Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9760

Masuk Batam Masih Pakai Rapid Test Antibodi

0

batampos.co.id – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah menerbitkan Surat Edaran yang mewajibkan pelaku perjalanan yang masuk ke Kepri melalui jalur laut dan udara, melengkapi diri dengan surat keterangan hasil rapid antigen atau PCR. Tidak boleh lagi hanya rapid antibodi.

Namun di Batam, SE Gubernur Kepri itu tidak berlaku. Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, untuk saat ini seluruh pendatang yang masuk ke Batam hanya diwajibkan memiliki surat keterangan non-reaktif rapid test.

”Hanya rapid test antibodi saja yang harus dibawa. Kalau rapid PCR/RT-Antigen belum ada sementara ini,” kata dia, kemarin.

Didi menyebutkan, saat ini angka kasus Covid-19 sudah berada di angka 5.337 kasus, dengan tingkat kasus aktif mencapai 11,2 persen. Untuk itu, masyarakat tetap diminta menjaga diri dan menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) dalam semua kegiatan di luar rumah.

Pemerintah di daerah juga wajib memperketat pintu masuk, salah satunya dengan mewajibkan rapid test.

Terkait imbauan Ketua Satgas Covid-19 pusat, Doni Monardo, untuk semua pintu masuk (laut dan udara) pakai PCR/RT-Antigen, Didi mengatakan hal tersebut sangat bagus untuk membatasi ruang gerak pasien yang positif.

”Kita mendukung tindakan apa yang bisa mengendalikan penyebaran Covid-19 ini, termasuk rapid test juga,” sebutnya.

Didi menambahkan, meskipun sudah ada vaksin, namun masyarakat diminta tetap mematuhi protokol kesehatan (protkes). Saat ini vaksin masih untuk tenaga medis. Ke depan untuk masyarakat juga segera tersedia.

Ia menyebutkan, langkah yang paling baik sekarang adalah menjaga diri agar tidak terpapar Covid-19. Gunakan masker untuk menjaga diri sendiri dan orang lain. Menurutnya, meskipun sudah terpapar Covid-19 ada potensi untuk terpapar kembali.

”Saat ini kita waspadai itu virus yang bermutasi, karena penyebarannya lebih cepat. Jadi kalau bisa jangan terpapar, itu lebih baik untuk saat ini,” imbuhnya.

Berdasarkan data terbaru, total kasus positif 5.337, sembuh 4.603, meninggal 137, dan masih dalam perawatan 597 orang. Tingkat kesembuhan 86,2 persen, tingkat kematian 2,6 persen, dan tingkat kasus aktif 11,2 persen.(*/jpg)

Cara Menghilangkan Gejala Hipertensi Sejak Usia Remaja

0

batampos.co.id – Gejala hipertensi sejatinya bisa dihilangkan sejak remaja. Caranya rutin melakukan deteksi dini.

Dokter spesialis penyakit dalam dari Siloam Hospitals Silampari, dr Sartika Sadikin SpPD, menyampaikan ada sejumlah syarat untuk menghilangkan gejala darah tinggi sejak usia remaja.

D iantaranya adalah membiasakan pemeriksaan diri terhadap tekanan darah pada tubuh.

’’Termasuk membiasakan asupan pola gizi sehat dan olahraga teratur,’’ katanya Senin (18/1/2021) seperti yang dikutip dari JawaPos.com.

Dia menjelaskan jika hipertensi tidak terdeteksi secara dini dan tidak segera diobati, maka dapat menyebabkan stroke.

Selain itu hipertensi yang tidak dideteksi secara dini dapat memicu gagal jantung sampai penyakit pada ginjal.

’’Kuncinya adalah membiasakan deteksi dini secara rutin sejak usia remaja,’’ tegas Sartika.

Ilustrasi pengecekan tekanan darah (Istimewa)

Kata dia, kebiasaan deteksi dini bisa dimulai pada usia 18 tahun. Sebab pada usia tersebut, mulai beragam aneka makanan yang dikonsumsi.

