Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 12872

Tak Kuatir Salah Kirim, WhatsApp Sediakan Fitur Hapus Pesan Terkirim

0

batampos.co.id – Pernah salah kirim pesan? Mestinya ke A eh mlah ke B?!

WhatsApp kembali menghadirkan fitur terbarunya. Kini aplikasi pesan instan terpopuler itu menyediakan fasilitas hapus pesan terkirim.

Opsi baru ini memungkinkan pengguna untuk menghapus pesan yang telah dikirim ke semua orang.

Jadi, pengguna tak perlu khawatir ketika mengirim sebuah chat kemudian tiba-tiba berubah pikiran. Yang menjadi catatan, pesan yang telah dikirim itu masih dalam kurun waktu tujuh menit setelah pesan terkirim.

Lantas bagaimana cara penggunaannya?

Menghapus pesan di WhatsApp terbagi atas dua opsi, yakni untuk diri sendiri atau semua orang.

Untuk diri sendiri artinya hanya menghapus pesan yang dikirim dan diterima dari ponsel pengguna sendiri.

Sementara pesan yang sama tidak terhapus di ponsel lawan bicara.

Cara menghapus pesan untuk diri sendiri:

1. Buka pesan WhatsApp yang ingin dihapus
2. Tekan dan tahan pesan tersebut
3. Tekan pilihan Delete atau ikon tong sampah
4. Pilih opsi Delete for Me

Demikian cara menghapus pesan untuk diri sendiri.

Menariknya tidak hanya perseorangan, penghapusan pesan ini dapat dilakukan di pesan grup. Adapaun caranya sama seperti poin-poin di atas. Hanya saja pada langkah keempat diganti dengan memilih opsi Delete for Everyone.

Perlu diingat lagi, ada batas waktu untuk menggunakan opsi menghapus untuk semua orang. Pesan akan terhapus jika belum lewat dari 7 menit setelah dikirim.

Jika berhasil, pesan yang telah dihapus akan digantikan dengan tulisan You deleted this message pada ponsel pengguna, sedangkan pada ponsel lawan bicara akan tertera pesan This message was deleted.

Coba deh, bila gagal coba update WA Anda terlebih dulu.

WhatsApp telah beberapa kali melakukan uji coba fitur dan akan merilisnya ke satu milyar pengguna aplikasi tersebut. Sayangnya, belum diketahui kapan fitur tersebut akan ditambahakan ke pengguna di Indonesia. Jadi, Anda harus rajin-rajin melihat update versi terbarunya.

(fab/ce1/JPC)

Bright Mom, Use Bright Gas

0
. F. Dalil Harahap/Batam Pos

 

Ibu-ibu saat mengikuti lomba memasak yang digelar oleh pertamina di kepri Mall, Batamcentre saat launching Bright Gas 5,5 Kg di Batam, Kepri, Sabtu (18/3/2017).

Bright Gas 5,5 Kg varian kemasan baru dari produk LPG merek Bright Gas kini hadir dengan kemasan 5,5 kg yang lebih praktis dan mudah dibawa kemana-mana.

Produk ini dilengkapi dengan fitur tabung yang Lebih Aman dan lebih menjamin kualitas dan isi LPG dalam tabung. Keunggulannya, lebih aman, lebih nyaman dan lehih terjangkau

 

foto/teks: dalil darahap / batampos

Energi Bersih

0
F. Dalil Harahap/batam Pos

 

Siswi SMKN 1 Batuaji, Kota Batam, Kepri membuang sampah pada tong sampah yang diberikan oleh Pertamina, Senin (30/10/2017).

Ini bentuk kepedulian Pertamina kepada kebersihan lingkungan sekolah.

Lingkungan bersih, kesehatan pun terjaga. Kesehatan menjadi modal utama mnuntut ilmu. Kesehatan menjadi energi bagi semua aktivitas.

 

 

teks / foto : dalil harahap / batampos

Tersangka Pencabul Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

0

batampos.co.id – Jajaran Polsek Bukit Bestari, beberapa hari yang lalu, meringkus tiga pria paruh baya bernisial IN, A, dan BU, pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur sebut saja Bunga, 10. Ketiga pelaku pun terancam hukuman penjara selama 15 tahun penjara.

