batampos.co.id – Kepolisian Negara Singapura merilis, seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun ketahuan mencuri uang tunai sebesar SGD 1.000 (sekitar Rp 11 juta, red) dari salah satu rumah di kawasan Tampines.
Akibat perbuatannya itu, remaja tersebut terancam hukuman 7 tahun penjara.
Juru bicara kepolisian Singapura menyebutkan, mereka menerima laporan kehilangan dari warga pemilik rumah, Kamis (11/7) lalu sekitar pukul 6.30 pagi waktu setempat.
”Kami menerima laporan, uang tunai senilai SGD 1.000 telah hilang dari salah satu unit perumahan di sepanjang Tampines Street 24,” ujar pihak kepolisian Singapura seperti dilansir dari Channel News Asia, Jumat (12/7) lalu.
Usai menerima laporan, tim langsung turun ke lapangan. Melakukan investigasi dan memeriksa kamera CCTv. Dari hasil tersebut, polisi mengidentifikasi pelakunya adalah seorang remaja dan langsung mengamankannya di hari yang sama.
”Investigasi awal mengungkapkan bahwa remaja itu diyakini terlibat dalam kasus serupa lainnya. Investigasi lanjutan kini sedang berlangsung,” kata polisi.
Meski pun masih anak di bawah umur, Kepolisian Singapura menegaskan, bagi mereka yang dinyatakan bersalah karena pencurian, akan menghadapi hukuman penjara hingga tujuh tahun atau denda.
”Atau bisa jadi keduanya. Penjara dan denda,” tutupnya. (cha)
batampos.co.id – Dinas Pendidikan Provinsi Kepri telah menyelesaikan petunjuk teknis untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK gelombang 3, Jumat (13/7) lalu. Berdasarkan juknis dengan nomor B/420/459/DISDIK/2019, PPDB SMA dibagi dalam empat zona. Pendaftaran akan berlangsung dua hari, mulai besok, Senin (15/7).
Gelombang ketiga tidak diperuntukkan bagi siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP), prestasi, dan perpindahan orangtua.
”Murni zonasi. Tidak ada lagi untuk perpindahan orang tua,” kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri M Dali, Sabtu (13/7).
Sekolah yang masuk Zona A yakni SMAN 3, 15, 20, dan 21. Zona A ini diperuntukkan bagi siswa yang tinggal atau berdomisili di wilayah Batam Kota dan Nongsa.
Sementara sekolah yang masuk dalam Zona B, SMAN 1, 4, dan 24.
Siswa yang berdomisili di Sekupang, bisa mendaftar di zona B.
SMAN 5, 16, 17, 18, 19, dan 23, masuk dalam Zona C.
Pendaftar yang tinggal di Sagulung, Batuaji, Sungai Beduk masuk dalam Zona C.
Sementara itu Zona D meliputi SMAN 8, 12, dan 14. Siswa yang masuk ke zona D ini tinggal di wilayah Bengkong, Lubukbaja, dan Batuampar.
Saat pendaftaran, setiap peserta didik harus memilih semua SMA di zona yang ada. Diurutkan sesuai dengan jarak terdekat sampai terjauh di pilihan sekolah. Jika tidak, maka peserta didik tidak bisa mencetak bukti pendaftaran.
”Ada beberapa tata cara pendaftaran. Dimulai dari mengisi user name dan password di laman PPDB. Lalu klik login, muncul biodata peserta dan alamat yang sudah terisi. Setelah itu pilih sekolahnya, dan cetak bukti pendaftaran,” paparnya.
Dali mengatakan, tidak ada penambahan user name baru di gelombang ketiga ini. Seluruh siswa bisa menggunakan user nama yang lama. Selain itu, calon siswa SMA tidak perlu lagi melakukan verifikasi data ke sekolah tujuan.
”Peserta didik bisa langsung melihat data secara real time melalui website,” ucapnya.
Sedangkan khusus SMA masih dilakukan verifikasi yang dilaksanakan 15 hingga 16 Juli, dari pukul 08.00 hingga 15.00.
”Pengumuman sudah dapat dilihat 17 Juli, pukul 12.00. Dan daftar ulang di esok harinya, 18 hingga 19 Juli, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 saja,” ujarnya.
