Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13802

Banyak Rusak, DPKPK Mulai Perbaiki Lampu Jalan

0
Petugas dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Kebersihan sedang melakukan perbaiklan lampu jalan di Jalan Poros. foto : batampos.

batampos.co.id– Puluhan tiang lampu jalan di Jalan Poros utama menuju ke pusat pemerintahan, banyak yang rusak. Akibatnya, kondisi jalan pada malam hari terlihat gelap. Misalnya sari mulai dari persimpangan masuk RSUD sampai ke ujung jalan pertigaan GOR Badang Perkasa.

Kalau saya hitung-hitung lebih dari 30 tiang”, lampunya tidak menyala sama sekali,” ujar warga Tanjungbalai, Arif kepada Batam Pos, Sabtu (11/2).

Bagi Arif yang selalu menggunakan jalan itu, baik siang atau malam berharap agar pemerintah dapat segera memperbaiki lampu-pampu jalan di jalan Poros. Karena, kalau pada malam hari jalan tersebut sepi. Sehingga, jika penerangan jalan minim, maka dapat mengundang hal-hal yang tidak diinginkan.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Kebersihan (DPKPK) Kabupaten Karimun, Rosmawati secara terpisah membenarkan bahwa di kawasan Jalan Poros memang banyak lampu jalan yang tidak menyala. ”Kita sudah beberap kali menerima lapaoran dari masyarakat tentang lampu jalan di Jalan Poros. Untuk itu, pada hari ini (Sabtu, red) kita langsung turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan dan juga pengecekan,” paparnya.

Hanya saja perlu diketahui, kata Rosmawati, khusus lampu jalan di Jalan Poros tidak sama dengan lampu jalan yang ada di tempat lain. Sebab, kabel untuk lampu jalan di jalan tersebut ditanam di dalam tanah. Sehingga, perbaikan penerangan tidak bisa langsung dilakukan. Melainkan, dilakukan pengecekan terlebih dulu. Jika bermasalah dengan kabelnya, sudah tentu harus dilakukan penggalian kabelnya.

”Namun, kabel-kabel lampu jalan tersbet merupakan satu rangkaian. Dan, membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk membonmgkar atau merubah jaringan kabel listrik lampu jalan bawah tanah tersbeut. Sehingga, yang biasa kita saat, kalau memang lampunya yang rusak, maka dapat kita ganti langsung. Kemudian, jika yang rusak MCB atau alat pengatur otomatis, maka itu juga yang kita ganti. Karena, hasil pemeriksaan anggota di lapangan, ada yang rusak pada bagian kabel bawah tanah,” jelasnya. (san)

5 Unit Minibus Bantuan Mendagri Menumpuk di Singkep

0
Empat unit minibus terparkir disalah satu rumah warga di jalan Makam Pahlawan. Foto : Batampos.

batampos.co.id – Bantuan lima unit minibus dari Kementerian Dalam Negri yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) belum juga dapat dimanfaatkan masyarakat. Kelima unit minibus yang semula direncanakan untuk mengatasi kendala konektivitas antar desa dan wilayah pesisir ini malah dibawa ke Dabo Singkep untuk keperluan yang tidak diketahui.

Pantauan Batam Pos di lapangan, sejak awal bulan Januari lalu, ke lima unit minimbus dibawa ke Dabo Singkep untuk mobilisasi pelantikan ratusan guru di Resang, Singkep Barat. Awalnya minibus diparkir di kantor Dishub Daik. Hingga kegiatan selesai, kelima unit minibus untuk warga pesisir belum juga dikembalikan ataupun diserahkan kepada masyarakat.

Pantauan di lapangan, 4 unit minibus terparkir disalah satu rumah warga di jalan Makam Pahlawan. Sedangkan 1 unit minibus nampak lalu lalang di jalan umum kota Dabo.

