Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12360

Apartemen Citra Plaza Nagoya Diminati Warga Singapura

0
Artis Ibukota Citra Scholastika tampil memukau saat tampil menghibur pada acara Pre- Lauching Citra Nagoya Plaza Mega Superblok si Komplek Nagoya City Walk Batam, Minggu (22/4). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Minat konsumen terhadap apartemen di Mega Superblock Citra Plaza Nagoya sangat tinggi. Terbukti, hanya dalam waktu enam jam sedikitnya ada 100 unit apartemen di tower I yang terjual saat pre-launching pada Minggu (22/4).

“Kami optimistis, semester pertama tahun 2018 ini sebanyak 708 unit apartemen di tower 1 akan habis terjual, yang saat ini sudah terjual sekitar 75 persen,” kata General Manager Marketing PT Ciputra Residence selaku pengembang Citra Plaza Nagoya, Liong Subur Kusuma, di sela acara Pre-Launching Mega Superblock Citra Plaza Nagoya, Minggu (22/4).

Kegiatan yang diadakan di area pembangunan Citra Plaza Nagoya tesebut, dihadiri sekitar 400 konsumen. Sebagian besar konsumen itu mengikuti program Priority Card dan khusus pembeli apartemen tipe 2 bedroom. Dengan membeli tipe ini, mereka akan mendapatkan bonus AC, kitchen set, lemari es, pemanas air, dan mesin cuci.

Sebagai bentuk apresiasi, acara pre-launching Mega Superblock Citra Plaza Nagoya ini dimeriahkan dengan kehadiran artis jebolan Indonesian Idol, Citra Scholastika, pakar Feng Shui Suhu Yu, serta berbagai acara hiburan lainnya.

General Manager Citra Plaza Nagoya, Doni Priambodo menuturkan suksesnya penjualan tower pertama Citra Plaza Nagoya kali ini tidak terlepas dari pergeseran orientasi hunian masyarakat Batam, dari rumah tapak (landed house) ke hunian bertingkat (high-rise building) di tengah pusat kota.

Menurutnya, perubahan orientasi berhuni masyarakat kota industri didukung meningkatnya wawasan masyarakat Batam tentang keunggulan membeli apartemen. Karena selain nyaman dan praktis untuk ditinggali, juga bisa menjadi instrumen investasi yang menguntungkan.

Menurut Doni, sejak diperkenalkan akhir 2017 lalu, Citra Plaza Nagoya mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat Batam dan sekitarnya. “Selain konsep, lokasi CitraPlaza Nagoya berada di pusat perbelanjaan kawasan Nagoya Batam yang merupakan lokasi paling prime di Batam,” terang Doni.

Disamping itu, kawasan mix-used 6,3 hektare ini banyak diminati yang tidak hanya oleh masyarakat Batam, tapi juga masyarakat luar Batam, bahkan warga negara asing (WNA). Khususnya Singapura dan Malaysia.

Di kawasan tersebut akan dibangun hunian modern (apartemen) yang berkualitas dan terintegrasi dengan berbagai fasilitas. Seperti pusat belanja, hotel, life style center, sport center, dan lain sebagainya. “Nantinya akan dibangun sembilan tower apartemen, satu tower hotel, dan mal secara bertahap, serta re-development pusat perbelanjaan yang existing,” paparnya.

Di acara pre-launching kemarin Citra Plaza Nagoya juga menawarkan program DP 0 persen dengan angsuran mulai Rp 3,5 juta per bulan, di samping bonus-bonus lainnya. “Program ini banyak menarik minat masyarakat, terutama yang ingin investasi jangka menengah dan panjang,” jelasnya.

Ia merinci, ada tiga tipe unit yang ditawarkan. Yaitu, tipe studio (22,40 m2) dengan harga Rp 500 jutaan, 1 bedroom (36,59 m2) Rp 800 jutaan, dan 2 bedroom (59,43 m2) Rp 1 miliaran.

