Pasangan suami-istri Kateri dan Jay Schwandt memiliki anak yang banyak.
Ya, sejumlah itulah anak pasangan asal Rockford, Amerika Serikat, tersebut. Dan, semuanya laki-laki! Sebagaimana dilaporkan Grand Rapids Press dan dikutip Associated Press, anak ke-14 mereka lahir Rabu (18/4) lalu.
Kateri dan Jay mengaku sengaja tak ingin tahu apa jenis kelamin si calon bayi. Tapi, awal tahun ini, Jay sudah memprediksi, meski dirinya dan sang istri ingin memiliki anak perempuan, kemungkinan baby nomor 14 itu tetap cowok lagi.
Uniknya ia dari tahun ke tahun keluarga ini menjadi bahan berita. Coba cek dengan kata kunci kedua nama mereka di mesin pencari.
Kateri mengaku senang-senang saja punya anak banyak (sekali). Sebab, dia juga berasal dari keluarga besar (sekali). Empat belas bersaudara. Jadi, sangat mungkin Kesebelasan Schwandt masih punya pemain cadangan keempat, kelima, keenam… (*/c17/ttg/JPG)
batampos.co.id – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri membenarkan saat ini banyak kredit macet (non performing loan/NPL) di sejumlah perbankan di Kepri, khususnya Batam. Bahkan, meski trennya menunjukkan penurunan, namun NPL-nya masih tinggi karena melewati ambang batas 5 persen.
Data BI menunjukkan rasio NPL berdasarkan lokasi proyek pada triwulan terakhir 2017 tercatat sebesar 5,07 persen. Lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya sebesar 5,23 persen. Tapi angkanya masih di atas 5 persen.
Jika dilihat dari kategori bank, kredit macet paling banyak terjadi di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Syariah. Sementara bank umum masih terbilang normal karena masih di bawah NPL.
NPL BPR pada triwulan II 2017 tercatat 6,37 persen. Kemudian naik di triwulan III 2017 menjadi 7,18 persen. Lalu turun sedikit di triwulan keempat 2017, menjadi 5,62 persen.
Sementara, rasio pembiayaan bermasalah atau nonperforming financing (NPF) pada perbankan syariah jauh tinggi. Pada triwulan II 2017 tercatat 17,2 persen. Triwulan III 16,8 persen, dan Triwulan IV tercatat 10,3 persen.
Sedangkan NPL bank umum pada triwulan II 2017 tercatat 2,70 persen. Triwulan III naik menjadi 3,31 persen. Triwulan IV turun sedikit menjadi 3,27 persen.
BI juga mencatat total kredit yang disalurkan perbankan di Kepri pada triwulan IV mencapai Rp 47,842 triliun. Kredit konsumsi tercatat porsinya paling besar, yakni 34,86 persen. Nilainya mencapai Rp 16,677 triliun.
“Kredit konsumsi mengalami perbaikan karena tumbuh sebesar 7,70 persen dibanding triwulan sebelumnya yang hanya tumbuh 6,09 persen,” kata Kepala BI Kantor Perwakilan Kepri, Gusti Raizal Eka Putera, Kamis (19/4) lalu.
Dari angka tersebut, penyaluran kredit konsumsi terbesar adalah KPR sebesar 44,22 persen dengan nilai Rp 7,374 triliun. “KPR mencatatkan pertumbuhan yang lebih baik pada triwulan IV 2017 sebesar 3,37 persen,” katanya lagi.
Namun tidak dipungkiri Gusti, Kepri yang masih menuju masa pemulihan dihadapkan pada kenyataan pelemahan ketahanan sektor rumah tangga di tengah pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2017. Hal ini tercermin dari hasil survei konsumen, dimana tingkat keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini berada di level pesimis.
“Memang ada kenaikan, tapi masih di level pesimis. Kondisi ini membuat rumah tangga cenderung menahan konsumsi dan menyimpan dananya di perbankan untuk mengantisipasi kondisi ekonomi ke depan,” jelasnya.