Pada Agustus 2016 lalu melalui mantan Kabid Darat Dishub Lingga, Rahadi mengatakan pengadaan transportasi darat menelan biaya Rp 2,8 Miliar dari DAK Kemendagri.

“Pegelolaannya melalui kelompok desa yang berbadan hukum. Boleh dikelola BUMD atau dibawah Dishubkominfo,” ungkpanya beberapa waktu lalu.

Sedangkan peruntukannya, dari 5 unit minibus untuk menunjang akses darat di pulau Lingga dan Singkep. 3 unit di Lingga dan 2 unit lagi di Singkep. Khusus di Lingga, dishub merencanakan untuk menunjang akses darat warga di Pelabuhan Penarik, Pelabuhan Sungai Tenam kecamatan Lingga dan Kelurahan Pancur kecamatan Lingga Utara. Sedangkan 2 unit lagi untuk transportasi darat Singkep Barat dan Singkep Selatan.

Terkait minibus untuk transportasi masyarakat tersebut yang kini berada di Dabo Singkep belum dapat diketahui secara pasti. Kabid Darat Dishub Lingga, Nofrizal yang coba dihubungi ke nomor pribadinya tidak menjawab. Begitu juga SMS yang dikirim awak media tiak balas. (mhb)

Hari Ini Pendaftaran Lelang Jabatan Dibuka

0

batampos.co.id – Pemko Tanjungpinang akan membuka pendaftaraan lelang jabatan (open biding) hari ini, Senin (13/2). Formasi yang dilelang sebanyak 10 kursi jabtan, empat dikhususkan untuk pejabat luar daerah dan enam diperuntukan pejabat lokal atau internal daerah.

“Open biding mulai dibuka Senin (13/2) ini. Bagi pejabat-pejabat yang ingin mendaftar diminta segera melengkapi segala persyaratannya,” ujar Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah ketika dikonfirmasi, Minggu (12/2).

Dikatakannya, Pemko Tanjungpinang masing mengalami kekurangan ketersediaan pejabat eselon II. Bahkan pejabat pratama yang ada, SDM-nya belum mempuni untuk segala bidang. Maka untuk menutupi kekurangan itu, empat formasi dibuka untuk luar daerah.

Empat formasi itu, kata Lis, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan.

“Pejabat dari enam kabupaten/kota dan Pemprov Kepri bisa ikuti open biding ini. Khusus Satpol PP boleh diisi dari kalangan TNI/Polri,” kata Lis.

Sedangkan enam formasi yang dilelang untuk internal pemerintah, lanjut Lis, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Kebersihan dan Pertamanan (PRKPKP), Dinas Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), serta Staff Ahli Bidang Hukum, dan Staff Ahli Bidang Keuangan.

“Jadi hanya enam formasi kita berikian untuk internal. Kursi ini bisa juga diisi oleh pejabat eselon III yang sudah cukup pangkat dan golongannya,” sebutnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanjungpinang, Tengku Dahlan mengatakan sebagian besar pejabat eselon III akan mengisi enam formasi khusus internal yang dilelang. Sebab banyak pejabat administrator yang dimiliki pemko telah mengantongi kecukupan pangkat, golongan dan persyaratan

“Ratusan pejabat eselon III memiliki kesempatan besar untuk mengisi enam formasi jabatan. Dari sekretaris dinas, kabag, kabid sampai camat bisa berkompetisi untuk merebut jabatan pratama itu,” akunya.

Bagi pejabat eselon II dan III yang ingin berkompetisi merebut enam jabatan yang dilelang, sambungnya, segera mendaftarkan diri. Kemudian lengkapilah segala persyaratan yang diminta dan mampu melalui segala proses dan tahapan-tahapan yang diberikan oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel).

Pendaftaraan open biding ini dibuka selama 15 hari. Mulai dari 13-28 Februari. Selanjutnya, Tim Pansel akan melaksanakan uji materi dan makalah serta ujian kepada pejabat-pejabat tersebut.