Terkait dengan proses pembangunan Citra Plaza Nagoya, Doni maupun Subur mengaku saat ini sedang berlangsung pengerjaan pondasi tower 1 dan 2. “Ditargetkan selesai September 2018 ini. Setelah itu dilanjutkan pembangunan konstruksi ritel podium dan vertical structure tower 1,” terang Doni. (nji)

Mendagri Restui Pemekaran Tiga Kecamatan di Lingga

0
Gunung Daik Lingga, Foto:istimewa

batampos.co.id – Pemkab Lingga patut merasa bangga karena tiga kecamatan yang baru di ajukan sebagai daerah pemekaran akhirnya di setujui oleh Kementerian Dalam Negeri melalui surat no 138.2/2210/BAK yang ditujukan kepada Gubernur Kepri.

Sebelumnya, Gubernur Kepri meneruskan surat ajuan pemekaran dari Bupati Lingga untuk Kementerian Dalam Negeri yang selanjunya direspon oleh kementerian dengan menyetujui pengajuan tersebut sesuai dengan evaluasi tim terhadap Ranperda pemekaran Kecamatan tersebut.

Tiga pemekaran Kecamatan yang diajukan Pemkab Lingga yakni, Kecamatan Bakung Serumpun, Kecamatan Katang Bidare dan Kecamatan Temiang Pesisir. Dalam hasil evaluasi tim terhadap ranperda tersebut ketiga Kecamatan pemekaran tersebut merupakan Kecamatan kepulauan.

Sementara itu, surat balasan dari Kementerian Dalam Negeri tersebut akan ditindaklanjuti oleh Pemkab Lingga dengan mengesahkan keputusan tersebut dalamdi Undang-Undang. Selanjutnya akan menunggu kode wilayah dari kementerian.

“Seperti informasi yang saya dapat dari bagian hukum, keputusan surat tersebut selanjutnya akan diundang-undangkan untuk mendapat kode wilayah,” ujar Sabirin Plt Kabag Humas Pemkab Lingga kepada Batam Pos, Minggu (22/4) pagi.

Selanjunya, sambung Kabag Hukum Pemkab Lingga M Jais, setelah pemekaran tiga wilayah Kecamatan itu mendapat kode wilayah, barulah Pemkab Lingga dapat menyusun atau menempatkan kepengurusan Kecamatan tersebut seperti penunjukan Camat dan sebagainya. (wsa)

Dabo Jadi Transit TKI

0
ilustrasi TKI | Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kabupaten Lingga ternyata telah dijadikan tempat transit TKI untuk berangkat kerja di negara Malaysia dan Singapura. Bahkan dari informasi yang diperoleh wartawan koran ini, proses transit TKI di Kabupaten Bunda Tanah Melayu ini lebih dari sepuluh kali.

Selain itu, proses serta pemberangkatan TKI illegal ini terbilang sangat terorganisir. Seluruh pekerja atau TKI berasal dari berbagai daerah di Indonesia ini saat menginjakkan kaki di Pelabuhan Jagoh dijemput orang tertentu dan menginap di penginapan yang telah disediakan.

Dari informasi yang didapat beberapa waktu lalu, ada empat wanita asal Ciamis, Lampung, Gambir dan Sumenep di salah satu penginapan di Dabo Singkep. Ke empat wanita ini menuturkan bahwa ada koordinasi dengan oknum tertentu di Dabo Singkep.

Selanjutnya seluruh TKI akan diberangkatkan melalui pelabuhan Batam Centre. Sehingga jaringan TKI illegal ini tidak hanya dengan oknum di Dabo Singkep namun juga berkoordinasi dengan pengurus lainnya yang berdomisili di Batam.

Aksi ini juga belum diketahui Kasat Reskrim Polres Lingga AKP Suharnoko. Dia menyatakan belum mengetahui aktifitas transit TKI di wilayah kerjanya. Namun kedepan Suharnoko berjanji akan mencari tau serta menindak lanjut informasi tersebut untuk mengamankan pelaku serta memproses sesuai hukum.

