batampos.co.id – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menaikkan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) tahun ini menjadi Rp 699,43 triliun. Angka tersebut meningkat sebesar 21 persen dari realisasi sementara 2020 yang sebesar Rp 579,78 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap, dana PEN akan jadi pendorong pertumbuhan terutama kuartal I di tahun ini terutama pada Januari hingga Maret 2021. “Diharapkan jadi daya dorong yang efektif untuk pemulihan,” ujarnya secara virtual, Selasa (23/2).
Anggaran PEN tersebut juga naik dari anggaran yang telah direncanakan pada awal tahun ini. Hal itu disebabkan oleh perkembangan situasi dan kondisi saat ini yang membutuhkan anggaran lebih banyak.
Sri Mulyani menyebut dari sektor kesehatan, anggaran PEN tahun ini mencapai Rp 176,3 triliun. Angka ini naik signifikan dari realisasi tahun lalu yang hanya Rp 63,5 triliun. Kenaikan anggaran ini karena kebutuhan belanja di sektor kesehatan juga meningkat. “Kesehatan akan akselerasi Februari hingga Maret,” ucapnya.
Kemudian, anggaran untuk perlindungan sosial menjadi sebesar Rp 157,4 triliun. Angka ini turun dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 220,39 triliun. Anggaran perlindungan sosial tersebut, termasuk untuk program bantuan sosial tunai, Keluarga Harapan (PKH), Kartu Prakerja, BLT Dana Desa, diskon listrik, hingga iuran jaminan kehilangan pekerjaan.
Lalu, pemerintah juga menyiapkan sebesar Rp 186,8 triliun untuk mendukung pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pembiayaan korporasi. Angka itu naik dari tahun lalu yang terealisasi Rp 173,17 triliun.
Sedangkan anggaran program prioritas dianggarkan Rp 125,1 triliun atau naik dari realisasi tahun lalu yang Rp 66,5 triliun. Juga insentif usaha dalam PEN dianggarkan Rp 53,86 triliun, turun dari tahun lalu yang 56,12 triliun.
“Semua hanya berharap dari APBN sebagai motor penggerak ekonomi, terutama di kuartal I. Kita berharap di kuartal II, maka beban terhadap APBN bisa mulai dibagi kepada sektor yang muliah pulih,” pungkasnya.(jpg)
batampos.co.id – PT Adhya Tirta Batam (ATB) berhasil membuktikan diri menjadi perusahaan air minum terbaik hingga saat ini.
Kiat sukses ATB 25 tahun mengelola air, ditularkan melalui pemberian bimbingan ke Adhya Tirta Sriwijaya (ATS) di Palembang.
“Jajaran Direksi, Manajemen dan semua personil ATS menyambut baik bimbingan yang diberikan ATB. Proses bimbingan sudah berjalan 15 Februari 2021 hingga 2 bulan kedepan,” ucap Tim Pembimbing ATB, Roni Hartawan Ariyanto, Selasa (23/2/2021)
Secara luas, bentuk bimbingan yang diberikan ATB merupakan model kerangka penerapan sistem manajemen mutu. Tidak hanya terbatas untuk satu bidang, namun sistem diberikan secara menyeluruh mulai dari Operation, Pelayanan hingga sistem Sumber Daya Manusia (SDM).
“Bimbingan tahap awal ini memberikan kerangka penerapan sistem manajemen mutu, apabila ATS membutuhkan hal-hal teknis atau tenaga ahli yang khusus dibidangnya. Dari ATB akan siap mengirim tenaga profesional,” sebut Roni.
Lebih spesifik, bimbingan yang diberikan ATB adalah tentang penerapan sistem manajemen mutu sesuai dengan persyaratan ISO 9001:2015.
Tim Pembimbing PT Adhya Tirta Batam (ATB), Roni Hartawan Ariyanto saat berdiskusi dengan tim inti Adhya Tirta Sriwijaya (ATS). Foto: ATB untuk batampos.co.id
Dengan tujuan membantu ATS dalam manerapkan sistem manajemen mutu yang terintegrasi dengan sistem bisnis ATS.