Sartika menambahkan, hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi ketika tekanan darah pada ukuran 140/90 mmHg atau lebih. Kemudian dianggap tidak wajar apabila tekanan sudah di atas 180/120 mmHg. ’

’Jika tidak segera ditangani, hipertensi bisa menyebabkan timbulnya beragam penyakit yang mengancam nyawa,’’ katanya.

Dia juga mengingatkan ada beberapa kondisi yang harus diperhatikan sebelum pemeriksaan tekanan darah tubuh.

Di antaranya adalah mengistirahatkan tubuh terlebih dahulu sekitar lima hingga sepuluh menit. Mengistirahatkan tubuh ini seperti aktivitas naik tangga, berjalan, dan lain-lain.

Kemudian sebelum pemeriksaan sebaiknya menghindari konsumsi kopi, alkohol, atau merokok dalam tempo 30 menit sebelumnya. Konsumsi minuman atau zat-zat tersebut dapat memicu denyut jantung.

Dengan tips tersebut, diharapkan pengukuran tekanan darah bisa mengetahui batas ideal. Kemudian masyarakat juga sebaiknya mengurangi konsumsi kadar garam berlebihan.

Sartika mengatakan, selama ini hipertensi memiliki istilah silent killer. Atau penyakit yang membunuh secara perlahan atau diam-diam.

Ini karena penderita hipertensi umumnya tidak mengalami gejala apapun. Hingga pada kondisi tertentu tekanan darahnya terlalu tinggi dan mengancam nyawa.(jpg)

Petugas Publik Divaksin Covid-19 pada Maret

0

batampos.co.id – Vaksinasi untuk tenaga kesehatan (nakes) masih terus berlangsung. Pemerintah kini menyusun tahapan vaksinasi untuk para petugas publik. Sesuai skenario awal, penyuntikan bakal dimulai pada Maret tahun ini.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, ada sejumlah profesi yang masuk dalam kategori petugas publik. Yakni anggota TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), imam masjid, pendeta, guru, petugas kelurahan, petugas pemakaman, dan pemadam kebakaran.

Kendati vaksinasi direncanakan Maret, jadwal pastinya bergantung pada ketersediaan vaksin. Sebab, 3 juta vaksin Sinovac saat ini dikhususkan bagi nakes. Karena itu, vaksinasi petugas publik harus menunggu vaksin lain, apakah yang akan diproduksi Bio Farma atau vaksin lain. Vaksin multilateral sendiri baru akan tersedia pada kuartal kedua April–Juni 2021. ”Kita tunggu vaksinnya juga ya,” ucapnya.

Disinggung soal isu masuknya wartawan dalam list vaksinasi setelah petugas kesehatan, Nadia menegaskan bahwa hal itu belum pasti. Saat ini pihaknya masih membahasnya. Dia juga menampik telah mengatakan bahwa wartawan sudah pasti bakal divaksin bersama anggota TNI-Polri.

Penentuan kategori pelayanan publik ini, menurut Nadia, tidak hanya mengacu pada seringnya bertemu banyak orang. Sebab, bila demikian, kuota 17,4 juta tentu tidak akan mencukupi. ”Kalau yang kerja dan ketemu banyak orang kan banyak juga nanti jadinya ya. Makanya, nanti kita matangkan dulu lah ya,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, rencana vaksinasi masal Covid-19 terbagi menjadi dua gelombang. Gelombang I diselenggarakan pada periode Januari–April 2021. Sasaran pertama adalah 1,48 juta nakes yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Disusul 17,4 juta petugas publik. Kemudian 21,5 juta lansia usia di atas 60 tahun dengan catatan telah diperoleh informasi mengenai keamanan vaksin untuk usia tersebut.