Kapolsek Bukit Bestari, Kompol Arbaridi Jumhur, melalui Kanit Reskrim Aiput Fredy Simanjuntak, membenarkan ketiga pelaku terancaman hukuman 15 tahun penjara. Hal itu sesuai dengan pasal yang dijerat yakni pasal 81 junto pasal 82 undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

“Mereka saat ini sudah mendekam di sel Mako Polsek Bukit Bestari untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Fredy, kemarin.

Dikatakan Fredy, terungkapnya perbuatan cabul yang dilakukan para tersangka. Berawal dari laporan korban yang merupakan siswi kelas 3 SD tersebut kepada guru di Sekolahnya. Yang mana korban memberitahu bahwa ia menjadi korban perbuatan asusila.

“Setelah mendengarkan apa yang disampaikan muridnya itu. Sang guru kemudian melaporkan kepada orang tua korban. Selanjutnya, orang tus korban melaporkan ke kami,” kata Fredy.

Penangkapan terhadap pelaku, terang Fredy, dilakukan pihaknya berdasarkan laporan dari orang tua korban yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

“Ketiga pelaku ini kami tangkap di tiga lokasi yang berbeda,” terang Fredy.

Dijelaskan Fredy, dalam menjalankan aksinya. Pelaku ini membujuk dan merayu korban dengan memberikan sejumlah uang dan makanan. Perbuatan itu pun dilakukan mereka ditempat dan waktu yang berbeda.

“Setelah berhasil membujuk korban dengan memberikan sejumlah uang. Perbuatan cabul itu langsung dilakukan pelaku terhadap korban,” pungkasnya.(ias)

KPUD Batam Temukan ASN Ikut Partai Politik

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Batam menemukan aparatur sipil negara (ASN) bergabung dalam partai politik (Parpol) di Batam. KPU juga menemukan kartu tanda anggota (KTA) ganda baik di internal maupun eksternal partai.

Ketua KPUD Batam Mangihut Rajagukguk mengatakan penemuan, itu didapat saat penelitian berkas parpol yang telah mendaftar. Dari 14 parpol yang diteliti, terdapat lebih dari lima parpol yang diduga curang.

“Saat penelitian, kami menemukan kejanggalan pada KTA sejumlah parpol,” kata Mangihut, Minggu (29/10).

Diantara kecurangan itu adalah, adanya parpol yang mengadakan jumlah KTA dari angggotanya. Satu KTA dengan identitas yang sama, digandakan menjadi beberapa. Hal itu didugga dilakukan agar jumlah anggota parpol mencapai 1000, sesuai dengan syarat pendaftaran pemilu.

Tak hanya diinternal parpol, pihaknya juga menemukan KTA yang sama pada partai berbeda. Jumlah yang didapat tak sedikit, mencapai puluhan orang.

“Jadi yang KTA ganda itu tak hanya internal parpol, tapi juga eksternal parpol. Data ganda itu kami termukan lebih dari lima parpol,” jelas Mangihut.

Selain adanya kecurangan dalam mengandakan KTA, KPU juga menemukan anggota Parpol yang masih berstatus ASN. Hal itu dipertegas dengan adanya foto kopi sesuai dengan KTA parpol tersebut.

“Padahal undang-undang sudah melarang seorang ASN tak boleh ikut dalam parpol. Baik itu PNS, Polri hingga TNI,” sebutnya.

Disinggung data di Parpol mana saja yang melakukan pengadaan hingga adanya anggota yang PNS, Mangihut enggan menyampaikan. Menurutnya, data parpol yang masuk ke KPU bersifat rahasia dan tak boleh di publish.

“Etikanya tak boleh dipublish,” terangnya.

Masih kata Mangihut, pihaknya akan kembali menyerahkan berkas ke parpol yang mengandakan KTA, serta parpol yang memiliki anggota ASN. KPU akan meminta Parpol tersebut memperbaiki data KTA serta membuat surat pernyataan.

“Kami akan kembalikan berkas parpol tersebut usai penelitian tanggal 16 November mendatang. Kami beri waktu hingga 1 Desember untuk perbaikan,’ pungkas Mangihut. (she)

DPRD Gesa Pengesahan Enam Ranperda

0

batampos.co.id – November ini akan jadi bulan penghabisan bagi jajaran DPRD Tanjungpinang. Sebab, masih ada sederet pekerjaan rumah yang belum diselesaikan. Tercatat, setidaknya ada enam rancangan peraturan daerah yang belum disahkan.

