Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9761

Bantu Korban Gempa Mamuju, TNI AL Kirim KRI Teluk Ende-517

0

batampos.co.id – Operasi SAR Sriwijaya Air PK-CLC yang masih berlangsung tidak lantas membuat TNI AL kehabisan tenaga. Mereka tetap mengirimkan kapal dan personel Angkatan Laut ke wilayah yang terdampak gempa bumi di Sulawesi Barat.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memastikan hal itu saat ditanyai awak media di Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (15/1).

Yudo menyatakan bahwa instansinya sangat prihatin atas musibah yang terjadi di Sulawesi Barat. Instansinya juga turut berduka karena beberapa musibah terjadi awal tahun ini. Oleh sebab itu, agenda peringatan Hari Dharma Samudera dilaksanakan secara sederhana.

“Kami juga prihatin tadi pagi atau semalam, di Mamuju terjadi gempa,” ungkap dia. Untuk membantu masyarakat di sana, TNI AL langsung mengirim KRI Teluk Ende-517. Kapal itu sudah bertolak dari Makassar ke Mamuju.

Yudo menyebutkan, kapal perang tersebut membawa bantuan dan prajurit dari Batalyon Marinir. “Berangkat untuk bantu laksanakan operasi kemanusiaan di sana,” kata Yudo.

Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah menyiapkan Kapal Bantu Rumah Sakit KRI Soeharso-990 untuk berangkat ke daerah bencana di Sulawesi Barat. Dengan kapal itu, Matra Laut juga mengirim personel kesehatan dari berbagai satuan.

Menurut Yudo, pihaknya bergerak cepat lantaran sudah mendengar terjadi kerusakan di banyak tempat. “Banyak fasilitas yang rusak sehingga kami perlu gerak,” ungkap dia.

Jika tidak ada kendala, dalam waktu sepuluh jam KRI Teluk Ende-517 sudah tiba di Mamuju dan siap membantu masyarakat dalam operasi kemanusiaan di sana. Orang nomor satu di TNI AL itu menegaskan, seluruh prajuritnya harus selalu siap menjalankan misi setiap kali Ibu Pertiwi memanggil.

Gempa dengan kekuata 6,2 skala richter yang terasa di Mamuju, Majene, dan sekitarnya menghancurkan sejumlah bangunan dan fasilitas umum. Ada banyak masyarakat yang menjadi korban pasca gempa bumi terjadi. Presiden Joko Widodo sudah meminta Kepala Badan Nasional Penenggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo dan Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau langsung kondisi di Mamuju.(jpg)

Selesai Divaksinasi, Wakil Wali Kota: Tak Terasa

0

batampos.co.id – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengaku tidak merasakan apa-apa selesai disuntikan vaksin Covid-19. Jumat (15/1).

Amsakar mengaku tidak ada persiapan khusus saat akan divaksinasi. “Saya cuma istirahat lebih awal saja. Biasanua tidur jam setengah satu atau jam duaan, kemarin saya tidur jam 11-an,” ujarnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memperlihatkan vaksin Covid-19 saat Vaksinasi di Engku Putri, Jumat (15/1). (Foto:Messa Haris/Batampos.co.id

Wakil Wali Kota mengapresiasi para petugas medis yang melakukan vaksinasi kepada dirinya.

“Salut saya tak ada terasa sama sekali. Tadi saya sempat nanya jarumnya besar tak. Ternyata tidak,” jelasnya.

Sementara itu Kadis Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menjelaskan, jarum yang digunakan untuk vaksinasi Covid-19 sangat kecil.

“Jarumnya kecil, jarum untuk bayi,” katanya.

Baca Juga: Wali Kota Batam Gagal Divaksinasi Covid-19, Ini Penyebabnya

Didi mengatakan, vaksin Covid-19 disimpan dalam tabung kecil atau vial dengan ukuran setengah cc.

