Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13920

Jaksa Kembali Periksa 6 Saksi Kasus Dana Dinsos Rp 1,5 M yang Tak Kembali

0

batampos.co.id – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam memastikan ada pelanggaran hukum terkait tak kembalinya Rp 1,5 miliar Dana Dinsos ke kas daerah tahun anggaran 2015.  Dana tersebut diduga dikorupsi.

Kepastian itu diperoleh setelah penyidik kembali memeriksa enam saksi di Kejari Batam, Rabu (1/2).

“Ini pemeriksaan kedua mereka. Kami pastikan ada pelanggaran hukum,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Batam, Chadafi, kemarin.

Keenam saksi yang kembali diperiksa itu semuanya berasal dari Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Batam. Keenamnya pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) Dinsos yang mengetahui persis penggunaan dana di dinas tersebut.

Mereka adalah;

  • Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan ( PPTK ) kegiatan bimbingan keterampilan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) (RA),
  • PPTK untuk kegiatan pemakaman tunggawa (MYA),
  • PPTK kegiatan bantuan rehab rumah tak layak huni (RTLH) (AZ),
  • Pejabat pembuat komitmen (PPK) kegiatan kesiagaan dan tanggap darurat korban bencana bantuan pemulangan orang telantar (MA),
  • PPK kegiatan pemakaman tunggawa (IR),
  • PPK kegiatan pelayanan kesejateraan sosial dan lanjut usia dan bimbingan keterampilan PMKS (UW).

Pantauan Batam Pos, jaksa yang melakukan pemeriksaan antara lain Jaksa Kadek dan Jaksa Rian Anugerah yang merupakan jajaran tim pidsus Kejari Batam.

Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui darimana sumber aliran dana yang diduga telah dikorupsi senilai Rp 1,5 miliar berdasarkan temuan BPK.

“Kami sudah pegang data-data penggunaan anggaran di Dinsos tersebut,” jelasnya.

Tercatat sudah lebih dari 20 saksi diperiksa terkait kasus ini. Semua yang dipanggil hadir. “Kalau indikasi korupsi sudah masuk pokok perkara, sementara kami masih dalam proses pemeriksaan,” katanya.

Ia menjelaskan, saksi dari PPTK ini dimintai keterangan terkait laporan kegiatan Dinsos yang menggunakan APBD. Dari beberapa kegiatan itu yang ditengarai adanya penyalahgunaan anggaran, sehingga ditemukan selisih sebesar Rp 1,5 miliar yang tak kembali.

Disinggung mengenai dugaan dana itu diambil juga dari anggaran pemakaman, Chadafi enggan menjelaskan. Namun, menurutnya, tim penyidik tengah mengumpulkan darimana saja dana  sebesar Rp 1,5 miliar itu bisa dikorupsikan.

“Saya tak bisa pastikan, ada banyak kegiatan. Tungu selesai penyidikan dulu, baru bisa kita jelaskan aliran itu dari kegiatan mana saja,” beber mantan Kasi Intel Lubuklingau, Sumatra Selatan ini.

Ditengah penyidikan, tim jaksa juga merinci berapa kerugiaan pasti negara akibat dugaan korupsi tersebut. Apakah nilainya sampai dengan temuan BPK beberapa waktu lalu.

Lalu kapan penetapan tersangka? Chadafi belum bisa memastikan. Tapi ia menjamin pasti ada yang akan ditetapkan tersangka dalam waktu dekat.

“Nanti kami kabari, biar kami kerja dulu,” ujar Chadafi lagi.

Pejabat Dinsos Batam yang telah diperiksa sebelumnya; Mantan Kadinsos Raja Kamarulzaman, bendahara Raja M Rizal, dan  beberapa pejabat Dinsos yang dianggap mengetahui aliran dana tersebut.

Beberapa waktu lalu, mantan kepala dinas sosial dan pemakaman Raja Kamarulzaman mengakui sudah pernah diperiksa kejaksaan. Tetapi ia enggan berkomentar mengenai pokok pemeriksaan.

