Ketua KPU Arief Budiman memastikan kabar soal tujuh kontainer surat suara sudah tercoblos itu hoax. (Miftahul Hayat/jawapos.com)
batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan juga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) langsung bergerak melakukan pengecekan ke Tanjung Priok. Itu terkaita danya isu surat suara Pilpres 2019 sebanyak tujuh kontainer yang telah tercoblos.
Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pihaknya tidak menemukan adanya tujuh kontainer surat suara pilpres 2019 yang kabarnya sudah dicoblos itu. Karena dirinya mendapatkan rekaman suara yang beredar lewat pesan Whats App (WA) soal jutaan isu surat suara yang sudah tercoblos.
“Terkait dengan ada tujuh kontainer dari Tiongkok yang dikabarkan dalamnya berisi masing-masing 10 juta surat suara, dan katanya satu sudah di buka dan ketahuan sudah ada coblosannya untuk nomor 01. Dan disampaikan katanya sudah disita oleh KPU. Kemudian temuan pertamnya katanya juga dilakukan oleh salah satu marinir dari TNI AL seperti info yang bededar itu idak benar” ujar Arief Budiman di Kantor Bea Cukai, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (3/1) dini hari.
“Hari ini kami memastikan berdasarkan berita yang beredar ke Bea Cukai tidak ada berita tentang 7 kontainer tersebut itu tidak benar alias hoax” tambahnya.
Arief juga menegaskan, pihaknya tidak menyita satu pun kontainer tersebut. Sebab semua kabar yang beredar adalah hoaks. Sehingga ini adalah tuduhan serius bagi KPU.
“Tidak ada juga kabar yang mengatakan ada TNI AL yang menemukan itu.Dan tidak benar bahwa dikatakan telah menyita satu kontener itu. Jadi semua itu bohong,” katanya.
Lebih lanjut, Arief mengaku pihaknya sudah mendapatkan informasi tersebut bersama dengan para Komisioner KPU pada sore tadi. Namun dia memastikan info yang berseliweran tersebut adalah tidak benar.
”Yang jelas Magrib tadi ya mulai gencar, sebetulnya sebelum Magrib info itu sudah beredar tapi kami dapat orang per orang,” pungkasnya.
Adapun tentang penemuan surat suara ini mengemuka setelah Wakil Sekretaris Partai Demokrat, Andi Arief, menyampaikan hal tersebut di akun Twitternya pada hari ini. Dalam cuitan yang diunggah Andi pukul 20.05 WIB.
“Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di tanjung Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya. Karena ini kabar sudah beredar,” kata Andi Arief dalam Twitternya @andiaries_.
Namun selang berapa lama, Andi Arief menghapus cuit yang ia tulis mengenai adanya surat suara yang sudah tercoblos di kawasan Tanjung Priok. (gwn/JPC)
batampos.co.id – Tahun 2019 ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam akan menerapkan tanda tangan digital untuk mempermudah dan mempercepat pengurusan Akta dan Kartu Keluarga (KK).
”Tinggal tunggu juknis (petunjuk teknis, red) saja. Kalau kami menyambut baik rencana ini,” kata Kepala Disdukcapil Kota Batam Said Khaidar, Rabu (2/1).
Ia menjelaskan untuk pengurusan KK, akta lahir, kematian, dan pernikahan membutuhkan tanda tangan pejabat dalam hal ini kepala dinas, agar memiliki legalitas dan diakui tentunya.
”Tak seperti e-KTP yang tidak membutuhkan tanda tangan kepala dinas. Untuk dokumen lain penting,” sebutnya.
Setiap hari ada ratusan permohonan pengurusan akta dan KK yang masuk ke Disdukcapil. Meskipun saat ini pengurusan KK sudah di tingkat kecamatan, namun legalitas tetap dipegang kepala dinas.
