Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13818

BP Batam Janji Urus Pecah PL, Satu Dokumen Dikenakan Biaya Rp 100 Ribu

0
Sejumlah warga Batam sedang mengurus dokumen di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam Gedung Sumatera Promotion Center, Jumat (15/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) berjanji akan mengurus dokumen pecah Penetapan Lokasi (PL) untuk masyarakat pemilik 194 ribu sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang belum terdaftar. Pengurusan semua dokumen ini diperkirakan akan memakan waktu hingga tiga tahun lebih.

“Kami menargetkan dalam sebulan bisa menyelesaikan 5.000 dokumen pecah PL,” kata Kepala Bidang (Kabid) Umum dan Keuangan Kantor Lahan BP Batam, Siswanto saat melakukan rapat koordinasi terkait administrasi pertanahan di kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam, Jumat (24/2).

Siswanto kemudian mengatakan, setelah selesai maka mereka akan mengumumkannya lewat papan pengumuman di Gedung Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam maupun lewat media. Sebenarnya BP Batam berencana menggunakan sistem SMS, tapi saat ini BP Batam belum memiliki sarananya.

“Selain itu pengurusan pecah PL masih manual dan belum terintegrasi dengan portal Batam Single Window (BSW),” ungkapnya lagi.

Saat mengambil dokumen pecah PL nanti, masyarakat dikenakan biaya Rp 100 ribu per dokumen.Tarif itu sesuai dengan ketentuan di Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 19 Tahun 2016 tentang tarif layanan lahan.

“Untuk mempercepat proses, kami telah menambah pegawai sehingga sekarang menjadi 20 orang,” tambahnya.

Ia juga membenarkan bahwa kewajiban mengurus dokumen pecah PL memang baru berlaku sejak tahun 2010. Sehingga banyak masyarakat yang tak memiliki dokumen pecah PL untuk bangunan rumahnya. Sebab pihak pengembang memang tidak mengurusnya ke BP Batam.

“Dulu banyak PL yang belum pecah. Sehingga ketika mengurus perpanjangan UWTO menjadi kendala karena PL merupakan salah satu syaratnya,” ungkapnya.

Siswanto mengatakan polemik HGB tak terdaftar ini merupakan miskomunikasi saja. Dan ia berjanji pengurusan dokumen pecah PL akan dilakukan secara cepat. Tidak seperti selama ini yang bisa memakan waktu hingga satu tahun untuk satu dokumen. “Ini hanya masalah penataan administrasi pertanahan. Kami juga ingin mengumpulkan data terkait lahan,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Pengukuran dan Pemetaan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batam, Marzon mengatakan ke depannya hal terpenting yang perlu dilakukan adalah penyederhanaan regulasi.

“Cuma hal-hal sebatas persyaratan saja. HGB itu sudah terdata semua. Sedangkan Izin Peralihan Hak (IPH) itu untuk mengontrol aktivitas peruntukan,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua Dewan Pakar Kadin Batam, Ampuan Situmeang mengatakan apapun kisahnya, HGB merupakan dokumen sah yang dikeluarkan negara untuk menyatakan bahwa pemiliknya berhak mengelola sebidang tanah milik negara. “Bukan ilegal, semua itu sah. BPN tak pernah keluarkan dokumen yang tak sah,” jelasnya.

Ia kemudian menyatakan soal sertifikat jangan dipersoalkan lagi. Karena merupakan klaim sah yang legalitas hukumnya tak terbantahkan. Bahkan untuk di Batam, hanya dengan bermodalkan HGB saja, pemiliknya tak perlu mengurus IPH hanya untuk melaporkan peralihan kepemilikan ke BP Batam.

“HGB itu yang keluarkan BPN, bukan BP Batam. Ini hanya soal koordinasi antarinstansi yang begitu buruk saja. Padahal sama-sama berlambang Garuda. Maka ke depannya harus berkoordinasi lah,” katanya. (leo)

BNI Taplus 2016 Cabut Hadiah Utama Satu Unit Mobil

0

batampos.co.id – Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Tanjungbalai Karimun, akan melakukan pencabutan undian Rejeki BNI Taplus tahun 2016 periode ketiga, Sabtu (25/2)  di Panggung Puteri Kemuning Coastal Area pukul 15.30 WIB. Agenda diawali dengan berbagai event menarik bagi kawula muda yang kreatif, seperti lomba modern dance tingkat SMA/Sederajat, foto selfie, door prize, live band dan sebagainya.

