Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 9944

Dokter: Buat yang Asyik Liburan, Saya Sebal Ya

0

batampos.co.id – Lebih dari 100 dokter di Indonesia gugur karena Covid-19. Sayangnya, sikap cuek dari masyarakat yang tak percaya adanya virus corona atau menuding pandemi sebagai konspirasi, membuat keadaan menjadi semakin pelik.

Lonjakan kasus sudah membebani kapasitas rumah sakit. Sementara, yang lainnya asyik liburan bahkan tanpa mematuhi protokol kesehatan.

Dilansir dari JawaPos.com, Ketua Tim Peneliti riset Magister Kedokteran Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr. dr. Dewi Soemarko, MS, SpOK, mengaku miris dan prihatin dengan situasi saat ini.

Banyak anak muda yang masih berkumpul di saat kasus semakin tinggi. Dan sudah banyak yang berlibur dengan tanpa jaga jarak dan memakai masker.

“Buat yang asyik liburan, saya sebal ya. Kenapa? Kita mesti ingat lho. Dengan adanya pandemi, semua orang harus punya disiplin diri. Pakai masker dan jaga jarak. Ini untuk menolong kita dan orang lain. Jangan enak-enak begitu dong,” tukasnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (4/9/2020).

“Nanti Anda tiba-tiba penyakitnya parah lalu salahkan tenakes. Anda berperilaku seperti itu. Anda menyusahkan semua orang. Anda susah, tenakes susah,” katanya ketus.

Dia mengingatkan bahwa penyakit ini tak main-main. Buktinya tenakes pun meregang nyawa.

“Kalau Anda meninggal kena Covid-19, sesuai protokol kesehatan itu enggak akan ada yang antar Anda ke makam. Itu miris banget. Makanya kita selalu bilang jangan melihat dari sisi diri sendiri saja. Cobalah melihat dari sisi orang lain,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB. Itulah mengapa dia menegaskan kembali agar sarana hiburan seperti bioskop jangan terburu-buru dibuka. Sebab angka kasus masih tinggi.

“Memang betul, ada satu dua kasus anak muda yang meninggal. Kecil sekali angkanya. Tapi ketika anak muda positif bisa sebarkan virus ke orang tuanya. Mungkin anak muda mereka merasa kuat ya. Tapi, ketika menularkan pada orang tua atau kakek nenek mereka bisa fatal,” tegas dr. Ari.(jpg)

10 Warga Batam Sembuh Dari Covid-19, Salah Satunya Bayi

0

batampos.co.id – Sepuluh orang warga Kota Batam dinyatakan sembuh dari Covid-19 pada Jumat (4/9/2020).

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya menyebutkan,
perkembangan kasus Covid-19 di Kota Batam menuju trend positif seiring bertambahnya pasien terkonfirmasi positif sembuh.

“Berdasarkan catatan penanganan perawatan dan hasil laboratorium swab yang disampaikan oleh Laboratorium BTKLPP Batam tersebut, maka oleh Tim Medis yang menanganinya dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit,” jelasnya.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Jumat (4/9/2020).

Ia menjelaskan, salah satu pasien yang dinyatakan sembuh adalah bayi laki-laki berusia tujuh bulan yang menetap di Nongsa.

Bayi menjalani perawatan di RSUD Embung Fatimah dan masuk dalam klasifikasi asimptomatik atau tanpa gejala.

Saat ini lanjutnya, kondisi 10 warga Kota Batam tersebut semua dalam keadaan sehat dan stabil serta dalam persiapan untuk kembali ketempat tinggalnya guna melaksanakan karantina mandiri di rumahnya selama 14 hari.

Dengan adanya penambahan tersebut saat ini total jumlah warga Kota yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 sebanyak 394 orang.(*/esa)

Kejaksaan Sita Mobil Camat Batam Kota

0

batampos.co.id – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam terus mendalami dugaan gratifikasi yang diterima oleh Kabag Hukum Pemko Batam, berinisial SHM.

Dari hasil pendalaman tersebut, penyidik telah menyita satu unit mobil Daihatsu Taft Rocky BP 1671 DE milik Camat Batam
Kota, Aditya.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Pidsus) Kajari Batam, Fauzi mengatakan, kendaraan tersebut berkaitan dengan dugaan kasus gratifikasi yang tengah mereka dalami.

”Benar, sudah kami lakukan penyitaan satu unit mobil dari satu orang saksi beberapa hari yang lalu. Saat ini mobil sudah kita amankan di kantor,” ujarnya, Jumat (4/9/2020).

