Minggu, 10 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12820

Jadi Organisasi yang Berkualitas dan Memberdayakan Anggota

0
Sekda Provinsi Kepri, saat menghadiri peringatan HUT ke 18 Dharma Wanita Persatuan, Kamis (7/12). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekdaprov) Kepri TS. Arif Fadillah mengatakan Dharma Wanita Persatuan memiliki peran strategis dalam membangun bangsa sesuai dengan visi dan misi organisasi. Para anggotanya diharapkan mampu menjadi pendamping dan mendukung keberhasilan suami sebagai abdi negara.

“Sebagai isteri ASN, peran anggota Dharma Wanita Persatuan sangat strategis dalam pembangunan dan mendukung keberhasilan program pemerintah,” Kata Arif pada Peringatan HUT ke-18 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2017 di Aula Wan Sri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (07/12). DWP yang memasuki usia ke-18 merupakan organisasi perempuan terbesar di Indonesia yang beranggotakan isteri ASN.

Turut hadir pada acara ini Asisten Pemerintahan dan Kesra Raja Ariza, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kepri Muhamad Hasbi, Kepala OPD Provinsi Kepri, Kepala Bukopin Tanjungpinang, Ketua PKK Provinsi Kepri, Ketua Organisasi Wanita Se-Provinsi Kepri,dan Ketua Dharma Wanita Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepri.

Arif menambahkan perayaan ulang tahun Dharma Wanita Persatuan ini tentunya bukan seremoni semata, namun merupakan momentum dalam peningkatan peran organisasi baik dalam pembangunan maupun keluarga.

“Organisasi DWP diharapkan mampu berkiprah nyata dengan menjadi organisasi yang berkualitas, mandiri dan bisa memberdayakan diri dalam kehidupan keluarga, organisasi maupun masyarakat luas,” ujar Sekdaprov.

Sebagai penasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kepri, Arif menekankan kepada segenap pengurus Provinsi maupun kabupaten/kota untuk terus memacu diri dan meningkatkan pengetahuan serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dan meningkatkan rasa kepedulian sosial dan terus melakukan pembinaan terhadap enggota dan masyarakat pada umumnya.

Sekdaprov mengatasnamakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih kepada segenap pengurus dan anggota DWP Se-Provinsi Kepulauan Riau yang telah berhasil menunjukan kerja nyata terutama dalam mendukung program Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Selamat Ulang Tahun ke-18 Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kepulauan Riau. Semoga ditahun-tahun kedepan dapat lebih baik dalam usaha dan baktinya kepada masyarakat dan Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Arif mengakhiri.

Sementara itu, Ketua DWP Provinsi Kepulauan Riau pada sambutannya mengajak pengurus dan anggota untuk bersama-sama meningkatkan kualitas sebagai perempuan sehingga dapat menjadi pelaku utama dalam ketahanan keluarga. (hsl)

Cabai Rawit Tembus Rp 48 Ribu

0
Harga Cabai Rawit melonjak naik beberapa hari belakangan di Pasar Puan Maimun, Tanjungbalai Karimun. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, beberapa harga komoditi sembako mengalami kenaikan di pasar. Salah satunya cabai rawit yang mengalami kenaikan cukup tajam dari Rp 32 ribu menjadi Rp48 ribu per kilogram. Sedangkan cabai merah naik Rp 1.000 per kilogram, namun kembali normal di harga Rp 58 ribu per kilogram.

“Cabai rawit yang naik cukup tinggi sejak beberapa hari ini. Secara otomatis, masyarakat yang beli pun agak berkuranglah,” kata Uni, salah seorang pedagang sayuran di Pasar Puan Maimun, kemarin (7/12).

Sedangkan untuk kebutuhan komoditi sembako jenis bawang putih harganya tetap Rp 22 Ribu per kilogram, bawang merah Rp 28 ribu per kilogram, dan bawang merah India Rp 18 ribu per kilogram. Tomat maupun sayuran yang lain masih relatif normal, dengan pasokan cukup untuk sepekan mendatang. Komoditi sembako di Karimun sebagian besar didatangkan dari luar daerah Karimun.

“Cabai saja didatangkan dari Mataram. Mudah-mudahan jangan gagal panen sajalah,” ujarnya.