“Ya, sudah pernah dipanggil kejaksaan. Tetapi untuk kasus ini langsung ke kejaksaan saja,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi juga membenarkan sejumlah pegawainya di Dinsos diperiksa atas dugaan korupsi tak kembalinya dana Dinsos Rp 1,5 miliar pada tahun anggaran 2015.

“Kami mendukung proses pemeriksaan yang dilakukan pihak Kejari Batam,” kata Rudi belum lama ini.

Rudi juga mengakui kalau salah satu yang paling bertanggungjawab dalam kasus ini adalah Raja M Rizal. Sebab, dana Rp 1,5 miliar itu raib saat ia menjabat sebagai Bendahara Dinsos dan Pemakaman Kota Batam.

Dana tersebut diduga digunakan Raja. Namun, diduga tak hanya Raja yang memakan uang tersebut, namun diduga mengalir ke beberapa pihak. (nji/she)

eM Auto Perkenalkan Mercy GLE 400 Coupe

0

batampos.co.id – eM Auto Jalan Bunga Raya Nomor 29 Baloi Indah, Lubuk Baja, memperkenalkan sebuah mobil mewah, yakni Mercedes Benz GLE 400 Coupe, memiliki karakteristik yang tangguh.

Mobil ini didesain sporty memancarkan superioritas dari kendaraan jenis coupe dipadukan dengan proporsi SUV yang menghasilkan lengkungan dan garis berkarakter. “Mobil ini memancarkan tampilan menarik khas lini AMG pada bagian depan dan belakang,” ujar ujar Sales eM Auto, Robert, Selasa (1/2).

Mercy GLE 400 Coupe memiliki mesin dengan kapasitas 3000 cc, kapasitas tanki 93/12.0 dengan ukuran ban 275/50R20, dan bobot kendaraan 21850/2850. “Banyak lagi keunggulan lainnya yang ada pada mobil Mercy GLE 400 Coupe ini,” ungkap Robert.

Dia mengatakan, GLE 400 Coupe menawarkan lebih dari sekadar sebuah SUV, Ia memiliki performa layaknya sebuah mobil sport.

“Desain dan kualitas interior terbaik khas Mercy. Kemewahan yang disajikan cukup terasa istimewa dengan panoramic roof dan jok kulit,” kata Robert.

Mobil ini, juga dilengkapi dengan sistem keselamatan terbaik, selain airbag, ada juga intelligent lights sistem, distronic plus dan active parking assist.

“Memiliki sistem collision prevention assist plus yang mampu memberikan peringatan visual hingga bantuan pengaplikasian rem secara otomatis ketika jarak kendaraan di depan terlalu dekat,” ucapnya. (cr14)

Merawat Mayat Bayi Laiknya masih Hidup

0
Charlotte, Evelyn, dan Attila Szakacs. (Mercury Press, Media Ltd via Daily Mail)

batampos.co.id – Charlotte Szakacs, 21, melahirkan anak pertamanya pada Desember 2016. Namun, Perempuan dari York, Inggris, itu kehilangan bayinya.

Evelyn Szakacs yang dilahirkannya meninggal dunia setelah empat pekan dilahirkan. Evelyn menderita kelainan kromosom dan membuatnya tidak mampu bertahan hidup.

Namun, Charlotte masih bisa merasakan menjadi ibu walau sebentar. Sebuah rumah perawatan menyediakan selimut dingin yang bisa mengawetkan mayat seseorang. Dan, Charlotte pun membawa pulang tubuh Evelyn yang sudah membeku tak bernyawa. Selama 16 hari, Charlotte dan suaminya, Attila, merawat bayi mereka yang sudah tiada bak masih bernyawa.