”Nasabah BNI Taplus berkesempatan mendapatkan undian satu unit mobil. Maupun hadiah lainnya, untuk periode ketiga ditahun 2016 lalu,” jelas pimpinan BNI Cabang Tanjungbalai Karimun Joko Teguh Sembodo, kemarin (24/2).

Dikatakan, untuk pencabutan undian utama yaitu satu unit mobil Toyota Sienta, maupun 13 unit motor honda scoopy akan dilaksanakan pada malam harinya sekitar pukul 19.30 WIB. Rejeki BNI Taplus ini dipersembahkan untuk para nasabah BNI Taplus, yang hingga saat ini masih mempercayakan untuk menyimpan dananya di BNI Cabang Tanjungbalai Karimun. Sehingga, setiap tahunnya ada pencabutan undian. Dan kali ini, program berlangsung mulai 25 Juli 2016 hingga 31 Januari 2017.

”Undian ini sebagai apresiasi kita kepada nasabah BNI Taplus, yang terus melakukan transaksi dengan nyaman dan berbagai kemudahan mulai dari setoran tunai di bank maupun melalui ATM, transaksi via e-banking, maupun sistem pembayaran dan pembelian produk lewat ATM yang 24 jam siap melayani anda,” tuturnya.

Sedangkan, pencabutan undian utama direncanakan oleh Firmansyah Head of Consumer Retail (HCR) BNI Kantor Wilayah Padang yang disaksikan oleh Notaris, pihak Kepolisian, Dinas Sosial dan salah seorang nasabah BNI yang telah ditunjuk. Dalam pencabutan undian tersebut, pihaknya mengundang unsur Muspida Karimun, tokoh masyarakat dan nasabah BNI.

”Untuk BNI Cabang Tanjungbalai Karimun termasuk di Kundur ada 35 titik pengambilan uang secara tunai,” kata Joko.

Untuk menjadi salah satu pemenang Rejeki BNI Taplus, Anda hanya perlu mengumpulkan poin undian sebanyak-banyaknya. Ada dua cara untuk mendapatkan poin tersebut. Pertama, tingkatkan saldo tabungan dengan jumlah rata-rata mulai dari Rp 1 juta setiap bulan. Anda akan mendapatkan 1 poin untuk setiap kelipatan saldo rata-rata Rp 1 juta.
Dengan poin, yang bisa diperoleh dengan berbelanja minimal Rp50 Ribu, menggunakan Kartu Debit BNI. Setiap transaksi finansial yang dilakukan akan menghasilkan 1 poin. Melalui tabungan perorangan, baik itu BNI Taplus, BNI Taplus Bisnis, BNI Taplus Muda, BNI Taplus Pegawai dan BNI Emerald Saving.

”Semuanya sangat mudah dan cepat, silahkan anda manfaatkan fasilitas yang kami berikan kepada nasabah BNI Taplus,” singkatnya. (tri)

Target 2017, Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

0

batampos.co.id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPP&KB) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) menargetkan pelayanan kesehatan  tahun 2017 ini akan ditingkatkan. Harapannya nanti  tidak perlu lagi ada pasien dari Anambas yang selalu dirujuk ke Tanjungpinang atau ke kota lain karena minimnya peralatan medis dan SDM di Rumah Sakit maupun di puskesmas yang ada di Anambas.

“Target kita 2017 Puskesmas dan Rumah Sakit di daerah ini sudah mampu memberikan pelayanan maksimal kepada pasien,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPP&KB) Kabupaten Kepulauan Anambas Heriyanto kemarin.