Vaksin lanjutnya disuntikan di lengan kiri. Kata dia, tim medis yang melakukan penyuntikan sudah sangat berpengalaman dalam melakukan vaksinasi.

“Semua dokter-dokter senior,” jelasnya.

Kata dia, setelah divaksinasi biasanya akan ada efek pusing atau demam. Sehingga lanjutnya selesai divaksinasi masyarakat diminta untuk tidak langsung pulang. “Itu efeknya sementara sekitar 15 sampai 20 menit saja,” tuturnya.(esa)

Kewajiban Pakai Masker Akan Diawasi Ketat, Razia Makin Sering

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan akan kembali menegakkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 49 Tahun 2020 terkait pengendalian Covid-19 di Kota Batam. Pasalnya, Rudi menilai tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan semakin menurun.

”Usai vaksinasi nanti, saya akan rapatkan kembali bersama FKPD (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah). Saya mau ditegakkan kembali aturan ini, agar penyelesaian Covid-19 bisa cepat selesai,” kata Rudi, Kamis (14/1).

Rudi mengatakan, bentuk peningkatan aturan perlu dilakukan agar masyarakat patuh. Hingga kini, menurutnya, Batam belum mengambil kebijakan pembatasan perjalanan, kegiatan, dan aktivitas lainnya. Hal ini dipertimbangkan demi memikirkan perekonomian.

Kendati demikian, masyarakat harus patuh dan tak boleh abai. ”Segera akan dirapatkan karena ini penting,” tegasnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Batam, Salim, mengaku razia masker kembali dilakukan pada Februari 2021 mendatang.

”Untuk 2021, kami lagi mengajukan Surat Keputusan (SK) tim, setelah SK tim selesai, kita akan gerak lagi. Rencana bulan depan mulai,” kata dia.

Untuk penegakan Perwako Nomor 49 Tahun 2020 ini, dilakukan sebanyak 12 kali dalam sebulan. Selama bulan September sampai dengan 16 Desember 2020 lalu, telah digelar 29 kali kegiatan penegakan Perwako 49 tahun 2020 dengan jumlah pelanggar terjaring sebanyak 1.830 orang.

”Kendati demikian, tingkat kepatuhan tidak mengarah ke hal yang positif, dan masih banyak yang melanggar,” ucapnya. (*/jpg)

Wakil Ketua DPR Sindir Kelakuan Raffi Ahmad

0

batampos.co.id – Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin menyesalkan adanya figur publik yang melanggar protokol kesehatan (prokes) pasca mendapatkan vaksinasi Covid-19. Perilaku tersebut dinilai sangat tidak terpuji dan tidak patut dicontoh.

“Sangat tidak terpuji, baik figur publik maupun masyarakat secara luas patut menjadi contoh yang baik dalam penerapan protokol kesehatan. Terlebih sesudah mendapatkan kesempatan didahulukan dalam proses vaksinasi ini, Protokol kesehatan tetap wajib di jalankan,” ujar Aziz Syamsuddin kepada wartawan, Jumat (15/1).

Sebelumnya, ramai pemberitaan menyebut aksi Raffi Ahmad yang justru keluyuran dan mendatangi acara pesta tanpa masker sesudah divaksinasi di Istana Negara. Istana pun turut menegur tindakan tersebut.

“Ini menjadi contoh yang tidak patut ditiru pasca mendapatkan vaksinasi Covid-19,” kata Aziz.

Aziz juga mengingatkan orang yang mendapatkan kesempatan vaksin pertama kali merupakan orang-orang pilihan dan mendapat keistimewaan. Diharapkan pihak-pihak tersebut bisa menyosialisasikan keamanan vaksinasi.

“Tolong jaga amanah tersebut dalam menyukseskan program Vaksinasi Covid-19 Nasional ini sesuai dengan cara yang tepat, protokol kesehatan merupakan salah satu unsur terpenting,” tegasnya.

