Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 9371

Banyak Tempat Usaha di Batam Mengabaikan Protokol Kesehatan

0

batampos.co.id – Pelaku usaha cafe dan kuliner di Kota Batam masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan.

Hal itu berdasarkan temuan tim gabungan Satgas Covid-19 saat melakukan patroli pada Rabu (21/4/2021) malam.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, Salim, mengatakan, malam itu tim mendatangi sejumlah titik keramaian.

“Ada dua titik yang didatangi di Batam Kota dan Bengkong. Temuan di lapangan, para pelaku usaha masih didapati tidak mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan Perwako Nomor 49 tahun 2020,” ujarnya, Kamis (22/4/2021).

Personel satpol PP memberikan surat peringatan kepada salah satu tempat usaha yang mengabaikan protokol kesehatan. Foto: Salim untuk batampos.co.id

Ia mengatakan, di Kecamatan Batam Kota, tim menemukan rata-rata pengusaha cafe dan kuliner yang berada di Pasar Mega Legenda melanggar ketentuan jarak tempat duduk dan meja tidak sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan.

“Masih di Mega Legenda, petugas melayangkan Surat Peringatan 3 untuk Sudut Cafe karena melanggar pengaturan jarak yang tidak sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan,” tegasnya.

Di Bengkong lanjutnya, tim melakukan patroli di kawasan Golden Prawn. Di lokasi itu, petugas mendatangi Cafe Golden King, dan Pujasera Golden King.
Di dua lokasi itu, petugas mendapati tidak ada pengaturan jarak meja dengan meja dan kursi dengan kursi tidak sesuai dengan aturan protokol kesehatan.

“Kita layangkan Surat Peringatan Pertama,” ujarnya.

Salim mengimbau, seluruh para pelaku usaha agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan para pengunjung diminata untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Pihaknya juga memberikan contoh jarak antara meja dengan meja dan jarak antara kursi dengan kursi.

“Kita kembali mengingatkan pemilik tempat usaha agar tetap menata meja dan kursi seperti yang kita berikan contoh,” katanya.

Ia menegaskan, apabila surat teguran atau pernyataan yang telah ditandatangani para pelaku usaha dan terulang lagi, maka sanksi akan ditingkatkan sesuai dengan Perwako 49/2020 berupa sanksi sosial dan denda materi atau pencabutan izin usaha.(*/esa)

Kapal Selam KRI Nanggala-402 Belum Ditemukan, Kondisi 53 ABK Tidak Diketahui

0

batampos.co.id – Upaya pencarian terhadap kapal selam KRI Nanggala-402 masih terus dilakukan. Sampai dengan saat ini, nasib para prajurit yang berada di kapal tersebut belum dapat dipastikan.

“Mengenai kondisi ABK tadi belum dapat dipastikan,” kata Kadispenal Laksamana Pertama Julius Widjojono kepada wartawan, Selasa (22/4).

Julius mengatakan, lokasi hilang kontaknya KRI Nanggala-402 memang sudah ditemukan. Namun, fisik kapal selam tersebut belum terdeteksi oleh kapal pencari.

“Proses pencarian masih berlangsung. Areanya sudah ditemukan di tempat tumpahan minyak kemarin,” imbuhnya.

Di sisi lain, Julius memastikan KRI Nanggala-402 memiliki stok oksigen berikut cadangannya sebelum melakukan penyelaman. Dengan jumlah ABK 53 orang, oksigen yang tersebut tergolong memenuhi sarat.

“Kami dari TNI AL mohon doa agar kami bisa temukan mereka dalam keadaan baik,” jelasnya.

Baca Juga: Kapal Selam KRI Nanggala-402 Hilang Kontak Di Laut Bali

Sebelumnya, kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan dekat Bali pada Rabu (21/4) sekitar pukul 03.00 WIB. KRI Nanggala-402 diketahui satu dari lima kapal selam yang dimiliki angkatan bersenjata Indonesia. TNI AL memastikan jika KRI Nanggala-402 dalam keadaan layak menyelam. Kapal membawa 53 orang. Terdiri dari 49 ABK, 1 Komandan Satuan, dan 3 personel Arsenal.

