Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 12424

Sabu 647,74 Gram Direndam Air Panas

0
Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Nendra Madyatias disaksikan pihak pengadilan, jaksa dan BC memasukkan sabu ke dalam ember bersisi air panas. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Selain pemusnahaan ratusan unit ponsel oleh Kanwil Khusus DJBC , pada hari yang sama Satnarkoba Polres Karimun, kemarin (22/2) melakukan pemusnahan terhadap barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 647,74 gram dengan cara direndam menggunakan air panas. Barang bukti sabu sebanyak ini berasal dari penangkapan Edy Sofyan dan Alan Dani.

”Sabu yang dimusnahkan ini merupakan hasil penindakan yang dilakukan sejak Januari dan bulan ini. Untuk tersangka Edy Sofyan penangkapan dilakukan pada awal bulan ini di salah satu gang di Jalan Nusantara. Kemudian, untuk tersangka Alan Dani penangkapan dilakukan pada akhir Januari oleh petugas dari KPPBC TMP B Tanjungbalai Karimun.

Penangkapan dilakukan ketika Alan Dani yang datang dari Malaysia melalui pelabuhan internasional dan diketahui menyimpan sabu di dalam anus,” ujar Kabag Sumber Daya (Sumda) Polres Karimun, Kompol Elly Nazaruddin.

Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Nendra Madyatias menyebutkan, dari penangkapan kedua tersangka total barang bukti sebanyak 647,74 gram. ”Namun, dari jumlah barang bukti yang kita sita tersebut ada yang disisihkan untuk dijadikan barang bukti di pengadilan dan proses pembuktian laboratorium. Seperti, barang bukti milik tersangka Edy Sofyan jumlah yang kita sita itu sebanyak 506,74 gram. Kemudian, 23 gram kita ambil untuk keperluan pembuktian dan persidangan. Sehingga, sisanya 483,74 gram,” paparnya.

Dikatakannya, begitu juga untuk barang bukti milik Alan Dani yang jumlah awalnya 178 gram. Untuk dijadikan alat bukti di pengadilan dan sampel pemeriksaan laboratorium sebanyak 14 gram. Sisanya tinggal 164 gram. Sehingga, yang dimusnahkan itu seluruhnya menjadi 647,74 gram yang berasal dari kedua tersngka. Pemusnhakan yang dilakukan ini setelah mendapatkan persetujuan dari Pengadilan Negeri (PN) dan Kejasaan Negeri Tanjungbalai Karimun.

”Untuk nilai barang dari sabu tersebut sebenarnya tidak ada nilai, karena merupakan sampah dan barang yang dapat merusak mental penggunanya. Hanya saja, kalau dipasaran harga sabu-sabu sebanyak yang kita musnahkan itu bisa mencapai ratusan juta rupiah,” ungkapnya. (san)

973 Unit Ponsel Selundupan Dibakar

0
Pembakaran ratusan unit smartphone senilai Rp 1 miliar lebih oleh BC di halaman belakang Kanwil DJBC Khusus Kepri. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Kanwil Khusus DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun, kemarin (22/2) membakar ratusan unit smartphone atau ponsel pintar berbagai merek dan tipe yang merupakan hasil penindakan pada tahun lalu. Ratusan unit ponsel pintar tersebut berasal dari speedboat Senopati yang mengangkut ponsel tanpa dilengkapi dengan dokumen pabean resmi. Selain itu ribuan karung dan balpres yang merupakan pakaian bekas juga barang selundupan ikut dibakar.

”Untuk ponsel yang dimusnahkan ada beberapa merek yang jumlahnya sebanyak 973 unit. Diantaranya, ponsel pintar yang dimusnahkan dengan cara dibakar terdiri dari Iphone berbagai tipe yang jumlahnya 178 unit. Kemudian, ada Xiaomi berbagai tipe 733 unit dan Lenovo 62 unit. Diperkirakan nilainya mencapai miliaran rupiah. Ditambah lagi dengan smart watch sebanyak 277 unit,” ujar Kepala Kanwil Khusus DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun, Rusman.