Seorang warga melihat rumah kosong di Tanjunguncang, Batuaji akibat kredit macet. | Dalil Harahap/Batam Pos
Restrukturisasi Kredit
Di tempat terpisah, kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Kepri Iwan M. Ridwan mengatakan tingginya angka kredit macet perumahan di Batam tidak lepas dari penggunaan fasilitas kredit. Debitur saat pengajuan kredit terlalu memaksakan dengan plafon tinggi, sehingga ketika usahanya mulai menurun menjadi tertekan sehingga sulit mencari jalan keluar.
Namun, penyelamatan kredit macet bisa dilakukan lewat jalur negosiasi. Sikap kooperatif debitur pada kreditur bank yang bersangkutan merupakan modal utama guna menyelesaikan kredit macet tersebut.
“Negosiasi bisa dilakukan. Kembali lagi kepada debiturnya. Apakah memiliki iktikat yang baik menyelesaikan atau tidak,” kata Iwan, Kamis (19/4).
Diakuinya, ketika mengalami usaha atau bisnis yang menurun, beban untuk menyelesaikan kredit perbankan tentu makin berat. Maka sebaiknya segera berkoordinasi dengan pihak perbankan. Di situ ada negosiasi, baik lewat restrukrisasi atau perubahan sebagian atau seluruh persyaratan kredit.
Restrukturisasi meliputi perubahan jadwal pembayaran, jangka waktu (plafon kredit) atau persyaratan lainnya. Di sini bank bisa mengubah struktur kreditnya. “Katakanlah dari kredit berjangka menjadi kredit angsuran dengan besarannya disesuaikan dengan kemampuan nasabah,” katanya.
Sepanjang masih ada komunikasi yang baik, Iwan yakin negosiasi bila dilakukan dan kredit macet bisa dicegah. Tapi jika komunikasi terputus dan dipanggil kreditur (bank) tak pernah hadir, di situ sisi repotnya.
Ia menambahkan, sekarang ini permasalahannya bukan bank merugikan nasabah. Bank juga punya tanggungjawab pada nasabah mereka. Namun di sisi lain, kreditur menuntut dapat kredit, sementara fungsinya intermediasi.
“Bayangkan saja punya tabungan tidak dibayar bank. Terus dijawab oleh pihak bank, bank gunakan uang tabungan nasabah untuk kredit perumahan. Marah gak nasabah lain, jelas akan menuntut hak mereka,” jelas Iwan.
Terkait kredit macet ini, ia mengakui ada masyarakat yang melapor ke OJK. Terutama minta kejelasan dan sekaligus cara untuk menyelesaikan.
“Sebenarnya tergantung kedua belah pihak. Kalau dari sisi perlindungan konsumen kami akan mengklarifikasi, kalau ada hal yang menyimpang kita sampaikan langsung ke pihak bank. Karena di Batam selain BPR, rata-rata kantor cabang, kita sampaikan ke kantor induknya,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya mengaku akan terus memantau kredit macet perbankan di Kepri khususnya Batam. Salah satu caranya meminta perbankan menekan angka kredit macet itu. Pemberian kredit harus menerapkan prinsip kehati-hatian serta menurunkan rasio pembiayaan bermasalah.
“Harus ada upaya menurunkan Rasio Non-Performing Loans. Ini paling penting,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, ada ratusan kredit properti di sejumlah bank yang macet sehingga terpaksa disita bank. Salah satunya di BTN yang memang paling besar menyalurkan kredit kepemilikan rumah (KPR) ke masyarakat. Ironisnya, ketika properti yang disita itu masuk ke pelelangan, baik di tingkat bank, maupun melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), pembelinya sepi, sehingga terpaksa lelang ulang. Di saat bersamaan, banyak properti yang di sita bank itu kondisi fisiknya sudah rusak, sehingga nilai jualnya makin menurun.
Kondisi tersebut terjadi tak terlepas dari ekonomi Kepri, khususnya Batam yang merosot tajam dua tahun terakhir dan belum puluh hingga saat ini.
