Minggu, 31 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12007

The Nun, Hantunya Sering Bikin Kaget

0
Diambil dari Twitter

Rentetan cerita seram The Conjuring masih berlanjut hingga kini. Lewat The Nun (spin-off The Conjuring 2), sosok iblis Valak kembali ”menghantui” penonton.

The Nun berfokus menceritakan siapa sebenarnya Valak. Iblis tersebut digambarkan sebagai yang paling mengerikan sekaligus kuat. Penampilannya menyerupai biarawati dengan wajah seram.

Film dibuka dengan rentetan kasus kematian biarawati di sebuah biara di pedalaman Rumania. Pihak Vatikan lalu mengutus Pastor Burke dan Suster Irene yang belum disumpah ke sana. Mereka dinilai bisa menangani kasus tersebut. Burke sering menangani kasus ganjil yang berhubungan dengan roh, sementara Irene punya indra keenam yang kuat.

Di Rumania, mereka dipandu penduduk setempat. Yakni, petani Maurice Theriault alias Frenchie. Ketiganya menyusuri jalan yang jauh untuk sampai ke biara. Naik kereta kuda, melewati bukit, dan berjalan kaki. Rutenya seram. Rombongan itu harus menerabas hutan dan area makam sebelum sampai di biara. Sambutan dari suster kepala biara tersebut juga tidak menyenangkan.

Biara itu, sesuai desas-desus warga, merupakan sarang setan. Sejak hari pertama tiba di biara, mereka ”digoda”. Mulai mendengar radio menyala sendiri, diajak petak umpet oleh makhluk jadi-jadian, sampai ”tersedot” ke peti mati.

Di antara film The Conjuring lain, The Nun punya setting paling tua. Yakni, era 1950-an alias pascaperang. Di film, beberapa bagian di biara yang dikunjungi Burke dan kawan-kawan diceritakan hancur karena bom. Ceritanya pun berfokus ke biara di Rumania itu. Sutradara Corin Hardy layak diapresiasi karena benar-benar melaksanakan syuting di bangunan nyata Rumania. Bukan hanya di studio.

The Nun sesuai dengan rentetan trailernya (yang menuai protes). Mengagetkan. Dari latar gelap dan sunyi, tiba-tiba muncul suara. Sosok iblisnya pun nongol tiba-tiba. Bukan cuma satu–dua kali. Melainkan, mulai awal hingga akhir.

Kaget, iya. Apakah seram? Relatif. Buat yang tidak suka film horor, The Nun bisa bikin stres. Namun, untuk yang biasa saja atau horror junkie, film berdurasi 96 menit itu bisa ditoleransi. Tidak ada ”oleh-oleh” yang membayangi setelah menonton film tersebut.

Para kritikus punya pandangan beragam tentang film Valak itu. Kolumnis Entertainment Weekly Dana Schwartz menilai tensi cerita di film The Nun tidak seintens film The Conjuring lainnya. Di sisi lain, Harry Windsor dari Hollywood Reporter menilai cerita dalam film tersebut bersih. Tidak ada akhir yang menggantung. ”Lokasi syutingnya sangat oke dan mendukung film seperti itu,” imbuhnya.

Sayang, cerita tersebut tidak didukung dengan plot yang logis. ”Hantu, iblis, dan halusinasi muncul begitu saja. Watak tiap-tiap karakter jadi tertutupi,” ulas kontributor New York Times Ben Kenigsberg. Skor The Nun pun menjadi yang paling rendah di antara jagat film horor James Wan (penulis naskah The Nun dan sutradara The Conjuring). Di Rotten Tomatoes, ia meraih skor 50 persen. Sedangkan di IMDb, skornya hanya 7. (fam/c11/jan/jpg)

Pastikan Armada Siap Gunakan B20

0

batampos.co.id – Penerapan penggunaan bahan bakar biodiesel 20 persen (B20) di sektor transportasi direspons pelaku usaha. Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) akan melakukan sejumlah langkah penyesuaian.

Wakil Ketua Aptrindo Kyatmaja Lookman mengatakan, pihaknya akan menjalankan keputusan pemerintah tersebut. ”Perpresnya sudah ditandatangani dan mulai diimplementasi 1 September 2018. Jadi, suka tidak suka terkait kebijakan itu ya tetap harus dijalankan,” tuturnya.

