Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13930

Pupuk Bersubsidi Tingkatkan Kebutuhan Sektor Pertanian

0

batampos.co.id – Pemkab Bintan berkomitmen terus melakukan terobosan baru untuk memajukan sektor pertanian di Bintan. Salah satunya dengan melakukan Penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) Pupuk Bersubsidi untuk Tahun 2018, di Aula Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bintan, Senin pagi (13/2).

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan Adi Prihantara, mengatakan rapat tersebut merupakan salah satu prioritas yang perlu dilakukan karena ada beberapa sektor yang harus ditegaskan, terkait efisiensi serta peningkatan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti fungsi Penyuluhan. Dimana dulunya keberadaan penyuluh tersebut berada di Dinas tersendiri, namun saat ini fungsi penyuluhan sudah bergabung ke Dinas Pertanian.

Tak hanya membahas terkait dengan ketersediaan pupuk bersubsidi, sambungnya pertemuan ini hendaknya juga harus disertai dengan peningkatan pelayanan, produktivitas, serta kreativitas kelompok tani, agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

“Kalau dulu penyuluhan berada di dinas tersendiri, maka sekarang dalam Penyuluhan ini sudah bergabung ke Dinas Pertanian. Hal ini terkait dengan efisiensi dan peningkatan kinerja, maka ada beberapa hal yang perlu disikapi dengan bijaksana, terutama mengenai pupuk bersubsidi,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, seusai membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa dirinya menghimpun Kelompok Tani, Petugas PPL, serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah, agar segera berdiskusi dan mencari jalan ke luar dalam rangka pemenuhan pupuk bagi petani terutama ketersediaan pupuk bersubsidi yang sering menjadi masalah mendasar bagi para petani.

Dalmasri Syam juga mengimbau Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, serta Kepala Disperindag, agar dapat bersinergi, dalam meningkatkan kebutuhan di sektor pertanian, sehingga memberikan kemajuan ke depan bagi pertanian di Bintan.

“Kami inginkan semua juga berdiskusi dan mencari jalan keluar yang cepat dalam rangka memenuhi kebutuhan pupuk terutama untuk pupuk bersubsidi di masyarakat, karena masalah pupuk bersubsidi masih sering terjadi di lapangan, seperti distribusi pupuk, ketersediaan pupuk , hingga pengawasan pupuk dilapangan,” tutup pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua HKTI Kabupaten Bintan.

Rapat yang juga dihadiri oleh Kadisperindag Kabupaten Bintan Dian Nusa , Kadis Ketahanan Pangan, Syaiful, Kepala Dinas Pertanian, Supriyono, jajaran Polres Bintan, Jajaran HKTI, serta 78 Perwakilan Kelompok Tani Kabupaten Bintan. (cr20)

 

 

Mantan Bupati Anambas Mangkir, Jaksa Layangkan Panggilan Kedua

0
Mantan Bupati Anambas Tengku Mukhtaruddin.

batampos.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri melayangkan surat panggilan kedua terhadap mantan Bupati Anambas Tengku Mukhtaruddin, Kabag Keuangan Ivan, dan Mantan Kepala cabang Bank Syariah Mandiri Khairul Rizal.

Ketiga tersangka dugaan korupsi aset Pemkab Anambas tahun 2011-2012 yang merugikan negara sebesar Rp 1,2 miliar ini mangkir dari panggilan jaksa.

Asisten pidana khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Ferytas mengatakan pihaknya telah melayangkan surat panggilan kedua. Ia pun berharap ketiga orang tersebut hadir untuk diperiksa.

“Panggilan pertama, mereka (tersangka, red) tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Dipanggilan kedua ini saya berharap mereka koperatif,” ujar Ferytas, Senin (13/2).

Dikatakan Ferytas, jika panggilan kedua ini mereka kembali mangkir. Pihaknya akan melakukan pemanggilan paksa. “Jika tak hadir. Sesuai aturan yang berlaku, kami lakukan upaya paksa,” tegasnya.

Dijelaskan Ferytas, korupsi aset Pemkab Anambas berawal saat Bank Syariah Mandiri (BSM) menjalin kerjasama dalam bentuk deposito dan giro dengan Pemkab Anambas. Atas dasar itu BSM memberikan 25 unit sepeda motor Honda Mega Pro, satu unit mobilToyota Fortuner, satu unit minibus.