Untuk menambah komposisi dokter dan alat-alat Kesehatan, Harianto, telah menyiapkan proposal, untuk diajukan ke Kementrian Kesehatan. “Untuk dokter akan diusulkan baik itu dokter umum masupun spesialis, serta meminta ke kementrian alat kesehatan untuk memenuhi pelayanan rumah sakit dan Puskemas yang ada di Anambas,” jelasnya.

Untuk sementara waktu pihaknya juga sudah memperbaiki sebagian alkes yang awalnya sudah rusak. Kini sejumlah alkes sudah banyak yang berfungsi. Mulai dari tabung oksigin, rongent dan alkes lainnya. “Kemarin tabung oksigin yang ada di puskesmas Jemaja dan RS lapangan Palmatak sudah diperbaiki,” ungkapnya.

Mengenai kabar adanya tabung oksigin yang ada di puskesmas Jemaja dan Jemaja Tumur yang tidak bisa digunakan, menurut Heriyanto itu tergantung dari kepala puskesmasnya karena anggaran untuk perbaikan tabung oksigin juga ada. Setelah bisa digunakan, bisa saja tabung oksigin itu diisi di RS lapangan matak atau di Tanjungpinang. “Anggarannya sudah ada tergantung dari kepala puskesmasnya,” sebutnya.

Heriyanto, menambahkan pihaknya akan membangun Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) di Puskesmas Jemaja dan Jemaja Timur. Pada Anggaran Pendapatan Belaja Daerah Perubahan (APBD-P) 2017 pihaknya akan menyusun Deteil Engenering Desain (DED) UGD tersebut dan pelaksanaanya akan dilakukan pada tahun 2018 mendatang. “Insya Allah di APBDP ini kita buat DED nya baru tahun 2018 kita bangun ruangannya,” ungkapnya.

Bukan hanya UGD dikecamatan Jemaja dan Jemaja Timur lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan KKA itu, namun Sejumlah bangunan lain yang akan direhab seperti rumah dokter Puskemas pembantu (Postu) juga akan dilaksanakan renovasinya pada tahun 2018 mendatang.”Saat kita turun meninjau langsung kelapangan kemarin, banyak ditemukan rumah Dokter dan Postu disejumlah daerah yang rusak, dan itu menjadi atensi dinas kesehatan untuk memperbaikinnya,” jelasnya. (sya)

Fokus Pertanian, Mantapkan SDM Lokal Kerjasama dengan IPB

0

batampos.co.id – Bupati Lingga, Alias Wello mengatakan Kabupaten Lingga sangat konsen mengembangkan sektor pertanian. Target besar pemerintah setempat menjadikan Lingga sebagai lumbung pangan provinsi Kepulauan Riau juga telah didukung pemerintah pusat.

Namun, Lingga masih memiliki kendala. Kesiapan sumber daya manusia (SDM) salah satunya. Untuk mencetak tenaga trampil dan menguasai bidang-bidang yang mendukung program pemerintah tersebut, pemkab Lingga kata Awe akan menjalin kerjasama dengan Instiut Pertanian Bandung (IPB). Hal ini tegasnya sebagai solusi.

“Ini salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas SDM Lingga, khususnya bidang pertanian yang saat ini jadi prioritas Pemkab. Jadi anak daerah tidak perlu sekolah jauh-jauh, cukup di Lingga,” ungkap Awe, beberapa waktu lalu.

Pada tahun ini juga lanjut Awe, Lingga akan segera miliki kampus jauh IPB.

“Baru-baru ini saya sudah duduk bersama pihak IPB. Lingga akan membuat MoU untuk penyelenggaraan pendidikan DI sampai D IV bidang pendidikan pertanian dan peternakan. Akan kita dirikan kampusnya di Lingga tahun ini juga. Kalau daerah tidak sanggup, saya akan undang pihak swasta untuk mengelola ini,” tuturnya.

Untuk biaya kuliah kelas jauh IPB kata Awe juga cukup terjangkau. Dengan jumlah 45 mahasiswa, biaya setahun yang dikeluarkan berkisar Rp 540 juta.

“Kami akan minta kuota penerimaannya ditambah tidak hanya 45 orang, tapi 100 orang. Bisa dua lokal,” jelasnya.

