Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 12717

Magnet Indonesia

0

Demonstrasi besar-besaran terjadi di mana-mana. Mereka ramai-ramai mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengklaim bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel.

Muslim, Nasrani, dan agama lainnya turun ke jalan. Bahkan, orang-orang Yahudi dari berbagai negara juga menolak pengakuan sepihak Presiden ke-45 AS itu.

Memang, isu soal Yerusalem menjadi viral akhir-akhir ini. Banyak tagar bermunculan. Dari #SavePalestina, #SaveYerusalem, hingga #KecamTrump menghiasi jagat dunia maya. Benar-benar menjadi isu besar. Paling heboh dan ramai dibicarakan.

Masyarakat internasional berontak. Di mana-mana, topeng berwajah Trump, boneka berbentuk Trump, hingga bendera AS dibakar. Seruan boikot produk Israel dan AS menggema.

Negara-negara besar juga angkat suara. Dari Benua Asia, Amerika, Eropa, hingga Afrika protes. Mereka satu suara menolak keputusan Trump. Ini menjadi momentum bagi persatuan umat di dunia.
Uni Eropa yang selama ini menjadi “pengikut” AS, di luar dugaan berubah menjadi “pembangkang”. Mereka menolak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Mereka pun tetap menempatkan kedutaan di Tel Aviv, ibu kota Israel saat ini.

Praktis hanya Israel saja yang sejalan dengan Trump. Maklum, AS dan Israel merupakan sahabat. Bahkan sudah seperti keluarga. Kendati demikian, ada juga beberapa negara yang mencari aman. Terutama yang punya kepentingan dengan AS. Hal itu sih wajar saja. Namanya juga sekutu.

Lalu, bagaimana dengan negara Islam? Tentu kita sudah tahu jawabnya. Di pelbagai media, negara-negara Islam yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) satu suara.

Dimotori Indonesia dan Turki, mereka mengampanyekan untuk mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina. Yang lebih ekstrem, negara-negara OKI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk “menendang” AS dari mediator perdamaian Palestina-Israel. Bahkan, beberapa negara seperti Libanon dan Turki berencana mendirikan kantor kedutaan Palestina di Yerusalem.

Nah, kebetulan saya salah satu orang yang menolak pernyataan Trump. Wajar saja. Saya orang Indonesia. Ada sejarah yang tak boleh dikesampingkan antara Indonesia dengan Palestina.

Saat sekolah, kalau membaca buku sejarah, diajarkan jika Palestina adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Jadi sudah sewajarnya sebagai orang Indonesia, kita mendukung Yerusalem sebagai ibu kota Palestina.

Boleh dibilang, “perlawanan” terhadap Trump paling dahsyat terjadi di Indonesia. Demo besar-besaran terjadi di hampir semua daerah. Dari Sabang hingga Merauke ada demo mendukung Palestina. Semua kalangan, para tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala daerah, hingga politisi turun gunung. Kompak menyuarakan derita Palestina.

Kantor kedutaan dan Konsulat Jenderal (Konjen) Negeri Paman Sam didemo. Beberapa produk AS diboikot. Mulai dari makanan, minuman, pakaian, dan barang-barang. Pokoknya enggak mau yang berbau AS dan Israel.

Bak menjadi garda terdepan dalam membela Palestina, Indonesia menjadi negara pertama yang melobi negara-negara besar untuk tidak mengikuti keputusan Trump. Puncaknya, Presiden Indonesia Joko Widodo menghadiri langsung Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) OKI di Istanbul, Turki. Pria beralias Jokowi itu tampil memukau.

Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia mampu menyatukan suara negara Islam untuk melawan kebijakan Trump. Kalau tidak salah ada enam usulan.

Tak sekadar bicara, Indonesia langsung action. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi langsung terbang ke Eropa untuk meminta dukungan. Hasilnya, Uni Eropa (UE) satu suara dengan Indonesia. Menolak kebijakan Trump soal Yerusalem.

Kiprah Indonesia di kancah internasional memang dahsyat. Bahkan mendapat banyak pujian dari negara sahabat. Gara-gara sikap tegas Indonesia pula, banyak negara yang “memusuhi” Trump. Saking takutnya terhadap kemungkinan gejolak internasional, Dewan Keamanan (DK) PBB berencana membatalkan klaim sepihak Trump.