”Jadi, setiap selesai cetak harus ditanda tangan dulu. Dan itu jumlahnya tidak sedikit. Sekali tanda tangan mau ribuan juga dan itu manual semua,” jelas Said.
Untuk itu, adanya gebrakan tanda tangan digital ini, menurutnya sangat membantu. Selain mempercepat legalitas, tentu menggunakan sistem penumpukan bisa dihindari. Warga yang mengajukan juga tidak menunggu lama agar dokumen mereka selesai.
”Kalau benar diterapkan (tanda tangan digital, red) bisa jadi waktu pengurusan jadi lebih singkat. Mungkin dari 14 hari jadi lima atau tujuh hari,” imbuhnya.
Lebih lanjut dia menuturkan, beberapa waktu lalu pihaknya juga sudah menghadiri sosia-lisasi penerapan tanda tangan digital ini di pusat. Pada dasarnya penggunaan sistem ini memudahkan.
”Nanti akan koneksi ke pusat juga. Jadi tidak bisa sembarangan juga menggunakan sistem ini. Kemarin Pak Kabid sudah ikut sosialisasinya. Tinggal menunggu kelanjutan dan waktu penerapan saja lagi,” beber Said.
Mengenai total data dokumen yang dikeluarkan Disdukcapil tahun 2018, ia menyebutkan jumlanya masih direkap.
”Yang jelas ada peningkatan sepertinya, terutama yang pemula,” tutup pria yang pernah menjabat Camat Batuampar ini. (yulitavia)
Ernila Sari memberi susu bubuk anaknya, Gilang Andika (2) yang berkepala dua di Rusun Mukakuning Blog G, Mukakuning, Seibeduk, Jumat (13/7/2018). F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Gilang Andika, bayi kembar siam pasangan Ernilasari dan Mustafa meninggal dunia. Bayi berusia tujuh bulan tiga minggu itu menghembuskan nafasnya di Rumah Sakit Camatha Sahidya, Mukakuning, Senin (31/12/2018) sekitar pukul 00.15 WIB.
Ernilasari mengatakan tidak ada tanda-tanda sebelum bayinya itu meninggal. Pada malam itu, Gilang sempat diberi makan dan susu. Namun sesaat kemudian, tiba-tiba Gilang tidak bergerak.
“Siap (setelah, red) dikasih makan sudah tidak bergerak lagi,” katanya, Rabu (2/1/2019).
Cemas, ia dan suaminya pun langsung melarikan Gilang ke rumah sakit. Di sana, ia sempat mendapat pertolongan. Anak ke tiganya itu diberi diinfus. Jantungnya juga dipompa. Namun sayang, nyawanya tidak tertolong dna dinyatakan meninggal dunia.
Tak tertahan kesedihan yang dirasakan Ernila dan Mustafa. Cobaan datang bertubi-tubi terhadap mereka. “Kami tabah. Mungkin ini yang terbaik untuk anak kami,” katanya.
Sebelumnya, Gilang Andika lahir dalam kondisi tidak normal pada 7 Mei 2018 lalu. Bayi tersebut lahir dengan satu tubuh dan dua kepala yang berdempetan. Kepalanya juga divonis mengidap penyakit Hydrocephalus (terdapat cairan pada rongga otak yang menyebabkan kepala membasar).
Gilang, selama ini sudah menjalani perawatan medis rumah sakit Camantha dan Awal Bros Batam. Orangtua Gilang pernah berniat untuk melakukan operasi pemisahan, Namun karena kondisinya yang tidak memungkinkan, niat itupun diurungkan. (une)
batampos.co.id – Perisiapan logistik untuk Pemiluhan Umum (Pemilu) Kota Batam sudah mencapai 75 persen.
Waktu pelaksanaan pemilu serentak 2019 hanya sekitar 106 hari menuju hari H, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam makin sibuk mempersiapkan segala logistik untuk pelaksanaan pemilu agar berjalan dengan baik tanpa kendala. Selasa (1/1).