Alias Wello cukup optimis, sektor pertanian di Lingga akan semakin baik kedepannya jika di tunjuang dengan pembangunan SDM seperti itu. Ditambah lagi dengan program cetak sawah dari Kemntan RI dan TNI AD akan ada balai benih sebagai penunjang pendidikan nanti.

“Mereka nilai Lingga sudah memiliki dasarnya. Ada balai benih yang tahun ini berdiri serta lahan sawah seluas 3000 hektar di Lingga. Ini akan menunjang program pendidikan kampus jauh tersebut,” jelasnya.

Rencana kerjasama dengan IPB ini diharapkan Awe dapat berjalan dengan mulus. Juga mendapat dukungan dari masyarakat serta legislatif.

“Mudah-mudahan ini tidak meleset. Kami juga minta dukungan wakil rakyat kita untuk merealisasikan hal ini,” tegasnya.

Sejauh ini kata Awe baru ada dua Kabupaten di Indonesia yang menjalin kerjasama dengan IPB untuk kampus jauh itu yakni, Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan dan Kabupaten Cianjur Jawa Barat. (mhb)

Pemko Susun RDTR 2017-20237

0

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono mengatakan Pemko Tanjungpinang sudah menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) 2017-2037. Karena menyangkut dengan daerah perbatasan, Pemko melakukan koordinasi dengan Pemprov Kepri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Provinsi Kepri

“Kita sudah memetakan mengenai pemanfaatan tata ruang. Yakni mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sudah ditetapkan. Langkah ini juga untuk mensinergikan dengan RTRW Pemprov Kepri,” ujar Riono menjawab pertanyaan Batam Pos, Jumat (24/2) usai rapat di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

Menurut Riono, pihaknya sudah menganti berbagai rekomendasi untuk menyusun RDTR. Dijelaskan Riono, pemanfaat tata ruang yang didiskusikan adalah menyangkut di kawasan perbatasan daerah. Karena perlu sinergi mengenai pemanfaatan ruangnnya. Misalnya ketika Tanjungpinang membangun kawasan pemukiman. Kabupaten Bintan juga memanfaatkan untuk pembangunan yang sama.

“Pemprov Kepri dalam hal ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang adalah sebagai fasilitator. Apabila ada persetujuan bersama, baik Tanjungpinang dan Bintan. RDTR 2017-2037 bisa dilaksanakan,” papar Riono.

Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri tersebut mengatakan, komunikasi dan koordinasi yang dilakukan adalah untuk menghindari terjadinya salah persepsi. Sedangkan menyangkut masalah tapal batas kewenangannya berada dibawah Biro Pemerintahan Provinsi Kepri.

“Penyusunan RDTR ini adalah untuk kebutuhan pembangunan. Sekarang ini kedua belah pihak, baik Pemko Pinang maupun Kabupaten Bintan masih mempelajari secara mendalam mengenai RDTR di kawasan perbatasan,” tutup Riono.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pemprov Kepri, Abu Bakar mengatakan pihaknya hanya memfasilitasi saja. Diakuinya RTDR yang dibuat merupakan pedoman pembangunan kedepan. Menurut Abu Bakar, melalui RTDR pihaknya bisa melihat apakah rencana pembangunan sudah sesuai dengan RTRW Provinsi Kepri atau tidak.

“Pembahasan ini bukan terkait selisih pendapat. Tetapi untuk menyatukan persepsi pembangunan di dalam tata ruang kawasan perbatasan. Yakni antara Tanjungpinang dan Bintan,” ujar Abu Bakar menambahkan.(jpg)

2000 Atlet akan Mengelilingi Tiga Wilayah Bintan

0

batampos.co.id – Pemkab Bintan menjamin perhelatan Event Toure de Bintan 2017 yang dihelat di Kawasan Pariwisata Lagoi dari 3-5 Maret mendatang diharapkan berjalan sukses. Sebab event olahraga bertaraf internasional ini tidak hanya sekedar diikuti 2000 atelt dari 45 negara dan 40 kabupaten/kota saja melainkan akan dimeriahkan penyanyi dangdut papan atas Indonesia.

