Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 13605

Maraknya Pelajar di Warnet, Dewan Minta Disdik Bertindak

0

batampos.co.id – Ketua Komisi I DPRD Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu menegaskan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Pendidikan (Disdik) segera mengatasi permasalahan maraknya pelajar yang bermain di warnet saat jam sekolah.

“Kami minta DPMPTSP dan Disdik segera bertindak. Kalau tidak masa depan pelajar di Tanjungpinang akan rusak akibat kecanduan main di warnet,” ujar Maskur ketika dikonfirmasi, Minggu (26/2).

Angka kriminalitas yang dilakukan oleh anak, kata Maskur, sudah sangat tinggi di Tanjungpinang. Mayoritasnya mencuri barang untuk dijual sebagai modal bermain game di warnet. Bahkan ada juga yang melakukan asusila dan pertikaian akibat dipicu nonton situs-situs atau film di warnet.

Kemudian, lanjut Maskur, warnet juga membuat banyak pelajar bolos sekolah. Contohnya, 21 pelajar yang terjaring kedapatan bermain warnet di jam sekolah oleh Polres Tanjungpinang dan Satpol PP Kota Tanjungpinang ketika menggelar Operasi Bina Kusuma, Sabtu (25/2) kemarin.

“Maraknya pelajar bermain warnet saat jam sekolah harus menjadi perhatian khusus Pemko Tanjungpinang. Kalau tidak segera ditangani, angka kriminalitas anak semakin melonjak,” jelasnya.

Dewan berharap agar Pemko Tanjungpinang menindak tegas warnet yang menyalahi aturan beroperasi dan warnet yang tak mengantongi izin. Sebab keberadaan warnet nakal atau ilegal sangat berdampak negatif terhadap perkembangan dunia pendidikan didaerah ini.

Kemudian juga dihimbau kepada seluruh instansi terkait untuk memberikan dukungan penuh kepada kepolisian. Sebab kepolisian sudah banyak melakukan penindakan, terkait pelajar yang melakukan kiriminalitas maupun warnet nakal.

“Demi wujudkan Tanjungpinang sebagai kota pendidikan. Marilah kita bersama-sama memantau dan mengawasi pergaulan anak. Khususnya ketika berada di warnet agar anak tidak melakukan perilaku menyimpang,” ungkapnya. (ary)

Dicari 20 Orang Dikuliahkan di UGM

0

batampos.co.id – Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, mengatakan, Pemerintah Daerah berencana menjalin kerjasama dengan UGM. Ini dilakukan untuk melahirkan sumber daya manusia dibidang keanekaragaman flora dan fauna, ekologi, dan etnobiologi Pulau Senoa.

Kerjasama dengan UGM ini, adalah modal utama pembangunan sumberdaya manusia yang berkualitas yang dapat menggerakkan seluruh potensi menjadi bernilai ekonomis dalam mewujudkan kesejahteraan.

“Hal ini menjadi perhatian Pemerintah Daerah untuk mencari formula kerjasama dengan institusi pendidikan yang sesuai dengan karakter dan potensi daerah,” katanya kemarin.

Ngesti mengatakan, tujuan kerjasama ini adalah menempatkan putra daerah untuk mengenyam pendidikan perguruan tinggi yang nantinya akan diberdayakan bagi pengendalian lingkungan, pengenalan jenis, pemanfaatan dan upaya pelestarian aneka ragam flora dan fauna serta ekologi dan etnobiologi di Pulau Senoa yang akan diupayakan menjadi salah satu destinasi wisata daerah.

Lebih lanjut, tahun 2017 ini Natuna telah mendapatkan kuota calon mahasiswa yang akan kuliah di UGM melalui seleksi yang dilakukan kepada siswa dan siswi dengan melihat prestasi rapor dari kelas 1 sampai kelas 3 sebanyak 20 orang.

Ke depan Pemerintah Kabupaten Natuna juga memiliki harapan agar lingkup kajian tidak hanya terfokus pada Pulau Senoa, melainkan beberapa wilayah yang dipandang perlu untuk dijadikan media pembelajaran akademik.