“ATS sebagai bagian dari ATB grup tengah mempersiapkan Sistem Penyediaan Air Minum Regional (SPAM) Regional, kerjasama sistem terpadu untuk optimisasi pelayanan air bersih dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan,” ucapnya.
Berjalannya pembekalan bimbingan yang diberikan ATB, diharapkan bisa meningkatkan sistem yang sudah dibangun di ATS dengan tujuan pelayanan pelanggan bisa semakin meningkat.
“Mereka berharap apa yang sudah ATB jalankan selama ini dengan mapan bisa di terapkan di ATS,” ucap Roni.
Atensi yang diberikan ATB bertujuan melakukan analisa resiko terhadap semua proses bisnis yang ada di ATS.
Lebih utamanya meningkatkan budaya sistem manajemen mutu bagi semua personil yang ada di dalam lingkup ATS.
“Melalui bimbingan ini bisa meningkatkan kepercayaan terhadap ATS terhadap semua pemangku kepentingan di Sumatera Selatan, maupun secara umum pihak yang berkepentingan,” tambah Roni.
Kesempatan bimbingan bersama ATB ini juga diberikan semua persyaratan ISO. Mulai dari bagaimana menganalisa kebutuhan dan harapan pelanggan terkait dengan faktor eksternal dan internal.
Faktor tersebut dapat mempengaruhi perusahaan, hingga bagaimana melakukan peningkatan penerapan sistem manajemen mutu dilingkungan perusahaan.
“Artinya ATB sangat siap memberi asistensi terhadap ATS, bahkan klausul 4 hingga klausul 10 sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 diberikan asistensi, sesuai dengan pengalaman ATB dalam menerapkan sistem manajemen mutu,” ucap Roni.
Bimbingan yang diberikan ATB diharapkan bisa berjalan dengan baik. Semua personil ATS lebih antusias menerima bimbingan.
Dengan harapan sistem menajemen mutu di ATS bisa semakin ditingkatkan dan level penerapan sistem manajemen mutu antara ATB dan ATS sama.
Pembimbingan yang dilakukan ATB terhadap ATS merupakan salah satu contoh sekaligus peran ATB untuk turut membantu penyehatan sejumlah perusahaan air minum agar mendapatkan pelayanan yang baik.
Melalui sistem teknologi terkini SPARTA terintegrasi, ATB terbuka untuk membantu pengembangan-pengembangan di PDAM Indonesia.(*)
batampos.co.id – Lelang pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam akan segera diumumkan pada awal Maret 2021.
Saat ini, proses persiapan lelang sudah memasuki tahapan review draft kontrak perjanjian.
”Kami tengah me-review (tinjau ulang), baru setelah itu Kejaksaan Tinggi (Kejati) minta review juga. Arahan dari pimpinan (Kepala BP Batam), diumumkan awal Maret,” kata Ketua Tim Pengendali Teknis Monitoring dan Evaluasi (Monev) SPAM Batam, Arham S Torik, Selasa (23/2/2021), di Gedung BP Batam seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.
Rencana pengumuman lelang akan dibuka pada 2 Maret, tapi masih tentatif.
”Soalnya setelah dari Kejati, akan dibawa ke rapat pimpinan tanggal 26 Februari nanti, lalu dilapor ke Dewan Pengawas (Dewas) BP Batam. Kalau sudah oke, maka 2 atau 3 Maret diumumkan,” ungkapnya.
Format terbaru dari lelang tidak ada yang berubah. Lelang akan dilaksanakan dua kali untuk menentukan dua pemenang yang akan mengelola sektor hulu dan hilir dari SPAM Batam.
Ia menjelaskan, pengelolaan di hulu dimulai dari daerah tangkapan air (DTA), waduk, hingga instalasi pengolahan air (IPA).
