batampos.co.id – Setelah Partai Gerindra memastikan akan mengusung pasangan Syahrul-Rahma pada Pilkada Tanjungpinang pertengahan tahun mendatang, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum jua menentukan langkah lanjutan. Dua partai politik yang sempat mesra dalam Koalisi Setara ini mulai memikirkan kebijakan politik masing-masing jelang Pilkada yang sudah di depan mata.
Keputusan Partai Gerindra yang tidak mengakomodasi kader dari partai rekanan ini membuat PKS hingga kini belum jua menyatakan sikap dan dukungan secara mutlak. Secara, internal partai ini sebenarnya hendak mengajukan Iskandarsyah yang kini masih menjabat sebagai anggota DPRD Kepri.
Ketika dihubungi kemarin, Iskandarsyah tidak menampik bahwa partainya belum menyatakan sikap terkait langkah ke depan jelang Pilkada tahun ini. Tapi bukan berarti berdiam diri. “Posisi kami sekarang juga masih terus membangun komunikasi dengan partai politik lain. Tunggu saja dulu, sebelum tanggal 8 Januari segalanya masih bisa saja terjadi,” ujar Iskandarsyah, Kamis (4/1).
Dengan keputusan Gerindra yang mengusung Syahrul-Rahma dan juga dikabarkan bakal berkoalisi dengan Partai Golkar membuat jumlah kursi minimum untuk mendaftarkan bakal calon pasangan sudah tercukupi. Di sisi lain, PKS mesti menambah kursi dengan koalisi ke partai lain.
Hal ini pula yang membuat Iskandarsyah belum bisa secara pasti melanjutkan niatannya meramaikan kontestasi pesta demokrasi lima tahunan kali ini. “Kalau ada tiket pasti maju, tapi kita lihat saja nanti,” ujar Iskandarsyah diplomatis.
Keriuhan politik jelang Pilkada yang terjadi di Tanjungpinang beberapa waktu belakangan ini adalah perubahan konstelasi politik. Keputusan Gerindra, diakui Iskandarsyah, jadi satu di antara penyebab yang membuah konstelasi ini jadi amat dinamis.
Namun itu bukan suatu permasalahan yang patut dikhawatirkan. PKS, kata dia, tetap akan mengusahakan yang terbaik dalam menentukan langkah terbaik buat ke depan. “Intinya kami masih intensif menjalin komunikasi dengan partai lain, tunggu saja nanti seperti apa keputusan PKS,” pungkas Iskandarsyah. (aya)
batampos.co.id – Karena melanggar disiplin dan tersandung masalah hukum, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan memecat lima Aparatur Sipil Negara (ASN) di tahun 2017 lalu. Pemerintah juga memproses lima ASN yang melanggar Undang-Undang ASN.
“Kami sudah menindaklanjuti pemberhentian ASN,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD)Kabupaten Bintan Irma Annisa usai rapat evaluasi kinerja tahun 2017 di ruang rapat II Kantor Bupati Bintan, Kamis (4/1).
Pemberhentian lima orang ASN menurut Irma untuk menegakkan kedisiplinan pegawai di lingkungan Pemkab Bintan. Harapanya tenaga honor maupun PNS mampu menjalankan kewajibannya dengan baik sebagai pelayan masyarakat. “Jadi seorang ASN itu harus mampu meningkatkan kinerja utamanya sebagai pelayan masyarakat dan menegakkan masalah disiplin serta tidak terlibat kasus- kasus berat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Bintan Apri Sujadi juga membenarkan
lima ASN diberhentikan karena sudah melakukan pelanggaran kedisiplinan
pegawai, kasus narkoba sampai pelanggaran berat lainnya. Selainmemberhentikan lima ASN, apri juga mengakui sejumlah ASN diberikansanksi karena telah melakukan pelanggaran. Sayangnya, Aapri tidak menyebutkan secara detail jumlah asn yang kena sanksi.