Diakui Ngesti, saat ini Natuna kekurangan pegawai Pemerintah dibidang tertentu termasuk lingkungan hidup. Sehingga, menjalin kerjasama dengan Universitas Gajah Mada ini sangat tepat.

“Kerjasama dengan UGM adalah solusi, untuk menempatkan putra putri daerah belajar disana. Tahun ini kuotanya sekitar 20 orang,” ujar Ngesti.(arn)

APBD Kepri Dipangkas Rp100 Miliar

0
Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua. Foto: batampos.

batampos.co.id – Kondisi keuangan Pemprov Kepri masih belum stabil. Meskipun baru melakukan pembagian Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA), Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kepri sudah melakukan efesiensi anggaran di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemprov Kepri.

“Informasi yang saya terima dari OPD, efesiensi yang dilakukan baru mereka ketahui saat penerimaan DPA. Persentasenya mencapai 15 persen dari nilai anggaran yang diterima setiap OPD,” ujar Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua menjawab pertanyaan Batam Pos, Minggu (26/2) di Tanjungpinang.

Menurut Rudy, meskipun dirinya bukan Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri, sempat mempertanyakan terkait adanya kebijakan ini. Akan tetapi TAPD beralasan, keputusan yang dibuat merupakan tindaklanjut dari hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Masih kata Rudy, adanya perubahan ini, akan membuat OPD kalang kabut.

“Sampai sekarang ini, TAPD tidak bisa menunjukan dasar evaluasi yang mengharuskan adanya pemangkasan anggaran disetiap OPD. Bahkan jumlahnya mencapai Rp100 miliar,” papar Rudy.

Lebih lanjut, Rudy menilai timbulnya persoalan ini besar kemungkinan kesalahan predeksi pendapatan. Bahkan ada kebutuhan Guru Tidak Tetap (GTT). Dipaparkan Rudy, pos-pos yang terkena efesiensi adalah perjalanan dinas dan belanja barang/jasa. Politisi Partai Hanura tersebut prihatin, karena masing-masing OPD harus membuat Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang baru.

“Sudah APBD kita telat pengesahaanya. Kini keterlambatan ditambah dengan adanya kebijakan ini. Karena semua OPD sibuk melakukan perbaikan,” tutup Rudy Chua.

Sementara itu, Akademisi Stisipol Tanjungpinang, Zamzami A Karim menilai persoalan yang dialami Pemprov Kepri saat ini terjadi, bisa disebabkan oleh realiasi pendapatan tidak sesuai dengan target. Artinya ada kegagalan dalam menyusun asumsi APBD Kepri 2017. Menurut Zamzami, bisa saja memang petunjuk dari evaluasi Kemendagri.

“Secara nasional sektor pendapatan menurun, tentu kondisi ini mempengaruhi Dana Bagi Hasil (DBH) ke daerah. Artinya ada kemungkinan dipengaruhi oleh faktor tersebut,” ujar Zamzami.

Seperti diketahui, APBD Provinsi Kepri TA 2017 disahkan sebesar Rp3.360 triliun. Terdiri dari komponen pendapatan sebesar Rp3,201 triliun dan komonen belanja sebesar Rp3,360 triliun.(jpg)

52 Hektar untuk Perumahan Pegawai

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pemprov Kepri, Abu Bakar mengatakan tahun 2018 mendatang, Pemprov Kepri berencana menggarap 52 hektar lahan di Pulau Dompak untuk pembangunan perumahan bagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kepri. Lewat APBD Tahun Anggaran (TA) 2017 ini, akan dibuat Detail Engineering Design (DED).

“Kita akan membuat terobosan untuk mempercepat pergerakan pembangunan di Pulau Dompak. Yakni melalui pembangunan perumahan khusus pegawai di lingkungan Pemprov Kepri,” ujar Kepala Abu Bakar menjawab pertanyaan Batam Pos, Minggu (26/2).