Warga berjalan di dekat mobil Daihatsu Taft Rocky BP 1671 DE milik Camat Batam Kota yang disita Kejaksaan Negeri Batam terkait dugaan gratifikasi Kabag Hukum Pemko Batam, Jumat (4/9/2020). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Ia menjelaskan, mobil tersebut nantinya akan dijadikan sebagai barang bukti dalam perkara dugaan gratifikasi ini.

Kasusnya masih terus dikembangkan dan diupayakan menyelesaikan kasus ini secepatnya dengan menetapkan tersangka.

”Nanti akan kita sampaikan kesimpulan terkait penyidikan dugaan gratifikasi melibatkan oknum Kabag Hukum Pemko Batam ini,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Kejari Batam telah memeriksa belasan orang saksi terkait kasus ini.

Termasuk, oknum Kabag Hukum Pemko Batam berinisial, SHM, Camat Batam Kota Aditya, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Herman Rozie dan beberapa orang saksi lain-
nya.

”Ya betul ada dua saksi, Camat Batam Kota sama Kadis Lingkungan Hidup. (Terkait dengan) Gratifikasi oknum
Kabag Hukum Pemko Batam,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Batam, Hendarsyah saat ditemui di Kejari Batam, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Hendarsyah, dugaan gratifikasi yang diterima oleh oknum Kabag Hukum Pemko Batam itu mengenai hadiah yang berkaitan dengan proyek.

Mengenai berapa nominal hadiah yang diterima oleh oknum Kabag Hukum tersebut, Hendarsyah, belum mau membeberkannya.

”Totalnya ada, tapi belum bisa disampaikan. Jadi intinya dia menerima hadiah sesuatu yang berkenaan dengan kewajibannya dia sebagai Kabag Hukum Pemko Batam. Untuk Kabag Hukum juga sudah kita periksa,” imbuhnya.(jpg)

Pengembangan KEK Nongsa Digital Park

0
Infografis aliibenk/batampos.co.id

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) dapat menjadi peluang karir bagi anak-anak bangsa.

Hal ini dikarenakan NDP merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang bergerak di bidang pariwisata dan industri digital.

General Manager Nongsa Digital Park, Trevy Soenoro, mengatakan, salah satu sub sektor industri NDP, yakni industri animasi di bawah naungan PT Kinema Systrans Multimedia, sebuah perusahaan yang lebih dikenal dengan merek Infinite Frame-works.

Di sekitar NDP, lanjutnya, juga akan dibangun area komersial dan saat ini sedang dalam proses perencanaan desain.

Saat ini, lanjutnya, di Infinite yang berada di kawasan NDP terdapat sekitar 350 animator.

“Mereka berasal dari beberapa kota, yaitu Jakarta, Bandung, Malang dan Medan,” tuturnya.(esa/adv)

IDI Minta Nakes Tetap Semangat

0

batampos.co.id – Tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar virus corona (Covid-19) terus bertambah. Kondisi ini membuat Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kepri, dr Rusdani, prihatin.

Namun, ia meminta para nakes tetap bersemangat, agar imun tubuh terus meningkat.

”Teman-teman dokter dan tenaga kesehatan yang positif, jangan menyerah, terus semangat, yakin bisa sembuh,” ujar Rusdani, Jumat (4/9/2020) seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Ia mengatakan, apabila psikis menurun, tentu memengaruhi imun tubuh. Sebaliknya, jika tetap semangat dan menjaga pikiran tetap positif, imun tubuh akan meningkat.

Kepada para tenaga kesehatan lainnya yang terus bekerja, Rusdani, meminta agar tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan.

Ia juga meminta fasilitas kesehatan (faskes), baik klinik, tempat
praktik pribadi, puskemas, hingga rumah sakit, tetap memproteksi nakes dengan alat pelindung diri (APD) yang
sesuai standar.

Saat ini, kata Rusdani, ada 12 dokter di Kepri yang terkonfirmasi positif. Para dokter yang terpapar ini bercampur antara dokter umum dan spesialis.

Sementara nakes lainnya, sudah mencapai puluhan orang.

”Seminggu ini saya tidak pantau, mungkin sudah lebih dari jumlah itu,” ucapnya.

Peningkatan jumlah pasien positif ini, katanya, selain asimptomatik (orang tanpa gejala), ada juga pasien yang
kurang jujur saat berobat.

Dia menyebutkan, terkadang pasien yang datang ke fasilitas
kesehatan menyembunyikan beberapa fakta.