Terang saja PBB khawatir. Pasalnya, negara-negara sekutu juga menolak langkah negara adidaya itu. Negara-negara internasional memilih untuk menjaga perdamaian di Timur Tengah. Mereka bersama-sama dengan Indonesia menolak Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Indonesia pun banjir dukungan.

Sikap Indonesia itu mampu menyatukan suara dunia. Hampir seluruh negara mendukung langkah Indonesia.
Bahkan, Indonesia disarankan menjadi pengganti AS sebagai mediator pertikaian Palestina-Israel.

Dengan menganut prinsip bebas aktif, tak salah rasanya jika Indonesia mengambil peran itu. Toh, Indonesia mendapat dukungan internasional. Tinggal kita nanai saja perkembangan terbaru dari isu soal Yerusalem tersebut.

Apakah, dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina dapat berbuah manis. Semoga. Kita sama-sama berdoa demi saudara-saudara kita yang saat ini tengah menderita di sana. ***

Guntur Marchista Sunan
General Manager Batam Pos

10 Tokoh Penerima Anugerah Batam Madani 2017

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam, sempena Hari Jadi Kota Batam, memberikan penghargaan Anugerah Batam Madani, Senin (18/12/2017) malam pada 10 tokoh.

Mereka ialah………..

Direktur Operasional sekaligus Dewan Redaksi Batam Pos Candra Ibrahim dari unsur yang didapuk anugerah bidang Pers dan Media.

Anugerah bidang sosial diberikan pada pendiri Yayasan Embun Pelangi, Efrizal, yang aktif memberikan bantuan advokasi, penyelamatan dan pendampingan terhadap korban kejrasan terhadap petempuan dan anak.

Bidang pengusaha diberikan kepada pengusaha sukses Batam Hartono. Pria yang juga akrab Akau ini merupakan pendiri PT Citra Buana Prakarsa, pusat pembelanjaan Kepri Mall, Pelabuhan Harbour Bay, Swiss Bell Hotel dan proyek yang akan dikerjakan ke depan pembangunan Hotel JW Marriot, office tower 14 lantai.

Tokoh keagamaan diberikan kepada kepala bidang tilawah seni membaca al-qur’an di Qur’an Centre Batam Junaidi Jum’ah. Bersama rekan-rekannya, pria yang juga dewan hakim MTQ Kota batam sejak 2000 sampai sekarang dan dewan hakim MTQ Kepri sejak tahun 2005 sampai sekarang dinilai berhasil mengantarkan anak-anak batam sukses sebagai pemenang pada Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional maupun internasional.

Tokoh perempuan diberikan pada Nuraeni Martin Langi yang merupakan pelopor berdirinya Yayasan Graha Lansia Batam. Ia ingin lansia memiliki tempat berkumpul bersosialisasi dan berbagi ilmu. Sejak berdiri 8 tahun lalu, kini yayasan yang dipimpin mantan anggota DPRD Batam periode 1999-2004 memiliki 400 anggota. Para lansia mengikuti beragam kegiatan dari kerajinan tangan, pengajian, terapi kesehatan dan ceramah agama.

Raja Zahari Ibni Raja Muhammad Nur mendapat anugerah bidang kebudayaan. Ia merupakan keturunan ke -7 dari Raja Isa Ibni Raja Ali (marhum pulau bayan) yang di pertuan muda ke-5. Dimasa hidupnya beliau sehari-harinya sebagai nelayan tradisional yang tinggal di nongsa. Beliau juga merupakan tokoh agama yang mengajarkan mengaji, asrakal dan berzanzi. Semasa hidupnya ia begitu menjunjung adat istiadat melayu. Bertepatan 29 desember 2014 beliau menghadap sang khalik.

Penerima Anugerah Batam Madani 2017 berfoto bersama walikota Batam.
foto: cecep mulyana / batampos

Bidang olah raga diberikan pada Kris Wiluan yang fokus mengembangkan olahraga perahu layar di Batam. Saat ini terdapat 30 anak binaan PT Citra Mas yang di didik menjadi atlet layar. Sebagai bentuk keseriusannya memajukan olahraga di batam, ia telah mendirikan gelanggang olahraga citra mas di kawasan industri kabil.

