Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11709

Pengurusan Akta Lahir Terhambat e-KTP

0
Warga memadati kantor Catatan Sipil, Kota Batam.
F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pengurusan akta lahir di kecamatan Batuaji masih tergolong minim. Dari enam kelurahan yang tergabung dalam satu kecamatan tersebut.

Pelayanan pengurusan akta lahir di kecamatan Batuaji hanya sebagai penghubung dari kepengurusan masyarakat kemudian diserahkan ke Disdukcapil.

Pantauan Batam Pos di kecamatan Batuaji, layanan pengurusan akta lahir masih sepi. Operator layanan akta lahir Joni Simamora mengatakan sudah hampir sepekan terakhir pelayanan pengurusan akta lahir di kecamatan Batuaji hanya 10 sampai 25 Kartu keluarga perhari. Jumat (2/11).

“Sehari bisa mencapai 25 orang yang datang, empat atau limanya pasti ada yang tidak mempunyai e-KTP,” ujarnya

Situasi hampir serupa ada di Polsek Batuaji yang membuka layanan pengurusan akta lahir. Layanan tersebut masih sepi belum ada masyarakat yang hendak mengurus akta lahir. Dalam pelayanan ini Polsek Batuaji hanya sebagai jembatan yang menampung berkas pengurusan dari masyarakat kemudian diserahkan ke Disdukcapil. Yang berwenang mengeluarkan akta lahir tetap dari Disdukcapil Batam.

Kasi umum polsek Batuaji Bripka Roni Arzon mengaku dalam sehari tidak banyak masyarakat yang mengurus akta lahir hanya lima orang saja bahkan tidak ada dalam sehari. layanan sudah berjalan maksimal, namun, tetap saja ada yang tidak bisa kami layani karena tidak memiliki berkas yang lengkap salah satunya e-KTP sesuai dengan persyaratan dari Disdukcapil. Sabtu (3/11).

“Ada saja berkas yang kurang lengkap, layanan sudah berjalan maksimal,” ujarnya .

Tingkat pelayan di polsek Batuaji selalu ditingkatkan dengan berkoordinasi dengan warga yang ingin mengurus akta lahir dengan cara, warga meninggalkan nomer telepon atau handphone apabila pengurusan akta lahir sudah selesai. namun, ada saja yang warga yang tidak mengikuti aturan yang ada.

(cr1)

BP Batam Dapat Izin Operasikan Pom Bensin Terapung

0
foto: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memberikan izin kepada Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk mengoperasikan floating storage unit (FSU).

Selama ini, FSU sama sekali tidak pernah dimanfaatkan. Padahal potensinya sangat besar untuk memaksimalkan pendapatan dari sektor maritim di Batam.

“Secara prinsip, Kemenhub telah mengeluarkan izin operasi FSU pada BP Batam. Kegiatannya nanti berupa ship to ship yang selama ini tak pernah dimanfaatkan,” kata Deputi III BP Batam Dwianto Eko Winaryo, Sabtu (3/11).

FSU adalah semacam pom bensin terapung lepas pantai. Sebelumnya, BP sudah menandatangani nota kesepahaman dengan PT Agra Telaga Kajayan pada Maret lalu.

Isi kerjasama itu terkait pengelolaan dan pengoperasian FSU di perairan lepas Pelabuhan Batuampar. Setidaknya ada tujuh titik perairan di Batam yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan alih muat kapal dan FSU hingga saat ini.

“Dengan diterapkan FSU, maka alih muatan kapal tidak harus bersandar di pelabuhan. Prosesnya bisa dilaksanakan di lepas pantai yang masih masuk dalam wilayah perairan Indonesia,” ungkapnya.

Pengembangan FSU menjadi salah satu wacana dalam pengembangan Pelabuhan Batuampar. Proses pengembangan sendiri akan direncanakan dalam dua tahapan. Tujuan utamanya adalah mengembangkan kapasitas pelabuhan dari 400 ribu TEUs menjadi 3,1 juta TEUs. Sedangkan target konstruksi akan dimulai pada tahun 2019 dan target operasi pada tahun 2021.

“BP telah merencanakan proses pengembangan pelabuhan dan sudah menawarkan proyek kepada investor potensial. Kemudian BP juga menawarkan proses Joint Operation Scheme dengan pemberian konsesi setelah proses investasi. Hal ini kami usulkan melalui kerjasama konsorsium dengan PT. Pelindo I selaku partner dari BP Batam.” pungkas Dwi. (leo)

Ada 105 Kantong Jenazah yang Dikirim ke RS Polri

0
Tim Basarnas ketika melakukan pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10). Basarnas mengkonfirmasi saat ini sudah ada 26 kantong jenazah. (Derry Ridwansyah/JawaPos.com)

batampos.co.id – Minggu (4/11/2018), total 105 kantong jenazah korban pesawat Lion Air JT-610 sudah ditemukan dan diserahkan ke Rumah Sakit Polri untuk diidentifikasi.

