Jumat, 22 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12644

Dua Staf PLN Diperiksa

0
Lulik Febyantara. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Penyidik Sat Reskrim Polres Karimun masih melakukan pengembangan terkait operasi tangkap tangan (OTT) dengan tersangka CHT yang merupakan oknum pegawai PLN Ranting Tanjungbalai Karimun pada Senin (12/2) dengan barang bukti uang tunai Rp 15 juta yang berasal dari pelanggan PLN di Kecamatan Buru.

”Kita memang masih melakukan pengembangan dalam kasus OTT yang melibatkan oknum pegawai PLN Ranting Tanjungbalai Karimun. Pada Kamis (15/2) penyidik kita telah memanggil Adi Sasmito selaku Supervisor dan Pipuk Trisna selaku Administrasi Pelanggaran. Keduanya kita panggil selaku saksi untuk memberikan keterangan terkait OTT yang kita tangani,” ujar Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara kepada Batam Pos, Jumat (16/2).

Dari keterangan keduanya, kata Lulik, dapat diambil kesimpulan bahwa jika ada pelanggan PLN yang melakukan pelanggaran. Seperti ketika petugas PLN melakukan razia penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL) dan menemukan adanya meteran listrik yang terpasang di rumah pelanggan, sementara meteran tersbeut posisinya tidak berada di situ. Sehingga, dianggap pelanggaran dan harus membayar sejumlah denda.

”Terkait dengan denda, maka dari keterangan saksi-saksi yang kita lakukan pemeriksaan menyebutkan bahwa pembayaran denda dilakukan oleh pelanggan sendiri. Pembayaran denda itu sendiri dibayar setelah ada surat resmi atau ada penetapan berapa besarnya denda yang dikeluarkan oleh PLN. Kemudian, untuk membayarnya, pelanggan langsung membayar sendiri ke rekning PLN. Bukan dititipkan kepada oknum pegawai PLN ketika kita melakukan penangkapan OTT,” paparnya.

Dikatakan Lulik, pihaknya juga sudah melayangkan surat panggilan kepada Manajer PLN Ranting Tanjungbalai Karimun untuk diminta keterangannya selaku saksi pada pada Sabtu (17/2). Tujuannya sama, seperti dua orang staf PLN yang sudah memberikan keterangan. Sehingga, penyidik perlu mengetahui tata cara pembayaran denda pelanggaran pelanggan PLN.

Sepertri berita di koran ini, Tim Saber Pungli Polres Karimun melakukan OTT trerhadap CHT setelah menerima uang dari pelanggan berinisial Rz di Pulau Buru yang dianggap melanggar ketentuan PLN. Yakni, meteran yang terpasang di rumah RZ posisinya bukan berada di rumah RZ. Dengan kata lain, meteran punya orang lain. Hanya saja, yang memasang meteran tersebut sekitar dua tahun lalu adalah CHT ketika itu menjabat sebagai Kepala PLN Sub Rayon Pulau Buru. (san)

Stok BBM Mencukupi

0
Masyarakat yang menjulan BBM dengan menggunakan bekas botol mineral di jalan umum A Yani Tanjungbalai Karimun. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun menyatakan, stok Bahan Bakar Minyak (BBM) terutama untuk jenis premium dan solar cukup berlimpah hingga setelah Imlek nanti.

Hal ini, dikarenakan BBM tersebut sudah tidak subsidi lagi dan dari pihak SPBU maupun Agen Premium Minyak dan Solar (APMS) sudah melakukan pemesanan BBM ke pertamina sebelum menjelang liburan Imlek.

”Tidak ada masalah. Walaupun ada APMS yang tutup, dikarenakan libur Imlek beberapa hari. Tapi, ketersediaan BBM premium dan solar maupun pratamax tetap ada,” jelas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun, kemarin (16/2).