Komisioner KPU Divisi Hukum Mulyadi Evendi menjelaskan, hingga awal tahun 2019, kecuali surat suara, semua logistik yang diperlukan untuk pemilu sudah sampai ke tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam.
“Mulai dari bilik suara, kotak surat suara, tinta, bantalan coblos, sampul surat suara sudah ada di gudang penyimpanan logistik KPU,” ujarnya.
Lanjutnya menjelaskan, saat ini tengah dilakukan pemeriksaan terhadap logistik untuk pemilu 2019 yang sudah datang, seperti penghitungan jumlah dan kondisi fisik logistik.
“Jika ditemukan kondisi fisik yang rusak, atau jumlahnya yang kurang maka akan segera dilaporkan kembali ke KPU pusat untuk segera dikirim tambahan bagi logistik yang kurang atau logistik baru apabila ada yang rusak,” sebutnya.
Kendati dekimian, untuk logistik seperti bilik suara dan kotak surat suara belum dilakukan pengecekan sebab masih menunggu koordinasi dengan KPU pusat.
“Namun kita tidak khawatirkan dari bilik suara dan kotak suara yang baru didatangkan baik jumlah maupun fisiknya, sebab logistik bilik suara dan kotak suara tahun 2014 masih banyak yang bisa digunakan,” kata Mulyadi.
Masih Mulyadi, ia menjelaskan saat ini hanya logistik berupa surat suara yang belum didatangkan sebab, KPU masih melakukan penghitungan DPT.
“Takutnya surat suara yang didatangkan kurang dari DPT makanya surat suara belum bisa didatangkan,” tangkasnya. (cr2)
batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam terus lakukan pencarian data pemilih untuk Pemilu April 2019.
Dari data Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2) Berjumlah 650.876 pemilih dan masih berbanding jauh dengan jumlah Data Penduduk Pemilih Potensian Pemilu (DP4) tahun 2014 Kota Batam sekitar 800.000 Pemilih.
Komisioner KPU Batam Divisi Program dan Data Sudarmadi menjelaskan, Setelah Pendataan Daftar Pemilih Khusus pertama (DPK-1) yang dilakukan pada Desember 2018 dan mendapatkan 85 pemilih tambahan, maka mulai awal tahun akan dilakukan pendataan DPK-2 tanggal 6 Januari 2019 dan DPK-3 pada bulan Maret mendatang untuk mencari pemilih tambahan tersebut.
“Melalui DPK ini KPU berharap banyak pemilih yang belum terdafdar dalam DPTHP-2 terdaftar dalam DPK,” Kata Sudarmadi.
Lanjutnya menjelaskan, banyaknya perbedaan antara DP4 dengan DPTHP-2 ini diakbatkan adanya penduduk Batam yang sudah meninggal serta banyak warga Batam yang sudah pindah namum tidak melaporkan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) sehingga tidak ada perubahan data dari pemilu 2014 lalu.
“karena inilah data kita cukup banyak jauh perbedaannya,” ujarnya.
Lanjutnya menjelaskan, pemilih yang masuk DPK ini adalah pemilih pemula yang sudah melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) namum belum dapat KTP, masyarakat Batam yang belum masuk DPTHP-2 dan warga Batam yang baru datang setelah DPTHP-2 ditetapkan.
“Inilah target kita yang akan masuk DPK supaya angka pemilih bisa mendekati DP4,” tangkasnya.
Selain itu KPU juga akan melakukan pendataan ke sekolah-sekolah untuk mendata pemilih pemula dan dikoordinasikan dengan Disdukcapil berapa jumlah pemilih pemula yang telah melakukan perekaman dan terdaftar sebagai pemilih pemula.