Menyikapi hal ini, Ketua DPRD Tanjungpinang, Suparno menegaskan, segala pekerjaan yang belum terselesaikan itu akan dituntaskan pada November ini.

“Kami akan konsentrasi untuk menyelesaikan semua pekerjaan rumah ini secara berantai. Karena ditargetkan tahun 2018 semua aturan dapat diimplementasikan,” kata Suparno, kemarin.

Suparno optimistis atas perkataannya. Mengingat enam ranperda yang tersisa ini diyakininya tidak begitu krusial beda pendapatnya sesama anggota legislatif. Kendati begitu, tetap harus disahkan dengan mengikuti mekanisme yang ada.

Selain itu, Suparno mengatakan, alasannya menggesa pengesahan enam ranperda pada November ini lantaran akan ada banyak agenda politik pada tahun depan. Maka dari itu, agar tidak keteteran karena seluruh anggota dewan akan berpartisipasi dalam agenda politik di partai masing-masing, maka seluruh pekerjaan rumah digesa.

“Takutnya bentrok dengan agenda politik yang membuat pembahasan menjadi tidak optimal. Makanya digesa, dan kami yakin November selesai,” tegas Suparno.

Enam Ranperda yang bakal digesa pengesahannya pada November mendatang adalah ranperda tentang pengelolaan zakat, ranperda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), ranperda pencegahan dan penanganan kebakaran, ranperda Kawasan Bebas Asap Rokok, ranperda APBD Perubahan 2017 dan Ranperda APBD Murni tahun 2018. (aya)

Pentingnya Miliki Tampungan Air itu ialah…

0

Tim ATB memasang jaringan pipa distribusi baru ke wilayah pelanggan beberapa waktu lalu, meski suplai air sudah semakin membaik, pelanggan tetap dihimbau untuk menyiapkan tampungan air.

Sebagai perusahaan pelayanan jasa air bersih ke masyarakat, suplai air ATB Batam yang dialirkan ke pelanggan terkadang tidak berjalan lancar. Kendala-kendala yang ada di lapangan bisa saja terjadi setiap saat dan tidak bisa dihindari.

Terdapatnya pekerjaan perbaikan pipa utama atau terjadi kebocoran pipa jalur distribusi, tentunya membuat suplai air akan terpengaruh jadi mengecil atau terhenti sementara.

Begitu juga saat jam puncak pemakaian air seperti saat pagi dan sore hari. Pada waktu tersebut pelanggan lebih banyak menggunakan air bersih secara bersamaan, sehingga suplai air dipastikan akan mengecil bahkan ada yang tidak mengalir dalam waktu tertentu.

“Adanya perubahan pola konsumsi karena jam puncak pemakaian air atau ada pekerjaan perbaikan pipa tentunya mempengaruhi suplai air ke pelanggan, terkadang suplai air jadi mengecil atau terhenti sementara waktu. Pelanggan bisa mencermati kondisi ini dengan mempersiapkan tampungan-tampungan air,” ungkap Enriqo Moreno Corporate Communication Manager ATB, Minggu (29/10).

Begitu juga hal lain yang mempengaruhi suplai air ke pelanggan jadi mengecil, adalah kondisi cuaca yang terus-terusan panas terik. Kondisi tersebut akan mengakibatkan penggunaan air setiap orang akan jadi lebih banyak. tentunya air akan jadi terbagi.

ATB selalu menghimbau pelanggan yang berada di lokasi stres area dan critical area agar lebih peduli dengan kondisi suplai air yang ada saat ini. Dengan mempersiapkan tampungan-tampungan air akan mengurangi efek dari terganggunya suplai ke wilayah pelanggan untuk sementara waktu.

“Mempersiapkan tampungan-tampungan air seperti tandon air atau drum tetap sangat dibutuhkan bagi setiap pelanggan, agar saat kondisi tertentu yang mengakibatkan suplai air tidak mengalir, pelanggan tetap bisa beraktifitas dengan air bersih. Apalagi pelanggan yang ada di daerah tinggi dan diujung pipa harus lebih siap menyimpan persediaan air sesuai keperluan,” ajak Enriqo.