Bidang istiadat melayu diberikan pada Wakil Ketua Harian Lembaga Adat Melayu Batam Said Indra dan Ketua 4 LAM Batam, keduanya dinilai punya sumbangsih menjaga adat melayu.

Bidang pendidikan diberikan pada Hardi S. Hood. Anggota DPD perwakilan Kepri ini membidangi pendidikan di lembaga tempatnya mengabdi, delapan tahun mejabat ketua Dewan Pendidikan dan dikenal melalui program SABAS (siap aktif bantu sekolah).

Tak hanya para tokoh tersebut, penghargaan juga diberikan pada Tokoh Masyarakat masing masing kecamatan. Kecamatan Batam Kota, H. Andi Sudarmi Dahlan, Kecamatan Bengkong Ermin Yudi. Kecamatan Bulang Timat Rahmat / Long Timat, Kecamatan Galang Muhammad Amin. Kecamatan Belakang Padang Suly Abas.

Kecamatan Sei Beduk Suparno, Kecamatan Batu Aji Idham Arrahman. Kecamatan Sagulung Usman Hadi, Kecamatan Batu Ampar Ahmad Dasuki, kecamatan Lubuk Baja Syahlan Sully, Kecamatan Nongsa H. Ramlan serta Kecamatan Sekupang diberikan pada Hendro Apendi.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan terima kasih kepada para tokoh karena telah bersumbangsih bagi Batam. Ia menyampaikan, pemberian penghargaan sebagai wujud rasa terima kasih tersebut.

“Anugerah madani tulus diberikan pada pengabdi yang penuh kesetiaan,” ucap Rudi.

Malam Anugerah Madani juga diiringi pesta rakyat, ribuan warga memadati Dataran Engku Putri Batam.

Turut memeriahkan acara tersebut, penyanyi jebolan acara pencarian bakat salah satu TV swasta juga grup band asal Medan Amigos.

“Acaranya sangat meriah dan cukup menghibur. Ramai orang yang datang,” kata seorang warga Batuaji, Margaret. (cr13)

 

Orchard View mulai Dibangun, Agung Podomoro Kian Optimis

0

batampos.co.id – Keseriusan pengembang properti ternama Agung Podomoro Land (APL) membangun Kota Batam, berjalan konsisten. Perencanaan pengembangan kawasan superblock seluas 4,2 hektar di Batamcenter itu, kian terlaksana tepat waktu. Seperti proyek terbarunya apartemen Orchard View yang dipasarkan Juli lalu, kini resmi dibangun (groundbreaking), mulai Minggu (17/12).

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjual kepercayaan kepada konsumen, agar menyerahkan unit tepat waktu,” kata Assistant General Manager Orchard Park Batam, Tedi Guswana disela acara groundbreaking Orchard View di kawasan Orchard Park Batamcenter, kemarin.

Apartemen yang dibangun di atas lahan 1,2 hektar berbentuk 2 tower dengan 1.200 unit tersebut, ditargetkan selesai akhir 2020 nanti. Meskipun demikian, animo masyarakat untuk dapat menjadi salah satu penghuni di kawasan hidup berkonsep one stop living ini begitu tinggi. Terbukti dari penjualan unit, yang sudah diangka 78 persen.

“Dan konsumen terbesarnya tetap dari Batam (Kepri),” ujar Tedi.

Pencapaian itu jelas meyakinkan APL terus optimis membangun kawasan hunian terpadu yang akan menjadi destinasi wisata tersendiri bagi masyarakat Batam.

“Dalam situasi perekonomian yang dikatakan lesu ini, kebutuhan untuk tempat tinggal itu selalu ada karena manusia terus bertumbuh. Maka hunian di lokasi strategis sudah pasti menjadi point utama untuk nilai jual yang baik, apalagi didukung kelengkapan lainnya,” terang Assistant Vice Resident Head of Strategic Residential Marketing Division APL, Agung Wirajaya.

Bahkan, lanjutnya, konsumen yang datang justru sebagai pembeli untuk dipakai sendiri. “Artinya, properti ini masih sangat baik menjadi aset masa depan bagi keluarga ataupun hari tua mereka,” jelas Agung.