KRI Nanggala-402 ini awalnya hendak mengikuti latihan penembakan di laut Bali, pada Kamis (22/4) besok. Insiden hilang kontak ini diduga terjadi saat KRI Nanggala sedang melakukan gladi resik.

Sebagai informasi, KRI Nanggala-402 merupakan salah satu kapal selam dari lima kapal selam yang dimiliki Indonesia. Kapal ini diproduksi perushaan Jerman pada 1979. Dan dibeli oleh Indonesia pada 1981. (jpg)

Pemko Batam Larang Kegiatan Buka Puasa Bersama, Open House Lebaran, dan Pawai Takbir Keliling

0

batampos.co.id – Pemko Batam memperketat aturan dalam hal berkumpulnya masyarakat dalam jumlah banyak.

Hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 yang eskalasi kasusnya kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pihaknya bakal meniadakan pawai keliling saat malam takbiran Idulfitri 1442 hijriah yang diperkirakan bakal berlangsung 12 Mei mendatang.

Hal ini dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19 di Kota Batam.

”Tidak boleh ada buka puasa bersama, open house, dan malam takbiran (keliling) karena itu melibatkan banyak masyarakat. Jadi sangat berisiko untuk penyebaran,” ujarnya, Rabu (21/4/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Rudi mengungkapkan, saat ini terjadi peningkatan jumlah pasien Covid-19. Untuk itu, perlu pembatasan kegiatan yang melibatkan orang banyak, terutama di sektor pemerintahan.

Hal ini sesuai dengan arahan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo.

Personel Satpol PP Kota Batam mengimbau kepada masyarkat yang sedang melakukan aktivitas jual-beli di pasar kawasan Kecamatan Sei Bduk unutk mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya menggunakan masker. Foto: Salim untuk batampos.co.id

”Sama dengan tahun lalu, jadi saya dan Pak Wakil (Wali Kota) sepakat tidak akan menggelar buka puasa bersama, open house, begitu juga dengan malam takbiran yang selalu menjadi agenda tahunan kita,” jelasnya.

Pelaksanaan malam takbiran, tetap bisa dilakukan walau hanya di masjid-masjid, sedangkan untuk takbir keliling tidak diperbolehkan.

Itu dilakukan karena dikhawatirkan menimbulkan klaster baru, karena melibatkan banyak masyarakat.

”Jangan dulu, karena kita sudah sepakat bersama, sekarang kita upayakan bagaimana kasus ini cepat selesai. Tim yang kemarin sudah dibentuk juga langsung jalan,” sebutnya.

Selama bulan puasa ini, Tim Terpadu Pengawasan Protokol Covid-19 juga sudah turun ke lapangan. Tempat-tempat keramaian disisir, seperti titik-titik bazar.

Tim memastikan tidak ada kerumunan, dan tidak ada yang melanggar jam operasional yang sudah ditentukan.

”Sekarang pukul 20.00 WIB semua sudah pada tutup, tidak ada kerumunan warga. Ini yang kita tegakkan sekarang. Karena Batam saat ini zona merah. Semua harus benar-benar ditegakkan,” tambah Rudi.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, dan tidak abai serta lalai.

Menurutnya, virus corona ini masih ada dan berpotensi menjangkiti siapa saja, sampai saat ini belum ada jaminan meskipun sudah divaksin bakal terbebas dari Covid-19. Untuk itu, perlu menjaga diri, agar tidak terpapar.

”Kita masih tidak kenakan denda (bagi pelanggar protkes), karena kondisi sulit. Jadi tolonglah pemerintah dengan mematuhi protkes. Kita tidak larang berkegiatan, karena itu berpengaruh juga terhadap roda perekonomian. Jadi tinggal bantuan masyarakat saja lagi,” tutupnya.(jpg)

446 Orang Dirawat, Batam Kembali Zona Merah

0

batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit rujukan di Kota Batam terus mengalami penambahan. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam mencatat, sepanjang hari kemarin ada 446 orang yang dirawat dengan jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 6.684 orang.