BP Batam bersama empat perusahaan meninjau lokasi WTP Mukakuning sebagai salah satu bagian dari proses lelang Pemilihan Mitra Kerja Sama Penyelenggaraan Operasi dan Pemeliharaan selama Masa Transisi Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Batam, beberapa waktu lalu. Foto: ATB untuk batampos.co.id
”Sedangkan hilir dari Non Revenue Water (NRW), distribusi air bersih hingga pelayanan,” terangnya.
Dengan pembagian hulu dan hilir, maka BP Batam akan mengadakan dua tender.
”Siapa pun itu (pemenang lelang), tidak boleh menguasai dari hulu sampai ke hilir. Swasta hanya semata-mata sebagai operator dan pemeliharaan saja,” ucapnya.
Mengenai jangka waktu kerja sama, BP Batam mengusulkan selama 30 tahun. Namun, dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BKPP) menganggap jangka waktu 30 tahun itu terlalu lama.
Alasannya, karena kerja sama ini bersifat operasional dan pemeliharaan saja. Sehingga, BP Batam masih perlu mengkajinya.
Arham yang juga Direktur Restrukturisasi BP Batam ini juga memaparkan bahwa dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41/2021 tentang kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB), maka tugas BP Batam semakin bertambah.
”Dalam PP ini, perawatan daerah tangkapan air (DTA) kembali ke BP Batam dari Kementerian Kehutanan. Jadi, dana yang ada akan dialokasikan untuk menjaga DTA, kemudian juga untuk penanganan limbah,” paparnya.
Sebelumnya, dalam setahun, BP Batam mengalokasikan Rp 30 miliar untuk perawatan DTA.
Selama ini, air hanya dikuras, tapi tanpa memperhatikan kondisi DTA. Belajar dari kesalahan yang lalu, Arham meminta warga Batam juga ikut menjaga DTA, agar tetap aman.
”Karena DTA itu menjaga waduk, dan waduk merupakan sumber utama air kita,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, lelang akan dilaksanakan secara terbuka bagi perusahaan mana saja yang ingin mengikuti lelang.
Mengenai perusahaan yang telah mendaftar ikut lelang, Rudi mengaku sampai saat ini dirinya belum mengetahui.
Lelang tersebut, sambung Rudi, akan langsung menunjuk perusahaan yang akan mengoperasikan air di Batam untuk beberapa tahun ke depan sesuai kajian nantinya.
”Tidak boleh setahun lagi. Kerja kita itu-itu saja nanti,” tegasnya.(jpg)
batampos.co.id – Masih bingung harus memilih Honda varian apa? Saat ini tidak perlu khawatir lagi, PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda Kepri) selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda di Kepulauan Riau memberikan penawaran menarik untuk motor keren, irit, dan lincah yaitu New Honda BeAT Sporty khusus type CBS ISS.
“Kami memberikan promo-promo menarik pastinya membuat konsumen jadi semakin untung,” ujar Syaiful selaku Sales Manager Main Dealer Honda Kepri, Rabu (24/2).
Dengan desain yang semakin sporty compact dan ketangguhan mesin yang juga irit, membuat konsumen semakin enjoy, lincah dan leluasa dalam berkendara. Untuk mendapatkan penawaran promo ini cukup dengan DP Rp 1,8 juta dan angsuran super ringan Rp 832 ribu.
Dengan harga promo tersebut, konsumen sudah bisa memiliki New Honda BeAT dengan banyak bonus yakni free angsuran satu kali. Tak hanya itu, ada tambahan aksesories keren yang tentunya bikin Honda BeAT kamu semakin keren dan ditambah dengan bonus 2 jaket keren sekaligus. “Dan mendapatkan diskon senilai 100 ribu,” tuturnya.