Menurut Abu Bakar, Pemerintah telah menyiapkan lahan untuk pembangunan perumahan tersebut kurang lebih seluas 52 hektar. Lokasi perumahan ASN itu dirancang tidak jauh dengan pusat perkantoran Pemprov Kepri. Dijelaskannya, perumahan itu nanti, diperuntukan bagi kalangan ASN dilingkungan Pemprov Kepri yang belum memiliki rumah, sehingga dalam kinerjanya ASN ini akan lebih mudah dan lebih dekat.

Masih kata Abu Bakar, hal ini sesuai keinginan dan harapan Gubernur. Yakni menginginkan semua para Pejabat dan ASN dilingkungan Pemprov Kepri tinggal di Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Sehingga tidak harus pulang pergi jauh dan memakan waktu juga biaya mahal untuk menuju ke kantor, begitu juga saat pulang kerja.

“Tentu terobosan ini juga memberikan efesiensi bagi pegawai dalam beraktivitas. Sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal, hanya untuk transportasi,” papar Abu Bakar.

Disebutkannya, untuk pembiayaan pembangunan perumahan ASN ini, nantinya akan bekerja sama dengan Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum-ASN) dimana akan menggunakan penganggarannya bersumber dari APBN dan APBD Kepri. Adapun tipe rumah ASN yang akan dibangun ini masih dalam pembahasan, apakah nantinya dibangun tipe 27, 36, 38 atau tipe lainnya.

“Nantinya akan disesuaikan dan akan dibahas lebih lanjut. Namun untuk DED dan perencanaannya akan disiapkan tahun 2017 ini,” jelasnya.

Pejabat baru di lingkungan Pemprov Kepri itu, mengatakan, untuk ketersediaan listrik dan air bersih diperumahan ini nanti, pemerintah telah bekerja sama dengan PLN Batam. Apalagi di Pulau Dompak sudah ada PLTMG di Dompak. Sedangkan untuk air bersih telah dibangun DAM Estuari, namun untuk Dam estuari ini belum bisa dioperasikan karena belum selesai dibangun.

“Mudah-mudahan tahun 2018 mendatang sudah bisa dimulai pembangunannya, untuk tahun ini penyiapan DED dan lainnya. Untuk total anggaran pembangunan keseluruhan dan juga berapa banyak perumahan yang akan dibangun masih dalam perhitungan,” tutup Abu Bakar.(jpg)

Ada Pungli Laporkan!

0
Kompol Andi Rahmansyah. Foto Osias/batampos.

batampos.co.id – Masyarakat Kota Tanjungpinang, diminta agar melaporkan ke tim Sapu Bersih (Saber) Pungli jika mengetahui adanya oknum yang melakukan pungutan secara ilegal dalam memberikan pelayanan publik.

“Laporkan ke kami, identitas warga yang melaporkan akan dirahasiakan,”ujar Ketua Tim Saber Pungli Kota Tanjungpinang, Kompol Andi Rahmansyah, kemarin.

Dikatakan Andi, pihaknya sejauh ini belum ada menerima laporan secara resmi dari masyarakat terkait Pungli tersebut. Namun, sejauh ini pihaknya pernah mendengar suara sumbang adanya pungutan ilegal dari salah satu instansi pelayanan publik.

“Ada suara sumbang, tapi belum kami terima laporan resminya. Untuk itu, kami harap masyarakat untuk melaporkan secara resmi,”kata Andi.

Disebutkan Andi, pihaknya akan memberikan apresiasi kepada masyarakat yang berani untuk melaporkan kegiatan praktek pungli di Tanjungpinang.

“Itu sebagai bentuk apresiasi kami. Karena kami ingin masyarakat mendapat pelayanan publik yang terbaik,”ucap pria yang juga menjabat sebagai Wakapolres Tanjungpinang.

Ditegaskan Andi, tim Saber Pungli tidak hanya untuk penegakan hukum saja. Melainkan aktif melakukan sosialisasi dalam rangka pencegahan. Untuk itu tim sudah bekerja melakukan monitoring terhadap sejumlah instansi yang memberikan pelayanan publik.