Sebelumnya, diberitakan kuota masing-masing sekolah di PPDB gelombang ke-3 yakni SMAN 1 Batam menerima sebanyak 72 siswa, SMAN 4 Batam menerima 72 siswa, SMAN 3 Batam menerima 144 siswa, SMAN 15 menerima 41 siswa, SMAN 20 menerima sebanyak 82 siswa, SMAN 21 Batam ada 180 siswa, SMAN 12 ada 36 siswa, SMAN 14 ada 72 siswa, SMAN 5 sebanyak 72 siswa, SMAN 16 144 siswa, SMAN 17 ada 144 siswa, SMAN 18 ada 77 siswa, SMAN 19 ada 180 siswa, dan SMAN 23 Batam sebanyak 252 siswa.
Sedangkan di SMKN 1 Batam, jurusan Teknik Elektronika Industri menerima 36 siswa, Teknik Permesinan 36 siswa, lalu Teknik Komputer dan Jaringan menerima 36 siswa. SMKN 2 Batam jurusan Usaha Perjalanan Wisata menerima 36 siswa dan jurusan Akomodasi Perhotelan menerima 36 siswa.
SMKN 4 Batam menerima siswa jurusan Teknik Logistik sebanyak 72 orang. SMKN 5 Batam menerima siswa jurusan Teknik Komputer Jaringan sebanyak 36 orang, jurusan Multimedia sebanyak 36 orang, jurusan Produksi Grafika 36 orang, dan jurusan Teknik Pengelasan Kapal 36 orang.
SMKN 6 Batam menerima siswa jurusan Teknik Komputer Jaringan sebanyak 36 orang, jurusan Alat Berat 36 orang. SMKN 7 Batam menerima siswa jurusan Teknik Komputer Jaringan sebanyak 36 orang, dan jurusan Multimedia 72 orang.
SMKN 8 Batam menerima siswa jurusan Keperawatan sebanyak 70 orang, dan jurusan Farmasi Klinis 36 orang. (ska)
batampos.co.id – Sebanyak 450 jemaah calon haji (JCH) Kloter 9 Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Riau, berangkat ke Tanah Suci melalui Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (13/7).
JCH yang berangkat kemarin dari beberapa daerah di Riau seperti Kabupaten Pelalawan 273 orang, Kampar ada 168 orang.
Secara umum para JCH, menurut dokter dari Kloter 9 EHA Yudi Susanto dalam kondisi sehat dan siap diberangkatkan.
”Terdapat 369 JCH yang dikategorikan berisiko tinggi dan lanjut usia dalam hal kesehatannya. Sementara JCH yang menggunakan alat bantu kursi roda ada 9 JCH,” terangnya.
Sementara bidang kesehatan PPIH Embarkasi Haji Batam, dokter Agung Sundaru mengingatkan ke petugas kesehatan kloter 9 agar selalu mengimbau para JCH tentang pentingnya penggunaan alat pelindung diri yakni perlengkapan jemaah selama di Tanah Suci seperti masker, water spray, topi, kacamata hitam, dan alas kaki berupa sandal.
”Risiko JCH terserang mimisan atau dehidrasi di Tanah Suci sangat besar, mengingat kelembabap udara yang ke-ring dan panas yang menye-ngat. Itu yang harus diwaspadai. Perbanyak minum air mineral di sana dan usahakan kurangi kegiatan di luar ruangan,” ujarnya.
Kloter 9 BTH terbang dari Bandara Hang Nadim, Batam, menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdu Aziz, Madinah pukul 09.54 WIB. Diperkirakan pesawat akan sampai di Madinah pada Sabtu (13/7) pukul 14.35 waktu setempat.
Pelepasan JCH Kloter 9 dilakukan Bupati Pelalawan M Harris, Wakil Bupati Pelalawan Zardewa, serta Wakil Ketua DPRD Pelalawan, serta unsur pejabat Kampar lainnya. (ska)
batampos.co.id – Pemerintahan Malaysia bersepakat melakukan upaya komprehensif membantu pengusaha kecil dan mene-ngah (UKM) di negara tersebut, dengan beralih ke teknologi otomatisasi robot. Hal ini diungkapkan Menteri Urusan Ekonomi Datuk Seri Mohamed Azmin Ali kepada sejumlah wartawan di sela-sela Gra-duan Aspire Career Fair di Kuala Lumpur, Sabtu (13/7).