Perempuan 21 tahun itu menghabiskan 12 hari di rumah sakit untuk merawat mayat Charlotte untuk membawanya pulang. Kemudian, selama empat hari mayat Charlotte berada di rumah sampai dimakamkan.

”Banyak orang yang heran dengan kami. Ibu-ibu yang lain mengatakan kalau apa yang kami lakukan ini bisa membantu menguatkan kami,” katanya.

Ditambahkan Charlotte, keputusannya memang bukan pilihan yang baik untuk orang lain.

Namun bagi mereka, sangat penting untuk bersama keluarga dan dekat dengan bayi kami.

”Saya pikir, menghabiskan waktu dengannya menimbulkan perbedaan yang signifikan. Bisa melakukan banyak hal dengan bayi Anda disaat mereka sudah tiada sangat membantu secara emosional,” ulasnya.

Charlotte mengakui, dia sangat gugup saat membawa Evelyn pulang. Tetapi, rasa itu berubah menjadi kebahagiaan.

”Ini semua bukan sekadar demi kami. Tetapi, ini untuk Evelyn juga,” papar Charlotte. (DAILY MAIL/tia)

Makan Malam Romantis di Sahid Batam Center Hotel

0
Suasana makan malam romantis di Sky 8 bar, rooftop Sahid Batam center Hotel & Convention di lantai 9. foto ; Batampos.

batampos.co.id – Sahid Batam Center Hotel & Convention di Batamcentre, menawarkan paket makan malam the Sky Romance Valentine untuk moment 14 Februari nanti. Paket ini ditawarkan dengan harga Rp 800 ribu net per couple.

Paket makan malam romantis ini akan digelar di Sky 8 bar, rooftop Sahid Batam center Hotel & Convention di lantai 9. Dimana pengunjung akan di bawa dalam suasana makan malam romantis yang nyaman, hangat dan diiringi musik jazz.

Marketing Communication Sahid Batam Center Hotel & Convention, Rozalina mengatakan untuk makan malam romantis ini pengunjung tak hanya dapat menikmati makan malam yang romantis saja, tetapi didukung pemandangan yang dapat dilihat dari roof top Sahid Batam Center Hotel & Convention. “Pemandangan di roof top kota Batam secara 360 derajat,” ujar Roza yang didampingi Executive Chef Sahid Batam Center Hotel & Convention, Arief friyatna.

Arief menambahkan untuk menu makanannya, ada empat menu yang ditawarkan. Mulai dari pembuka hingga penutup. Diantaranya, menu pembuka smoked salmon salad. Ada juga pilihan untuk menu utama daging ataupun ikan salmon steak. “Menu penutup kami hadirkan juga lemon sorbet,” tambah Arief.

Tak hanya menawarkan menu makanan yang spesial, para pengunjung juga akan mendapat layanan lainnya. Seperti coklat valentine, setangkai bunga mawar, foto romantis di Photobooth dan kado kecil dari Sahid Batam Center Hotel & Conevntion yang bisa di berikan untuk pasangan. “Buruan saat ini ketersedian tempat ditawarkan terbatas,” ucapnya.

Untuk memeriahkan momen ini, kunjungi Sahid Batam Center Hotel & Convention, terletak di Jalan Raja H. Fisabillilah Komplek Raffles City Blok E Nomor 6-9 di Batamcentre. ***

Kringle Sofa dengan Bahan Webbing

0

batampos.co.id – Informa Furnishings, leader market untuk retail furniture di Indonesia menawarkan sofa dengan kualitas unggulan. Sofa bernama Kringle ini diimpor dari Cina, berbahan dasar poliuretan (PU) serta di dalamnya memiliki webbing .

“Ini sofa akan menjadi tren tahun ini. Sebab, sofa ini memiliki kualitas yang sangat bagus,” ujar Supervisor Departemen Living Informa Furnishings, Efendy, Rabu (1/2).

Bahan PU ini merupakan kulit dengan campuran kain. Bahan ini membuat sofa gampang perawatannya dan mudah dibersihkan. Sementara keranga sofa ini dibuat dari kayu solid.