“Seharusnya barang yang diterima menjadi aset Pemkab, tetapi dijual untuk kepentingan pribadi. Jumlah dana yang didepositokan mencapai Rp 120 miliar dan dilakukan secarabertahap,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat pasal 2, pasal 3, pasal 5, pasal 11, dan pasal 13 undang-undang tindak pidana korupsi (tipikor).

“Tidak tertutup kemungkinan pasalnya akan bertambah, kalau dari hasil penyidikan ditemukan adanya Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),” pungkasnya. (ias)

Suku Laut Mendapat Hak Identitas Warga yang Sama

0

batampos.co.id – Aktivis suku laut, Densy Diaz menyambut baik komitmen pemkab Lingga menuntaskan persoalan legalitas warga suku laut Selat Kongky, desa Penaah. Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti rapat internal bersama wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar dan sejumlah dinas terkait di ruang rapat kantor Bupati Lingga, Bandar Sultan Mahmud Riayat Syah, Senin (13/2) siang.

Dikatakan Diaz, setelah sekian lama memperjuangkan hak identitas dan pendidikan bagi warga suku laut mulai ada titik terang. Setelah bertemu dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) beberapa waktu lalu, Kesra memfasilitasi untuk menggelar rapat bersama Disdukcapil, Kemenag, MUI, Baznaz, BPBD, kecamatan Senayang, kades Penaah dan dihadiri langsung wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar.

“Allhamdulillah ada titik terang hak legalitas untuk warga Suku Laut di Selat Kongky, Penaah. Semoga setelah rapat ini, hak identitas warga segera terealisasi,” ungkapnya kepada Batam Pos.

Beberapa waktu lalu, persoalan kartu keluarga (KK), identitas KTP hingga hak anak berupa akta lahir menjadi persoalan yang ditemui Diaz di lapangan. Karena menikah secara adat, banyak warga tidak memiliki catatan sipil. Untuk itu, Kesra menyertakan Kemenag, MUI untuk ikut menyelesaikan persoalan ini.

“Hari ini semua terjawab. Semua dinas terkait berjanji untuk ikut membantu menyelesaikan persoalan ini,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, wabup Lingga Muhammad Nizar menginstruksikan jajarannya yang hadir agar segera menyelesaikan persoalan legalitas dan pernikahan masal bagi suku laut.

“Untuk KTP, KK dan Akta kelahiran kami serahkan kepada Disdukcapil. Sedangkan urusan pernikahan bagi warga Suku Laut, kami minta MUI, Pengadilan Agama dan Kemenag ikut membantu bagaimana prosudurnya. Yang telah menikah secara islam ataupun yang belum dan perlu kita buat nikah masal. Rapat ini ada mufakatnya,” tutur Nizar.

Sedangkan terkait pembinaan keagamaan bagi warga suku Laut di Selat Kongky dan dusun Pulau Buluh desa Penaah yang telah memeluk agama islam, Nizar instruksikan agar segra kirimkan Dai Motivator. “Saya minta Dai Motivator segera dikirim untuk warga disana,” pungkasnya. (mhb)

Wisatawan Bisa Belajar Warisan Budaya di Rumah Tekat Manto

0

batampos.co.id – Ketua pengurus Rumah Tekat Tudung Manto ‘Halimah’, Said Asy’ary mengatakan kunjungan wisatawan meningkat saat akhir pekan. Selain datang untuk melihat langsung cara pembuatan prodak budaya yang telah diakui sebagai warisan Budaya Indonesia, wisatawan juga dapat belajar.

Sejak dibuka pertengahan tahun 2016 lalu, Rumah Tekat Tudung Manto ‘Halimah’ yang berada di Kampung Mentok, kata Ari menjadi salah satu bagian wisata budaya di Bunda Tanah Melayu. Keunikan Tudung Manto menjadi salah satu tawaran menarik di Daik Lingga.

“Setiap akhir pekan kunjungan selalu meningkat. Baik lokal maupun dari luar daerah,” kata Ari kepada Batam Pos, Senin (13/2).