Ia juga mengatakan, pemberhentian lima ASN ini pukulan dan harus menjadi perhatian bagi seluruh pegawai. Tahun ini, ia berjanji akan lebih meningkatkan kinerja para pegawainya. “Seriuslah menjalankan tugas, lakukan yang terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat danhindari masalah mulai kedisiplinan pegawai, sampai kasus kasus berat,” imbuhnya. (cr21)
(ki-ka): GM Bandara Hang Nadim Batam, Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki bersama, Kepala Bea Cukai Batam Susila Brata, dan Wakapolres AKBP Mudji menunjukan barang bukti narkoba jenis sabu berserta empat tersangka kurir yang diamankan saat ekpos di Mapolresta Barelang, Kamis (4/1/2018). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id– Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Hang Nadim Batam mengamankan empat orang kurir sabu di bandara, Kamis (28/12) lalu. Dari pengakuan empat tersangka, mereka dibayar Rp 15 juta untuk membawa barang haram itu ke Jakarta.
Keempat kurir yang saat ini telah ditangani Satres Narkoba Polresta Barelang itu yakni, Lukmanul Hakim, 41, Muhammad Putra Ananda, 24, Muammar, 29 dan Dewi Saidah Ariyani, 39.
Dari pengakuan Dewi Saidah Ariyani, dirinya disuruh oleh seseorang yang diketahui bernama Adi untuk membawa sabu itu ke Jakarta. Kepada Dewi dan ketiga rekannya, Adi memberikan empat pasang sepatu yang di dalamnya telah berisikan sepatu.
“Saya dibayar sepuluh juta, kemudian dikasih sepatu untuk bawa ke Jakarta. (Di dalam sepatu itu) tau kalau itu narkoba,” ujar Dewi, Kamis (4/1) pagi.
Kepada polisi, wanita asal Semarang itu terpaksa untuk menerima tawaran oleh Adi lantaran butuh biaya untuk membiayai kebutuhan anak dan keluarganya di Semarang.
“Saya belum tahu sama siapa dikasih di Jakarta. Kata dia (Adi, red), nanti akan dihubungi kalau sudah sampai di Jakarta,” ujarnya tertunduk malu.
Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengatakan bahwa penangkapan keempat tersangka bermula dari kecurigaan petugas Avsec Bandara Hang Nadim Batam sekitar pukul 17.35 WIB. Pada saat itu, petugas merasa curiga dengan gerak gerik tersangka Lukmanul Hakim.
“Pada saat itu, tersangka hendak masuk keberangkatan. Kemdian, setelah itu tersangka dibawa ke ruang pemeriksaan dan ditemukan dua bungkus sabu yang disimpan di dalam sepatu yang digunakannya,” katanya.
Usai mendapati barang haram itu, petugas melakukan introgasi terhadap Lukmanul Hakim. Dari pengakuannya masih ada tiga orang rekannya yang akan membawa sabu ke Jakarta. Sehingga, petugas berhasil mengamankan tersangka Dewi Saidah Ariyani, Muhammad Putra Ananda dan Muammar.
“Dari hasil pemeriksaan, petugas kembali menemukan barang bukti di dalam sepatu mereka masing-masing. Sehingga, total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 2.047 gram,” tuturnya.
Hengki menambahkan, hingga saat ini jajaran Satres Narkoba Polresta Barelang masih melakukan pengejaran terhadap pemilik barang haram tersebut. Sementara, keempat kurir yang saat ini telah ditahan masih menjalani pemeriksaan untuk diproses lebih lanjut.
Atas perbuatannya itu, keempat tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) junto pasal 112 ayat (2) junto pasal 132 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
“Mereka diancam hukuman paling singkat lima tahun penjara dan paling lama hukuman penjara seumur hidup atau mati,” imbuhnya. (cr1)
batampos.co.id – Jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang menagamankan Anton alias Along, Kamis (4/1) pagi. Ia diamankan polisi lantaran mencuri belasan karung selimut milik bosnya di kawasan Bengkong.
Dari pengakuan Anton, dirinya nekat mencuri 18 karung selimut itu untuk memuaskan hobinya berjudi. Tiap karungnya, Anton menjual seharga Rp 2 juta kepada pedagang di kawasan pasar Jodoh.
“Kalau harga sebenarnya satu karung berisi 100 lembar dan seharga empat juta. Saya jual tidak sekaligus, tapi satu-satu saya jualnya,” ujarnya saat ditemui di ruang penyidik.
Diakui oleh Anton, ia sudah tidak ingat lagi sudah berapa kali ia mencuri selimut tersebut. Selama ini, ia bekerja di rumah makan milik bosnya dan tinggal di gudang tempat penyimpanan selimut itu.
“Bos saya punya rumah makan sama toko grosir selimut di Nagoya. Karena gaji saya tidak cukup, makanya saya mencuri,” tuturnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Arwin A Wientama membenarkan adanya penangkapan ini. Menurut dia, penangkapan ini bermula dari adanya laporan dari korban beberapa waktu yang lalu.
