Kamis, 7 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9105

BP Batam Siapkan KEK Kesehatan Internasional

0
Infografis Ali Ibenk/batampos.co.id

Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto, mengatakan, rencana pengembangan KEK KIS di Sekupang, diharapkan, dapat menangkap peluang wisatawan medis.

Pengembangan KEK KIS kata dia, juga dapat menciptakan ekosistem medis yang mendukung kawasan kesehatan seperti industri farmasi, alat kesehatan dan jasa akomodasi.

Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK BP Batam, Irfan Syakir Widyasa, menilai Kawasan Sekupang menjadi magnet baru sebagai wisata kesehatan. Terintegrasi dengan destinasi wisata baru lainnya yang akan di-launching.

“Yaitu Taman Rusa BP Batam dan di daerah Sekupang juga ada Kawasan Agribisnis Sekupang, Fisherism Tanjung Riau dan Kawasan Agro Marina,” kata Irfan.(*/esa)

Nokia Rilis Ponsel Anyar untuk Pasar Indonesia, Harganya Ekonomis

0

batampos.co.id – Nama Nokia di industri ponsel tanah air ternyata masih ada. HMD Global, pemegang lisensi dan merek dagang ponsel Nokia kembali memperkenalkan ponsel pintar atau smartphone terbarunya di Indonesia.

Ponsel tersebut adalah Nokia G10, smartphone terbaru untuk kelas terjangkau yang disebut asli buatan Finlandia (negara asal Nokia) dan ditawarkan seharga Rp 2 jutaan.

Sebagai bagian terbaru dari seri G, Nokia G10 hadir dengan Android 11, serta jaminan pembaruan keamanan bulanan selama tiga tahun dan dua tahap pembaruan sistem opeasi atau OS. Hanya dengan harga Rp 2,1 juta, penggemar merek Nokia disebut bakal bisa menikmati teknologi baru di harga yang ekonomis.

Stephen Taylor, Chief Marketing Officer, HMD Global mengatakan, Seri G merupakan jajaran ponsel yang menghadirkan segala yang pengguna suka, namun terkadang tidak diperhatikan aspek baterai yang tahan lama, kemanan dan software terbaru untuk waktu penggunaan lebih lama.

“Misi kami adalah membuat teknologi berkualitas tinggi dan tahan lama, yang dapat diakses oleh semua orang sembari tetap menghadirkan inovasi yang bermanfaat untuk segmen kelas menengah,” ungkapnya saat meluncurkan Nokia G10 baru-baru ini.

Dia melanjutkan, Nokia G10 adalah jagoan yang menjadi andalan untuk kelas menengah mereka. “Dengan daya tahan baterai yang lebih lama Anda tak perlu menghabiskan waktu untuk mencari tempat pengisi daya dan lebih banyak waktu mengabadikan momen indah,” sambung Stephen.

Soal spesifikasi, di sisi depan, Nokia G10 hadir dengan layar berukuran 6,5 inci HD. Di bagian atas layarnya terdapat kamera selfie berukuran 8 MP yang ditempatkan di area notch berbentuk huruf “V”.

Pada bagian jeroannya, Nokia G10 dibekali dengan CPU MediaTek G25. Prosesor dipasangkan dengan pilihan penyimpanan RAM/ROM masing-masing 3 GB dan 32 GB.

Sedangkan di area belakang, ada tiga kamera utama berukuran 13 MP + 2 MP + 2 MP untuk keperluan menjepret gambar. Selain itu, di sisi daya Nokia G10 yang diklaim tahan lama membawa baterai berukuran 5.050 mAh.(jpg)

LAM Batam Kutuk Keras Penyerangan Ustaz saat Ceramah

0

batampos.co.id – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam menyampaikan sikap atas terjadinya peristiwa penyerangan terhadap Ustaz Abu Syahid Chaniago saat menyampaikan Ttusiyah di Masjid Baitul Syakur Jodoh, Batam, pada hari Senin Tanggal 20 September 2021.

Dalam maklumat yang ditandatangani Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam Nyat Kadir, menyampaikan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam mengutuk keras pelaku dan kejadian tersebut. Ia juga meminta semua pihak untuk tidak terprovokasi dan membuat analisa sendiri yang akhirnya akan menambah keruh suasana.

“Menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada penegak hukum kita untuk menegakkan hukum yang seadiladilnya, sehingga akibat dari kejadian ini tidak meluas kemana-mana dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada para mubaligh dan para ustaz untuk memberikan tausiyah di Bumi Melayu ini,” ujar Nyat Kadir dalam maklumatnya.

Selanjutnya, LAM Batam meminta semua pihak untuk tetap menjaga kerukunan hidup beragama di Kota Batam Bandar Dunia Madani ini dengan menjunjung tinggi kemajemukkan dan palsafah “Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung”. “Kita berdoa kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa agar kejadian ini tidak terjadi lagi di Kota Batam yang kita cintai ini,” tutupnya.

Diketahui, Abu Syahid Chaniago, seorang ustaz di Batam, Kepulauan Riau, diserang orang tidak dikenal (OTK) saat sedang ceramah Masjid Baitussyakur, Senin (20/9/2021). Seorang pria berinisial A tiba-tiba masuk dan menyerang ustaz Abu yang sedang berceramah di hadapan ibu-ibu.

Ustaz Abu yang sempat melihat kedatangan pria itu berusaha menghindar, namun kakinya tersangkut hingga terjatuh, sehingga serangan kaki pelaku sempat mendarat di rahang kiri sang ustaz.(*/uma)

SPAM Batam Umumkan Gangguan Suplai Air Bersih, Ini Kawasan yang Terdampak

0

batampso.co.id – SPAM Batam melalui media sosialnya mengumumkan adanya gangguan suplai air bersih dikarenakan ada pekerjaan penyambungan panel pompa distribusi fase 3 di IPA Duriangkang.

Dari laman resmi SPAM Batam @airminumbatam disampaikan karena pekerjaan tersebut ada beberapa area yang terdampak, yakni Kecamatan Bengkong dan Batu Ampar sekitarnya.

Kemduain Kelurahan Baloi Indah dan Sei Panas sekitarnya. Disebutkan akan dilaksanakan pada Selasa (21/9/2021) pada pukul 22.00 sampai dengan 02.00 WIB dini hari.

Pengumuman di media sosial SPAM Batam.

Disebutkan pula, normalisasi suplai air membutuhkan waktu yang berbeda-beda di setiap wilayah.

Namun demikian, SPAM Batam tetap mengupayakan optimalisasi pelayanan selama durasi pekerjaan tersebut.

SPAM Batam juga menyiagakan mobil tangki air bersih untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai 1×24 jam sejak suplai terhenti, dengan dikoordinir oleh RT/RW/Kelurahan setempat lalu menyampaikannya melalui Layanan Call Center 24 jam SPAM Batam di nomor 150155.(*/esa)

Natuna Menuju UNESCO Global Geopark

0

batampos.co.id – Pemerintah pusat melalui Kementerian Luar Negeri menyelenggarakan rapat koordinasi tindak lanjut pengusulan Geopark Natuna sebagai UNESCO Global Geopark.

Meski sudah dua kali terlewatkan kesempatan menjadi UGGp, kini atas dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Luar Negeri dan Provinsi, Pemerintah Natuna siap memenuhi persyaratan untuk masuk dalam UGGp pada 2022 mendatang.

Saat ini, masih diperlukan persiapan lebih lanjut untuk proses pengusulan Geopark Natuna, diantaranya persiapan sejumlah dokumen dan visibility pengusulan sebagaimana diatur dalam Operational Guidelines UGGp.

Kementerian Luar Negeri mendukung penuh rencana ini, mengingat tujuan pencalonan yang bersifat strategis, yaitu tidak hanya untuk tujuan pengembangan wilayah, pendayagunaan keragaman geologi, hayati dan budaya serta pemberdayaan masyarakat setempat, namun juga terkait aspek geostrategis dan geopolitis Natuna.

Dalam kaitan ini, Kemenlu menyelenggarakan diskusi terbatas yang secara komprehensif membahas Natuna dari sudut pandang geopolitis dan geostrategis, serta mengkaji signifikansi pengakuan status Geopark Natuna sebagai UNESCO Global Geopark bagi penguatan posisi strategis Natuna.