”Membantu UKM kita supaya lebih maju, kita harus mendekatinya secara holistik jika kita ingin UKM beralih ke otomatisasi robot. Ini membutuhkan investasi besar yang mungkin tidak mampu dimiliki oleh UKM. Oleh karena itu, pemerintah turun tangan,” ujarnya seperti dilansir dari kantor berita Bernama, kemarin.
Dia menyebutkan, Kementerian Perdagangan dan Industri Internasional sedang merumuskan pendekatan baru untuk membantu industri UKM membuat lompatan untuk memenuhi kebutuhan saat ini.
Mengenai target Kebijakan Kewirausahaan Nasional tahun 2030 yang menghasilkan 250 ribu pengusaha untuk menciptakan satu juta pekerjaan, Mohamed Azmin mengatakan, pemerintah akan meningkatkan sektor pendidikan dan pelatihan teknis dan kejuruan (TVET).
”Agar Malaysia dapat maju sebagai negara industri, kita harus melengkapi tenaga kerja kita dengan keterampilan dan keahlian baru sejalan dengan kemajuan teknologi. Kami membutuhkan perubahan paradigma agar lulusan dapat memenuhi permintaan industri,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, perkembangan terbaru dalam teknologi membutuhkan talenta tertentu dari generasi muda.
”Kami telah menetapkan target untuk melatih teknologi kepada tenaga kerja muda untuk mengurangi ketergantungan Malaysia pada tenaga kerja asing. Kita memiliki potensi mengembangkan tenaga kerja muda yang berbakat dan harus membuka peluang bagi mereka,” tutupnya. (cha)
batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat tambahan alat bukti untuk mendalami indikasi suap dan gratifikasi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nonaktif Nurdin Basirun. Yakni, uang tunai dalam pecahan rupiah daan asing yang ditemukan saat penggeledahan di rumah dinas Nurdin, Jumat (12/7).
Total uang yang disita Rp 4,3 miliar (sebelumnya disebutkan KPK Rp 5,3 miliar).
Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan, uang itu terdiri dari Rp 3,5 miliar, USD 33.200 (Rp 468,12 juta), dan SGD 34.711 (Rp 350,5 juta).
Uang itu ditemukan di kamar gubernur dan disimpan dalam 13 tas, kardus, dan paper bag.
”Kami juga menyita sejumlah dokumen terkait dengan perizinan (reklamasi, red),” paparnya, Sabtu(13/7).
Seorang personel KPK membawa satu koper hitam yang berisi dokumen-dokumen penting setelah melakukan pengeledahan di ruang kerja dan sekretariat kantor Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Foto: Jailani/batampos.co.id
Sebelumnya, KPK juga me-ngamankan uang tunai dalam bentuk rupiah dan asing saat operasi tangkap tangan (OTT) Gubernur Kepri pada Rabu (10/7).
Yakni, SGD 6 ribu (Rp 62,4 juta), SGD 5 ribu (Rp 52 juta), dan Rp 45 juta.
Kemudian, SGD 43.942 (Rp 456,996 juta), USD 5.303 (Rp 74,772 juta), EURO 5 (Rp 79.180), RM 407 (Rp 1,39 juta), Riyal 500 (Rp 1,872 juta), dan Rp 132,61 juta.
Bila ditotal, uang yang sementara diamankan dalam perkara suap dan gratifikasi Nurdin sebanyak kurang lebih Rp 5,145 miliar.
KPK bakal menelusuri dari mana asal usul uang tersebut. Apakah terkait dengan suap perizinan rencana reklamasi atau milik Nurdin pribadi.
”Kami tentu akan menda-lami temuan tim di lapangan,” ungkapnya.
Selain mendalami temuan uang tersebut, KPK kembali menegaskan bahwa pihaknya juga tengah mendalami komunikasi unik yang digunakan para tersangka untuk menyamarkan transaksi suap.