(dari kiri ke kanan) Asisten GM Orchard Park Teddy Guswana Asisten Vice President of Strategi Residen Marketing Division Agung Podomoro Land Agung Wirajaya, Ketua REI Batam Achyar Arfan, Project Manager Apartement Orchard View Samsul Rizal menekan tombol pada acara ground breaking Apartement Orchard View, Minggu (17/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Ia memaparkan, lokasi strategis Batam yang termasuk ke dalam kawasan segitiga emas (Batam-Singapura-Johor) menjadi areal investasi favorit investor dan developer, yang berimbas kenaikan harga properti yang kian meroket. Tapi, harga properti Batam masih jauh lebih murah dibanding 2 negara tetangga tersebut yang mencapai selisih 8-10 kali lipat, terutama untuk hunian vertikal seperti apartemen. Sementara, pendapatan dan pembelanjaan masyarakat Batam tidak sebesar Singapura dan Johor, Malaysia.

“Menjawab keadaan itu, APL mampu menghadirkan apartemen yang berada di kawasan mewah Orchard Park dengan harga mulai Rp 400 jutaan,” jelasnya.

Superblock Orchard Park yang sudah memiliki landed house, area komersil, SOHO, dan ditambah dengan keberadaan apartemen dilengkapi fasilitas mumpuni, membuat aktifitas penghuni lebih dipermudah terutama dalam manajemen waktu. “Semuanya tersedia, dan dekat mengunjungi tempat-tempat umum di pusat Kota Batam,” ungkap Agung.

Diketahui, Orchard View merupakan apartemen yang memiliki 2 perspektif sekaligus, view laut dan view taman terbuka hijau yang sangat indah jika dimiliki sebagai rumah kedua atau hunian singgah. Penghuni juga mendapatkan fasilitas lengkap mulai dari kolam renang, mini waterpark, community park, jogging track, hingga fitness center yang dapat dinikmati sepuasnya. Untuk unit, tersedia tipe studio, 2 bedroom dan 3 bedroom connecting.

“Diharapkan, proyek yang kami hadirkan disambut baik oleh masyarakat juga pemerintah kota yang saling bersinergi untuk membuat iklim ekonomi kembali berjalan sangat kondusif. Karena Batam sudah memiliki nilai bagus untuk terus berkembang maju,” tutup Agung.

Informasi lebih lengkap, kunjungi Marketing Galery Orchard Park Batam di jalan Orchard Boulevard, Belian, Batamkota. (nji)

Batam Kekurangan Dokter, hanya Ada 408 Dokter

0
ilustrasi

batampos.co.id – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menambah jumlah dokter di Batam. Sebab jumlah dokter di Batam saat ini yang hanya 408 orang dinilai belum memenuhi standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Anggota VI BPK yang salah satunya membawahi bidang pemeriksaan Kemenkes, Harry Azhar Azis, mengatakan sesuai standar WHO, perbandingan ideal jumlah dokter dengan jumlah masyarakat adalah 1:2.500. Sementara jumlah warga Batam saat ini tercatat 1,03 juta jiwa. Artinya, setiap satu dokter di Batam melayani 2.548 warga.

“Perbandingan itu masih di bawah angka ideal WHO,” kata Harry saat di Batam, Jumat (15/12) lalu.

Selain Batam, Harry menyebut jumlah dokter di Karimun juga belum memenuhi standar WHO. Saat ini jumlah dokter di Karimun sebanyak 86 orang dan jumlah warga Karimun sebanyak 238.456 jiwa. Sehingga perbandingannya mencapai 1:1.777 atau satu dokter melayani 1.777 orang.

“Kami minta agar jumlah dokter ditambah sesuai dengan standar WHO. Jangan sampai, ada pasien yang terlunta-lunta akibat kurangnya jumlah dokter,” kata Harry lagi.

Sementara untuk kabupaten/kota lainnya di Kepri sudah memenuhi standar WHO dari segi kecukupan jumlah dokter. Kabupaten Anambas paling bagus. Di sana ada 57 dokter. Padahal jumlah warga Anambas hanya sekitar 43 ribu jiwa.

“Artinya, setiap satu dokter hanya melayani 757 orang,” kata Harry.

Kemudian di Lingga, jumlah penduduk 91.753 orang dengan 47 orang dokter. Seorang dokter melayani 1.901 orang.