“Dari data yang dikirimkan kepada kami, untuk tambahan kantong kemarin sampai tadi malam tambah tiga puluh dua. Jadi semuanya ada seratus lima kantong jenazah,” ujar Wakil Kepala Rumah Sakit Polri Jakarta, Kombes Hariyanto saat menggelar konferensi pers di kantornya, Minggu (4/11/2018).

Sejumlah 32 kantong jenazah yang datang semalam pun saat ini sedang menjalani pemeriksaan di bagian post mortem, Tim DVI Mabes Polri. Sementara itu, hingga hari ini tercatat ada 255 data ante mortem yang diserahkan pihak keluarga.

Dari 255 itu, terdiri dari 212 di RS Polri dan 43 keluarga di posko ante mortem di Pangkalpinang. Setelah diverifikasi, data ante mortem tersebut mengerucut menjadi 189 laporan keluarga.

“Yang diambil DNA-nya ada seratus delapan puluh tiga, jadi sepertinya semua sudah diambil, kenapa ada selisih karena di situ ada beberapa penumpang satu keluarga, ante mortem cuma satu. Sudah komplit semuanya,” jelas Hariyanto.

Terkait perkembangan identifikasi, kata dia menunggu hasil pemeriksaan DNA yang rencananya keluar hari ini. “Kalau hari ini ada hasilnya, kita akan rekonsiliasi, doa kita bersama, hasil cepat dengan hasil terbaik,” pungkasnya.

(dna/JPC)

Ketika Istri Dapati Suami Mati Tergantung

0
Warga yang ditemukan tergantung di kamarnya ketika akan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri. (Dok. Polsek Galang)

batampos.co.id – Amelia, 16, mendapati suaminya Rajani, 21, mati tergantung di rumah.

Mereka ialah warga Kampung Cate, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Rajani mati tergantung, Sabtu (3/11/2018) sore.

Kapolsek Galang, AKP Heri Sujati menjelaskan, perisitiwa itu pertama kali diketahui oleh Amelia. Ia menemukan suaminya tergantung. Melihat hal itu, Amelia pun langsung histeris sehingga mengundang kedatangan warga lain.

“Istrinya berusaha menolong, namun sudah tidak bisa karena suaminya sudah meninggal saat tali dipotong,” kata AKP Heri ketika dihubungi pada Minggu (4/11/2018).

Warga yang datang langsung berupaya menenangkan Amelia dan membawa Rajani yang saat itu telah meninggal ke ruang tamu rumah tersebut. Selanjutnya, Heri yang langsung datang ke lokasi kejadian, bersama jajaran unit Reskrim Polsek Galang, melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi.

Jenazah Rajani pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan tindakan lanjutan. Dari keterangan istrinya, sebelum menemukan Rajani tergantung di kamarnya, mereka berdua sempat berbincang.

“Dalam obrolan yang dilakukan di kamarnya itu, Rajani sempat mengatakan ingin bunuh diri. Namun Amelia mengaku tidak menghiraukan kata-kata yang diucapkan suaminya,” paparnya.

Selang beberapa saat, Amelia yang ketika itu keluar dari kamar tidur tidak lagi mendengar suara dari sang suami. Penasaran dengan apa yang dilakukan suaminya, Amelia masuk ke kamar dan mendapati lelaki kelahiran 27 Juli 1997 telah tergantung.

Dari keterangan lanjutan yang dihimpun, Heri mengatakan, pasangan suami istri yang belum lama menikah ini sering terlibat cekcok.

“Namun hal itu masih dalam tatanan wajar, yang tidak disangka akan berakhir dengan tindakan seperti yang terjadi saat ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakan AKP Heri, pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab Rajani memilih gantung diri.

“Penyebab pasti belum bisa kita pastikan, masih akan kita proses lagi,” kata Heri lagi.

(bbi/JPC)

Perusahaan Keberatan Perpanjangan IMTA Per Tahun

0

batampos.co.id – Pengusaha Batam menentang keinginan Pemko Batam yang menerapkan perpanjangan IMTA minimal satu tahun mulai awal November ini.