Dia menjelaskan, kendaraan baru yang spesifikasinya sudah memenuhi B20 tidak akan ada masalah. Namun, yang belum memenuhi spesifikasi berpotensi menimbulkan kerusakan pada mesin. Menurut dia, hanya truk yang diproduksi 2016 ke atas yang siap secara teknis menggunakan bahan bakar tersebut.

”Sebagai pengusaha angkutan seperti kami, mungkin ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memitigasi dampak B20 ke kendaraan yang sudah ada sekarang. Sebab, APM sendiri juga hanya bisa menjamin truk keluaran 2016 ke atas sejak perpres itu keluar,” terang Kyatmaja.

Misalnya, truk lama yang tidak dilengkapi water separator segera dipasang peranti tersebut. Sebab, sifat biosolar yang mengikat air mengakibatkan air itu bisa tersedot ke ruang bakar. Untuk menghindari terjadinya kerusakan mesin, water separator harus segera dipasang. ”Vital sekali komponen tersebut untuk mencegah kerusakan mesin karena kondensasi atau mencegah dari oknum-oknum nakal yang mencampurkan air ke tangki,” jelasnya.

Selanjutnya, pemilik truk harus rajin membersihkan tangki BBM. Sebab, biosolar punya sifat detergensi yang tinggi dan korosif. Lalu, percepat frekuensi penggantian oli dan filter oli serta solar. ”Jangan menggunakan frekuensi penggantian rutin, tapi percepat. Misalnya, biasanya 20 ribu km jadikan 15 ribu atau 10 ribu,” jelas Kyatmaja.

Sebagaimana diketahui, pemerintah memperluas penerapan kewajiban pencampuran biodiesel B20 untuk mengurangi defisit dan impor bahan bakar minyak. Kebijakan tersebut juga bertujuan menghemat devisa. (car/c25/fal/jpg)

Inggris Salahkan Putin

0

batampos.co.id – Ada keterlibatan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam kasus percobaan pembunuhan Sergei Skripal dan putrinya, Yulia, Maret lalu. Apalagi, racun Novichok yang menjadi senjata pelaku untuk menghabisi ayah dan anak itu milik militer. Sebagai kepala negara, Putin harus bertanggung jawab.

Kasus Novichok yang mengakibatkan Skripal dan Yulia dirawat intensif di rumah sakit itu membuat hubungan Inggris dan Rusia renggang. Meski Moskow terus membantah tudingan keterlibatannya, London tak percaya. ”Pada akhirnya, tentu saja presiden Rusia adalah orang di balik peracunan itu,” ujar Menteri Keamanan Inggris Ben Wallace saat diwawancarai BBC.

Skripal bukan orang biasa. Dia adalah mantan mata-mata Rusia yang lantas menjadi informan Inggris. Untuk melumpuhkan pria 67 tahun itu, dibutuhkan senjata ampuh. Novichok dipilih karena relatif sulit dideteksi. Selain itu, proses kerjanya cepat. Karena Skripal dulu agen intelijen terlatih, upaya percobaan pembunuhan dengan racun dianggap paling ampuh untuk mengakhiri hidupnya.

Namun, analisis Inggris tersebut ditampik Rusia. Karena itu, Negeri Ratu Elizabeth II tersebut membeber hasil penyelidikannya. Kemarin ada dua nama yang disebut sebagai tersangka. Mereka adalah Alexander Petrov dan Ruslan Boshirov. Keduanya warga Rusia yang juga tercatat sebagai anggota Glavnoye Razvedyvatel’noye Upravleniye (GRU), lembaga intelijen militer Rusia.

Petrov dan Boshirov menempuh perjalanan dari Moskow ke London, kemudian pergi ke Salisbury. Mereka tiba pada 2 Maret dan meninggalkan Inggris dua hari kemudian. Rentetan gambar wajah mereka yang tertangkap kamera CCTV menjadi salah satu bukti keterlibatan keduanya dalam kasus Skripal. Saat itu mereka juga melintas di dekat rumah Skripal.

Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May mengatakan, dua tersangka membawa racun itu dari Rusia. Namun, dia tidak mau menyebut nama Putin dalam keterangannya di hadapan House of Commons kemarin. Dia hanya mengatakan bahwa GRU adalah organisasi yang sangat disiplin dan memiliki rantai komando yang tertata. ”Jadi, itu bukan operasi sembarangan. Itu hampir pasti juga telah disetujui orang di luar GRU, yaitu pejabat senior Rusia,” tegasnya. (sha/c11/hep/jpg)

KPU 18 Triliun, Bawaslu 8,6 Triliun

0

batampos.co.id – Anggaran untuk pelaksanaan Pemilu 2019 mulai dibicarakan di DPR. Dua lembaga penyelenggara pemilu sudah menghitung kebutuhan dana masing-masing. Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta dana Rp 18.104.139.070.000 dan Bawaslu Rp 8,6 triliun.