Khusus untuk pembakaran pakaian bekas dalam bentuk balpres dan di dalam karung tidak bisa dilakukan seluruhnya. Sebab, jumlahnya cukup banyak, yakni 2.276 dan lokasi untuk membakarnya juga terbatas. Sehingga, pembakarannya dilakukan bertahap. Ada dilakukan di halaman bel;akang kantor dengan cara menggali lobang dan juga dibakar yang jauh dari pemukiman masyarakat. Seperti, pada beberapa hari lalu dibakar dekat Mako Brimob Subden Polda Kepri, Sememal, Kecamatan Tebing.

”Seperti sama-sama dilihat tadi, ikut dimusnahkan dengan cara dibakar cukup banyak. Bahkan, makanan dan minuman serta aksesoris ponsel juga dibakar. Semuanya itu merupakan barang hasil penindakan yang melanggar pasal 102 Undamng-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Kepabeanan. Kemudian, khusus untuk sarana pengangkut ponsel, yakni SB Senopati dihibahkan untuk Direktorat Penindakan dan Penyidikan Kantor Pusat DJBC di Jakarta. Dan, hibah ini diterima langsung oleh Direktur {Penindakan dan Penyidikan BC, Wijayanta,” jelasnya. (san)

 

Pungli, Oknum Pegawai BPN Divonis 8 Bulan Penjara

0

batampos.co.id – Terdakwa kasus Pungutan Liar (Pungli) pengurusan sertifikat tanah, Januar divonis hukuman 8 bulan penjara oleh Majelis Hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang, Kamis (22/2).

Terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan Pungli saat menjabat Plh Kasi Pengukuran dan Pemetaan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tanjungpinang. “Menjatuhkan pidana 8 bulan penjara dan denda Rp 20 juta subsider dua bulan kurungan,” kata Hakim Ketua Santonius Tambunan.

Dalam amar putusannya majelis hakim menyebutkan, terdakwa terbukti melanggar pasal 12 huruf e junto pasal 12 huruf a UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor.

Terdakwa sebagai pegawai negeri terbukti menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum atau menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu atau menerima pembayaran untuk dirinya sendiri di bawah Rp5juta.
Atas putusan tersebut, terdakwa Januar yang didampingi penasehat hukumnya dan Jaksa Penuntut Umum menyatakan pikir-pikir. (odi)

Telat Lapor, Wajib Pajak Denda Rp 100 Juta

0
Masyarakat antusias mengisi SPT Tahunan pajak di Pojok Pajak yang dilakukan KPP Pratama Bintan di Jalan Raya Permaisuri Tanjunguban, Kamis (22/2). F. Slamet/Batam Pos. 

batampos.co.id – Kasi Pemeriksaan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bintan Maryanti mengingatkan para Wajib Pajak (WP) untuk segera melaporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT). Batas akhir laporan WP pribadi hingga 31 Maret 2018, sedangkan perusahaan hingga 30 April 2018.

Bila telat melaporkan SPT, wajib pajak pribadi didenda Rp 100 ribu per laporan. “Sedangkan denda WP perusahaan Rp 1 juta per laporan. Jika telat satu hari, tetap dihitung denda setahun,” kata dia.

Sementara itu jika terdapat WP pribadi atau perusahaan tidak melaporkan SPT tahunan, maka pihak kantor pajak akan mengirimkan surat tagihan pajak ke alamat wajib pajak.
Ketentuan perpajakan ini diatur dalam pasal 7 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan UU Perpajakan.

Untuk mempermudah pelayanan, KPP Pratama Bintan membuka pojok pajak di tiga lokasi di Bintan. Yakni di Jalan Raya Permaisuri Tanjunguban, di Jalan Barek Motor Kijang serta di Komplek Kantor Bupati Bintan, “Tiga titik itu bergantian, seminggu sekali,” kata dia.

