juga ada wisatawan dari luar Batam maupun luar negeri yang sembahyang di vihara.

“Banyak juga wisatawan yang kesini. Untuk sembahyang. Mungkin besok (hari ini, red) mereka datang,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Muda- Mudi Vihara Samudra Dharma, Pebrianto mengatakan dalam perayaan tahun ini berlangsung sangat sederhana dan lebih banyak bersyukur kepada sang pencipta.

“Semoga kita semua diberi kelancaran rejeki, usaha dan yang lainnya. Perayaan jauh lebih sederhana bila dibanding tahun lalu. Dulu kami gelar lebih meriah dari tahun ini,” sebutnya.

Sementara itu warga terlihat sangat khusuk sembahyang dan berdoa. Umat Budha terlihat mulai datang dari pagi untuk merayakan tahun baru Cina yang ke 2570 atau tahun Babi Tanah. (yui)

Naikkan Kapasitas Untuk Kurangi Ongkos Logistik

0
foto: batampos.co.id / cecep

batampos.co.id – Setelah mendapat perintah dari Wakil Presiden, Jusuf Kalla beberapa hari yang lalu, Badan Pengusahaan (BP) Batam akan bergerak cepat untuk membenahi Pelabuhan Batuampar dalam tempo sebulan.

“Langkah awal kita akan melakukan konsolidasi kargo dengan mengundang pengguna jasa di pelabuhan. Intinya adalah bagaimana menurunkan ongkos logistik, maka kita kejar peningkatan volume,” kata Kepala Kantor Pelabuhan (Kakanpel) BP Batam, Nasrul Amri Latif, Senin (4/2/2019).

Ada tiga langkah berurutan yang akan dilakukan BP Batam, mulai dari konsolidasi kargo, kemudian modernisasi dan terakhir percepatan proses administrasi. Untuk dua langkah terakhir, mungkin akan akan dilakukan dalam jangka panjang.

Dalam tahapan konsolidasi kargo ini, selain berdiskusi dengan pengguna jasa, BP juga akan berdiskusi dengan Pelindo. Namun untuk Pelindo yang mana, masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Wakil Presiden.

Untuk tujuan awal, cara menurunkan ongkos logistik adalah dengan meningkatkan kapasitas Pelabuhan Batuampar. Mengenai caranya, makanya BP perlu meminta pendapat dari stakeholder lain.

Presiden Direktur PT Sat Nusapersada Tbk Abidin Hasibuan pernah menyebut biaya logistik dari Batam menuju Singapura sangat mahal, dibandingkan dari Jakarta ke Singapura.

“Kami laporkan Wapres langsung bahwa transportasi cost dari Singapura ke Batam sebanyak 20 feet mencapai 470 Dolar Amerika dengan waktu 3 jam. Sedangkan dari Jakarta ke Singapura sekitar 250 dolar Singapura dalam waktu tiga hari,” ucapnya belum lama ini.

Ongkos logistik Batam menuju Singapura ini lebih mahal 88 persen dibanding Jakarta menuju Singapura. Fakta ini dianggap menghambat dunia usaha.

“Saya pernah ditegur CEO Pegatron. Karena ia mau buka 2000 lowongan asal bisa turunkan biaya logistik 50 persen,” ucapnya.

Karena hal tersebut, maka Wapres Jusuf Kalla (JK) meminta BP Batam menyelesaikan masalah tersebut dalam 1 bulan. Beberapa masukan diberikan JK, salah satunya agar BP Batam bekerja sama dengan PT Pelindo II.

“Naikkan kapasitas, coba naikkan kapasitasnya 3 kali lipat, mudah ini. Pokoknya Pelindo mesti masuk dalam waktu (dekat), bicara. Nanti saya juga nanti bicara di Jakarta dan dengan Menteri Perhubungan juga,” ucap JK.

“Selesaikan ya sebulan, kerja sama dengan Pelindo, usahakan Pelindo masuk sini investasi, tambah itu (luasnya), bongkar itu gudang-gudang tua itu. Kalau ditanya nanti bilang saja perintah dari Wapres, saya tanggung jawab kalau kamu diperiksa,” kata JK kala itu.

Sedangkan Walikota Batam, Rudi mengatakan pembenahan Batuampar menjadi pekerjaan rumah bersama antara BP dan Pemko Batam.

“Pesan pak JK ke BP itu dikasih satu bulan selesaikan port kontainer Batuampar. Sekarang ini, sistem pekerjaannya masih pakai beko, 50 tahun lalu juga itu. Di dunia ini sudah tak ada lagi, kecuali di Batuampar,” paparnya.