Sementara itu, menyikapi permintaan maaf oleh Raffi Ahmad kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), politikus Partai Golkar ini mengapresiasi sikap tersebut serta mengharapkan agar hal serupa tidak terulang kembali. Dia juga meminta Raffi untuk meminta maaf kepada masyarakat.

“Bagus kalau sudah menyadari kesalahan. Semoga masyarakat juga dapat memaafkannya. Selanjutnya, ini menjadi pelajaran akan pentingnya tetap menjalankan protokol kesehatan sekalipun sudah di vaksinasi Covid-19. Hal ini perlu di garisbawahi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Aziz mengharapkan, seluruh masyarakat dapat menyukseskan program vaksinasi Covid-19, agar terbentuk narasi yang konstruktif di masyarakat. Ia juga mengharapkan peran para teladan di masyarakat dalam menyosialisasikan vaksin sesuai dengan fakta dan mekanisme yang ada, agar tidak terjadi penyebaran hoax di masyarakat.

“DPR mengharapkan para teladan, tokoh agama serta kaum intelektual dalam masyarakat dapat konstruktif dan positif dalam menyosialisasikan program vaksinasi nasional sesuai fakta dan mekanisme yang ada. Peredaran hoax maupun pemikiran konspirasi yang tidak mendasar harus di tolak,” pungkasnya.(jpg)

Polisi Tahan Sopir Truk Mogok

0

batampos.co.id – Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang mengamankan PL, sopir truk mogok yang terlibat kecelakaan di Jalan Ahmad Yani atau di depan Perumahan Villa Panbil, Mukakuning, Seibeduk, Selasa (12/1) lalu.

Selain sopir, polisi juga mengamankan truk Mobil Hino FG235TI BP 9324 EY. ”Sudah kita tahan, mobilnya juga. Kasusnya masih penyelidikan, belum ada penetapan tersangka,” ujar Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Yunita Stevani, Kamis (14/1).

Yunita menjelaskan, penyelidikan yang dilakukan yakni melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa kelengkapan mobil saat mogok. ”Apakah menggunakan rambu atau tidak juga masih penyelidikan,” katanya.

Seperti diberitakan, kecelakaan maut terjadi di Jalan Ahmad Yani, Selasa (12/1) sekitar pukul 15.30 WIB. Pengendara motor Yamaha Mio J BP 5388 IQ, Wahyu Mistamiya, tewas di lokasi kejadian usai menabrak truk Hino FG235TI BP 9324 EY yang tengah mogok di badan jalan.

Kabid Angkutan Jalan Dishub Kota Batam, Syafrul Bahri, mengatakan, untuk pengendara mobil yang mengalami mogok, wajib menggunakan rambu segitiga oranye untuk pengaman dan peringatan bagi pengendara lain. Pemasangan rambu harus berjarak minimal 10 meter dari kendaraan.

”Wajib digunakan seluruh mobil, tanpa pengecualian. Dan yang pasti, saat mogok kendaraan juga harus ditepikan dulu,” ujar Syafrul.

Syafrul menjelaskan, ketentuan penggunaan segitiga pengaman tersebut sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009. Sebagaimana, untuk pengemudi yang tidak melakukan hal tersebut, akan diberi sanksi berupa denda sebesar Rp 500 ribu atau kurungan selama 2 bulan. (*/jpg)

Keluarga Pasien Covid-19 yang Meninggal Dapat Santunan Rp 15 Juta

0

batampos.co.id – Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan santunan kematian bagi ahli waris dari kalangan miskin dan rentan yang keluarganya meninggal dunia akibat Covid-19. Kebijakan ini diambil untuk mengurangi beban keluarga yang ditinggalkan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam, Hasyimah, mengatakan, bantuan santunan itu bersumber dari Kemensos. Dalam hal ini, Dinsos Batam mengajukan permohonan ke Provinsi Kepri, kemudian Dinsos Provinsi Kepri mengajukan permintaan ke Kemensos sesuai persyaratan yang harus dilengkapi.