Di Natuna tercatat 73.500 penduduk dengan 56 orang dokter. Artinya sar orang dokter melayani 1.314 orang.

Sementara di Bintan tercatat 144.000 penduduk dengan 100 orang dokter. Sehingga perbandingannya satu dokter melayani 1.440 orang. Kemudian di Tanjungpinang tercatat 206.000 penduduk dengan 123 orang dokter. Seorang dokter melayani 1.577 warga. (par)

Resep Dokter Sederhana, Alami dan Cespleng…

0
ilustrasi: erick / jawapos.com

Sudah bertahun-tahun Penny Sullivan (bukan nama sebenarnya), warga Sydney itu berjuang melawan kecemasan berlebih, mood buruk, dan emosi yang naik turun.

Dokter mendiagnosisnya menderita bipolar disorder tipe II. Banyak berhubungan seks dan orgasme adalah obat alami untuk mengatasi gejalanya.

”Dokter berpesan untuk orgasme sebanyak yang bisa kudapatkan,” tuturnya seperti dikutip portal Whimn Australia.

Well, meski terdengar mudah, orgasme bisa sulit dicapai kalau pasangan tidak suportif. Penny beruntung lantaran sang suami sangat mendukung pengobatannya. Keduanya malah jadi takjub sendiri dengan efek berintim-intim secara lebih sering. Mood ibu tiga anak itu membaik berkali-kali lipat. Gejala bipolar yang sering mengganggu pun berangsur hilang.

”Kami tidak harus intercourse setiap saat. Kadang berpelukan atau bermesraan saja sudah membuatku lebih baik,” tuturnya. Ketika orgasme, tubuh melepaskan oxytocin, hormon yang bikin kita merasa happy. (adn/c6/na)

Harga Emas Turun, Penjualan Masih Stagnan

0
Karyawati Toko emas Banda Baru Megamall Iva sedang menyusun kalung emas yang dipajang di etalase toko. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Jelang perayaan Natal dan tahun baru pembelian emas di Batuaji masih stagnan (tidak berubah), Minggu (17/12). Meski saat ini harga emas mengalami penurunan dari Rp 557 ribu menjadi Rp 550 ribu, tidak lantas membuat penjualan di toko meningkat.

“Masih sama seperti bulan-bulan kemarin, belum ada tanda-tanda peningkatan meski jelang Natal,” ujar Wandi, karyawan toko emas Arafah di Pasar Fanindo.

Dia mengatakan hal itu ditengarai sulitnya ekonomi yang masih terasa hingga akhir tahun ini. Menurutnya, masyarakat lebih mendahulukan membeli kebutuhan pokok dibandingkan dengan membeli emas apalagi di tengah kenaikan harga beberapa komoditas makanan.

Kendati demikian, dia mengaku optimistis penjualan akan kembali meningkat, karena emas merupakan salah satu portofolio investasi yang menarik.

“Emas tetap menjadi pilihan favorit masyarakat untuk berinvestasi,” katanya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh karyawan toko Mas Cahaya, Adi. Jelang perayaan Natal penjualan emas di gerainya belum menunjukkan peningkatan.

“Masih stagnan. Adapun yang beli hanya dua atau tiga orang saja dalam sehari,” kata Adi.

Ia mengaku, masyarakat lebih banyak menjual perhiasan dibandingkan dengan membeli. “Meski harga emas turun, belum menjadi ajang menarik masyarakat untuk beramai-ramai membeli emas,” pungkasnya. (cr19)

Batam Pos Great Sale Dimulai Rabu, Berlaku hingga 31 Desember

0

batampos.co.id – Survei Nielsen Media Research membuktikan Batam Pos merupakan media nomor 1 se-Sumatera dan nomor 5 se-Indonesia untuk kategori perolehan iklan tertinggi. Ini membuktikan bahwa koran dengan tagline Pertama-Terbesar-Terpercaya itu paling dipercaya oleh pemasang iklan sebagai media promosi.

Masih menurut Nielsen, Batam Pos yang berada di bawah bendera Jawa Pos Group juga dinobatkan sebagai koran terpopuler dan paling banyak dibaca di Batam. Mengalahkan media sejenis yang sama-sama beredar di sana. Per harinya, pembaca Batam Pos mencapai 223 ribu orang. Julukan sebagai market leader newspaper pun melekat hingga saat ini.