“Intinya KPU akan bekerja keras mulai awal tahun untuk pendataan pemilih ini,” sebut Sudarmadi.
batampos.co.id – Penyambutan wisatawan mancanegara (wisman) pertama tahun 2019 digelar di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Selasa (1/1) pagi. Turis asing pertama yang tiba di Batam adalah Tang Jiasheng. Menumpang kapal feri pertama dari Singapura, warga negara (WN) Tiongkok tersebut tiba pukul 07.45 WIB.
Kedatangan Jiasheng dan wisman lainnya disambut kompang. Tersenyum, Jiasheng terlihat senang dengan penyambutan tersebut.
”(Mau) berlibur, saya sering ke Batam,” ucap dia. Ia berharap Batam semakin nyaman sebagai kota tujuan wisata dan dapat mempertahankan keramahannya kepada turis.
”Semakin ramah dan nyaman,” imbuhnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam Ardiwinata mengatakan, penyambutan turis pertama ini merupakan kegitan rutin setiap tahun. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada wisatawan.
”Salah satu sapta pesona adalah kenangan. Dengan kenangan yang baik, mereka akan membantu kita mengenalkan Batam kepada keluarga, kolega maupun teman mereka bahwa Batam ramah dan nyaman untuk wisatawan asing,” imbuhnya.
Ardi mengatakan, Batam tengah serius membangun pariwisata Batam. Diawali dengan pembangunan infrastruktur dan didukung amenitas yang banyak. Tak lupa juga 2019 akan banyak atraksi yang akan menyemarakkan kegiatan pariwisata Batam. Atraksi ini merupakan perpaduan pelaku pariwisata dan pemerintah.
”Tadi malam (malam pergantian tahun, red), Wali Kota Batam Muhammad Rudi telah meluncurkan 114 agenda wisata (calender of event/CEO) 2019 di Batam yang siap menarik wisatawan,” ungkapnya.
Abas salah seorang warga Belakang padang menunjukan kepiawaiannya saat bermain permainan tradisional gasing di jalan Engku Putri, Jumat 92/10). Acara tersebut merupakan rangkaian Kenduri seni Melayu dalam rangka Hari Jadi Kota Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos
Agar event ini dikenal luas, Disparbud akan berkoordinasi dengan perwakilan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di Singapura yakni Wonderful Indonesia Tourism Office (WITO) yang menjadi tempat kerja bagi tim Visit Indonesia Tourism Officer (VITO).
Tidak hanya itu, kalender wisata ini akan dibagikan di tour operator dan tour agent yang beroperasi di Batam.
”Kami minta bantuan mereka (tour operator dan tour agent, red) untuk ikut mempromosikan,” ucap dia.
Adapun event-event yang akan digelar pada 2019, ialah
l Januari 2019
1. Nongsa Regatta
2. BSGS Golf Tournament Nongsa
3. Ruggedian Asia Obstacle Fun Run
4. STQ tingkat Kelurahan
5. Batam Outer Road Batam Real Mountain Bikers
l Februari 2019
1. Nongsa Neptune Regatta Batam
2. Bindan & Lingga
3. Sociaty of Singapore Golfer
4. Imlek Festival dan Barongsai Show
5. Chinese New Year Batam View
6. Tiongkok New Year Eve
7. BP Batam Golf Series
8. Tering Bay Spin Golf Gathering
9. Jong Festival
10. SPGA Golf Tournament
11. Bajafash
12. STQ tingkat Kecamatan
l Maret 2019
1. The of Street Food Fiesta
2. Cruise to Jakarta
3. Herbs Memorial Golf Tournament
4. Kepri Travel Mart
5. Internasional Photo Fiesta Nongsa Sensation
6. International Master Endyro
7. Photo Marathon
8. Mandarin Artist Shopping Dining & Concert
