Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9351

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Idul Adha

0

batampos.co.id – Pemerintah terus memperkuat kolaborasi antar kementerian dan pihak terkait untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus jelang dan saat peringatan Hari Raya Idul Adha 1442 H. Adapun, peringatan tersebut kemungkinan jatuh pada 20 Juli 2021 atau masih dalam masa PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pun mengatakan bahwa ada beberapa rekomendasi kepada masing-masing pihak untuk dapat melakukan langkah efektif di dalam upaya penegakan aturan di lapangan.

“Saya kira apa yang akan kita lakukan ini sangat penting agar target penyebaran Covid-19 bisa berkurang di bawah 10 ribu per hari seperti sebelumnya. Karena kita tahu, perhari ini saja angkanya melonjak sangat signifikan di atas 25 ribu dan angka kematian kita juga sudah di atas 50 ribu untuk Indonesia,” terang dia, Minggu (4/7).

Menurutnya, salah satu yang perlu menjadi perhatian adalah penambahan jumlah tracer. Pasalnya, jumlah tracer dalam dua bulan ke belakang baru sebanyak 5 ribu untuk seluruh Indonesia, ini tentu saja tidak bisa mempercepat tracing kepada mereka yang terindikasi positif Covid-19.

“Kemenkes dan TNI/Polri sebenarnya sudah mengambil langkah, tapi itu kan surveillance. Kita peru tracer yang memang dari tenaga medis. Meskipun peran Babinkamtibmas dan Satpol PP juga harus karena kadang-kadang diperlukan tindakan koersif apalagi saat PPKM Darurat sekarang ini,” ucapnya.

Untuk penguatan PPKM Darurat, Kemenko PMK mengusulkan terkait penguatan Satgas Covid-19 hingga di tingkat desa dan kelurahan dan bahkan tingkat RT/RW. Sebab, dengan ini pergerakan manusia akan terbatas dan diyakini dapat mengurangi penularan Covid-19.

“Perlunya gerakan memakai masker dan sedekah masker untuk penguatan prokes dasar bagi masyarakat yang sudah mulai abai, pengawalan penjualan obat-obatan sesuai HET, percepatan vaksinasi, penanganan berita hoaks, serta penanganan public panic,” tegasnya. (*/jpg)

4 Catatan Penting Badan Pemeriksa Keuangan untuk BP Batam

0

batampos.co.id – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) memang memberikan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap laporan keuangan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Tapi, predikat tersebut juga disertai empat catatan penting yang masih menjadi masalah utama di tubuh instansi tersebut.

Anggota V BPK, Bahrullah Akbar, memaparkan, ada empat persoalan utama yang belum ada solusinya dan dapat menjadi problem utama jika tidak dibenahi di kemudian hari oleh BP Batam.

”Pertama, banyak lahan BP Batam yang terlantar. Maka kami minta segera diselesaikan masalah pengelolaan secara tuntas dan menyeluruh,” ujarnya, belum lama ini.

Penyelesaian ini menyangkut berapa yang harus diperbaiki, seperti aspek administrasi pengelolaan lahan yang belum tertib, basis data lahan yang belum mutakhir, penyelesaian sengketa lahan, dan penegakan hukum terhadap pihak ketiga yang telah memperoleh alokasi lahan namun tidak segera dimanfaatkan atau di luar peruntukan.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menerima langsung Opini WTP atas Laporan Keuangan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Tahun 2020 dari BPK  Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Kedua, masalah terkait perjanjian kerjasama pemanfaatan aset dan pengelolaan fasilitas pelayanan di bandara serta pelabuhan. Lalu, persoalan dalam pengelolaan air baku hingga air bersih.

”Perlu pengendalian terhadap pelaksanaan perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga itu,” tuturnya.

Ketiga, adanya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang kurang ditetapkan atau belum dipungut, sehingga berdampak pada penerimaan negara.

Padahal, jika dipungut, maka PNBP otomatis akan meningkat dari target yang ada.
PNBP yang belum dipungut itu antara lain; PNBP atas sewa layanan menara telekomunikasi pada badan usaha fasilitas dan lingkungan, kekurangan penerimaan PNBP pada badan usaha bandar udara dan badan usaha pelabuhan, serta sewa lahan yang digunakan untuk pemasangan reklame belum dipungut.