“Untuk membersihkannya hanya dengan digosok dengan sabun saja. Sama dengan bahan pada sandarannya berbahan dacron,” katanya.

Sedangkan bahan di dalam sofa terdapat webbing atau campuran nilon dan karet. Bahan ini membuat sofa tahan lama, lebih elastis dan memberika rasa empuk.

“Sofa pada umumnya di dalamnya hanya karet. Lama-kelamaan akan menyusut dan tidak akan elastis lagi. Kalau sofa ini menggunakan webbing,” tutur Efendy.

Sofa ini terdiri dari 2 tipe, yaitu 2 sit dan 3 sit. Untuk 2 sit ditawar dengan harga Rp 7.778.000, sedangkan 3 sit Rp9.978.000. Sementara untuk pembelian satu setnya diberikan diskon hingga 15 persen.

“Untuk beli satu set kita berikan diskon khusus. Tapi sofa ini hanya tersedia satu warna saja, yaitu light brown,” tuturnya.

Pada awal bulan Februari ini, Informa Furnishings juga menyediakan banyak hadiah kejutan untuk para membernya. Syaratnya, setiap member harus berbelanja Rp 10 juta. (opi)

Belanja Rp 500 Ribu, Gratis Gelas Jar di MDS Mega Mall

0

batampos.co.id – Pusat perbelanjaan Matahari Departement Store (MDS) Mega Mall di Batamcenter memberikan promo menarik selama bulan Februari ini. Promonya setiap berbelanja Rp 500 ribu gratis gelas jar.

“Kita menyediakan promo ini khusus untuk bulan Februari. Selama promo ini kita menyedikan ratusan gelas,” ujar Supervisor Matahari Departement Store Mega Mall, Ulfa Zulaita Lubis, Rabu (1/2)

Untuk mendapatkan gelas ini, customer harus berbelanja Rp 500 ribu untuk semua produk MDS, diantaranya sepatu, pakaian anak-anak, dan pakaian dewasa. “Syaratnya berbelanja 1 struk dan tidak berlaku untuk kelipatan,” terangnya.

Selain promo ini, MDS memberikan promo beli 1 gratis 2 untuk pembelian pakaian anak-anak dan dewasa. Produk yang berlaku untuk pembelian pakaian dewasa diantaranya produk St Ives, Connexion, Eprise dan ELC, Nevada, dan Details.

Sedangkan pakaian remaja, diantaranya poroduk Superti, Details, serta Nevada. “Promo ini berlaku untuk produk-produk unggulan kita. Tentunya dengan kualitas bagus,” terangnya.

Selain itu, sambung Ulfa, MDS Mega Mall menyediakan promo diskon 20 persen untuk pembelian satu produk, yakni Detail, Superti, Kibztoo, Litle M, serta Charli Adam.

“Hampir semua produk kita berikan promo. Dan setiap bulannya kita menyediakan hadiah-hadiah kejutan,” katanya. (opi)

Orchard Park Hadirkan Cluster Exclusive

0

batampos.co.id – Kawasan Orchard Park yang merupakan persembahan terbaru dari developer ternama Agung Podomoro Land, kembali memperkenalkan Cluster Exclusive yang berada di cluster Persea. “Kenapa eksklusif karena fasilitas dalam cluster ada collective garden dan collective pool,” ujar Sales Manager Orchard Park, Ellya di Batamcenter, Rabu (1/2).

Ellya mengatakan tipe unit yang ditawarkan di cluster Persea Exclusive ini, memiliki ukuran yang sama dengan tipe Falco. Yakni dengan luas tanah 200 meter per segi dan luas bangunan 200 meter per segi. Total unit dalam satu cluster yang hanya 100 unit. “Unit terbatas, harga perdana mulai dari Rp 3-an miliar,” tambahnya.