9. ASEAN Senior Master Golf Tournament
10. International Surfcasting Tournament
11. Triangle Tourism Travel Mart
12. Tanah Merah Country Club Golf Trip
13. Festival Makanan Melayu
14. Titian Muhibah Serumpun Indonesia
l April 2019
1. Largest Zumba Gathering
2. Nongsa Challange
3. Equator Cruise III
4. Festival Kampung Tua
5. SIA Pillot & Cabin Crew Golf Tournament
6. Tering Bay Spin Golf Gathering
7. Batam Food Fiesta
8. Kejuaraan Internasional Karate Piala Wali Kota
9. Fashiontastetic Week
10. Famtrip Natuna Anambas
l Mei 2019
1. Silaturahmi Masyarakat Padang Bawean
2. 3rd Tambelan Cruise
3. Batam Berselawat
4. SPGA Golf Tournament Series
5. Safari Ramadhan
6. Batam Open Volley Ball International
7. Singapore Professional Golf Association
8. Parent Day Celebration
9. Misi Muhibah Kebudayaan
10. Anambas Natuna Cruise
l Juni 2019
1. Halal Bihalal
2. Mega Beach Party
3. Offshore Fishing Tournament IV
4. Getai Traditional Music Concert
5. Mega Line Dance
6. SSG International Amateur Championship
l Juli 2019
1. Obiang Zumba
2. Palm Spring Ladies Open Golf
3. Singapore National Road Championship
4. Trail Run
5. Tournament Voli International Batam Open
6. Tour de Barelang
7. Bintan Golf Cruise dan Tering Bay Spin Golf
l Agustus 2019
1. Chili Crab Cruise
2. Pawai Pembangunan
3. Sinar Mas Cup Golf Tournament
4. JB Cruise Sebana Cove
5. Marines Obstacle Run
6. Gerak Jalan HUT RI
7. International Batu Ampar 10 K
8. 5th Nations Friendship Golf
l September 2019
1. Volley Ball International Tournament
2. Joget Pop Yeye 60-an
3. International Boat Fishing Tournament
4. Batam Moon Cake Festival
5. ASITA Sales Mission
6. Batam Fishing Festival Pulau Abang
7. 9 HGC Leage Cup
8. Tering Bay Spin Golf
9. Lingga Cup/Batam
10. Asian Seniors Master
l Oktober 2019
1. Wonderful Sail Bintan/Batam
2. Society of Singapore Golfer
3. Batam Fiesta
4. Deevapali Celebration
5. 14th Nongsa Cup Golf Tournament
6. Kepri Travel Mart
7. Go Green Nongsa Run
8. Mandi Safar Kampung Terih
9. Parade Tari Batam
10. 13th Nongsa Cup Golf Tournament
l November 2019
1. Light House Run
2. Ningsa Cup XIV Golf Tournament
3. Indonesian Series Grand Fondo
4. Funbike Koran Sindo
5. Bollywood Party
6. Tering Bay Spin Gold
7. The 4th Batam Senior PERPESI Golf Challenge
l Desember 2019
1. Batam Great Sale
2. Tering Bay Spin Golf
3. Batam International Marathon
4. Pesta Rakyat Hari Jadi Batam
5. Gebyar Budaya Nusantara
6. Series Xmas dan New Years Eve Mega
Celebration Nongsa Sensation
7. Golf & Boaters Night
8. Kenduri Seni Melayu
9. Kenduri Akhir Tahun
10. Cobra Golf Kakis
11. SPGA Golf Tournament Party
batampos.co.id – Korea Selatan (Korsel) memperketat aturan penggunaan kantong plastik. Mulai hari ini (1/1), seluruh supermarket dan retailer tidak boleh memberikan kantong plastik kepada pembeli. Kebijakan itu menyempurnakan regulasi sebelumnya tentang kantong plastik berbayar.
’’Itu menjadi upaya pemerintah dalam melestarikan sumber daya alam dan mengelola sampah yang bisa didaur ulang,’’ demikian bunyi pernyataan tertulis Kementerian Lingkungan Hidup sebagaimana dikutip Yonhap, Selasa (31/12). Tapi, untuk produk berupa ikan dan daging, pemerintah masih mengizinkan pemakaian plastik sebagai wadah.
