Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 12729

Rp 45 Juta untuk Penataan Kampung Tua

0
Tugu Kampung Tua Tanjung Buntung yang merupak akses jalan masuk ke pamung tua Tanjung Buntung Bengkong. F.CECEP MULYANA/BATAM POS

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menganggarkan Rp 45 juta untuk penataan lahan kampung tua di tahun 2018. Angka ini jauh sangat rendah dibanding tahun 2017 yang mencapai Rp 230,7 juta.

“Karena masuk salah satu yang ikut dirasionaliasi,” kata anggota Komisi I DPRD Batam, Sukaryo, kemarin.

Pada rencana kerja dan anggaran Dinas Pertanahan Kota Batam disebutkan, jumlah kampung tua sebanyak 34 . Sementara dokumen PL sendiri baru diberikan kepada sembilan kampung tua yang ada di kota Batam.

“Persentase penyelesaian dokumen PL kampung tua baru sekitar 26,47 persen,” ujar Sukaryo.

Bila melihat rincian rencana kegiatan kampung tua, bila di tahun 2017 dianggarkan sebesar Rp 200 juta untuk belanja jasa pihak ketiga. Maka tahun 2018 sudah dihilangkan. Belanja ini jadi salah satu yang dirasionalisasi.

“Yang masih sama yakni belanja langsung, belanja jasa, material, konsumsi dan transportasi,” terang dia.

Diakui Sukaryo, masih rendahnya penyelesaian dokumen kampung tua ini tidak lepas dari kewenangan BP Batam. Sebab, lahan itu sudah ada yang dialokasikan BP kepada pengusaha untuk menjadi kawasan industri.

“Harapan kita tak hanya 9 tapi 34 ini sudah memiliki PL sendiri,” ucap dia. (rng)

Warga dan Satpol PP Bersitegang

0

batampos.co.id – Tim Terpadu Kota Batam kembali menggusur enam bangunan liar yang terdiri dari rumah dan kios di Kelurahan Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (12/12). Proses penggusuran rumah dan kios liar (ruli) Seibinti tersebut mendapat penolakan dari warga. Bahkan salah seorang warga sempat bersitegang dan adu mulut dengan Tim Terpadu.

“Beri kami waktu. Kenapa langsung main gusur saja. Kalian tunggu di sini ya, saya mau adukan masalah ini ke anggota dewan,” ujar warga tersebut sembari berlalu dengan istrinya menggunakan motornya.

Namun, teriakannya tak digubris oleh puluhan anggota Tim Terpadu yang tetap mengeluarkan barang dagangan dari dalam rumahnya. Setelah barang-barang tersebut selesai dikeluarkan, Tim Terpadu pun mulai membongkar rumah semi permanen itu dengan alat seadanya.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari mengatakan penggusuran tersebut merupakan tindak lanjut dari wacana Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk melakukan pelebaran jalan sepanjang jalan menuju Pelabuhan Rakyat Sagulung. Selain itu, sebagian tanah yang ditempati warga tersebut merupakan milik PT Citra International Batam dan PT Indo Pertama.

“Kami sudah beri surat peringatan (SP) satu hingga tiga. Dan hari ini (kemarin) batas waktunya,” ujar Imam di lokasi penggusuran.

Sebelumnya, Tim Terpadu bersama Kelurahan Tanjunguncang dan pemilik lahan sudah melakukan mediasi dengan warga. Saat itu, pihak perusahaan menawarkan uang sagu hati senilai Rp 10 juta kepada warga. Namun, kata Imam, warga menolak, namun meminta untuk dicarikan kaveling.

Pihak perusahaan pun menyanggupi permintaan warga dengan menawarkan Kaveling Seroja di Kelurahan Seilekop, Sagulung. “Kami sudah mencarikan solusi. Sudah ditawarkan uang malah minta rumah. Rumah dikasih malah minta dua kaveling,” kata Imam.

Pemilik kios liar, Ramata, 30, mengklaim jika kaveling yang ditawarkan perusahaan tersebut belum ada kejelasan. “Kami belum lihat dimana lokasinya. Bentuk rumahnya seperti apa kami tak tahu,” kata Ramata sambil menitikkan air mata.

Ramata mengatakan, jika memang pihak perusahaan berniat memberikan kaveling tersebut, seharusnya menunjukkan lokasi beserta sertifikat kepemilikan kaveling. Namun, melihat kondisi seperti itu, seolah warga ditipu dan dipermainkan oleh perusahaan.