*Optimis Membaik
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Batam Achya Arfan masih yakin bisnis properti akan membaik. Ditandai dengan proses transaksi yang akan meningkat pesat.
Achyar menyebutkan, di antara faktor utama penyebab meningkatnya transaksi properti adalah pemangkasan syarat IPH oleh BP Batam. Dari yang sebelumnya 17 syarat menjadi hanya empat syarat.
“IPH sudah dipangkas syaratnya, maka transaksi properti akan berjalan lancar dan setoran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPTHB) akan lancar juga,” paparnya.
Ia menyebutkan, semua pihak harus komitmen mendukung dan mendorong bangkitnya sektor properti, khususnya di Batam. Sebab jika industri properti tumbuh positif, maka akan ada 174 industri pendukung lainnya yang juga akan ikut bergerak.
“Selama manusia terus bertambah, maka kebutuhan akan rumah akan terus selalu ada,” katanya.(leo/rng/nur)
DIVA pop Indonesia Krisdayanti berduet dengan Marcell dalam acara Glorious Spring yang digelar One Residence di Harris Hotel Batamcenter, Jumat (20/4). Dalam acara tersebut pengembang menawarkan ragam promo dan kemudahan untuk pembelian apartemen premium One Residence. | Febby Anggieta Pratiwi/Batam Pos
batampos.co.id – PT Reztan Indonusa memberikan beragam kemudahan bagi para calon konsumennya untuk memiliki apartemen premium yang tengah dikembangkan, One Residence. Selain payment by progress, anak perusahaan PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) ini juga menawarkan cara bayar cicilan hingga 48 kali.
Chief Project Marketing PT Indonesian Paradise Property Tbk, Reagan Halim, mengatakan program payment by progress yakni pembayaran sesuai dengan progres pembangunan. Jika mengikuti promo ini, konsumen cukup membayar uang muka di awal sebesar 25 persen dari harga. Selanjutnya 25 persen lagi dibayar saat topping off, dan sisanya 50 persen lagi dibayar saat serah terima unit tahun depan.
“Hanya kami satu-satunya developer yang berani menawarkan promo payment by progress ini,” ujar Reagan Halim saat ditemui di Hotel Harris Batam Center, Jumat (20/4) malam
Selain itu, calon konsumen juga bisa membayar Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dengan cara mencicil hingga 48 kali. “Dan khusus pembelian selama April, kami berikan hadiah smart watch. Penawaran ini berlaku hingga 31 April,” sebutnya.
Apartemen One Residence akan dibangun di atas lahan seluas 3.900 meter persegi di pusat Kota Batam. Apartemen One Residence terdiri dari dua tipe, yakni tipe dua kamar tidur, dan tiga kamar tidur. Baru-baru ini One Residence kembali menghadirkan tipe terbaru The Garden House.
The Garden House ini merupakan unit apartemen yang ditawarkan bernuansa rumah. Satu unit apartemen tipe Garden House ini terdiri dari dua lantai dengan tinggi siling 5,7 meter.
“Unit kita terbatas hanya lima unit saja, jadi jangan sampai kehabisan,” ujar Reagan.
Untuk mempromosikan program kemudahan ini, pihak pengembang menggelar acara dengan menghadirkan penyanyi papan atas Indonesia, Krisdayanti dan Marcell, di Hotel Haris Batamcenter, Jumat (20/4) malam. Acara tersebut sekaligus sebagai apresiasi kepada para konsumen dan calon konsumen One Residence.
Acara tadi malam dibuka dengan penampilan Marcell yang membawakan salah satu lagu andalannya, Semusim. Suasana semakin meriah ketika Marcell dan Krisdayanti berduet menyanyikan lagu Hanya Memuji. (ocu)
batampos.co.id – Insiden jatuhnya helikopter yang disewa PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (20/4) mengungkap fakta baru. Perusahaan tersebut mempekerjakan sedikitnya 3.000 warga negara (WN) Tiongkok.
“Untuk karyawan Tiongkok berkisar antara 2.500 hingga 3.000 orang,” kata Koordinator Media Relation PT IMIP Dedy Kurniawan, kemarin.