Menurut Rudi, Batuampar bisa menampung lebih banyak kontainer lagi kalau diurus secara serius.

“Sekarang kan 300 ribu TEUs per tahun. Sebenarnya bisa itu 1,2 juta TEUs per tahun. Tapi harus pakai sistem biar orang tak bosan ke Batam,” ungkapnya. (leo)

Tahun ini, Sejumlah Jalan Protokol di Batam Diperlebar

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Sejumlah ruas jalan yang sudah dimulai pengerjaannya tahun 2018 lalu akan dilanjutkan tahun 2019 ini.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Manusia (DBM SDA) Yumasnur memaparkan, beberapa di antaranya pelebaran jalan dari Simpang Irinco ke arah Polsek Lubuk Baja. Simpang Baloi center ke Simpang Polsek Lubuk Baja juga dari Simpang baloi Center ke Simpang Kampung Nelayan. Juga jalan dari Simpang KBC ke Simpang KDA.

“Yang lanjutan memang akan didahulukan,” ungkap Yumasnur, Senin (4/2/2019).

Ruas jalan lain adalah, dari Simpang Kuda Seipanas ke Bengkong Seken serta dari Simpang Kabil ke arah Simpang Kara Batamcenter.

Tidak hanya itu, ruas jalan dari simpang Kabil ke Simpang Panbil juga akan dibuka tahun ini.

“Yang dari simpang kabil ke Kara , akan dibuat lima lajur. Untuk semua pengembangan jalan, sekalian kami akan benahi buffer zonenya,” kata dia.

Tidak hanya sejumlah pengembangan jalan yang didanai dari APBD Kota Batam, ruas jalan yang dibiayai didanai dari APBN oleh pemerintah pusat juga akan dilanjutkan yakni dari Simpang Seiharapan Sekupang ke Simpang Tobing, Batuaji. Dari jumlah yang dipaparkan, Yumasnur ada 10 ruas jalan yang akan diperlebar.

“Yang program provinsi juga ada, yakni dari Simpang Frenky ke Simpang BNI ke Terowongan juga,” papar dia.

Soal kapan mulai dikerjakan, untuk pengerjaan jalan yang didanai APBD Kota Batam ia mengatakan kini sudah masuk proses persiapan lelang.

“Kalau cepat, lelangnya akan dimulai. Proses lelang sekitar sebulan biasanya,” pungkasnya. (iza)

Kepala BP Batam Rayakan Imlek Bersama 1.500 Warga Tionghoa

0
Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady (tengah), merayakan Imlek bersama warga Tionghoa Batam
Foto: Imam Wahyudi / Batam Pos

batampos.co.id – Kepala BP Batam Edy Putra Irawady janjikan kenyamanan berusaha di Kota Batam. Hal ini ia sampaikan pada saat perayaan malam Imlek dihadapan 1.500 warga Tionghoa Batam di Kingways Restoran, Senin (4/2/2019) malam.

“Karena tugas saya membuat kenyamanan berusaha, kepastian berusaha dan kedamaian berusaha. Makanya saya dikirim ke Batam sampai April 2019 ini,” kata Edi yang juga menjabat Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Edi hadir di Batam dalam rangka sinkronisasi dan koordinasi pelaksanaan tugas pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan BP Batam selama masa transisi. Di mana dalam keputusan Rapat Terbatas Kabinet lalu, Pemerintah memutuskan Kepala BP Batam dijabat ex-officio oleh Walikota Batam sesuai peraturan perundangan.

Adapun tugas Kepala BP Batam dalam masa transisi yakni menyiapkan laporan peralihan jabatan ex-officio, menyiapkan regulasi teknis untuk pelaksanaan jabatan ex officio dan melaksanakan tugas rutin yang tidak bersifat kebijakan.

Disinggung mengenai perayaan malam tahun baru Imlek, Edi mengatakan, ini bagian dari budaya bangsa. Budaya yang telah terasimilasi dalam diri suku bangsa Indonesia. “Itu adalah budaya bangsa. Saya bahagia, banyak saudara kita di Batam merayakan. Makanya saya sengaja datang hari ini,” sebut Edi.

Ia juga berharap di tahun babi tanah ini perekonomian Batam bisa lebih baik lagi. Lebih kompak dan semakin membuat Batam lebih jaya.

“Karena itu tugas saya disini,” ujarnya singkat.

Tokoh sekaligus pengusaha Tionghoa Datuk Amat Tantoso, perayaan malam tahun baru Imlek dirayakan masyarakat Tionghoa Batam setiap tahun. “Ini budaya kita kumpul dengan keluarga, adik kakak dan sanak saudara tiap tahunnya,” katanya.