“Tujuannya untuk membenahi pelayanan publik. Namun, apabila tidak bisa dibenahi maka akan dilakukan tindakan tegas,”pungkas Andi.(ias)

Minuman Sehat dengan Teknologi Amerika

0
Pemilik Xecilia Mediana, sedang menunjukkan kemasan air mineral minuman sehat HALO Vit di Jalan D.I Panjaitan nomor 2-3 KM 7 Tanjungpinang, Minggu (26/2). F. Choky Nainggolan/batampos.co.id

batampos.co.id – Bagi yang memiliki penyakit seperti TBC dan Asma, kini tidak usah khawatir, telah hadir kemasan air mineral minuman sehat HALO Vit yang diolah khusus untuk menangkal serta menyembuhkan penyakit yang menyerang di dalam tubuh.

Pengelola Air Hallo Vit, Stefan Posuma, mengatakan air mineral ini dikelola dengan kecanggihan dari teknologi Amerika, Jerman, dan Jepang. Dengan memiliki keungulan diantaranya, memiliki jumlah endapan terlarut atau Total Disolved Solids (TDS) 0, sehingga air tersebut sudah betul-betul bersih dan aman, serta sehat untuk dikonsumsi.

“Semakin tinggi jumlah endapan terlarut di dalam air, tentunya akan semakin mengotorkan darah. Dan kalau darah sudah kotor, pasti akan difilter ginjal. Hallo Vit ini sudah difilter habis dari luar, sehingga tidak akan mengotorkan darah. Namun membuat tubuh akan semakin sehat,” ungkapnya.

Selain itu, air yang dikelola dari sumur bor ini juga memiliki ion negatif yang diperlukan oleh tubuh, sehingga membuat tubuh lebih sehat dengan cepat. Menurutnya
didunia modern seperti saat ini tubuh manusia sudah dikuasai sepenuhnya oleh ion positif yang berbahaya, karena berdampak pada penyakit yang gampang masuk ke dalam tubuh.

“Mau pegang ponsel, nyalakan lampu, dan hidupkan mobil ion positif sudah pasti akan menyerang tubuh, dan kekebalan tubuh akan semakin lemah. Untuk itu perlu ion negatif yang akan menetralkan ion positif yang masuk ke dalam tubuh, sehingga menyehatkan tubuh,” terangnya.

Lebih lanjut Stefan menjelaskan dengan adanya pengaruh dari TDS O yang diproses dengan ion negatif dan energi scalar yang terdapat pada air mineral tersebut, tentunya juga akan membuat oksigen terlarut lebih banyak. Apalagi bagi mereka yang memiliki sakit asma pasti tidak akan kambuh lagi, karena jumlah oksigen terlarutnya banyak.

“Kalau diolah dengan struktur ion negatif dan energi scalar yang dimiliki air ini, tentunya struktur molekulnya akan berupa menjadi hexagonal yang sangat halus. Sehingga penetrasi sel ke tubuh akan sangat gampang dan cepat,” paparnya.

“Memang di jaman sekarang ini sangat dibutuhkan air yang sehat dengan pengolahan yang bersih dan aman untuk dikonsumsi. Karena sudah banyak makanan instan yang mempengaruhi tubuh, belum lagi polusi dari kendaraan bermotor yang terus dihirup oleh tubuh,” katanya.

Dia menambahkan air minum lokal ini bisa didapatkan dengan harga yang cukup terjangkau, yakni hanya Rp 25 ribu, dengan ukuran isi ulang 19 liter, di Jalan D.I Panjaitan nomor 2-3 KM 7 Tanjungpinang. (cr20)

 

 

Berbagai Kebutuhan Pernikahan Ada Disini

0
Salah satu koleksi yang ditampilkan pada acara Wedding Fair di TCC Mall, Tanjungpinang. Foto : Batampos.

batampos.co.id – Tanjungpinang City Center (TCC) Mall, menggelar acara pameran Wedding Fair. Di acara ini aneka perlengkapan pernikahan bisa didapatkan dengan mudah  dengan potongan harga yang cukup besar.