“Prosedurnya kan kalau memang mau kasih kaveling kenapa tak langsung kasih kami sertifikat dan lain-lainnya. Bukannya cuma nawar, kemudian kami digusur begini,” ungkapnya.

Karena hal itu, warga yang geram langsung menutup akses pintu masuk PT Citra International Batam dengan kursi dan ban bekas. Warga juga berteriak bahkan memaki perusahaan dengan kata-kata kotor.

Mobil lori yang mengakut besi dan hendak masuk ke dalam perusahaan juga diusir oleh warga. “Tak ada yang boleh masuk sebelum pemilik perusahaan bertemu dengan kami,” teriak salah seorang warga.

Kini, sejumlah warga tersebut, harus bepikir keras, lantaran kebingungan harus tinggal dimana.”Aku harus kemana? barang-barang ini aku titipkan kemana?” ratapnya lagi.

Selain Ramata, warga yang lain juga tampak kebingungan akibat pengusuran paksa tersebut. “Gak tahu mau kemana? Mana barang banyak begini,” kata salah seorang warga lain. “Padahal mau natalan dan tahun baru, masa tak bisa memberi kami waktu sampai bulan depan,” sambungnya.

Sementara itu, penggusuran tersebut mendapat perhatian Komisi IV DPRD Kota Batam Tumbur M Sihaloho. Tumbur yang mengetahui info tersebut langsung bertemu warga kemudian menemui pemilik PT Citra International Batam.
Sayangnya, pemilik perusahaan tersebut sedang tidak dilokasi.

“Belum bisa ketemu,” katanya kepada warga.

Ia juga menyayangkan aksi Tim Terpadu yang langsung mengeksekusi rumah warga. “Coba saya datang lebih awal mungkin bisa dilakukan mediasi. Tapi ini kan rumahnya sudah dibongkar, mau gimana lagi,” jelasnya. (cr19)

Stok Sembako Aman hingga Akhir Tahun

0
BUPATI Bintan Apri Sujadi bersama Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan, Khairul meninjau harga barang kebutuhan pokok di Pasar Kijang, kemarin. F. Kominfo untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Menjelang pergantian tahun, harga barang kebutuhan pokok (sembako) di sejumlah pasar di Kabupaten Bintan cenderung stabil 2018. Apalagi pasokan sembako aman hingga awal tahun depan.

Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan, Khairul mengatakan, menjelang natal dan tahun baru hanya ikan teri yang naik Rp 10 ribu per kilogramnya (kg). “Yang lainnya masih stabil,” katanya.

Ia juga menjamin kemanan stok sembako di Kabupaten Bintan hingga akhir tahun nanti. Pantauan beberapa komoditas seperti stok beras tercatat sekitar 4.985.610 kg dengan tingkat kebutuhan konsumsi sekitar 1.455.561 per kg per bulan.

Lalu stok gula pasir sekitar 931.474 kg dengan tingkat kebutuhan konsumsi
perbulan mencapai 189.387 per kg per bulan, dan stok daging sapi sekitar 27.916 kg dengan tingkat kebutuhan konsumsi mencapai 18.614 per kg per bulan.

“Beberapa stok komoditas cukup dan aman hingga jelang akhir tahun, komoditas beras, gula, daging sapi, minyak goreng, cabai merah cukup hingga awal tahun depan. Dan kita akan pantau terus ketersediaannya,” katanya.

Selain itu, ia berharap agar mulai dari level penjual, distributor, hingga pelaku usaha hendaknya menjaga ketersediaan pangan dan juga stabilitas harga dengan tidak menaikkan harga barang tanpa perhitungan dan aturan yang telah ditetapkan oleh
pemerintah.

Terpisah, pemasok sejumlah barang kebutuhan pokok di Tanjunguban, Indra Setiawan yang dihubungi siang kemarin memperkirakan, harga sejumlah barang kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan. “Yang jelas kalau melihat gejala-gejala terakhir ini, belum ada kenaikan karena pasokan dari Jawa, baik beras dan gula tidak ada kendala. Harganya pun cenderung menurun,” ungkapnya.

Seperti bawang merah dijual Rp 23 hingga 24 ribu per kg, bawang putih 12 hingga Rp 14 ribu per kg. “Sekarang lagi panen raya, musimnya dingin jadi harga bawang putih
cenderung turun, tapi kualitasnnya saja yang kurang bagus,” katanya.