”Beberapa hari terakhir ada peningkatan pasien yang dirawat,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Rabu (21/4).

Tidak hanya penambahan kasus, status Kota Batam saat ini menjadi zona merah. Pasalnya, delapan dari sembilan kecamatan di mainland Kota Batam berzona merah. Hanya kecamatan Batuampar saja yang sampai hari ini masih ditetapkan berstatus zona kuning.

Didi menambahkan, Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang menjadi lokasi yang paling banyak menampung pasien terkonfirmasi Covid-19. Tercacat, di RSKI sebanyak 288 warga Batam dirawat di sana.

Selain RSKI Galang, sebanyak 48 pasien lainnya dirawat di Rumah Sakit Awal Bros, Rumah Sakit Harapan Bunda 16 orang dan 16 orang di RSBP Batam. Sebanyak 15 orang di Rumah Sakit Elisabeth Lubukbaja, 15 orang di Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota dan 15 lainnya di RSUD Embung Fatimah.

”Ada juga yang dirawat di Graha Hermine dan isolasi mandiri di rumah,” ungkap Didi. (*/jpg)

Oknum Penyidik KPK Diduga Lakukan Pemerasan Rp 1,5 Miliar

0

batampos.co.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut-sebut memeras Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, Muhammad Syahrial senilai Rp 1,5 miliar. Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan, akan mendalami informasi dugaan pemerasan oleh oknum tersebut.

KPK sendiri memang tengah melakukan penyidikan dugaan korupsi di Kota Tanjungbalai, Sumut. Terlebih sudah ada tersangka dalam pengusutan kasus rasuah tersebut. “Saya akan cek dan dalami informasi tersebut,” kata Firli dikonfirmasi, Rabu (21/4).

Meski demikian, Firli belum bisa membenarkan adanya oknum di KPK yang melakukan pemerasan terhadap pejabat di Tanjungbalai. Hal ini masih akan didalami oleh lembaga antirasuah.

Terpisah, Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean mengakui, pihaknya mendengar ada oknum penyidik yang diduga memeras pejabat di Tanjungbalai. Tetapi pihaknya belum menerima laporan terkait dugaan pemerasan itu.

“Laporan resmi belum diterima tetapi informasi lisan sudah disampaikan,” tegas Tumpak.

Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri mengakui, pihaknya telah menetapkan seorang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait mutasi jabatan di Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Tanjungbalai tahun 2019. KPK menyatakan, telah mempunyai dua alat bukti dalam menangani perkara tersebut.

“Benar setelah menemukan dua bukti permulaan yang cukup maka saat ini KPK sedang melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan hadiah atau janji lelang atau mutasi jabatan di Pemerintah Kota Tanjungbalai Tahun 2019,” ujar Ali.

Meski demikian, sambung Ali, KPK belum bisa menjelaskan secara rinci mengenai kronologi kasus dan para pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, tim penyidik KPK masih akan terus melakukan pengumpulan alat bukti untuk melengkapi berkas perkara.

“KPK pastikan pada waktunya akan menyampaikan kepada masyarakat mengenai konstruksi perkara dan alat buktinya serta akan dijelaskan siapa pihak yang telah di tetapkan sebagai tersangka beserta pasal sangkaannya,” ungkap Ali.

Juru bicara KPK bidang penindakan ini menyebut, pihaknya akan mengedepankan sikap transparansi dalam setiap penanganan perkara ini. “KPK tetap berkomitmen sebagai bentuk keterbukaan informasi kami akan selalu menyampaikan perkembangan penanganan perkara ini kepada masyarakat,” tandas Ali.(jpg)

KILLCOVID19, Vaksinasi Lansia Melalui Home Care dan Home Delivery

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau vaksinasi lansia, Rabu (21/4). (ist)

batampos.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa kecepatan pelaksanaan vaksinasi terus ditingkatkan untuk mencapai target 500.000 dosis per hari dan capaian ini akan terus diakselerasi.