Orchard Park dibangun di luas lahan 42 hektare, dengan total yang akan dibangun sebanyak 1500 unit, yang terdiri dari dua cluster Durio dan Persea. Kedua cluster ini mempunyai keunggulan masing-masing, seperti tipe Falco yang berada di cluster Persea menawarkan konsep mediterania, dengan kolam renang khusus bagi penghuni. Sedangkan cluster Durio menyuguhkan konsep semi-resort, sehingga penghuni selalu merasa liburan setiap hari.

Menariknya setiap hunian disini ditunjang dengan fasilitas yang akan memberikan kemudahan kepada penghuni seperti, club house, jonggsing track, minimarket, kolam renang, taman bermain anak-anak, fiber optik, sollar cell linghting system yang berguna untuk menjaga lampu tetap hidup walaupun dipadamkan oleh PLN.

Tak hanya itu perumahan ini juga dilengkapi fasilitas keamanan berlapis yang sangat aman menambah kenyamanan dan ketenangan keseharian penghuni. Seperti One gate access, access card system, sistem keamanan 24 jam, cctv, dan yang paling unik, fasilitas panic button di setiap rumah sehingga kejadian yang tidak diinginkan dapat ditangani secepatnya oleh petugas keamanan.

Keunggulan perumahan ini berada di jantung kota Batam, dekat dengan kawasan industri Tunas, dekat dengan pelabuhan Ferry Internasional, dekat dengan Mega Mall, dekat dengan bandara Hang Nadim Internasional. “Saat ini kami sedang tahap pembangunan,” ucap Ellya.

Spesifikasi bangunan sudah tidak perlu diragukan lagi dengan pondasi tiang pancang, struktur baton bertulang, dengan kerangka baja, serta menggunakan bata merah dengan kualitas tertinggi, menggunakan genteng beton, plafon gypsum board, setiap kamar mandi lantai keramik dengan shower air panas dan dingin.

Berminat bisa kunjungi kantor pemasaran dialamat jalan Orchard Boulevard Batamcentre. (cr12)

Pelajaran Penting untuk Awak Media

0
PM Kanada Justin Trudeau saat memberikan pernyataan di depan parlemen soal penembakan masjid di Quebec. (AP Photo)

batampos.co.id – Kasus ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi awal media dimana saja di dunia.

Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau mengkritik jaringan televisi Fox News pada Selasa (31/1). Sebab, media Amerika Serikat (AS) itu salah menginformasikan identitas tersangka penembakan di Islamic Cultural Center Kota Quebec pada Minggu malam (29/1). Setelah dikritik, Fox News menghapus informasi salah yang disebarluaskan lewat akun Twitter-nya kemarin (1/2).

Diwakili Direktur Komunikasi Kantor PM Kate Purchase, Trudeau memprotes pemberitaan Fox News yang tidak benar. Meski disampaikan lewat Twitter, bukan lewat jaringan resmi, informasi yang beredar Senin tengah hari itu bisa menggiring publik pada opini yang salah. Khususnya terhadap Maroko. Sebab, dalam cuitannya, Fox News menyebutkan bahwa pelaku penembakan berkewarganegaraan Maroko.

”Tweet yang diunggah Fox News pada Senin lalu itu mengandung informasi yang salah dan bahasa yang bisa menggiring opini publik pada hal yang tidak benar tentang identitas pelaku penembakan masjid di Kota Quebec,” terang Purchase dalam surat yang dialamatkan kepada Co-President Fox News Bill Shine.

Hingga esoknya, keterangan salah itu belum dihapus dari linimasa Twitter Fox News.

Lantaran keterangan tidak benar itu masih bertahan, Purchase melayangkan kritik resmi kepada Shine. Dia menuntut Fox News mencabut keterangan salah tersebut atau meralatnya dengan informasi yang benar.

”Informasi tersebut tidak benar. Bahkan, pada hari yang sama, kami memublikasikan bahwa tersangka 27 tahun itu adalah warga negara Kanada-Prancis, bukan Maroko,” terang Purchase.