Terkait banyaknya pekerja asal Tiongkok ini, Dedy menyebut wajar karena PT IMIP merupakan perusahaan patungan antara Tsingshan Group Tiongkok dan Bintang Delapan Group Indonesia. Meski jumlahnya mencapai 3.000 orang, namun pekerja asal Tiongkok di IMIP ini masih sedikit jika dibandingkan dengan pekerja asal Indonesia.
“Data terakhir sampai dua hari lalu, jumlah pekerja Indonesia mencapai 21.662 orang,” ujarnya.
Dedy mengatakan, semua pekerja Tiongkok itu masuk secara ilegal. Termasuk enam WN Tiongkok yang diangkut helikopter yang jatuh kemarin. Keenam WN Tiongkok itu masuk ke Indonesia secara resmi. Namun mereka bukan bagian dari PT IMIP.
Dedy menjelaskan, keenam WN Tiongkok yang naik helikopter nahas tersebut merupakan karyawan sebuah rumah produksi (production house) di Tiongkok. Mereka datang ke IMIP untuk membuat vidio dokumenter tentang IMIP.
“Semacam company profile perusahaan-perusahaan Tiongkok yang ada di sini,” katanya.MIP)
Dia menambahkan kedatangan keenam kru rumah produksi dari Tiongkok ini atas permintaan investor dari Tiongkok, bukan PT IMIP. “Kami PT IMIP hanya fasilitator. Kan kebetulan yang beroperasi di dalam kawasan kami ini kan para investor-investor Tiongkok. Begitu,” jelasnya.
Dikutip dari situs resmi PT IMIP, awalnya Shanghai Decent Investment (Group) Co Ltd bekerja sama dengan PT Bintang Delapan Investama mendirikan PT Sulawesi Mining Investment (SMI) di Indonesia. Pada 2009, mulai dilakukan pengembangan terhadap tambang nikel seluas hampir 47.000 hektare di Kabupaten Morowali.
Pemegang saham terbesar di PT IMIP adalah Shanghai Decent Investment (Group) 49,69 persen, diikuti PT Sulawesi Mining Investment 25 persen, dan PT Bintang Delapan Investama 25,31 persen.
Temuan banyaknya tenaga kerja asing (TKA) di PT IMIP ini membuat DPR semakin semangat membentuk Panitia Khusus Tenaga Kerja Asing (Pansus TKA). Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay menyebut rencana pembentukan pansus tersebut merupakan usulan serius. Sebab menurut dia, selain di IMIP saat ini banyak TKA non skill yang bekerja di proyek-proyek investasi asing di daerah lainnya di Indonesia.
“Menurut informasi banyak TKA di daerah,” kata Saleh, Jumat (20/4).
Saleh menjelaskan, nantinya pansus ini akan menyelidiki penggunaan TKA di Indonesia saat ini. Saleh menyampaikan pemerintah tidak perlu khawatir dengan pembentukan pansus. Sebab jika nanti hasil monitoring tidak ada TKA bekerja di level bawah, pansus akan menyampaikan ke masyarakat apa adanya.
’’Niatnya untuk memperbaiki sistem ketenagakerjaan di Indonesia,’’ jelas politikus PAN itu.
PARA pekerja PT IMIP menyaksikan helikopter yang jatuh di area perusahaan tambang tersebut di Morowali, Sulawesi Selatan, Jumat (20/4/2018).
Saleh menambahkan, pada 2016 lalu Komisi IX DPR telah membentuk panitia kerja (panja) untuk meneliti keberadaan TKA. Khususnya yang dikabarkan bekerja di daerah-daerah. Hasil dari panja itu menyimpulkan ada lima poin rekomendasi. Di antaranya adalah menambah penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) untuk pengawasan di Kementerian Ketenagakerjaan. Kemudian juga membentuk satuan tugas (satgas) penanganan TKA ilegal.
Namun rekomendasi panja Komisi IX itu belum direspon pemerintah. “Sehingga wajar jika parlemen ingin menaikkan fungsi pengawasannya dari membentuk panja menjadi pansus,” katanya.