“Iis Dahlia akan mengguncang panggung Toure de Bintan. Jadi masyarakat bisa menyaksikan pertandingan balap sepeda sekaligus dihibur oleh penyanyi dangdut yang terkenal,” ujar Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bintan, Luki Zaiman Prawira ketika dikonfirmasi, Jumat (24/2).

Dijelaskannya, ajang bergengsi balap sepeda dunia ini mempertandingkan satu kelas mencari waktu terbaik (Individual Time Trial) dan empat kelas Grand Fondo. Untuk Individual Time Trial, kata Luki, digelar di Plataran Plaza Lagoi Bay pada 3 Maret. Kelas ini akan diikuti 12-20 atlet sepeda dunia.

Kemudian untuk empat kelas Grand Fondo, lanjut Luki, yaitu Grand Fondo Classic dengan jarak tempuh 140 Km dan Grand Fondo Challenge dengan jarak tempuh 82 Km akan digelar di Depan Kawasan Terminal Simpang Lagoi 4 Maret.

Lalu, Grand Fondo Discovery dengan jarak tempuh 55 Km dan Grand Fondo Century dnegan jarak tempuh 107 Km juga digelar dilokasi yang sama. Namun akan dilaksanakan sehari kemudian atau 5 Maret.

“Empat kelas Grand Faondo akan diikuti sekitar 2000an atlet sepeda. Mereka akan mengayuh sepeda mengelilingi tiga wilayah Bintan. Dari wilayah bagian Utara, Tengah dan Timur,” jelasnya.

Sedangkan penampilan pedangdut terkenal Iis Dahlia, sambung Luki, akan disuguhkan diatas panggung Kawasan Terminal Bus Simpang Lagoi. Iis Dahlia, masih Luki, akan membawakan berbagai tembang andalannya diruang terbuka (out door) untuk menghibur masyarakat dari Bintan dan Tanjungpinang.

“Kalau Iis Dahlia akan tampil dihari kedua, Sabtu (4/3). Pastinya di Kawasan Terminal Simpang Lagoi akan dipadati ribuan masyarakat dari berbaagai daerah,” sebutnya.

Luki berharap event yang dikemasnya semenarik ini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan lokal ke Bintan. Sebab imbas event ini tak hanya sekedar membuat penuhnya penginapan di Kawasan Pariwisata Lagoi saja. Tetapi di luar kawasan tersebut juga ikutserta merasakannya. Seperti hotel dan resort di Kawasan Pantai Trikora, Kecamatan Gunung Kijang. (cca)

 

Dewan Tolak Kenaikan Harga Gas Elpiji 3 Kg

0

batampos.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang menolak kenaikan gas elpiji tabung ukuran 3 Kg yang diusulkan Tim Kajian Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kepri. Sebab dengan menaikan harga gas sebesar Rp 20.185,10 pertabung disatu daratan dan Rp 22.185,10 pertabung di daerah pesisir akan membebankan hidupnya masyarakat Tanjungpinang.

“Perekonomian di daerah ini masih lemah. Bahkan kondisi daya beli masyarakat menurun. Jadi kami sangat menolak kenaikan harga gas elpiji ukuran 3 Kg itu,” ujar Anggota Komisi II DPRD Tanjungpinang, Peppy Candra ketika dikonfirmasi, Jumat (24/2).

Dikatakannya, Hiswana Migas Kepri menuntut agar Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji tabung ukuran 3 Kg naik dari Rp 15.000 pertabung menjadi Rp 22.185,10. Kemudian untuk daerah pesisir naik dari Rp 16.000 menjadi Rp 22.185,10 pertabung.

Sedangkan versi Pemko Tanjungpinang, kata Peppy, menginginkan kenaikan HET gas elpiji itu dari Rp 15.000 pertabung menjadi Rp 18.000 pertabung. Dan untuk daerah pesisir dari Rp 16.000 pertabung menjadi Rp 19.000 pertabung.

“Dua usulan ini sama sekali tidak pro rakyat. Karena dasar yang digunakan hanya mementingkan para pengusaha. Seharusnya kedua lembaga bisa melihat kondisi nyata dilapangan seperti apa,” jelasnya.