Untuk KPU, pengajuan dana itu naik Rp 3 triliun dari pagu indikatif yang sebelumnya diajukan, yakni Rp 15 triliun. Menurut Ketua KPU RI Arief Budiman, dana sebesar itu bakal digunakan untuk dua hal. Yakni, program dukungan manajemen dan pelaksanaan Rp 14.577.591.378.000 dan program penguatan kelembagaan demokrasi Rp 3.526.547.692.000.

Mantan anggota KPU Jawa Timur itu mengatakan, besaran anggaran tersebut juga mempertimbangkan tugas KPU melaksanakan pemilu serentak. ’’Ini kan pemilu serentak yang baru pertama digelar,’’ terang dia saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR kemarin (6/9).

Wakil Ketua Komisi II Herman Khoeron menjelaskan, anggaran Rp 18 triliun sebenarnya jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan pengajuan awal. Saat itu, KPU membuat perencanaan anggaran dengan asumsi pemilu dua putaran. Nilainya Rp 29 triliun. ’’Yang sekarang, angka yang dipangkas cukup besar,’’ ucap dia.

Meski demikian, dana yang diajukan itu akan dibahas oleh Komisi II DPR. Minggu depan detail pengajuan anggaran dibahas satu per satu dalam rapat konsinyering. ”Yang menjadi konsen saya adalah soal sarana dan prasarana,’’ terang Wakil Ketua Komisi II Nihayatul Wafiroh.

Politikus PKB itu menjelaskan, yang paling penting dalam aspek sarana dan prasarana adalah penyediaan server pemilu. Pengalaman menunjukkan sistem IT pemilu pernah bermasalah saat pelaksanaan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dan Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Begitu juga saat pilkada. Sistem IT diretas sehingga sempat ditutup beberapa hari.

Selain masalah IT, dia memberikan perhatian serius terhadap form C1 (sertifikat hasil pemungutan suara). Selama ini form C1 menggunakan hologram yang ditempel. Dia meminta agar hologram menjadi satu dengan form C1 saat dicetak untuk menekan potensi penyimpangan. ’’Memang biayanya lebih mahal. Tapi, itu demi menghindari pelanggaran,’’ papar dia.

Nihayatul mengatakan, tugas KPU dalam melaksanakan pemilu cukup berat karena pemilu dilakukan secara serentak. Karena itu, semua pihak harus mendukung terselenggarannya pemilu yang demokratis. (lum/c4/fat/jpg)

Parkir di Tempat Terlarang, Dishub Derek Mobil

0
ilustrasi

batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam terus melakukan penertiban terhadap kendaraan-kendaraan bermotor yang parkir sembarangan di trotoar maupun bahu jalan. Dalam penertiban yang dilakukan Dishub, Rabu (5/9/2018) di Batamkota, satu unit kendaraan diderak oleh Dishub.

“Kendaraan itu kami derek dari lokasi depan Pemko Batam. Dimana, daerah tersebut menjadi pusat perhatian kami dalam melakukan penertiban,” ujar Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Batam, Edward Purba.

Lebih lanjut, pihaknya menderek kendaraan itu ke kantor Dishub Batam. Hal itu dilakukan untuk memberikan efek jera kepada pengendara, agar tidak kembali mengulang kesalahan dengan parkir disepanjang tempat hingga terjadinya kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.

“Bagi pemilik kendaraan itu sejauh ini kita berikan sanksi teguran dengan membuat surat pernyataan di kantor (Dishub, red). Kemudian kita pulangkan kembali kendaraannya,” katanya.

Ia menegaskan, penertiban kendaraan yang parkir sembarangan terus dilakukan. Hal ini dilakukan atas banyaknya keluhan dari pengguna jalan yang merasa terganggu dengan adanya kendaraan parkir disembarang tempat tersebut. Penindakan itu, dilaksanakan dengan cara hunting atu berpatroli keliling di sejumlah titik.