Selanjutnya, gelombang II akan dilaksanakan pada April 2021 hingga Maret 2022. Pada periode ini, vaksin akan diberikan kepada 63,9 juta jiwa masyarakat di daerah dengan risiko penularan tinggi. Kemudian disusul 77,4 juta jiwa penduduk dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin.(jpg)

Tertimbun 12 Jam di Reruntuhan, Haji Sabar Lolos dari Maut

0

Kaki Haji Sabar nyaris harus diamputasi sebelum dievakuasi. Dia kehilangan tiga anak dan dua cucu yang tidur di kamar yang sama dengannya.

SABAR menunjuk kaki kanannya. ”Ini lukanya,” katanya. Tampak ada luka gores yang memerah di sana.

Luka itu adalah gambaran kelegaan sekaligus kedukaan Sabar dalam kaitan dengan gempa yang mengguncang Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat dini hari pekan lalu (15/1).

Lega luar biasa karena dia lolos dari maut setelah tertimbun reruntuhan rumah selama 12 jam. Tapi, juga duka tak terkira karena dia kehilangan tiga anak dan dua cucu dalam musibah tersebut.

Padahal, pada Kamis malam sebelum gempa itu, pengusaha yang biasa disapa Haji Sabar tersebut bahagia sekali. Anak-anak dan cucu-cucunya datang berkunjung dan menginap di rumah megah empat lantai di salah satu sudut Mamuju itu.

Dan, seperti biasa, tiap kali menginap, mereka memilih tidur beramai-ramai di kamar jembar yang biasa ditempati Sabar. Ada Ririn, Suarti, dan Dian –ketiganya anak Sabar. Juga, cucu-cucu pemilik kelompok bisnis Usaha Rappang itu: Nabila, Keisa, dan Naila.

Haji Cammono, saudara Sabar, juga menginap malam itu. Tapi, di ruangan berbeda.

”Anak-anakku memang kalau datang pasti di kamar itu. Kan luas, ada AC juga. Mereka suka karena dingin,” kenang Sabar kepada Fajar yang menemuinya Minggu sore (17/1).

Malam yang menggembirakan itu pun berlalu. Mereka bertujuh tertidur lelap di ruangan 10 x 10 meter tersebut. Dengan Naila tidur dalam dekapan sang kakek.

Tiba-tiba gempa itu datang. Seketika rumah berlantai empat tersebut ambruk. Sabar dan Naila selamat. Tapi, mereka tertimbun reruntuhan. Sabar mengaku sudah pasrah ketika itu.

Reruntuhan rumah Haji asabar di Mamuju kemarin. (IDHAM AMA/FAJAR)

Sampai kemarin, diduga masih ada korban tertimbun reruntuhan yang belum ditemukan. Termasuk di RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Hingga pukul 14.00 WIB kemarin, Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, 73 orang telah ditemukan meninggal akibat gempa M6,2 yang melanda Mamuju dan Majene. Dari jumlah tersebut, 64 orang di Mamuju dan 9 lainnya di Majene.

Lama sekali Sabar berada di balik puing-puing rumahnya. Mulai pukul 02.28 sampai sekitar pukul 14.00. Hampir dua belas jam. Tak bisa bergerak, sambil terus berusaha menenangkan Naila yang ada dalam dekapannya.

Sampai pada titik itu, dia tak tahu bagaimana nasib cucu-cucunya yang lain, juga anak-anaknya. Upayanya, dengan suara lemah, memanggil nama-nama mereka, tak berjawab.

Di tengah kepasrahan itu, harapan datang. Tim penyelamat menyusuri reruntuhan rumahnya dan mereka mengetahui Sabar masih selamat.

Masalahnya, kaki Sabar terjepit reruntuhan. Tim penyelamat kesulitan untuk mengevakuasi. Hanya ada celah sedikit.

Sabar pun meminta bor, berupaya melepaskan kaki kanannya yang terjepit puing. Kakinya lolos. Tim penyelamat lalu menggali reruntuhan agar ada celah untuk mengevakuasi.