Legislator dari Partai Demokrat ini meminta agar HET gas elpiji tabung ukuran 3 Kg sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Walikota Tanjungpinang Nomor 34 Tahun 2010. Yaitu HET untuk pertabungnya sebesar Rp 15.000. Dengan besaran harga tersebut, menurut Peppy, sudah sangat rasional jika dikaji dengan kondisi perekonomian Tanjungpinang saat ini.

Selain itu juga, sambung Peppy, peruntukan gas elpiji tabung ukuran 3 Kg hanya untuk masyarakat ekonomi bawah. Jadi diharapkannya Hiswana Migas Kepri maupun Pemko Tanjungpinang tidak mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang memberatkan masyarakat.

“Kami minta HET sesuai SK Walikota Tahun 2010 saja. Karena dengan HET RP 15.000 pertabung itu sudah membuat masyarakat berat. Apalagi dinaikan, pasti lebih menyusahkan masyarakat saja,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan, Bayu. Pedagang kecil ini menolak keras jika HET gas elpiji tabung ukuran 3 Kg dinaikan. Sebab dengan HET yang ditetapkan Rp 15.000 saja sudah banyak pedagang-pedagang sekalas dirinya mengeluh.

“Dengan HET Rp 15.000 saja harga jual diwarung sudah Rp 18.000. Apalagi dinaikan, bisa-bisa harga yang dipatok Rp 25.000 pertabung,” ujar pedagang gorengan yang ngetem di Kampung Jawa ini.

Apabila HET gas elpiji itu dinaikan, kata Bayu, otomatis harga dagangannya juga akan ikut naik. Karena jika tidak, dia akan mengalami kerugian besar. Namun dengan menaikan harga dagangan, lanjut Bayu, dapat dipastikan daya beli masyarakat akan melemah.

“Kalau harga dagangan naik pasti daya belinya melemah. Imbasnya dagangan kami bisa sepi pembeli,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim Kajian Hiswana Migas Kepri mengusulkan Pemko Tanjungpinang menjual gas elpiji tabung ukuran 3 Kg seharga Rp 20.185,10 pertabung. Kemudian untuk daerah pulau atau pesisir dikenaikan biaya transportasi Rp 2.000 sehingga harga jualnya Rp 22.185,10.

Sedangkan harga versi Pemko Tanjungpinang HET gas elpiji akan dinaikan dari Rp 15.000 pertabung menjadi Rp 17.635,10 kemudian dibulatkan menjadi Rp18.000 pertabung. Sedangkan untuk wilayah pesisir, khususnya Pulau Penyengat harganya ditambah biaya transportasi Rp 1.000 sehingga HET ditetapkan sebesar Rp 19.000.

HET gasl elpiji versi Pemko Tanjungpinang ini lebih murah dibandingkan usulan HET dari Hiswana Migas Kepri. Perbandingannya sebesar Rp 2.000 untuk penetapan HET dan Rp 1.000 untuk biaya transportasinya.

“Memang angka HET versi Kota Tanjungpinang sudah didapatkan. Tapi belum bisa kita berlakukan karena harus koordinasi dengan Kabupaten Bintan dulu,” ujar Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian (Disdagprin) Kota Tanjungpinang, Juramadi Esram ketika dikonfirmasi, Kamis (23/2). (ary)

Bunguran Tengah Perbanyak Ternak Sapi

0

batampos.co.id – Pemerintah Kecamatan Bunguran Tengah Kabupaten Natuna, berencana mewujudkan swasembada sapi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Camat Bunguran Tengah, Saidir mengatakan, tiga Desa di Kecamatan Bunguran Tengah memiliki potensi lahan yang mendukung pengembangan peternakan sapi. Setiap pemerintah Desa diharapkan mendukung program ini.

Menurutnya, rencana swasembada sapi akan terwujud dengan dukungan anggaran di tiga Desa, yakni Desa Harapan Jaya, Desa Tapau dan Desa Air Lengit.

