Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 11188

Tagihan Listrik Anda Membengkak? Ikuti Langkah Ini Agar Lebih Hemat

0

JIKA terlalu boros mengeluarkan uang untuk tagihan listrik Anda, cobalah introspeksi diri dalam hal penggunaan alat-alat elektronik di rumah. Selain bisa menghemat uang, menghemat energi listrik juga bisa ikut menyelamatkan lingkungan.

hal itu bisa Anda mulai dari melakukan perawatan barang elektronik secara berkala agar lebih efisien dan tidak cepat membeli lagi yang baru. Dilansir dari Fresh Home, Senin (20/5/2019), ada berbagai cara untuk bisa menghemat energi listrik di rumah.

1. Optimalkan Fungsi AC

Langkah pertama yang harus diambil setiap pemilik rumah adalah menjaga sistem AC dalam kondisi yang baik. Cara termudah untuk melakukan itu adalah melakukan upaya untuk mengikuti jadwal perawatan AC. Misalnya harus mencuci atau membersihkan AC, isi freon, atau perawatan berkala.

Bisa dengan memanggil tukang atau teknisi untuk melakukan pemeriksaan berkala. Kedua, pastikan selalu mengganti filter udara secara teratur. Sehingga AC tak terlalu cepat menyedot listrik, meskipun suhu rendah sudah membuat ruangan cepat dingin.

Optimalkan penggunaan AC agar tak menyedot listrik lebih banyak. (Pinterest)

2. Perbaiki Kebocoran

Cek tukang bangunan untuk menutup celah dan segala kebocoran atap. Sehingga bisa menghemat biaya di kemudian hari dengan mencegah kerusakan sejak dini. Lalu perbaiki juga berbagai celah-celah yang terbuka, sehingga udara AC di dalam rumah tak mudah ke luar.

3. Gunakan Kipas Angin

Meskipun tampak sederhana, salah satu cara termudah agar tetap dingin atau menghemat penggunaan AC adalah dengan kipas angin di langit-langit. Menggunakan kipas di langit-langit memungkinkan mengatur suhu di dalam ruang dan bisa menghemat uang.

4. Hemat Energi Lampu

Hati-hati dengan lampu yang menghasilkan panas. Ternyata banyak lampu yang membuat udara menjadi panas. Maka agar lebih sejuk dan hemat energi, pilihlah lampu yang terbaik. Selain itu, peralatan seperti mesin cuci, mesin pencuci piring, dan oven juga bisa menjadi penyebab tagihan bengkak. Maka sebelum membelinya, pilihlah produk yang hemat energi.

Tak Lapor Kekayaan, Caleg Terpilih Tak Dilantik

0

batampos.co.id –  “Berdasarkan aturan yang berlaku, caleg yang meraih suara terbanyak dalam suatu partai wajib mengisi formulir atau membuat laporan harta kekayaan. Dan, surat pemberitahuan ini sudah kita sampaikan ke masing-masing partai politik pasca selesainya pelaksanaan rekapitulasi KPU beberapa waktu lalu,’’ ujar Komisioner KPU

Investasi di Batamindo Membaik, Setahun Terima Empat PMA Baru

0

batampos.co.id – Geliat industri di kawasan industri Batamindo Investment Cakrawala (BIC) berangsur membaik. Hal itu dibuktikan dengan masukannya empat perusahaan asing di lokasi tersebut.

General Manager (GM) Pengelola Kawasan Industri Batamindo, Mook Soi Wah, mengatakan, empat PMA itu diantaranya Pegatron, Maruho, Sammyung dan Simatelex. “Jumlah PMA baru di 2019 meningkat hampir dua kali lipat dari tahun lalu. Ssebelumnya kita hanya dua PMA baru yang masuk,” katanya.

Menurutnya, dengan itu bisa disimpulkan iklim investasi di Kota Batam terus mengeliat. “Banyak keuntungan yang kita dapatkan dan ini harus dijaga. Melalui apa? Simple saja jaga agar Batam tetap aman,” ujarnya.

