
Badan Usaha Pelabuhan mencatat jumlah kunjungan kapal di pelabuhan yang ada di Kota Batam mencapai 25.531 kapal hingga Agustus 2020.
Dengan rincian kapal berbendera 12.421 kapal dan kapal berbendera asing 13.110 kapal.(esa/adv)

Badan Usaha Pelabuhan mencatat jumlah kunjungan kapal di pelabuhan yang ada di Kota Batam mencapai 25.531 kapal hingga Agustus 2020.
Dengan rincian kapal berbendera 12.421 kapal dan kapal berbendera asing 13.110 kapal.(esa/adv)
batampos.co.id – Pengejaran terpidana mati asal Tiongkok Cai Changpan belum juga membuahkan hasil. Guna memaksimalkan pencairan, Polres Metro Tangerang Kota bersama Polda Metro Jaya menetapkan terpidana tersebut dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Betul, jadi sudah dimunculkan DPO ke yang bersangkutan, itu benar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Kamis (1/10).
Tak main-main, Polda Metro Jaya juga menjanjikan imbalan Rp 100 juta bagi siapapun yang bisa bisa menangkap kembali Cai Changpan. “Iya itu benar juga,” tegas Yusri.
Saat ini aparat telah menyebar selebaran berisi foto Cai Changpan. Bagi yang menemukan keberadaannya diminta menghubungi nomor Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota yang ada dalam selebaran.
Diberitakan sebelumnya, Cai Changpan alias Antoni alias Cai Ji Fan, terpidana hukuman mati berhasil kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang. Kecerdikan warga negara Tiongkok itu membuatnya bisa menghirup udara bebas. Lalu bagaimana cara bandar narkoba itu bisa kabur dari penjara?
Seperti dikutip TangerangEkspres.co.id (Jawa Pos Group), pada Senin (14/9) sekitar pukul 02.00 WIB, Cai Changpan berhasil kabur dari Lapas. Dengan cara, menjebol keramik lantai di kamar tahanannya. Lalu menggali dan membuat terowongan hingga menembus saluran air yang berada di luar Lapas.
Setelah berada di luar lapas, ia berjalan santai di bawah terangnya lampu di sektar tembok lapas. Tak ada satu pun penjaga penjara yang memergokinya. Pagi harinya, para sipir kalang kabut. Saat mengetahui Cai Changpan tidak ada di dalam selnya di Blok D.(jpg)
batampos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mulai menyalurkan kuota gratis kepada siswa, guru, mahasiswa dan dosen. Subsidi kuota yang diberikan terdiri dari kuota belajar dan kuota umum dengan porsi yang berbeda.
Menanggapi hal tersebut, kordinator Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim meminta agar pada bulan kedua ini penyaluran program ini, pembagian kuota dapat dialokasikan lebih untuk kuota umum ketimbang kuota belajar.
“Guru-guru sebenarnya berharap mendapatkan kuota internet ini lebih proporsional pembagiannya. Sebaiknya untuk bulan kedua, alokasi kuota umum yang diperbanyak kapasitasnya,” ujar dia, Kamis (1/10).
Pasalnya, banyak guru yang menggunakan media seperti YouTube untuk mengajar. Maka dari itu, diusulkan data untuk kuota umum diperbesar.
Salah satu guru dari SMP Negeri (P2G Bangka Belitung) di Kabupaten Belitung, Parulian mengatakan bahwa sekolah SD dan SMP sudah aktif kembali dengan dua shift. Pelajar lebih banyak berinteraksi di sekolah dengan guru, kemudian dilanjut via WhatsApp dan belajar mandiri via YouTube.
Sedangkan guru SMP di Blitar, Sri menyampaikan, kuota yang diberikan sebenarnya tidak dimanfaatkan optimal. Pasalnya, dia sendiri mengajar dengan metode home visit dengan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) luring. Bahkan, banyak siswa yang tidak sadar bahwa nomornya sudah disubsidi kuota.
Informasi bagi siswa dan orang tua belum optimal dilakukan oleh sekolah dan Dinas Pendidikan setempat. Satriwan melanjutkan, guru-guru berharap bantuan kuota ini betul-betul fungsional sesuai kebutuhan guru.
Dia juga berharap, masa pakainya pun tidak dibatasi per bulan lalu hangus. Sebab ada potensi uang negara yang terbuang sia-sia jika guru dan siswa tidak optimal memanfaatkannya.
Dia meminta agar Kemdikbud memberlakukan format akumulasi atas sisa kuota. Jika masih ada sisa kuota, maka bisa dimanfaatkan pada bulan berikutnya.