Selain itu, ada Genio, motor matik kasual fashionable yang irit lincah, sangat disukai para kawula muda, cukup DP Rp 1,6 juta saja dan angsuran ringan hanya Rp 828 ribu langsung ditambah diskon 300 ribu, free aksesoris keren dari Honda dan tentunya free angsuran satu kali.
Untuk All New Honda Scoopy khusus type Sporty, Capella Honda Kepri juga memberikan promo khusus angsuran cukup terjangkau mulai Rp 975 ribu dengan DP Rp 2,1 juta. Dengan tambahan bonus 1 kali angsuran, motor ikonik dan fashionable ini dapat dimiliki dengan mudah.
“Promo bertajuk Suprise Cinta Honda ini khusus kami berikan kepada seluruh konsumen setia Honda pada bulan ini saja,” ucap Syaiful.
Konsumen tidak perlu khawatir, seluruh karyawan Honda barisan terdepan dalam pelayanan kepada konsumen selalu meperhatikan protokel kesehatan.
“Dengan ini, harapan kami konsumen bisa lebih nyaman dan tidak perlu khawatir, silakan datang ke showroom dealer Honda terdekat, kami siap dengan standar protokol kesehatan lebih aman dan nyaman. Kenyamana konsumen prioritas bagi kami,” pungkas Syaiful.(nto)
batampos.co.id – Sekitar 7,5 juta dosis vaksin siap didistribusikan ke 34 provinsi pada Februari 2021. Vaksinasi tahap kedua akan fokus di provinsi wilayah Jawa-Bali sehingga vaksin akan didistribusikan sesuai dengan proporsi.
Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, golongan masyarakat lanjut usia (lansia) dengan usia 60 tahun ke atas jadi salah satu kelompok prioritas pada program vaksinasi tahap kedua. Karena risiko kematian dan kesakitan akibat terinfeksi Covid-19 pada golongan umur tersebut meningkat 20-30 persen.
“Sehingga kelompok lansia, jadi salah satu prioritas bersama dengan petugas pelayanan publik di tahap ini,” kata Siti dalam keterangannya, Selasa (23/2).
Siti menjelaskan, pendaftaran vaksinasi bagi lansia ada dua mekanisme. Pertama melalui website www.kemenkes.go.id untuk melakukan pendaftaran. “Untuk sasaran lansia, akan ada informasi lebih lanjut dari Dinas Kesehatan maupun Puskesmas setempat mengenai jadwal vaksinasi,” ujar Siti.
“Kemudian mekanisme kedua adalah Kemenkes bekerja sama dengan instansi, organisasi keagamaan, dan organisasi masyarakat. Pekan depan sebagian wilayah sudah bisa mulai vaksinasi ini,” beber Siti.
Siti menegaskan, langkah yang dilakukan pemerintah ini didukung pula oleh ketersediaan dan distribusi vaksin. Menurutnya hal ini merupakan perkembangan yang baik, karena program vaksinasi sudah masuk tahap kedua.
“Bio Farma terus mendukung program pemerintah dengan mendatangkan 25 juta dosis vaksin yang telah kami proses. Februari ini kita siap 7,5 juta dosis dan bulan Maret kita persiapkan sekitar 11,4 juta, sehingga tidak ada kendala dari ketersediaan produk,” bebernya.
Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) telah menerbitkan surat izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) vaksin Sinovac bagi golongan lansia. BPOM menegaskan, vaksin Sinovac telah melewati kajian panjang untuk didistribusikan ke masyarakat.
“Vaksin ini pun sudah melewati kajian ilmiah, Hasilnya terbukti baik sehingga Badan POM memberikan izin penggunaan darurat, termasuk kepada lansia. Jadi masyarakat jangan khawatir, ini aman digunakan untuk lansia,” pungkasnya.(jpg)
batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea Cukai Batam, melakukan uji coba auto gate system atau sistem gerbang otomatis di Pelabuhan Batuampar.