“Urusan open biding akan ditangani Tim Pansel. Dari melaksanakan verifikasi berkas hingga mengumumkan kelulusannya,” ungkapnya. (ary)

Dikemas Unik, Cap Go Meh Akan Diajdikan Objek Wisata

0
Komunitas sanggar seni menampilkan tariannya diatas panggung dalam perayaan Cap Go Meh di Kawasan Kota Lama, Jalan Merdeka, Sabtu (11/2). Foto : Batampos.

 

batampos.co.id – Perhimpunan warga Tionghoa Kota Tanjungpinang menggelar perayaan Cap Go Meh di Kawasan Kota Lama, Jalan Merdeka, Sabtu (11/2). Beragam pertunjukan seni dan budaya disuguhkan dalam memeriahkan penutupan Tahun Baru Imlek 2568 itu.

Acara yang mengusung tema “Kesederhanaan Dalam Kebersamaan” itu dihadiri ribuan warga dari keturunan Tionghoa dan berbagai kalangan masyarakat. Turut hadir juga Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, Kepala Kesbangpol Provinsi Kepri, Safri Saliman, Ketua DPC Inti Tanjungpinang, Beni Suandi, FKPD dan OPD Pemko Tanjungpinang.

Lis Darmansyah mengatakan Cap Go Meh merupakan tradisi bagi marga Tionghoa yang dirayakan setelah 15 hari Tahun Baru Imlek. Namun tradisi berusia ratusan tahun lalu itu kini telah menjadi sebuah festival budaya di tanah melayu.

“Cap Go Meh tak sekedar perayaan tradisi bagi marga Tionghoa saja. Tetapi sudah menjadi festival budaya di daerah ini. Maka harus kita pertahankan,” ujar Lis.

Tradisi kuno Tionghoa ini, kata Lis, harus dikemas sedemikian menarik agar memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Seperti memasang dan menggantungkan lampion berwarna-warni di rumah, toko dan seluruh penjuru jalanan. Dengan keunikan itu Cap Go Meh bisa dijadikan salah satu objek wisata religi di Kepri bahkan Indonesia.

Jika konsep itu dilaksanakan, lanjut Lis, dampaknya bisa meningkatan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Bahkan mampu mendatangkan keuntungan besar bagi perekonomian masyarakat.

“Kami berharap momen Cap Go Meh ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Khususnya untuk sektor pariwisata daerah ini,” jelasnya.

Kepala Kesbangpol Provinsi Kepri, Safri Saliman menginginkan perayaan Cap Go Meh tak hanya sekedar dijadikan momen perkenalan budaya Tionghoa saja. Tetapi mampu meningkatkan perekonomian bahkan kepariwisataan di Kepri.

“Kami harapkan acara seperti ini dapat dihadirikan diseluruh wilayah Kepri. Namun pelaksanaannya secara bergilir sehingga dapat menjadi daya tarik dibidang pariwisata,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC Inti Tanjungpinang, Beni Suandi mengatakan setiap perayaan Cap Go Meh akan menampilkan beragam kesenian dan budaya. Mulai dari parade budaya barongsai dan naga, tarian dari komunitas sanggar seni, hingga pertunjukkan wushu.

“Pertunjukan inilah yang memukau seluruh masyarakat. Semoga juga mampu dijadikan sebagai salah satu ikon pariwisata di tahan melayu ini,” ungkapnya. (ary)

1.000 Warga Kepri Terserang Kanker

0

batampos.co.id – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepri, Noorlizah Nurdin mengatakan sekitar 1.000 masyarakat Kepri terserang kanker. Baik itu kanker payudara, rahim, paru-paru dan mata. Untuk mencegah bertambahnya pengindap kanker, pihaknya mengajak masyarakat Kepri untuk menerapkan pola hidup sehat dan rajin berolahraga.