Amat mengaku sengaja mengundang kepala BP Batam yang baru karena ingin berbaur bersama pengusaha di Batam. “Pekan raya bersama warga Tionghoa di Batam, kita undang kepala BP Batam dengan harapan bisa memajukan Batam lagi,” ungkap Amat. (rng)

Masjid Agung Direvital, Pemko Batam Siapkan Pusat Kuliner

0
Masjid Agung Batam di Batam Center. | Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Seiring revitalisasi Masjid Agung Batam tahun 2019 ini, wali Kota Batam Muhammad Rudi mengungkapkan akan menghidupkan kegiatan usaha kuliner.

“Tentu akan bagus dan bersih,” ucap Rudi di Masjid Agung Batam, Batam Center, Senin (4/2/2019) siang.

Ia mengharapkan, dengan menghidupkan kegiatan ini dapat memberi sumbangsih bagi operasionalisasi masjid yang juga ikon kota Batam tersebut.

“Saya contohkan ini, nanti kalau sudah direnov pakai AC central operasionalisasinya bisa Rp 200 juta, maka harus ada perputaran uang di sini tak boleh dari pemerintah semua,” papar dia.

Lokasi yang akan dipilih yakni sebelah kiri masjid, di lokasi kuliner yang kini sudah ada namun dikembangkan lebih baik lagi.

“Yang jelas ini kami akan siapkan lokasi untuk kuliner, soalnya kalau orang siap (selsai, red) salat mau makan kejauhan cari tempat lain,” imbuhnya.

Untuk masjid sendiri, ia mengatakan kegiatan revitalisasi sudah harus selesai dalam dua tahun. Artinya jika dimulai tahun ini, akan selesai tahun 2020 mendatang.

“DED-nya sudahh dipresentasi ke saya, maka saya bilang segeralah. 2020 ini (revitalisasi) sudah harus selesai,” ujarnya.

Menurutnya, sesuai dengan gambar yang dilaporkan kepadanya, dari empat sisi masjid yakni sisi arah kiblat yang tidak ditambah karena sudah mentok dengan jalan raya, sementara sisi kanan, kiri juga arah membelakangi kiblat akan direnovasi.

“Tempat wudhu sekarang kami akan geser, parkir juga yang sekarang jadi masalah akan dibuatkan basement,” papar dia. (iza)

Tim Satgas Bansos Buka Nomor Khusus Pengaduan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Dalam melakukan pengawasan terhadap penyaluran dana Bantuan Sosial (Bansos), Tim satuan tugas (Satgas) Bansos membuka pelayanan pengaduan bagi masyarakat yang mengetahui adanya penyelewengan dalam penyaluran dana Bansos yang tidak tepat pada sasarannya.

“Jika yang menerima tidak sesuai dengan kriteria atau yang lainnya langsung laporkan kepada kita. Kita akan langsung sikat,” ujar Ketua Satgas Bansos AKBP Mudji Supriadi.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakapolresta Barelang ini mengatakan, Hotline pelayanan pengaduan adanya dugaan penyelewengan dana bansos dapat menghubungi

0812 8412 610 atau 0812 7569 2001.

Dua nomor itu ada di Satreskrim Polresta Barelang dan dioperasikan oleh anggota Satgas Bansos.

Ia menjelaskan, Tim Satgas Bansos akan membuka dan melayani pengaduan masyarakat selama 24 jam terhadap setiap adanya laporan dari masyarakat. Dibukanya pelayanan ini oleh Tim Satgas Bansos, bertujuan sebagai antisipasi dan pelayanan terhadap adanya kasus penyelewangan Bansos.

Disamping itu, lanjutnya, hotline ini juga sebagai bentuk komunikasi sosial dengan masyarakat dan aparat terkait mewujudkan partisipasi masyarakat.

“Diharapkan masyarakat akan merasa aman dan terbantu dengan adanya Hotline ini. Selain hotline itu, masyarakat juga dapat langsung melaporkannya ke Satreskrim Polresta Barelang,” tutur Muji.

Sementara itu, sejauh ini Tim Satgas Bansos sudah meminta daftar penerima Bansos dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam. Tim Satgas Bansos akan langsung melakukan pengecekan terhadap penerima Bansos. Jika dinilai tidak layak menerima Bansos, maka pihaknya akan memberikan usulan atau rekomendasi untuk membatalkan pemberian Bansos tersebut.

“Kita hanya mengawal. Kita memberikan pemahaman siapa saja yang menerima Bansos. Biar tepat sasaran dan dana itu sampai kepada yang membutuhkan,” imbuhnya. (gie)