Aturan yang mulai berlaku hari ini tersebut langsung berdampak pada sekitar 11 ribu supermarket dan 2 ribu gerai produk diskon serta 18 ribu toko roti. Mau tidak mau, mereka harus menggunakan kantong belanja yang terbuat dari bahan yang bisa didaur ulang. Yakni, tas kertas atau kantong kain.
Pemerintah akan mendenda mereka yang melanggar aturan itu. Nilai dendanya tidak sedikit. Sekitar KRW 3 juta atau setara dengan Rp 38,7 juta.
Channel News Asia melaporkan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup memberikan waktu selama tiga bulan kepada para pengusaha ritel untuk melakukan penyesuaian. Artinya, mereka yang dalam kurun waktu tiga bulan tersebut belum bisa sepenuhnya menerapkan aturan itu tidak didenda.
Selain supermarket dan gerai ritel, aturan serupa akan diterapkan di jasa pencucian baju alias laundry dan gerai makanan cepat saji. Kementerian Lingkungan Hidup berharap bisa mengurangi pemakaian plastik pembungkus pakaian di laundry dan sedotan pada restoran fast food.
Saat ini sampah plastik memang menjadi salah satu masalah serius masyarakat internasional. World Economic Forum memperkirakan bahwa jumlah sampah plastik di lautan telah mencapai sekitar 150 juta ton. Itu mencelakakan makhluk laut yang rata-rata mengira plastik sebagai makanan mereka. Jika ketergantungan manusia terhadap plastik tidak diubah, pada 2050 nanti, jumlah seluruh ikan di lautan akan kalah dari sampah plastik. (sha/c22/hep)
batampos.co.id – Penduduk Queens, New York, Amerika Serikat (AS), panik Kamis (27/12) malam lalu, sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Tiba-tiba terdengar suara seperti ledakan yang cukup keras. Langit yang seharusnya berwarna gelap tiba-tiba berubah.
Muncul cahaya putih yang berubah menjadi biru terang di ujung cakrawala.
Spekulasi pun bermunculan. Mulai invasi alien, serangan bom, hingga berbagai hal lainnya.
Mereka yang pasrah dan beriman menyebutnya sebagai kuasa Tuhan. Pencinta Marvel langsung mengunggah spekulasi bahwa Thanos dari film Avengers: Infinity War menyerang bumi.
Dilansir Reuters, media sosial juga dipenuhi dengan foto-foto dan video penampakan kejadian tak biasa tersebut. Tentunya lengkap dengan spekulasi liar tadi. Kenyataannya, kejadian itu tak ada hubungannya dengan hal-hal magis.
Departemen Kepolisian New York mengungkapkan itu hanyalah ledakan trafo di perusahaan pembangkit listrik Con Edison.
”Ya ampun, saya pikir tadi UFO jatuh di Con Edison,” ujar warga.(sha/jpg)
batampos.co.id – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kepulauan Riau (Kepri) mengalami penurunan.
Dari 168 kasus DBD pada 2017, turun menjadi 113 kasus pada 2018.
Penurunan kasus DBD terjadi hampir di semua kabupaten/kota.
Di Kota Batam, pada November 2018 ada 72 kasus. Kemudian turun menjadi 43 kasus pada Desember.
Lalu di Kota Tanjungpinang dari sebelumnya 39 kasus turun menjadi 20 kasus.
Selanjutnya di Kabupaten Lingga, Natuna, dan Anambas tidak ditemukan kasus DBD pada Desember 2018.
“Semua daerah menurun. Kanya di Kabupaten Karimun yang naik dari 10 kasus menjadi 22 kasus. Daerah lain ada yang tidak ada kasus DBD,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri Tjetjep Yudiana ketika dihubungi di Batam, Rabu (2/1/2019).