“Dari data yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) Provisinsi, ada warga Kepri yang menderita kanker. Tentu ini sangat memprihatinkan bagi kita,” ujar Noorlizah Nurdin menjawab pertanyaan media disela-sela peringatan hari kanker sedunia dan hari gizi nasional 2017 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Minggu (12/2) pagi kemarin.

Menurut Noorlizah, kanker adalah penyakit pembunuh secara diam. Apalagi kebanyakan yang terkena adalah mayoritas perempuan. Atas dasar itu, istri Gubernur Nurdin tersebut mengharapkan masyarakat Kepri untuk senantiasa menjaga kesehatan. Dengan mengkonsumsi makan-makan sehat dan memperbanyak makan buah-buahan.

“Selain itu untuk rajin mengecek kesehatan, kalau ada tanda-tanda kanker jangan dibiarkan. Segera lakukan pemeriksaan, sehingga bisa dilakukan tindakan medis seperti apa. Jangan sampai menunggu sudah stadium 4, kondisi ini tentu mengancam keselamatan,” papar Noorlizah.

Kadinkes Kepri, Tjetjep Yudiana menambahkan, kanker pada umumnya memang banyak dialami wanita. Batam merupakan kota besar di Kepri, juga menjadi penyumbang penderita kanker tertinggi di Kepri. Menurut Tjetjep, makan-makanan tidak sehat dan tidak bergizi bisa menjadi pemicu berkembangkan kanker ditubuh manusia.

“Pada umumnya mereka yang terserang kanker adalah pada usia diatas 30 tahun. Tetapi belakangan ini, ada juga anak-anak yang masih usia empat tahun terserang kanker mata,” ujar Tjetjep.

Masih kata Tjetjep, tahun ini, Pemprov Kepri melalui Dinkes Kepri akan membuat trobosan melalui Gerakan Hidup Sehat. Yakni akan ada tim-tim yang belakukan visit kerumah-rumah untuk mengkampanyekan tentang gaya hidup sehat dan pola hidup sehat. Disebutkan Tjetjep, dalam menjalani hidup upayakan jangan sampai stress.

“Apabila kita terserang stress, berbagai penyakit akan mudah mampir. Apakah itu kanker maupun jantung, olahraga dan pola hidup sehata adalah upaya untuk mencegahnya,” papar Tjetjep.

Dilokasi yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri, Meifrizon juga menambahkan, senam sehat yang ditaja oleh YKI Kepri ini diikuti hampir 700 masyarakat Tanjungpinang. Dikatakannya, diluar kegiatan seperti ini, Dispora Kepri setiap akhir pekan menaja senam sehat bersama di depan Gedung Daerah ini.

“Kalau ada pihak-pihak ingin melakukan senam sehat bersama, tentu bisa dikoordinasikan ke Dispora. Sebagai penyemangat masyarakat yang datang, cukup dengan menyediakan door prise ,” ujar Meifrizon.

Ditambahkannya, Jalan di Depan Gedung Daerah ini juga sudah ditetapkan sebagai kawasan Car Free Day, Tanjungpinang. Yakni dari pukul 06.00 sampai pukul 09.00 pagi. Menurut Meifrizon, senam sehat bersama adalah merupakan upaya untuk menerapkan gaya hidup sehat. “Kita akan bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kepri dalam kegiatan-kegiatan seperti ini,” jelas Meifrizon.(jpg)

Orang Tua Bos Prendjak Meninggal

0
Tjung Goei Heng

batampos.co.id – Keluarga besar bos Prendjak Tanjungpinang, Bandi sedang dirundung duka. Pasalnya, orang tua tersayang, Tjung Goei Heng tutup usia pada umur 86 tahun di Tanjungpinang, Minggu (12/2) sekitar pukul 12.50 WIB. Apabila tidak ada halangan, jenazahnya akan dikremasikan pada Sabtu, 18 Februari mendatang.