Begitu juga dengan harga cabai merah yang cenderung turun, daerah pemasoknya seperti Jawa dan Mataram sudah normal kembali. “Cabai merah tadi pagi berkisar Rp 42 ribu hingga Rp 45 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit mulai merangkak naik
berkisar Rp 27 hingga Rp 28 ribu per kg sekarang menjadi Rp 30 hingga 32 ribu per kg,” tukasnya. (cr21)

Pak Gubernur Ngaku belum Jumpa dengan Wagub Baru

0

batampos.co.id – Sejak ditetapkan sebagai Wakil Gubernur Kepri pada Kamis (7/12) lalu, Isdianto sama sekali belum menjalin komunikasi dengan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Baik melalui sambungan telepon maupun bertemu langsung. Namun Nurdin mengaku tak terlalu mempersoalkan hal tersebut.

“Saya baru pulang juga (dari Jakarta), sehingga belum ada bertemu dengan Pak Isdianto,” kata Nurdin saat ditemui di gedung DPRD Kepri, Tanjungpinang, Senin (11/12).

Namun Nurdin memastikan hubungannya dengan Isdianto baik-baik saja. Bahkan Nurdin mengaku hubungan baik itu sudah terjalin sejak lama.

“Sejak saya masih jadi Bupati Karimun,” kata Gubernur.

Selain belum bertemu Isdianto, hingga kemarin Nurdin juga mengaku belum menerima berkas penetapan Wagub Kepri dari DPRD Kepri. Seperti diketahui, hasil keputusan DPRD Kepri tentang penetapan Isdianto sebagai Wagub Kepri akan diserahkan ke Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Kepri.

Nurdin mengaku akan secepatnya memproses berkas Isdianto. Namun sayangnya, hingga kemarin ia belum menerima berkas tersebut.

“Kalau sudah ada di meja saya, tentu segera diteruskan. Karena itu adalah amanah dari keputusan DPRD,” tegasnya.

Disinggung mengenai proses pemilihan Wagub Kepri yang penuh pro dan kontra, Nurdin mengaku tidak terlalu ambil pusing. Menurut dia, dinamika yang terjadi dalam proses pemilihan tersebut merupakan bagian dari proses demokrasi.

Sehingga, Nurdin mengaku dirinya menerima hasil keputusan DPRD Kepri tersebut dengan lapang dada.
“Adanya keputusan DPRD Kepri ini membuat perasaan saya menjadi lega,” ujar Nurdin, diplomatis.

Gubernur bahkan memberikan apresiasi kepada DPRD Kepri yang sudah bekerja keras untuk merampungkan pengisian kekosongan Wagub Kepri. Ditegaskannya, kewenangan untuk melanjutkan pemilihan adalah merupakan wilayah kerja DPRD Kepri. Pada tingkat partai, ia selaku Ketua DPW Partai NasDem Kepri sudah berupaya. Tetapi keputusan final berada di tangan DPRD Kepri untuk memilih.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kiri) menerima DIPA dari pusat yang diserahkan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. f: humas pemko batam.

Sementara saat ditanya soal ketidakhadirannya dalam pemilihan Wagub Kepri di DPRD Kepri pada Kamis (7/12) lalu, Nurdin beralasan karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggal. Sehari sebelum pemilihan atau Rabu (6/12), Nurdin harus menghadiri acara pembagian Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2018 di Istana Bogor.

Sementara pada hari Kamis (7/12), ia harus mengikuti rapat pembahasan Rencana Undang-Undang Provinsi Daerah Kepulauan bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Senayan, Jakarta.

“Kalau tidak ada hal yang mendesak, tentu saya hadir. Karena DPRD sudah mengeluarkan undangan resmi,” ujar Gubernur.

Terpisah, Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub Kepri Hotman Hutapea mengaku belum mendapat laporan dari Sekretariat Dewan. Apakah berkas Isdianto sudah diteruskan ke Gubernur atau belum. Menurut politikus Partai Demokrat tersebut, berkas sudah lengkap dan tinggal diserahkan ke Gubernur.