Sementara Uda, salah seorang pedagang daging ayam potong mengatakan, untuk pasokan daging ayam potong saat ini masih cukup. Namun harga ada kenaikan sekitar Rp 1.000 per kilogram menjadi Rp 35 ribu per kilogram. “Naik seribu rupiah sajalah. Biasanya, menjelang Natal naik semuanya bang,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Kabupaten Karimun Muhammad Yosli meyakini bahwa kebutuhan sembako dipastikan aman. “Kami tetap melakukan pemantauan di lapangan. Dikarenakan daerah kita bukan penghasil, secara otomatis terjadi kenaikan beberapa komoditi sembako. Tapi masih wajar dan kami tetap usahakan menjaga pasokan sembako,” jelasnya.

Pantauan di Pasar Puan Maimun, beberapa harga komodisi sembako yang setiap hari dibutuhkan oleh masyarakat maupun para pedagang makanan seperti, gula pasir Rp 12 ribu per kilogram, minyak goreng curah Rp 12 ribu per kilogram, tepung terigu Rp 8.000 per kilogram, kacang kedelai Rp 9.000 per kilogram, mentega Rp 14 ribu per kilogram.
Kemudian telur ayam ras Rp 1.500 per butir, beras premium Rp 13 ribu per kilogram dan beras medium Rp 10 ribu per kilogram. Daging sapi beku Rp 80 ribu per kilogram, daging sapi segar Rp 140 ribu. Ayam kampung Rp 60 ribu per kilogram.

“Biasanya telur ayam, mentega, dan tepung yang diborong untuk membuat kue kering. Itu biasanya naik paling Rp 200 per kilogram,” kata Bujang salah satu pedagang kelontong. (tri)

Ada Dugaan Korupsi di Dinas Sosial Karimun

0
 Lulik Febytantara. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Tim pemeriksa dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mulai melakukan penghitungan kerugian negara akibat dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karimun. Tersangka kasus tersebut adalah Indra Gunawan yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinsos. Sedangkan penghitungan berkas dilakukan di Sat Reskrim Polres Karimun.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara mengatakan, tim dari BPKP yang berjumlah empat orang sudah sepuluh hari berada di Karimun untuk melakukan penghitungan kerugian negara yang berhubungan dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi di Dinsos periode 2014 sampai dengan 2016.

Jika berdasarkan hitungan penyidik, katanya, kerugian negara yang timbul lebih Rp 3 miliar. Tetapi untuk melengkapi berkas penyidikan, yang diakui untuk digunakan di dalam proses persidangan adalah hasil perhitungan BPKP. Dan untuk bisa menyelesaikan perhitungan kerugian negara tersebut, tim dari BPKP butuh waktu 20 hari sampai dengan keluar hasil penghitungan.

“Saat ini, penghitungan masih berlangsung dan baru menyelesaikan penghitungan tahun anggaran 2015. Tinggal satu tahun anggaran lagi, yakni 2016,” ungkapnya

Dalam melaksanakan proses penghitungan, BPKP tidak hanya menghitung berdasarkan berkas saja, tapi juga meminta klarifikasi dari Panitia Pembuat Komitmen (PPK) sesuai dengan bidang yang dihitung. ”Bahkan hari ini (kemarin, red) penghitungan kerugian negara juga dihadiri oleh tersangka Indra Gunawan,” terang Lulik.

Setelah BPKP mengeluarkan hasil perhitungan kerugian negara, maka penyidik akan melanjutkan dengan meminta keterangan saksi ahli hukum pidana dari salah satu perguruan tinggi. (san)

Warga Sulit Dapat Bantuan Bedah Rumah

0
Kondisi pondok Nanang, warga Jalan Fajar Baru Kelurahan Tanjungbatu Kecamatan Kundur. F. Imam Soekarno/Batam Pos.

batampos.co.id – Sejumlah warga miskin di Kecamatan Kundur belum sepenuhnya mendapatkan bantuan bedah rumah melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Seperti dirasakan Nanang, warga yang tinggal di Fajar Baru, Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur. Pondok yang ia tempati berdiri di lahan milik warga, makanya ia sulit mendapatkan bantuan bedah rumah.

Nanang bersama adik laki-lakinya sudah cukup lama menempati pondok yang kurang layak. Nanang bekerja sebagai penjaga kuburan Dagang, sedangkan adiknya bekerja serabutan.

“Saya sudah bertahun-tahun tinggal di pondok ini. Kondisinya hampir rubuh namun sampai sekarang belum pernah mendapat bantuan perbaikan rumah. Memang saya tinggal di pondok ini menumpang di lahan milik warga. Beruntung mereka mengizinkan untuk keluarga saya tinggal. Kami berharap agar ada perhatian bagi warga miskin seperti saya yang tidak memiliki lahan untuk dapat tempat tinggal yang layak,” harap Nanang, Kamis (7/12).