“Korban melapor kepada kita dengan kerugian sebesar 70 juta. Kemudian kita lakukan lidik dan langsung mengamankan tersangka,” ujarnya. (cr1)
batampos.co.id – Akhir-akhir ini makin marak penyelundupan narkoba dengan modus memasukannya ke dalam sepatu. Tidak ingin kecolongan, petugas Bandara Internantional Hang Nadim Batam akan menerapkan pemeriksaan terhadap sepatu milik penumpang.
Pemeriksaan ini berdasarkan instruksi langsung Kementrian Perhubungan. “Semua ini dilakukan agar dapat mencegah peredaran narkoba,” kata General Manager Operasional Hang Nadim Batam, Suwarso, Kamis (4/1).
Terkait dengan pemeriksaan sepatu ini. Suwarso mengatakan kebijakan ini bukan sesesuatu yang baru. Sudah cukup lama diterapkan di Hang Nadim. Dan hasilnya cukup efektif, berkali-kali satuan pengamanan (Avsec) di Hang Nadim menangkap kurir sabu.
“Tidak semua sepatu milik penumpang yang kami periksa,” ucap Suwarso.
Ia menuturkan ada beberapa kriteria yang telah diterapkan oleh pihak bandara. Kriteria ini dikembangkan berdasarkan, dari hasil pengungkapan dan penangkapan yang dilakukan petugas bandara selama ini.
Dicontohkan oleh Suwarso, bila penumpang menggunakan sepatu boot.
“Petugas akan meminta penumpang membuka sepatunya. Tentunya juga melakukan pemeriksaan melalui X Ray untuk barang milik penumpang tersebut,” ujarnya.
Modus-modus seperti ini, kata Suwarso tidak hanya digunakan di Hang Nadim saja. Tapi juga dibeberapa bandara di Indonesia. Dan narkoba yang dibawa oleh penumpang, dimasukan dalam bagian dalam sepatu.
Saat ini modus para kurir sabu, untuk meloloskan nakroba melalui bandara sangat banyak. Oleh sebab itu, Suwarso mengatakan akan meningkatkan kemampuan jajarannya. Sehingga dapat mengangagalkan berbagai modus itu.
“Saat ini di penjagaan X-Ray kami tempatkan petugas-petugas yang memiliki kecakapan dalam membaca orang,” tuturnya.
Ia menjelaskan petugas-petugas itu bisa membaca seseorang dari mimik muka.
“Jika petugas merasa penumpang itu mencurigan, akan diperiksa,” ujarnya.
Dalam pengamanan dan pengawasan. Suwarso mengatakan pihaknya juga dibantu oleh kepolisian, TNI, Bea Cukai dan instansi lainnya. (ska)
Para penumpang keluar dari pintu kedatangan Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (4/1). Selain pintu kedatangan pintu juga keberangkatan penumpang masih terlihat ramai pasca liburan tahun baru. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Petugas Bandara International Hang Nadim memperkirakan arus balik libur tahun baru terjadi 1 Januari. Namun perkiraan itu meleset, 1 Januari jumlah penumpang yang datang ke Batam terbilang normal. “Kemarin (3/1) baru terjadi puncak arus balik,” kata General Manager Operasional Bandara International Hang Nadim, Suwarso, Kamis (4/1).
Ia mengatakan dari data yang dimilikinya sebanyak 8.475 orang data ke Batam. Sedangkan yang berangkat 8.390 orang. Kamis (4/1) ini, Suwarso memperkirakan jumlah penumpang yang datang tetap diatas normal. “Namun jumlahnya tidak sebanyak kemarin,” ungkapnya.
Dari pantauan Batam Pos dikedatangan Bandara International Hang Nadim, terlihat masyarakat berdesak-desakan keluar dari terminal kedatangan. Pemandangan yang sama juga terlihat di terminal keberangkatan.
Salah seorang penumpang yang ditemui Batam Pos di terminal kedatangan, Hermina mengatakan menghabiskan liburannya di Jakarta. “Sebenarnya cuti saya sampai Minggu (7/1). Tapi mau istirahat dulu sebelum bekerja,” ungkapnya.
Selain itu dirinya pulang cepat, karena libur sekolah anak-anaknya sudah usai. “Harusnya sudah masuk, tapi harus bolos,” ucapnya.