“Tak perlu dikumpulkan lagi tandatangan Pansus dan Panlih. Karena sudah ada berita acara pada waktu sidang,” ujar Hotman, kemarin. (jpg)

Perkuat Sistem Zonasi Sekolah, Pemprov Bentuk Perda Pendidikan

0
batampos.co.id – Tahun ajaran 2018 mendatang, Pemerintah Provinsi Kepri akan memperketat proses penerimaan siswa baru melalui sistem zonasi sekolah.
Penegasan tersebut sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Pendidikan yang sudah disahkan lewat sidang paripurna DPRD Kepri, Senin (11/12).
“Perda ini juga mengatur tentang pengelolaan Pendidikan Menengah dan Khusus,” ujar Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pendidikan, Alex Guspenaldi.
Dijelaskannya, Perda Pendidikan ini akan mengatur tentang masalah perizinan bagi sekolah–sekolah baru. Masih kata Alex, untuk Perda ini, akan memuat tentang pendidikan keagamaan akhlak mulia. Selain itu, di dalamnya juga mengatur tentang pendidikan adat istiadat, bahasa dan sastra, kewirausahaan, pendidikan kemaritiman dan
pertanian.
“Tak hanya itu, dalam perda ini juga mengatur tentang pendidikan anti korupsi, bela negara, lingkungan alam dan sekitar,” jelasnya.
Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, dalam Perda ini juga mengatur tentang zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Nantinya, setiap sekolah harus
memberikan alokasi 70 persen untuk anak di sekitar sekolah, 20 persen di luar sekolah. Sisanya lima persen diberikan kepada siswa berprestasi dan lima persennya lagi kepada
siswa tidak mampu.
“Perda ini merupakan wujud dari pengalihan kewenangan SMU/SMK dari Kabupaten/Kota ke Provinsi Kepri,” paparnya.
Ditambahkannya, Perda Pendidikan ini akan berlaku setelah adanya Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai petunjuk teknis atas pelaksanaan Perda Pendidikan. Ia berharap dengan adanya Perda ini, bisa menjadi teraju bagi Pemprov Kepri dalam mewujudkan cita-cita pembangunan dibidang pendidikan.
“Perda ini harus menjadi pedoman bagi pembangunan pendidikan Kepri ke depan,” tutup Alex.
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menyambut baik kehadiran Perda ini. Pemprov, Kata Nurdin mendukung penuh kehadiran Perda ini demi perbaikan sistem pendidikan di Kepri.
Pemprov mendukung penuh perda inisiatif ini. “Kami juga akan mendorong pelaksanaan perda ini secara konsisten demi melahirkan anak Kepri yang hebat,” kata Nurdin.
Sebelum disahkannya Perda ini, sempat terjadi perdebatan waktu pelaksanaan. Anggota DPRD Kepri Asmin Patros mempertanyakan soal dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang tidak diperhitungkan dalam besaran 20 persen.
“Jika disahkan langsung, maka akan berpengaruh kepada APBD 2018 yang sudah disahkan kemarin. Jangan sampai kita melanggar perda yang kita buat sendiri,” kata Asmin. Paripurna, akhirnya menyepakati dana BOS ini dibahas lebih lanjut.(jpg)

Pencapaian Tujuan Harus Semakin Fokus

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat memimpin rapat mingguan OPD di Rupatama Lt. 4 kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Dompak, Tanjungpinang, Senin (11/12). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menegaskan agar seluruh OPD tetap fokus pada tujuan yang ingin dicapai di sisa tahun anggaran ini. Tugas, tanggung jawab dan hasil yang sesuai rencana harus dicapai untuk kemaslahatan masyarakat.

“Tentu dengan akan berakhirnya 2017 kita harus terus menggesa tugas kita, terus tekankan semangat dalam bekerja dan fokus kepada tujuan yang ingin dicapai,” ujar Nurdin saat memimpin rapat mingguan OPD di Rupatama Lt. 4 kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Dompak, Tanjungpinang, Senin (11/12).

Dengan waktu yang tersisa tak lebih dari dua pekan, Nurdin mengevaluasi target-target pekerjaan sesuai anggaran tahun 2017. Karena itu, dalam beberapa pekan terakhir pun, Nurdin berkali-kali melakukan inspeksi ke sejumlah kegiatan pembangunan.

Rapat mingguan dikatakan Nurdin sangat baik jika konsisten dilakukan. Tujuannya untuk menggali berbagai saran juga permasalahan yang ada di lingkup Pemerintahan Kepri, juga menjadi contoh yang baik untuk instansi lain dalam menjalankan roda pemerintahannya.