Pantuan di lapangan, selain Nanang masih ada sejumlah warga miskin yang bernasib sama. Mereka tinggal di lahan milik warga. Sementara syarat untuk mendapatkan bantuan RTLH, rumah harus berdiri di lahan milik pribadi. Warga miskin berharap pemerintah memberikan solusi agar mereka bisa mendapatkan bantuan bedah rumah. (ims)

 

Candaan Berbuntut Penganiayaan

0
ilustrasi penganiayaan.

batampos.co.id – Unit Reskrim Polsek Meral berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang karyawan perusahaan galangan kapal di Tanjungbalai Karimun karena melakukan penganiayaan terhadap rekan satu kerjanya.

“Peristiwa penganiayaan ini terjadi Senin (27/11) yang dialami oleh korban Aditya, yang merupakan pekerja di PT MOS, Tanjungbalai Karimun. Awal terjadinya penganiayaan ketika korban sedang bekerja pada bagian bawah galangan kapal. Sedangkan tersangka berinisial Fk bekerja pada bagian atas sedang memotong plat besi. Tidak lama kemudian, tersangka melempar besi berukuran 5 cm meter yang mengenai bagian bahu korban,” ujar Kapolsek Meral AKP Syaiful Badawi, Kamis (7/12).

Karena tidak senang, kata Kapolsek, korban naik ke atas dan bertanya kepada tersangka kenapa melempar besi. Tersangka menjawab hanya bergurau, tapi korban tetap tidak senang. Karena korban tidak senang, tersangka emosi dan langsung mendorong korban sampai terjatuh. Tidak hanya itu, rambut korban ditarik untuk berdiri, namun tidak bisa berdiri. Akhirnya, tersangka makin emosi dan langsung melayangkan pukulan hingga mengenai bagian sebelah kanan mata korban sampai luka robek.

“Pada hari itu korban langsung membuat laporan. Setelah itu, kami melakukan penyelidikan, akhirnya anggota mengetahui keberadaan tersangka. Untuk itu, pada Rabu (6/12) kami menangkap tersangka di salah satu rumah di Kelurahan Sei Pasir. Pada saat dilakukan penangkapan tersangka tidak melawan dan mengakui perbuatannya. Saat ini tersangka sudah ditahan untuk proses lebih lanjut,” jelasnya. (san)

Polisi Tangkap Lori Pengangkut Barang Impor

0
LIMA lori yang mengangkut elektronik dan barang rumah tangga diamankan Satpolair Polres Bintan di Pelabuhan Tanjunguban, Selasa (5/12). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos.co.id – Jajaran Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres bintan mengamankan lima lori yang mengangkut perabotan rumah tangga dan elektronik impor di Pelabuhan Tanjunguban, Bintan, Selasa (5/12) sore. “Benar ada lima lori yang diamankan karena diduga memuat barang-barang impor,” ujar Kasatpolair Polres Bintan AKP Norman DJ, Kamis (7/12)

Pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan Bea dan Cukai (BC) karena keberadaan barang tersebut diduga melanggar kepabeaan. “Nanti Polres yang bakal berkoordinasi dengan pihak BC,” tukasnya singkat.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang mengatakan, kasus tersebut kini
masih dalam tahap penyelidikan. “Masik kita lakukan penyelidikan,” singkat mantan Kasat Narkoba Polres Barelang ini.

Terpisah, salah seorang sumber menolak namanya dikorankan menuturkan, kunci lima lori yang mengangkut keramik, pendingin ruangan dan kasur itu langsung diambil petugas setibanya di Pelabuhan Tanjunguban. “Barang-barang pesanan toko, tidak ada sembako. Anehnya, truk di belakangnya tidak diamankan,” kata sumber itu.

Ia juga mengaku heran, sebab yang menangkap bukan BC atau kepolisian pelabuhan. “Tapi malam itu juga ada tiga petugas BC dari Tanjungpinang turun, mungkin mengecek tangkapan itu,” katanya. (cr21)

TNI AL Amankan Pembajak Kapal Malaysia

0
Nakhoda dan awak kapal yang diamankan pihak TNI AL, sejauh
ini masih berstatus saksi. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Lantamal IV Tanjungpinang berhasil mengagalkan upaya pembajak tongkang Ever Omega yang mengangkut 3.696 ton cpo bersama Tugboat Ever Prosper berlayar dari Bintutu Serawak menuju Pulau Penang Malaysia. Dua kapal tersebut ditemukan sekitar 70 mil dari perairan Tambelan Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Kejadian ini diketahui pada Rabu (22/11) sekitar pukul 02.00 dini hari.