”Nantinya, Kemensos memberikan bantuan santunan kematian pada ahli waris sebesar Rp 15 juta per orang yang meninggal, sebagai bentuk perhatian dan belasungkawa negara,” kata Hasyimah, kemarin.

Ilustrasi pemakaman pasien Covid-19. (jpg)

Adapun, persyaratan yang harus dilengkapi penerima santunan adalah, surat keterangan kematian asli dari desa, lurah, rumah sakit, surat keterangan ahli waris asli, surat keterangan dari rumah sakit bahwa korban meninggal dikarenakan Covid-19 asli, lampiran hasil tes laboratorium positif Covid-19 asli, surat permohonan dari dinsos kota/kabupaten asli, surat rekomendasi dari dinsos provinsi asli, KTP korban, KTP ahli waris, kartu keluarga korban dan ahli waris, dan nomor rekening ahli waris.

”Pada syarat ke-10, ada rekening bank ahli waris, artinya dana akan langsung dikirim ke rekening masing-masing. Kita hanya dapat info sudah dilakukan pencairan dari Kemensos,” ungkap Hasyimah.

Pemberitahuan ini, nantinya akan disampaikan secara berjenjang. Sepanjang tahun 2020, kata Hasyimah, ada tujuh berkas yang dikirimkan ke Kemensos dan di tahun 2021 ini ada satu berkas yang dikirim untuk mendapatkan bantuan santunan.

”Untuk pencairannya, langsung dikirim dari Kemensos ke rekening masing-masing ahli waris,” katanya.

Ditambahkan Hasimah, untuk di Kota Batam sendiri, sepanjang tahun 2020, ada tujuh berkas yang dikirimkan ke Kemensos dan di tahun 2021 ini, ada satu berkas yang dikirim untuk mendapatkan santunan. “Hingga saat ini belum ada pencairan, jadi kita menunggu info saja, tugas Dinsos menfasilitasi kelengkapan berkas-berkas yang mengajukan,” pungkasnya.(*/jpg)

Gempa di Mamuju Telan Korban Jiwa, Akses Jalan Utama Putus

0

batampos.co.id – Gempa bumi mengguncang wilayah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dengan magnitudo 6,2 pada Jumat (15/1) sekitar pukul 01.28 WIB dini hari. Gempa tersebut mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

“Data Jumat (15/1) pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia tiga orang dan luka-luka 24 orang,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangannya, Jumat (15/1).

Raditya menyampaikan, sebanyak 2.000 warga telah mengungsi ke tempat yang lebih aman. Gempa ini juga mengakibatkan kerugian materil, rusaknya Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulawesi Barat, serta jaringan listrik masih padam pascagempa.

Sementara itu, BPBD Majene menginformasikan gempa tersebut mengakibatkan longsor pada tiga titik yang terjadi di sepanjang jalan poros Majene-Mamuju hingga mengakibatkan akses jalan terputus.

Rasitya memastikan, BPBD setempat telah melakukan penanganan darurat, seperti penanganan korban luka, evakuasi, pendataan dan pendirian pos pengungsian.

“Kebutuhan mendesak saat ini berupa sembako, selimut dan tikar, tenda keluarga, pelayanan medis dan terpal,” ungkap Raditya.

Patut diketahui, berdasarkan analisis peta guncangan BMKG yang diukur dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, gempa magnitudo 6,2 ini memicu kekuatan guncangan IV – V MMI di Majene, III MMI di Palu, Sulawesi Tengah dan II MMI di Makasar, Sulawesi Selatan.