Terkait dengan penumpang datang dan berangkat saat Natal, General Manager Operasional Hang Nadim Suwarso mengatakan ada penurunan. “Dibandingkan periode lalu turun sekitar 2-5 persen penurunnya,” ucapnya.
Saat ditanya kenapa ada penurunan, Suwarso mengatakan kurang mengetahui penyebabnya. Tapi ia menduga akibat adanya perlambatan ekonomi. Sehingga masyarakat lebih memilih menyimpan uang dari pada memilih untuk liburan.
Untuk tahun 2018, Suwarso optimis ada penambahan jumlah penumpang. Ia mengatakan target pihaknya tahun ini jumlah penumpang baik datang, pergi maupun transit sebanyak 6,5 juta orang.
“Walau tahun 2017 ada perlambatan ekonomi, target kami 6,3 juta penumpang tercapai,” pungkasnya. (ska)
batampos.co.id – Sepanjang 100 meter di Jalan Hang Kesturi, Kabil, Nongsa rusak parah. Saat ini kondisinya lebih parah dibandingkan saat Walikota Batam M Rudi melakukan sidak ke daerah itu.
Ada sekitar delapan lubang besar. Lalu ditambah bebeberapa lubang kecil. “Ini sudah lama pak, tapi pemerintah tidak pernah turun lagi sejak pak walikota datang ke sini,” kata seorang warga dekat sana, Mukhlisin,43, Kamis (4/1).
Delapan lubang besar itu memiliki diameter bervariasi, mulai dari 1 hingga 5 meter. Serta kendalamannya juga dari 2 cm hingga 30 cm. Lubang ini tidak hanya ada disisi kiri jalan, tapi juga kanan jalan. Kendaraan yang melewati jalan itu dengan sangat berhati-hati. Mobil-mobil dengan tonase yang besar, terpaksa pelan-pelan melewati setiap lubang yang ada. Barang yang dibawa mobil ini mulai dari pipa-pipa ukuran raksasa serta alat-alat industri lainnya. Bila tidak pelan-pelan, bisa-bisa mobil yang membawa barang-barang industri ini terbalik.
Akibat jalan ini, arus lalulintas terhambat. Karena setiap kendaraan harus pelan-pelan melewatinya. Padahal jalan ini merupakan akses utama, keluar masuknya barang di beberapa kawasan industri sekitaran Kabil.
Pengendara motor yang sedang melewati jalan ini, Rahman, 26 mengatakan kepada Batam Pos bahwa siang hari masih tidak terlalu rawan. “Kalau malam hari menjadi berbahaya,” tuturnya.
Penerangan jalan yang kadang hidup, kadang mati. Akan membuat pengendara kesulitan melewati jalan ini. Apalagi saat hujan. Air rawa yang berada bagian kiri, akan menggenangi permukaan jalan. Sehingga lubang-lubang itu tidak kelihatan.
“Bagi yang sering lewat sini, tentu bisa meraba-raba di mana lubangnya. Tapi bagi yang baru pertama kali, celaka jadinya,” ucapnya.
Ia berharap pemerintah agar dapat melihat hal ini dan memperbaikinya segera. (ska)
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semual Abrijani Pengerapan
batampos.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika segera mengeksekusi konten-konten negatif yang terjaring mesin sensor internet, AIS. Sejak dioperasikan Rabu (3/1), sistem pengais konten negatif itu berhasil menjaring 120 ribu situs porno. Sebanyak 10 ribu URL dinyatakan bermuatan pornografi dan akan segera dibekukan.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semual Abrijani Pengerapan mengatakan, hari ini, pihaknya akan menyerahkan 10 ribu URL kepada operator untuk segera diblokir.
”Saat ini sedang dikerjakan oleh tim. Dilakukan pengecekan dan validasi. Besok (hari ini), yang 10 ribu akan dinaikkan ke operator,” tutur pria yang akrab disapa Semmy, Kamis (4/1).
Semmy menjelaskan, dari 10 ribu URL yang positif mengandung pornografi itu, kebanyakan beralamat .com. ”Ditengarai pemiliknya dalah orang Indonesia,” ucap dia.
Semmy mengatakan, pihaknya juga tengah mengejar Google untuk meminta pertanggungjawaban terkait masih adanya konten pornografi di search engine mereka. Menurut Semmy, kendati link situs berbau pornografi yang keluar di Google sudah tidak bisa diakses, namun gambarnya sudah tersaji di laman Google. Hal tersebut yang masih menjadi ganjalan.