Kendati demikian, kebesaran Batam Pos itu tidak bisa dilepaskan begitu saja dari dukungan masyarakat Batam, dan Kepulauan Riau (Kepri) pada umumnya. Terutama mitra iklan dan pelanggan setia. Makanya, jelang tutup tahun 2017, Batam Pos menggagas program spektakuler: Batam Pos Great Sale!

Batam Pos Great Sale adalah program yang digagas, khusus untuk mitra dan relasi Batam Pos. Akan ada diskon iklan secara besar-besaran. Tidak hanya iklan, advertorial diskon,” kata General Manager Batam Pos, Guntur Marchista Sunan.

Selain sebagai ucapan terima kasih kepada mitra dan relasi, Batam Pos Great Sale digelar dalam rangka untuk ikut memeriahkan Natal dan Tahun Baru. Rencananya, Batam Pos Great Sale akan menjadi program tahunan.

Batam Pos Great Sale digelar mulai tanggal 20 hingga 31 Desember 2017. Siapapun yang memasang iklan atau advertorial di tanggal itu (20-31 Desember, Red.), akan mendapatkan diskon besar-besaran. Pokoknya crazy price (harga gila). Harganya sangat miring,” katanya.

Sementara, Manajer Iklan Batam Pos Agus Triono menambahkan, Batam Pos Great Sale juga merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap Pemko Batam untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Tentu, kata dia, Batam harus mempunyai magnet atau daya tarik.

Dia menambahkan, sebagai media referensi berita dan navigasi untuk berbelanja, Batam Pos memberikan harga spesial dalam mendukung Batam Pos Great Sale.

Space yang kami berikan sangat menarik dengan ukuran mulai dari seperempat halaman, setengah halaman, dan satu halaman. Soal harga, kami menyebutnya crazy price. Karena memang harganya gila-gilaan murahnya dibandingkan dengan harga iklan reguler,” tegasnya.

Dijelaskannya lagi, pemasangan iklan atau advertorial ada periodenya. Yaitu mulai tanggal 20 hingga 31 Desember.

“Nah, tunggu apalagi? Manfaatkan momen akhir tahun ini untuk berpromosi dengan harga murah. Hubungi telepon 0778 460-000 atau account executive (AE) kami,” tutupnya.

Sebagai informasi, Batam Pos merupakan media terbesar di Kepri. Jangkauannya sangat luas.

Koran ini tersebar di seluruh Kepri yang meliputi Batam, Tanjung Pinang, Bintan, Tanjung Balai Karimun, Kundur, Moro, Anambas, Natuna, Meranti, Lobam, dan Lingga. Peredarannya juga sampai ke Singapura. (gun)

Normalisasi Drainase di Seibeduk hingga ke Hilir

0

batampos.co.id – Drainase Kebun Sayur Seibeduk, yang bermuara langsung ke laut, akhirnya dilebarkan. Parit yang memiliki panjang sekitar satu kilometer itu dilebarkan dan digali kembali agar lebih dalam dan dapat menampung debit air yang lebih banyak.

Camat Seibeduk, Science Taufik Riyadi Mengatakan drainase yang sedang dikerjakan itu merupakan drainase utama yang menjadi kunci bagi wilayah sekitar agar terhindar dari bahaya banjir.

“Lokasi ini titik terakhir. Kalau ini sudah selesai, mudah-mudahan masalah banjir di Seibeduk teratasi,” ujar Science, Minggu (17/12).

Dia mengatakan pelebaran drainase itu diperkirakan hingga 50 meter.
“Paritnya memang sengaja dibuat lebar, agar menampung air hujan dan air laut yang sedang pasang,” katanya.

Namun demikian, pengerjaan normalisasi sedikit terhambat karena masih adanya bangunan dan kolam milik warga di tepi drainase. “Alat berat susah masuk,” ungkapnya.