“Keinginan Pemko tersebut selain melanggar aturan juga akan menimbulkan pukulan bagi investor yang ada di Kota Batam. Sebab banyak TKA hanya untuk beberapa bulan saja masa diharuskan membayar setahun penuh. Jelas tidak adil bagi perusahaan,” kata Plt Apindo Batam Rafki Rasyid, Sabtu (3/11).

Keinginan Pemko tersebut bertentangan dengan Permenaker Nomor 10 Tahun 2018 tentang tata cara penggunaan tenaga kerja asing. Dalam peraturan tersebut, diatur bahwa TKA yang dipekerjakan untuk satu bulan maka dana kompensasi penggunaan (DKP) TKA cukup dibayar satu bulan saja.

“Jadi bukan satu tahun seperti keinginan Pemko Batam. Ini ada di pasal 25 Permenaker tersebut,” ucapnya.

Apindo mendukung setiap usaha pemeirntah untuk menambah pendapatannya, tapi lebih baik jika dengan meningkatkan kualitas pekerja di Batam melalui pelatihan.

“Kita imbau agar Pemko ikut mengeluarkan kebijakan lebih pro kepada investasi agar perekonomian pulih dari keterpurukan. Bukan malah membuat kebijakan yang memberatkan,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Batam mulai memberlakulan perpanjangan IMTA minimal satu tahun mulai awal November ini.

“Betul. Jadi tak ada lagi perpanjangan tiga atau enam bulan, langsung satu tahun,” kata Kepala DPMPTSP Batam, Gustian Riau, Jumat (2/11/2018).

Ia menyebutkan peraturan ini secara tidak langsung bisa mendongkrak pendapatan dari pekerja asing yang bekerja di Batam. Saat ini ada 2.800 pekerja asing dari seluruh dunia yang tercatat di DPMPTSP.

“Meskipun mereka kerja tiga bulan mereka tetap bayar satu tahun. Ini bearti ada peningkatan biaya yang diterima,” ujarnya.(leo)

Dinkes Pemko Batam Bangun IGD di Puskesmas

0
ilustrasi

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam mengusulkan pembangunan ruang instalasi gawat darurat (IGD) untuk Puskesmas Tibanbaru tahun 2019 mendatang.

Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmardjadi mengatakan tahun depan pihaknya telah mengusulkan peningkatan infrastruktur khususnya pelayanan kesehatan masyarakat.

“Alhamdulillah meskipun tengah defisit. Dinkes masih diberikan anggaran untuk pembangunan IGD,” kata dia, Sabtu (3/11/2018).

Ia menjelaskan pembangunan IGD tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 sebesar Rp 3.5 miliar.

“Yang kami ajukan ada beberapa pembangunan. Namun hanya ini yang disetujui,” kata mantan Direktur RSUP Bintan ini.

Penambahan infrastruktur ini akan meningkatkan layanan yang ada di Puskesmas Tibanbaru mendatang. Saat ini kurang lebih 19 puskesmas yang telah beroperasi. Dua diantaranya merupakan puskesmas yang dibangun 2017 lalu dan belum berjalan dengan maksimal.

“Untuk itu kami mencoba meraih bantuan dari DAK ini karena APBD terbatas,” lanjutnya.

Selain peningkatan tersebut, tahun depan Dinkes juga berencana menambah armada puskesmas keliling dan mobil ambulance. Didi mengungkapkan beberapa armada memang membutuhkan pembaharuan karena termakan usia.

“Totalnya saya lupa. Yang jelas kami ada usulkan untuk pembelian armada baru,” imbuh pria yang juga berprofesi sebagai dokter kandungan ini. (yui)

Ayo Mendaftar!

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Pendaftaran peserta Fun Bike Night dan Fun Walk yang digelar Batam Pos, 24-25 November mendatang, sudah mulai dibuka.

Bahkan dalam memudahkan masyarakat untuk ikut serta, pihak panitia membuka pendaftaran di berbagai tempat.

Asisten Manajer EO Batam Pos Ismanto mengatakan, sejak pendaftaran dibuka Oktober lalu, respon masyarakat menunjukkan progres cukup baik. “Sampai saat ini untuk Fun Bike Night sudah ada 300 peserta, sedangkan Fun Walk sudah di angka 2 ribu,” ujar Ismanto, Sabtu (3/11).

Ia menjelaskan, dua acara yang menggandeng BP Batam itu dirangkai dengan beragam acara lainnya seperti senam Zumba, bazar kuliner, live band, atraksi komunitas, games, hingga pengundian doorprize. “Beragam hadiah juga sudah dipersiapkan mulai dari mobil, motor, produk elektronik, frame sepeda, dan banyak lagi,” sebutnya.

