Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11522

Penyeberangan Gaza Ditutup, Penyaluran Bantuan Tersendat

0

Blokade Israel atas Jalur Gaza semakin berimbas pada ketersediaan pangan di Palestina. Selasa (5/3), Israel menutup jalur penyeberangan komersial Gaza, yakni Karam Abu Salem. Dengan kata lain, akses mobilisasi bantuan kemanusiaan maupun bahan pangan ditutup, kecuali bahan bakar. Hal ini disampaikan oleh sejumlah media Palestina.

Penutupan Karam Abu Salem juga dibarengi dengan serangan Israel di wilayah Palestina dalam beberapa hari terakhir. Dilansir dari The Middle East Monitor, penutupan Karam Abu Salem dan serangan Israel merupakan respons terhadap aksi penerbangan balon pembakar oleh sipil Palestina ke arah pemukiman Israel pada Selasa (4/3), walaupun tidak menimbulkan kerusakan dan korban jiwa.

Terkait penutupan Karam Abu Salem, Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus berupaya menyalurkan bantuan untuk masyarakat Palestina, khususnya di Gaza. Hal ini disampaikan langsung oleh Vice President ACT Ibnu Khajar.

“Upaya penutupan akses bantuan untuk masuk Gaza tak akan menggetarkan dan tak akan membuat kita surut untuk membantu mereka. Kita selalu berikhtiar agar bantuan ini sampai kepada mereka. InsyaAllah, ribuan ton bantuan logistik dari Indonesia menggunakan Kapal Kemanusiaan tetap sesuai jadwal diberangkatkan pada akhir April mendatang. Inilah bagian dari jihad kita membantu mereka yang tengah berjuang untuk meraih kemerdekaannya,” kata Ibnu.

Dihuni lebih dari 1,8 juta penduduk, Jalur Gaza memiliki enam penyeberangan perbatasan dengan Israel dan satu dengan Mesir. Sejak 2007, Israel telah menutup empat jalur penyeberangan Gaza. Israel hanya menyisakan penyeberangan Karam Abu Salem dan Erez yang terbuka untuk lalu lintas terbatas.

Selama belasan tahun blokade ini, Karam Abu Salem menjadi satu-satunya jalur penyeberangan komersial yang dapat digunakan oleh warga Gaza. Selama itu pula, Karam Abu Salem kerap ditutup seiring menegangnya perjuangan sipil Palestina di perbatasan saat Great March of Return, yang dianggap Israel membahayakan penduduk Israel. [*]

Jalan Sekupang Masuk Usulan Pelebaran

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam sudah mengusulkan pelebaran Jalan Gajah Mada, Sekupang kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR). Jalan yang merupakan aset vital milik BP Batam ini, sangat penting karena satu-satunya akses jalan dari dan ke wilayah Sekupang, selain jalan dari arah Batuaji.

“Jalan tersebut merupakan aset BP Batam, namun pelak-sana konstruksinya adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” kata Kasubdit Pembangunan Jalan dan Jembatan BP Batam Boy Zasmita, Kamis (7/3).

Jalan Gajah Mada merupakan satu-satunya jalan keluar dan masuk menuju Kecamatan Sekupang. Dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan kendaraan yang terus meningkat, maka kemacetan pun sangat sering terjadi.

BP Batam, kata Boy, sudah mengusulkan agar jalan tersebut ditingkatkan karena merupakan akses vital bagi masyarakat Sekupang.

“Sudah ada perencanaan pelebaran. Tinggal dibicarakan ke PUPR saja,” tutupnya singkat.

Akses lewat Jalan Gajah Mada ini memang sering dikeluhkan karena semakin macet tiap harinya. Apalagi jika ada kendaraan seperti truk atau lori yang mogok, maka sudah bisa dipastikan kemacetan akan panjang sekali. Kendaraan berat memang mudah mengalami kemacetan, pasalnya kontur jalanannya yang menanjak memberikan tekanan pada mesin kenda-raan.

“Setiap pagi hari, khususnya hari Senin selalu macet panjang dari Tiban ke Simpang UIB. Karena banyak orang yang keluar sehingga jalanan macet sekali,” kata salah seorang pengguna jalan, Suhendra.

Ia mengaku mengalami sendiri kemacetan sejak dari Jem-batan Tiban Kampung. Butuh waktu sekitar 30 menit agar bisa mencapai POM bensin di Simpang UIB.