Dimana, untuk kebutuhan pulau Karimun rata-rata jenis premium bensin 33.300 Kilo Liter dan solar 17.319 Kilo Liter. Dan apabila, stok tersebut menipis bisa langsung dipesan ke Pertamina kapanpun. Begitu juga di pulau Kundur dan Moro, juga stok BBM mencukupi. Sebab, aktivitas masyarakat untuk menggunakan kendaraan dalam liburan Imlek kali ini tidak begitu banyak.

”Biasanya masyarakat memanfaatkan keluar daerah liburan Imlek. Jadi, kendaraannya tidak dipergunakan, ataupun kendaraan dipergunakan hanya terbatas. Terutama bagi warga kita yang sedang melaksanakan tahun baru Imlek,” ungkapnya.

Sementara itu pantauan dilapangan, di kedua SPBU yang ada di pulau Karimun tetap buka seperti biasa memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mengisi BBM jenis premium, pratamax maupun solar. Sedangkan, di APMS rata-rata tutup di hari pertama tahun baru Imlek.

Selain itu, penjualan BBM di pinggir jalan oleh masyarakat terlihat cukup berlimpah stok BBM premium mapun pratamax. Mulai dari jalan raya utama hingga ke pelosok daerah tetap ada penjualan BBM tersebut. Mulai dari penjualan menggunakan botol mineral, hingga menggunakan mesin literan seperti yang ada di SPBU.

”Selisih sedikit saja dengan yang ada di SPBU. Tapi, lebih praktislah di bandingkan ke SPBU sudah terjadi antrian,” kata Rahmat salah seorang warga Karimun.(tri)

Pekerja Tewas Tertimpa Tiang Listrik

0
Sebelum meninggal Sidik sempat dilarikan ke puskesmas, namun karena korban mengalami luka yang parah, nyawanya tidak bisa tertolong. F. Syahid/batam Pos.

batampos.co.id – Nasib malang dialami M. Sidik. Pria berusia 40 tahun yang beralamat di Desa Tarempa Selatan Kecamatan Siantan. Dia tewas dengan kondisi luka di beberapa bagian tubuhnya setelah tertimpa tiang listrik saat muat tiang listrik ke atas mobil Pick up di sekitar jalan Temburun Kecamatan Siantan Timur Kamis (15/2) siang.

Setelah kejadian korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tarempa oleh rekan kerjanya. Namun nyawa korban tidak tertolong karena lukanya terlalu parah dibagian pipi kiri dan luka memar di dada sebelah kiri.

Manajer Administrasi PLN Rayon Tarempa Dedi Prima Irawan, membenarkan adanya kecelakaan saat pengangkutan tiang listrik besi. Namun dirinya tidak mengetahui secara pasti mengenai kronologi kejadiannya. Pasalnya pemasangan tiang tersebut dilaksanakan oleh pihak ketiga.

Dirinya juga mengaku tidak mengetahui posisi korban apakah sebagai karyawan tetap pihak vendor atau pekerja borongan. “Kronologinya saya tidak tahu persis, karena vendor yang mengerjakan pemasangan tiang itu,” ungkap Dedy, kepada wartawan kemarin.

Sementara itu Supervisor Teknik Rayon Anambas Arif Wiratna, juga mengatakan hal yang sama. Dirinya mengaku tidak tahu persis kejadian tersebut. Pasalnya, dari pihak vendor yakni PT. Fajar Kuansing biasanya memberikan laporan dulu jika bekerja. Tapi saat itu pihak vendor tidak ada laporan kepadanya.

“Memang ada pengerjaan tiang, setahu saya tiang akan dibawa ke desa Air Sena melalui jalur laut, tapi sebelumnya harus diangkut menggunakan mobil dulu kepelabuhan,” ungkapnya lagi.

Sementara itu pihak kontraktor melalui Saudara Emi, mengaku tidak ada kejadian apapun. Dirinya mengatakan jika anak buahnya tidak ada yang mengalami kecelakaan kerja. “Tidak ada kejadian apa-apa,” ungkapnya ketika dihubungi melalui telepon seluler miliknya kemarin.