Karyawan PT. Dynacast Indonesia yang berada di kawasan Batamindo, Mukakuning, Seibeduk. Tahun ini Kawasan Industri Batamindo mendapatkan empat investor baru yang menyerap tenaga kerja hingga seribu orang lebih. Foto: Dalil Harahap/batampos

Kehadiran empat PMA baru ini diakui Mook Soi Wah, sangat berdampak bagi pertumbuhan ekonomi Kota Batam secara umum. Selain memambah pemasukan pajak dan valuta asing, empat PMA ini juga mengurangi angka pengangguran di Kota Batam yang jumlahnya di atas seribuan orang. Baca Juga: Perusahaan Amerika Serikat Relokasi Usahanya ke Batamindo, Batam

“Ribuan tenaga kerja akhirnya terserap. Kalau tak ada perusahaan baru yang masuk a angka pengangguran tak banyak berkurang. karena perusahaan yang sudah ada terbatas merekrut karyawan baru,” tuturnya.

Mook Soi Wah mengatakan, saingan Kota Batam dalam mendatangkan investor bukan dengan daerah lain di indonesia. Melainkan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

“Jika Batam tak aman, investor cenderung ke negara lain. Orang mau datang (investasi) di sini bukan tanya ke pemerintah atau pengelolah kawasan, tapi kawan-kawan investor mereka yang sudah ada di sini,” jelasnya. Baca Juga: Investor Asing Masuk Batamindo

karena itu jika ada berita terkait ketidakamanan di Kota Batam para investor langsung membatalkan rencananya untuk melakukan pengembangan usahanya. “Ini kenapa pentingnya saya bilang tadi, jaga keamanan karena saingan kita negara lain,” ujarnya.

Sementara itu Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemko Batam, Febrialin, berharap yang sama. Kata dia, geliat investasi yang berangsur membaik, hendaknya dijaga oleh semua pihak.

“Saya sependapat dengan pak Mook Soi Wah bahwa keamanan adalah hal yang paling penting untuk kemajuan ekonomi bangsa. Kalau negara aman, investor akan berdatangan dengan sendiri,” imbau Febrialin.(eja)

Jaksa Masih Selidiki Proyek Bandara

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kejaksaan Negeri Natuna tengah melakukan penyelidikan terkait proyek pembangunan terminal bandara sipil di kawasan Lanud Raden Sadjad yang dikerjakan tahun 2015 lalu.

Kajari Natuna Juli Isnur membenarkan pihaknya sudah melakukan penggeledahan berkas terkait proyek terminal sipil di Dinas Perhubungan.

Setelah ditelaah, katanya, dalam proyek terminal bandara sipil tersebut merupakan proyek yang sudah didampingi TP4D. Dan sudah ada pengembalian kerugian negara berdasarkan hasil audit BPK Kepri.

”Saya lupa berapa pengembaliannya, karena pendampingan hukumnya di periode Kajari sebelumnya,” ujar Kajari.

Tapi kejaksaan, katanya, akan mendalami laporan tersebut berdasarkan perintah Kejati. Pihak-pihak terkait juga diperiksa untuk melengkapi data penyelidikan.

”Pihak perusahaan pelaksana sudah mulai diperiksa. Proyek itu pengguna anggarannya Wan Siswandi (Sekda Natuna saat ini, red),” sebut Kajari.

Seperti diketahui, pembagunan terminal sipil bandara di Lanud Raden Sadjad sejak tahun 2012 lalu menyerap anggaran APBD Natuna hampir Rp 200 miliar. Penanganan terminal tersebut dilaksanakan bertahap dan tahun 2016 selesai. (arn)

Rusuh 22 Mei, Polisi Amankan 69 Terduga Pelaku dan Amplop Berisi uang

0

batampos.co.id – Sebanyak 69 orang provokator kerusahan pada Selas (21/5/2019) malam hingga Rabu (22/5/2019) diamankan polisi.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Muhammad Iqbal, menyatakan, awalnya pihaknya mengamankan 58 orang dari peristiwa kerusuhan yang sempat terjadi di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Dia menjelaskan, ada sekelompok massa yang datang pada Selasa malam (21/5), sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka lanjutnya mencoba menerobos barikade aparat keamanan yang tengah berjaga di depan kantor Bawaslu.

Karena sudah larut malam dan melebihi batas penyampaian pendapat, personel keamanan mencoba membubarkan massa. Namun mereka melakukan aksi anarkistis mulai dari melemparkan batu dan petasan kepada personel TNI-Polri.