Keempat, BPK menemukan kelebihan bayar yang dilakukan BP Batam terhadap belanja barang dan belanja modal.

Hal ini terjadi karena pelaksanaan pekerjaan tidak mematuhi ketentuan dan kontrak.

”Permasalahan ini juga terjadi pada pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari bagian anggaran lainnya,” jelas Bahrullah.

Menanggapi temuan BPK tersebut, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP
Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan, BP Batam terus berupaya menyelesaikan apa
yang menjadi catatan BPK tersebut.

”Temuan BPK RI terhadap laporan keuangan BP Batam, 85 persen sudah kami selesaikan,” ungkapnya, Minggu (4/7/2021).

Sementara itu, lanjut Dendi, 15 persen sisanya masih dalam proses penyelesaian.

”Progres dari tindak lanjut penyelesaian akan terus dilaporkan (kepada BPK),” ungkapnya.

Ketika ditanya tentang angka 15 persen tersebut, Dendi enggan berkomentar.

”Pernyataan kami cukup yang itu saja,” katanya.(jpg)

Wali Kota Batam: Covid-19 Sekarang Lebih Berbahaya

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengaku, penyebaran Covid-19 di Batam jauh lebih berbahaya dari tahun lalu saat pertama kali dikonfirmasi di Batam. Jumlah pasien meninggal meningkat tajam, angka kasus aktif juga terus bertambah.

”Dulu, cuma satu kasus sudah ketakutan luar biasa. Sekarang malah banyak yang meninggal responsnya biasa saja. Padahal, Covid-19 hari ini (sekarang, red) lebih berbahaya,” tegasnya saat dijumpai di SMPN 3 Batam, Minggu (4/7).

Ia mengungkapkan, sudah 1 tahun 4 bulan Batam berjibaku dengan virus corona. Pasien pertama itu hanya satu orang, dan sekarang sudah mencapai angka dua ribu lebih, dengan total kematian mencapai 322 orang. ”Coba lihat di Seitemiang (tempat pemakaman umum Seitemiang, red), setiap hari ada yang dimakamkan dan jumlahnya lebih dari satu orang setiap harinya,” sebutnya.

Dari pemerintah, Rudi mengaku diberikan tugas untuk mengendalikan virus ini. Pemerintah wajib menjaga kesehatan warganya. Sampai saat ini belum bisa diperkirakan kapan kasus ini akan tuntas. Untuk itu, diperlukan bantuan seluruh masyarakat agar bisa mencegah penyebaran.

”Ikuti 5M dan vaksinasi. Selain itu, tolong patuhi protkes ketika berada di lingkungan keluarga, kantor, dan lainnya. Saya inginnya kasus ini berhenti, dan angka kesembuhan meningkat. Saat ini jumlah pasien dirawat 2.342 dengan total 14.424 kasus sejak pertama kali ditemukan 2020 lalu,” ungkapnya.

Disinggung mengenai tingginya angka kasus beberapa hari ini, Rudi menjelaskan, pihaknya sudah melakukan upaya seperti penindakan dan pemberlakuan PPKM skala mikro sesuai arahan pemerintah pusat. Saat ini tempat makan sudah take away semua, dan tidak ada makan di tempat. Pusat perbelanjaan juga diminta mematuhi aturan yang ada.(*/jpg)

Ini Salah Satu Dampak Pemberlakuan PPKM Berbasis Mikro di Batam

0

batampos.co.id – Kota Batam menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro.

Oleh sebab itu, operasional mal, kafe, tempat hiburan malam, dan pasar tutup pada pukul 20.00. Untuk restoran dan tempat makan, diminta untuk tidak menerima pelanggan yang makan di tempat dan menerapkan sistem delivery ataupun take away.

Ketua Forum Pengusaha Kampung Bule Famili, Ruslan Kasbulatov, meminta kepada
Pemko Batam memberikan kelonggaran kepada pengusaha hiburan malam di Kota Batam.