Sementara pihak Istana menegaskan Pansus TKA tidak perlu dibentuk.
Sebab menurut Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, munculnya ide pansus hanya karena ada kesalahpahaman dalam menilai terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga kerja Asing (TKA). Padahal, perpres tersebut sama dengan sebelumnya dalam hal kualifikasi TKA yang bisa masuk.
“Hanya yang dilakukan revisi adalah persoalan administrasinya,” ujarnya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (20/4).
Dia mencontohkan, tadinya, proses administrasi masuknya TKA tidak dibatasi waktu. Sehingga prosesnya bisa memakan waktu sangat lama. Di perpres baru waktunya dibatasi sehingga prosesnya lebih cepat.
“Persyaratan secara substansi (sama), TKA itu harus menduduki pekerjaan yang memiliki skill,” imbuhnya. Oleh karenanya, dia menegaskan pansus tidak perlu dibentuk. Pemerintah siap menyampaikan klarifikasi dan penjelasan ke dewan.
Moeldoko menambahkan, persoalan TKA ilegal memang jadi tantangan. Bukan hanya di Indonesia, tapi di seluruh dunia. Saat ini, pemerintah juga tengah berupaya menyelesaikannya.
“Di Amerika yang canggih tenaga ilegalnya banyak, tenaga kerja ilegal dari Indonesia di malaysia juga banyak,” tuturnya.
Pernyataan senada disampaikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Sebelum berfikir ke pansus, dia meminta legislator untuk belajar dan memahami perpres tersebut. “Itu memperpendek prosesnya (administrasi) saja, tapi kalau tidak memenuhi syarat ya tidak bisa,” ujarnya di Istana Kepresidenan, Bogor.
Sebelumnya, wacana Pansus TKA awalnya dilontarkan oleh wakil ketua DPR fraksi Gerindra Fadli Zon. Wacana tersebut kemudian mendapat dukungan dari koleganya Fahri Hamzah. Keduanya menilai, terbitnya perpres membuat tenaga lokal semakin sulit. Di sisi lain, diperlukan penyelidikan untuk menyelesaikan kasus TKA ilegal yang dilaporkan terjadi di sejumlah daerah. (far/wan/JPG)
batamps.co.id – Wairjen TNI Marsda TNI Sri Pulung D., S.E., M. Mgt., Stud berkunjung ke Batam Jum’at (20/4/2018).
Ia ke Batam untuk menyampaikan Entry Briefing Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Inspektorat Jenderal (Itjen) TNI Periode II TA 2018 di Ruang Rapat Mako Lanal Batam.
Wairjen TNI dalam kesempatan tersebut memberikan sambutan antara lain dengan beberapa penekanan terkait dengan peningkatan SDM Prajurit TNI untuk menghadapi kemajuan teknologi, mencegah terjadinya korupsi, kolusi dan nepotisme di lingkungan TNI serta menciptakan birokrasi yang bersih dari KKN dalam tubuh TNI.
Sedangkan Danlantamal IV dalam sambutannya antara lain menyampaikan, selaku tuan rumah menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi atas kedatangan Bapak Wairjen TNI beserta tim wasrik yang akan melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan di Lanal Batam, serta diharapkan apa yang dilaksanakan oleh tim wasrik akan dijadikan sebagai bahan acuan untuk menuju kearah perbaikan, sehingga dapat meningkatkan kinerja bagi obyek wasrik.
Kegiatan entry briefing Wasrik Itjen TNI tersebut dihadiri antara lain, Danlantamal IV Laksma TNI R. Eko Suyatno, SE, MM., Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema S. Sos., Irbin Itjen TNI Marsma TNI Syamsunasir, Asrena Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Robertus, Danlanal Batam Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan, S.H., Ketua Tim Wasrik Itjen TNI beserta anggota, Palaksa dan Perwira Staf Lanal Batam.