Pameran yang dilaksanakan selama lima hari, mulai, Rabu (22/2), hingga Minggu (26/2) lalu ini, berlangsung meriah. Ditandai dengan antusias pengunjung yang cukup tinggi untuk melihat produk terbaik yang dipamerkan, mulai dari food parade, wedding decoration, wedding make up, wedding dress, wedding entertainment dan lainnya.

Marcomm TCC Mall Dera Kartika, mengatakan pameran ini merupakan rangkaian dari momen hari valentine day yang khusus dirayakan di bulan Februari. Sesuai dengan tema-nya, kegiatan ini menghadirkan beragam kebutuhan bagi pengunjung yang ingin melangsungkan acara pernikahan.

“Semuanya lengkap, mulai dari foto pra wedding, dekorasi pernikahan, hingga penyediaan keperluan lain ada disini. Fashion show, dan musik akustik juga akan melengkapi acara ini,” ujarnya, Minggu (25/2).

Dera menuturkan acara pameran ini bertujuan untuk memberikan kemudahan terhadap pengunjung yang ingin mencari berbagai keperluan untuk pernikahan.

Selain itu, kegiatan ini juga untuk membantu memfasilitasi para pengusaha untuk bisa mempromosikan langsung layanan usahanya kepada pengunjung yang berbelanja di TCC Mall.

“Bagi pengunjung yang berbelanja dipameran ini juga memiliki keuntungan dengan mendapat potongan harga besar, hingga 50 persen,” jelasnya.

Tak hanya memberikan kemudahan, pameran ini juga menghadirkan banyak pilihan yang diinginkan pengunjung.

“Sebanyak 15 tenan turut menampilkan karyanya yang bisa dipilih langsung oleh pengunjung. mulai dari Lavender bridal foto studio, Nans Decoration, Isabella, dan masih banyak lagi,” ungkapnya.

Dera menambahkan dalam pameran ini juga diberikan kejutan hadiah, berupa voucher sebesar Rp 250 ribu untuk 10 pengunjung yang beruntung.

“Hanya dengan mengunggah foto bersama ke media sosial. Baik dengan adik, kakak, ataupun pasangan kekasih yang bisa dilakukan di seluruh area TCC Mall, tentunya berkesempatan mendapatkan hadiah dari masing-masing tenant yang diumumkan diakhir acara nanti,” tuturnya. (cr20)

Kandidat Wagub Kepri, Gubernur Usulkan Isdianto-AW

0

batampos.co.id – Nama Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Isdianto dan Wakil Ketua DPRD Bintan, Agus Wibowo menjadi dua nama kandidat Wakil Gubernur Kepri yang diusulkan oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Penyerahan kedua nama tersebut dilakukan Gubernur, Jumat (24/2) lalu. Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak membenarkan adanya usulan tersebut.

Dari informasi yang diterima Batam Pos dari internal DPRD Kepri, Gubernur mengajukan dua nama sebagai calon Wagub Kepri. Kedua nama tersebut adalah Isdianto dan Agus Wibowo. “Gubernur sudah mengajukan dua nama Wagub. Mereka adalah Isdianto dan Agus Wibowo,” ujar legislator DPRD Kepri tersebut kepada Batam Pos, tadi malam.

Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak membenarkan adanya informasi tersebut. “Memang benar adanya usulan tersebut disampaikan Gubernur ke DPRD Kepri. Tetapi siapa kandidatnya saya belum mengetahui, karena kebetulan sedang tidak masuk kantor pada hari Jumat kemarin,” ujar Jumaga.

Masih kata Jumaga, dirinya juga tidak mengetahui pasti berapa nama yang diusulkan oleh Gubernur. Menurut Jumaga, nama-nama tersebut akan diketahuinya besok (hari ini,red). Dijelaskan Jumaga, sesuai ketentuan Undang-Undang Pilkada, syaratnya adalah mengusulkan dua nama ke DPRD Kepri. “Besoklah (hari ini,red) baru,” papar Jumaga.