Sementara itu, Sekdaprov Kepri H. TS. Arif Fadillah menghimbau agar menggesa pekerjaan yang ada dengan target kerja yang harus ditentukan agar tidak terjadi tumpang tindih kegiatan. “Intinya adalah agar seluruh OPD dapat terus berkoordinasi dalam bekerja agar tidak terhentinya pekerjaan yang membuat target terlewat, hal itu tentu dapat membuat persepsi masyarakat menjadi tidak baik,” ujar Arif.

Dalam pada itu, Kepala Barenlitbang Naharuddin mengatakan bahwa target pekerjaan 2018 sudah matang dengan telah disahkannya APBD pada akhir November lalu.
“Sebuah lecutan semangat bagi kita agar ke depan lebih baik dan cepat lagi, dengan telah selesainya APBD 2018 tentu saat ini fokus kita adalah menyelesaikan pekerjaan di tahun 2017 ini. Ke depan target kita awal November 2018 kita dapat mengesahkan APBD 2019,” ujar Nahar.

Rapat sendiri berisikan paparan yang mendeskripsikan pencapaian dari realisasi anggaran maupun fisik per Desember 2017 yang disampikan langsung oleh Kabiro Pembangunan Aries Fhariandi. Hingga tanggal 4 Desember 2017 realisasi anggaran dan realisasi fisik sudah mencapai target. “Tinggal bagaimana kita dapat memanfaatkan waktu yang tinggal 13 hari kerja lagi di Tahun 2017 untuk menyelesaikan berbagai program kegiatan yang belum kita selesaikan,” ujar Aries. (bni)

Temani Gas Melon, Pertamina Luncurkan Bright Gas “Buah Naga”, 3 Kg

0

batampos.co.id – PT Pertamina (Persero) berencana meluncurkan produk Bright Gas varian baru yakni dengan volume 3 kilogram atau sama dengan gas melon pada Triwulan I-2018.

Keberadaan gas buah naga 3 kg itu nantinya bukan untuk menggantikan gas melon, melainkan sebagai alternatif bagi masyarakat.

“Jadi jangan sampai ini mau mengganti elpiji subsidi. Ini bukan buat ganti. Untuk Bright Gas 3 kg ini alternatif. Biar lebih mudah. Maret kita mulai (jual),” ujar Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar di Jakarta, Jumat (8/12).

Dia menegaskan keputusan untuk menjual produk gas buah naga 3 kg juga didasari karena sulitnya masyarakat untuk beralih menggunakan gas nonsubsidi. Sehingga, keberadaan gas buah naga 3 kg itu bisa menjadi solusi dari keengganan masyarakat untuk beralih dari gas melon.

“Kalau ganti 5,5 kg kan (masyarakat) susah. Jadi kalau 3 kg. Kita bisa trade in langsung. Skenarionya begitu,” jelasnya.

Sementara, untuk harganya, Bright Gas ukuran 3 kg akan disesuaikan dengan harga yang tidak disubsidi. Jika dihitung, maka harga gas buah naga 3 kg diperkirakan sebesar Rp 33.000 per tabung. Hitungan itu diperoleh berdasarkan perbandingan harga jual gas saat ini.

Untuk gas yang disubsidi dihargai Rp 5.000 per kg, sementara untuk nonsubsidi setiap kilogram gasnya dihargai sebesar Rp 11.000 per kg.

Di samping itu, lanjut Iskandar, pihaknya berencana akan membuat promosi. Diharapkan, promosi itu akan membuat konsumen berbondong-bondong mengganti gas melon dengan gas pink yang memiliki kapasitas sama.

“Insentifnya pasti ada. Promo hadiah pasti ada. Itu strategi marketing betul. Bukan kita seperti penugasan. Jadi itu insentifnya berupa promosi,” pungkasnya. (ce1/hap/JPC)

Rica Hibahkan 400 Buku Endless Happiness

0
Rica Irma (tengah). F. Dok Pribadi Rica untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Penulis asal Karimun, Rica Irma Dhiyanty menghibahkan 400 buku kepada Dinas Pendidikan Karimun untuk dibagikan ke sekolah-sekolah, Senin (11/12). Hibah buku yang diterima Kepala Dinas Pendidikan Bakri Hasyim itu akan didistribusikan ke PAUD hingga SMA/sederajat.

Rica Irma Dhiyanty merupakan salah seorang wanita inspiratif yang telah menerbitkan buku motivasi diri dengan judul “Endless Happiness”. Hadirnya buku tersebut diharapkan mampu merangsang minat baca di kalangan masyarakat, khususnya pelajar.