Dalam sisitem pengundian, lanjut Ismanto, panitia menerapkan kupon berhadiah yang tidak berlaku bagi karyawan Batam Pos dan BP Batam. Termasuk juga kepada garis keturunan karyawan yang bersangkutan, yakni orangtua, suami/istri, dan anak. “Karena hadiah yang disediakan benar-benar ditujukan kepada masyarakat yang ada di Batam, di luar dari pihak penyelenggara,” jelasnya lagi.

Diketahui, Fun Bike Night akan digelar Sabtu (24/11) mendatang, dimulai pukul 19.00 WIB. Peserta akan melewati rute dari Kantor BP Batam, menuju Bundaran Madani, Simpang Gelael, Simpang Jam dan belok kiri melewati Anggrek Mas, Simpang Kepri Mall, dan kembali menuju titik akhir di Bundaran BP Batam.

Sedangkan Fun Walk di mulai pukul 06.30 WIB dengan titik kumpul di depan Gedung Graha Pena, Batamcenter. Rute yang dilalui melewati Bundaran BP Batam ke arah Lotte Mart, menuju My Mart, dan balik melewati Jalan Raja Haji Fisabilillah, dan kembali kumpul di depan Gedung Graha Pena.

“Di rangkaian Fun Walk ini juga akan ada pemecahan Rekor MURI dalam penggunaan aksesori berbahan koran,” tutur Ismanto.

Dengan biaya pendaftaran Rp 75 ribu untuk Fun Bike Night, dan Rp 25 ribu untuk Fun Walk, peserta sudah mendapatkan jersey/kaos, snack, kupon undian, juga lampu untuk sepeda. Menariknya, setiap peserta yang mendaftar secara tim minimal 10 peserta, akan mendapat gratis 1 peserta dan panitia siap ‘jemput bola’.

Ia kembali mengimbau agar masyarakat di Batam dapat ikut serta dalam kegiatan dua hari bersama Batam Pos dan BP Batam tersebut.

“Anda dapat menghubungi nomor panitia yang tertera di Koran Batam Pos maupun poster yang tersebar di berbagai tempat umum, atau dapat langsung mendaftar di bagian informasi Batam Pos lantai 2 Gedung Graha Pena, Batamcenter,” ucapnya mengakhiri. (nji)

Pertamina Pastikan Gas Melon Normal

0

batampos.co.id – Sejumlah masyarakat Kota Batam masih mengeluhkan ketersediaan gas LPG 3 kilo atau gas melon. Disisi lain, PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan gas subsidi di pangkalan-pangkalan Batam normal.

Seperti Sabtu (3/11/2018) pagi, masyarakat masih kewalahan mencari pangkalan yang masih menjual gas melon tersebut. Beberapa pangkalan di Bengkong menyebutkan gas melon tengah habis.

“Masih kosong, kemungkinan siang atau sore sudah datang,” imbuh pemilik pangkalan di Bengkong.

Area Manager Communication and Relations Pertamina MOR 1 Sumbagut Rudi Arifianto membantah kekosongan gas. Menurutnya, ketersediaan LPG 3 kilo di pangkalan-pangkalan resmi tersedia.

“Kami sudah cek di pangkalan resmi dan tersedia secara normal,” imbuh Rudi kepada Batam Pos.

Ia meminta masyarakat mencari gas bersubsidi di pangkalan-pangkalan resmi, jangan ke pengecer. Sebab ketersediaan gas di pangkalan dipastikan ada.

“Di pangkalan banyak tersedia, jadi jangan beli ke pengecer. Harganya juga tak akan berubah (Rp 18.000),” imbuh Rudi.

Disinggung masih adanya sejumlah pangkalan yang kosong berdasarkan pantauan Batam Pos, Rudi akan kembali mengecek. Namun ia memastikan jika ketersediaan gas di pangkalan-pangkalan resmi kawasan Batamcenter aman.

“Batamcenter clear semua, aman untuk stoknya. Kalau boleh tahu pangkalan resmi yang kosong dimana, nanti saya cek,” ujar Rudi.

Bahkan Rudi menghimbau agar masyarakat mampu tidak membeli gas bersubsidi tersebut. Karena gas melon hanya diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu.

Rozi, pemilik pangkalan resmi di Batamcenter membenarkan stok gas melon sudah tersedia. Gas-gas melon tersebut baru datang Sabtu pagi.