Auto gate system sendiri merupakan fasilitas pelabuhan yang menggunakan sistem otomasi sehingga pengguna jasa yang akan masuk dan keluar dari area pelabuhan, akan terekam secara otomatis di sistem tanpa perlu mengantre, yang kerap menyebabkan kemacetan di ruas jalan Batuampar.
”Auto gate system ini akan terhubung dengan aplikasi milik Bea Cukai, sehingga nantinya tidak perlu lagi ada pengecekan manual oleh petugas di pos keluar,” ujar Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Nelson Idris, baru-baru ini, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.
Nelson menambahkan, penerapan otomasi melalui auto gate system ini, diharapkan dapat menjawab keluhan para pengguna jasa yang selama ini harus mengantre panjang di pos pemeriksaan Bea Cukai saat kegiatan bongkar muat sedang padat di Pelabuhan Batuampar.
Selain itu, kata Nelson, auto gate system ini juga dapat meningkatkan sistem keamanan pelabuhan karena tak semua
kendaraan dapat bebas lalu lalang di pelabuhan yang telah menerapkan ISPS code ini.
Ilustrasi. Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea Cukai Batam, melakukan uji coba auto gate system atau sistem gerbang otomatis di Pelabuhan Batuampar. Foto: Ceep Mulyana/Batam Pos
”Sistem ini mengharuskan pengguna jasa untuk mengurus pass tahunan terlebih dahulu, baru mendapatkan kartu pass yang bisa digunakan untuk masuk dan keluar lewat auto gate system ini.
Sehingga dengan penerapan auto gate system ini, ISPS code juga kita jalankan,” imbuhnya.
Perbaikan sarana itu dilakukan melalui uji coba pengembangan auto gate system yang telah dipasang pada Jumat (19/2/2021).
Uji coba dilakukan Tim Piloting BLE Bea Cukai Batam dan Badan Usaha Pelabuhan BP Batam.
”Kami melakukan uji coba sistem auto gate serta sarana pendukung lainnya seperti ruangan kerja para instansi terkait dan lokasi pemeriksaan barang oleh Bea Cukai nantinya,” kata Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Susila
Brata.
Susila menjelaskan, saat ini terdapat tiga ruas jalan di Pelabuhan Batuampar. Satu ruas pintu masuk ke arah Terminal Batuampar saat ini untuk keperluan lain-lain.
Seperti, akses keluar masuk pegawai Bea Cukai, BP Batam,
Karantina, Penumpang Pelni, dan pemangku kepentingan
lainnya.
Ada juga jalan utama berupa satu ruas pintu masuk sebagai gate in ke Pelabuhan Batuampar.
Kemudian, satu ruas pintu yang memiliki lebar dua ruas jalan sebagai gate out dari Pelabuhan Batuampar.
Pada kedua gate tersebut, telah terpasang palang otomatis yang memudahkan para pengendara sarana pengangkut darat.
Hanya saja, saat ini proses gate in dan gate out masih secara manual oleh petugas Bea Cukai. Hal ini karena belum adanya sosialisasi kepada pihak perusahaan bongkar muat yang ada di Batam.
Nantinya, sosialisasi akan diadakan oleh Badan Usaha Pelabuhan BP Batam sekaligus melakukan input data perusahaan bongkar muat ke dalam kartu tapping.(jpg)
batampos.co.id – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menagih janji pemerintah yang mengatakan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk guru akan tetap ada. Sebab, dikatakan sebelumnya, rekrutmen CPNS akan tetap ada.
Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim curiga bahwa tidak akan ada rekrutmen guru CPNS dan hanya menjalankan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pernyataan itu ia lontarkan merujuk dari perkataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.
“Kami tetap meminta agar KemenPAN-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi), Kemendikbud dan BKN (Badan Kepegawaian Nasional) untuk membuka seleksi guru PNS tahun 2021,” jelasnya kepada JawaPos.com, Selasa (23/2).