Febri mengatakan, pihaknya mengidentifikasi penggunaan kata ‘ikan tohok’, ‘kepiting’, dan ‘daun’ yang diduga menjadi sandi komunikasi untuk transaksi suap.
Penggunaan kata ‘ikan’ teridentifikasi oleh tim sebelum rencana penyerahan uang dilakukan dari tersangka Abu Bakar kepada Kabid Perikanan Tangkap Kepri Budi Hartono. Pada saat uang akan diserahkan di Pelabuhan Sri Bintan Tanjungpinang pada Rabu (10/7) sekitar pukul 13.30, para tersangka menggunakan sandi ‘penukaran ikan’ sebagai kode untuk serah terima uang.
”Selain itu, terkadang (para tersangka, red) menggunakan kata ‘daun’ (sebagai kata ganti uang, red),” terangnya.
Sementara ‘kepiting’, Febri menyebut kata itu keluar ketika para tersangka yang diamankan tim KPK di lapangan.
Para pihak yang kemudian dibawa ke Mapolres Tanjungpinang itu berdalih tidak ada uang dalam pertemuan di pelabuhan. Melainkan penye-rahan ‘kepiting’.
”Semua kata sandi itu kami duga merupakan cara kamuf-lase untuk menutupi transaksi yang dilakukan,” kata Febri.
”KPK telah berulang kali memecahkan sandi-sandi seperti ini, dan hal ini sangat terbantu dengan informasi yang kami terima dari masyarakat,” ungkap mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.
Febri juga mengungkapkan para tersangka dalam OTT kasus Nurdin masih ditahan di tempat berbeda. Nurdin di rutan KPK di Kaveling 4 (K4), Edy Sofyan di Pomdam Jaya Guntur, Budi Hartono di Polres Metro Jakarta Timur, dan Abu Bakar di Rutan Klas 1 Jakarta Timur cabang KPK. (*)
batampos.co.id – Kim Jong-un punya gelar baru. Yaitu, kepala negara. Status tersebut didapatkan setelah mengamandemen konstitusi.
Sebelumnya, jabatan kepala negara disematkan kepada Presiden Presidium Majelis Rakyat Tertinggi Choe Ryong-hae. Dialah yang selama ini menjadi wajah Korut dalam pertemuan di berbagai negara.
”Kim (Jong-un) sebagai chairman Komisi Urusan Negara (SAC) adalah perwakilan tertinggi dari semua rakyat Korea yang berarti kepala negara dan panglima.” Demikian bunyi amandemen konstitusi Korut yang diunggah di portal berita milik pemerintah, Naenara, Kamis (16/7).
Sebelumnya, dalam undang-undang, Jong-un disebut sebagai pemimpin tertinggi yang memberikan komando kepada seluruh pasukan militer Korut. Profesor di Kyungnam University’s Far East Institute, Seoul, Korsel, Kim Dong-yup, mengungkapkan bahwa Jong-un sudah lama ingin menjadi presiden Korut.
Amandemen UU itu membuat impiannya menjadi nyata. Jong-un tak bisa memakai istilah presiden. Sebab, mendiang kakeknya, Kim Il-sung, sudah diberi gelar presiden abadi.
Amandemen konstitusi itu hanya mengubah gelar Kim Jong-un. Tidak ada pengaruhnya dengan kekuasaan. Jong-un tetaplah orang paling berpengaruh dan berkuasa di Korut.
Klausul yang menyebut bahwa Korut adalah negara yang memiliki kekuatan senjata nuklir juga tidak diganti.
Hong Min, peneliti senior di Korea Institute for National Unification, Seoul, punya pendapat berbeda. Menurut dia, perubahan gelar itu punya tujuan khusus. Yaitu, persiapan kemu-ngkinan perjanjian damai dengan Amerika Serikat (AS).
”Amandemen itu akan menjadi kesempatan untuk menetapkan status Kim Jong-un sebagai penandatanganan kesepakatan damai suatu saat nanti,” ujar Hong seperti dikutip Channel News Asia.