Sebab, dengan adanya pemberlakuan PPKM berbasis mikro itu, sudah ada 12 tempat usaha hiburan malam di Kampung Bule yang menutup operasional mereka.

”Terpaksa tutup karena tidak bisa lagi membayar listrik, air dan menggaji karyawan,” ungkap Ruslan, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos edisi Senin (5/7/2021).

Ilustrasi. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam membagikan masker kepada warga di kawasan Kampung Bule, Jodoh. Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

Oleh sebab itu, mantan anggota DPRD Kota Batam ini meminta kepada Pemko Batam memberikan sedikit kelonggaran bagi tempat usaha hiburan malam dalam penerapan PPKM berbasis mikro.

Sebab kata dia, belum ada penelitian secara khusus yang dapat mengukur dampak jam
malam terhadap penurunan atau peningkatan penularan Covid-19.

”Memangnya covid itu menularnya pada malam hari? kan tidak. Jadi, kami berharap
pemerintah bisa berpikir lebih bijak lagi dalam menerapkan aturan ini.”

Pemberlakukan jam malam itu sangat berdampak kepada pemilik usaha yang buka
pada malam hari. Sebagai contoh, operasional hiburan di Kampung Bule baru beroperasi pukul 21.00.

Sementara jika buka di sore hari dan harus tutup pada pukul 20.00, sudah tentu tidak ada tamu yang datang.

”Bagaimana usaha mereka bisa bertahan. Tolong juga dipikirkan, kasihan juga karyawan yang bekerja malam hari. Mereka tentu harus menafkahi keluarganya,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini hanya tersisa beberapa tempat usaha di Kampung Bule yang
masih beroperasi. Sementara tempat usaha lainnya memilih tutup karena tidak bisa menutupi biaya operasional dan merumahkan karyawannya.

”Karena kebijakan ini, banyak usaha yang tutup dan karyawannya di rumahkan,”
imbuhnya.(jpg)

Terbang dengan Citilink, Penumpang Dapatkan Vaksinasi

0

batampos.co.id – Mulai 3 Juli 2021, Maskapai penerbangan Citilink menyelenggarakan program vaksinasi Covid-19 untuk seluruh penumpang Citilink yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta. Program itu diselenggarakan atas kerjasama dengan Angkasa Pura II dan Garuda Indonesia.

“Program ini merupakan komitmen dan wujud nyata dukungan Perusahaan terhadap percepatan program vaksinasi COVID-19 khususnya untuk memperluas akses vaksin bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin sebelumnya,” kata Direktur Utama Citilink Juliandra melalui keterangannya di Jakarta, Minggu (4/7).

Melalui program vaksinasi tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat berkontribusi dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia. Program vaksinasi ini akan diselenggarakan mulai 3 Juli 2021 bagi seluruh penumpang Citilink berusia 12 tahun ke atas yang akan melakukan perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta.

Penumpang dapat melakukan registrasi di lokasi pendaftaran vaksinasi yang berada di Area Kedatangan Domestik (East Lobby) Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dengan membawa dokumen berupa tiket penerbangan dan KTP asli bagi penumpang yang berusia 18 tahun ke atas dan KK bagi penumpang yang berusia 12-17 tahun.

Adapun lokasi vaksinasi berada di Lounge Umroh Domestik Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang beroperasi mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB. Untuk keterangan syarat dan ketentuan lebih lanjut dapat menghubungi Call Center Citilink di 0804-1-080808 atau layanan live chat di website citilink.(antara)

Menteri Penerangan Era Orde Baru Meninggal Dunia

0

batampos.co.id – Menteri Penerangan era Presiden RI kedua Soeharto, Harmoko meninggal dunia. Kabar duka ini pertama kali disiarkan oleh Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun telah meninggal dunia Bapak H. Harmoko bin Asmoprawiro, pada Minggu 4 Juli, pukul 20:22 WIB di RSPAD Gatot Soebroto,” kata Dave dalam keterangannya, Minggu (4/7).

“Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau dan mohon doanya insya Allah beliau husnul khotimah. Aamiin YRA,” imbuhnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate. Politikus Partai Nasdem ini mendoakan agar almarhum Harmoko diterima amal ibadahnya disisi Tuhan.