Dijelaskan dia, pojok pajak merupakan program nasional dari kantor pajak. “Kalau ke kantor pajak kan jauh. Karena Bintan luas, maka dari itu dibuka pojok pajak untuk membantu WP melaporkan SPT tahunan,” kata dia.

Sekadar diketahui, untuk melaporkan SPT tahunan, WP harus memiliki NPWP. Untuk pelaporan SPT tahunan bagi WP pribadi harus memiliki lembaran bukti potongan PPh 21 dari pemberi kerja atau perusahaan tempat WP bekerja.

Sementara bagi pegawai negeri sipil atau tenaga honor sebaiknya meminta bukti PPh 21 dari bendahara masing instansi pemerintah. Pelaporan SPT tahunan dilakukan masing masing WP. (met)

 

Hindari Pungli, KIR Langsung ke Kantor Dishub

0
 Petugas Dishub melakukan KIR di kantor Dinas Perhubungan. F. Ichwanul/Batam Pos..

batampos.co.id – Dinas Perhubungan Karimun mulai mengalihkan pengurusan dokumen kendaraan penguji kendaraan bermotor (KIR), ke kantor dinas di Jalan Poros. Sebelumnya, pengurusan KIR dilakukan di kantor terminal Jalan Telaga Mas, Kelurahan Seilakam Timur.

Pun begitu untuk pengurusan Izin Angkutan Orang dan barang, diwajibkan mengurus di kantor tersebut. Hal ini untuk menghindari adanya pungutan liar (pungli) dari ketentuan yang berlaku.

“Memang awal Februari 2018, kita sudah mengalihkan kepengurusan KIR dari terminal Seilakam ke kantor Dinas Jalan Poros. Selain menghindari pungli, kita laksanakan sesuai amanat UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” tegas Kepala Bidang Lalulintas Jalan Dinas Perhubungan, Budi Setiawan SSTP, Kamis (23/2) kemarin.

Oleh karenanya, lanjut Budi, diingatkan kepada pemilik kendaraan untuk melakukan pengurusan sendiri tanpa melalui orang lain (calo). Atau bagi angkutan orang wajib mendapatkan rekomendasi dari Koperasi Angkutan Orang.

“Jika masih ada pemilik kendaraan yang pengurusannya dilakukan orang lain atau calo, Dinas Perhubungan tidak akan melayani. Pun jika terjadi hal-hal yang merugikan pemilik kendaraan, dinas tidak bertanggung jawab,” tegas Budi.

Mengenai tarif retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor dikatakan Budi, sudah ditetapkan melalui Peraturan Daerah nomor 09 tahun 2011. Ada delapan point utama, dengan beberapa item menyangkut tarif yang ditetapkan.

“Setiap pemilik kendaraan yang akan melakukan pengujian KIR, akan kita berikan penjelasan mengenai tarifnya. Artinya, kita tidak bisa menentukan tarif sesuka. Dan mengenai tarif KIR sesuai Perda tadi, akan kita sosialisasikan ke koperasi, maupun PO,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan juga mewanti-wanti staffnya untuk tidak melakukan pungutan pengurusan surat izin apapun diluar ketentuan. Termasuk tidak menjadi calo dalam pengurusan surat izin. “Apabila terbukti ada pegawai Dishub yang melakukan pelanggaran, pasti kami tindak, dan memberi sanksi tegas,” ungkap Budi. (enl)

1,6 Juta Lulusan SMK Nganggur

0
ilustrasi

batampos.co.id – Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menyebut jumlah lulusan SMK yang menganggur hingga November lalu mencapai 1,6 juta orang. Sekolah kejuruan memang tengah menghadapi masalah yang kompleks.

Pengamat pendidikan Jimmy Phaat mengatakan SMK di Tanah Air memiliki permasalahan yang cukup pelik. Hal tersebut bersumber dari tenaga pendidik hingga fasilitas pendidikannya.