?Kapolres Anambas, AKBP Junoto, mengatakan, korban tertimpa tiang saat kelima rekannya hendak menaikkan tiang listrik ke dalam truk dengan cara diangkat. Tiang tersebut, tiba-tiba terguling dan menimpa korban. “Ada saksi yang melihat peristiwa itu. ?Salahsatunya pengawas lapangan tempat korban bekerja,” ujarnya Jum’at (16/2/2018).

Dari penuturan saksi, korban dibawa ke Puskesmas untuk mendapat pertolongan sekitar pukul 12.30 WIB. Namun dari keterangan dokter di Puskesmas, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka di Jalan Karang Tikar Desa Tarempa Selatan Kecamatan Siantan sekitar pukul 13.30 WIB,” ungkapnya.  (sya)

Limbah Minyak Cemari Pantai Lagoi

0
Petugas pertamanan dan kebersihan Club Med dibantu turis turun tangan membersihkan pantai yang tercemar limbah minyak berwarna hitam, Jumat (16/2) pagi. F. Edi untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Limbah minyak hitam atau sludge oil kembali mencemari pantai Lagoi, Bintan. Dugaan sementara, limbah bersumber dari oli bekas pemakaian kapal yang dibuang ke laut ketika berlayar di perairan Bintan. Akibat peristiwa itu, Club Med salah satu resort dan hotel di kawasan pariwisata Bintan Resorts, Lagoi terpaksa menutup sementara aktivitas di pantai.

Pantauan di lapangan, limbah minyak hitam mengotori sepanjang pesisir pantai Lagoi. Beberapa petugas pertamanan dan kebersihan turun tangan membersihkan bekas tumpahan minyak berwarna hitam.

Selain petugas pertamanan dan kebersihan hotel, beberapa turis pun ikut membantu membersihkan pesisir pantai dari limbah minyak berwarna hitam. Petugas pertamanan dan kebersihan Club Med, Edi menuturkan, kejadian ini bukanbkali pertama. Kamis (15/2) sore lalu, pesisir pantai Club Med telah dicemari limbah minyak berwarna hitam.

“Sudah dibersihkan, namun pagi dan siang (kemarin) ini kembali mencemari pantai. Karena masih banyak, aktivitas di pantai saat ini masih ditutup sementara,” kata dia.

Dia menyebutkan, saat ini petugas pertamanan dan kebersihan pantai sedang mensterilkan pesisir pantai dari limbah minyak berwarna hitam dengan memasukkan ke wadah yang telah disediakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bintan.

Edi menyesalkan kejadian pencemaran limbah minyak hitam di pesisir pantai Club Med, Lagoi karena menganggu wisatawan yang berlibur saat merayakan Tahun Baru Imlek. “Pas Imlek pula, dan saat ini tingkat hunian hotel penuh,” kata dia.

Selain itu, masih menurut dia, pencemaran limbah minyak berwarna hitam ini juga bisa merusak biota laut. “Sampai saat ini kami belum mendengar pantai lain juga tercemar limbah minyak hitam,” tukas dia.

Sementara itu, Kabid Pengolahan Sampah dan Limbah, DLH Kabupaten Bintan, Asri belum berhasil dikonfirmasi. (met)

Dingkis, Ikan Pembawa Berkah

0
Ati, menyiapkan ikan dingkis untuk pembeli di jalan Tambak Tanjungpinang, Jumat (16/2). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Ikan Dingkis menjadi salah satu ikan yang diburu warga Tionghoa saat merayakan Imlek. Ikan yang hanya bertelur saat Imlek tersebut dipercaya membawa keberkahan dan keberuntungan bagi siapapun yang menyantapnya.

“Ikan ini ikan membawa berkah, karena bertelur saat imlek, dan telur tersebut yang dipercaya membawa keberuntungan, ujar Tony, salah seorang warga Tionghoa, saat membeli ikan dingkis di jalan Tambak, Jumat, (16/2).

Ikan dingkis dan telurnya, menurut Tony biasanya diolah dengan cara dikukus dan dimasak asam pedas. “Biasanya disantap bersama keluarga saat Hari Raya Imlek,” katanya.