Sebelumnya, Kepolisian Kota Quebec memang memberitakan bahwa aparat telah mengamankan dua laki-laki. Saat itu, beberapa saksi mengaku melihat dua pria menyerbu masjid dan melepas tembakan dengan membabi buta. Namun, setelah melewati pemeriksaan dan interogasi, salah seorang pemuda dibebaskan. Kabarnya, pria yang dibebaskan itulah yang berkewarganegaraan Maroko.

”Informasi salah Fox News tersebut berpotensi memecah belah masyarakat,” tegas Purchase. Dia tidak ingin masyarakat Maroko di Kanada terkucilkan atau malah menjadi sasaran tindak kejahatan setelah muncul kata Maroko dalam cuitan Fox News itu. Sebagai negara majemuk yang menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama, Kanada mengecam keras penembakan maut pada Minggu lalu tersebut.

Dalam kesempatan itu, Purchase mengkritik kebijakan baru imigrasi AS yang diteken Presiden Donald Trump pada akhir pekan lalu. Sebagai negara yang menaungi 1 juta umat muslim, Kanada memilih mengembangkan tenggang rasa dalam masyarakat.

”Kami berfokus pada keamanan dan persatuan masyarakat. Kami tidak akan membangun tembok atau malah mengambinghitamkan kelompok tertentu,” tandasnya.

Sementara itu, investigasi terhadap Alexandre Bissonnette, pelaku tunggal penembakan di Quebec, berlanjut. Kemarin polisi menyatakan bahwa pelaku merencanakan aksinya cukup lama. Buktinya, dia menyewa apartemen di dekat masjid tersebut pada Juli. Namun, polisi belum bisa mengungkap motif pelaku yang mengaku penggemar berat Trump itu di Facebook-nya. (AFP/Reuters/hep/c16/any/tia)

Tidak Ingin SWRO Dibiarkan Mangkrak, Dewan Desak Gubernur Bertindak

0
Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang, Ade Angga bersama anggota DPRD Tanjungpinang melihat kondisi mesin operasi SWRO di Batu Hitam Tanjungpinang, Rabu (1/2). F.Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id -Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga bersama Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi proyek percontohan nasional, Sea Water Riverse Osmosis (SWRO) Tanjungpinang. Dewan Kota mendesak Gubernur Kepri, Nurdin Basirun segera bertindak. Sehingga infrastruktur yang sudah ada, bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kita melihat SWRO ini merupakan pembangunan strategis bagi masyarakat Tanjungpinang. Karena fungsinya adalah untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya bagi di bagian pelantar,” ujar Ade Angga menjawab pertanyaan Batam Pos disela-sela sidak.

Menurut Politisi Partai Golongan Karya tersebut, memang sampai saat ini proses serahterima pengelolaan masih belum dilakukan. Meskipun Pemko Tanjungpinang sudah menyatakan kesiapan untuk mengelola SWRO ini. Karena harus melalui perantara Pemprov Kepri. Masih kata Angga, lokusnya adalah Tanjungpinang, dan manfaatnya juga untuk masyarakat Tanjungpinang. Atas dasar itu, pihaknya sebagai wakil rakyat punya tanggungjawab untuk mendorong pemanfaatan SWRO dengan segera.

“Infrastruktur ini sudah selesai dibangun dua tahun yang lalu, tetapi manfaatnya belum bisa dinikmati. Padahal sudah Rp97 miliar dana APBN dan APBD yang terpakai untuk pembangunan strategis ini. Tentu anggaran tersebut berasal dari jerih payah rakyat,” papar Angga.

Pria yang duduk sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Tanjungpinang tersebut juga mengatakan, dana rakyat yang sudah dikeluarkan tersebut sangat fantastis. Dipaparkan Angga, persoalan tarif masih bisa dikesampingkan dulu. Karena ini menyangkut dengan kebutuhan masyarakat banyak, apalagi bagi masyarakat Tanjungpinang yang bermukim di kawasan pelantar.