”Kualifikasi guru SMK dipertanyakan,” ucapnya, Kamis (22/2) dalam acara diskusi yang diselenggarakan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI).

Kualifikasi guru yang dimaksudkan Jimmy adalah mengenai kemampuan guru untuk mengerti industri. Bahkan kebutuhan guru produktif pun kurang.

Masalah lainnya yang dialami guru adalah tidak mengerti budaya muridnya. ”SMK banyak dari kelas menengah ke bawah,” ungkapnya.

Cara bersikap dan berperilaku dari kelas tersebut menurut dosen Universitas Jakarta itu berbeda. Sikap guru terhadap siswanya ini menurutnya sangat berpengaruh dalam produktifitas belajar.

Selain itu siswa SMK menurutnya tidak diperlakukan dengan pendekatan yang tepat. Lulusan SMK diharapkan mampu lulus dan langsung kerja. Sehingga praktik lapangan menurut Jimmy harus diperbanyak. Begitu juga mengenai ujian untuk pertimbangan kelulusan.

”Sekarang ujiannya tertulis. Sehingga muncul istilah teknik sastra karena diminta hapalan,” ungkapnya.

Kritik juga datang dari Koordinator Konsorsium Ketenagakerjaan Abdul Waidl. Menurutnya kurikulum yang ada untuk SMK tidak luwes. Sehingga tidak mengikuti perkembangan zaman yang setiap waktu kebutuhannya berbeda.

Dia prihatin banyak alat praktik untuk SMK tidak mengikuti zaman. Dia contohkan alat servis handphone. Yang digunakan siswa SMK adalah untuk servis handphone jaman dulu.

Abdul pun mengingatkan jika kedepan dunia industri tidak membutuhkan banyak pekerja. Dia mencontohkan Jack Ma yang membangun dua ritel dengan minimalisir pekerja. ”Tantangan untuk mengembangkan kerja secara mandiri,” ujarnya. Dengan kata lain, lulusan SMK diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja.

Sementara itu Direktur Pembinaan SMK Bakhrun mengatakan untuk meningkatkan kompetensi siswa pihaknya telah mengubah laboratorium menjadi teaching factory yang berbasis industru. Sehingga iklim kerja dibangun dari sekolah.

”Misal dengan menggunakan seragam. Peraturan-peraturan juga dibuat sesuai industri,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya juga berusaha untuk mengikuti standar yang ada di industri.

”Sayangnya belum ada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Padahal kami harusnya membuat kurikulum berdasarkan itu,” katanya. (lyn/jpg)

Novel Baswedan Tetap Tangani Kasus Korupsi

0
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan

batampos.co.id – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akhirnya tiba di Tanah Air, Kamis (22/2). Meski mendapat teror, Novel dipastikan tetap berstatus kasatgas penyidikan di KPK. Dia juga tetap akan bertugas menangani kasus-kasus korupsi. Termasuk, sejumlah kasus yang selama 10 bulan lebih dia tinggalkan.

Novel juga tidak ingin penyerangan yang hingga kini belum terungkap pelakunya itu melemahkan semangat pemberantasan korupsi di KPK.

”Saya ingin bisa menularkan semangat hal yang sama,” ujar suami Rina Emilda tersebut.

”Sehingga kita bisa semakin berani, semakin sungguh-sungguh melakukan tugas-tugas pemberantasan korupsi,” imbuh dia.

Menurut Novel, pelaku penyerangan bakal merasa menang bila produktivitas kerja KPK menurun seiring teror yang menimpanya.

Kemarin, Novel langsung menuju gedung KPK setelah mendarat dari Singapura. Penyambutan khusus dari pegawai lembaga superbodi itu dan para aktivis antikorupsi diberikan untuk kepala satuan tugas (kasatgas) kasus korupsi e-KTP tersebut.