”Pernah kami temukan kasus seperti ini, ditanya ada dari
luar kota atau tidak. Ternyata ada riwayatnya. Lalu ditanya
ada keluhan ini (berkaitan dengan Covid-19, red), tapi disembunyikan. Bilang baik-baik saja. Eh… tahunya terbukti. Ini kan tenaga kesehatan jadi terancam dan tidak bisa bertindak cepat,” ungkapnya.

Menurutnya, apabila pasien jujur sedari awal, maka penanganan bisa lebih cepat. Tenaga kesehatan juga dapat bertindak sesuai protokol kesehatan.

Ilustrasi swab test corona yang dilakukan para tenaga medis. Foto: JawaPos.com

”Awalnya pakai APD level 2, jadi ditingkatkan level 3. Butuh kejujuran masyarakat saat ini. Apabila jujur, kami pun lebih siap,” tuturnya.

Dukungan semangat terhadap tenaga medis tak hanya datang
dari IDI, tapi juga dari berbagai kalangan.

Seperti yang terlihat di RSUD Embung Fatimah Batam di Batuaji. Dukungan berupa kata-kata penyemangat yang dirangkai dalam bentuk karangan bunga ini diletakkan di sekeliling lingkungan rumah sakit.

Pantauan di lapangan, papan karangan bunga sebagai bentuk
dukungan ini ada yang atas nama perorangan, organisasi
seperti IDI, perbankan, dan berbagai kalangan lainnya.

Dukungan ini kembali berdatangan menyusul ada 37 orang tenaga medis di sana positif terpapar Covid-19.

Dukungan ini diapresiasi jajaran komite medik di RSUD. erekapun menyampaikan harapan agar masyarakat tetap waspada dengan situasi pandemi yang semakin tak menentu ini.

Kewaspadaan ini dilakukan dengan memperketat penerapan protokol kesehatan yang telah diinstruksikan pemerintah.

”Kami apresiasi dengan dukungan ini. Dukungan seperti ini juga harus diwujudkan (seluruh lapisan masyarakat, red) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di manapun berada. Inilah upaya yang efektif untuk melawan pandemi ini,” ujar Komite Medik RSUD Embung Fatimah Batam, dr Yanuarman SpOG (K)FM,
Jumat (4/9/2020).

Pemerintah dan petugas medis, kata Yanuarman, sudah cukup maksimal melawan pandemi Covid-19. Pemerintah dengan segala kebijakan telah mengeluarkan anggaran yang sangat besar untuk pemulihan situasi kesehatan yang down akibat pandemi ini.

Begitu juga dengan petugas telah berjuang keras untuk memulihkan kesehatan warga yang terpapar Covid-19.

”Tinggal kesadaran setiap pribadi kita bagaimana agar wabah ini segera berakhir. Kesadaran yang dimaksud adalah protokol kesehatan tadi. Itu harus benar diperhatikan,” ujarnya.

“Dengan demikian kita turut peran aktif melawan pandemi ini. Bantu pemerintah, bantu petugas medis ataupun semua pihak yang berjuang mati-matian melawan pandemi ini,” tuturnya lagi.

Terkait petugas medis RSUD EF yang terpapar Covid-19, Yanuarman juga buka suara.

Awalnya ada sekitat 570 orang petugas medis di sana yang menjalani proses swab, menyusul adanya dua tenaga medis yang sudah duluan dinyatakan positif.

Hasil swab ini menunjukan ada 35 tenaga medis positif terpapar Covid-19, sehingga jumlah keseluruhan yang positif saat ini ada 37 orang di RSUD EF.

”Jadi, total semua ada 37 orang,” sebutnya.

Mereka terkonfirmasi positif masih menjalani proses pemulihan di lantai IV RSUD. Mereka telah menjalani dua kali proses swab dan masih menunggu swab ketiga.

Jika dua hasil swab terakhir dinyatakan negatif, maka pasien tenaga medis ini diperbolehkan pulang untuk menjalani karantina mandiri di rumahnya masing-masing.

”Saat ini belum ada yang kembali karena masih satu kali swab lagi. Mereka ditangani di sini (RSUD) di lantai IV,” kata Yanuarman.

Untuk tetap menyemangati petugas medis yang dirawat tersebut, jajaran komite medik dan petugas medis lainnya terus memberikan dukungan.