Menurutnya, ikan dingkis ada dua jenis, ada warna kuning dan ada warna putih susu. “Biasanya, warga Tionghoa mencari ikan warna putih susu yang bertelur,” katanya.

Harga yang dijual pedagang pun beragam, tergantung jenis dan ukuran serta telurnya yang dijual mulai dari harga Rp50ribu hinga Rp80ribu per Kilogram. “Yang bikin mahal itu telurnya, karena telur ikan dingkis dipercaya membawa berkah,” ujar Ati, salah seorang pedagang ikan dingkis.

Ikan dingkis yang didapatkan dari daerah pulau Pangkil Bintan tersebut, sambung Ati hanya muncul saat Imlek, sekali dalam setahun selama sebulan. “Untuk mendapatkannya dengan cara menjaring atau dengan cara tradisional lainnya,” pungkasnya. (odi)

Pembangunan Pelabuhan Teluk Sasah Terganjal Rekomendasi Gubernur

0

batampos.co.id – Rencana membangun pelabuhan bongkar muat di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan yang menelan anggaran total Rp 299 miliar terganjal rekomendasi dari Pemprov Kepri.

“Tinggal menunggu surat rekomendasi dari Pak Gubernur. Dari rekomendasi itu, Kementerian Perhubungan akan mengeluarkan surat penetapan lokasi kepelabuhan,” ujar Kepala Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) Kantor Pelabuhan (Kanpel) atau Syahbandar Tanjunguban Letkol R Gunawan, Kamis (15/2).

Selain menunggu surat rekomendasi lanjut R Gunawan, Pemkab melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bintan akan melakukan pertemuan untuk membahas perkembangan rencana pembangunan pelabuhan di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia.”Minggu depan saya bersama Pak Bupati dan Pak Kadishub Bintan akan ke Jakarta,” kata dia.

Selain hal itu, berbagai dokumen pelengkap untuk menunjang pembangunan pelabuhan bongkar muat pun sedang dilakukan, antara lain izin amdal. “Izin amdal sedang dalam proses, terus dipantau karena kita lagi berapi – api (semangat),” kata dia.

Menurut dia, pembangunan pelabuhan bongkar muat di Desa Teluk Sasah akan dikerjakan dalam dua tahap. Tahap pertama akan dikucurkan anggaran sekitar Rp 88 miliar dan tahap kedua pada tahun berikutnya akan dikucurkan anggaran sekitar Rp 211 miliar.

Ia sangat berharap, surat rekomendasi dari Pemprov Kepri segera ditandatangani Gubernur Kepri sehingga pembangunan pelabuhan bisasegera dilakukan. Pelabuhan ini, menurut dia, selain akan membuka lapangan pekerjaan juga akan memperlancar keluar masuk arus barang di Kabupaten Bintan.

Terpisah Kadishub Kabupaten Bintan Yandrisyah mengharapkan Pemprov Kepri segera mengeluarkan rekomendasi terkait rencana pembangunan pelabuhan bongkar muat di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam.Sebab lahan pelabuhan sudah jelas karena masyarakat sudah menghibahkan lahan seluas lebih kurang 4 hektare untuk pelabuhan bongkar muat.

Bahkan lanjut dia, surat hibah lahan sudah diserahkan Pemkab Bintan ke Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) Kantor Pelabuhan (Kanpel) atau Syahbandar Tanjunguban. Warga Teluk Sasah Eko mengatakan, pelabuhan bongkar muat di desa sudah lama diwacanakan. Oleh karena itu, ia berharap rencana membangunpelabuhan bisa dilaksanakan karena akan meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (met)

Sebulan 27 Kali Kebakaran

0
PETUGAS Damkar BPBD Kabupaten Bintan berusaha memadamkan api saat kebakaran melanda hutan di dekat Kantor Bupati Bintan di Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Kamis (15/2). F. Slamet nofasuanto/batam pos

batampos.co.id – Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Bintan Utara (Binut) dan Kecamatan Seri Kuala Lobam (SKL) Kabupaten Bintan meningkat. Berdasarkan catatan Damkar Tanjunguban, dari Januari hingga 14 Februari 2018 sudah 27 kali kebakaran. Bahkan Rabu, (14/2) lalu terjadi enam titik kebakaran di Jalan Raya Lintas Barat, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan.