“Saya mendapat informasi yang sama dan berdoa kiranya almarhum bapak H Harmoko mantan Menteri Penerangan RI beristirahat dalam damai dan mendapat tempat yang layak dalam surga yang kekal,” ucap Johnny.

Jonny menyampaikan ucapan terimakasih atas jasa-jasa Harmoko semasa hidup dan berkiprah di pemerintahan saat itu.

“Kami menyampaikan terima kasih yang besar atas pengabdian, karya dan karsa beliau selama mengabdi melalui kebijakan pembangunan di sektor media, pers, penerangan dan komunikasi publik,” pungkas Johnny.(jpg)

Kasus Covid-19 di Batam Kian Mengganas, IDI Minta PPKM Diperketat

0

batampos.co.id – Kasus Covid-19 di Batam semakin mengganas. Bahkan, pada 3 Juli, tercatat rekor terbaru jumlah kasus harian Covid-19 mencapai 382 orang positif, tertinggi sejak Covid-19 ditemukan di Batam 2020 lalu. Ditambah lagi tujuh orang meninggal dunia.

Tak hanya itu, kasus harian per 4 Juli kemarin juga masih tetap tinggi. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam mencatat ada 221 kasus baru, mayoritas bergejala dan dua orang meninggal dunia.

Melihat kenyataan ini, ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kepri, dr Rusdani, mengatakan, angka ini cukup mengkhawatirkan, sehingga sangat diperlukan kesadaran masyarakat dalam menjaga mobilitas dan menjalankan protokol kesehatan (protkes).

”Kami di nakes (tenaga kesehatan) ini, hilir dari semua ini. Ada yang positif kami tangani, tapi hulunya di masyarakat. Tolong masyarakat mematuhi protokol kesehatan yang ada, sehingga kasus ini dapat menurun,” tegas Rusdani.

Namun, ia memahami karakteristik masyarakat di Batam. Walaupun sudah mulai banyak yang mematuhi protkes, tapi masih banyak juga yang tidak patuh. Akibatnya, kasus Covid-19 Batam dapat terus meningkat.

Untuk menurunkan kasus ini, menurutnya ada berbagai cara. Salah satunya vaksinasi yang terus gencar dilakukan. ”Langkah pemerintah mempercepat vaksinasi sudah tepat. Tapi bila kasus meningkat terus, PSBB (PPKM Darurat, red) seperti Jawa dan Bali bisa dilakukan,” ujarnya.

Namun, sebelum langkah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diambil, perlu kajian mendalam atau mencari opsi lainnya. Yakni membatasi ruang gerak masyarakat atau PPKM skala mikro lebih diperketat.

Ia yakin, jika langkah ini dilakukan dapat menurunkan angkat kasus Covid-19. ”Saat ini, sudah memasuki musim liburan anak sekolah. Tentunya, pemerintah perlu memikirkan cara agar penyebaran kasus Covid-19 tidak semakin masif. Maka caranya itu, membatasi gerak masyarakat,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, M Bisri, mengamini saran IDI Kepri tersebut. Ia mengatakan, kasus Covid-19 Batam peningkatannya sudah hampir mirip kasus-kasus di Jawa. ”Saya apresiasi apa yang telah dilakukan Wali Kota Batam. Hanya saja perlu diketatkan lagi (PPKM mikro, red),” ungkapnya.

Pengetatan ini demi membatasi ruang gerak masyarakat. Sebab setiap masyarakat ke luar dari rumah, potensi ter tular itu selalu terjadi. Batam, lanjut Bisri, perlu meniru langkah-langkah yang dilakukan Tanjungpinang. Pemerintah Tanjungpinang melakukan pemeriksaan antigen di beberapa pusat kegiatan masyarakat.

”Nah, di Tanjungpinang ditemukan di pasar, ternyata dari 100 orang ada 30 orang positif. Langkah seperti ini sudah bagus, dan lebih bagus seperti Tiongkok yang swab seluruh masyarakatnya. Saya jamin dalam dua minggu kasus Covid-19 turun. Tapi setidaknya bisa gunakan cara Tanjungpinang saja sudah bagus,” ujarnya.