Pantauan di lapangan, sejumlah tokoh masyarakat Tanjungpinang dan tokoh Tionghoa Tanjungpinang datang melayat ke rumah duka di Jalan Pantai Impian, Gang Lumba-Lumba VI No.132. Keluarga besar yang ditinggal terlihat sedih, dangan sangat terpukul dengan kepergian pria yang akrab dengan aktivitas-aktivitas sosial di Tanjungpinang tersebut.

“Bapak berpulang sekitar pukul 12,50 Wib tadi (kemarin,red) siang. Bagi yang mengenal, kami atas nama keluar besar memohon maaf atas kesalahan dan kekhilafan yang dilakukan Bapak semasa hidup,” ujar Bandi menjawab pertanyaan Batam Pos, tadi malam.

Dengan suara parau, Bandi mengatakan selama ini, orang tuanya itu, banyak melakukan kegiatan sosial semasa hidupnya. Seperti memberikan bantuan ke sekolah khatolik, vihara batu 8 atas yang juga pembakaran mayat. Selain itu, ada bantuan yang pernah diberikan Bapak ke beberapa sekolah dasar di Bintan. Atas dasar itulah, Bapak sangat dikenal oleh kalangan Pengusaha di Tanjungpinang.

“Jenazah bapak akan dikremasikan pada hari Sabtu, 18 Februari 2017 mendatang. Yakni sekitar pukul 12.00 WIB di Krematorium Yayasan Giri Buddha KM 8 Tanjungpinang,” sebut Bandi.

Ditambahkan Bandi, kepergian orang tuanya kini hanya meninggalkan dirinya bersama lima bersaudara lainnya. Karena beberapa tahun yang lalu, orang tua perempuannya juga sudah berpulang. “Kami akan senantiasa berdoa, semoga bapak mendapat tempat terbaik dihadapan Tuhan yang maha kuasa,” tutup Bandi.(jpg)

Waspada, Penipuan dengan Modus Pesan Nasi Kotak

0

batampos.co.id– Para pemilik usaha rumah makan, restoran ataupun hotel diminta agar lebih berhati-hati dalam menerima pesanan dari konsumen. Pasalnya, saat ini telah terjadi beberapa kasus penipuan model baru yang menyasar tempat-tempat tersebut.

Seperti yang dialami salah satu rumah makan di Tanjungpinang, Sabtu (11/2) lalu. Pelaku yang mengaku sebagai anggota Polri yang bertugas di Polsek Tanjungpinang Timur, memesan puluhan nasi kotak kepada pemilik rumah makan untuk diantar ke Mapolsek Tanjungpinang Timur. Selain itu, pelaku juga meminta agar diisikan pulsa Rp 100 ribu dan akan dibayar saat nasi yang dipesan tersebut telah diantar.

“Modusnya pura-pura pesan nasi. Ini kejahatan penipuan model lama dengan cover yang baru seperti mama minta pulsa,”ujar Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Efendri Ali, Minggu (12/2).

Dikatakan Efendri, kejadian tersebut diketahui pihaknya ketika saat karyawan rumah makan mengantarkan puluhan nasi kotak ke kantornya. Ia pun kaget akan pesanan itu karena setelah dicek, tidak ada petugas yang memesan nasi kotak sebanyak itu. Terlebih, meminta diisikan pulsa.

“Kami langsung lakukan penyelidikan atas penipuan ini dengan berkoordinasi dengan Satreskrim,”kata Efendi.

Diterangkan Efendi, kasus seperti ini sudah sering terjadi. Dari laporan yang diterima, peristiwa serupa sudah tiga kali terjadi. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada.