Upaya pembajakan kapal berbendera Malaysia ini diduga dilakukan sejumlah awak kapal. Pihak Lantamal IV Tanjungpinang telah mengamankan seorang nakhoda dan 9 awak kapal, seorang diantaranya warga negara India. Mereka yakni Hendri selaku nakhoda kapal, lalu awak kapal antara lain Ilham Jafar, Hardianto, Rudi, Mujirimin dan Somaji.

Danlantamal IV Tanjungpinang, Laksamana pertama TNI Ribut Eko Suyatno di Markas Fasharkan Mentigi TNI AL di Tanjunguban, kecamatan bintan utara, pada kamis (7/12) sore mengatakan, awalnya pihaknya menerima pesan telah terjadi perompakan di laut dari Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM).

“APMM mengirimkan pesan ke kita bahwa telah terjadi perompakan terhadap tongkang dan tugboat, lalu kami menggerakkan semua armada setelah menerima informasi bahwa tongkang dan tugboat berada di sekitar perairan Tambelan,” katanya.

Namun, diakuinya ada kejanggalan dalam kasus ini. Makanya, disimpulkan percobaan perompakan. “Masih kita lidik dulu, mereka semua masih saksi, namun bisa berstatus tersangka nantinya. Makanya akan kami konfrontir dulu satu sama lainnya,” katanya.

Mereka juga mengaku kalau perusahaan tempat mereka kerja adalah perusahaan besar
di Malaysia, namun pekerjanya selalu ditekan.

“Modus perampokan sekarang banyak, makanya kami menganalisa larinya ke mana modusnya, makanya kami akan menganalisa peran dari masing-masing mereka,”
tukasnya.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kapal tongkang bersama tugboat bertolak dari Bintulu Serawak ke pulau pinang, Malaysia. Setelah berlayar, tongkang bersama tugboat tak sampai ke tujuannya. Karena estimasi waktunya sudah tidak sesuai, pemilik kapal mencurigai kedua kapal telah dibajak. (cr21)

17.230 Butir Ekstasi Gagal Diselundupkan

0
Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi memperlihatkan barang bukti pil ekstasi dan sejumlah tersangka di Mapolres Tanjungpinang, Kamis (7/12). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Polres Tanjungpinang, kembali menggagalkan penyelundupan narkoba jenis ekstasi sebanyak 17.230 butir yang diamankan dari enam orang pelaku di tiga tempat berbeda, Kamis (30/11).

“Benar, ke enam pelaku beserta 17.230 ribu ekstasi sudah kami amankan,” jelas Kapolda Kepri, Irjen Pol Didid Widjanardi, saat menggelar jumpa pers di Mapolres Tanjungpinang, Kamis (7/12).

Didid menuturkan terungkapnya penyelundupan narkoba ini diawali dari penangkapan terhadap seorang calon penumpang Maskapai Lion Air, yakni Mr, 27, yang hendak berangkat ke Jakarta, melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, sekitar pukul 09.30 WIB.

“Penangkapan ini berawal dari kecurigaan melihat gerak-gerik seorang penumpang saat melewati pintu keberangkatan X-Ray. Akhirnya diperiksa petugas Avsec dan Polisi Bandara RHF, lalu ditemukan 1 plastik berisi ekstasi berwarna pink sebanyak 2.485 butir yang disimpan diselangkangan, dengan dilapisi 5 celana dalam,” terangnya.

Dari pengungkapan tersebut, lanjutnya pihaknya melakukan pengembangan melalui Satres Narkoba, dan kembali menangkap 4 pelaku lainnya, sekitar pukul 13.00 WIB, di Hotel Kaputra Tanjungpinang. Diantaranya, Ar 35, Rha, 29, PS, 27, serta Rpp, 27.

“Tiga dari empat pelaku yang kami amankan, merupakan tiga orang yang seharusnya berangkat bersama dengan Mr, ke Jakarta, yang sudah lolos duluan dari X-RAY. Namun, mengetahui rekannya ke tangkap, mereka (pelaku, red) batal pergi, dan balik ke hotel. Nah, dikamar nomor 320, ini mereka kami amankan dengan bb ekstasi sebanyak 2.204 butir yang disimpan di atas plafon kamar, dengan dibungkus satu plastik bening,” sebutnya.

Tak hanya itu, masih kata Didid pengembangan terus dilanjutkan, dan pihaknya kembali menangkap RRN, 25, di Hotel Pelangi Tanjungpinang. “Di lokasi ketiga kami berhasil lagi membekuk satu pelaku, dengan bb sebanyak 12.258 butir ekstasi, yang disimpan diatas plafon kamar hotel, dengan dibungkus dalam lima bungkusan plastik bening,” ungkapnya.