Pada Minggu (12/2) kemarin, dikatakannya wisatawan dari pulau Sumatra yakni provinsi Bengkulu juga datang berkunjung.

“Tujuannya jalan-jalan. Ada 25 wisatawan yang datang melihat bagaimana ibu-ibu kita disini membuat Tudung Manto,” jelas Ari.

Adanya rumah Tekat ini ke depan diharapkan Ari menjadi referensi prodak khas budaya melayu di Kabupaten Lingga. Selain meningkatkan hasil produksi dan penjualan, sasaran lain jelas Ari adalah sebagai referensi dan pembelajaran bagi siswa-siswi khususnya di Kepulau Riau (Kepri) agar lebih mengenal kebudayaan lokal sebagai identitas. (mhb)

Bertabur Hadiah di Perayaan Cap Go Meh

0

batampos.co.id – Perayaan Cap Go Meh di Vihara Dharma Diepa Moro, Jumat (10/2) lalu, berlangsung meriah. Puncak perayaan tahun baru Imlek 2568/2017 M itu, tidak hanya dihibur oleh artis. Tetapi juga bertabur hadiah dengan hadiah utama tiga unit motor. Undangan dari Batam pun turut hadir untuk memeriahkan malam Cap Go Meh. Yang membanggakan, pelaksanaan Cap Go Meh berlangsung aman, lancar, dan tertib.

“Atas nama pengurus Yayasan Vihara Dharma Diepa Moro, kami mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh undangan dari Batam, dan berpartisipasi petugas keamanan, serta dukungan masyarakat Moro hingga acara Cap Go Meh berlangsung aman dan kondusif,” kata Ngoti, tokoh marga Tionghoa, Senin (13/2) kemarin.

Dijelaskan Ngoti, perayaan Cap Go Meh merupakan tradisi bagi marga Tionghoa yang dirayakan setelah 15 hari tahun baru Imlek. Agar perayaan Cap Go Meh berlangsung meriah, sengaja didatangkan artis dari Malaysia, dan artis lokal Tanjungpinang.
“Semua undangan tampak gembira dengan suguhan pertunjukan hiburan dari artis yang kita undang,” papar Ngoti yang didampingi Sung Heng.

Tidak lupa, atraksi barongsai yang juga merupakan budaya tradisi marga Tionghoa, ikut meramaikan perayaan. Atraksi mengambil angpao dibarengi bakar mercun dari satu rumah ke rumah warga Tionghoa, membuat suasana Cap Go Meh kian meriah.

“Yang menggembirkan, tentunya kehadiran “Dewa Cai Shen Ye” atau keberuntungan mengunjungi rumah warga Tionghoa di sepanjang jalan kota Moro,” ujarnya.

Puncak acara yakni pencabutan undian berhadiah tiga unit motor, dan ratusan hadiah lainnya. Yang bernasib baik memperoleh satu unit motor diraih warga Tiongha Moro, dan dua unit lagi diboyong warga Tionghoa Batam.

“Hadiah hiburan lainnya boleh dikatakan banyak dimenangkan warga Tionghoa Moro,” timpal Sung Heng. (pst)

PT Timah Sambut Bulan K3 Nasional

0
Karyawan PT Timah (persero (Tbk) simulasi pemadam kebarakan dalam acara puncak bulan keselamatan, kesehatan kerja (K3 Nasional). Foto : Batampos.

batampos.co.id – Memperingati Bulan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, PT Timah (Persero) Tbk wilayah Kepri dan Riau menggelar serangkaian kegiatan bakti sosial (baksos) untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Kegiatan donor darah menggandeng PMI cabang Karimun melibatkan masyarakat serta karyawan. Kegiatan yang diikuti karyawan/karyawati PT Timah pada, Senin (25/1) lalu, berhasil mengumpulkan sebanyak 40 kantong darah.

Baksos dihadiri Kepala Bidang Administrasi dan Keuangan Tantra Pratama, Kabid Keselamatan, Kesehatan, Kerja Lingkungan Hidup (K3LH) Tasno, serta Kabag Humas Achmadi Hamid. Tidak ketinggalan Camat Kundur Utara Ery Novaldjadinata.
Selanjutnya dilaksanakan gotong royong di sekitar wilayah operasional, dan diikuti karyawan PT Timah dari perwakilan setia satuan kerja, Selasa (3/2).