“Saya belum tau ada tindakan tersebut, jika benar melanggar hukum saya tindak sesuai dengan undang undang yang berlaku,” ujar Suharnoko saat dimintai keterangan, Minggu (22/4) pagi. (wsa)

Server UNBK SMP Bermasalah, Pelaksanaan Molor

0
Kadis Pendidikan Pemprov Kepri, Meninjau langsung pelaksanaan UNBK di SMP 3, Batam. | Yuli / batampos

batampos.co.id – Pelaksaan UNBK di SMPN 3 molor dari jadwal sebelumnya karena gangguan server dari pusat. Jadwal ujian yang awalnya harus dimulai pukul 07.30 WIB, hingga saat ini belum juga bisa dimulai karena gangguan dari pusat.

“Gangguan memang dari pusat,” kata Kepala SMPN 3 Batam, Wiwiek Darmayanti.

Ia mengatakan seluruh siswa hingga saat ini masih menunggu server membaik. Siswa diminta untuk tidak panik karena penundaan ini. “Walaupun mundur ini tidak akan mempengaruhi waktu pengerjaan. Sebab jika molor waktu penyelesaian juga mundur,” jelasnya.

Meskipun demikian jika penundaan berlangsung lama, bearti pihaknya harus menyiapkan penyusunan jadwal untuk shif selanjutnya.

“Nanti kami atur lagi jika servernya tak terkoneksi dalam waktu lebih lama. Semoga secepatnya bisa selesai,” ujarnya. (yui)

REI Expo Catat Transaksi senilai Rp 68 Miliar

0

 

Ketua DPD REI Batam, Achyar Arfan (enam dari kiri) berfoto dengan panitia, jajaran Bank BTN, dan undangan pada acara penutupan REI Expo di Mega Mall Batamcenter, Minggu (22/4) | Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pameran Rei Expo 2018 yang digelar Real Estate Indonesia (REI) Batam resmi ditutup di Atrium Timur Mega Mall, Minggu (22/4) sore. Dalam penutupan ini tercatat transaksi Rp 68 miliar, dimana pencapaian ini turun dari target panitia Rp 70 miliar.

Ketua DPD REI Batam, Achyar Arfan mengatakan kegiatan REI Expo ini merupakan promosi. Dan promosi salah satunya cara yang harus dilakukan baik penjualan bagus maupun tidak bagus. Kegiatan REI Expo Oktober 2017 lalu pencapaian Rp 75 miliar, dan kali ini ditargetkan Rp 70 miliar tapi pencapainnya hanya Rp 68 miliar.
“Kita fikir dengan kenaikan dibeberapa proyek, bisa menaikkan target kita, kiranya kenaikan ini tidak merata, malahan turun dari yang target kita tahun kemarin,” kata Ahyar disetelah penutupan.

Ahyar melihat ini semua merupakan tantangan, apakah daya beli yang turun atau yang ditawarkan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebab yang ditawarkan saat ini kebanyakkan apartemen dan rumah mewah, sementara kebutuhan masyarakat Batam banyak di level rumah murah dan subsidi plus dengan kisaran harga Rp 170 juta.
“Kami akan periksa lagi kondisi ini, realnya seperti apa kalau dilihat dari selisih target yang dicapai memang sedikit. Mungkin ada potensi kebutuhan lain yang tidak digarap sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” sebutnya.

Hikmah dari tidak tercapai target ini, kata Ahyar yakni pihaknya akan mereview kembali, mencari solusi baru untuk meningkatkan di kegiatan selanjutnya.
“Hikmahnya mereka akan survive kembali untuk mencari solusi baru,” kata Ahyar.

Sementara itu, untuk even REI Expo selanjutnya akan diadakan 3-14 Oktober 2018 mendatang, Achyar berharap agar kegiatan REI Expo ini tetap memberikan nilai tambah bagi peserta dan masyarakat yang mencari properti.
“Jadikan kegiatan ini sebagai ajang edukasi kalau mau membeli rumah belilah ke peserta REI dan di acara REI Expo,” ajak Achyar.

Ketua panitia REI Expo, Edison memaparkan laporan perkembangan selama kegiatan REI Expo berlangsung baik dan lancar. Tercatat hingga siang tadi Minggu (22/4) transaksi mencapai Rp 68 miliar.
“Mudah-mudahan sampai akhir acara masih yang prospek jadi closing,” kata Edison.