”Saat mau dievakuasi, ada yang menyarankan kaki ayah diamputasi karena posisinya sulit. Tapi, ayah menolak,” kata Iin Syarif, putri Sabar lainnya.

Sabar dan Naila akhirnya berhasil diselamatkan. Begitu juga Cammono yang ada di ruangan sebelah.

Tapi, persis pada titik kelegaan itu pula, kedukaan menyeruak. Sabar diberi tahu bahwa Ririn, Suarti, Dian, Nabila, dan Keisa meninggal.

”Lima orang yang meninggal, anak-anak dan cucu-cucuku. Perempuan semua,” katanya dengan suara menahan isak.

Padahal, baru setahun lalu dia juga ditinggal istri tercinta, Hj Rugayah, yang berpulang karena kecelakaan. Sempat beredar kabar bahwa Sabar kehilangan delapan anggota keluarga akibat tertimbun reruntuhan. Tapi, Iin membantah.

”Tolong diluruskan, yang meninggal lima, tiga saudara saya dan dua kemenakan saya,” katanya.

Sabar masih menjalani perawatan akibat lukanya sampai kemarin. Duka mendalam tentu masih menggelayut, tapi dia tetap berusaha bangkit.

Meski tentu tak mudah. Luka di kaki kanan itu terus menjadi pengingat akan musibah yang merenggut orang-orang terkasihnya.(jpg)

Dompet Dhuafa Jalankan Program “Sedekah Al-Qur’an Untuk Pelosok Negeri”

0

batampos.co.id – Dompet Dhuafa Kepulauan Riau melakukan Program “Sedekah Al-Qur’an Untuk Pelosok Negeri” kepada Pondok Pesantren Al-Idris Kabupaten Bintan, Minggu (17/1/2021).

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Kepri, Didik Supriyanto, mengatakan, tahap pertama ada 25 Mushaf Al-Qur’an disalurkan kepada Pondok Pesantren Al-Idris.

“Tahap kedua akan disalurkan 275 untuk memenuhi total santri sebanyak 300 anak,” tuturnya melalui pernyataan resminya kepada batampos.co.id, Senin (18/1/2021).

Dompet Dhuafa Kepulauan Riau melakukan Program “Sedekah Al-Qur’an Untuk Pelosok Negeri” kepada Pondok Pesantren Al-Idris Kabupaten Bintan, Minggu (17/1/2021). Foto: Dompet Dhuafa untuk batampos.co.id

Melalui program tersebut lanjutnya, diharapkan proses belajar mengajar di Pondok Pesantren dapat berjalan dengan lebih baik dan memudahkan para santri untuk selalu dekat dengan Al-Qur’an.

“Selain itu akan ada ribuan Al-Qur’an lagi yang akan disalurkan di berbagai tempat yang membutuhkan di Kepulauan Riau,” katanya.

Kepala Madrasah Aliyah Al-Idris, Ustadz Hanafi, mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan Dompet Dhuafa yang telah memberikan dan menyalurkan Mushaf kepada para santri,

“Mudah-mudahan apa yang diniatkan oleh para Waqif dan para donatur diterima oleh Allah swt, dan Mushaf yang sampai kepada kami insyaallah akan digunakan sebaik-baiknya. Sehingga pahalanya lancar selalu mengalir kepada yang memberikan.” ujarnya.(*/esa)

Wali Kota: Semua Kekuatan akan Kami Gunakan untuk Bangun Batam

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi, menyebutkan, dirinya berkomitmen untuk membangun Batam.

“Semua kekuatan akan kami gunakan untuk bangun Batam,” ujarnya usai meninjau rencana penataan Simpang Barelang, Senin (18/1/2021).

Ia menjelaskan, pada setiap pembangunan infrastruktur kerap memboyong tim dari Pemko Batam dan BP Batam.

Kata dia, sinergitas keduanya diperlukan guna menyukseskan berbagai program pembangunan Batam ke arah yang semakin baik.