“Baru datang tadi pagi, harusnya jadwalnya Jumat kemarin. Ini saja baru datang sudah banyak yang habis,” ujar Rozi.

Menurut dia, jadwal pengiriman gas ke pangkalan-pangkalan dua kali seminggu. Dimana ia dapat jatah pengiriman Senin dan Jumat.

“Nah kemarin datang Senin langsung habis. Jadi sempat kosong Senin sampai Jumat,” pungkas Rozi. (she)

Garuda Indonesia Buka 4 Rute Baru Via Batam

0
Wali Kota Batam HM Rudi (tengah) dalam acara pembukaan rute baru maskapai Garuda Indonesia di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. (Istimewa)

batampos.co.id – Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi memperkenalkan 4 rute baru antar Sumatra via Batam. Pengoperasian rute penerbangan baru ini akan mulai aktif hari ini, Minggu (4/11).

Keempat rute tersebut adalah

  1. Batam-Padang Pulang pergi (PP),
  2. Batam-Pekanbaru PP,
  3. Batam-Jambi PP,
  4. Batam-Palembang PP.

Rute penerbangan ini akan dilayani armada ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang.

General Manajer Garuda Indonesia Batam, Gunar Angksa berharap peluncuran ke-4 rute baru ini dapat memberikan ragam pilihan koneksi penerbangan. Sehingga pengguna jasa maskapai bisa lebih mudah untuk terbang menuju Batam sekaligus memperluas ragam pilihan jadwal penerbangan. Mengingat kempat rute ini proyeksinya akan terkoneksi dengan sektor penerbangan timur tengah, melalui charter umrah yang akan mulai dilayani via Palembang

“Dibukanya rute penerbangan ini juga turur membuka potensi market baru untuk pangsa pasar penerbangan intra sumatra,” ujar Gunar.

Menurut dia, dibukanya rute baru juga merupakan langkah strategis Garuda Indonesia meningkatkan potensi, serta memperluas pangsa pasar penerbangan domestik. Apalagi Batam turut dikenal akan pertumbuhan sektor perekonomian dan pariwisata yang tengah berkembang di Indonesia bagia barat.

“Ini merupakan potensi market yang semakin menjanjikan, seiring dengan kebutuhan masyarakat untuk akses pengembangan jaringan point to point dengan penerbangan lebih nyaman,” jelas Gunar lagi.

Disisi lain, ragam pilihan koneksi penerbangan yang singkat dan nyaman diharapkan turut mendukung upaya pemerintah dalan meningkatkan potensi pariwisata nasional. Sekaligus menunjang pertumbuhan iklim investasi nasional melalui akses konektivitas yang nyaman. “Apalagi bagi pebisnis dan pelaku sektor industri,” ujar Gunar.

Sementara, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengapresiasi pembukaan rute baru oleh Garuda Indonesia. Ia berharap rute baru ini turut mendukung meningkatnya sektor perekonomian dan pariwisata kota Batam./

“Mudah-mudahan dibukanya rute ini memberikan angin segar untuk kemajuan ekonomi dan wisata di Batam,” harap Rudi. (she)

Hendak Berbelanja, Mila Dijambret

0

batampos.co.id – Mila Kurniawati menjadi korban jambret di jalan depan DC Mall sekitar pukul 05.30 WIB. Akibat kejadian itu, ia harus dirawat intensif di Rumah Sakit arena luka cukup serius.

Menurut informasi, pagi itu Mila hendak berbelanja kebutuhan sehari-hari ke pasar pagi Tos 3000, Jodoh. Saat itu ia berboncengan bersama rekannya mengendarai sepeda motor matic.

Ketika melaju dengan kecepatan sedang, tiba-tiba kendaraan yang mereka tunggangi dipepet sepeda motor lainnya. Dua pria tak dikenal yang ada diatas motor tersebut langsung menarik paksa tas milik Mila. Karena kaget, Mila dan rekannya pun terjungkal dari atas motor. Mila terseret hingga mendapat luka cukup serius.
Sedangkan kedua pelaku berhasil kabur usai mendapatkan tas milik korban.

Andi suami Mila membenarkan kejadian penjambretan yang dialami istrinya. Menurut dia, istrinya menderita luka serius akibat kejadian tersebut. Bahkan, Mila yang awalnya dibawa ke rumah sakit Elisabet Baloi Lubukbaja dirujuk ke Rumah Sakit Elisabet Batamkota, untuk dapat perawatan lebih intensive.

“Di pepet dua pria, yang dibonceng langsung menarik tas istri saya,” imbuh Andi. (she)