Edison mengatakan pencapaian kegiatan REI Expo kali ini tidak terlepas dari dukung 23 peserta, dimana 18 devoloper Batam dan nasional, dua perbankan BTN Syariah dan BTN, dan selebihnya peserta dari pendukung properti.

Dalam penutupan ini, REI Expo memberikan penghargaan kepada beberapa peserta REI Expo. Yakni, penghargaan stan terbaik yang dinilai dari penampilan desain stannya, dimenangkan oleh PT Agung Podomoro Land. Stan terfavorit di nilai dari jumlah pengunjung dimenangkan oleh PT Taman Kurnia Djaja Makmur Abadi. Dan stan unit terbanyak, 17 unit terjual selama REI Expo dimenangkan oleh Laguna Property Group. Dan penjualan nominal terbanyak Rp 12 miliar diberikan kepada Agung Podomoro Land.

Pameran Rei Expo 2018 ini merupakan yang ke pertama di tahun ini yang berlangsung selama 12 hari dari 10-22 April. Diikuti pengembang-pengembang ternama seperti Cipta Group, PT Batam Riau Bertuah, PT Putra Tangkas, PT Pollux Barelang Megasuperblok Meisterstadt, PT Tribatamindo Duta Gotama, PT Dimas Pratama Indah, PT Ekadi Trisakti Mas, PT Triputra Senamustika, PT Makmur Signatur Granitindo, PKP Group.

PT Tanamas Duta Niaga, PT Sri Indah Lestari, PT Indonesian Paradise Property, PT Kurnia Djaja Makmur Abadi (KDA), Central Raya Group, PT Tunas Interior (Onna), Laguna Property Group, PT Edofa Ciptagraha Development, PT Sarana Bangun Sejati, PT Mulia Realty Batindo, PT Gobel Dharma Nusantara. Dan dua perbankan BTN dan BTN Syariah. (ocu)

Jaga Kepercayaan Konsumen One Residence Tawarkan Cara Bayar Spesial

0
DIVA pop Indonesia Krisdayanti berduet dengan Marcell dalam acara Glorious Spring yang digelar One Residence di Harris Hotel Batamcenter, Jumat (20/4). Dalam acara tersebut pengembang menawarkan ragam promo dan kemudahan untuk pembelian apartemen premium One Residence. | Febby Anggieta Pratiwi/Batam Pos

batampos.co.id – One Residence memberikan penawaran cara bayar spesial, yaitu Payment by Progress. Cara bayar spesial ini merupakan wujud komitmen dari PT Indonesian Paradise Property Tbk untuk menjaga kepercayaan konsumen.

One Residence Batam kembali mengadakan perhelatan untuk menghibur para customer yang sudah bergabung sebagai pembeli apartemen dan juga memberikan penawaran spesial bagi masyarakat kota Batam yang belum bergabung. Perhelatan bertema “Glorious Spring” ini dihibur oleh dua artis papan atas Indonesia, yaitu Krisdayanti dan Marcell di Harris Hotel Batamcenter, Jumat (20/4/2018).

Kali ini, One Residence menawarkan kepemilikan apartemen dengan cara pembayaran spesial Payment by Progress untuk calon konsumen yang berminat. Payment by Progress ini sangat diminati oleh calon pembeli, dimana pembayaran ini terbagi atas tiga tahap, yaitu tahap pertama, untuk pembayaran uang muka sebesar 25 persen, tahap dua sebesar 25 persen, saat progress pembangunan mencapai topping off yang diperkirakan akhir Desember 2018 nanti. Kemudian tahap tiga yakni pelunasan sebesar 50 persen saat serah terima apartemen One Residence pada Desember 2019.

“Jadi Konsumen hanya akan membayar angsuran sesuai dengan progress yang terjadi di lapangan,” ujar Chief Project Marketing PT Indonesian Paradise Property Tbk, Reagan Halim.

One Residence sebagai apartemen pertama dan satu-satunya di kota Batam yang terletak di pinggir laut kota Batam dan bersebelahan dengan Terminal International Ferry Batamcentre.