“Kami menagih janji Mas Menteri di Januari kemarin bahwa tetap akan dilaksanakan pembukaan rekrutmen guru CPNS, jadi tidak hanya PPPK. Jadi 1 juta ini jangan hanya formasinya untuk PPPK, tetapi juga guru PNS,” sambung dia.
Selain itu, ia juga menyinggung pelaksanaan seleksi PPPK terhadap guru yang telah mengabdi selama puluhan tahun itu tidak adil. Apalagi, harus bersaing dengan fresh graduate.
Oleh karenanya, harapannya diberikanlah afirmasi terhadap guru yang telah mengabdi minimal 10 tahun dan memiliki sertifikat pendidik. Jika memungkinkan tidak diikutkan tes seleksi PPPK.
“Itu harus dapat afirmasi poin tesnya itu. Misalnya mengajar 10 tahun dapat poin 50, punya sertifikat pendidik poinnya 30. Berarti 80, poin passing grade misalnya 100, jadi guru itu butuh 20 lagi melalui tes, itu yang namanya tindakan afirmatif bagi guru-guru honorer,” ucapnya.
Dia pun beranggapan pemerintah tidak serius dalam menyejahterakan para guru honorer. “Kami minta negara betul-betul berpihak kepada guru honorer. Itu mereka kan berlomba-lomba jadi PPPK, Kemendikbud tidak serius untuk memberikan afirmatif kepada guru-guru PPPK,” pungkasnya.
Sebelumnya, Nadiem mengatakan vahwa rekrutmen formasi guru CPNS akan tetap ada. Hal tersebut akan dilakukan sejalan dengan pelaksanaan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2021 ini.
“Saya menegaskan bahwa formasi CPNS guru ke depan tetap akan ada karena kebijakan ini akan sejalan dan saling melengkapi dengan perekrutan PPPK,” kata dia dalam akun Instagram-nya @nadiemmakarim yang dikutip JawaPos.com, Rabu (6/1).(jpg)
batampos.co.id – Rapat persiapan penerapan kartu kendali untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Kota Batam, masih rutin digelar.
Meski begitu, kuota pembatasan pembelian maksimal premium menggunakan kartu tersebut, belum juga ditentukan.
Padahal, pembelian pakai kartu kartu kendali direncanakan efektif mulai awal Maret mendatang.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengaku optimistis pelaksanaan kartu kendali bisa diterapkan awal Maret nanti. Menurutnya, pihaknya tengah mempersiapkan proses penerapan kartu kendali tersebut.
”Insya Allah penerapan Maret itu tetap terlaksana, kami masih rapat. Karena banyak teknisnya yang memang harus dipersiapkan,” ujar Gustian, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.
Yang masih menjadi kendala saat ini, lanjut Gustian, adalah penentuan batasan kuota pembelian menggunakan kartu kendali.
Ilustrasi. Antrean kendaraan bermotor di salah satu SPBU di Batam. Disperindag Kota Batam mulai menerapkan penggunaan kartu kendali BBM jenis premium mulai awal Maret 2021. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id
Berapa banyak kuota yang bisa didapatkan untuk satu kendaraan per harinya. Mengingat, kebutuhan premium tak hanya untuk pengendara bermotor, baik itu roda dua dan empat, tetapi juga untuk nelayan.
”Nah, sudah sering rapat, tapi batasan kuota ini yang belum ketemu. Sebab kuota 147 ribu kiloliter (kl) untuk Kota Batam harus dibagi dengan baik, agar nanti tak kekekurangan,” jelas
Gustian.
Menurut dia, jumlah kendaraan roda empat di bawah 2.000 cc dan yang memenuhi standar untuk mendapatkan kartu kendali yang belum ditemukan.
Sebab, datanya tidaklah sedikit dan harus diverifikasi lagi.
”Nyangkutnya itu di kendaraan roda empat, karena jumlahnya cukup banyak,” terang Gustian.
Meski begitu, Gustian yakin rencana penerapan kartu kendali pada awal Maret bisa berjalan lancar.