Puncaknya, dilaksanakan bulan K3 yang ditutup dengan kegiatan apel bersama dihadiri General Manager (GM) PT Timah wilayah Kepri Riau Nur Adi Kuncoro dilanjutkan dengan simulasi pemadam kebakaran menggunakan APAR dan PBK yang di peragakan oleh personel K3LH, Selasa (10/2).

“Mari kita tingkatkan kesadaran keselamatan, kesehatan, kerja dimulai dari diri sendiri, jika badan sehat kerja jadi semangat. Hal itu sesuai dengan tema peringhatan bulan K3 nasional tahun ini dengan budaya K3 kita tingkatkan kualitas hidup karyawan yang selamat, sehat dan produktif,” tegas Nur Adi.

Sebelumnya pada 8 Februari digelar seminar K3 menghadirkan narasumber dari kementerian ESDM Dirjen minerba Supriyanto dan Horas Pasaribu. Sedangkan dari pemerintah Kabupaten Karimun diwakili Yosli kepala dinas perdagangan, koperasi, UKM & ESDM, serta GM wilayah Kepri Riau Nur Adi Kuncoro, kepala unit penambangan laut Didik Riyadi, dan kepala satuan kerja darat laut. (ims)

Penduduk Karimun Bertambah 1,470 Jiwa

0

batampos.co.id – Hingga semester II tahun 2016, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karimun, telah mencatat jumlah penduduk meningkat menjadi 240.170 jiwa. Sebelumnya, hanya tercatat sebanyak 238,700 jiwa. Paling tinggi pertambahan penduduk berada di Pulau Karimun besar.

”Benar terjadi peningkatan jumlah penduduk kita. Penambahan penduduk tersebut diakibatkan perpindahan penduduk dari luar yang akan menetap di Karimun dan ditambah dengan jumlah ibu yang melahirkan di tahun tersebut,” jelas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karimun M Tahar, Senin (13/2).

Penambahan penduduk dikarenakan banyak tenaga kerja dari luar yang memboyong keluarganya pindah ke Karimun. Termasuk instansi vertikal yang bertugas di Karimun, ditambah jumlah bayi yang melahirkan. Namun, untuk jumlah bayi yang melahirkan datanya ada di Dinas Kesehatan Karimun.

”Kita (Disdukcapil-red), tidak ada pungutan sepeserpun dalam mengurus administrasi perpindahan penduduk. Asalkan, persyaratan di ikuti sesuai prosedur. Tapi, kalau meminta bantuan ke orang lain untuk mengurusnya ya itu tergantung kesepakatan antara kedua belah pihak. Yang penting ikuti prosedur yang ada,” tegasnya.

Sementara dalam pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-e), pihaknya masih terkendala blangko dari Pusat. Namun demikian, masyarakat yang telah melakukan perekaman data untuk sementara diberikan surat keterangan sementara yang dikeluarkan oleh Dinas. ”Kita imbau kepada masyarakat silakan lakukan perekaman di kecamatan masing-masing. Agar nanti saat blangko sudah datang, bisa langsung diproses,” singkatnya.

Pantauan di lapangan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karimun dipadati oleh masyarakat yang mengurus administrasi baik KTP, KK, surat kelahiran, surat kematian dan sebagainya. Tanpa di pungut biaya sepeserpun oleh petugas.
”Baguslah, proses cepat asal persyaratan lengkap saja. Ini saya urus pecah KK, tidak lama antrinya dan prosesnya cepat juga,” ucap Kahar warga Tanjungbalai Karimun. (tri)

Nasabah Tanjungbatu Raih Rp5 Juta dari Bank Riau Kepri

0

batampos.co.id – Sebelas nasabah Bank Riau Kepri Tanjungbatu mendapat hadiah undian sinar tebar miliar. Tiga orang diantaranya mendapatkan hadiah sebesar Rp5 juta. Mereka yakni, Harun nomor undian 10968962, Lim Tek Heng 9134198, dan Amir 9412812.

Sedangkan delapan nasabah lainnya, mendapatkan uang Rp2 juta. Mereka adalah Wan Sejarah nomor undian 9115633, Norman 9389737, Andi Putra 9423035, Omping 9223510, Winarti 9353199, Rusidah 9158435, Syamsir 9261686 dan Sarman 9305956.