“Kami imbau pemilik rumah makan, restauran, gerai dan hotel agar waspada dengan modus penipuan baru. Apalagi pelaku mengatas namakan personel Polri. Ini kejahatan penipuan lama dengan metode baru,”pungkas Efendri.(ias)

Gratis Melihat Aneka Hewan di Mini Zoo Kijang

0
Mini Zoo di Kijang Bintan Timur. Foto : Batampos.

batampos.co.id– Libur akhir pekan, Mini Zoo di Kijang Bintan Timur, ramai dikunjungi warga, Minggu (12/2). Tak hanya warga dari Kijang, namun kebun binatang yang berlokasi di Jalan Tengiri, Kijang dekat kolam wisata bekas penambangan biji Bauskit ini juga ramai dikunjungi warga dari luar daerah, seperti Tanjungpinang, Tanjunguban, bahkan dari luar Kepulauan Riau.

Salah satunya, Sutiono, 48, warga Tanjungpinang, ini sengaja menyempatkan waktu libur sekolah untuk mengajak anaknya melihat beragam hewan yang ada di kebun binatang tersebut.

“Baru pertama kali datang ke sini (Mini Zoo, red). Mumpung libur, sekaligus ajak anak jalan, lihat-lihat hewan yang belum pernah dilihatnya langsung,” ujarnya di Kebun Binatang Mini Zoo, Minggu (12/2).

Dia menilai tempat rekreasi untuk keluarga, seperti kebun binatang di daerah Tanjungpinang dan Bintan, masih sangat minim. Menurutnya selain hanya untuk jalan-jalan, kebun binatang tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan imajinasi sang anak untuk mengetahui aneka hewan dengan melihatnya langsung.

“Selama ini anak hanya bisa melihat buaya dari TV saja, sehingga dia terkesan takut. Namun setelah melihat langsung baru lah si anak tau, mulai dari bentuknya seperti apa, dan ketakutannya jadi berkurang,” terangnya.

Sutiono berharap pemerintah daerah bisa lebih memperhatikan dengan membangun tempat rekreasi baru, sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan yang bisa dijadikan tempat untuk berlibur bersama keluarga.

“Kalau bisa sih, maunya tempat seperti ini (Mini Zoo, red) bisa dibangun juga di tempat lain, sehingga tidak perlu jauh-jauh harus datang ke Bintan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ponijan, 49, pengelola Mini Zoo Kijang, menuturkan saat ini jumlah hewan di kebun binatang tersebut hampir mencapai 20 spesies, dan seluruh hewan ini merupakan hewan dari lokal yang berasal dari berbagai daerah, seperti rusa, burung merak, ular, beruang, monyet, buaya, dan lainnya.

“Memang kebun ini terkesan kecil. Namun pilihan hewan yang bisa dilihat masyarakat lumayan banyak. Dan siapa pun bisa datang melihatnya, gratis,” terangnya.

Dia mengatakan kebun binatang tersebut paling ramai biasanya kunjungi masyarakat saat libur sekolah, dan hari merah.

“Kebun binatang ini sangat banyak diminati masyarakat. Apalagi kalau libur, penuh lokasi ini (Mini zoo, red), ” paparnya.

Pantauan Batam Pos, selain melihat aneka hewan dengan mengelilingi kebun binatang tersebut, banyak juga pengunjung yang mengabadikan kebersamaannya dengan keluarga untuk berfoto bersama. (cr20)

Hujan Dua Jam, Pelabuhan Bulang Linggi Banjir

0

batampos.co.id – Pelabuhan Penyeberangan Bulang Linggi, Kecamatan Bintan Utara banjir dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter, Minggu (12/2). Banjir ini terjasi setelah hujan deras yang mengguyur selama dua jam di wilayah Tanjunguban.

Kondisi ini cukup memprihatinkan, sebab terjadi di area pusat berpindahnya masyarakat dari Batam ke Tanjunguban, atau sebaliknya.

Salah satunya, Diana, 27, warga pendatang yang baru sampai dari Batam ini mengaku hujan yang terjadi di wilayah Tanjunguban tersebut memang sangat deras.