“Wacana program ini sudah dikoordinasikan dengan Kepala Desa, BPD dan tokoh masyarakat, agar tahun 2018 nanti bisa menganggarkan pembelian bibit sapi sebagai tahap awal,” dikantornya kemarin.

Swasembada sapi ini sambungnya, ditargetkan bisa direalisasi hingga tahun 2020 mendatang. Dan tahun 2018, setiap desa bisa menyediakan 100 ekor sapi. Sehingga dari tiga Desa, dapat mengembangkan 300 ekor sapi.

Pembelian bibit sapi kata Saidir, dapat dianggarkan melalui dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD). Akan tetapi usulan ini juga hisa diserahkan ditingkat Kabupaten, Provinsi dan Pusat.

Dijelaskannya, pembelian Dana Desa diharapkan nantinya sebagai perangsang. Namun ke depannya, peran Pemerintàh Kabupaten dan Provinsi dapat menambah dukungan program swasembada sapi tercapai.

Dikatakannya, program pengembangan peternakan sapi di Bunguran Tengah menjadi gagasan baru. Mengingat keberadaan lahan tidur di Kecamatan Bunguran tengah sangat luas. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan lahan tersebut untuk memelihara sapi.

“Pakan sapi juga sangat mudah di Kecamatan ini. Tentu sapi tidak akan kekurangan pakan,” ujar Saidir.

Selain itu dijelaskan Saidir, tujuan dari ternak sapi salah satu upaya membantu perekonomian masyarakat dan sekaligus menekan harga daging di Natuna yang relatif tinggi. Saat ini rata-rata masih di atas Rp 100 ribu per kilo gram.

“Tentu harga daging saat ini punya peran menyumbang inflasi. Swasembada sapi bisa menekan salah satu penyebab inflasi,” ujar Saidir.(arn)

Penyelesaian Pelabuhan Dompak Tunggu APBN Perubahan

0

batampos.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersedia melanjutkan pembangunan Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang. Untuk mendukung pekerjaan tersebut, Pemprov Kepri bersedia menghibahkan lahan di atas kawasan tersebut. Apabila tidak ada halangan, pekerjaan menunggu APBN Perubahan 2017.

“Tidak ada persoalan yang mendasar, terkait penyelesaian Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kepri, Jamhur Ismail menjawab pertanyaan Batam Pos, Jumat (24/2) di Tanjungpinang.

Menurut Jamhur, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Dirjen Perhubungan Laut (Dirjenhubla) Kemenhub untuk membahas kelanjutan pembangun pelabuhan tersebut. Masih kata Jamhur, pada prinsipnya Kemenhub sangat bersedia untuk merampungkan pekerjaanya pada tahun ini.

“Memang kita harus menghibahkan tanah ke Kemenhub. Tetapi dengan syarat-syarat tertentu. Yakni pengelolaanya dilakukan melalui kerjasama dengan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) milik Pemprov Kepri,” papar Jamhur.

Mantan Perwira TNI AD tersebut menjabarkan, kondisi pelabuhan semakin rusak, apabila dibiarkan. Bahkan kerusakannya akan semakin parah. Lebih lanjut katanya, melihat kondisi yang sekarang ini, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Ditegaskan Jamhur, pihaknya juga tidak akan menerima bangunan yang dalam kondisi rusak.

“Apa yang kita harapkan, infrstruktur yang ada bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat. Rencananya penyelesaiannya akan dilakukan lewat APBN 2017,” jelas Jamhur.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menilai lokasi Pelabuhan Dompak memang strategis keberadaanya. Hanya saja, panjang trestle pelabuhan tersebut menjadi salah satu kendala. Selain itu, belum terbukanya akses transportasi dari Tanjungpinang kr Pelabuhan Dompak.

“Persoalan ini juga akan segera dicarikan solusi terbaiknya. Kita memang tengah mengesa percepatan pembangunan Pulau Dompak yang merupakan pusat Pemerintahan Provinsi Kepri,” ujar Nurdin Basirun di Kantor Gubernur, Tanjungpinang, Selasa (23/2) lalu.