Teduga pelaku kerusuhan diamankan aparat kepolisian. Foto: jawapos

“Sesuai SOP tidak boleh ada massa aksi yang larut malam. Massa tersebut kami dorong ke Jalan Sabang, Jalan Wahid Hasyim. Mereka bukan kooperatif, tapi malah melempar batu, molotov, petasan berukuran besar ke arah petugas,” kata mantan kapolrestabes Surabaya itu, Rabu (22/5/2019).

Tidak lama kemudian, gerombolan massa berhasil direlai oleh petugas sekitar pukul 02.45 WIB. Namun, sekitar pukul 03.00 WIB datang lagi segerombolan massa lainnya dari arah Jalan KS Tubun yang diperkirakan berjumlah 200 orang.

Saat dipukul mundur oleh aparat keamanan, mereka justru melakukan pengerusakan di sekitar wilayah asrama Brimob. Alhasil sejumlah mobil yang terparkir dirusak dan dibakar massa.

Aparat keamanan akhirnya melakukan tindakan tegas dan berhasil mengamankan 11 orang dari kerusuhan yang terjadi di Jalan KS Tubun dan asrama Brimob. “Kami mengamankan 11 orang yang diduga provokator,” tegas Iqbal.

Iqbal menegaskan, selain mengamankan massa, pihaknya juga menemukan amplop-amplop berisi uang dan ambulans berisi batu.

Polri menduga kerusuhan tersebut terjadi secara terencana. “Uangnya masih ada. Sedang kami sita, sedang kita dalami, dugaan sementara mayoritas massa tersebut dari luar Jakarta,” tukasnya.(jpc)

Kembalikan Uang, Yohanes Tetap Tersangka

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kajari Natuna Juli Isnur menegaskan, kasus proyek pengembangan SPAM Batubi tahun 2017 senilai Rp 3,5 miliar yang masuk penyidikan tetap dilanjutkan, meski tiga tersangka sudah mengembalikan uang kerugian negara.

Juli mengatakan, saat ini kejaksaan sudah menetapkan tiga tersangka, diantaranya Yohanes, (anggota DPRD Natuna aktif, red). Sebelumnya Yohanes sudah mengembalikan kerugian negara sekitar Rp 170 juta.

“Perkara pengembangan SPAM Batubi ini tetap lanjut. Memang tersangka sudah mengembalikan uang kerugian negara sebelumnya,” sebut Kajari, kemarin.

Dijelaskan Kajari, lanjutan kasus pengembangan jaringan SPAM Batubi sempat ditunda, karena mengingat tersangka merupakan masuk dalam bursa calon legislatif peserta pemilu. Sehingga berdasarkan arahan pimpinan, maka proses perkara ditunda hingga pemilu selesai.

“Tidak benar kabar kasus dihentikan. Hanya ditunda, karena semuanya fokus dalam penyelenggaraan pemilu serentak,” tegas Kajari.

Dalam kasus SPAM Batubi, tersangka dijerat pasal 12 huruf i, tentang penyalahgunaan kewenangan pejabat negara. Dan mengatur secara langsung dalam pelaksanaan proyek, serta menyebabkan munculnya kerugian negara. (arn)

Rp 97 Miliar untuk BP

0

batampos.co.id – ”Benar, tahun ini kita dapat kucuran dana lagi. Untuk pembangunan lanjutan jalan raya yang ada di pesisir utara dan selatan,’’ kata Wakil Ketua BP

Batamindo Santuni Kaum Duafa

0

batampos.co.id – Pengelolah kawasan industri Batamindo PT Batamindo Investment Cakrawala (BIC) mengelar acara buka puasa bersama anak yatim dan kaum duafa di masjid Nurul Islam, Batamindo, Selasa (21/5/2019) sore.

General Manager Pengelola Kawasan Industri Batamindo, Mook Soi Wah, mengatakan, kegiatan buka puasa bersama itu merupakan rangkaian kegiatan sosial dari PT BIC selama bulan suci Ramadan ini.

“Bukan hari ini saja (berbuka puasa bersama-red) tapi sebelum-sebelumnya kami sudah melakukan serangkaian kegiatan sosial lainnya termasuk bedah masjid. Besok juga masih ada lagi. Ini bentuk kepedulian kami dengan masyarakat sekitar di bulan Ramadan ini,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, pihaknya sengaja mengundang perwakilan perusahaan di kawasan BIC, untuk menjaga kekompakan dan tali silaturahmi. “Kita ajak mereka untuk terus kompak dan semua elemen masyarakat harus paham bahwa banyak yang menggantungkan hidup di sini,” katanya.