Deskripsi BMKG pada skala V MMI menunjukkan getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

Terkait dengan gempa M6,2 ini, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan parameter gempa terjadi pada pukul 01.28 WIB yang berpusat 6 km timur laut Majene. Pusat gempa memiliki kedalaman 10 km. Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa tersebut dipastikan tidak memicu terjadinya tsunami. (jpg)

Wali Kota Batam Gagal Divaksinasi Covid-19, Ini Penyebabnya

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memulai program vaksinasi Covid-19 hari ini. Hari pertama, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, gagal dilakukan vaksinasi Covid-19 pada Jumat (15/1/2021).

Orang nomor satu di Kota Batam itu gagal divaksinasi karena tensi atau tekanan darahnya tinggi mencapai 170.

Sekda Kota Batam Jefridin Hamid saat divaksinasi Covid-19, Jumat (15/1). (Foto:Messa Haris/Batampos.co.id)

Kadis Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, tekanan darah Wali Kota Batam jauh di atas normal yaitu 120/80.

“Tensi bapak tinggi tapi nanti coba kita ulang,” ujarnya.

Menurutnya apabila tidak bisa dilakukan hari ini, vaksinasi wali kota Batam akan dijadwalkan ulang.

“Nama-nama yang hari ini (20 orang,red) sudah dikirimkan ke pusat. Jadi kalau pun tidak bisa hari ini akan kita jadwalkan lagi,” jelasnya.

Selain Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid juga sempat gagal divaksinasi karen tekanan darahnya juga tinggi.

Namun setelah beberapa saat, tensi Sekda Kota Batam kembali normal dan langsung dilakukan vaksinasi.(esa)

Basarnas Telah Berhasil Kumpulkan 239 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air

0

batampos.co.id – Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) atau Basarnas, Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito menyampaikan, jumlah temuan bagian tubuh korban maupun serpihan pesawat terus bertambah. Hingga pencarian hari keenam, total sebanyak 239 kantong jenazah berisikan bagian tubuh korban jatuhnya Sriwijaya Air.

“Total sampai jam 20.00 WIB, kapal terakhir tadi masuk, kita sudah mengumpulkan 239 kantong jenazah, serpihan kecil pesawat 40, potongan besar pesawat 33 dan tentunya satu FDR yang sudah ditemukan pada tanggal 12 Januari sebelumnya,” kata Bagus di Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/1).

Bagus menyampaikan, dari 239 kantong jenazah yang berhasil dikumpulkan, pada hari keenam evakuasi terdapat penambahan 98 kantong jenazah yang berisikan bagian tubuh.

“Hasil operasi SAR gabungan pada hari ini yang kita dapatkan hari ini, dari operasi penyelaman Basarnas special group, TNI AL, Polairut, Bakamla, kita mendapatkan dapat 98 kantong jenazah yang berisi body part atau human remain,” ujar Bagus.

Bagus mengatakan, Tim SAR juga mendapatkan serpihan kecil dan besar dari badan pesawat Sriwijaya dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak di Perairan Kepulauan Seribu.

“Serpihan kecil kami letakan di sembilan kantong dan ada pula lima serpihan pesawat berukuran besar,” ucap Bagus.

Bagus menegaskan, proses evakuasi tetap berlangsung dengan fokus evakuasi korban. Selain itu juga mencari black box cockpit voice recorder (CVR) yang belum ditemukan.

“Tentu saja masih melaksanakan operasi pencarian CVR, dan partikel atau badan pesawat yang di lokasi,” tegas Bagus.

Terkait lamanya proses evakuasi, sambung Bagus, akan membuka kemungkinan memperpanjang pencarian korban dan puing pesawat. Karena pada Jumat (15/1) besok, sudah memasuki tujuh hari pencarian.

“Bahwa dimungkinkan apabila besok masih belum ada hasil yang optimum, kita akan memperpanjang dengan perpanjangan pertama selama tiga hari,” urai Bagus.

Bagus menegaskan, keputusan perpanjang proses evakuasi tergantung pada hasil pencarian. Hal ini juga sebagaimana diatur dalam Undang-Undang 29 tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.