“Jika kita hitung-hitungan tarif SWRO yang nilanya Rp19,500 perliter kubik. Maka untuk satu kubik bisa mendapatkan lima (5) drum air bersih. Sedangkan membeli air dengan mobil tangki untuk ukuran 1.000 liter atau ukuran yang sama, minimal harus mengeluarkan Rp70 ribu sampai Rp80 ribu,” jelas Angga.

Lebih lanjut, lulusan Universitas Negeri Riau (UNRI) tersebut menjelaskan, memang tarif SWRO yang dipersoalkan kedengarannya mahal, tapi coba kalkulasikan berapa kesulitan warga di sepanjang pesisir selama ini dalam memperoleh air bersih. Bahkan warga rela membeli air bersih dengan menggunakan bot dan mobil tangki. Selain harganya mahal, kualitasnya juga masih diragukan.

“Jika fasilitas publik terus dibiarkan mangkrak seperti ini, maka sebenarnya kita sedang membiarkan kekejaman berlangsung. Tujuan utama pembangunan adalah untuk kesejahteraan rakyat,” tegas Angga.

Dikatakannya juga, kapasitas produksi SWRO adalah 50 liter perdetik dan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi 4.000 pelanggan. Hadirnya SWRO memberikan alternatif bagi masyarakat sudah tersambung pipa PDAM Tirta Kepri. Sehingga kapasitasnya bisa bertambah menjadi 8.000 pelanggan. Bahkan sampai saat ini, sudah ada 2.845 meteran yang sudah terpasang dirumah-rumah warga.

“Jumlah ini tentunya adalah pasarnya SWRO. Artinya tingginya harapan masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan dari SWRO ini. Kita sangat yakin, SWRO akan memberikan manfaatkan apabila sudah difungsikan,” tegasnya lagi.

Ditambahkan Angga, sidak yang dilakukan pihaknya ini juga untuk melihat kondisi sebenar SWRO. Pada penilainnya secara fisik memang terawat, satu pekan sekali dilakukan running. Diakuinya, kedatangan mereka sedikit kurang beruntung, karena pejaga SWRO sedang tidak dilokasi. Sehingga tidak bisa mendengar SWRO dalam keadaan produksi.

“Kita juga tidak ingin SWRO diserahkan ke Pemko Tanjungpinang nanti dalam keadaan bermasalah. Seperti kerusakan pada mesin dan sebagainya. Ini yang ingin kita pastikan,” tutup Angga.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, Ashadi Selayar yang ikut dalam sidak tersebut turut menambahkan, apabila semakin dibiarkan dan tidak dilakukan serahterima, pihaknya khawatir pembangunan strategis ini akan menjadi sesuatu yang mubazir. Bahkan berpotensi menjadi temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Apa yang harus dipahami, SWRO adalah proyek percontohan nasional.

“Kita akan segera mendudukan persoalan ini dengan pihak-pihak terkait. Bahkan sudah kita jadwalkan Senin (3/2) mendatang untuk rapat kerjanya. Disaat musim hujan, memang kebutuhan air bisa terpenuhi. Tetapi bila musim kemarau tiba, manfaat SWRO akan sangat terasa,” ujar Ashadi.

Masih dilokasi yang sama, Anggota Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, Saiful Bahri turut memberikan penegasan. Dikatakannya, apabila Pemko Tanjungpinang sudah menyatakan kesiapannya untuk mengelola, hal penting untuk dilakukan adalah menyusun kajian teknis dan bisnisnya. Karena untuk pengelolaan tentu akan membebankan APBD Tanjungpinang nantinya.

“Walaupun Pemko sudah membuat surat pernyataan siap mengelola, tetapi kita belum melihat adanya kajian teknis dan bisnis yang mereka siapkan. Karena ini juga menjadi parameter penilaian kami nantinya,” ujar politisi Partai Amanat Nasional tersebut.