Termasuk juga, proses pendaftaran yang juga dilakukan pada awal Maret.
”Nah, untuk teknisnya ini yang masih dibicarakan, mudah-mudahan berjalan lancar sampai hari H.”
Gustian juga mengatakan, saat ini pihak bank yang diajak kerja sama yaitu BRI, sudah mendatangkan lebih dari 50 ribu kartu kendali dari Jakarta.
”Untuk pendaftaran, ini dibagi per tahap atau bagaimananya nanti kami rapatkan lagi,” pungkas Gustian.
Untuk diketahui, syarat utama kendaraan roda empat yang bisa mengisi premium harus di bawah 2.000 cc, sedangkan untuk kendaraan roda dua di bawah 160 cc.
Data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kepri, terdapat 123.153 unit kendaraan roda empat yang di bawah 2.000 cc. Semua kendaraan yang mendaftar kartu kendali pajaknya juga harus aktif.(jpg)
batampos.co.id – Pemko Batam dan para pemangku kebijakan (stakeholder) diminta segera turun tangan untuk mengendalikan harga bahan-bahan kebutuhan pokok yang melambung tinggi di awal tahun.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Rahmad Iswanto, mengatakan, seluruh pemangku kebijakan terkait harus segera mengontrol harga kebutuhan pokok saat memasuki bulan Ramadan pada pertengahan April mendatang.
Mengingat, pada awal Januari tahun ini, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Batam mengalami inflasi hingga 0,68 persen.
Komponen bahan pangan yang menjadi penyumbang kenaikan harga tersebut seperti telur ayam ras, daging ayam ras, cabai, sayur, bayam dan kangkung.
”Sehingga menyebabkan inflasi yang bisa dibilang tidak rendah namun juga tidak cukup tinggi,” ujar Rahmad, usai mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (23/2/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.
Angka tersebut, sambung dia, merupakan angka inflasi tertinggi jika dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Untuk itu, ia mengingatkan kepada semua pihak terkait agar bisa mengontrol harga kebutuhan pokok saat memasuki Ramadan.
Sebab, pada momen tersebut, permintaan terhadap bahan kebutuhan pokok semakin meningkat.
”Pandemi belum berakhir saat ini, tetapi kegiatan ekonomi masyarakat tetap berjalan dan menggeliat kembali di 2021,” tuturnya.
Dilanjutkan Rahmad, jika dikelompokkan, inflasi di Januari 2021 ini disebabkan naiknya kelompok bahan makanan, minuman dan tembakau yang naik sebesar 2,65 persen, sementara kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran, naik sebesar 1,82 persen.
Kemudian, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 0,39 persen, kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 0,20 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, naik sebesar 0,04 persen.
Meski demikian, pihaknya juga bersyukur inflasi sepanjang tahun 2020 berhasil dikendalikan sebesar 1,12 persen (yoy).
Sejumlah warga memilih cabai di pasar Mega Legenda Batam Center. BPS Kota Batam mengingatkan agar pengambil kebijakan segera melakukan upaya pengendalian harga sembako jelang Ramadan. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
”Namun, yang menjadi tantangan adalah bagaimana menjaga inflasi ini tetap terkendali ke depannya,” kata Rahmad.
Belum lama ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, menjamin ketersediaan bahan pokok dan komoditas bahan pangan lainnya. Gustian juga menjamin tidak ada lonjakan harga.
”Harga tetap normal dan stabil, tak ada kenaikan lagi. Karena memang stok masih banyak, jadi tak mungkin tiba-tiba menaikkan harga,” terang Gustian.
Untuk harga cabai, lanjutnya, dipastikan dalam waktu dekat akan turun. Sebab, sudah ada distributor lainnya dari organisasi pertanian Indonesia yang memasok cabai ke Batam.
”Seperti yang saya bilang kemarin, ada organisasi tani yang membantu memasok cabai ke Batam, dan sebagian cabai sudah datang,” imbuhnya.