Novel tiba di lobi gedung KPK di kawasan Kuningan Persada, Jakarta Selatan pukul 13.08. Dia didampingi Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif dan Wakil Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK Harun Al Rasyid. Mereka berada dalam satu kendaraan sejak dari bandara hingga gedung Merah Putih-sebutan gedung KPK.

Kolega Novel sesama pegawai KPK tampak semringah dengan kehadiran ketua WP KPK tersebut. Termasuk mantan ketua KPK Abraham Samad. Mereka memberikan ucapan selamat datang sambil memeluk dan mencium mantan Kasat Reskrim Polres Bengkulu itu. Para aktivis antikorupsi juga tidak ketinggalan memberikan ucapan yang sama lewat teriakan dan yel-yel.

Setelah menyapa rekan-rekannya, Novel lantas berbicara di ambang pintu lobi gedung. Dia berkali-kali mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang memberikan perhatian dan dukungan pasca teror penyiraman air keras 11 April tahun lalu.

Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif menambahkan, koordinasi penanganan kasus penyiraman air keras Novel masih terus dilakukan. Dia mengaku telah mendapat informasi tersebut dari Polda Metro Jaya. Laode pun berharap pelaku penyerangan segera ditemukan dalam waktu dekat. ”Agar isu-isu, sangka-sangka yang beredar di luar bisa kita temukan jawabannya,” pintanya.

Wakil Ketua WP KPK Harun Al Rasyid juga meminta Novel dan seluruh pihak untuk berharap kepada Allah SWT terkait wacana pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF). Dia menyebut, pembentukan TGPF pasti akan terealisasi bila Tuhan berkendak.

”Kalau engkau (Novel) ingin presiden bikin TGPF, mintalah pada Allah, minta bukakan hati presiden itu,” tegas sahabat Novel tersebut.

Selain ucapan selamat datang, Novel kemarin juga mendapat “hadiah” berupa 65 ribu petisi dukungan. Petisi tersebut meminta kebenaran dan keadilan atas kasus teror yang belum kunjung tuntas hingga saat ini. Petisi itu juga berisi desakan agar Presiden Joko Widodo segera berkomitmen membentuk TGPF kasus Novel.

Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Usman Hamid mengatakan, berlarutnya pengungkapan kasus penyiraman Novel memang perlu disikapi tegas Presiden Jokowi. Salah satu caranya dengan memberi batasan waktu kepada Polri dalam mengungkap kasus tersebut.

“Perlu semacam kepastian waktu dari Presiden, untuk memberi ultimatum atau batas waktu yang realistis kepada Kepolisian,” ujarnya di kantor Amnesty International, Menteng, Jakarta, kemarin.

Batas waktu itu penting agar kasus Novel tidak menguap ditelan waktu. Nah, jika hingga batas waktu yang ditentukan Polri belum berhasil menuntaskan, presiden bisa mengambil langkah lanjutan. Seperti membentuk tim pencari fakta.

“Agar memastikan ada kemajuan dari kasus Novel,” imbuhnya.

Terpisah, Juru Bicara Presiden Johan Budi Sapto Prabowo mengatakan, sikap Presiden terhadap kasus Novel sudah jelas. Dalam pernyataan Selasa (20/2) lalu, presiden meminta Polri untuk mengusut tuntas.

Terkait potensi upaya selanjutnya, Johan enggan berkomentar lebih jauh. Dia enggan mendahului presiden.

“Belum ada pernyataan terbaru dari presiden, kemarin itu yang paling baru,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Komisioner Komnas HAM Amiruddin menuturkan, wacana pembentukan TGPF kasus Novel sebagai langkah yang bagus. Tim tersebut akan melengkapi kerja penyidik Polri dalam mengungkap kasus Novel. Dia meyakini bahwa polisi tidak akan menyerah dalam mengusut kasus tersebut.

”Kalau memang TGPF itu dibuat oleh Presiden saya kira itu langkah baik,” ujar dia.