Hal itu disampaikan Airlangga Hartarto dalam peluncuran “Program Home Care & Home Delivery Vaksinasi 10.000 Lansia untuk Negara” yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Husada, Jakarta, Rabu (21/4).

“Dalam penanganan pandemi Covid-19 ini tidak cukup dilakukan hanya oleh pemerintah, namun diperlukan partisipasi dari semua elemen masyarakat. Kesadaran masyarakat dan peran aktif lembaga-lembaga swadaya masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat, dan para relawan sangat diperlukan,” tutur Menko Airlangga.

Vaksinasi hingga saat ini sudah mencapai 17 juta suntikan, termasuk untuk masyarakat lanjut usia yang telah mencapai sebanyak 3,2 juta suntikan, yang terdiri dari pemberian vaksin dosis pertama sebanyak 2,2 juta (10,54%) dan dosis kedua sebanyak 1,0 Juta (4,86%) dari target sebanyak 21,5 juta lansia.

Program vaksinasi untuk lansia di 11 Kabupaten/Kota sudah mencapai di atas 50 persen. Jakarta Pusat termasuk wilayah dengan capaian vaksinasi yang tertinggi (82,95%), diikuti Kabupaten Badung (78,21%), Jakarta Selatan (76,43%), dan Kota Surabaya (69,86%).

Di sisi lain, capaian vaksinasi lansia di wilayah lainnya masih lebih rendah dibandingkan dengan vaksinasi bagi petugas publik, antara lain Bali (26%), Yogyakarta (19%), dan Sulawesi Utara (6%). Kegiatan vaksinasi 10.000 Lansia untuk negara ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat lansia di wilayah dengan capaian vaksinasi yang rendah.

“Vaksinasi kepada lansia harus dipercepat karena separuh dari kejadian fatal akibat Covid-19 terjadi pada lansia meskipun jumlah lansia hanya 12% dari total kasus Covid-19. Hal ini disebabkan sebagian besar pasien lansia rentan memiliki penyakit dan tidak bisa survive,” ujarnya.

Oleh karena itu untuk mendukung percepatan target vaksinasi lansia, Komunitas Indonesia Lawan Libas Covid-19 (KILLCOVID19) menginisiasi lahirnya Program Home Care (penjemputan lansia menuju sentra vaksinasi) & Home Delivery (penyelenggaraan vaksinasi di lokasi lansia berada). Hal ini merupakan salah satu bentuk dukungan komunitas dalam penanganan Covid-19, khususnya untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19 adalah Program Vaksinasi 10.000 Lansia untuk Negara.

Program vaksinasi 10.000 Lansia untuk Negara ini akan dilaksanakan dengan 2 jenis layanan, yaitu Home Care adalah relawan secara aktif mencari warga berusia lanjut usia; dan Home Delivery adalah relawan menjemput warga lanjut usia yang tidak mampu mendatangi sentra vaksinasi.

Pada bagian akhir, Airlangga Hartato mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Komunitas KILLCOVID atas inisiatifnya. “Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi kita semua dan memberikan kemudahan dalam pelaksanaan program ini,” tutupnya. (*)

Penting, Jaminan Anak Dapat Pendidikan

0
Gubernur Ansar Ahmad menyerahkan Manfaat Beasiswa Pendidikan Anak Peserta Programn JKK dan JKM di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (21/4) petang. (Foto:HumasPemporv)

batampos.co.id – Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengapresiasi hadirnya BP Jamsostek di tengah-tengah masyarakat khususnya para pekerja peserta BP Jamsostek. Mereka yang mengalami kecelakaan kerja, yang berbuntut cacat tetap atau bahkan meninggal dunia, anak-anak dari peserta tersebut tetap dapat melanjutkan pendidikannya.