”Besok saya akan ketemu dengan Google. Mau bahas gambar itu. Cari kata kunci terus klik image sudah langsung muncul gambar-gambar porno itu. Mau saya marahin dia,” kata Semmy.
Semmy melanjutkan, Google berperan dalam menyediakan gambar-gambar tersebut padahal situsnya sudah diblokir oleh operator. Google juga yang seharusnya membersihkan itu. ”Ini kerjaan Google. Bukan kerjaan saya. Dia yang menyediakan. Dia juga yang harus membersihkan. Enak saja,” ucap Semmy.
Selain membahas gambar-gambar berbau pornografi yang masih berseliweran di search engine Google, Semmy juga akan membahas layanan Google Translate yang ternyata bisa digunakan untuk membuka situs-situs yang sudah diblokir oleh operator. Termasuk situs pornografi. Selama ini, layanan penerjemahan itu jadi alat ampuh untuk membuka situs-situ yang sudah diblokir.
”Saya mau tanyakan, kok kamu bisa membuka di situ? Kenapa membuat bisa diakses padahal sudah saya blok? Kalau sengaja, itu akan kena pasal membuat dapatnya diakses,” ungkap Semmy.
Google juga akan diminta untuk bersih-bersih konten pornografi. Khususnya yang berada di media sosial mereka. Semmy menuturkan, itu kewajiban yang harus mereka penuhi jika ingin terus eksis di Indonesia. Jika Google tidak mematuhi itu, Semmy tidak segan-segan mengambil tindakan tegas.
”Jika mereka tidak mau bersih-bersih halaman, khususnya untuk sosmed, mereka akan dikenakan pasal karena membiarkan (laman itu tersaji). Hukumannya blok. Saya berani blok Google karena dia ternyata menyediakan pornografi dan enggak mau membersihkan itu,” kata Semmy tegas.
Hal serupa juga pernah dilontarkan Semmy kepada WhatsApp. Kemenkominfo memprotes munculnya gif berbau porno di layanan percakapan yang banyak digunakan masyarakat setelah ada aduan dari masyarakat.
“Gambar di Google ini lebih parah lagi. Memang, saat diklik sudah tidak bisa. Tapi kan sudah tersaji,” ucap dia. (and/jpg)
Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto-Foto: Imam Husein/Jawa Pos
batampos.co.id – Pengadilan Tipikor Jakarta menolak eksepsi yang diajukan terdakwa kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, dalam sidang putusan sela, Kamis (4/1). Selanjutnya, kasus ini akan dilanjutkan dengan sidang pokok perkara pada Kamis (11/1) pekan depan.
Dalam sidang pokok perkara ini, agenda utamanya adalah pemeriksaan para saksi. Baik saksi memberatkan yang diajukan pihak jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) maupun saksi meringankan yang diajukan tim kuasa hukum Novanto.
“Kami juga menyiapkan saksi ahli,” kata penasihat hukum Novanto, Maqdir Ismail, usai sidang, kemarin.
Maqdir mengaku siap melayani ‘perang’ saksi dengan KPK. Sebab kata dia, ada beberapa materi dakwaan kepada kliennya yang dinilai janggal.
Salah satu yang menjadi sorotan Maqdir dan timnya adalah soal kerugian keuangan negara. Hal itu akan ditanyakan kepada para saksi yang diperiksa dalam sidang pokok perkara pekan depan. ”Apakah memang betul ada kerugian keuangan negara atau tidak,” ucap dia. Dia menyoroti hal itu lantaran timnya menilai ada kejanggalan berkaitan dengan penghitungan kerugian negara.
Yakni hasil penghitungan yang bersumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). ”Akan tetapi BPKP pula yang menyetujui jumlah angka pengadaan dari e-KTP ini,” beber Maqdir. Menurut dia itu patut dipertanyakan kepada BPKP. ”Kenapa kok ada perbedaan, kesalahannya itu ada di mana,” ungkapnya.
Sementara dalam sidang putusan sela kemarin, hakim Yanto sebagai ketua majelis hakim menyampaikan bahwa eksepsi Novanto tidak dapat diterima. Dia menuturkan, surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) bernomor DAK/88/24/12/2017 tertanggal 6 Desember 2017 telah memenuhi syarat formil dan materiil. ”Sesuai dengan ketentuan pasal 143 ayat 2 huruf a dan b KUHAP dan sah menurut hukum serta dapat diterima sebagai dasar pemeriksaan,” bebernya.