General Manager Pengelola Kawasan Industri Batamindo, Mook Soi Wah memberikan santunan kepada salah seorang anak yatim piatu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Hal itu lanjutnya harus disampaikan agar masyarakat bersama-sama menjaga kawasan batamindo dari gangguan apapun. “Kalau aman semuanya tentu investor akan masuk lagi dan semakin banyak yang terbantu,” ujarnya.

Menurutnya saat ini di Batamindo terdapat 72 perusahaan dalam dan luar negeri serta menampung puluhan ribu pekerja. Iklim investasipun kata Mook, mulai berangsur membaik sebab sepanjang tahun 2019 sudah ada empat perusahana modal asing (PMA) baru yang beroperasi Batamindo.

“Tahun lalu hanya dua atau tiga perusahaan, tahun ini sudah empat perusahaan baru yang masuk. Ini bagus dan harus dijaga agar PMA terus berdatangan,” terangnya.

Usai berbuka puasa, manajemen PT BIC juga menyantuni anak yatim dan kaum duafa. Mereka berharap bantuan tersebut bisa memotivasi yatim piatu dan kaum duafa untuk tetap semangat menjalani hidup dengan baik dan benar.(eja)

Dituduh Makar dan Memiliki Senjata Api, Mantan Danjen Kopassus Ditangkap

0

batampos.co.id – Mantan Ko­man­dan Jenderal Komando Pa­sukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI (Purn) Soe­narko ditangkap polisi atas dugaan kasus kepemilikan dan pe­nyelundupan senjata, Selasa (21/5).

ebelumnya, Soenarko di­laporkan ke polisi dengan tu­duhan berbuat makar. Kini ia ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

“Penyidikan dilakukan di Markas Puspom TNI, Cilangkap. Hal ini dilakukan karena salah satu oknum yang diduga pe­laku berstatus sipil (Mayjen Purn S),” ujar Kepala Pusat Penera­ngan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi saat dimintai konfirmasi, Selasa (21/5).

Selain Soenarko, tim menangkap satu orang lainnya yang berstatus militer, yakni Praka BP. Saat ini Mayjen (Purn) Soenarko menjadi tahanan Mabes Polri dan dititipkan di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

“Sedangkan Praka BP menjadi tahanan TNI di Rumah Ta­hanan Militer Guntur,” ujar Sisriadi.

Soenarko (kanan) usai dilantik sebagai Danjen Kopassus menggantikan Rasyid QA (kiri) pada September 2007 silam. Soenarko ditangkap jajaran Polri dengan tuduhan kepemilikan senjata ilegal, Selasa (21/5/2019). Foto: Muhammad Ali/ jawa pos

Mayjen TNI Purnawirawan Soenarko sebelumnya dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh seseorang bernama Humisar Sahala. Laporan ini dilatarbelakangi beredarnya pernyataan-pernyataan Soe-narko yang dinilai memprovokasi dan mengadu domba.

“Pernyataan yang membuat keresahan adalah memerintahkan mengepung KPU dan Istana dan kemudian menyatakan seakan-akan polisi akan bertindak keras, tentara tidak,” kata pengacara Humisar di gedung Bareskrim, Mabes Polri, Senin (20/5) lalu.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyampaikan penangkapan terhadap Soenarko merupakan upaya penegakan hukum terhadap tokoh-tokoh yang terindikasi melanggar hukum bakal terus berlanjut.

Wiranto menyampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan tidak lain untuk menegakkan hukum dan menjamin keamanan nasional untuk masyarakat.

”Aparat penegak hukum akan tetap konsisten bersikap tegas tanpa pandang bulu, menindak siapa pun yang nyata-nyata melanggar hukum,” ungkap mantan panglima Angkatan Bersenjara Republik Indonesia (ABRI) itu, Selasa (21/5).

Menurut dia, memiliki senjata api secara ilegal sama sekali tidak diperkenankan. Apalagi, lanjutnya, dalam kondisi dan situasi seperti saat ini. Wiranto menegaskan memprotes atau mengkritik pemerintah merupakan tindakan yang konstitusional.