Wairjen TNI juga menyempatkan diri untuk mengunjungi salah satu Pulau Terluar di wilayah Batam yaitu Pulau Nipa, dimana di Pulau tersebut terdapat Posal Pulau Nipa. Dengan menggunakan Kal Mapor WFQR Lantamal IV Wairjen TNI berangkat dari Pel. Batu Ampar menuju Pulau Nipa dengan didampingi Danlantamal IV, Danrem 033/WP, Danlanud TPI, Danlanal Batam, Pasintel dan Pasprogar Lanal Batam.
Kedatangan di Posal P Nipa sambut oleh Dan Posal Pulau Nipa Lettu Laut (P) Agus Mulyanto beserta anggota Posal, dilanjutkan dengan kegiatan peninjauan fasilitas yang ada di Posal Nipa, pemberian tali asih dari Wairjen TNI dan diterima oleh Dan Posal P Nipa serta diakhiri dengan penanaman pohon untuk penghijauan. (rilis)
batampos.co.id – Kecelakaan kembali terjadi di Jalan S Parman, tepatnya di depan Perumahan Nusa Indah, Seibeduk, Jumat (20/4) sekitar pukul 20.00 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan pengendara motor BP 29XX HE dan Mobil Honda Yaris BP 16XX FY.
Belum diketahui penyebab pasti kecelakaan tersebut, namun diduga, pengendara motor yang belum diketahui identitasnya tersebut tidak melihat adanya mobil yang hendak memutar di putaran U yang berada di simpang Perumahan Nusa Indah.
“Kondisi jalan kan cukup gelap. Soalnya lampu jalan belum ada,” ujar Firdaus saksi mata.
Akibatnya, pemotor perempuan itu langsung menabrak mobil berwarna perak tersebut dari arah samping kiri.
“Dia mau mutar entah mau masuk ke dalam Perumahan Nusa Indah atau gimana saya tak tahu,” katanya.
Akibatnya kejadian itu, pengendara motor mengalami luka parah pada bagian kepala, sementara kaca pintu bagian kiri hancur.
“Korban langsung dilarikan ke RS Casa, yang bawa mobil yang ditabrak itu,” jelasnya.
Sementara kejadian tersebut menimbulkan kemacetan. Pengendara yang lewat ramai melihat kejadian tersebut. (une)
Sejumlah pekerja sedang menambang pasir di sekitar dam Tembesi. Tambang pasir ilegal yang berada di hutan lindung ini merusak dam dan daerah tangkapan air. | Alfian/ Batam Pos
batampos.co.id – Alat berat eskavator kembali beroperasi di tambang pasar ilegal di sekitar dam Tembesi, Jumat (20/4). Bukan hanya untuk memuat pasir ke dalam truk yang sudah antri mengangkut pasir, tetapi ikut juga mengeruk tanah dari perut bumi.
“Alat berat itu sudah sejak seminggu lalu ada di sana. Kalau tidak ada itu, akan lama kerjanya,” ujar Wasyim, warga yang sedang berkebun di sekitar dam Tembesi.
Ia mengaku menyaksikan penertiban yang dilakukan BP Batam bulan lalu. Dan ia juga melihat sehari sebelumnya, alat berat yang ada di sana meninggalkan lokasi tambang.
“Saya tiap hari di sini, pasti taulah kegiatan di sini. Bulan lalu waktu razia, waktu penambang lari dikejar Ditpam saya lihat juga,” katanya.
Dari pantuan Batam Pos, kemarin, puluhan truk keluar masuk dam Tembesi dengan bebas. Satu per satu mengantre di dekat tumpukan pasir yang masih basah. Suara mesin dompeng bersahut-sahutan di area tangkapan air tersebut.
Anggota komisi III DPRD Kota Batam Jefri Simanjuntak menyayangkan penambangan pasir ilegal yang masih terus berlanjut tersebut. Seakan kebal hukum, truk pengangkut pasir dan alat berat dengan santainya beroperasi di sana.
Menurut politikus dari PKB tersebut, harusnya ketegasan pemerintah Kota Batam lewat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bisa menghentikan kegiatan yang sudah merugikan negara ratusan milair rupiah tersebut.