“Masih bisa dimanfaatkan sampai empat bulan masa program ini. Di sisi lain Kemendikbud tetap harus koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memantau efektivitas dan kebermanfaatan bantuan kuota dalan menunjang PJJ khususnya yang daring,” ujarnya.
Mengenai perbedaan besaran kuota tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin), Hasan Chabibie sebelumnya mengatakan bahwa ini didasari oleh kebutuhan para murid dan pendidik.
“Kenapa dibagi ini (kuota belajar dan umum) adalah bagaimana anak-anak kita tetap bisa belajar, bisa terjaga nyala api belajarnya, selama mereka menggunakan aplikasi apapun sehingga tetap kemudian bisa melaksanakan aktivitas pembelajaran,” ujarnya dalam acara Bincang Pendidikan dan Kebudayaan secara virtual, Selasa (29/9).
Seperti diketahui, paket kuota internet untuk peserta didik PAUD mendapatkan 20 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 35 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB.
Sementara itu, paket kuota internet untuk pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 42 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Paket kuota internet untuk mahasiswa dan dosen mendapatkan 50 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar.(jpg)
batampos.co.id – Anggota Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah, mengatakan bahwa penelurusunan kontak penularan virus Korona sangat penting dilakukan di masa pandemi saat ini. Dewi mengharapkan masyarakat untuk tidak berbohong saat ada petugas yang melakukan penelusuran kontak. Karena jika berbohong maka penularan akan semakin banyak.
“Karena khawatir berbohong kepada petugas dan mengakibatkan penularan yang berlanjut kepada orang-orang di sekitarnya,” ujar Dewi dalam akun YouTube BNPB Indonesia, Kamis (1/10).
Oleh sebab itu, kejujuran dari masyarakat sangat penting dilakukan dalam penelusuran orang yang tertular virus Korona. Sehingga nantinya petugas bisa mengetahui siapa saja yang melakukan kontak dengan orang yang positif Covid-19.
“Jadi kejujuran ini dibutuhkan untuk memahami penelusuran kontak. Jangan sampai ada yang positif namun tidak diketahui,” imbuhnya.
Dewi menambahkan, orang tanpa gejala (OTG) tidak ada jaminan tidak menularkan orang lain. Kemudian OTG ini tidak ada jaminannya juga akan menularkan orang dan tidak punya gejala. Seperti diketahui, orang yang dengan punya penyakit penyerta akan memuliki gejala-gejala Covid-19.
“Ini berhubungan dengan daya tahan tubuh dengan berapa banyak virus yang masuk. Banyak sekali faktornya ada komorbid penyakit lain menyertai,” tuturnya.
Dewi mengatakan banyak ditemukan kasus orang tersebut tertular Covid-19 dari luar rumah. Kemudian orang tersebut membawa virus ke keluarganya di rumah. Sehingga orang-orang sekitar menjadi tertular.
“Jadi ketika protokol kesehatan diterapkan dengan benar pasti ini akan jauh mengurangi risiko penularan yang ada di sebuah tempat,” pungkas Dewi.(jpg)
batampos.co.id – Tercatat hingga September 2020, sebanyak 101 buronan ditangkap oleh Kejaksaan Agung sepanjang 2020.
Terkini, Tim Tabur Kejagung berhasil meringkus Ruspahri, buronan kasus tindak pidana korupsi program keaksaraan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat tahun anggaran 2012. Dia ditangkap di Pulau Kerayan, Kalimantan Selatan, Selasa (29/9/2020) lalu.
“Ruspahri merupakan DPO ke-101 yang ditangkap dalam program tangkap buronan (tabur). Penangkapan dilakukan Selasa 29 September 2020,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam keterangannya, Kamis (1/10/2020) seperti yang dilansir dari JawaPos.com.
Ruspahri terbukti menyelewengkan dana untuk masyarakat penyandang buta aksara, agar memiliki kemampuan menulis, membaca dan berhitung, mengamati dan menganalisis Sulbar sebesar Rp270 juta.
Ruspahri telah dijatuhi pidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp50 juta, serta diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp270 juta.
Penangkapan terhadap Ruspahri setelah dipantau oleh penyidik selama kurang lebih empat hari.
Saat ditangkap pelaku sempat memberikan perlawanan terhadap penyidik dari Kejaksaan Agung RI.
Sebelumnya, Kejagung juga telah menangkap buronan yang merugikan keuangan negara dalam jumlah besar.