Status baru itu juga bakal membuat Korut tampil seperti negara normal pada umumnya yang memiliki kepala negara sungguhan. Korut ingin perjanjian damai dengan AS maupun Korsel.
Jong Un (kanan
Selama ini Korut dan Korsel berstatus gencatan senjata. Saat perang Korea berlangsung, Korut didukung Rusia dan Korsel oleh AS. Persekutuan itu berlangsung hingga saat ini.
Pembicaraan damai Korut, Korsel, dan AS masih jalan di tempat. Namun, setidaknya, pintu menuju perdamaian itu belum tertutup.
Akhir Juni Presiden AS Donald Trump bahkan mengunjungi Jong-un di zona demiliterisasi (DMZ) selama sekitar satu jam. Bulan ini AS dan Korut juga akan memulai lagi pembicaraan tentang denuklirisasi.
Kedua pihak ingin sama-sama menormalkan kembali hubungan diplomatiknya.
Korut memang belum memusnahkan semua senjata dan fasilitas nuklirnya. Tapi, sejak 2017 mereka sudah menghentikan uji coba misil jarak jauhnya. Korut kembali berulah dengan melakukan uji coba misil jarak pendek setelah pertemuan dengan AS Februari lalu di Hanoi, Vietnam, gagal.
Media Korsel Yonhap me-ngungkapkan bahwa AS tengah mempertimbangkan untuk menghentikan sementara beberapa sanksi ke Korut setidaknya selama 12-18 bulan. Utamanya untuk larangan ekspor batu bara dan tekstil yang dulu menjadi sumber utama pemasukan Korut.
Tapi, ada syaratnya. Pyong-yang harus menghancurkan fasilitas nuklirnya. Selain itu, menghentikan semua program nuklir. Jika perkembangannya bagus, bisa jadi sanksi akan dicabut sepenuhnya. (sha/c10/dos)
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (“PGN”) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) Penjualan dan Pembelian Gas Bumi dengan Talisman Sakakemang B.V. afiliasi dari Repsol Group (“TBSV”), untuk pasokan gas yang berasal dari Wilayah Kerja Sakakemang.
“Penandatanganan ini merupakan salah satu upaya kami untuk menjamin keberlangsungan pasokan gas bumi ke pelanggan agartetap handal,” kata Direktur Komersial PGN Danny Praditya dalam keterangan tertulis perusahaan, Jumat (12/07/2019).
Penandatanganan MoU dilakukan antara Direktur Komersial PGN Danny Praditya dan Vice President TBSV Gregory Holman disaksikan oleh Syarif Maulana dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) di Jakarta, pada Jumat, 12 Juli 2019.
Menurut Danny, penandatanganan MoU ini juga sekaligus menjadi bentuk dukungan dan komitmen Kementerian ESDM dan SKK Migas serta industri hulu kepada PGN untuk terus memperluas pemanfaatan gas bumi yang efisien dan ramah lingkungan. Kerjasama ini juga merupakan bentuk sinergi antara industri hulu dalam melakukan pengembangan lapangan dengan industri hilir dalam melakukan pembangunan infrastruktur.
“Dengan adanya jaminan pasokan ini, PGN dapat berkontribusi lebih untuk mendukung daya saing industri dan untuk dapat menyalurkan energi baik secara masif,” ujar Danny.
MOU antara PGN dan TBSV ini akan berlaku sejak 12 Juli 2019 yang akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan Gas Sales Agreement (GSA) oleh para pihak.
“Mengenai besaran pasokan gas bumi, kalau berdasarkan indikasi kebutuhan gas PGN sekitar 400-500 BBTUD dan ramp up mulai tahun 2020/2021” ujar Danny.
Danny juga mengatakan, pasokan gas bumi dari Wilayah Kerja Sakakemang ini nantinya diharapkan dapat digunakan oleh PGN untuk melayani kebutuhan sektor industri baik skala besar maupun kecil, kelistrikan, komersial, dan rumah tangga.
Danny menambahkan, kerjasama ini juga menjadi bagian dari komitmen PGN sebagai Sub Holding Gas untuk menjalankan peran peningkatan pemanfaatan gas bumi dan perencanaan pengelolaannya secara berkelanjutan.