Terpisah, Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kepri, Abdul Basit mengaku belum mengetahui adanya keputusan tersebut. Menurut Basit, memang pada pertemuan beberapa waktu lalu, sudah menentukan nama Isdianto sebagai salah satu kandidat Wagub Kepri. Sedangkan satu nama lainnya masih akan didudukan lagi.

“Sampai sekarang ini, masih belum ada duduk bersama untuk menentukan satu nama lainnya. Kalau memang benar informasi ini, kita akan protes keras. Karena belum ada kesepakatan bersama,” tegas Basit.

Seperti diketahui, akhir Januari lalu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menyebutkan, pengajuaan nama dua calon Wakil Gubernur (wagub) Kepri ke DPRD Kepri akan dilakukan setelah pembahasan APBD 2017 selesai. Mengenai nama, saat ini dikatakannya sudah diajukan parpol pengusung. Salah satu kandidat, Isdianto menyatakan sudah mempersiapkan syarat-syarat yang dibutuhkan.

Penentuan kandidat Wagub Kepri membutuhkan waktu yang cukup panjang. Yakni lebih kurang setahun, terhitung dari Mei 2016 lalu. Untuk mengisi kekosongan kursi Wagub Kepri, Mendagri juga sudah menyurati Gubernur untuk segera mengusulkan dua nama ke DPRD Kepri. (jpg)

Jam Sekolah Main di Warnet, 21 Pelajar Diamankan Polisi dan Satpol PP

0
21 Pelajar diamankan Polisi dan Satpol PP Tanjungpinang. F: Osias/batampos.

batampos.co.id – Polres Tanjungpinang dan Satpol PP Kota Tanjungpinang kembali menggelar Operasi Bina Kusuma dengan sasaran pelajar yang bolos sekolah, pada Sabtu (25/2) kemarin. Hasilnya, petugas menjaring 21 orang pelajar yang kedapatan bermain di warnet saat jam sekolah di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Para pelajar tersebut terjaring di sejumlah warung internet (warnet) yang tersebar diantaranya warnet Friend Net, Zone Of Games (ZOG), Milenium Net dan E_2 warnet. Adapun 21 pelajar yang diamankan tersebut terdiri 17 orang pelajar SD, tiga orang pelajar SMP dan satu orang pelajar SMA atau SMK.

Kasat Binmas Polres Tanjungpinang, AKP S Zalukhu, mengatakan penyisiran terhadap sejumlah warnet disaat jam sekolah tersebut merupakan target dari operasi yang digelarnya. Sebab, pihaknya sering mendapat informasi dari warga tentang banyak nya pelajar yang bolos sekolah dan bermain warnet.

“Ini razia rutin, seluruh wilayah Tanjungpinang kami sisir. Ini pelajar-pelajar yang terjaring kami bawa dulu ke Polres untuk didata,”ujar Zalukhu.

Dikatakan Zalukhu, selain dilakukan pendataan. Seluruh pelajar tersebut diberikan pembinaan dan dinasehati untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.

“Selain diberikan pembinaan dan diberikan nasehat, kami panggil orang tuanya. Selain itu dibuatkan surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi,”kata Zalukhu.

Zalukhu juga mengimbau kepada pengelola warnet untuk tidak mengizinkan pelajar bermain di jam sekolah. Sebab hal ini mengganggu kegiatan belajar para siswa.

“Jangan izinkan pelajar main warnet jam sekolah. Suruh aja kembali ke Sekolahnya para pelajar yang mau main warnet itu,”ucapnya.

Sementara itu, Kasi Operasional, Satpol PP Kota Tanjungpinang, Supriadi menambahkan, selain mengamankan pelajar yang kedapatan bermain warnet di jam sekolah. Pihaknya juga menutup paksa salah satu warnet, di Jalan Pramuka, Kecamatan Bukit Bestari.

“Waktu diperiksa pengelolanya tidak bisa menunjukan izin usahanya. Makanya kami tutup paksa. Untuk pemainnya kami suruh bubar,”ujar Supri.

Dikatakan Supri, pihaknya tidak melarang para pengelola untuk membuka usaha warnetnya. Namun, pengelola tersebut harus mengurus perizinannya terlebih dulu.