Di antaranya, buronan Arman Laode Hadan dan tiga terpidana lain yang bersalah dalam kasus kredit fiktif Bank Pembangunan Daerah (BPD), yang merugikan negara senilai Rp 41 miliar.
Kemudian terpidana Parlaungan Hutagalung dalam kasus korupsi (Tipikor) Pengadaan Alat Kesehatan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe yang merugikan negara sebesar Rp550 juta.
Selanjutnya, buronan Heinteje Abraham Toisuta yang merupakan terpidana TPPU Pembelian Lahan dan Bangunan bagi pembukaan kantor cabang Bank Maluku dan Maluku Utara yang merugikan keuangan negara sebesar Rp7,6 miliar.
Selain itu, buronan mantan Ketua Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Pemkab Sarolangun, Joko Susilo yang merugikan keungan negara sebesar Rp12,9 miliar.
Ditegaskan, penangkapan sejumlah buronan oleh tim Kejagung merupakan bagian dari program Tangkap Buronan (Tabur) 32.1 yang dicetuskan Bidang Intelijen Kejagung untuk masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan, maupun instansi penegak hukum lainnya.
“Melalui program ini, kami menyampaikan pesan bahwa tidak ada tempat yang aman bagi pelaku kejahatan,” pungkasnya.(jpg)
batampos.co.id – Yong Seok Lim, Warga Negara (WN) Korea ditemukan tewas gantung diri di dalam kamarnya di Apartemen Esense, Kebayoran Baru.
Dilansir JawaPos.com, Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Jimmy Christian, mengatakan, korban diduga tewas bunuh diri.
Saat ditemukan oleh temannya dan petugas apartemen, korban dalam keadaan tergantung dengan kabel di dalam kamar mandi.
“Dugaannya bunuh diri karena tidak ada tanda-tanda kekerasan. Tapi lagi divisum,” kata Jimmy saat dihubungi, Kamis (1/10/2020).
Ia menuturkan, berdasarkan keterangan temannya, korban tidak bisa dihubungi selama seharian. Korban diduga mengalami stres akibat beban pekerjaan.
“Jadi informasinya sudah seharian tidak keluar dari kamar. Kata teman-temannya ada masalah kerjaannya. Karena Covid-19 ini kerjannya banyak yang rugi atau apa lah, jadi banyak pikiran,” jelas Jimmy.
Temannya itu kemudian memutuskan mendatangi korban untuk melihat kondisi Yong setelah seharian tidak ada kabar.
Namun, saat diketuk pintu apartemen, korban tak merespon dan posisi pintu terkunci dari dalam. Saksi bersama petugas apartemen kemudian memutuskan mendobrak pintu kamar.
“Posisinya pas didobrak, ditemukan lagi tergantung. Terus diturunkan sama anggota. Tapi anggota pas ke sana sudah di bawah, sudah di lantai,” tegas Jimmy.(jpg)
batampos.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas telah merelokasikan anggaran APBD Tahun 2020 sebesar Rp 55,8 miliar untuk penanganan wabah Corona Virus Disease (Covid-19).
Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Azwandi, mengatakan anggaran yang sudah dicairkan mencapai Rp 28,1 miliar hingga sampai saat ini.
“Paling banyak Dinsos Rp 13,1 miliar dan Dinkes Rp.14,5 miliar,” kata Azwandi, saat diwawancarai Batam Pos Online, Kamis (1/10/2020).
Lanjut dia lagi mengatakan kepada seluruh Penjabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK) serta bendahara di SKPD di Kabupaten Kepulauan Anambas, agar dapat memersiapkan semua dokumen pertanggungjawaban sesuai ketentuan.
“BPK turun, memang tidak spesial untuk memeriksa dana Covid-19. Namun memeriksa anggaran belanja, di dalam anggaran belanja itu kan ada anggaran dana Covid-19,” ucapnya.
Dia menegaskan dan berharap jangan sampai anggaran untuk kemanusiaan itu disalahgunakan, supaya pihak terkait lebih berhati-hati dan pertanggungjawabkan sesuai ketentuan ada. (fai)
batampos.co.id – Akhirnya mantan Ketua MPR Amien Rais mengumumkan nama partai barunya yang diberinama Partai Ummat.
“Mukadimah Partai Ummat,” ujar Amien Rais yang disiarkan dalam akun YouTuber Amien Rais Official, Kamis (1/10/2020) seperti yang dilansir dari JawaPos.com.
Menurut Amien Rais, kitab suci Alquran mendorong umat beriman, agar dalam mengarungi kehidupan di dunia, senantiasa melaksanakan dua perintah Allah SWT secara serentak. Pertama melakukan al-amru bil ma’ruf dan an-nahyu anil munkar. Yakni memerintahkan tegaknya kebajikan dan memberantas keburukan.