Baik berupa makanan atau suplemen penyehat badan, juga dukungan moril melalui video call dan lain sebagainya.(jpg)

Begini Kondisi Pelabuhan Domestik Sekupang Sekarang…

0

batampos.co.id – Meski sudah menjalankan protokol kesehatan di era normal baru, aktivitas di pelabuhan Domestik Sekupang masih terlihat.

Penumpang yang menggunakan jasa transportasi laut di pelabuhan tersebut masih sangat minim.

Staff Pelabuhan Domestik Sekupang, Irwan, mengatakan, sepinya aktivitas sudah terjadi sejak lebaran Idulfitri hingga saat ini.

“Sekarang sudah mulai pengaktifan jadwal kapal tujuan keluar Kepri yaitu Tanjung Buntung, Tembilahan dan Tanjung Buton,” ujarnya, Jumat (4/9/2020).

Ia menjelaskan, dalam sepekan ini jadwalnya kapal tujuan Dumai. Bahkan kata dia ada penambahan yaitu rute ke Buton, Provinsi Riau.

“Penumpang sendiri sampai saat ini dari data pelabuhan masih berkisar 700-an dalam sehari di semua tujuan,” paparnya.

Aktivitas Pelabuhan Domestik Sekupang hingga saat ini masih sangat sepi. Padahal beberapa operator kapal sudah membuka rute untuk keluar Kota Batam seperti tujuan Tanjung Bali Karimun, Moro dan Buton. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Namun lanjutnya, dalam tiga hari terakhir mengalami penurunan. Jumlah penumpang yang tercatat hanya 500 hingga 600 orang.

Ia memprediksi jumlah penumpang hingga akhir tahun tidak akan mengalami penambahan atau lonjakan.

“Aelama isu Covid-19 masih terus bergulir saya tidak akan terjadi lonjakan, karena semua centralnya ada di situ,” tuturnya.

Menurut dia, masyarakat hingga saat ini masih takut untuk bepergian dan masih was-was untuk berangkat menggunakan jasa transportasi laut.

Hal itu lanjutnya sangat mempengaruhi pendapatan par aoperator kapal.

“Kalau dari segi pendapatan pasti sangat berkurang, bisa mencapai 50 persen,” paparnya.

Operator kapal sendiri kata dia, tidak banyak mengeluarkan kebijakan terhadap jam kerja para karyawannya.

“Ada dari mereka membuat shif 15 hari, ada yang satu hari kerja dan satu hari tidak,” ujarnya.

Irwan menambahkan, saat ini rute yang paling dominan adalah tujuan Tanjung Balai Karimun dan Tanjung Batu.

“Dalam satu hari ada 8 armada ke Tanjung Balai Karimun dan Tanjung Batu 4 Armada,” jelasnya.

Sementara tujuan Moro dan pulau-pulau sekitarnya hanya 2 hingga 3 armada. Hal itu dikarenakan operator kapal membuat kebijakan satu hari buka satu hari tutup.

“Jadi tergantung kebijakan PTnya masing-masing dan bahkan mereka terkadang memberangkatkan penumpang 2 sampai 3 orang saja,” jelasnya.(nto)

Rudi-Amsakar Disambut Kompangan Saat Tiba di Kantor KPU Batam

0

batampos.co.id – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Amsakar Ahmad yang mendatangi kantor KPU Batam untuk mendaftarkan diri disambut tabuhan kompang, Jumat (4/9/2020).

Keduanya tiba di kantor KPU Batam sekira pukul 15.00 WIB. Ketua KPU Kota Batam, Herrigen Agusti, menyampaikan, dokumen persyaratan pencalonan dan pendaftaran Rudi-Amsakar dinyatakan lengkap.

“Hasil penelitian persyaratan pencalonan lengkap dan memenuhi syarat. Dokumen persyaratan calon, dokumen lengkap, maka pendaftaran bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam diterima,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pemeriksaan dokumen dan verifikasi yang dilakukan oleh KPU Batam cukup memakan waktu, yakni hingga menjelang  magrib.

Hal ini lanjutnya dikarenakan banyaknya data partai pengusung Rudi-Amsakar yang dimasukkan kedalam Silon KPU.

Rudi-Amsakar saat mendaftarkan diri ke kantor KPU Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Usai dinyatakan sah oleh KPU Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pihaknya sangat santai menjalani setiap tahapan yang dilalui.

“Semua kita jalani tidak boleh terlampau merasa yah dan tidak boleh merasa tak perlu, disikapi biasa saja. Maka kami berdua jalani saja apa yang menjadi proses yang ditentukan negara,” ujarnya.