“Hal tersebut membuat apartemen satu menara ini memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh apartemen lain di Kota Batam,” jelasnya.

Mulai dari akses internasional mudah berjarak 40 menit dengan negara Singapura. Pengalaman tinggal di One Residence setinggi 32 lantai ini akan semakin spesial karena 60 persen dari 331 unitnya serta area plaza memiliki pemandangan langsung ke laut.Sehingga apartemen One Residence sangat diminati warga kota Batam serta warga dari kota lainnya di Indonesia seperti Jakarta, Jambi dan Pekanbaru.

“Terbukti penjualan sudah mencapai 80 persen, hal inilah yang membuat kami selaku developer terus mengejar pembangunan agar dapat melakukan serah terima kepada customer pada Desember 2019,” kata Reagan.

PT Indonesian Paradise Property Tbk merupakan pengembang yang mengembangkan dan mengoperasikan berbagai properti yang menjadi iconic lifesty destinations di kota-kota besar di Indonesia. PT Indonesian Paradise Property Tbk beserta anak-anak perusahaannya bernaung dalam The Paradise Group.

Dimana portofolio bisnis The Paradise Grup sebagian besar terdiri dari hotel, shopping centers, apartemen, dan perkantoran. Portofolio shopping center terdiri dari mall- mall berkonsep mewah dengan konsep gaya hidup modern yang berada di Jakarta, Bandung, dan Bali.

Sedangkan portofolio hotel yang dimiliki The Paradise Group terdiri dari 1.900 kamar mulai dari hotel bisnis bintang-2 hingga hotel mewah bintang-5 yang tersebar di Jakarta, Bali, Batam, dan Yogyakarta.

“Saat ini The Paradise Group sedang memperluas bisnisnya di tiga kota di Indonesia yang sebelumnya belum pernah dimasuki, yaitu Bogor, Balikpapan dan Makassar,” tutupnya.(ocu)

 

Pemko Batam Tata Saluran Air di Titik Rawan Banjir

0
Wali Kota Batam Muhammad Rudi meninjau pelaksanaan goro di Winsor dalam rangka Hari Peduli Sampah NAsional, Sabtu (21/4) F. Yulitavia/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam melakukan penataan drainase di samping Hotel 89 dan Pasar Penuin, Lubukbaja. Pengerjaan penataan gorong-gorong ini dilakukan guna mengentaskan permasalahan banjir di wilayah tersebut.

“Selain pelebaran jalan, kami juga menata drainasenya,” sebut dia, Sabtu (21/4).

Saat ini pengerjaan sudah berjalan 38 persen. Sebelumnya sudah ada dua jalur box culvert yang dipasang, tahun ini ditingkatkan menjadi tiga jalur agar bisa menampung lebih banyak air.

“Jadi saat debit air meningkat tidak meluap ke jalan,” ujarnya.

Pelebaran drainase ini disejalankan dengan pelebaran jalan simpang apartemen Harmoni hingga simpang Baloi Center yang pengerjaanya sudah dimulai tahun lalu.

“Ini merupakan pengerjaan lanjutan. Jadi antara jalan dan drainase keduanya diperbaiki,” lanjutnya.

Selain kawasan Lubukbaja, Dinas BMSDA juga melakukan pelebaran jalan di beberapa titik lainnya. Seperti di depan Edukits Batam Centre. Tepatnya jalur penghubung antara Flyover Simpang Jam dengan Simpang BNI Sei Panas.

Untuk jalur ini, proses yang sedang berlangsung yakni pengaspalan. Yumasnur mengatakan pekerjaan sudah berjalan 35 persen setelah dibeton.

“Kalau pengaspalannya selesai, itu sudah 50 persen,” ujarnya.

Jalur depan Edukits ini dibangun empat dan lima lajur. Dan rencananya dilanjutkan tahun depan. Karena sepanjang jalan itu akan dibuat menjadi enam lajur.