Kedua adalah menjalankan al-amru bil adli dan an-nahyu anidzulmi, yakni menegakan keadilan dan memberantas kezaliman.
“Bila yang pertama lebih bergerak lebih pada tatanan personal, familiar dan kumunal (level mikro). Maka yang kedua lebih pada tataran nasional (level makro) dari berkaitan erat dengan masalah kekuasaan,” katanya.
Amien Rais mengatakan, sejarah umat manusia menunjukkan bahwa hanya negara yang mampu melakukan kezaliman kolosal. Tetapi sebaliknya pula, hanya negara yang dapat menegakkan keadilan secara merata.
Dengan memiliki sarana dan aparat yang lengkap serta kekuasaan yang paling besar, negara dapat melancarkan kezaliman politik, kezaliman ekonomi, kezaliman sosial, kezaliman hukum, bahkan kezaliman kemanusiaan.
“Namun hanya negara pula yang dapat menegakkan keadilan bagi semua rakyatnya. Semua tergantung pada pemerintah yang sedang berkuasa. Apakah sedang membela kepentingan rakyat dan umat. Atau sebaliknya sedang membela kepentingan konglomerat korporatokrat atau sebaliknya,” ungkapnya.
Amien Rais mengatakan, pada akhirnya segolongan umat manusia harus berikhtiar untuk menegakkan keadilan, sekaligus melawan kezaliman secara sistematik lewat perjuangan politik.
“Partai Ummat Insya Allah bertekad akan bekerja dan berjuang bersama anak bangsa lainnya, melawan kezaliman dan menegakkan keadilan,” tuturnya.
“Partai Ummat akan bekerja dan berjuang memegang teguh Pancasila, UUD 1945 dan semua aturan demokrasi universal,” tambahnya.
Untuk diketahui, dorongan agar Amien Rais membentuk parpol baru awalnya disampaikan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Muhammad Asri Anas pada Maret 2020 silam.(jpg)
batampos.co.id – Jajaran Polresta Tangerang masih mendalami kasus vandalisme musala oleh Satrio, 18. Hasil penyelidikan awal, diduga tersangka salah mengartikan agama islam yang sesungguhnya.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan, pelaku mengaku kerap menonton perjuangan islam pada zaman nabi di YouTube. Sehingga dia merasa perbuatannya mencorat-corat musala benar.
“Motif pelaku adalah merasa tindakan yang dia lakukan pada saat itu benar, karena selama ini pelaku selalu menonton film agama islam melalui youtube tentang perjuangan islam di masa nabi,” kata Edy, Kamis (1/10).
Edy mengatakan, tersangka diduga salah kaprah mengartikan perjuangan islam di zaman nabi. Sehingga dia merasa kesal melihat lingkungannya yang tidak sesuai dengan kondisi pada zaman dulu.
Sementara itu, saat disinggung kemungkinan Satrio masuk dalam aliran sesat, Edy belum bisa memastikan. “Masih dalam penyelidikan dan penyidikan penyidik,” tegasnya.
Sebelumnya, viral sebuah video yang memperlihatkan sebuah musala di Kabupaten Tangerang dicorat-coret oleh seseorang menggunakan cat pilox hitam. Seisi musala penuh dengan coretan, mulai dari dinding, sajadah, papan tulis lemari buku, hingga Alquran.
Coretan tersebut terbilang sangat tidak pantas. Pelaku menuliskan berbagai kalimat hinaan. Seperti ‘anti islam’, ‘anti hinaan’, ‘saya kafir’, ‘islam tidak dirodhoi’, bahkan tulisan Allah dalam bahasa arab dicoret dengan tanda silang.
Lokasi vandalisme ini terjadi di musala Darussalam di Perumahan Villa Tangerang Elok Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Terjadi pada Selasa (29/9) pukul 15.30 WIB.(jpg)
batampos.co.id – Warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 paling banyak terjadi pada September 2020.
Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id diketahui total warga Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada September 2020 mencapai 970 orang.
Berikut rinciannya:
1. Minggu Pertama 138 orang.
2. Minggu kedua 186 orang.
3. Minggu ketiga 460 orang.
4. Minggu keempat 186 orang.
Dari jumlah tersebut diketahui warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 mayoritas bekerja sebagai karyawan swasta.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya, mengatakan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster, dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.
Hal itu lanjutnya sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.
Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.
“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah,” jelasnya.
Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker.
Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(*/esa)