“Alhamdulillah tadi saya lihat ada 292 anak penerima manfaat dari JKK dan JKM ini dengan nilainya lebih dari Rp 800 juta. Saya kira ini pola bantuan yang sangat tepat jika kita bicara kepentingan untuk menjamin anak-anak kita untuk mendapatkan pendidikan dari pemerintah,” kata Gubernur Ansar usai mengikuti Video Conference Seremoni Penyerahan Manfaat Beasiswa Pendidikan Anak Peserta Programn JKK dan JKM oleh Menteri Tenaga Kerja RI di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (21/4) petang.

Gubernur Ansar juga mendoakan supaya BP Jamsostek dapat terus berkembang. Sehingga bisa terus memberikan dukungan seperti ini secara terus menerus.

“Tentunya kita akan terus mendorong pelaku usaha untuk mengikutsertakan semua pekerjanya sebagai peserta Jamsostek ini. Ini merupakan hal penting karena jika terjadi kecacatan tetap atau meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, maka keluarga peserta akan mendapat jaminan baik pendidikan, maupun bantuan kematian,” ungkap Gubernur Ansar.

Sementara itu Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan adalah masa depan anak. Jaminan mendapatkan pendidikan yang layak tidak hanya dimiliki oleh mereka anak-anak yang orang tuanya masih bersama atau bisa memberikan manfaat pendidikan tersebut secara langsung

“Ini juga harus dimiliki oleh anak-anak kita yang karena kondisi tertentu orang tua tidak bisa memberikan manfaat atau jaminan pendidikan secara penuh atau layak, atau anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya karena kecelakaan kerja atau yang orang tuanya mendapatkan cacat tetap,” ungkap Menteri Ida.

Menteri Ida juga mengaku sangat terenyuh mendengarkan cita-cita para penerima manfaat yang disampaikan melalui video conference.

“Beberapa dari mereka bercita-cita menjadi wirausaha. Inilah yang dapat membantu Kementerian Tenaga Kerja menciptakan lapangan-lapangan kerja baru” katanya bangga.

Direktur Utama BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo mengapresiasi Kementerian Tenaga Kerja karena melalui Permenaker No. 5 tahun 2021 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua memberikan harapan baru untuk anak-anak dari peserta BP Jamsostek untuk dapat meneruskan pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Kami dari BP Jamsostek siap utk melaksanakannya. Insya Allah sebelum lebaran bisa dituntaskan penyalurannya. Untuk itu kami minta kepada seluruh Gubernur, Bupati, dan Walikota untuk bersama melaksanakan ini. Terdapat 10.451 anak penerima manfaat beasiswa ini dengan estimasi manfaat 115 milyar dari tingkat TK, SD, SMP, SMA sampai ke Perguruan Tinggi” tutupnya

Video conference ini diikuti oleh Kepala Daerah atau yang mewakili dari 33 provinsi. Adapun yang hadir langsung di Gedung Daerah Deputi Direktur BPJS Ketenakerjaan Sumbar Riau Kepri Pepen S. Almas beserta jajarannya, Kadisnaker Mangara Simarmata, Kadis Pendidikan M. Dali dan Karo Kesra Aiyub.(*/uma)

Persiapan PON Papua, Gubernur Ansar Bertemu KONI Kepri

0
Gubernur Ansar Ahmad saat Rapat Koordinasi bersama KONI Provinsi Kepri di ruang rapat lantai 7, Graha Kepri Kota Batam, Rabu (21/4). (Foto:HumasPemprov)

batampos.co.id – Gubernur Ansar Ahmad mendukung langkah-langkah KONI Kepri untuk memajukan olah raga daerah ini. Gubernur berharap kepada para atlit agar dapat berlatih dengan sungguh-sungguh, dan kepada pelatih untuk tidak bosan terus memberikan pembinaan kepada atlitnya.