“Pembangunan ada yang dari Pemko Batam, ada juga dari BP Batam,” ucap dia.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (tengah) saat meninjau ruas jalan di Simpang barelang. Foto: Pemko Batam untukbatampos.co.id

Ia memaparkan, selain penataan Simpang Barelang, Pemko Batam akan meningkatkan ruas jalan Yos Sudarso, Batu Ampar dan Bengkong Seken.

Kemudian penataan Simpang Duta Mas. Sementara pembangunan dari BP Batam seperti, peningkatan Jalan Ocarina yang menghubungkan Batamcenter dan Bengkong. Serta penambahan saluran pencegah sampah Simpang Kepri Mall.

“Jalan ke industri juga dikembangkan agar investasi masuk. Targetnya ada tambahan 20 ribu hingga 30 ribu pekerja,” tuturnya.

“Kalau (pembangunan,red) begini, maka Batam semakin hidup. UMKM kita akan berkembang, masyarakat kita juga akan merasakan dampak baiknya,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan lain melalui BP Batam adalah peningkatan dan penataan Pelabuhan Batu Ampar dan Bandara Hang Nadim.

Kata dia, pembangunan-pembangunan tersebut akan memilliki efek domino yang cukup banyak.(*/esa)

Begini Kondisi Kapolda Kepri Setelah Vaksinasi Covid-19

0

batampos.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, merasa sehat dan bugar setelah menerima vaksinasi Covid-19 bersama Forkopimda Provinsi Kepri di Kota Tanjung Pinang, pada Kamis (14/1/2021) lalu.

“Sampai dengan hari ini saya tidak merasakan dampak negatif dan merasa sehat, segar dan bugar terhadap Vaksin yang telah saya terima,” katanya pada, Senin (18/1/2021).

Orang nomor satu di Polda Kepri tersebut mengimbau kepada seluruh masyarakat ikut serta melakukan vaksinasi yang dianjurkan oleh pemerintah.

Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, saat menerima vaksinasi Covid-19. Foto: Polda Kepri

Hal itu lanjutnya sebagai ikhtiar bersama dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19.

Kapolda meminta agar masyakat tetap menjalankan dan mengikuti protokol kesehatan dan mematuhi 4 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan).

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S, mengatakan, dalam waktu dekat seluruh perseonel Polda Kepri dan jajaran juga akan dilakukan vaksinasi setelah Tenaga Kesehatan (Tenagas Medis) menerima vaksinasi.

“Hal ini merupakan bentuk Komitmen Polda Kepri dalam mendukung kebijakan pemerintah guna pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid–19,” ujarnya.(*/esa)

Warga Batam, Akan Ada Bundaran Baru yang Dilengkapi Air Mancur, di Sini Lokasinya…

0

batampos.co.id – Pemko Batam berencana membangun bundara di Simpang Barelang untuk mengurai kemacetan di lokasi tersebut.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, rencana pembangunan tersebut sudah dirancang sejak dua tahun lalu.

“(Rencana penataan) sudah dua tahun lalu sebetulnya. Tapi karena Covid-19 tidak jadi. Intinya kami tidak ingin ada kemacetan di simpang ini, makanya akan kami tata,” ujarnya, Senin (18/1/2021).

Wali Kota menjelaskan, ada sejumlah fokus penataan Simpang Barelang yang akan dilakukan pihaknya. Di antaranya:

  1. Penyesuaian elevasi (kemiringan) jalan
  2. Membangun bundaran
  3. Pelebaran setiap sisi simpang.

Ia menjelaskan, di tengah bundaran tersebut nantinya akan dilengkapi dengan air mancur.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (tengah) saat meninjau ruas jalan di Simpang barelang. Foto: Pemko Batam untukbatampos.co.id

Namun lanjutnya, sebelum penataan dilakukan, ia meminta Camat setempat, Satpol PP Pemko Batam dan Ditpam BP Batam untuk duduk bersama para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di ROW jalan Simpang Barelang.