Pantauan Batam Pos, hampir seluruh sisi jalan dipenuhi kendaraan. Ditambah lagi, kendaraan berat seperti truk yang berjalan lambat membuat kemacetan semakin bertambah parah. “Memang selalu seperti itu, ada yang pergi kerja, ada yang pergi ke sekolah. Apalagi kalau ada truk atau lori yang mogok di tengah jalan, sudahlah pasti macet. Makanya pemerintah mungkin bisa lebarkan jalan di sini agar masyarakat menjadi nyaman,” ucapnya.

Jalan Rusak dan Bergelombang

Ruas Jalan R Suprapto, Sagulung banyak yang rusak dan bergelombang, sehingga sangat membahayakan pengendara, terutama di sepanjang jalan depan SP Plaza hingga Simpang Barelang.

foto: batampos.co.id / dalil harahap

Roni, yang setiap hari melintas di jalan tersebut mengatakan, beberapa titik sudah pernah ditambal tapi bergelombang.

“Jadi lebih bahaya. Apalagi jalan tersebut selalu ramai dan banyak kendaraan besar lewat dari sana,” kata warga Batuaji ini.

Dia menyebutkan, kerusakan jalan terparah terdapat di ruas jalan menuju SP Plaza sampai ke Simpang Barelang.

“Saya memang kalau ke arah Batam Center atau Nagoya, saya lewat sini. Dan lihat jalan rusak semakin bertambah,” ujarnya.

Senada juga disampaikan Hendra, 34, warga Sagulung. Menurut dia, pemerintah harus segera memperbaiki ruas jalan itu sebelum memakan banyak korban jiwa. Sebab, kerap terjadi kecelakaan lalu lintas hingga memakan korban jiwa.

“Harus ada perbaikan total. Kalau hanya ditambal, jalannya tidak rata, bergelombang,” terangnya.

Perbaikan Sepaket dengan Pelebaran Jalan

Jalan rusak terutama berlumbang ternyata masih banyak menghiasi sejumlah jalan protokol. Bahkan lubang berukuran besar dan dalam itu jadi “hantu” bagi pengendara. Seperti di Jalan Laksamana Bintan, Seipanas. Sejumlah lubang dengan beragam ukuran menganga di sepanjang jalan itu, ditambah dengan jalan bergelombang dan tidak rata.

Menurut Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Air (DBM-SDA) Kota Batam, Yumasnur perbaikan ruas jalan berlubang di Batam sepaket dengan pelebaran jalan.

“Perbaikannya sekalian dengan pelebaran jalan. Kita memang berusaha untuk menyelesaikannya. Hanya saat ini masih dalam progres tahun ini tetap kita lanjutkan,” kata Yumansur saat dikonfirmasi, Kamis (7/3).

Jalan provinsi yang mengalami rusak parah, sambung Yumasnur, juga menjadi prioritas mereka. Seperti jalan Marina City, Batuaji pihaknya sudah mengusulkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri untuk diperbaiki.

“Semua ruas jalan provinsi kita usulkan melalui Musrenbang Provinsi,” terangnya.

Untuk jalan Marina City sendiri, kata Yumasnur, meminta untuk tidak ditambal, melainkan dengan perbaikan keseluruhannya.

“Bukan ditambal, tapi memang diperbaikan fisik,” jelasnya lagi. (*)

Insentif Guru Madrasah Belum Cair

0
ilustrasi
foto: iman wachyudi / batampos

batampos.co.id – Ribuan guru madrasah masih menunggu informasi pencairan insentif mereka dari Pemerintah Kota Batam. Sebelumnya Kementerian Agama telah menyerahkan sedikitnya 1.200 data guru calon penerima insentif.

Kepala Kantor Kemenag Batam, Zulkarnain mengatakan kewenangan pencairan insentif untuk guru madrasah itu berada di Pemko Batam.

“Saya kan baru bertugas. Jadi saya belum tahu ini. Kalau untuk data sudah kami serahkan,” kata dia, Kamis (7/3).

Ia menjelaskan hingga saat ini belum mengetahui sudah sampai dimana proses rencana pencairan insentif tersebut.

“Saya pelajari dululah. Mekanismenya seperti apa,” imbuhnya.