“Banyak masalah yang terjadi di sana. Kenapa DLH hanya diam saja. Kalau ada masalah di atas lahan tersebut apakah itu bukan masalah Pemko” katanya.
Bahkan ia menuding ada pihak atau orang besar dibalik penambangan pasir tersebut. Selain beroperasi di hutan lindung, letaknya juga sangat dekat dengan jalan raya.
“Ini sudah belasan tahun beroperasi, tak mungkin BP Batam dan Pemko Batam tidak mengetahuinya. Lalu kenapa penindakan sangat minim. Bisa jadi karena Bapelitbang memang tidak ada keseriusan,” katanya.
Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto beberapa waktu lalu juga tegas meminta penegak hukum untuk menghentikan penambangan pasir ilegal. Hukum yang berlaku harus ditegakkan. Penambangan pasir tersebut hanya menguntungkan segelintir orang tanpa memberikan kontribusi ke daerah.
“Bahkan hutan lindung rusak, dam juga berpotensi jebol. Kalau ada banjir atau bencana di sana, Pemko harus tanggungjawab,” katanya. (ian)
batampos.co.id – Konsesi ATB akan berakhir November 2020 mendatang. Lelang terbaru pengelolaan air bersih di Kota Batam rencananya akan dilakukan Nopember 2019 mendatang. Saat ini pihak BP Batam sedang melakukan penghitungan aset-aset ATB.
“Lelang konsesi dilakukan satu tahun sebelum konsesi ATB berakhir. Artinya baru dibuka tahun depan di bulan November. Sekarang ini, kita sedang menghitung ulang aset,” kata kepala kantor pengelolaan air dan limbah BP Batam, Binsar Tambunan, Jumat (20/4).
Setahun sebelum pelelangan ini, BP Batam bersama tim dari pusat harus menghitung ulang aset ATB. Penghitungan aset ini melibatkan tim dari kementerian keuangan, BPKP, Kementerian PUPR , ATB dan beberapa pihak lainnya.
“Jadi sesuai ketentuan setahun sebelum lelang konsesi, maka sudah harus clear semuanya. Saat pelelangan tidak ada lagi masalah,” katanya.
Menurut Binsar, sebelum konsesi dilelang, maka pengelolaan air bersigh Tembesi akan menjadi ujian. Di mana ada 20 perusahaan yang sudah menyatakan minatnya untuk mengelola dam Tembesi dengan nilai proyek sekitar Rp 300-350 miliar.
“Jadi siapa yang menang dan mampu mengelola dam Tembesi ini, akan menjadi nilai tambah,” katanya.
Ia menegaskan 20 perusahaan yang ikut lelang pengelolaan dam Tembesi semuanya berminat ikut dalam konsesi ATB. “Makanya saya katakan kita lihat nanti di dam Tembesi,” katanya.
Sebelumnya kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan lelang dam Tembesi akan dilakukan sebelum konsesi ATB berakhir. Ia mengatakan puluhan perusahaan dari berbagai negara dipastikan akan ikut lelang.
“Mei ini akan mulai market sounding. Kita akan lihat siapa yang lebih siap,’ katanya.
Sementara itu, Enriqo Moreno Ginting, Manager Corporate Communication ATB belum bisa dimintai keterangannya terkait konsesi tersebut. Beberapa kali dihubungi yang bersangkutan tak menjawab.
Tetapi beberapa waktu lalu, ia tegas mengatakan bahwa ATB adalah perusahaan air bersih yang terkemuka di Indonesia yang ditunjukkan dengan performa dan penghargaan dari berbagai pihak. Terkait aset ia mengatakan bahwa investasi yang sudah ditanamkan ATB sudah hampir Rp 900 miliar. Bahkan sudah menyumbang pajak lebih dari Rp 700 miliar. (ian)
batampos.co.id – All New Ertiga sudah resmi mengaspal di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Mobil keluarga segmen MPV ini merupakan generasi kedua dari Suzuki Ertiga yang sudah hadir sejak tahun 2012 lalu. Rencananya pertengahan Mei mobil yang dikagumi Presiden RI Joko Widodo saat peluncuran di acara Indonesia International Motor Show (IIMS) yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4) lalu itu akan segera hadir ke daerah termasuk Kepri.