Namun jika dilakukan dengan cara-cara yang mengancam atau terindikasi merebut kekuasaan tidak dibenarkan. Dalam penangkapan Soenarko, masih kata Wiranto, tindakan tegas tersebut dilakukan terkait dengan ucapannya yang terindikasi terlibat dalam penyelundupan senjata.

”Itu yang sedang disidik kepolisian. Itu membuktikan aparat tidak pandang bulu. Di sini supaya kita lihat hitam putih, jangan kaitkan dengan politik,” bebernya. Terkait senjata api ilegal tersebut, Wiranto menyampaikan apa jenis dan untuk apa senjata api tersebut itu akan didalami oleh aparat kepolisian.

Sementara itu, Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi menyampaikan saat ini Soenarko merupakan tahanan Mabes Polri. Sebab, yang bersangkutan sudah bukan anggota TNI aktif.(far/syn/git)

Telat Kembalikan Buku, Didenda Baca Ayat Suci Alquran

0

batampos.co.id – Biasanya jika kita telat mengembalikan buku di perpustakaan harus membayarkan sejumlah rupiah. Namun tidak dengan perpustakaan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Perpustakaan BP Batam menerapkan denda tak biasa bagi anggota perpustakaan yang terlambat mengembalikan buku, yaitu dengan mengaji beberapa ayat suci alquran.

Pegawai perpustakaan yang berlokasi di kawasan gedung Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) BP Batam ini, Abdul Rojak, mengatakan, pemberlakuan denda tak biasa ini sudah berlangsung cukup lama.

“Penerapan denda ini agar anggota perpustakaan bisa memperoleh manfaat (pahala), walaupun hal tersebut bersumber dari kesalahan anggota perpustakaan itu sendiri,” katanya kepada batampos.co.id, belum lama ini.

Petugas perpustakaan BP Batam, Abdul-Rozak, menyusun koleksi buku yang ada di perpustkaan tersebut. Sedikitnya ada 12 ribu buku dari seluruh disiplin ilmu di perpustakaan tersebut. Foto: Rifki/batampos.co.id

Abdul Rojak menambahkan, dengan denda tersebut anggota perpustakaan yang sebelumnya jarang membaca alquran paling tidak bisa melafalkan beberapa ayat, sesuai dengan berapa hari keterlambatan mereka mengembalikan buku.

“Biar yang jarang ngaji bisa ngaji, tapi jangan terlambat terus. Ini juga untuk orang islam saja, kalau orang non muslim kita sesuaikan saja,” ujarnya. Baca Juga: Belajar Nyaman di Perpustakaan BP Batam

Rojak melanjutkan, terpilihnya denda mengaji ini karena perpustakaan yang dibuka sejak tahun 2007 itu tidak memberlakukan denda berupa uang kepada masyarakat yang meminjam buku.

“Sehingga alternatifnya dipilihlah denda mengaji tersebut. Untuk penerapannya sendiri, anggota yang telah didata langsung diminta mengaji dan saya yang langsung awasi,” jleasnya.

Ia membebaskan anggota perpustakaan tersebut memilih ayat Alquran yang akan dibaca. Pihak perpustakaan juga telah menyiapkan Alquran bagi mereka yang terlambat mengembalikan buku di perpustakaan ini.

Sampai saat ini lanjutnya, penerapan denda dalam bentuk mengaji ini masih diberlakukan. Hanya saja terkadang pihaknya membuat pengecualian. Tidak selalu mereka yang telat disuruh mengaji, kadang juga hanya diingatkan saja untuk tidak terlambat.

“Kita tidak terlalu ketat menerapkan, tapi harapannya tidak banyak yang terlambat mengembalikan buku yang dipinjam,” kata Rojak lagi.

Lukman, 28, salah satu anggota perpustakaan yang pernah terlambat mengembalikan buku di perpustakaan milik BP Batam itu mengaku kaget ketika mengetahui denda mengaji yang dikenakan oleh pengelola.

Ia yang awalnya hendak mengembalikan buku ketika datang ke perpustakaan ini, memilih menunda di pengembalian buku sampai ketika akan pulang. Untungnya petugas justru tidak menyuruhnya mengaji padahal ia terlambat mengembalikan buku.

“Untung tidak disuruh mengaji, kawan saya yang kena denda ngaji dia kembalikan buku lebih dulu,” tutur Lukman kegirangan.(bbi)