Terpisah, Anggota Komisi III DPRD Kepri, Irwansyah mengatakan, Pemprov Kepri tidak perlu khawatir, meskipun harus menghibahkan lahan diatas kawasan Pelabuhan Dompak ke Kementerian Perhubungan. Karena masih bisa diikat kerjasama untuk mendapatkan pemasukan bagi daerah.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepri tersebut mengharapkan, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun untuk segera melakukan proses serahterima lahan tersebut. Ditegaskan Irwansyah, tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda. Sesuai peraturan Kementerian Keuangan untuk medapatkan APBN bagi pembangunan fisik, lahan harus dihibahkan ke Pemerintah Pusat.

“Daerah lain juga dihadapkan pada persoalan yang sama. Ternyata dengan menghibahkan lahan, pembangunan lebih cepat selesainya,” papar Legislator Dapil Batam tersebut.(jpg)

Tim WFQR Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan TKI Ilegal

0

batampos.co.id – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK), menggagalkan upaya penyelundupan Tujuh orang TKI ilegal, di perairan Tanjung Sebatak Leho, Kabupaten Karimun, pada Rabu (22/2) lalu.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama (Laksma) TNI S Irawan, mengatakan penggagalan upaya penyelundupan TKI tersebut dilakukan pihaknya menindaklanjuti laporan dari masyarakat. Untuk itu, tim WFQR melaksanakan pencarian sesuai dengan informasi yang diterima.

“Informasi itu benar adanya, tim berhasil menangkap boat pancung mesin 40 PK, tanpa dilengkapi dokumen dengan membawa tujuh orang TKI yang terdiri dari lima orang pria dan dua orang wanita diperairan timur Tanjung Balai Karimun,”ujar S Irawan, Jumat (24/2).

Dikatakan Irawan, dari hasil pemeriksaan. Ketujuh orang TKI tersebut diberangkatkan oleh agen penanggung jawab berinisial YL, 31, yang ditangkap dirumahnya di TBK.

“YL ditangkap berdasarkan hasil pengembangan dan informasi dari para TKI,”kata Irawan.

Adapun identitas TKI yang hendak diselundupkan ke Malaysia tersebut, terang Irawan, yakni Tomin, 43, Aris, 36, Tuwadi, 41, Musliyadi, 37, Lisna, 33, istri dari Musliyadi, Murni ,13, anak Musliyadi, Asmawi, 10, anak Musliyadi.

“Sedangkan tekong boat yang hendak membawa TKI tersebut yakni Agus Susanto, 42. Tujuh orang TKI, penanggungjawab dan tekong itu pun masih menjalani pemeriksaan di Mako Lanal Tanjung Balai Karimun,”terang Irawan.

Dijelaskan Irawan, dari hasil keterangan yang didapat pihaknya dari tekong. TKI tersebut rencana nya hendak dikirim dengan tujuan TBK – Sungai Cokoh Johor, Malaysia. Selain itu, saat diamankan baik Tekong dan TKI semuanya juga dilakukan cek urine untuk mengetahui apakah mereka terlibat narkoba atau tidak.

“Terkait tindak pidana pelayaran bahwa Nakhoda berlayar tanpa SPB diancam pidana 5 tahun penjara dan denda Rp 600 juta sesuai dengan pasal yang telah diatur dalam undang-undang. Untuk hasil tes urine semuanya negatif,,”jelas Irawan.

Pada kesempatan ini, Jenderal Bintang Satu itu pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terbujuk rayu oleh oknum agen TKI yang merekrut dan bekerja diluar negeri dengan upah yang menggiurkan. Sebab, sudah banyak contoh pengiriman TKI secara ilegal ini sangat berbahaya seperti beberapa waktu lalu. Yang mana Speedboat yang membawa TKI ilegal mengalami kecelakaan dan hampir semua penumpang tenggelam dan meninggal.

“Ini bukan pertama kalinya, tapi sudah berulang kali. Apa lagi saat ini kondisi cuaca dan laut kurang bersahabat sangat riskan terjadinya kecelakaan di laut. Ini tanggung jawab kita semua untuk mencegah penyelundupan secara ilegal,”pungkasnya.(ias)