“Kita akan terus bersama mencari solusi agar Provinsi Kepri bisa mengikuti iven-iven nasional dan mengharumkan nama Provinsi Kepri dengan prestasi yang diraih,” kata Gubernur Ansar pada Rapat Koordinasi bersama KONI Provinsi Kepri di ruang rapat lantai 7, Graha Kepri Kota Batam, Rabu (21/4).

Tampak hadir dalam rapat tersebut anggota DPRD Kepri Rizki Faisal dan Asmin Patros, Ketua KONI Kepri Usep RS. Hadir juga Kadispora Yuzet, Kepala Barenlitbang Andri Rizal, Kaban Kesbangpol Lamidi serta sejumlah pengurus KONI Kepri.

Salah satu iven besar yang akan diikuti Kepri adalah PON XX Tahun 2021 di Papua. Gubernur Ansar sangat mendukung langkah-langkah dan persiapan yang sudah dilakukan oleh KONI Kepri, baik dalam pembinaan dan pelatihan yang sudah diberikan kepada seluruh atlit yang akan mengikuti PON Papua.

“Nanti saya akan menyaksikan para atlit dalam berlatih dan memberi semangat agar bisa meraih hasil yang maksimal,” kata Gubernur Ansar.

Terkait pembiayaan, selain melalui APBD, Gubernur juga akan mencari celah untuk dapat terus mencari solusi agar Provinsi Kepri dapat mengikuti PON XX 2021 di Papua seperti mendorong CSR perusahaan.

“Terus lakukan pembinaan kepada atlit agar target bisa dicapai,” kata Gubernur Ansar.

KONI Kepri memang menargetkan tujuh emas untuk iven empat tahunan ini. Seperti dipaparkan Ketua KONI Usep RS, target mereka adalah pencapaian empat emas di cabang Layar, satu di Tinju, satu di Billyard dan satu emas dari Sepak Takraw.

Menurut Usep, persiapan mengikuti PON XX tahun 2021 di Papua terus dilakukan. Pelaksanaan PON XX tahun 2021 di Papua akan dilangsungkan dari tanggal 2 -13 Oktober 2021 dengan 37 cabang olahraga yang dipertandingkan. Kepri akan mengikuti 16 cabang olahraga yang telah lolos seleksi.

“Kami terus melakukan berbagai persiapan walaupun menggunakan dana pribadi untuk mempersiapkan atlit dan tetap bersemangat serta fokus akan prestasi yang sudah ditargetkan untuk dicapai,” kata Usep.

Pada PON XIX tahun 2016 di Jawa Barat, Provinsi Kepri berada di peringkat ke 19. Untuk tahun ini pihaknya akan terus bersama-sama berpacu untuk hasil yang lebih baik lagi.

Kontingen PON XX tahun 2021 Provinsi Kepri akan memberangkatkan 54 atlit dan 26 pelatih. Tim KONI juga sudah melakukan survey langsung ke Papua akan berbagai persiapan seperti akomodasi, transportasi, konsumsi dan venue olahraga.(*/uma)

Penerima Bantuan Tunai Rp 300 Ribu, Cek di Website ini

0

batampos.co.id – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyampaikan, penerima bantuan senilai Rp 300 ribu kepada keluarga yang terdaftar data terpadu kesejahteraan sosial (DKTS) bisa dilihat secara transparan dalam website cekbansos.kemensos.go.id.

Risma memastikan, siapapun bisa memantau terkait bantuan tunai program keluarga harapan.

“DTKS tersebut bisa dibuka siapapun, melalui cekbansos.kemensos.go.id ini. Banyak akun, tapi yang official itu adalah cekbansos.kemensos.go.id. Jadi siapapun bisa memantau penerima bantuan sosial PKH, bantuan pangan non tunai atau BPNT dan bantuan sosial tunai,” kata Risma dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (21/4).

Mantan Wali Kota Surabaya dua periode ini memastikan, pihaknya terus melakukan sinkronisasi DTKS dengan seluruh data identitas tunggal dan Nomer Identitas Kependudukan (NIK) yang dikelola Kementerian Dalam Negeri dalam hal ini, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil).