Berdasar putusan sela tersebut, Pengadilan Tipikor Jakarta memberi lampu hijau kepada JPU KPK melaksanakan sidang pokok perkara. ”Memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan atas nama terdakwa Setya Novanto,” kata Yanto. Pria yang juga mejabat sebagai ketua PN Jakarta Pusat itu menjelaskan, sidang pokok perkara tersebut bakal dilaksanakan seminggu dua kali. Jadwalnya setiap Senin dan Kamis.
Sedangkan hakim anggota Franky Tambuwun menyampaikan, keberatan atas hal itu tidak bisa menjadi pertimbangan.
Franky turut menjelaskan bahwa pengajuan terdakwa serta nama-nama yang tidak dicantumkan dalam dakwaan Novanto merupakan kewenangan dan tanggung jawab JPU KPK. ”Terkait nama-nama yang hilang tentunya tidak menyebabkan batal demi hukum,” terangnya. ”Karena yang diadili adalah perkara Setya Novanto, bukan nama-nama yang hilang tersebut. Maka keberatan itu harus dinyatakan tidak dapat diterima,” tambah dia.
Dalam persidangan kemarin, Novanto tampak serius mendengarkan putusan sela yang dibacakan majelis hakim. Serupa, isterinya Deisty Astriani Tagor juga menyimak putusan tersebut. Sebelum sidang berakhir, pria yang juga pernah menduduki kursi ketua umum (ketum) Golkar itu lantas buka suara. ”Terimakasih yang mulia, hakim ketua Pak Yanto, dan juga JPU beserta para penasihat hukum karena sudah mendengarkan,” ungkapnya.
Usai sidang, Novanto juga sempat berbincang dengan JPU KPK Irene Putri sebelum meninggalkan ruang sidang. Namun, dia memilih bungkam saat ditanyai awak media. (syn/jpg)
batampos.co.id – Pemerintahan Kota Batam menargetkan tahun 2017 wisatawan mancanegara (wisman) datang ke Batam sebanyak 1,7 juta orang.
Namun, sepertinya target itu tidak tercapai. Data dimiliki Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam WNA yang masuk ke Batam dari Januari hingga pertengahan Desember 2017, WNA yang datang ke Batam sebanyak 1,3 juta orang.
Untuk mengenjot jumlah wisman datang ke Batam, pelaku pariwisata meminta Pemerintahan Kota Batam berbenah diri. CEO Inko Travel, Sonia meminta pemerintah meningkatkan destinasi wisata bersifat etnik.
“Turis asing. Mau itu dari Korea, China atau Eropa, mereka itu datang ke sini melihat sesuatu yang bersifat tradisional,” katanya pada Batam Pos, Rabu (3/1).
Sonia yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dibidang pariwisata, mencontohkan sesuatu yang menarik bagi wisman yakni tarian daerah, bangunan tradisional, museum.
“Seperti kampung tua mereka suka. Tapi kalau diarahkan melihat jembatan barelang, atau hal-hal bersifat modern. Di sana (negara asal turis Korea, China atau Eropa,red) jauh lebih canggih,” ucap Sonia.
Pada intinya, kata Soni wisman ingin melihat sesuatu yang tidak pernah mereka temukan di negaranya.
“Yah itu. Budaya daerah. Itu yang harus kita tonjolkan,” tuturnya.
Ia menceritakan betapa sulitnya menjual paket pariwisata untuk turis Korea agar datang ke Batam. Penyebabnya karena minimnya destinasi yang bersifat tradisional di Batam.
“Saya berusaha membuat mereka berlama-lama disini. Tapi tidak bisa, karena destinasi itu. Tapi tetap saya meminta mereka lebih lama di Batam, dari pada Singapura,” ucapnya.
Ribuan turis Korea yang didatangkan Inko, kata Sonia bermalam di Batam selama dua hari, Singapura satu hari.
Sonia menilai pemerintah belum serius menggarap pariwisata yang berbau kebudayaan. Jauh-jauh hari, Sonia sudah menyampaikan hal ini ke pemerintah, untuk mengembangkan pariwisata tradisional. Tapi usulan itu, kurang ditanggapi pemerintah.