Bupati Natuna, Wan Siswandi mengatakan Natuna layak masuk dalam UNESCO Global Geopark dengan beberapa pertimbangan. Baik secara sosial budaya maupun letak geografis Natuna yang berada dekat dengan negara-negara tetangga.

”Saya tidak takut dengan ancaman Cina, namun yang paling saya khawatirkan adalah ancaman dari negara Malaysia, karena kultur budaya yang sama sebagai Melayu. Untuk itu, Natuna yang memang bagian dari NKRI akan lebih mendunia bila masuk dalam UNESCO Global Geopark nantinya,” ujar Bupati Wan Siswandi.

Menurutnya, meski Natuna sudah ditetapkan sebagai wilayah pertahanan, namun peningkatan dari sektor pariwisata, perikanan dan yang lainnya, juga merupakan unsur penting sebuah pertahanan suatu negara di wilayah perbatasan seperti daerah Natuna.

”Dengan beberapa aspek di atas, kami berharap dan sangat berterima kasih atas dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat yang telah membantu dan mendukung Natuna sebagai UNESCO Global Geopark,” tutupnya. (*/jpg)

Pegawai KPK yang Dipecat Tak Dapat Pesangon dan Uang Pensiun

0

batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjamin hak 57 pegawai yang akan diberhentikan dengan hormat pada 30 September 2021. KPK mengakui, mereka tidak mendapatkan pesangon dan uang pensiun.

“Pegawai KPK yang berhenti dengan hormat memang tidak mendapatkan pesangon dan uang pensiun. Namun KPK memberikan tunjangan hari tua (THT) sebagai pengganti manfaat pensiun,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (21/9).

Ali menjelaskan, tunjangan hari tua merupakan dana tunai yang diberikan oleh KPK kepada penasihat dan pegawai sebagai jaminan kesejahteraan pada saat berakhirnya masa tugas.

“Serta segala manfaat atau fasilitas lain yang menjadi bagian dari benefit kepesertaan program THT yang besarannya ditetapkan oleh KPK dan pengelolaannya dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan serta pihak ketiga yang ditunjuk,” ucap Ali.

Ali menyebut, pelaksanaan THT dimaksud diatur secara rinci melalui Perkom Nomor 2 Tahun 2018 tentang Tunjangan Hari Tua Penasihat dan Pegawai serta Keputusan Sekjen KPK Nomor 390 Tahun 2018 tentang Alokasi Iuran Tunjangan Hari Tua untuk Tim Penasihat/Pegawai KPK.

“Besaran iuran THT tiap bulannya yaitu senilai 16 persen yang dihitung berdasarkan gaji. Terdiri dari 13 persen berasal dari APBN dan 3 persen dari kontribusi pegawai. Dimana iurannya dikumpulkan sejak seseorang diangkat menjadi pegawai,” papar Ali.

Dia menyebut, pemenuhan hak keuangan ini sebagai bentuk kepatuhan terhadap perundang-undangan sekaligus penghargaan atas profesionalitas, jasa, dan pengabdian insan KPK selama melaksanakan tugas pemberantasan korupsi di KPK.

Pernyataan ini sekaligus menanggapi Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Giri Suprapdiono yang mengungkapkan 57 pegawai yang akan dipecat dari KPK tidak akan mengantongi pesangon dan dana pensiun. Mereka hanya akan mendapatkan tunjangan hari tua dan iuran Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Dalam Surat Keputusan (SK) Pimpinan KPK tentang Pemberhentian Dengan Hormat Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi disebutkan, diktum poin kedua bahwa pegawai yang dipecat akan diberikan tunjangan hari tua dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan.(jpg)

Batam Barometer Penanganan Covid-19

0

batampos.co.id – Batam menjadi barometer utama penanganan Covid-19 statusnya memang benar sudah kuning menuju hijau. Hal ini dibenarkan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Menurutnya, status kuning itu muncul karena jumlah kasus Covid-19 terus menujukan tren penurunan.

Bahkan, beberapa kecamatan saat ini juga sudah masuk zona hijau. Disebut, tren penurunan jumlah kasus Covid-19 di Kota Batam ini tentunya terus diharapkan. ”Ini kita harus bersyukur. Kita minta masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan meskipun jumlah kasus menurun,” katanya, Senin (20/9).