“Harapan kami, proses kerjasama ini dari awal hingga nantinya penyaluran gas bumi perdana dari Sakakemang dapat berjalan dengan lancar dan semakin meningkatkan ketahanan pasok bagi utilisasi gas bumi domestik,” kata Danny.
PGN akan semakin agresif membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas nasional. Pada 2018, infrastruktur pipa gas PGN bertambah sepanjang lebih dari 2.456 km dan saat ini mencapai lebih dari 9.909 km atau setara dengan 95% dari jaringan pipa gas bumi hilir nasional.
Dari infrastruktur tersebut, PGN telah menyalurkan gas bumi ke 1.739 pelanggan industri manufaktur dan pembangkit listrik, 1.984 pelanggan komersial (hotel, restoran, rumah sakit) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), serta 177.710 pelanggan rumah tangga yang dibangun dengan investasi PGN.
Pelanggan Gas Bumi PGN tersebar di berbagai wilayah mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong, Papua Barat. (*)
GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun berjalan menuju ruang pemeriksaan saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/7). Nurdin dan tiga orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap perizinan reklamasi.
batampos.co.id – Operasi tangkap tangan Komisi Pemberantarasan Korupsi terhadap Nurdin Basirun, Rabu (10/7) malam, masih menyisahkan cerita dari orang-orang yang sempat bersamanya sebelum Nurdin ditangkap. Salah satunya datang dari tokoh Pembentukan Provinsi Kepri, Huzrid Hood. Ia juga sahabat Nurdin.
Huzrin bercerita pada siang hari sebelum Nurdin kena OTT, ia sempat makan siang bersama di restoran Yong Kee, Batam Center. Saat itu Nurdin baru saja mengikuti kegiatan ulang tahun Bhayangkara di Polda Kepri.
“Kami bertemu pas jam makan siang dan berpisah sekitar jam setengah tiga. Sebenarnya saya ikut kegiatan beliau, tapi ia melarang karena curiga dengan petugas yang terus mengikutinya,” kata Huzrin di Hotel Nagoya Hill, Jumat (13/7) malam.
Melihat gelagat gubernur yang mulai gelisah karena menduga terus dibuntuti, Huzrin mencoba menenangkan.
“Saya bilang, orang itu mungkin saja untuk menjaga keamanan orang nomor satu di Kepri,” jelasnya.
Huzrin tak menyangka temannya itu akan ditangkap KPK malam harinya.
“Saya tak menyangka beliau akan berurusan dengan KPK,” jelasnya. Ia berharap warga Kepri mendoakan Nurdin kuat menghadapi cobaan tersebut. (tyo/luk)
RedDoorz, platform pemesanan hotel online paling terjangkau di Asia Tenggara yang menawarkan kamar dengan standar kualitas terbaik telah membukukan pencapaian kepercayaan tinggi dan keberhasilan pemanfaatan yang luas di Indonesia sejak tahun 2015.
Untuk makin menggairahkan kegiatan wisata di tanah air, RedDoorz memfasilitasi masyarakat Indonesia dengan mengupayakan kemudahan dan kenyamanan dengan inisiatif yang dikemas dalam tema kampanye baru: “Travel dengan RedDoorz – Jelajah Indonesia”.
Sandy Maulana, Marketing Director RedDoorz Indonesia, mengatakan, “Kami memperhatikan informasi bahwa wisatawan Indonesia didominasi oleh mereka yang berusia 18-40 tahun dengan berbagai latar belakang. Mereka tentunya ingin mendapatkan pengalaman berlibur yang menyenangkan namun tetap memperhatikan aspek ekonomis,” Sandy mengutip data tersebut dari survei Susenas BPS tentang penduduk yang bepergian sepanjang tahun 2016.
ilustrasi
“Mengamati kondisi tersebut, RedDoorz berinisiatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan akomodasi liburan dengan harga bersahabat dan standar terbaik. Juga memberikan pengalaman liburan yang menyenangkan dengan biaya terjangkau,” kata Sandy.
Kampanye ‘Travel dengan RedDoorz – Jelajah Indonesia’ memberikan masyarakat Indonesia kesempatan untuk menjelajahi keindahan Indonesia serta kemudahan dalam menentukan akomodasi yang sesuai budget.