“Karena akan ditata simpangnya, tak boleh ada yang jualan. Anggaran sudah mau lelang, makanya tim berkomunikasi dengan pedagang, supaya mereka mau pindah,” imbuhnya.

Kata dia, selain Simpang Barelang, tahun ini pihaknya juga akan menata persimpangan lainnya yang berada di wilayah Sagulung Batu Aji.

Yakni Simpang Basecamp. Ruas jalan yang menghubungkan Sekupang, Batu Aji dan Sagulung itu juga akan dibangun bundaran yang dilengkapi air mancur.

“Simpang Basecamp juga akan dibuatkan bundaran,” terang Rudi.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA), Yumasnur, mengatakan, penataan simpang akan dilakukan bertahap.

Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan OPD terkait penertiban, sebelum penataan dilakukan.

“Setiap sisi simpang akan dibangun jalan hingga lima lajur, satu lajur sekitar 3,5 meter,” katanya.(*/esa)

Vaksinasi Covid-19 jadi Harapan Akhiri Pandemi di Indonesia

0

batampos.co.id – Pemerintah telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 di berbagai daerah. Hal ini tentu menjadi harapan besar untuk mengakhiri pandemi Covid-19 di Indonesia.

Ketua umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih menjelaskan bahwa vaksin sangat penting bagi rakyat Indonesia. Vaksin tak hanya berguna bagi diri sendiri, namun juga bermanfaat bagi keluarga dan orang di sekitar untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19.

“Semakin banyak masyarakat yang divaksinasi, semakin besar harapan untuk mengakhiri pandemi,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (18/1).

Vaksin yang akan disuntikan ke masyarakat juga telah terjamin otoritasnya dan telah melalui standar dan prosedur Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta fatwa halal Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Untuk diketahui, tenaga kesehatan (nakes) menjadi yang pertama kali divaksinasi. Hal tersebut dikarenakan vaksin Covid-19 diprioritaskan untuk kelompok rentan, salah satunya nakes.

“Nakes adalah garda terdepan dalam memberikan pelayanan dan perawatan terhadap masyarakat yang positif Covid-19. Dan tingkat kerawanan terpapar sangatlah tinggi,” kata dia.

Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadji Effendy mengingatkan agar tidak terlena akan adanya vaksin Covid-19. Jadi, meskipun vaksinasi akan dilaksanakan, pelaksanaan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak harus terus diterapkan.

Tidak boleh untuk mengabaikan protokol kesehatan demi kebaikan diri sendiri dan orang lain. “Memang ada harapan yang menjanjikan yaitu kita sudah mulai akan melakukan langkah secepatnya vaksinasi,” ungkap dia.

Tentu saja vaksinasi ini bisa menjadi salah satu solusi yang cukup bermakna dalam upaya kita untuk menekan kalau perlu menghilangkan wabah Covid-19 ini. Namun, jika tidak diiringi penerapan protokol kesehatan, vaksinasi bisa sia-sia.

“Kita maklumi bersama bahwa vaksinasi ini bukan satu-satunya cara, bukan senjata pamungkas untuk menangani Covid-19 ini. Oleh sebab itu untuk ke depan kita juga harus masih tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.(jpg)

Keluarga Haji Permata Lapor Polisi, Polda Kepri akan Panggil Saksi

0

batampos.co.id – Polda Kepri telah menerima laporan keluarga almarhum Haji Jumhan bin Sello alias Haji Permata terkait insiden penembakan yang terjadi di Sungai Bela, Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau yang menewaskan pengusaha asal Batam tersebut. Insiden yang menyebabkan kematian Haji Permata ini, menjadi dasar pelaporan itu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Arie Dharmanto, membenarkan telah menerima laporan dari keluarga almarhum Haji Permata. ”Betul sudah ada laporannya,” kata Arie, Minggu (17/1), seperti dilansir Harian Batam Pos.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Arie Dharmanto. Foto: Fiska Juanda/batampos.co.id

Ia menambahkan, sebagai langkah awal, kepolisian sudah melakukan autopsi terhadap jenazah Haji Permata. Selain itu, mengamankan beberapa barang bukti yang terbawa hingga ke Batam.