Hingga kini, Dinas Bina Marga dan Sumber Air Kota Batam telah menormalisasi puluhan drainase yang bermasalah di Kecamatan Seibeduk. Misalnya drainase di Kelurahan Mangsang, Duriangkan maupun di Seipancur.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Air, Kota Batam Yumasnur mengatakan terus menggesa proyek normalisasi drainase guna menuntaskan permasalahan banjir yang terjadi di kota Batam. “Semoga pelebaran segera rampung, sehingga tidak ada rumah warga yang terendam banjir saat debit air meningkat,” ucap Yumasnur belum lama ini. (cr19)

Tingkatkan Pengawasan, BP Batam bakal Pasang CCTV Canggih di Bandara dan Pelabuhan

0

batampos.co.id – Batam menjadi tempat transit narkoba dari Malaysia, Akhir-akhir ini penyelundupan narkoba dilakukan secara masif oleh beberapa kurir, namun berhasil ditegah oleh otoritas petugas di Bandara International Hang Nadim.

Deputi V Bidang Pelayanan Umum Bambang Purwanto mengaku akan memperketat pengawasan. Salah satunya dengan memasang kamera CCTV berkualitas canggih di bandara dan pelabuhan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi penyeludupan narkoba.

“Kami sudah mendengar dan mengetahui 4 kali penangkapan narkoba di Bandara,” ujarnya.

Ia mengaku akan segera berkordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) provinsi dan Polda Kepri. Pengadaan CCTV ini nantinya bakal dipasang di titik pintu masuk Batam seperti Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Batamcentre dan Sekupang.

“Itu akan kita ajukan ke BNN atau Polda. Kalau tidak ada, kami akan ajukan ke Pusat,” kata Bambang.

Diakui dia, alat canggih CCTV tersebut sangat penting diadakan di daerah perbatasan dengan negara tetangga. Sehingga bisa mendeteksi secara dini seluruh barang yang dikenakan manusia, dalam mengantisifasi masuk narkoba ke Indonesia.

“Narkoba menjadi musuh secara nasional. Kami akan perketat itu dengan berkomunikasi dengan Polda dan BBN,” jelasnya. (rng)

Pemko dan BP Komit Akan Bekerjasama Selesaikan Masalah Banjir

0
ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan bekerjasama dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam menyelesaikan persoalan banjir. Salah satunya dengan memfungsikan lahan-lahan yang tersedia saat ini untuk pembuatan drainase.

“Saat ini Pemko sedang bekerja sama dengan BP-Batam membuat drainase,” kata Walikota Batam, Rudi, Minggu (17/12).

Menurutnya, semula titik banjir di Kota Batam berjumlah 57 titik. Kini, 29 diantaranya sudah ditangani. Selebihnya masih dilakukan penanganan hingga saat ini. Beberapa bulan terakhir pemko mengaku bekerja keras mengatasi banjir.

Rudi mengatakan selama masa tugasnya 5 tahun ini, ia sudah memprogram pembangunan Kota Batam hingga 2019 nanti. Salah satunya fokus melakukan pembangunan infrastruktur jalan yang tentunya dibarengi dengan pembangunan drainase.

Pemko dan BP Batam sudah menyiapkan tempat-tempat yang menjadi sasaran mengalirnya air. Caranya adalah memfungsikan lahan-lahan yang ada pada saat ini. “Jadi saya dengan Pak Lukita sudah membicarakan untuk menarik kembali lahan-lahan yang sudah terjual dengan mengganti rugi untuk kepentingan orang banyak,” ujarnya.

Jika UWTO lahannya sudah habis, seluruh lahan yang sudah difungsikan untuk pembuatan drainase ini tidak boleh lagi digunakan. Jadi kemungkinan akan ada penarikan kembali lahan yang sudah terjual untuk kepentingan masyarakat.

“Untuk bebas banjir secara utuh mungkin belum, tapi kita akan berusaha semaksimal mungkin,” sambung Rudi.

Ia melanjutkan, penarikan lahan oleh pemerintah untuk kepentingan masyarakat tidak ada tuntutan hukum. Karena pemerintah punya hak dekresi atau hak yang dimiliki oleh pejabat pemerintahan dalam mengambil sebuah keputusan.

Selain itu faktor yang membuat banjir adalah saluran air tersumbat. Hal itu bisa karena sedimentasi saat musim hujan dalam intensitas tinggi. Selain itu juga faktor sampah yang menumpuk di saluran pembuangan air.

“Makanya kita menghimbau masyarakat Batam untuk tidak membuang sampah sembarangan,” tuturnya. (rng)