Keterbatasan sumber air baku yang ada di Batam juga jadi perhatian semua pihak. Sebagai pelanggan setidaknya dalam menggunakan air bersih yang tersedia bisa lebih hemat penggunaannya. (*)

Video Mapping Gedung Gonggong Dirilis Akhir Tahun

0
Gedung Gonggong Tanjungpinang dilihat dari laut. Gedung ini kini menjadi magnit baru bagi warga dan wisatawan yang datang ke Tanjungpinang. Foto: Dok Batam Pos.

batampos.co.id – Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah sedang menyiapkan kado yang manis sebagai salam perpisahan pada periode pertamanya menjabat sebagai wali kota. Lis menyebutkan, akan merilis secara resmi proyek video mapping di Gedung Gonggong pada akhir tahun ini atau tepat beberapa hari jelang habis masa kerjanya.

Bukan hanya itu saja yang dijanjikan. Proyek lampu hias senilai lebih dari Rp 3 miliar di jembatan Engku Puteri juga akan diresemikan pada akhir tahun ini juga. Lis berharap dua proyek miliaran ini akan menjadi ikon baru bagi pariwisata Tanjungpinang ke depannya.

“Insyallah akhir tahun ini. Akan digelar juga hiburan rakyat sekaligus launching mapping Gedung Gonggong dan lampu hias Jembatan Engku Putri. Ini akan menjadi momentum baik bagi sektor pariwisata yang akan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi,” ucapnya.

Tak hanya itu saja, dalam kurang 100 hari ke depan ini, sambung Lis, juga akan dikebut pengembangan kawasan Kota Lama sebagai pusat ekonomi mala dengan konsep Pasar Malam Tanjungpinang. Konsep ini, beber Lis, akan diberdayakan dengan para pedagang kaki lima yang berjualan menggungkan motor toko alias Moko.

“Ini bertujuan agar kota ini tetap tertata dengan baik, bersih, indah dan terpelihara, di samping untuk mempertahankan dan menggerakkan ekonomi di wilayah Kota Lama,” ujarnya. (aya)

Gubernur Belum Teken UMP

0
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun

batampos.co.id – Upah Minimum Provinsi (UMP) Tahun 2018 sudah diputuskan Dewan Pengupahan Provinsi sebesar Rp2.563.875. Akan tetapi Gubernur Kepri, Nurdin Basirun masih belum menyetujui nilai tersebut. Ia masih memerlukan waktu untuk mempelajari usulan yang disampaikan dewan pengupahan.

“Belum saya teken, karena saya juga perlu untuk membuat pertimbangan. Karena ini adalah persoalan yang sensitif dan menyangkut kepentingan banyak pihak,” ujar Gubernur Nurdin menjawab pertanyaan Batam Pos, Minggu (29/10) di GOR Kaca Puri, Tanjungpinang.

Mantan Bupati Karimun tersebut menjelaskan, sebelum membuat keputusan atau kebijakan, dirinya akan meminta masukan dan saran dari pihak-pihak yang terlibat. Disebutkannya, tujuannya melakukan itu adalah supaya kebijakan yang dibuat tidak menimbulkan polemik dan mengganggu kondusifitas daerah.

“Pemerintah akan mendengar dan akan mengakomodir terlebih dulu masukan dari semua pihak, yang terpenting dari pengusaha dan pekerja. Sebab, kita tidak mau dalam penetapan UMP maupun UMK kabupaten/kota menjadi bermasalah,” paparnya.

Lebih lanjut katanya, pembahasan UMP harus dilakukan secara terbuka sesuai dengan aturan main yang ada. Sehingga keputusan yang diambil, dapat diterima semua pihak yang terlibat. Ia juga tidak ingin dituding membut kebijakan yang tidak adil.

“Yang jelas, keputusan yang akan saya ambil nanti adalah seadil-adilnya. Yakni menempatkan sesuatu pada tempatnya,” paparnya lagi.

Dijelaskannya, salah satu faktor yang menjadi pertimbangannya dalam membuat keputusan nanti adalah melihat kondisi perekonomian Kepri saat ini. Karena tidak mungkin keputusan pemerintah justru memberatkan kalangan pengusaha dan juga merugikan pekerja.

“Kita mencari win-win solution. Intinya, semua pihak harus sama-sama diuntungkan dan semua pihak dapat menerimannya,” jelas Gubernur.