Dia pun pernah menjadi anggota TGPF dalam kasus kematian aktivis HAM Munir. Saat itu dia tunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

”TGPF itu akan bekerja baik kalau dia bersama, jadi tidak dalam kontek menyerah-menyerahan,” kata dia.
(tyo/far/sam/syn/jun/agm/jpg)

Kepercayaan Publik terhadap Medsos Turun

0
ilustrasi

batampos.co.id – Delapan tahun terakhir terjadi perubahan signifikan dalam dunia media.

Euforia media sosial (medsos) menggempur eksistensi media mainstream (media arus utama). Itu satu fakta.

Namun belakangan ini kepercayaan publik terhadap media mainstream kembali menguat.

“Malah lebih unggul daripada media sosial,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, Rabu (14/2), di Medan.

Menurut Rudiantara, fenomena menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap media sosial bisa menjadi momentum bagi pelaku bisnis media mainstream.

Pernyataan itu diperkuat hasil riset Edelman Trust Barometer Global Report 2018.

“Di Indonesia, penurunan kepercayaan masyarakat terhadap media sosial sekitar 5 persen. Sebaliknya ada peningkatan kepercayaan masyarakat kepada media massa mainstream sekitar 5 persen,” demikian Rudiantara dalam pidatonya.

Medsos, kata dia, dikenal dengan kecepatan informasinya, namun justru sering mengabaikan ketepatan dan akurasi.

Karena banyak berita bohong dan mengacaukan warga, kebanyakan (pembaca) mulai jenuh dan menghindari informasi di medsos karena tak layak dipercaya.

Berbanding terbalik dengan media mainstream yang telah melalui proses editing di redaksi dengan menerapkan standar jurnalistik.

Rudiantara menyebutkan, pengguna smartphone di Indonesia mengalami peningkatan, mencapai sekitar 132 juta orang. Diperkirakan angka ini akan naik hingga 140 juta atau 150 juta pada tahun 2018 ini. Data ini sekaligus mengingatkan media mainstream agar mengikuti perkembangan teknologi digital.

“Saya mengingatkan agar tidak ikut-ikutan bermain di medsos, sebaiknya lebih mengembangkan media berbasis online, selain media cetak,” lanjut Rudiantara.

General Manager Batam Pos, Guntur Marchista Sunan menambahkan, berdasarkan data terbaru dari lembaga survei Nielsen Media Research, dugaan bahwa akan terjadi saling bunuh antara media digital dengan media konvensional, ternyata tidak terjadi sampai saat ini.

“Migrasi ke online dan medsos itu mitos. Sebab tidak benar-benar pindah. Meski waktu yang dihabiskan orang di online atau digital kian meningkat. Tapi durasi mengonsumsi media konvensional, termasuk koran, ternyata tidak menyusut signifikan dalam tiga tahun terakhir,” katanya.

Justru, kata dia, optimasi reach atau jangkauan media dan efektivitas beriklan dapat ditingkatkan dengan mengawinkan media konvensional dengan platfom digital yang membidik pasar highly-fragmented.

“Untuk itulah, dalam rangka memenuhi keinginan mitra dan relasi iklan, Batam Pos mengawinkan koran dengan online. Selain menyajikan berita versi cetak, juga mengoperasikan batampos.co.id dan medsos, baik itu lewat facebook, twitter, maupun instagran. Hasilnya, koran Batam Pos menjadi media paling banyak dibaca dan terpopuler di Kepri. Sedangkan batampos.co.id menjadi media online terbesar dengan traffic tertinggi di Kepri,” tegasnya.

Kendati demikian, kata dia, Batam Pos masih menjadikan koran sebagai bisnis utama. Itu tidak terlepas pula dari hasil survei Nielsen yang menyatakan bahwa penetrasi koran di Kepri, khususnya Batam masih tinggi. Tepatnya di angka 35 persen. Sehingga berbagai pembenahan terus dilakukan.