Nantinya, kata Arie, polisi akan meminta keterangan beberapa orang saksi di lokasi kejadian. Saat ini, pemeriksaan masih terus berjalan. ”Kami juga akan berkoordinasi dengan Polda Riau, karena lokasinya di Provinsi Riau,” tuturnya.

Ia mengatakan, informasi yang masuk masih simpang siur. Oleh sebab itu, butuh pendalaman lagi informasi dan keterangan dari para saksi. Sejauh ini informasi yang masuk, adanya penegakan hukum dari Bea dan Cukai (BC) yakni masuknya kapal tanpa izin dan dokumen lengkap. ”Makanya kami selidiki dahulu,” ujarnya.

Pihak keluarga Haji Permata menduga ada salah prosedur dalam penanganan dan penangkapan tersebut. Perwakilan keluarga Haji Permata, Masrur Amin, sebelumnya menyebutkan, Haji Permata dibiarkan begitu saja setelah ditembak. Tidak ada upaya membawa ke rumah sakit, hingga menghembuskan napas terakhirnya. ”Dibiarkan aja, dibiarkan,” kata Masrur Amin, Jumat (15/1) lalu.

Masrur mengatakan, saat itu tidak hanya Haji Permata yang ditembak, tapi juga dua orang anggotanya. ”Pasti kami akan tuntut,” tegasnya.

Tak hanya itu, rencananya pada Rabu (20/1) mendatang, pihaknya juga akan mendatangi Kanwil BC di Karimun guna mempertanyakan kematian Haji Permata. Pihak keluarga menilai ada beberapa kejanggalan. Salah satunya, dari keterangan pers yang dikeluarkan pertama dan kedua ada perbedaan oleh Kanwil BC.

Di keterangan pertama, disebutkan Haji Permata melompat ke kapal patroli BC sebagai bentuk perlawanan, namun dirilis kedua, tak ada lagi disebutkan. ”Ada beberapa hal yang akan kami pertanyakan, termasuk siapa dalang di balik penembakan ini,” ujar Masrur.

Baca Juga: Aksi Kejar-Kejaran Bea Cukai dan Kapal Penyelundup Bermuatan 7,2 Juta Batang Rokok

Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Syarif Hidayat, melalui keterangan persnya menjelaskan, aksi pengejaran terhadap kapal penyelundup dilakukan Satgas Patroli Laut Bea Cukai Wilayah Khusus Kepulauan Riau dan Bea Cukai Tembilahan.

Pada Jumat (15/1) lalu, Satgas Patroli Laut Bea Cukai, berdasarkan informasi intelijen, berupaya menghentikan laju empat kapal high speed craft (HSC) bermesin 6×250 PK tanpa nama yang membawa rokok selundupan di perairan Pulau Buluh, Riau. Ada juga satu kapal bermuatan orang banyak.

Syarif Hidayat mengatakan ini bermula dari kecurigaan petugas atas adanya pergerakan empat HSC yang beriringan dan cocok dengan informasi intelijen yang diperoleh. Petugas kemudian sudah melakukan pembuntutan sejak dari perairan Pulau Medang, Lingga. Namun, karena mereka menggunakan mesin dengan kapasitas di atas kelaziman, maka petugas tidak berhasil melakukan pencegatan.

“Sekitar pukul 09.30 WIB, kapal patroli Bea Cukai kembali mengidentifikasi keberadaan HSC yang membawa rokok ilegal di perairan Sungai Bela, Indragiri Hilir dari arah Kuala Lajau. Setelah meyakini, petugas memerintahkan HSC tersebut untuk berhenti namun tidak dipatuhi dan bahkan berusaha untuk menabrak kapal patroli petugas,” jelas Syarif Hidayat.(jpg)