Sekretaris ASITA (Association Of The Indonesian Tour -Travel Agencies) Kepri, Febriansyah mengatakan pemerintah perlu memperbaiki pelayanan di berbagai sektor. Febriansyah juga meminta pemerintah untuk menambah jumlah even yang ada di Batam. Semua ini untuk menarik wisatawan datang ke Batam.
Febri menyebut ada tiga pilar pariwisata yakni amenitas, aksesbilitas dan atraction. Untuk amenitas seperti restoran, hotel, dinilai oleh Febri sudah sangat mencukupi. Begitu juga dengan aksesbilitas. Batam termasuk daerah yang gampang diakses, memiliki empat pelabuhan dan satu bandara international.
“Dua itu sudah mumpuni. Cuman atraction yang belum optimal,” ucapnya.
Pemerintah dinilai Febri perlu mengoptimalkan pilar ketiga pariwisata itu dengan meningkatkan even-even.
“Banyaknya atraksi dan even ini, akan menambah jumlah kunjungan ke Batam,” tuturnya.
Turis asal Korea swafoto tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Senin (25/12). Para turis tersebut akan menikmati liburan di Batam. F Ceep Mulyana/Batam Pos
Terkait dengan aksesbilitas, General Manager Operasional Bandara International Hang Nadim Batam Suwarso mengungkapkan pihaknya siap mendukung pariwisata Batam.
“Kami akan all out untuk mengembangkan pariwisata Batam,” ucapnya.
Bukti dukungan itu, Suwarso menyebutkan pihaknya memudahkan izin-izin bila ada permintaan carter flight untuk mengangkut wisman.
“Fasilitas Hang Nadim juga siap untuk memanjakan para turis,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Pebrialin mengatakan di tahun 2018 akan meningkatkan destinasi pariwisata budaya.
“Kami menunggu Perda Kemajuan Budaya Melayu,” tuturnya.
Dengan keluarnya Perda ini nanti, Pebrialin meyakini pariwisata berbasis budaya akan lebih meningkat. Ia mencontohkan bila perda sudah ada, pihaknya bisa meminta tempat yang menjadi pintu-pintu masuk wisman memutar musik melayu.
“Seperti bandara, lalu menggunakan pakaian melayu,” tuturnya.
Ia mengatakan dengan perda ini, nantinya dirinya bisa mendorong Hotel, Restoran menyediakan masakan Melayu seperti nasi dagang. Selain itu ke depannya, Pemko Batam akan menata kampung tua.
“Kampung tua yang ada di Batam diminta agar menonjolkan kehidupan dan budaya melayu,” ungkapnya.
Saat ini, kata Pebrialin ada satu kampung tua yang dijadikan percontohan sebagai basis pariwisata budaya.”Kampung Terih, yang ada di Nongsa,” ucapnya.
Selain itu meningkatkan pariwisata berbasis budaya. Pebrialin mengungkapkan akan mendorong pihak swasta mendirikan destinasi-destinasi pariwisata. Diakui Perbrialin, destinasi wisata di Batam cukup minim. Sehingga wisman tidak memiliki pilihan yang cukup banyak.
“Kebun Raya akan kami kembangkan. Kami dorong investor mengembangkan fasilitas wisata yang bersifat publik. Saya sudah bekerjasama dengan BPMD juga, untuk menjaring investor,” tuturnya.
Destinasi bahari juga menjadi salah satu perhatian Disbudpar Kota Batam. Pebrialin mengatakan Batam sudah memiliki salah satu destinasi bahari terbaik yakni Pulau Abang.
“Nanti akan kami dorong destinasi bahari diperbanyak,” katanya.
Tahun 2018 tantangan Pemko Batam cukup berat. Target wisman 1,8 juta, dengan berbagai kekurangnya di sektor pariwisata. Cukup pesimis target ini tercapai.
Namun Pebrialin mengatakan pihaknya optimis target wisman ini tercapai. Tidak hanya berbagai perbaikan. Pebrialin mengatakan pihaknya telah menyiapkan 55 even dalam satu tahun ini.
“Itu masuk dalam kalender pariwisata,” tuturnya.
Harapannya dengan meningkatnya sektor pariwisata, menjadi opsi bagi masyarakat saat terjadi perlambatan ekonomi di sektor industri.
“Kami juga akan menjalin sinergi dengan BP Batam dan berbagai pihak meningkatkan pariwisata di Batam,” pungkasnya. (ska)