Data terbaru menunjukkan, pada 20 September 2021, kasus baru positif Covid-19 berada di angka 7 orang. Sedangkan pasien sembuh 16 orang dan meninggal 1 orang. Data yang disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 sekaligus Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Batam, Azril Apriansyah.

Dari 12 kecamatan yang ada di Kota Batam sudah ada tiga yang berstatus zona hijau yakni Kecamatan Belakangpadang, Kecamatan Bulang, dan Kecamatan Batuampar. Pihaknya berharap kecamatan-kecamatan lainnya dapat segera kembali zona hijau.

”Sekupang sudah bewarna oranye kalau kemarin masih merah. Batam Kota juga sudah kuning. Ini artinya tingkat pasien dalam perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri sudah berkurang,” jelas Azril.

Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajak masyarakat untuk sama-sama berkomitmen, terapkan protkes dan melakukan vaksinasi Covid-19 bagi yang belum divaksin. Jika semua bersatu menjalankan kebijakan pemerintah, Kepri khususnya Batam bisa bangkit kembali.

”Mari kita bersama-sama melawan Covid-19 ini, agar pemulihan ekonomi kembali berjalan. Disiplin prokes dan yang belum vaksin segera vaksin,” pesan Azril.

Data Covid-19 di Kota Batam sampai 20 September 2021, jumlah kasus positif tercatat sebanyak 25.734 orang, dari jumlah tersebut sebanyak 24.830 dinyatakan sembuh dan 833 orang meninggal dunia. Sementara sisanya hanya 71 orang masih menjalani perawatan. (*/jpg)

Pengumuman, Kota Batam Masih Level 3

0

batampos.co.id – Meski kasus Covid-19 terus menurun, namun status Kota Batam hingga saat ini masih berada di level tiga.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, juga telah mengeluarkan edaran terbaru terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat (PPKM) di Kota Batam yang masih ditetapkan sebagai level 3.

Penetapan tersebut berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2021 yang dikeluarkan pada Senin (20/9/2021).

Dalam surat edaran Wali Kota Nomor 53 Tahun 2021 disebutkan bahwa pembelajaran tatap muka di Kota Batam dapat dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Kemudian pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong dan lainnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat.

Sedangkan restoran, rumah makan dan kafe berskala kecil, sedang atau besar diperbolehkan makan di tempat.

Namun dibatasi jam operasional hanya sampai pukul 21.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 25 persen.

Selain itu bioskop juga sudah bisa kembali beroperasi dengan syarat wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi terhadap semua pengunjung dan pegawai.

Serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan hanya pengunjung kategori hijau dalam PeduliLindungi yang boleh masuk.

selain itu para pengunjung juga dilarang untuk makan dan minum di area bioskop.(*/esa)

RS di Singapura Penuh, Pasien Covid-19 Harus Antre

0

batampos.co.id – Sejumlah pasien Covid-19 di Singapura yang membutuhkan rawat inap harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan antrean tempat tidur. Dan sebagian besar yang datang membutuhkan tempat tidur unit gawat darurat (IGD). Satu pasien harus menunggu belasan jam.

“Situasi di rumah sakit umum tetap sibuk dalam seminggu terakhir dibandingkan dengan bulan sebelumnya,” kata Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura.

IGD kewalahan karena jumlah kasus Covid-19 yang lebih tinggi. Sejumlah tempat tidur dialihkan untuk memenuhi kebutuhan pasien Covid-19.

“Sementara rumah sakit telah mengurangi operasi dan penerimaan yang tidak mendesak, pemanfaatan kapasitas rumah sakit secara keseluruhan semakin ketat,” kata Kemenkes Singapura.

Menurut data terbaru yang tersedia dari situs web Kemenkes Singapura, waktu tunggu rata-rata untuk masuk ke bangsal dari UGD mencapai 14,5 jam di Rumah Sakit Umum Ng Teng Fong selama seminggu mulai 5 September. Direktur layanan medis Singapura, Associate Professor Kenneth Mak, mengatakan bahwa kemungkinan pasien Covid-19 yang datang itu karena panik.

“Dan banyak orang sangat cemas,” kata Prof Mak berbicara kepada Straits Times di sela-sela KTT Global Peneliti Singapura di Nanyang Technological University.

Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung mengatakan dalam sebuah posting Facebook bahwa kapasitas unit perawatan intensif (ICU) secara keseluruhan masih bertahan. Sementara layanan IGD makin tertekan.

“Rumah sakit dan petugas kesehatan kami dapat terbebani. Pada titik ini adalah tantangan terbesar dan kami melakukan yang terbaik untuk menyelesaikannya,” tambahnya.

“Inilah sebabnya mengapa orang yang lebih muda dan divaksinasi penuh didorong untuk pulih di rumah,” tulisnya.

Ong mencatat bahwa lebih dari 98 persen dari mereka yang terinfeksi dari 1 Mei hingga Kamis (16/9) pekan lalu tidak memiliki gejala atau gejala ringan, dan cenderung tetap sampai pemulihan. Rumah sakit seperti Rumah Sakit Umum Singapura dan Rumah Sakit Tan Tock Seng memposting bahwa prioritas akan diberikan kepada orang yang sakit kritis.

“Ini memungkinkan mereka yang memiliki penyakit yang lebih parah dan yang membutuhkan perawatan darurat untuk segera ditangani dan membantu menjaga kapasitas rumah sakit bagi mereka yang benar-benar membutuhkan perawatan di rumah sakit,” katanya.

Hingga Minggu (19/9), 873 pasien Covid-19 dirawat di rumah sakit, dengan 118 membutuhkan suplementasi oksigen dan 21 pasien di ICU. Kemenkes Singapura juga mengumumkan bahwa fasilitas perawatan masyarakat akan dibentuk untuk pasien Covid-19 yang tanpa gejala.

Fasilitas perawatan komunitas pertama yang ditingkatkan untuk pasien Covid-19 berada di panti jompo NTUC Health di Tampines. Fasilitas tersebut akan mulai beroperasi pada Kamis (23/9) dengan 250 tempat tidur. (jpg)

Ditemukan 36 Ribuan ASN Masuk Data Penerima Banpres

0

batampos.co.id – Kementerian Koperasi dan UKM telah menyalurkan program Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro (BPUM) kepada 12,7 juta penerima per Agustus 2021. Namun, Deputi Usaha Mikro Kemenkop UKM Eddy Satriya menyebut, masih ada kendala dalam proses penyaluran bantuan tersebut.

Eddy mengungkapkan, bahkan pihaknya menemukan ada Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri masuk dalam daftar penerima. Namun, data tersebut langsung dilakukan pemblokiran dengan berkoordinasi dengan BKN.

“Kami sudah lakukan klarifikasi ke BKN untuk data yang terindikasi ASN, TNI, Polri pegawai BUMN dan BUMD,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (20/9).

Eddy memaparkan, setidaknya ditemukan sekitar 36 ribuan data ASN termasuk anggota TNI, Polri, serta pegawai BUMN dan BUMD yang masuk dalam daftar penerima Banpres tersebut. “Kami harapkan ke depan tidak ada lagi penyaluran seperti ini,” ucapnya.

Sebagai informasi, program Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro (BPUM) Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun anggaran 2020 telah tersalur kepada 12 juta pelaku usaha mikro, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 28,8 triliun dan penerima Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro (BPUM) mendapatkan bantuan langsung melalui rekening masing-masing sebesar Rp 2,4 juta.

Bantuan modal kerja sangat dibutuhkan bagi pelaku usaha mikro guna menjaga aktivitas usahanya agar dapat bertahan dan bagi yang sudah tutup dapat membuka usahanya kembali serta mencegah bagi pelaku usaha mikro untuk tidak jatuh ke dalam kategori masyarakat prasejahtera/miskin yang berpotensi akan menimbulkan risiko sosial di kemudian hari.

Program BPUM tahun 2020 terbukti efektif untuk membantu pelaku usaha mikro yang terdampak Covid-19, sehingga pada tahun 2021 pemerintah melanjutkan kembali program BPUM tersebut yaitu memberikan kembali Bantuan bagi pelaku usaha mikro yang terdampak pandemi Covid-19. Penerima BPUM mendapatkan bantuan langsung melalui rekening masing-masing sebesar Rp 1,2 juta dengan sasaran sebesar 12, 8 juta pelaku usaha mikro.(jpg)