??”Dari sejumlah warnet yang dirazia, hanya satu itu yang di Jalan Pramuka kami tutup paksa. Sedangkan warnet lain, pengelolanya bisa menunjukan perizinannya,”sebut Supri.

Sementara, terkait adanya pengelola warnet yang memberikan ruang kepada pelajar bermain disaat jam sekolah. Supri menegaskan pihaknya telah memberikan teguran secara tertulis. Serta meminta agar tidak menerima pelajar bermain di jam sekolah.

“Jika teguran tertulis sudah diberikan sebanyak tiga kali dan pengelolanya masih membandel. Maka akan kami berikan tindakan tegas,”pungkasnya.(ias)
rocknrolla

Pelari Kenya Jawarai Coastal Karimun Run 10 K

0

batampos.co.id – Pelari luar negeri  mendominasi kemenangan Coastal Karimun Run 10 K yang dihelat kerjasama Kanwil DJBC Khusus Kepri, Pemprov Kepri, dan Pemkab Karimun ini, Minggu (26/2).

Kategori umum didominasi pelari luar negeri asal Kenya untuk 10K kategori putra, juara I David Kibet, juara II Stephen Munghatia Nkubitu dan juara III Daniel Kiprotich Kogo. Sedangkan kategori putri pun didominasi pelari asal Kenya. Yaitu juara I Chintya Chelagat Towett, juara II Irene Kemunto Mogaka, juara III Naomi Wanbul Mariuki. Kemudian, untuk lomba lari 5 K yang diikuti karyawan Bea dan Cukai, kategori putra juara I Roy, juara II Maksum H Rofik, juara III Forester Sianipar.

Pelari ini menjadi juara dari ribuan peserta yang ikut dalam kegiatan yang direncanakan masuk dalam agenda tahunan Pemkab Karimun yang bekerjasama Pemprov Kepri dan DJBC.

”Saya memberikan apresiasi terhadap Kanwil DJBC Khusus Kepri yang bisa mengandeng pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten untuk menyelenggaran even tingkat international. Termasuk para pelajar, yang cukup antusias ikut lari 10 K mulai tingkat SD, SMP dan SMA sederajat,” ujar Nurdin Basirun.

Sementara Ketua Panitia R Evi Suhartantyo yang juga Kabid Penindakan dan Sarana Operasi Kanwil DJBC Khusus Kepri, mengatakan Coastal Karimun Run 2017 ini hadiah totalnya sebesar Rp150 juta.

“Ini kali kedua kita laksanakan even lari 10K, dan 5K dalam rangka memperingati hari Pabean Internasional. Dan pesertanya cukup antusias, termasuk para pelajar yang ikut dari Kanpora Karimun. Hadiah hiburan juga kita berikan kepada para atlet yang juara termasuk uang pembinaan,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Pelaksanan lari 10K untuk pelajar Hairul Kabid Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Karimun peserta pelajar yang ikut mulai tingkat SD, SMP dan SMA/sederajat dengan didominasi pelajar SMK Karimun untuk kategori putra yaitu Darwin, Andrian Nikola dan Ario Guno. Sedangkan, untuk kategori putri disabet oleh pelajar Moro diantaranya juara I Rosener Sela Novita pelajar SMA I Moro, juara II Laila

Julaini dan juara III Zuziana pelajar SDN 015 Moro.”Masing-masing juara mendapatkan hadiah dari Kanpora Karimun. Sesuai dengan urutan juaranya,” tuturnya.

Selain itu pihaknya juga memberikan hadiah berbentuk door price yang menarik bagi peserta pelajar yang tidak juara. Untuk juara pertama putra-putri Rp4 Juta, juara kedua Rp3 Juta, juara ketiga Rp2 Juta, juara empat hingga sepuluh masing-masing Rp1 juta. Pantauan dilapangan, hadir juga Kakanwil DJBC Khusus Kepri Parjia, Kakanwil DJBC Banten Hary Budi Wicaksono, Sekda Provinsi Kepri Arif Fadillah, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim dan tamu undangan FKPD Karimun. (tri)