Dengan lebih dari 1.000 properti, RedDoorz saat ini beroperasi di lebih dari 50 kota di Indonesia, antara lain Aceh, Bali, Balikpapan, Bandung, Banjarmasin, Batam, Bogor, Cirebon, Garut, Jakarta, Lampung, Lombok, Makassar, Malang, Manado, Medan, Palembang, Pangandaran, Pekanbaru, Pelabuhan Ratu, Semarang, Sukabumi, Solo, Surabaya, Tasikmalaya dan Yogyakarta.
Hingga saat ini, RedDoorz telah memiliki lebih dari 20.000 kamar di Indonesia – semua tersedia melalui platform online. (*)
Generasi muda Kota Batam turut berpartisipasi dalam program penanaman pohon ATB-BP Batam Festival Hijau sebagai upaya konservasi lingkungan
Penyelenggaraan ATB-BP Batam Festival Hijau sudah didepan mata. Rangkaian kegiatan yang digawangi oleh PT Adhya Tirta Batam (ATB) dan Badan Pengusahaan (BP) Batam akan berlangsung pada 27 hingga 28 Juli 2019 mendatang.
Tahun ini, kegiatan yang merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) ATB Peduli Lingkungan ini akan menanam bibit pohon di dua lokasi hutan yang berbeda, yakni hutan Dam Sei Harapan dan hutan Dam Duriangkang. Kedua lokasi hutan tersebut dinilai mengalami kerusakan paling mengkhawatirkan sebagai daerah tangkapan air.
ATB-BP Batam Festival Hijau adalah gerakan menanam pohon untuk masa depan karena setiap satu bibit pohon yang ditanam akan berdampak besar pada konservasi lingkungan dan kelestarian sumber daya air hingga ke generasi berikutnya.
ATB bersinergi bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk menanam dan memelihara bibit pohon sebagai langkah konkrit untuk mengatasi persoalan deforestasi hutan. Menanam pohon, tidak hanya sekedar menanam lalu bibit pohon ditinggalkan begitu saja untuk membesar sendiri. Pohon perlu dirawat, dijaga dan dicintai.
Untuk itu, ATB menggandeng sejumlah komunitas lingkungan hidup seperti Komunitas Budaya Mangrove, Mapala berbagai universitas hingga organisasi pencinta alam pelajar untuk melakukan pemeliharaan bibit pohon yang ditanam dalam kegiatan ATB-BP Batam Festival Hijau. Hal ini untuk memastikan keberadaan pohon yang ditanam bisa tumbuh dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi alam sekitar.
Bibit pohon yang dipilih adalah yang mampu menjaga kelestarian ekosistem. Seperti pohon Trembesi yang mampu menyerap karbondioksida dan menghasilkan lebih banyak oksigen. Trembesi juga memiliki daya serap air yang tinggi.
Selain itu, disiapkan juga bibit pohon Pulai, Merbau, Mahoni dan Jambu Mede. Keberadaan pohon-pohon ini dianggap mampu menjaga kelestarian satwa yang mendukung keberlangsungan ekosistem alami hutan.
Upaya konservasi lingkungan membutuhkan konsistensi dari semua pihak. Apalagi Guiness Book of Records tahun 2010 lalu telah memasukkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat kerusakan hutan tercepat diantara negara-negara yang memiliki 90 persen dari sisa hutan di dunia.
Padahal keberadaan hutan sangat penting sebagai paru-paru dunia dan menjaga agar tidak terjadi perubahan iklim yang ekstrim. Pepohonan dan hutan akan menjaga lingkungan hidup flora fauna, menjaga kesuburan tanah dan rangkaian ekosistem yang penting bagi kehidupan manusia, disamping sebagai alat menabung, untuk air.
ATB-BP Batam Festival Hijau 2019 diharapkan menjadi momentum untuk bergerak bersama dengan seluruh elemen masyarakat dari pemerintah, swasta, komunitas, pelajar dan media untuk membawa kebaikan ke masa depan bumi, masa depan kita. (Corporate Secretary ATB)