Kasubag Tata Usaha Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan, kebakaran disebabkan aktivitas pembakaran sampah yang merembet ke semak belukar serta aktivitas pembukaan lahan dengan membakar lahan.

Kepala Badan Metrologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, Dhira Utama mengatakan, cuaca di Pulau Bintan dalam beberapa hari ke depan cenderung cerah berawan dengan suhu 23 hingga 31 derajat Celcius.Dengan kondisi cuaca itu, menurut dia, Provinsi Kepri berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Beberapa hari ini Kepri tidak diguyur hujan. Kecepatan angin 5 hingga 40 kilometer per jam dari Utara ke Timur Laut dengan kelembapan udara 55 hingga 90 persen dapat memicu kebakaran,” ungkapnya.

Meski rentan kebakaran, ia mengatakan, titik hotspot di Kepri masih 0 titik. “Artinya kebakaran masih skala kecil seperti beberapa meter dan padam dalam jangka waktu kurang 1 jam. Artinya tidak masuk dalam pantauan dan warning kami,” jelas Dhira.

Walaupun demikian, Dhira tetap mengimbau masyarakat waspada dengan tidak membakar hutan jika membuka lahan. Masyarakat harus memastikan kondisi sekitar rumah sebelum bepergian.”Misal mematikan api kompor sebelum meninggalkan rumah,” bebernya. (met)

4.595 Keluarga Terima Beras Gratis

0

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi menegaskan, program beras sejahtera (rastra) tahun 2018 akan dibagikan gratis kepada 4.595 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Ini sesuai Kepmen No.4/HUK/2018 tentang Penetapan Perubahan Jumlah Keluarga Penerima Manfaat serta Tahap Penyaluran Bantuan Sosial Beras Sejahtera dan Bantuan Pangan Non Tunai Tahun 2018.

Kadis Sosial Kabupaten Bintan Naharuddin mengatakan, rencananya pendistribusian beras rastra dilakukan mulai 19 Februari 2018. Adapaun jumlah kuota penerima manfaat di Kecamatan Bintan Timur 889 KPM,

Kecamatan Bintan Utara 577 KPM, Kecamatan Sri Kuala Lobam 446 KPM, Kecamatan Telok Sebong 474 KPM, Kecamatan Gunung Kijang 456 KPM. Kecamatan Toapaya 348 KPM, Kecamatan Teluk Bintan 369 KPM, Kecamatan Mantang 104 KPM, Kecamatan Bintan Pesisir 326 KPM, dan Kecamatan Tambelan 606 KPM.

“Nanti Insya Allah, rencananya Pak Bupati akan menyerahkan secara simbolis pada tanggal 20 Februari 2018 di Kecamatan Toapaya. Jadi total kuota keseluruhan Restra untuk Kabupaten Bintan sekitar 45.950 kilogram yang akan disalurkan ke 4.595 KPM,” ujarnya.

Menurutnya, masing-masing KPM akan menerima 10 kilogram rastra per bulan dan tak dipungut bayaran. Berbeda dengan yang lalu, di mana rastra yang diterima sebanyak 15 kilogram per bulan, dan dipungut biaya. “Kualitas rastra kali ini cukup baik, berasnya berwarna putih bersih dan tidak kotor,” tukasnya. (met)

Paslon Kompak Laporkan Rp 100 Juta

0
Pilwako Pinang

batampos.co.id – Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul-Rahma dan Lis-Maya melaporkan modal awal kampanye yang sama pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang. “Sama-sama melaporkan Rp 100 juta. Tapi pasangan Lis-Maya telat melebihi tanggal transaksi yang dilaporkan, jadi masih tercatat Rp 0,” beber Ketua KPU Tanjungpinang, Robby Patria, Kamis (15/2).