Menurutnya, seluruh ekstasi yang diamankan tersebut rencananya akan dikirim ke Jakarta untuk diedarkan. “Barang (ekstasi, red) yang diduga berasal dari Malaysia itu, rencananya akan dikirim ke OL, yang merupakan pengorder barang disana (Jakarta, red). Ini masih kita kembangkan,” terangnya.

Akibat perbuatannya ke enam pelaku dikenakan pasal 114 ayat 2 Juncto pasal 112 ayat 2 Juncto, pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun tentang narkotika. “Pelaku diancam pidana minimal 6 tahun dan maksimal hukuman mati,’ imbuhnya. (cr20)

Tentara AS Jadi Sasaran Tembak, Pasca Keputusan Trump

0

batampos.co.id – “Keputusan bodoh Trump akan menjadi percikan besar untuk menyingkirkan entitas Israel. Ini juga jadi alasan yang sah untuk menargetkan serangan kepada pasukan Amerika,” demikian kata Kepala Kelompok paramiliter Syiah Harakat Hizbullah al Nujaba, Akram al-Kaabi seperti dilansir RT, Kamis, (7/12).

Kelompok paramiliter Syiah Harakat Hizbullah al Nujaba mengatakan, keputusan Amerika Serikat (AS) untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dapat menjadi legitimasi untuk menyerang tentara Amerika di Irak.

AS memimpin operasi berskala besar melawan Islamic State (IS) di Irak. AS memiliki sekitar 5.200 tentara di negara tersebut. Ini menurut pernyataan terbaru dari Kementerian Pertahanan AS.

Nujaba kebanyakan terdiri dari orang Irak. Mereka memiliki sekitar 10.000 pejuang. Sebagai bagian dari Popular Mobilization Forces (PMF) yang didukung Iran, kelompok tersebut dianggap sebagai salah satu milisi terpenting di Irak.

Pada bulan November, Ted Poe dari Dewan Perwakilan Rakyat AS mengusulkan untuk memberlakukan sanksi terkait terorisme terhadap Nujaba. Teks dokumen tersebut mengatakan, Nujaba adalah faksi yang berafiliasi dari organisasi teroris asing bernama Kata’ib Hizbullah.

Pada hari Rabu, Presiden AS Donald Trump secara resmi mengumumkan keputusannya untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Trump berencana untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Trump mengatakan, tindakannya akan menyebabkan perbedaan pendapat. Namun hal tersebut dapat membantu menyelesaikan konflik Arab-Israel.

Sejumlah kekuatan dunia, termasuk Jerman, Turki, dan Rusia mengungkapkan keprihatinan serius atas keputusan administrasi Trump. (Reuters/met/JPC)

Battle of Surabaya jadi Animasi Terbaik di Festival Film Milan

0

batampos.co.id – Perfilman animasi Indonesia mulai mendunia.

Pada perhelatan festival film bertajuk Milan International Filmmaker Festival 2017 yang diselenggarakan di Milan, Italia, pada Sabtu (2/12) lalu, sineas muda Indonesia menorehkan prestasi dengan dinobatkannya Battle of Surabaya sebagai film animasi terbaik.

Film Battle of Surabaya yang diproduksi oleh MSV Pictures bercerita tentang seorang anak yang bertugas mengantar pesan antar gerilyawan. Latar belakang film animasi ini adalah pertempuran 10 November di Surabaya pada masa awal kemerdekaan Indonesia.

Penghargaan atas film Battle of Surabaya diterima oleh ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Italia Bashofi yang mewakili pihak produser film Battle of Surabaya, MSV Pictures, yang berhalangan hadir.

Dipaparkan oleh Bashofi, mahasiswa S3 bidang teknik struktur dan gempa yang mewakili penerimaan penghargaan film terbaik, Milan International Filmmaker Festival 2017 adalah ajang internasional untuk seluruh sineas-sineas di dunia yang meperebutkan trofi di berbagai kategori termasuk di dalamnya animasi, dokumenter film pendek dan lain-lain. Dalam satu tahun, ada 4 kali perhelatan festival film yang diselenggarakan.

Ditambahkan Bashofi, perhelatan festival film diselenggarakan selama 1 minggu di kota Milan.

“Festival dimulai dengan pemutaran film-film yang masuk dalam nominasi dan diakhiri dengan pengumuman juara dan pemberian penghargaan terhadap masing-masing kategori pada hari terakhir yang merupakan malam puncak dari Milan International Filmmaker Festival 2017,” katanya. Selamat ya Battle of Surabaya. (ina/JPC)