Penurunan kasus DBD sungguh di luar dugaan. Sebab tidak ada program pencegahan secara massal yang dijalankan. Dinkes di masing-masing daerah disibukkan dengan proses vaksinasi Measles Rubella (MR) dalam beberapa bulan terakhir.
Fokus pemenuhan target vaksinasi MR sampai menggeser program-program pencegahan penyakit lain yang memang telah disusun sebelumnya. Walaupun akhirnya target vaksinasi MR di banyak daerah tidak tercapai.
Di Kepri sendiri, masifnya gerakan vaksinasi MR sampai berpengaruh pada program pencegahan penyakit DBD. Program pencegahan secara massal yang rencananya dilakukan di empat kabupaten/kota terpaksa ditunda. “Terpaksa kami tunda dulu karena fokus untuk MR. Walaupun tidak tercapai target,” ucapnya.
Namun meski kasus DBD terjadi penurunan, Dinkes Kepri tetap tidak lengah dengan tetap melanjutkan program yang sebelumnya tertunda. Pemerintah Provinsi Kepri akan menyurati setiap kabupaten/kota untuk melakukan tindakan pencegahan DBD pada 2019.
batampos.co.id – Doa dan zikir bersama yang digelar pada malam pergantian tahun di Dataran Engku Putri, Batam Center berhasil mengumpulkan donasi sebanyak Rp 121.126.000. Kegiatan bertemakan Batam Peduli Bencana Alam itu, diikuti ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Batam.
Ketua panitia Hari Jadi Kota Batam ke-189, Yusfa Hendri mengatakan perayaan malam Tahun Baru Kota Batam dikonsep berbeda. Acara dimulai dengan doa dan zikir.
Setelah itu hiburan dari band lokal dan band ibukota PAS Band.
”Tidak ada kembang api. Kami juga menggalang dana untuk disumbangkan ke saudara-saudara kita, korban tsunami di Banten dan Lampung,” kata Yusfa, Selasa (1/1/2019).
Menurut dia, bantuan dihimpun dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam sebanyak Rp 82.500.000. Serta donasi dari jemaah zikir dan pengunjung malam tahun baru sebesar Rp 38.626.000. ”Alhamdulillah dana yang terkumpul sebanyak Rp 121.126.000,” sebutnya.
Dikatakannya, penggalangan dana untuk korban bencana tsunami Banten dan Lampung akan berlangsung hingga 31 Januari mendatang. Pemko Batam melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat juga membuka peluang donasi dari pihak lain yang berkenan meringankan mereka yang tertimpa musibah.
”Kami berharap partisipasi dari berbagai pihak, baik instansi pemerintah maupun swasta, dan sekolah,” imbuh mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam ini.
Sementara itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan kegiatan zikir dan doa dilaksanakan untuk memohon kepada Tuhan Yang Mahaesa, agar Batam selalu terlindungi dari marabahaya dan bencana.
”Apa yang terjadi di daerah Indonesia lain harus kita merasakan betapa sengsaranya mereka menghadapi permasalahan meletusnya gunung dan terjadinya tsunami. Kita berdoa mudah-mudahan Batam dijauhi dari malapetaka,” kata Rudi.
Karena itu, Rudi mengajak semua masyarakat bisa berdoa agar Batam diberikan kecerahan, kemudahan, keselamatan semua masyarakat. Sehingga Batam tetap aman dan damai di bawah lindungan Allah dengan masyarakatnya yang selalu bersyukur kepada Allah.
”Mudah-mudahan Batam dijauhi dari bencana apapun. Amin,” kata Rudi.
Sebelumnya, Pemko Batam juga menggalang dana bantuan untuk korban gempa Lombok sebesar Rp 2 miliar. Kemudian tsunami di Palu sekitar Rp 3 miliar. Bantuan itu merupakan bentuk keprihatinan warga Batam untuk saudara sebangsa yang terkena bencana. (yui)