Bisri mengatakan, selain inisiatif dari pemerintah daerah, salah satu faktor penting menurunkan angka Covid-19 adalah perilaku masyarakat. ”Harus sebijak mungkin menjaga dirinya,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengaku, penyebaran Covid-19 di Batam jauh lebih berbahaya dari tahun lalu saat pertama kali dikonfirmasi di Batam. Jumlah pasien meninggal meningkat tajam, angka kasus aktif juga terus bertambah.

”Dulu, cuma satu kasus sudah ketakutan luar biasa. Sekarang malah banyak yang meninggal responsnya biasa saja. Padahal, Covid-19 hari ini (sekarang, red) lebih berbahaya,” tegasnya saat dijumpai di SMPN 3 Batam, Minggu (4/7).(*/jpg)

Sangat Dibutuhkan, Formasi PPPK Guru Paling Banyak

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berharap seluruh formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang disediakan tahun ini bisa terisi. Hal ini untuk mengisi kekurangan tenaga guru, medis, dan teknik sipil yang ada di lingkungan Pemko Batam.

”Guru kita paling butuh, karena seiring bertambahnya pembangunan infrastruktur. Tahun ini formasi yang dibuka cukup banyak, terutama untuk PPPK guru. Jadi saya berharap bisa terisi semua. Kalau tidak salah ada dua ribu lebih untuk guru ini,” kata Rudi saat menghadiri pertemuan orangtua di SMPN 3 Batam, Minggu (4/7).

Pendaftaran CPNS dan PPPK dibuka online, sehingga pendaftar bisa langsung mengakses. Seleksi sangat terbuka, sebab peserta bisa langsung melihat hasil tes yang mereka ikuti. ”Usai ujian hasilnya bisa langsung dilihat. Jadi tidak ada itu ada oknum yang bisa kasih jaminan untuk lulus seleksi, saya minta jangan percaya. Semua sudah transparan saat ini,” ujarnya.

Rudi berharap seluruh formasi ini bisa terisi. Untuk mereka yang saat ini berstatus honorer bisa meningkatkan jenjang karir mereka baik itu CPNS maupun PPPK.

Jumlah formasi cukup banyak, sehingga kesempatan untuk bisa lolos menjadi PNS. ”Semua proses diikuti saja. Kalau memang hasilnya bagus pasti lolos. Saya ingatkan jangan sampai percaya sama oknum,” imbuhnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, pelaksanaan penerimaan CPNS dan PPPK di Batam harus berjalan dengan baik. Sesuai mekanisme dan jadwal yang telah ditentukan. ”Karena itu para pegawai yang telah ditunjuk sebagai pansel harus benar-benar memahami mekanisme yang ada. Jangan sampai ada kesalahan yang dapat merugikan masyarakat yang mendaftar, baik CPNS ataupun PPPK,” kata Jefridin, Jumat (2/7).

Jika ada hal-hal yang dinilai meragukan agar segara menyampaikan kepada atasannya, supaya dapat diselesaikan. Kemudian, pihaknya juga mengingatkan agar tidak melakukan hal di luar aturan yang sudah ada.

”Siapa tahu ada tawaran yang aneh-aneh dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Jangan sampai tergoda, intinya jalankan mekanisme dan aturan yang ada,” tegasnya.

Selain itu, di tengah pandemi Covid-19 pihaknya juga berharap para pegawai yang bertugas untuk verifikasi berkas CPNS dan PPPK dapat menjaga kesehatan. Sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, Hasnah mengatakan Pemko Batam tahun ini membuka 2.958 formasi CASN. Terdiri dari 295 CPNS dan 2.663 PPK. (*/jpg)

Sertifikat Vaksinasi dan PCR Akan Dibuat Digital

0

batampos.co.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin segera menjalankan pilot project digitalisasi sertifikat PCR dan vaksinasi sebagai syarat penerbangan. Sebagai proyek awal, penerbangan Bali-Jakarta dan Jakarta-Bali pada 5-12 Juli akan menjadi sasaran utama. Namun untuk menghindari pemalsuan, pihaknya akan melakukan proses digitalisasi.