“Sebelum kita derek, tentunya kita memberikan waktu kepada pemiliknya untuk memindahkan kendarannya. Setelah kita tunggu beberapa menit dan pemiliknya tidak kembali, terpaksa kita derek kendaraannya,” tuturnya.

Sementara itu, Edward mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah mensosialisasikan perda baru tentang parkir. Dimana, dalam aturan parkir terbaru itu, Dishub Batam akan memberikan sanksi tegas. Kendaran yang diderek akan dikenakan biaya derek sebesar Rp 500 ribu dan biaya inap sebesar Rp 300 permalamnya.

“Nantinya pembayaran denda itu akan dilakukan di Bank Riau Kepri dan langsung masuk dalam kas daerah. Jadi bukan kepada petugas. Setelah itu, baru kita kembalikan kendaraannya,” imbuhnya. (gie)

Target PAD dari Parkir Tak Berkurang, Tetap Rp 12 Miliar

0

batampos.co.id – Aturan drop off parkir dikhawatirkan akan mempengaruhi potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak parkir. Bahkan diasumsikan satu perempat dari potensi pajak parkir akan hilang, jika aturan drop off 15 menit tersebut sudah diberlakukan.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Batam, Mesrawati Tambubolon menegaskan, tidak akan merevisi potensi pajak parkir di APBD Perubahan 2018. Bahkan ia juga tak khawatir aturan drop off 15 menit ini, akan mempengaruhi pendapatan daerah dari sektor pajak parkir.

“Kalau potensi hilang ada, tapi kecil. Target pajak parkir kita pastikan tidak berubah yakni Rp 12 miliar,” tegas Mesra, Rabu (5/9).

Ia mencontohkan di bandara, jika aturan drop off diberlakukan yang diuntungkan adalah masyarakat. Pasalnya, mereka tidak lagi dikenakanan biaya parkir selama 15 menit parkir. Bagi Pemko Batam sendiri, hanya Rp 1.000 yang masuk kas daerah, sisanya dibagikan ke pengelola dan pihak BP Batam.

“Artinya kita tak akan dirugikan. Kalaupun berkurang (pajak parkir) tidak akan besar,” tuturnya.

Diakui Mesra, seharusnya Pemko Batam bisa mengantisipasi berkurangnya potensi pajak parkir dengan cara memaksimalkan retribusi parkir tepi jalan umum. Sebab, tidak dipungkiri kebocoran potensi parkir terbesar saat ini, ada pada retribusi parkir tepi jalan.

“Jangan drop off dipermasalahkan. Kalau mau tingkatkan potensi, ya dimaksimalkan dong,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Mesra, bila melihat pencapaian dan realisasi pajak parkir di triwulan kedua, ia optimis hingga akhir tahun tercapai. Sebab, dari target sebesar Rp 12 miliar, pencapainnya sudah menyentuh di angka Rp 6,97 miliar, atau sebesar 58 persen. Berbanding terbalik dengan retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum, dari target Rp 10 miliar baru terealisasi Rp 4,8 miliar.

“Kalau retribusi kita lihat setiap ruas jalan ada jukirnya. Bila ini yang tidak tercapai tentu perlu dipertanyakan,” tutur Mesra.

Anggota Komisi III DPRD Batam, Muhammad Jefri Simanjuntak menyanyangkan belum berjalannya aturan drop off di sejumlah pengelola parkir. Padahal perda parkir sendiri telah jauh-jauh hari disahkan sejak 2017 lalu. Terkait evaluasi gubernur, ia melihat bagian dari perda parkir. Karena tanpa menunggu hasil evaluasi itu keluar, pemerintah daerah seharusnya sudah mulai mensosialisasikannya.

“Bukan lagi sosialisasi, seharusnya sudah berjalan (aturan drop off),” tegas Jefri.

Masih banyaknya pihak pengelola parkir yang belum menerapkan aturan ini juga disebabkan minimnya sosialisasi yang dilakukan pemko Batam. Pemerintah daerah dinilai tidak mampu menyampaikan jauh-jauh hari, disaat perda tersebut masih dalam bentuk pembahasan.

“Saat kita bahas di DPRD itu juga harus disampaikan sekaligus bentuk sosialisasi kepada pengelola parkir,” sebut Jefri. (rng)

Pipa DN 500 mm ATB Bocor, ATB Sudah Perbaiki, Tinggal Pemulihan

0
Tim repair saat memperbaiki pipa ATB yang mengalami kebocoran di Simp Basecamp Batu Aji

batampos.co.id – Pipa utama ATB diameter 500mm di Simpang Basecamp bocor pada Rabu (5/9/2018). Tim repair dari ATB langsung melakukan perbaikan, meski upaya perbaikan yang cukup rumit namun pekerjaan bisa dilakukan dengan baik.