Pimpinan Bank Riau Kepri cabang pembantu Tanjungbatu M.Sidik menuturkan, penarikan undian dilakukan di gedung Merdu PT Bank Riau Kepri Pekanbaru, 22 Desember 2016 lalu. Penyerahan hadiah secara simbolis dilakukan Minggu (12/2) disejalankan pembukaan MTQ Kecamatan Kundur. Dari sebelas orang, satu nasabah Bank Riau Kepri Syariah, dan sepuluh lainya nasabah konvensional.

“Hadiah langsung kita serahkan pada sebelas nasabah yang beruntung di stand bazaar MTQ. Mereka terpilih sebagai pemenang undian Sinar Tebar Miliar total hadiah Rp6 miliar priode September 2015-Agustus 2016. Selamat bagi nasabah yang beruntung serta kepercayaan terhadap pelayanan bank Riau Kepri cabang pembantu Tanjungbatu,” terang Sidik, Senin (13/2) kemarin.

Harun salah satu nasabah mengaku senang dirinya menjadi salah satu pemenang dari undian sinar tebar miliar dari Bank Riau Kepri. Dikatakan dirinya selama hampir delapan tahun menjadi nasabah Bank Riau Kepri, dan cukup puas dengan pelayanan. Harun yang berprofesi sebagai pedagang mengakui jika kehadiran Bank Riau Kepri di Tanjungbatu sangat membantu dalam usaha bisnis terutama melalui simpang pinjam dari Bank Riau Kepri tersebut. (ims)

Belum Diresmikan Fasilitas Bandara Sudah Rusak

0

batampos.co.id– Fasilitas di bangunan bandara Letung, sudah ada yang mulai mengalami kerusakan. Seperti plafon di ruang tunggu bandara sudah mulai rusak karena terkena tetesan air lantaran atapnya bocor. Selain itu lampu di ruangan tersebut juga sudah banyak yang rusak, padahal bandara ini belum diresmikan.

Salah seorang warga Letung Imam mengatakan, kerusakan tersebut sudah sekitar hampir satu tahun lamanya namun belum juga ada perbaikan dari pemerintah daerah. “Kita lihat fasilitas di ruang tunggu Bandara Letung perlu adanya perbaikan, sebab banyak yang mengalami kerusakan,” katanya Senin (13/2).

Menurutnya, kerusakan itu sudah sering disampaikan kepihak yang berkompeten yakni pemerintah daerah, namun belum ada tindakan yang nyata untuk melakukan perbaikan terhadap kerusakan yang ada. Diketahui peresmian bandara direncanakan akan diresmikan oleh Presiden RI Joko widodo beberapa bulan yang akan datang.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas Nurman mengatakan perbaikan sejumlah fasilitas di ruang tunggu Bandara Letung akan segera dilakukan. Ia sudah memerintahkan stafnya untuk menghitung nilai anggaran yang dibutuhkan untuk itu. Pihaknya bukan tidak perduli tentang itu, semua kegiatan harus melalui mekanisme dan prosedur administrasi yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya sudah perintahkan staf untuk menghitung anggaran untuk perbaikan. Kita tetap dorong segala program kerja pemerintah daerah,”
ujarnya.

Dirinya mengupayakan agar perbaikan itu dapat dilakukan secepatnya sebelum peresmian dilakukan. “Kita akan upayakan perbaikan sudah selesai sebelum peresmian,” ungkapnya.

Bukan hanya perbaikan tesebut namun penyerahan aset kepada pihak bandara juga. Namun mengenai penyerahan aset harus menunggu pengesahan dan DPRD karena nilai aset daerah mencapai puluhan milliyar. “Aset daerah di bandara Letung sudah mencapai Rp50 milliyar karena ada sharing dana dengan Provinsi,” jelasnya. (sya)

TLB Batal Diputuskan, Gubernur Ubah Usulan

0

batampos.co.id – Rencana DPRD Kepri untuk penuntaskan pembahasan Tarif Listrik Batam (TLB), Senin (13/2) batal terlaksana. Lantaran Gubernur Kepri, Nurdin Basirun membuat perubahan usulan tarif yang disampaikan ke DPRD Kepri.