Dalam beberapa waktu ke depan, cabai itu akan dipasok ke pedagang. Namun, untuk tahap awal ini, cabai akan dipasok ke Pasar TPID 2 Dreamland, Marina.
Sehingga dipastikan, harga cabai di pasar tersebut lebih murah dibanding pasar lainnya.
”Jadi, pedagang yang mau ambil cabai, bisa ambil di Pasar TPID, harganya lebih murah. Sekarang untuk sementara disimpan di dua ruko di kawasan tersebut,” pungkas Gustian.
Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengajak semua pemangku kepentingan bersama-sama menjaga kekompakan dalam mengendalikan inflasi.
Pasalnya, inflasi yang stabil merupakan prasyarat mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, inflasi perlu dikendalikan. Terlebih lagi, ditengah merosotnya ekonomi Batam dampak dari pandemi Covid-19.
”Mari jaga terus kekompakan untuk selalu komitmen dalam mengendalikan inflasi Batam,” katanya.
Rudi mengatakan, pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, memberikan dampak terhadap ekonomi dan daya beli masyarakat.
Maka itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk mejaga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Karena itu, setiap kebijakan yang dikeluarkan Pemko Batam saat ini mengarah pada kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Sehingga, ekonomi bisa bergerak dan daya beli masyarakat tidak menurun.
”Karena itu, saya sampaikan terima kasih atas komitmen dan kerja sama yang terjalin dengan baik selama ini,” katanya.
Pemko Batam, dijelaskannya, saat ini juga terus melakukan upaya penanganan Covid-19 dengan cepat.
Sehingga diharapkan, jumlah kasus Covid-19 bisa terus menurun setiap harinya.
”Mudah-mudahan bisa segera selesai Covid-19, sehingga pemulihan ekonomi bisa berjalan dengan cepat,” katanya.(jpg)
batampos.co.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam akan berdiskusi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam untuk membahas pelaksanaan ibadah salat tarawih berjemaah saat Ramadan nanti.
Kepala Kantor Kemenag Batam, Zulkarnain Umar, mengatakan, pelaksanaan ibadah salat tarawih berjemaah belum diputuskan secara resmi. Karena, hal ini nantinya akan diputuskan
dalam rapat Forkopimda.
”Kami sifatnya masih menunggu,” ujar Zulkarnain di Sekupang, Selasa (23/2/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.
Menurutnya, pelaksanaan ibadah salat tarawih nantinya akan berpedoman kepada surat edaran Menteri Agama (Menag) dan hasil rapat keputusan bersama Forkopimda Batam, terkait
pelaksanaan ibadah di tengah pandemi Covid-19.
”Dari pusat juga belum keluar surat edaran Menag. Kita masih menunggu seperti apa instruksinya di daerah,” tutur Zulkarnain.
Sementara itu, terkait pelaksanaan salat Jumat, ia mengaku saat ini belum ada izin untuk saf rapat.
Ilustrasi. Pelaksanaan salat jumat di Masjid Habibie di Kantor BP Batam. Foto: Messa Haris/batampos.co.id
Menurut Zulkarnain, secara umum pelaksanaan ibadah khususnya salat Jumat di sejumlah masjid di Batam sudah menjalankan protokol kesehatan. Baik itu memakai masker ataupun menjaga jarak.
”Kalau perizinan (salat dengan saf rapat) secara resmi memang belum ada. Tapi kita masih mengingatkan untuk melaksanakan protokol kesehatan,” ujarnya.
Sejumlah masyarakat muslim berharap agar saf salat Jumat dirapatkan seperti sediakala.
Hal ini bertujuan agar mendapatkan keutamaan, sekaligus untuk mengakomodir cakupan jemaah yang lebih banyak pada suatu masjid jika safnya rapat.
”Rapat enggak apa-apa, yang penting kita tetap memakai
masker,” ujar Andi, warga Botania yang berharap saf salat
segara rapat.(jpg)