“SOP kita mengatakan tujuh hari operasi SAR. Setelah itu adalah perpanjangan, itu sudah dalam ketentuan. Namun jika situasi bisa memperpanjang pelaksanaan operasi SAR tersebut. Besok saya sore akan mengumumkan apabila kita memang akan diperpanjang,” pungkasnya.(jpg)

Moya Berkeras Tagihan Pelanggan Sesuai Meteran, Ini Penjelasannya

0

batampos.co.id – Operator Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam, Moya Indonesia, memaparkan tiga hasil kajian terkait tagihan 303 pelanggan air bersih yang melonjak nilainya. Moya berkeras bahwa nilai tagihan berdasarkan angka meteran pelanggan.

”Desember 2020, SPAM Batam telah melakukan pencatatan meter secara penuh ke seluruh pelanggan, dan menemukan 0,1 persen di antaranya mendapat tagihan yang ekstrem,” kata Corporate Communication Manager Moya, Astriena Veracia, Kamis (14/1).

Tiga hasil kajian tersebut sebagai berikut. Pertama, pelanggan baru yang saat masa transisi (dari operator sebelumnya, ATB) dimulai 15 November 2020 lalu, belum dilakukan pencatatan secara penuh, sehingga pada saat pencatatan aktual yang dilakukan SPAM Batam, terjadi lonjakan tagihan dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Kedua, berdasarkan validasi lapangan, didapatkan kebocoran pada instalasi di dalam properti pelanggan. ”Dan hal ini sudah dijelaskan ke pelanggan terkait,” imbuhnya.

Ketiga, pelanggan yang mengalami kenaikan tagihan di Desember, ternyata setelah pembacaan riil di lapangan medio Januari 2021, terdapat perbedaan. ”Sebagian pelanggan yang tagihannya di Januari, lebih kecil dari tagihan Desember 2020,” ucapnya.

Tetapi, pada sebagian pelanggan yang lain, ditemukan bahwa hasil pembacaaan meter di Januari 2021, meskipun posisi angka meterannya lebih kecil dibanding tagihan Desember 2020, ternyata masih lebih besar dari tagihan pada bulan-bulan sebelum Desember 2020.

”Karena itu, maka untuk tagihan Desember 2020 yang akan dibayarkan di Januari 2021, SPAM Batam telah menagihkan dengan dasar pembacaan sesuai stand meter aktual, dengan melampirkan foto meteran di properti pelanggan, sebagai tagihan pencatatan terakhirnya,” paparnya.

Vera menambahkan, sejak SPAM Batam beroperasi pada 15 November 2020 lalu, maka terhitung mulai 16 November 2020 hingga 24 November 2020, telah melakukan pembacaan meteran air ke rumah pelanggan secara langsung.

”Data aktual pencatatan meteran air periode sebelum 15 November, diperoleh resmi dari BP Batam. Jadi, kami pastikan bahwa pencatatan meteran perdana dilengkapi bukti foto angka meteran yang aktual dari properti pelanggan,” tuturnya.

Vera kemudian menjelaskan bahwa dasar SPAM Batam, dalam pembacaan meteran air pelanggan yakni Peraturan Kepala BP Batam Nomor 24 Tahun 2020. Dalam Pasal 19 disebut, air minum yang dipakai oleh pelanggan dihitung setiap bulan sekali, sesuai penunjukan meteran air untuk pencatatan dihitung setiap tanggal 1 sampai 24 tiap bulannya. Dan, penagihan setiap tanggal 1 sampai 20 di bulan berikutnya.

”Berdasarkan itu, maka data stand meter merupakan alat bukti yang dijadikan dasar penagihan ke pelanggan,” jelasnya. ”Bagi pelanggan yang mendapatkan tagihan tinggi dimohon untuk datang ke Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) terdekat untuk dapat segera mendapatkan penjelasan secara detail atau menghubungi Call Center 24 jam 150155,” imbuhnya.(*/jpg)