“Setelah sukses dengan rubrik Zetizen yang mengakomodir pembaca muda atau Generasi Z, kami terus berupaya berkreasi dengan melahirkan rubrik baru. Awal Februari 2018 kami meluncurkan rubrik Politika untuk mengakomodir pesta demokrasi. Insya Allah awal Maret kami akan meluncurkan kembali rubrik baru untuk mengakomodir pengguna online maupun medsos,” jelasnya.

Lalu, bagaimana dengan peran batampos.co.id? Dia menjelaskan, media online maupun medsos yang dikelola Batam Pos memiliki posisi sebagai supporting. “Media online dan medsos kami akan menjadi pendamping koran. Sehingga bisa merangkul semuanya. Bahkan, kami juga menawarkan paket beriklan di koran plus online kepada relasi dan mitra,” imbuhnya. (mgn/ryh)

Presiden Jokowi Tertarik Jembatan Batam-Bintan

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo secara khusus mengundang Gubernur Kepri Nurdin Basirun ke Istana Negara di Jakarta, Selasa (27/2) mendatang. Dalam pertemuan itu, di antaranya, Presiden ingin membahas rencana pembangunan jembatan Batam-Bintan (Babin).

Gubernur Nurdin menjelaskan, Presiden tertarik dengan rencana pembangunan jembatan Babin setelah Nurdin memaparkannya di dalam Rakernas Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/2) petang. Presiden hadir dalam acara tersebut.

“Jadi saya diminta menghadap beliau Selasa,” kata Nurdin, Kamis (22/2).

Selain memaparkan rencana pembangunan jembatan Babin, Nurdin juga menyampaikan wacana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Galang Batang, Bintan. Juga, rencana pengembangan Pelabuhan Batuampar Batam.

Pada Rakernas APPSI itu, Presiden Jokowi menyampaikan banyak hal kepada para gubernur yang hadir. Usai menyampaikan berbagai arahan, para gubernur diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan atau hal lainnya.

Namun karena keterbatasan waktu, hanya Gubernur Nurdin dan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang diberi kesempatan untuk bertanya. Saat Nurdin menyampaikan berbagai hal tentang Kepri, Presiden tampak serius memperhatikannya. Respon langsung disampaikan Jokowi untuk berbagai pemaparan Nurdin.

“Selasa menghadap ke Istana,” kata Nurdin menirukan Jokowi.

Dalam pemaparannya, Nurdin mengatakan jika Batam dan Bintan sudah disatukan dengan jembatan, pergerakan ekonomi di kedua wilayah akan semakin cepat. Pertumbuhan ekonomi pun akan meningkat.
Menurut Nurdin, pembangunan jembatan Babin juga akan mendorong percepatan investasi di segala sektor. Terutama di sektor industri, pariwisata, perdagangan dan jasa. Batam dan Bintan, kata Nurdin, mempunyai potensi untuk sektor-sektor tersebut.

Nurdin juga menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Batam Bintan ini bukan hanya fungsi dan penggerak ekonomi. Karena seperti disampaikan Presiden dalam banyak kesempatan, harus ada kebanggaan dan martabat bangsa dari infrastruktur yang dibangun itu.

Apalagi Kepri berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga. Kepri juga menjadi pintu masuk ketiga wisatawan asing ke Indonesia.

“Sehingga harus ada wajah Indonesia yang ditampilkan di Kepri sebagai kawasan perbatasan,” katanya.

Nurdin juga menyampaikan soal perkembangan KEK Galang Batang. Menurut dia, sudah banyak investor tertarik pada kawasan ini. Namun alur pelayaran di lokasi KEK Galang Batang perlu pendalaman yang materialnya untuk perluasan KEK itu.