Turut turun kelokasi Anggota Komisi III DPRD Tanjungpinang lainnya, Said Indri. Selain itu adalah Kepala Seksi Pembangunan Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungpinang, Heri Jumeiri. Seperti diketahui, SWRO sudah selesai dibangun sejak 14 Februari 2015 lalu. Beberapa hari kedepan, genap dua tahun proyek ini mangkrak alias tidak memberikan manfaat.(jpg)

BI Ancam Cabut Izin Jaya Valasindo

0
ilustrasi

batampos.co.id – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Kepri memberikan atensi serius pada kasus dugaan pencucian uang yang dilakukan money changer PT Jaya Valasindo di Batam. Jika kasus ini terbukti, BI berjanji akan mencabut izin usahanya.

“Yang jelas kalau ada hal-hal yang seperti itu, tentu kami akan tindak. Sanksinya izinnya bisa dicabut, kalau memang terbukti izinnya kita cabut,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri, Gusti Raizal Eka Putra, Rabu (12).

Gusti mengklaim, selama ini pihaknya sudah memberlakukan sanksi tegas itu kepada sejumlah Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (Kupva BB) atau money changer di Batam. Sayangnya, dia enggan merinci nama-nama money changer di Batam yang telah dicabut izinnya selama ini.

Gusti mengakui, pihaknya kesulitan mengawasi transaksi money changer. Sebab kebanyakan money changer melakukan transaksi melalui rekening perorangan atau rekening pribadi pemilik usaha tersebut. Menurutnya, pengawasan akan lebih mudah jika transaksi dilakukan melalui rekening atas nama perusahaan.

“Kalau melalui itukan (rekening pribadi, red) pengawasan kita tak ketemu, untuk itu kita butuh informasi dari masyarakat termasuk jika ada ditemukan Kupva ilegal, kita pasti tindak,” katanya.

Ditanya lebih lanjut mengenai kasus Jaya Valasindo, Gusti enggan banyak berkomentar. Sebab kasus ini sudah ditangani Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat. “Dan para tersangkanya sudah ditahan,” katanya.

Sementara Direktur Hukum Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN, Darmawel Aswar, juga menegaskan akan mengawasi proses persidangan kasus Jaya Valasindo ini di Pengadilan Negeri Batam. Menurut dia, sampai saat ini kasus tersebut sudah tiga kali disidangkan dengan terdakwa Ruslan, Tjhioe Hoek alias Eddya Warman, dan Andreas.

“Tentu diawasi dong, kasusnya sebesar itu,” kata Darmawel saat dihubungi Batam Pos pada Rabu (1/2).

Dia juga memastikan ada perwakilan BNN Pusat yang akan mengawal kasus ini. Pihaknya menempatkan perwakilan BNN Pusat di Batam khusus untuk mengawasi proses persidangan. “Pastinya ada,” tuturnya.

Fungsi perwakilan BNN itu untuk memantau jika ada kejanggalan selama proses hukum berjalan. Mereka akan langsung berkoordinasi dengan petugas BNN di Jakarta. Misalnya jika ada upaya-upaya penegak hukum untuk meringankan vonis bagi para terdakwa.

“Pasti lapor mereka,” tuturnya.

Seperti diketahui, kasus dugaan pencucian uang hasil penjualan narkoba di PT Jaya Valasindo diungkap BNN pada April 2016 lalu. BNN menyebut, modus operandi money changer ini adalah menyalurkan uang hasil transaksi narkoba ke luar negeri, termasuk Singapura.

BNN mengendus, nilai transaksi tindak pidana pencucian uang (TPPU) itu mencapai Rp 3,6 triliun. Namun BNN hanya berhasil menyis sekitar Rp 100 miliar beserta tujuh unit mobil milik tersangka. (cr13/ska)