Masih kata Gubernur, pengalaman yang terjadi sudah memberikan pelajaran tersendiri baginya dalam membuat sebuah keputusan. Aturan adalah pegangan utama. Ia berjanji, akan sangat hati-hati dan teliti dalam membuat keputusan. Diakuinya, semua pihak saling membutuhkan antara satu sama lainnya.

“Semua kebijakan yang kita buat ada konsekuensi. Tentunya kita ingin meminimalisir persoalan setelah keluarnya kebijakan yang dibuat,” tutup Gubernur.

Terpisah, Ketua Dewan Pengupahan Provinsi, Tagor Napitupul yang juga merupakan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kepri tersebut mengatakan, hasil pembahasan ditingkat dewan pengupahan sudah disampaikan kepada Gubernur.

“Pak Gubernur masih meminta waktu untuk mempelajarinya. Batas akhir pengesahan adalah pada 1 November nanti. Artinya, ada waktu untuk melakukan evaluasi atas usulan yang disepakati dewan pengupahan,” ujar Tagor, kemarin.(jpg)

Ke Pulau Pangkil, Nurdin Dorong Produksi Ikan Bilis

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun tengah membuka kulit kelapa saat melakukan kunjungan ke Pulau Pangkil, Minggu (29/10). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Nurdin Basirun memahami betul potensi ikan bilis alias teri menjadi salah satu penunjang ekonomi masyarakat. Apalagi, ikan dengan protein tinggi ini juga menjadi salah satu sumber makanan masyarakat Kepri. Karena itu, industri skala kecil atau rumahan di pulau-pulau akan terus didukung.

“Kalau hujan susah jemur. Jadi kita kasih bantuan alat open aje ye. Nanti biar diurus sama Dinas Kelautan dan Perikanan untuk pengadaan bantuan alat open nya,” kata Nurdin saat bertemu dengan nelayan yang mulai menjemur ikan teri di Pulau Pangkil, Kabupaten Bintan, Ahad (29/10).

Nurdin ke Pulau Pangkil sempena menggelar Safari Subuh di Masjid Al Ihsan. Tampak Sekdaprov H TS Arif Fadillah hadir pada rangkaian Safari Subuh itu.

Usai Safari Subuh, Nurdin memang tampak mengelilingi Pulau Pangkil dan singgah di beberapa tempat. Salah satunya saat melihat salah seorang nelayan sedang menjemur ikan bilis. Dalam dialog singkat itulah, Nurdin memutuskan harus memberikan bantuan kepada nelayan, agar produksinya bisa stabil dan tidak terganggu cuaca.

“Mike (kalian) sehari dapat jemur berapa kilo waey (Bung, red). Kadar proteinnya sangat bagus ni untuk usia pertumbuhan anak, makanye budak budak pulau cerdas cerdas konsumsi ikan bilis ini,” kata Nurdin.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia baru menempati peringkat ketujuh dunia sebagai sumber penghasil ikan bilis. Sepertinya, Nurdin memahami hal itu dan ingin agar produksi ikan bilis terus meningkat, sebagai sumber ekonomi dan protein tinggi.

Saat kunjungan ke lapangan, Nurdin memang sering melakukan dialog langsung dengan masyarakat untuk mengetahui kebutuhan utama dalam mendorong peningkatan ekonomi. Pada kesempatan itu, Nurdin juga meninjau pantai Busung.

“Di sini pantainya bagus, pasir nya putih, pemandangan juga elok. Tolong jaga lingkungannya dan jangan dijual sama orang luar ya pak kades, kalau dapat dikelola untuk dijadikan tempat wisata pantai” ungkap Nurdin.

Soal menjaga lingkungan, juga disampaikan Nurdin saat tausiah di Masjid Al Ihsan. Nurdin mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga lingkungan dan ekosistem laut di sekitarnya.

“Jaga kebersihan lingkungan sekitar kite, jaga laut kite jangan buang sampah sembarangan ke laut,” pesan Nurdin.

Selain di Masjid Al Ihsan, Nurdin juga sempat melihat kondisi Masjid Muhajirin yang sedang dalam proses pembangunan. Nurdin ingin masjid-masjid di kampung-kampung bangunannya bagus sehingga nyaman untuk beribadah. (bni)