“PPKM darurat sudah dimulai 3-20 juli. Salah satu kriterianya untuk penerbangan dibutuhkan validasi terhadap sertifikat vaksinasi dan sertifikat PCR. Kami di Kemenkes mendapat masukan dari maskapai penerbangan, dan para operator bandara. Agar bisa prosesnya disederhanakan. Dan kalau bisa dibuat digital agar tak ada pemalsuan,” kata Menkes Budi dalam konferensi pers virtual, Minggu (4/7).

Menurutnya jika dibuat kertas atau berupa sertifikat biasa, akan memicu pemalsuan. Maka pihaknya berkoordinasi dengan Telkom dan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mengintegrasikannya dengan aplikasi Peduli Lindungi.

“Yang sifatnya kertas itu banyak sekali pemalsuannya. Itu laporan PCR, kita takutkan sertifikat vaksinasi bisa dimasukkan,” jelasnya.

Teknisnya, bandara AP2 melakukan pilot project untuk penerbangan 5-12 Juli tujuan Jakarta-Bali dan Bali-Jakarta, bahwa sertifikat vaksinasi dan sertifikat PCR bisa dilakukan digital. Sehingga, lanjutnya, tiap penumpang yang hendak masuk ke bandara AP2, bisa tunjukkan QR code di aplikasi Peduli Lindungi atai masukkan NIK.

“Nanti akan dicek oleh sistem, apakah sudah vaksinasi dan juga dicek PCR-nya sudah ada atau belum. Sebab data laporan tes PCR dari 740 Lab sudah terkoneksi di Kemenkes. Sehingga cepat efisien dan aman terhindar dari pemalsuan,” katanya.

Sehingga aplikasi Peduli Lindungi itu juga bisa menjadi wadah untuk melakukan penelusuran kontak erat atau tracing pasien Covid-19. Pasien akan terlihat ke mana saja titik-titik yang mereka datangi.

“Bisa untuk prokes masuk ke hotel. Toko-toko dan semua tempat. Aplikasi wadah untuk tracing,” tuturnya.(jpg)

Kasus Covid-19 Tambah 27.233, Kematian Pecah Rekor

0

batampos.co.id – Pelaksanaan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat sudah dilakukan sejak 3 Juli 2021. PPKM diharapkan bisa menurunkan kurva kasus. Hari Minggu (4/7), berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19, kasus masih bertambah 27.233 kasus dalam sehari.

Dari angka tersebut, kasus terbanyak terjadi di DKI Jakarta. Sementara Jawa Tengah menyumbang angka kematian terbanyak. Kini total sudah 2.284.084 orang terinfeksi Covid-19. Kasus Covid-19 di DKI Jakarta pada Minggu (4/7) bertambah 10.485 dalam sehari. Ini adalah angka tertinggi di DKI Jakarta sepanjang pandemi.

Paling fenomenal terjadi pada angka kematian. Dalam sehari ada 555 jiwa dalam sehari, memecahkan rekor tertinggi. Angka kematian tertinggi sempat terjadi pada Jumat (2/7) yakni 539 jiwa meninggal dunia. Lalu Kamis (1/7) sebanyak 504 jiwa.

Angka kematian juga mencapai rekor tertinggi selama pandemi, seiring dengan angka ketersediaan tempat tidur (BOR) di RS yang semakin penuh. Jawa Tengah mencatatkan rekor kematian paling tinggi sebanyak 135 jiwa sehari.

Sebaran positif harian tertinggi terjadi di DKI Jakarta 10.485 kasus. Jawa Barat 4.458 kasus. Jawa Tengah 2.955 kasus. Jogjakarta 1.615 kasus. Jawa Timur 1.468 kasus. Pasien sembuh harian bertambah 13.127 orang. Paling banyak kasus sembuh terjadi di DKI Jakarta sebanyak 5.816 orang. Dan total angka kesembuhan saat ini sebanyak 1.928.274 orang.

Sudah 510 kabupaten kota terdampak Covid-19. Ada 4 provinsi di bawah 10 kasus. Dan tak ada 3 provinsi dengan nol kasus. (*/jpg)