“DTKS sepanjang bulan Maret telah dipulihkan integritasnya dan ditetapkan pada 1 April 2021 melalui Kepmensos No 12/HUK/2021 sehingga menjadi new DTKS,” ucap Risma.

Risma menuturkan, DTKS terbaru integritasnya akan terus ditingkatkan sekaligus mengakomodasi dinamika sosial masyarakat. Kini, data penerima bantuan sosial yang telah disalurkan atau masih dalam proses dapat diakses melalui website http://cekbansos.kemensos.go.id.

Risma mengharapkan, website itu bisa memenuhi hak informasi publik dan meningkatkan transparansi penyaluran bantuan sosial. Dia pun mengaku, sudah berkoordinasi dengan BPK, BPKP, KPK, Kejaksaan Agung, dan Kepolisian guna memantau penyaluran bansos yang akan berjalan sampai April 2021.

“Apabila ada koreksi penerima bantuan, maka siapapun juga bisa nanti kami dengan data kependudukan,” tandas Risma.(jpg)

Kapal Selam KRI Nanggala-402 Hilang Kontak Di Laut Bali, Ini Profilnya

0

batampos.co.id – Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan dekat Bali. KRI Nanggala-402 diketahui merupakan satu dari lima kapal selam yang dimiliki Indonesia.

“Tadi subuh (hilang kontak) KRI Nanggala,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Julius Widjojono saat dikonfirmasi, Rabu (21/4).

Saat ini keberadaan kapal selam tersebut masih dicari oleh tim. Sejumlah KRI sudah dikerahkan di lokasi hilangnya kapal selam. “Didalami, karena (posisi) menyelam,” jelasnya.

Julius belum mau merinci ihwal hilangnya KRI Naggala-402 ini. Dia hanya memastikan di dalam KRI itu memuat prajurit. Informasi selanjutnya akan disampaikan melalui keterangan resmi. “Besok ada konpers di Bali,” pungkasnya kemarin.

KRI Nanggala-402 ini awalnya hendak mengikuti latihan penembakan di laut Bali, pada Kamis (22/4). Insiden hilang kontak ini diduga terjadi saat KRI Nanggala sedang melakukan gladi resik.

KRI Nanggala-402 merupakan kapal selam keluaran pabrik Howaldtswerke, Jerman, pada 1979. Kapal itu dibeli Indonesia pada pengadaan anggaran 1981. Saat itu, ada 2 unit pembelian kapal untuk menggantikan 11 dari 12 kapal selam yang sudah tidak dioperasikan.

KRI Nanggala-402 memiliki berat benaman 1.395 ton, dengan panjang 59,5 meter, lebar 6,3 meter, dan draft 5,5 meter. Kapal ini berkapasitas 34 orang, dengan kecepatan jelajah 21,5 knot. Kapal ini juga dilengkapi dengan persenjataan berupa torpedo SUT.

KRI Nanggala-402 dioperasikan oleh Komando Armada (Koarmada) II. Kapal ini tergolong dalam tipe 209/1300. Kapal ini termasuk salah satu yang banyak digunakan oleh banyak negara di dunia.

Pada 2002 lalu, KRI Nanggala-402 terlibat dalam latihan gabungan TNI AL-US Navy, CARAT-8/02. CARAT (Coorperation Afloat Readiness and Training) adalah bantuan latihan militer Amerika terhadap militer negara sahabat di Asia Tenggara. Latihan ini berlangsung di perairan Laut Jawa, Selat Bali dan Situbondo.

Kemudian pada 2015, KRI ini tergabung dalam Satuan Tugas Perisai Nusa-15 melaksanakan Operasi Siaga Tempur Laut meliputi pencegahan atau penangkalan dan penindakan pelanggaran wilayah perairan yuridiksi nasional Indonesia kawasan Timur dalam rangka mendukung Tupok TNI.(jpg)