“Dari pagi memang sudah kelihatan tandanya akan hujan deras, karena awan sudah terlihat mendung. Sempat ragu ingin menyeberang, karena cuaca juga kurang bagus. Tapi alhamdulilah, bisa sampai dengan selamat ke sini (Tanjunguban, red),” ujarnya, di Pelabuhan Penyeberangan Bulang Linggi, Minggu (12/2).

Dia berharap, pemerintah setempat bisa segera mencari solusi untuk mengatasi banjir tersebut, agar tidak terjadi lagi untuk selanjutnya, karena dengan kondisi tersebut, tentunya akan sangat mengganggu akses jalan bagi masyarakat yang ingin melewati jalan tersebut.

“Maunya, segera ada upaya dari pemerintah untuk bisa meminimalisir banjir yang kerap terjadi saat hujan. Kasihan juga pengendara yang lewat. Apalagi yang pakai motor, bisa mogok kena air motornya,” jelasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait dengan banjir yang terjadi di Pelabuhan, Camat Bintan Utara, Azwar, tidak mengangkat ponselnya.

Sebelumnya, terkait dengan permasalahan banjir di Tanjunguban tersebut pernah dibawa ke Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Dimana Camat Bintan Utara siap mengakomodir usulan warga Tanjunguban untuk melakukan perbaikan gorong-gorong, guna meminimalisir banjir yang kerap terjadi di Tanjunguban. (cr20)

Ditanya Siapa akan Jadi Wagub, Gubernur Kepri belum Ada Pilihan

0
Nurdin Basirun

batampos.co.id – Siapa yang akan menemani Gubernur Kepri Nurdin Basirun memimpin Kepri?

“Belum ada,” kata Nurdin sambil berjalan menuju mobilnya usai membuka Proliga di Mukakuning, Batam, Kepri, Jumat, (10/2/2017).

Nurdin pun membantah adanya dua kandidat calon wagub yang diajukan ke DPRD Kepri.

Menurut informasi Nurdin sempat memilih nama Isdianto dan Agus Wibowo, untuk diajukan ke DPRD. Namun isu tersebut dibantah Nurdin.

“Belum ada satupun yang saya ajukan,” ujarnya singkat.

Disinggung kapan waktu pengajuan nama calon Wagub, Nurdin enggan menjawab panjang. Padahal beberapa waktu lalu, Nurdin sempat mengatakan pengajuaan nama calon wagub akan dilakukan setelah pembahasan APBD 2017 selesai.

Tapi hingga kini, belum terlihat tanda-tanda pengajuan nama calon wagub oleh Nurdin.

“Belum lah, nanti saja,” sebut Nurdin sembari masuk ke dalam mobil dan pergi.

Pengakuan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Nurdin mengirimkan lima nama.

“Seharusnya sesuai undang-undang yang berlaku itu dua nama saja,” katanya saat dihubungi Batam Pos, Sabtu (11/2).

Ia merasa heran, pasalnya dari lima nama tersebut, Nurdin masih belum bisa memilih dua nama. Jumaga menyebut dirinya menerima surat dari Nurdin pada 8 Januari lalu.

“Saya telah kembalikan surat itu sekitar tiga minggu yang lalu,” ungkapnya.

Alasan pengembalian surat yang dikirimkan Nurdin tersebut, disebabkan dalam surat itu tak dilengkapi dengan berkas-berkas setiap calon yang diajukan.

“Berkas itu isinya sesuai dengan instruksi dari KPU. Layaknya saat pendaftaran jadi calon gubernur atau wakil gubernur,” ungkapnya.

Apakah DPRD bisa memberikan tenggat waktu pada Nurdin? Jumaga mengatakan pihaknya tak bisa memberikan deadline. Sebab belum ada peraturan yang mengatur hal itu.

“Tak ada tenggat waktunya,” tuturnya.

Namun Jumaga berharap dalam waktu dekat Nurdin bisa mengirimkan dua nama calon wakil pilihannya. Sehingga bisa membantu Gubernur Kepulaun Riau dalam menjalankan roda pemerintahan. (she/ska)