“Kerja keras tim di lapangan dapat menyelesaikan pekerjaan perbaikan kebocoran pipa utama ATB di simp Basecamp. Pipa berukuran besar mensuplai ke banyak pelanggan terutama area Sagulung, Marina dan Tanjung Uncang yang membutuhkan waktu untuk pemulihan, jadi suplai air saat ini masih dalam tahap pemulihan,” jelas Maria Jacobus, Head of Corporate Secretary ATB, Kamis (6/9/2018).

Maria menjelaskan, usai pekerjaan dilakukan suplai air tentunya tidak bisa langsung mengalir dengan lancar ke tempat pelanggan. Terlebih pipa berukuran besar yang sebelumnya kosong karena proses pekerjaan perbaikan.

“Proses normalisasi suplai air masih berlangsung hingga saat ini, jalur pipa yang sebelumnya kosong akibat pekerjaan teknis secara bertahap akan dialiri air mulai dari pelanggan yang berada di area terdekat dengan isntalasi pengolahan air hingga mencapai daerah pipa distribusi terujung termasuk dataran tinggi. Hal ini tentu saja membutuhkan waktu, ATB menyampaikan permohonan maaf atas ketidak nyamanan yang terjadi,” ujar Maria.

Kondisi suplai air yang belum maksimal usai pekerjaan dilakukan hanya bersifaat sementara, hal ini dipengaruhi tingginya pemakaian air dari pelanggan yang berada paling dekat daerah terdampak. Saat pelanggan sudah mendapatkan suplai air, secara otomatis akan menampung air dalam jumlah banyak sebagai persediaan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan suplai air.

“Pola konsumsi air untuk persediaan juga mempengaruhi pelanggan yang ada di ujung pipa, semua pelanggan menampung ketika aliran air mengalir sebagai langkah antisipasi. Kondisi seperti ini yang menyebabkan pelanggan paling ujung pipa distribusi belum dapat menikmati suplai air,” tambah Maria.

Meskipun suplai dalam tahap normalisasi, ATB tetap berupaya memonitor dan mengontrol perkembangan suplai air, sejumlah pengecekan di lapangan tetap selalu dilakukan.

“Setelah pekerjaan selesai kita tidak lepas tangan begitu saja, tim distribusi tetap selalu memonitor suplai air di area-area yang terdampak, hal ini untuk memastikan suplai air bisa selalu mengalir dengan baik,” harap Maria. (*)

USD Naik, Aktivitas Money Changer Normal

0
ilustrasi

batampos.co.id – Menguatnya Dolar Amerika Serikat (USD) per 15 September dengan nilai Rp 15.002 per 1 USD, belum menunjukkan dampak signifikan terhadap perekonomian di Batam.

Pantauan Batam Pos di sejumlah Money Changer Batam, aktivitas transaksi masih terbilang normal. Salah satunya di Money Changer Banda Baru, Mega Mall, yang tidak mengalami lonjakan pengunjung untuk penukaran uang.

“Masih normal-normal saja. Walaupun USD lagi tinggi, tiak ada pengaruh karena banyak lebih menukar atau membeli Dolar Singapura (SGD),” ujar salah satu karyawan Money Changer Banda Baru, Leni, Rabu (5/9).

Menurutnya, masyarakat Batam tidak seantusias saat SGD melonjak untuk menukarkan uang. “Beda saat SGD ataupun Ringgit Malaysia (RM) naik, mungkin bakal banyak yang mnukarkannya ke Indonesia Rupiah (IDR),” terang Leni.

Di kawasan Nagoya yang cukup banyak tersedianya Money Changer, juga tidak mengalami dampak dari kenaikan USD. Pemilik maupun sejumlah karyawan dari beberapa Money Changer yang sempat dikonfirmasi mengaku, mata uang USD tidak memiliki perputaran yang tinggi di Batam yang dibandingkan dengan SGD.

“Masih aman lah. USD tak gitu ramai orang punya,” ucap salah satu pemilik Money Changer di Nagoya, Ko Aseng.