Batam Pos yang ikut menyaksikan peluncuran varian terbaru dari Ertiga itu berkesempatan menjejal kelajuan dan kenyamanan mobil pada acara test drive yang dipandu oleh pihak PT Suzuki Indomobil Motor.
Hadir dengan kabin yang lebih lebar sekitar 13 centimeter dari terdahulunya All New Ertiga terlihat nyaman sebagai mobil keluarga dengan daya muat tujuh penumpang. Roda yang dibekali ring velg 15 centimeter membuatnya cukup menyaman melintasi jalan rintang. Deretan polisi tidur yang sengaja dipasang di lokasi uji coba dapat dilalui dengan nyaman tanpa goncangan keras.
Interior bagian dalam mobil benar-benar memancarkan kesan yang kuat dan elegan dengan kabin yang lebih luas dari pendahulunya. Bagian dashboard juga tampak lebih mewah sebab dipahat lebih halus dan aksen corak kayu besar yang menawarkan keanggunan yang berkelas.
Eksterior luar Platform Heartec generasi terbaru tampil bedah dengan pendahulunya. Panjang bodi yang mencapai 130 mm itu terkesan mewah dengan gril depan yang tampak menawan dipadu garis bahu yang dinamis. Lampu depan mengusung proyektor HD yang lebih terang tentunya. Kaca spion mobil ini juga disematkan lampu sign. Lampu belakang kombinasi LED yang cukup terang namun tidak mengganggu pengguna jalan lain di belakangnya.
Yang lebih hebat lagi untuk tipe GX remote kontrol tidak perlu ditekan untuk membuka pintu mobil. Pengemudi atau pemilik mobil cukup menyimpan remote dalam kantor celana dan mendekatkan remote tersebut ke mobil pintu sudah bisa langsung dibuka. “Tapi harus jarak dekat,” ujar Emil Reza, pemandu di lokasi test drive.
Begitu juga saat berada di dalam mobil, remote kontrol ataupun kunci kontak tak perlu menempel pada bagian kunci kontak mobil. Cukup letakan saja di sekitar mobil, mesin mobil sudah bisa dihidupkan.
foto: eusebius / batampos
“Kalau misalkan saat keluar pengemudinya lupa mengambil remote dan kunci kontak, itu tidak masalah karena pintu tak akan ngelock (terkunci). Ada alarm pengingat juga,” ujar Emil lagi.
Bagian dashboard juga hadir dengan ventilator AC pada bagian bawah. Pengemudi atau penumpang bisa mendinginkan minuman atauapun makanan pada ruangan pendingin yang disediakan di dibawa dashboard tersebut.”Semacam lemari pendingin mini gitu,kata Reza.
Tidak itu saja, sebagai mobil keluaran terbatu, lampu speedometer All-New Ertiga ini bisa disetel terang atau gelap. Teknologi terbaru yang disematkan pada mobil diantaranya Electronic Stability Program (ESP). Teknologi ini untuk mengatur kecepatan mobil saat berada di tikungan. “Jika kekecencangan di belokan, mobil akan mengatur kecepatan sendiri agar tidak keluar jalur,” tutur Reza.
Untuk bagian keamanan mobil ini tentu dilengkapi dengan airbag seperti terdahulunya serta sistem automatic brake system untuk menjaga keseimbangan mobil saat terjadi rem mendadak.
Bagian dapur pacu All New Ertiga bermesin bensin K15 B yang lebih efisiensi bahan bakar ketimbang mesin K14B pada tipe terdahulunya. All- New Ertiga hadir dengan tiga tipe yakni GA,GL dan GX. Masing-masing tipe terdapat beberapa pilihan warna yakni Magna Grey Metallic, Glorus Brown Pearl Metallic, snow white pearl, radiant red pearl, silky silver metalic, burgundy red pearl dan cool black pearl metallic. (eja)