“Belum ada kesepakatan apapun. Apalagi Distamben membawa surat perubahan tarif, ini menjadi rancu. Karena nilainya berbeda dari yang diusulkan sebelumnya,” ujar Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua menjawab pertanyaan media usai pembahasan di ruangan Komisi III DPRD Kepri.

Ditegaskan Rudy, terkait perubahan tersebut, pihaknya sudah mempertanyakan kepada Distamben Kepri. Kenyataanya, mereka tetap tidak bisa menjelaskan terkait perubahan ini. Terkait ini, Distamben justru ingin mendatangkan pihak PLN untuk menjelaskan ini.

“Perubahan ini, tentunya menyangkut dengan komitmen Gubernur tentunya. Kenapa tarif yang kembali dirubah, ini yang harus ada penjelasannya,” tegas Rudy.

Dikatakan Rudy, PLN Batam tidak hanya mengusulkan kenaikan tarif listrik untuk golongan R1dan R2 saja. Tetapi juga mengusulkan kenaikan bagi untuk golongan S3 atau sosial. Sementara untuk kategori R3 (6.600 VA) yang merupakan kebutuhan-kebutuhan rumah mewah, justru tidak dinaikan.

“Tidak naiknya tarif listrik bagi rumah-rumah mewah, juga tidak luput menjadi sorotan kami. Pihak PLN menjawab, tarif R3 sudah mencapai harga keekonomian sehingga tidak dinaikkan,” papar Rudy.

Masih kata Rudy, menyikapi permintaan PLN yang ingin Tarif Listrik Batam (TLB) sama dengan Tarif Dasar Listrik (TDL) sukar untuk dipenuhi. Karena apabila dipenuhi, banyak pihak yang menuntut supaya anak perusahaan tersebut dibubarkan saja. Artinya kesepakatan maksimal yang bisa diterima adalah Rp1.352 per kwh.

Lebih lanjut katanya, perlu dicatat angka Rp1.352 adalah untuk R1 1.300 VA yang dari harga Rp911 mengalami kenaikan 47 persen, sehingga menjadi Rp1.352. Sementara untuk R1 2200 VA dari Rp959 mengalami kenaikan 42 persen atau menjadi Rp1.360. Sedangkan R2 sampai dengan 5500VA mengalami kenaikan sekitar 6 persen atau pada angka Rp1.508.

Politisi Partai Hanura itu mengungkapkan, ada komitmen lisan yang disampaikan oleh pihak PLN Batam. Yakni apabila kenaikan disetujui pada angka 47 persen, PLN Batam tidak akan melakukan penyesuain tarif sampai dengan 4 tahun kedepan. Artinya, dengan kata lain kenaikkan tarif bertahap merupakan penjabaran kenaikan maksimal 47 persen.

“Memang dengan usulan yang baru, kenaikannya hanya pada angka 45 persen, bukan 47 persen untuk golongn R1. Tetapi, perubahan yang dilakukan tanpa penjelasan,” tutup Rudy.

Dilokasi yang sama, Kadistamben Kepri, Amjon mengakui, adanya revisi surat yang disampaikan ke DPRD Kepri. Akan tetapi, tidak merubah isi usulan sebelumnya. Menurut Amjon, Rp1.352 untuk R1 merupakan jumlah yang ideal kenaikannya.

“Kita juga sudah meminta pertimbangan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sebagai perwakilan masyarakat. Usulan yang kita lakukan ada, kebijakan terbaik,” ujar Amjon.(jpg)

Usulan Sebelumnya

R1-1300 VA semula Rp911 menjadi Rp1.352,56/kwh
R1-2200 VA semula Rp959 menjadi Rp1.360,48/kwh
R2=5500 VA semula Rp1.422 menjadi Rp1.508,67/kwh
S3 – TM semula Rp844 menjadi Rp885,63/kwh

Usulan Terbaru
S3 – TM semula Rp844 menjadi Rp885,63/kwh
R1-1300 VA semula Rp930 menjadi Rp1.352,56/kwh
R1-2200 VA semula Rp970 menjadi Rp1.360,48/kwh
R2=5500 VA semula Rp1.422 menjadi Rp1.508,67/kwh