Lebih lanjut Robby menjelaskan, tenggat terakhir transaksi untuk pelaporan dana kampanye adalah per 12 Februari lalu. Kata dia, hanya pasangan Syahrul-Rahma yang tepat waktu. Sementara pasangan Lis-Maya baru melaporkan transaksi Rp 100 juta pada sehari melewati tenggat. Sehingga KPU tetap tidak bisa mencantumkan saldo tersebut pada laporan dana awal kampanye (LADK).

Namun, itu bukan masalah. Sebab di tengah waktu kampanye nanti, setiap paslon diperkenankan menerima sumbangan dana kampanye yang harus dilaporkan dalam Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK). Baru secara keseluruhan, dana kampanye mesti diakumulasi dan dilaporkan dalam Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK).“Di sini yang krusial. LPPDK harus diserahkan ke KPU. Karena jika tidak bisa membatalkan keabsahan pasangan calon,” ujar Robby.

Selanjutnya, setelah seluruh dana kampanye disampaikan, KPU akan menunjuk Kantor Akuntan Publik yang sudah terakreditasi untuk melalukan pemeriksaan terhadap LPPDK.”Dan LPPDK ini tidak boleh melebihi batasan dana kampanye yang akan disepakati antara KPU dengan paslon,” kata Robby.

Dia menambahkan, sumbangan dana kampanye dari perorangan untuk paslon tidak boleh melebihi Rp 75 juta dan dari lembaga maksimum Rp 750 juta.”Kalau ada yang memberikan sumbangan dana kampanye yang melebihi batas tersebut maka kelebihannya dimasukkan ke kas negara,” kata Robby.

Bahkan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) dapat memantau transaksi keuangan di rekening khusus dana kampanye yang dibuka calon di bank umum. “Sehingga bentuk transfer akan mudah dipantau oleh PPATK. Terutama yang melebihi batas maksimum yang diatur PKPU5 tentang Dana Kampanye,” pungkasnya. (aya)

Polisi Amankan Uang Palsu Rp 6 Juta Lebih

0
Kapolsek Bintan Utara Kompol Jaswir (tengah) memperlihatkan barang bukti Upal yang diedarkan pelaku di Kecamatan Teluk Sebong, Rabu (14/2) malam. F. Polsek Bintan Utara untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Petugas Polsek Bintan Utara membekuk Taslim,48, tersangka pengedar uang palsu di Kecamatan Teluk Sebong, Rabu (14/2) malam. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan Rp 6.150.000 uang palsu pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

“Modusnya, pelaku beraksi di malam hari dengan membeli rokok, lalu mengambil uang kembalian. Saat kita amankan, terdapat 6 sampai 7 bungkus rokok,” kata Kapolsek Bintan Utara Kompol Jaswir di Mapolsek Bintan Utara, Tanjunguban, Kamis (15/2).

Kapolsek menuturkan, terungkapnya kasus tersebut berawal dari maraknya laporan masyarakat terkait peredaran uang palsu di wilayahnya. Bersama masyarakat, pihak kepolsian kemudian menyisir beberapa tempat di Kelurahan Kota Baru dan Sebong Pereh.
Kebetulan, saat itu warga Perumahan Taman Raya Tahap III Blok HG Nomor 14 Batam ini sedang membelanjakan uang palsu di salah satu kedai.

“Malam kedua memang sudah diincar warga dan polisi. Saat kepergok beraksi, pelaku berusaha kabur, tapi berhasil kita amankan,” kata Jaswir.

Kini, kasus tersebut terus dikembangkan petugas. “Kita masih kembangkan dari mana dia mendapatkan uang itu,”kata dia.

Atas kejadian itu Jaswir mengimbau masyarakat waspada terhadap peredaran uang palsu di Kabupaten Bintan, karena sudah ada upal yang beredar usai pelaku membelanjakan upal untuk membeli rokok ke beberapa kedai di Kecamatan Teluk Sebong. (met)