Rudi menyampaikan, apabila dirinya kembali dipercaya untuk memimpin akan melanjutkan pembangunan infrastruktur di Kota Batam.

“Saya ingin melanjutkan dan menyelesaikan proses RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang sebelumnya, sehingga periode ke depan Batam bisa menjadi kota modern”, jelasnya.

Sementara itu, Amsakar Achmad, merasa senang karena saat tiba di kantor KPU Batam keduanya disambut kompangan yang sangat meriah.

“Saya sangat bahagia karena disambut dengan meriah,” ujarnya.

Perlu diketahui sembilan partai mengusung pasangan Rudi-Amsakar pada Pilwako Batam 2020.

Yaitu:

  1. Partai Nasional Demokrat (NASDEM)
  2. Partai Amat Nasional (PAN)
  3. Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA)
  4. Partai Golongan Karya (Golkar)
  5. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
  6. Partai Demokrat
  7. Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP)
  8. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
  9. Partai Solidaritas Indonesia (PSI).(nto)

Pasien Covid-19 di Batam 763 Positif, 394 Sembuh, 33 Meninggal Dunia, 336 Dalam Perawatan

0

batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam kembali bertambah 14 orang pada Jumat (4/9/2020).

Sehingga saat ini total jumlah masyarakat Kota Batam yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 763 orang.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya menyebutkan, 14 orang tersebut terdiri dari 8 orang laki-laki dan 6 orang perempuan.

“Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil temuan kasus baru dan hasil tracing,” katanya.

Ia mengatakan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster, dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Jumat (4/9/2020).

Hal itu lanjutnya sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga kata dia, hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah,” ujarnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.

Dengan adanya penambahan tersebut saat ini jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam berjumlah 763 positif, 394 sembuh, 33 meninggal dunia, 336 dalam perawatan.(*/esa)

bright PLN Batam Sapa Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional

0

batampos.co.id – bright PLN Batam melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi kepada pelanggan di Hari Pelanggan Nasional tanggal 4 September 2020, .

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, yaitu kunjungan ke pada beberapa pelanggan terpilih dengan kriteria tertentu. Baik pelanggan Bisnis, Industri, Rumah tangga dan Sosial.

Salah satu kriteria pelanggan yang dikunjungi adalah pelanggan yang rutin membayar rekening listrik setiap awal bulan.

Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha bright PLN Batam, Buyung Abdul Zalal, mengatakan, bright PLN Batam kembali menyapa pelanggan dalam rangka mempererat keterikatan dan hubungan yang baik pelanggan dengan PLN Batam.

“Ini sebagai wujud PLN Batam hadir di tengah masyarakat juga untuk meningkatkan kembali kepercayaan pelanggan, mendengarkan suara pelanggan dan menunjukkan kepedulian kepada pelanggan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, yang turut melakukan kunjungan bukan hanya petugas pelayanan saja. Tapi juga turut serta top managemen.

“Sehingga pelanggan dapat menyampaikan langsung ke pada top managemen terkait dengan produk dan layanan bright PLN Batam yang telah diberikan selama ini” ujar Buyung.

Manajemen bright PLN Batam saat mengunjungi salah seorang pelanggannya di Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap 4 September. Foto: PLN Batam untuk batampos.co.id

Buyung menambahkan, dalam masa pandemi Covid-19, kunjungan ke pelanggan tetap dilakukan dengan memenuhi protokoler Covid-19, sesuai dengan anjuran pemerintah di lokasi pelanggan untuk selalu memakai masker dan melakukan social distancing.

Kata dia, bright PLN Batam menyadari, para pelanggan selain harus berjuang memerangi virus corona ini, juga tetap harus menjaga keberlangsungan usahanya di tengah beratnya tekanan ekonomi.

Keberpihakan bright PLN Batam kepada para pelanggan ini diwujudkan dalam program Gratis Naik Daya (Granada) yang berlangsung satu bulan penuh pada bulan Agustus 2020 kemarin.

Sementara itu, General Manager Hotel Aston, Yanuar Dedy menyambut baik kegiatan ini. Ia mengapresiasi langkah bright PLN Batam yang secara proaktif dalam memberikan pelayanan kepada konsumen.

“Pelayanan yang diberikan kepada kami selama ini cukup baik, petugas cepat merespon ketika kami mengalami permasalahan tentang kelistrikan, selalu memberikan solusi,” ujarnya.

Selain itu, Dedy juga memberikan masukan kepada bright PLN Batam agar terus meningkatkan pelayanannya.