“Buku yang isinya mencapai 140 lembar ini, sebagai buku motivasi diri, salah satunya bahagia sejati itu tanpa syarat. Sangat cocok bagi generasi muda,” ujar Rica Irma Dhiyanty yang ditemui di Gedung Nasional.

Buku “Endless Happiness” telah dicetak sebanyak 5.000 eksemplar. Buku motivasi ini sudah beredar secara nasional. Karya Rica Irma Dhiyanty ini merupakan hasil kerja sama dengan Dinas Pendidikan Karimun sebagai fasilitator dalam pendistribusian ke sekolah-sekolah. Walaupun saat ini sudah ada buku digital atau elektronik book yang sedang tren tapi buku cetak tetap ada pangsa pasar tersendiri.

“Sekarang sudah bisa dibaca melalui elektronik book di Google Play Store. Mudah-mudahan ke depannya ada generasi penerus seperti saya untuk berkarya melalui tulisan yang bisa bermanfaat bagi publik. Dan saya mengucapkan terima kasih kepada donatur anggota DPRD Karimun, Nyimas Novi Ujiani, H Taufik dan lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu,” kata Ica panggilan akrabnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim mengucapkan terima kasih kepada Rica Irma Dhiyanty yang telah menghibahkan buku hasil karyanya jilid pertama ini. Buku tersebut akan diletakkan di setiap perpustakaan sekolah. Hal tersebut untuk memberikan contoh kepada publik bahwa di Kabupaten Karimun ada wanita inspiratif yang sudah masuk ke tingkat nasional dalam berkarya.

“Ini perlu dicontoh anak-anakku sekalian. Silakan berkarya, buktikan bahwa anak pulau bisa sejajar dengan anak-anak yang ada di kota besar,” ungkapnya.

Sementara itu Dandim 0317/TBK Letkol Inf I Gusti Ketut Artasuyasya memberikan apresiasi hasil karya anak Karimun yang cukup membanggakan. Karena di dalam tulisannya selain memotivasi diri, juga mengisahkan bagaimana memainkan peranan diri dalam menghadapi tantangan hidup dengan kesederhanaan. “Saya secara pribadi bahagia sekali memberikan pandangan terhadap hasil karya mbak Ica. Dan ditunggu edisi keduanya,” pujinya. (tri)

14 Hal untuk Diet Sukses

0
ilustrasi

Pembaca batampos.co.id, ketahuilah masih banyak orang yang keliru melakukan diet.

Bukannya langsing, malah sakit.

Padahal cukup dengan melakukan pola hidup sehat dan bijak dalam memilih makanan, sudah bisa menjadi alarm bagi tubuh. Boldsky, Selasa (12/12) berbagi 15 tips bagi siapapun yang ingin hidup sehat dan lebih langsing.

1. Makan Lebih Banyak Protein
Batasi karbohidrat dan lemak dari makanan tapi perbanyak mengonsumsi protein.

2. Hindari Makanan Olahan
Makanan olahan dikemas dengan garam dan aditif lainnya yang membuat tubuh tak sehat hingga kecanduan memakannya tanpa henti.

3. Makan Lebih Banyak Buah dan Sayuran
Buah dan sayuran dikemas dengan serat larut dan tidak larut yang mengisi perut dengan cepat namun tidak menambah banyak kalori ke tubuh kita. Namun saat membuat jus buah sebaiknya tak lagi menambahkan gula.

4. Pilih Gandum
Pilihlah roti gandum. Dan mengonsumsi lebih banyak jenis makanan ini lebih baik karena bisa mengisi perut lebih cepat, sehingga membatasi asupan kalori.

5. Singkirkan Makanan Tak Sehat
Ini adalah faktor psikologis. Jika terlalu dekat dengan makanan tak sehat di dapur atau kulkas, mau tak mau bisa tergoda.

6. Kurangi Asupan Gula
Faktanya bahwa penyakit diabetes dan metabolik telah meningkat sejak beberapa dekade terakhir. Masyarakat sulit untuk melepaskan diri dari gula karena sebagian besar makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari kaya gula.

7 Minum Segelas Air Sebelum Makan
Minum segelas air sebelum makan bisa membuat perut merasa kenyang lebih cepat dan mengurangi asupan kalori secara keseluruhan.