Dari papan kurs mata uang di sejumlah Money Changer, nilai jual USD berkisar Rp 15.002 hingga Rp 15.008, SGD berkisar Rp 10.912, dan EUR senilai Rp 17.408. (nji)

Tersebab Aturan Drop Off, Potensi Pajak Parkir Batam Hilang Rp 3,6 Miliar

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Ketentuan baru pembebasan biaya parkir untuk parkir khusus selama 15 menit awal seperti di mal, pelabuhan, bandara maupun rumah sakit seiring perubahan atas Perda Kota Batam Nomor 1 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir akan menggerus pendapatan daerah sektor pajak parkir hingga 30 persen.

“Perkiraan sementara kami, (yang hilang) mungkin sekitar 20 persen, paling tinggi 30 persen dari target pajak parkir,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Amansyah, Rabu (5/9) siang.

Persentase tersebut tinggal dikalikan dengan target pajak parkir tahun 2018 Rp 12 miliar. Jika dihitung, perkiraan 20 persen kehilangan nominalnya yakni Rp 2,4 miliar sementara 30 persen kehilangan Rp 3,6 miliar.

Ia mengaku, data pasti belum BP2RD dapatkan karena menunggu laporan dari semua penyelanggara parkir khusus di Batam yang berjumlah sekitar 30-an penyelenggara. “Data yang sementara masuk, ada beberapa titik yang memang frekuensi parkir di bawah 15 menit cukup banyak, tentu ini akan pengaruhi pendapatan mereka dan bagi hasil pajaknya ke daerah juga akan turun,” papar dia.

Sementara itu, kapan aturan tersebut berlaku pihaknya menunggu informasi dari dinas teknis terkait parkir yakni Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam. “Nanti Dishub yang informasikan ke masyarakat kapan mulai berlakunya, tapi informasi yang kami dengar tunggu dilembar daerahkan terlebih dahulu. Setelah itu, otomatis berlaku,” ucap dia.

Sementara itu Kepala Dishub Batam Rustam Effendi menargetkan perubahan perda parkir akan efektif diterapkan Oktober mendatang, semabri menunggu penomoran (lembar daerah) dan sosialisasi. “Termasuk nanti drop oof sudah mulai berlaku,” kata dia, Selasa (5/9). (iza)

Enrique kepada Pemain Spanyol: Main PlayStation Boleh, Begadang Jangan

0
Luis Enrique

batampos.co.id – Liga Negara UEFA jadi pembuktian Luis Enrique untuk menunjukkan kapasitasnya dalam menangani Timnas Spanyol.

Saat perkenalan sebagai pelatih awal Juli lalu, Enrique berkilah tak membuat banyak peraturan baru di internal tim. Namun, kenyataannya lain. Eks pelatih Barcelona ini bikin heboh Sergio Ramos cs.

AS melansir, pria 48 tahun itu menerapkan aturan disiplin super ketat atau setidaknya berbeda dengan dinasti sebelumnya.

Makan malam dan bangun tidur

Enrique memastikan makan malam pada pukul 20.30, lebih cepat setengah jam dari tradisi timnas Spanyol sebelumnya. Ini juga untuk memastikan pemain tidur lebih cepat dan bangun tidur lebih pagi.

Sarapan tim wajib untuk seluruh awak tim pada pukul 09.00, atau satu jam sebelum latihan pagi. Ini bukan kabar baik untuk pemain yang sulit bangun pagi.

Tak boleh bawa HP ke ruang makan

Enrique tidak mengizinkan pemain membawa ponsel ke ruang makan. Penggunaan telepon seluler juga dibatasi di ruang ganti.

Penggunaan media sosial masih mendapat toleransi, tapi dilarang memberikan informasi internal.

Denda karena terlambat

Denda dikenakan kepada seluruh anggota tim yang terlambat menghadiri setiap jadwal tim, dari mulai bangun pagi hingga tidur malam.

Main kartu dan PlayStation

Enrique masih memberikan toleransi kepada pemain bermain kartu dan PlayStation namun tidak sampai larut malam. Di Piala Dunia 2018 lalu, para pemain masih bermain ludo dan menonton televisi sepanjang malam

Mengontrol makanan

Enrique menghapus menu makanan yang digoreng dan memperbanyak makanan yang dibakar atau dikukus. Enrique memang dikenal sebagai salah seorang yang ahli dalam nutrisi. So, sayuran dan buah dapat terlihat di semua daftar menu timnas Spanyol saat ini. (adk/jpnn)