“Sekarang itu kan ada yang empat ada yang lima lajur. Tahun depan kita lanjutkan lagi, dijadikan enam lajur semua,” tutup Yumasnur (yui)

BNNP Kepri Panggil Orangtua Korban Narkoba

0
Di sini remaja bisa cicipi sabu.

batampos.co.id – Kepala BNNP Kepri Richard Nainggolan meminta orangtua dari sembilan remaja positif menggunakan sabu, yang terjaring dari penggerebekan yang dilakukan Senin (16/4), di Bengkong, untuk menyambangi kantornya di Nongsa.

Karena hingga kini, masih dua orang tua yang datang ke kantor BNNP Kepri.

“Kedatangan orangtua ini untuk menjamin. Kami ini berupaya menyelamatkan anak-anak ini dari ketergantungan narkoba, namun orangtuanya beberapa masih belum datang,” kata Kepala BNNP Kepri, Richard Nainggolan, Sabtu (21/4).

Saat ini, kata Richard pihaknya ingin menyembuhkan anak-anak tersebut. Karena dinilai masa depan mereka masih panjang dan berhak untuk hidup lebih baik lagi. “Satu orang terdampak kami tangani secara serius,” ucapnya.

Untuk anak-anak yang orangtuanya tidak datang, Richard telah meminta bantuan dari Pemko Batam. Dan dari pihak Pemko Batam menyambut baik hal ini.

“Kalau mereka menjalani rehabilitasi rawat jalan, tak ada tempat pulang. Lagian kalau dilepas begitu saja, belum tentu mereka balik ke sini. Nanti anak-anak ini kami titipkan ke Pemko Batam, hingga proses rehabilitasinya selesai,” ucapnya.

Terkait dengan himbaunnya kepada orangtua di daerah sekitaran Bengkong, untuk melakukan tes urine terhadap anaknya yang pernah datang ke kedai sabu, milik A di Bengkong. Richard menuturkan masih belum ada yang datang. “Hingga kini belum ada, tapi pintu kami tetap terbuka. Karena kami ingin menyelamatkan generasi-generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Padahal untuk melakukan tes urine atau pengamatan prilaku anak, apakah mengkonsumsi narkoba atau tidak ini, kata Richard tidak dipungut biaya. “Gratis, kami jamin tak akan ada hukuman kalau terbukti positif. Malah mereka mendapatkan pengobatan,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan sembilan remaja yang terdiri dari 7 orang laki, dua perempuan itu, terjaring saat penggerebekan yang dilakukan BNNP Kepri, Senin (16/4) lalu. Saat itu petugas juga mengamankan bandar narkoba kelas teri, A, dengan barang bukti 0,70 gram.
Praktik jual sabu eceran, siap pakai ini sudah dijalani A sejak dua tahun belakangan. Pembeli sabu dari A ini kebanyakan dari kalangan remaja.

“Kami menduga praktik serupa masih ada ditempat lainnya, kalau ada hal-hal mencurigakan segera laporkan ke BNNP Kepri atau kepolisian,” ungkapnya. (ska)

Pengemis Anak Resahkan Warga

0
Pengemis di jembatan penyeberangan.
foto: yulianti / batampos

batampos.co.id – Sejumlah warga mengeluhkan masih maraknya pengemis di bawah umur yang berkeliaran di kawasan Nagoya-Jodoh. Bahkan, sang anak yang masih usia sekolah kerap memaksa warga agar memberi mereka uang.

Seperti yang terlihat di perempatan Jalan Imam Bonjol Nagoya,Lubukbaja, kemarin. Beberapa anak tampak turun ke jalan dan menyanyikan sebuah lagu degan tepukan tangannya. Belum selesai lagu itu dinyanyikan, mereka meminta uang kepada pengendara. Bahkan, mereka berani menarik baju warga yang tengah berada diatas motor.

“Mereka maksa minta uang dan pakai tarik-tarik baju. Bahkan ada mobil yang dipukul karena tak kasih uang,” terang Sofyan warga Pelita, kemarin.

Menurut dia, anak-anak tersebut hampir tiap hari mangkal diperempatan jalan. Bahkan, ia sampai hafal wajah anak-anak tersebut.