Tidak hanya disaat hari pelanggan saja, pada hari-hari normal dan biasapun komunikasi dengan pelanggan dapat lebih ditingkatkan.

“Saya kira PLN Batam sudah menjalin komunikasi dengan baik. Tetapi saya berharap komunikasi PLN Batam dengan pelanggan dapat lebih ditingkatkan lagi terutama selama masa pandemi ini,” imbuhnya.

Pelanggan rumah tangga dari wilayah Batam Center, Yandi Baril, juga mengapresiasi pelayanan bright PLN Batam.

“Kerja petugas PLN Batam sudah tanggap dan semangat. Laporan dan pengaduan kami lebih cepat direspon oleh petugas, sehingga apabila terjadi gangguan maka dapat di atasi lebih cepat”, ungkapnya.

“Semoga hal ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi, sehingga masyarakat merasa puas dengan pelayanannya,” ujarnya lagi.

Kegiatan sapa pelanggan ini dapat menjadi wadah bagi pelanggan untuk dapat menyampaikan kritik, saran, maupun apresiasi kepada bright PLN Batam, yang nantinya berimbas kepada peningkatan kualitas layanan bright PLN Batam.

Peringatan Hari Pelanggan Nasional tahun ini ini bertema “Senyum WOW Pelanggan Nasional” mempunyai tujuan untuk lebih mendekatkan bright PLN Batam dan memberikan semangat optimisme kepada pelanggan serta meningkatkan kepercayaan pelanggan kepada bright PLN Batam.(*)

98 Persen Penduduk Indonesia Sudah Melek Huruf

0

batampos.co.id – Tingkat masyarakat buta aksara di Indonesia tiap tahunnya semakin menurun. Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jumeri.

Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS, pada 2019 buta aksara turun 0,15 persen menjadi 1,78 persen. Sementara pada 2018, masyarakat buta aksara sebesar 1,93 persen.

“Tahun 2018, total buta aksara di Indonesia 1,93 persen, lebih dari 98 persen penduduk negeri ini sudah melek huruf. Hasil literasi kita adalah yang masih buta huruf 1,78 persen, ada penurunan tingkat buta huruf di negeri ini,” ungkap dia dalam telekonferensi pers, Jumat (4/9).

Pihaknya pun menargetkan capaian buta aksara sebesar 0 persen hingga tahun 2023. Sebab, dari sisa 1,78 persen tersebut, tinggal daerah sulit terjangkau saja yang belum memahami huruf.

“Kita terus berupaya agar wilayah-wilayah tersbeut seimbang dengan daerah yang lain. Kita berharap 2023 tidak ada lagi wilayah-wilayah dengan tingkat buta aksara yang tinggi,” ujarnya.

Untuk bisa sampai sana, pihaknya telah menyiapkan empat strategi. Pertama adalah pemutakhiran data Susenas BPS untuk mengerahui sebaran daerah yang masyarakatnya kurang dalam pengetahuan literasi.

“Kita memanfaatkan hasil pendataan tradisional, baik yang dilaksanakan masyarakat atau mungkin sensus seperti survei BPS sehingga dapat kita gunakan. Kita bisa melakukan langkah-langkah tepat, seperti tadi ada daerah tertentu yg buta aksaranya masih tinggi, itu kita beri prioritas program,” jelasnya.

Lalu, strategi penuntasa buta aksara melalui layanan program pendidikan keaksaraan agar efektif difokuskan pada daerah terpadat buta aksara tertinggi. Pihaknya sendiri melakukan pemberantasan buta aksara dengan sistim klaster.

“Itu kita buat klaster pada wilayah tertentu untuk memberi effort pada daerah tersebut agar semakin tinggi. Ada 6 daerah itu yang butuh perhatian untuk program khsuus. Sistem klaster ini dirasa cukup efektif dalam menurunkan persentase buta aksara, bagi wilayah yg memiliki kekhususan,” tutur dia.

Lalu, mengembangkan jejaring dan sinergi antara pusat dengan daerah, perguruan tinggi, dinas terkait hingga lembaga pendidikan non formal. Ini dilakukan untuk menjaga kemampuan keaksaraan masyarakat yang baru memahami literasi.

“Langkah keempat, untuk mengimplementasikan program pada daerah tersebut, diperlukan inovasi dalam layanan program secara daring, mempercepat akses, bukan hanya sekolah formal, tapi juga sekolah pendidikan non formal, pendidikan masyarakat semacam keaksaraan ini juga bisa di daringkan,” pungkasnya.(jpg)