8. Minum Kopi Tanpa Gula
Meski akan aneh rasanya tapi nantinya akan terbiasa meminum kopi tanpa gula. Kopi penuh dengan antioksidan dan senyawa bermanfaat yang bisa.menurunkan berat badan. Kafein meningkatkan metabolisme sebesar 3-11 persen asalkan jika tidak terhambat oleh efek penggunaan gula.

9. Hindari Minuman Elektrolit
Minuman elektrolit dikemas dengan gula sehingga membuat seseorang kecanduan.

10. Jangan Makan Karbohidrat Olahan
Karbohidrat olahan seperti roti putih, tepung putih, dan pasta, membuat asupan kehilangan semua kandungan nutrisi dan serat. Sehingga makanan itu memicu diabetes.

11. Berpuasa
Berpuasa bisa membuat tubuh lebih teratur dan terkontrol dalam mengasup makanan. Sehingga membuat tubuh lebih disiplin.

12. Makan di Piring Kecil
Faktor psikologis ini bisa menahan porsi makan yang jauh lebih besar. Dengan piring kecil, maka bisa mengurangi porsi.

13. Kunyah Perlahan
Perut akan kenyang setelah 20 menit sejak seseorang mulai makan. Maka lebih baik mengunyah makanan dengan perlahan sehingga bisa menyehatkan pencernaan.

14. Ganti Minyak Goreng
Penggunaan minyak goreng juga harus digunakan dengan bijak. Penggunaan berulang bisa menyebabkan lemak jahat. Gantilah dengan minyak zaitun yang mengandung lemak tak jenuh lebih rendah. (ika/JPC)

Dua Warga Malaysia Hilang di Perairan Berakit

0
Tim BNPP Tanjungpinang melakukan pemetaan terhadap kapal kayu yang tenggelam di perairan Tanjungberakit, Bintan, Senin (11/12) pagi. F. Basarnas untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Dua warga negara Malaysia hilang setelah kapal kayu mereka terbalik
karena disapu ombak di perairan internasional, tepatnya sekitar 10,3 mill dari perairan Tanjungberakit, Kabupaten Bintan, Minggu (10/12) sore. Dua korban yang hilang yakni Tan Soon Heng, 25 tahun dan Chan Chon kuok alias Jonathan Clifford, 51 tahun.

Kejadian karamnya kapal kayu ini awalnya diketahui masyarakat pada Minggu (10/12) sore. Tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Tanjungpinang yang menerima laporan tenggelam kapal kayu tersebut berupaya menuju ke lokasi, namun lantaran cuaca buruk malam itu akhirnya pencarian ditunda.

Senin pagi, tim melanjutkan pencarian dengan meninggalkan pangkalan Kampung Bulang menuju lokasi kejadian tepatnya di perairan Tanjungberakit, Kabupaten Bintan. “Kami masih melakukan pencarian, belum ada perkembangan hingga saat ini,” ungkap Kepala BNNP Tanjungpinang Budi Cahyadi melalui Kasi Ops Eko Suprianto, Senin (11/12).

Ia menyebutkan, dua korban merupakan warga Malaysia bernama Tan Soon Heng, 25 tahun dan Chan Chon kuok alias jonathan clifford, 51 tahun. “Kami belum tahu mereka dari mana dan tujuannya mau ke mana, tapi kedua korban dilaporkan merupakan warga negara Malaysia,” ucapnya singkat.

Sementara itu, ka ops PPLP Tanjunguban Sugeng mengatakan, pihaknya juga terlibat dalam pencarian dua warga Malaysia yang hilang karena kapal kayu mereka terbalik. kn Rantos p 210 dikerahkan ke lokasi pencarian atau sekitar karang tengah 10,3 mill dari utara tanjung berakit, kabupaten bintan.

Dalam upaya pencarian ini, ia menyebutkan, semua pihak dikerahkan. Dari Tni al mengirimkan kri Loser dan kri tenggiri, sedangkan basarnas mengirimkan Rb 209 basarnas. “Sar Malaysia juga ada mengerahkan kapal kd Andalan,” ujarnya.

Sore ini, ia menyebutkan, lokasi di sekitar pencarian cerah berkabut dengan
ombak setinggi 0,5 hingga 1 meter. Lalu, arah angin dari utara ke selatan dengan
kecepatan angin sekitar 30 knot.

“Berita terakhir yang kita monitor melalui radio kd andalan, mereka menemukan satu orang mayat di sekitar perairan Tanjungpunggai Malaysia. namun, untuk identitas belum diketahui,” tukasnya. (cr21)