Pengembangan Pelabuhan Batuampar juga disampaikan Gubernur Nurdin. Posisinya yang strategis harus bisa dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas bongkar muat dan labuh kapal kapal besar di kawasan itu. (jpg)

Rumuskan Masa Depan Ekonomi Batam, Tiga Menteri Hadiri Batam Economic Forum

0

batampos.co.id – Sejumlah pebisnis dalam negeri dan mancanegara akan berkumpul dalam ajang Batam Economic Forum yang akan digelar di Hotel Radison Batam, Selasa (27/2) mendatang. Forum ini juga akan dihadiri sejumlah menteri serta pembicara dari luar negeri sebagai pembicara.

“Batam Economic Forum bertujuan untuk berbagi pengembangan strategis ekonomi terkini dan terus merumuskan pemikiran baru dengan harapan dapat mendongrak ekonomi Batam,” kata Deputi V Badan Pengusahaan (BP) Batam, Bambang Purwanto, Kamis (22/2) di Gedung BP Batam.

Pertemuan ini akan dihadiri tiga menteri, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution yang akan menjadi keynote speaker, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Keuangan Sri Mulyani, pendiri Berkarya Indonesia Ilham Habibie, dan tentu saja pebisnis terkemuka yang datang baik lokal maupun mancanegara.

“Pebisnis mancanegara yang akan hadir datang dari Singapura, Malaysia, Hongkong, dan lainnya,” ujarnya.

Menurut Bambang, potensi Batam terlalu bagus untuk tidak dikelola dengan optimal, contohnya saja ada 70 ribu kapal yang berlalu lalang tiap harinya di Selat Malaka. “Batam ini sangat dinamis. Potensinya berdasarkan lokasi sangat besar. Ada juga beragam insentif yang tentu saja dapat membangun pijakan ekonomi yang kuat,” paparnya.

Batam Economic Forum akan dibagi dalam tiga sesi diskusi. Diskusi pertama akan membahas mengenai pergerakan zona ekonomi Batam di masa depan. Pembicaranya antara lain Minister Counselor of The Economic and Commercial Counselor’s Office of The Embassy of China Wang Liping. Ia akan memaparkan potensi investasi Tiongkok.

Lalu Deputi II BP Batam Yusmar Anggadinata yang akan memaparkan konsep ekonomi Batam ke depan. Dan juga Kepala BI Perwakilan Kepri Gusti Raizal Eka Putera dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam, Jadi Rajagukguk.

Sesi diskusi kedua akan membahas pengembangan Batam sebagai hub-digital untuk industri teknologi tinggi dan pariwisata. Pembicaranya antara lain Sabrina Lu, Ketua Kadin Kepri Achmad Makruf Maulana, pematung Indonesia I Nyoman Nuarta, dan Bos Panbil Group Johannes Kennedy.

Dan di sesi terakhir akan membahas mengenai pembangunan infrastruktur untuk masa depan Batam. Pembicaranya antara lain Deputi III BP Batam Dwianto Eko Winaryo, Presiden Direktur Bright PLN Batam Dadang Kurniadipura, Executive Director and Chief Executive Officer Pollux Habibie Nico Po, Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi, Presdir Pelindo I Bambang Eka, dan Executive Vice Presiden Telkomsel Area Sumatera Paulus Djatmiko.

Setelah acara ini, ada sejumlah kegiatan di Hotel Radison yang akan digelar mulai tanggal 1 hingga 4 maret. Acara tersebut melibatkan masyarakat Batam untuk membahas masa depan ekonomi Batam, khususnya kalangan anak muda akan diajak ikut berpartisipasi.

“Batam itu punya kontribusi 60 persen dari PDRB Kepri sehingga sangat potensial untuk dikembangkan,” ungkapnya.

Acara ini digelar berkat kerja sama antara BP Batam dan Indonesia Economic Forum. Willyana, perwakilan dari Indonesia Economic Forum mengatakan forum ini sudah memasuki tahun kelima penyelenggaraan.

“Forum ini merupakan ajang bergengsi tempat berkumpulnya para pengusaha, pemimpin perusahaan, pengambil kebijakan dan stakeholder lainnya,” jelasnya. (leo)