“Cuaca sedang panas saja mereka turun, apalagi hujan. Padahal orang tuanya duduk santai di pinggir jalan mengawasi mereka,” jelas pria berusia 23 tahun ini.

Hal senada dikatakan Gusti yang juga kerap melihat anak-anak mengemis diperempatan jalan. Menurutnya, selain mengemis di pinggir jalan, sang anak-anak juga mendatangi kedai makanan untuk meminta uang kepada warga yang tengah makan.

“Mereka masuk dan minta uang untuk makan. Pas ditawari makan, mereka minta bungkus,” imbuh Gusti.

Ia mengaku kasihan pada sang anak, namun disatu sisi ia kesal dengan orang tua yang menjadikan anaknya tameng pencari uang. Padahal anak yang mengemis itu banyak yang belum mengerti apa-apa.

“Usianya ada yang masih 4 tahunan. Tak mungkin mereka mengemis kalau bukan karena disuruh orang tua,” jelas Gusti.

Kasi Trantib Satpol PP Batam Imam Tohari tak membantah masih banyaknya anak dibawah umur yang berkeliaran mengemis. Bahkan menurutnya, sejumlah anak sudah sering diamankan dan diserahkan ke Dinsos.

“Tugas kami mengamankan dan menyerahkan ke Dinsos. Mereka yang kami amankan juga sudah sering keluar masuk dinsos, ada datanya,’ imbuh Imam.

Menurut Imam, pengemis anak yang ditangkap sepertinya tak memiliki efek jera saat diamankan. Sebab, usia diamankan beberapa hari mereka kembali turun ke jalan.

“Saya juga kurang tahu persis seperti apa pembinaan di Dinsos. Setahu saya, setelah dibina beberapa hari, anak-anak itu kembali turun ke jalan,” jelas Imam. (she)

Aceh Promosikan Kopi Gayo hingga ke Seattle, Amerika Serikat

0

batampos.co.id – Global Specialty Coffee Expo (GSCE) 9-22 April di Seattle, Amerika Serikat menjadi ajang Pemerintah Aceh mempromosikan Serambi Mekkah di tingkat global.

Delegasi Pemerintah Aceh terdiri dari Gubernur Aceh, Bupati Gayo Lues, Bupati Bener Meriah, Kadisbudpar Aceh, Kadis PMPTSP Aceh, pengusaha kopi, petani kopi hingga barista juga dilibatkan untuk menghadiri expo internasional tersebut.

Pada kesempatan ini, Aceh dengan segala potensi alamnya mulai industri pariwisata, agroindustri (kopi), energi dan infrastruktur serta Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Sabang serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, Lhokseumawe ikut diperkenalkan kepada masyarakat dunia.

“Saya memimpin langsung delegasi Aceh pada acara Global Specialty Coffee Expo (GSCE) 2018, selain mempromosikan kopi Gayo yang sudah mendunia dengan segala cita rasa yang unik, juga memperkenalkan para investor berbagai peluang investasi di Aceh melalui forum yang dikemas khusus oleh KBRI di Washington DC Indonesia – USA Business Forum: Aceh Investment Opportunities,” ungkap Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.

Menurut Irwandi, GSCE menjadi salah satu expo kopi internasional yang sangat strategis, tidak hanya memperkenalkan kopi asal Aceh dengan dengan segala keunggulannya, di expo ini pula pengunjung dan peserta yang terlebih dapat langsung merasakan langsung kenikmatan kopi Arabika Gayo yang diracik khusus oleh barista di stand kopi Aceh – Indonesia sembari mengenalkan branding pariwisata “The Light of Aceh”.

“Masyarakat dan Pemerintah Aceh khususnya pelaku industri kopi Aceh patut berbangga karena kopi asal Aceh dengan branding “Green Mountain Organic Kopi, Aceh – Sumatera” sudah beredar luas di beberapa pusat perbelanjaan atau mall besar di Amerika. Hal ini menjadi indikator bahwa kopi dari Aceh sudah dikenal dan disukai masyarakat global. Kita harus maksimalkan produk kopi Gayo di pasar global dengan selalu menjaga kualitasnya,” pungkas Irwandi. (*)