Lanjutnya pembayaran insentif ini diserahkan kepada Pemko Batam. Sebagai penerima pihaknya hanya menungu keputusan dari Pemko Batam.

“Mereka minta data sudah kami serahkan. Cuma kapan waktu pencairannya itu di Kesra Pemko Batam. Kapan cairnya itu belum saya dapat informasi,” jelas pria yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Pendataan Haji ini.

Ia mengaku belum ada berkomunikasi dengan Pemko Batam karena masih dilantik sebagai mengepalai Kemenag Batam. “Nanti akan kami koordinasi lagi. Kapan waktu cair dan besarnya itu saya belum dapat info,” ucap pria berkacamata ini.

Sementara itu, Salah seorang guru madrasah di Sekupang, Muslimin mengatakan belum menerima informasi terkait pencairan insentifnya meskipun sudah memasuki bulan ketiga di tahun 2019 ini.

“Kalau dijanjikan ya ditunggu saja. Walaupun kemarin katanya bulan ini,” kata dia.

Ia bersama tenaga guru madrasah lainnya mengaku tidak mengetahui pasti kendala pencairan insentif ini. Tahun lalu lanjutnya, bahkan tidak ada sama sekali insentif yang diterima.

“Kalau jelas dihapus ya kami tak berharap lagi lah. Ini kan masih dikasih angin mau dicairin,” keluhnya.

Sebenarnya ia sudah tidak berharap mengenai insentif ini. Jika memang tidak dianggarkan tahun ini cukup ditegaskan saja.

“Mereka tinggal bilang tak ada insentif lagi. Jadi kami ya tak pikirkan lagi lah,” ucap Muslimin. (yui)

Agenda Sparring Match Ditunda

0
ilustrasi
foto: batampos.co.id / ryan agung

batampos.co.id – Agenda tanding persahabatan dua klub renang yang bertajuk Batam-Johor Swimming Sparring Match yang sedianya digelar 9-10 Maret terpaksa harus ditunda pelaksanaannya. Keputusan ini diambil dengan alasan padatnya gelaran kompetisi di tingkat lokal dan regional.

Ditegaskan oleh Ketua Central Aquatic Club (CAC), Putra, jika pelaksanaan agenda persahabatan dua wilayah ini terhadang jadwal kejuaraan di tingkat kota. “Ada kejuaraan yang digelar di bulan Maret ini. Satu kejuaraan lokal yang digelar salah satu klub renang, dan satu lagi adalah kejuaraan renang yang diselenggarakan di Pekanbaru, Riau,” beber Putra, Jumat (8/3).

“Keputusan untuk menunda agenda sparring ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan pada para atlet renang Batam untuk mengikuti kejuaraan ini. Jangan sampai agenda sparring match ini malah akan mengganggu jadwal kejuaraan lokal dan regional,” tambahnya.

Putra juga mengatakan jika tujuan digelarnya sparring dengan klub Malaysia AZY Johor Bahru, Malaysia ini adalah untuk memberikan kesempatan
bagi atlet renang Batam untuk menguji kemampuannya dengan atlet dari luar negeri.

“Sebenarnya ini dimaksudkan untuk memberikan pengalaman baru, kesempatan mengadu kemampuan dengan atlet renang luar negeri. Juga untuk memberikan pemahaman kompetisi renang di negara tetangga,” ujar Putra.

Menurutnya, CAC akan memundurkan jadwal pelaksanaan sparring match dengan klub AZY ini hingga usai pemilu, April mendatang. “Dengan jadwal padat di bulan Maret dan disambung dengan pemilu, April mendatang, maka yang terbaik adalah memundurkannya hingga usai pemilu,” jelasnya.

“Ini juga memberikan kesempatan pada atlet renang Batam untuk bisa berpartisipasi dalam sparring match dengan klub AZY Malaysia. Ini juga memberikan kesempatan pada atlet renang untuk memulihkan kondisi pasca kejuaraan,” ungkap Putra.

Putra juga mengatakan jika kesempatan untuk berlaga dengan atlet negara lain sangat berharga. Event ini, lanjutnya, dilakukan untuk pertama kalinya di Batam.

“Ini adalah kesempatan yang pertama kali dilakukan oleh klub renang Batam. Jika kita biasanya berlaga dengan sesama atlet renang Batam, maka CAC mencoba untuk menawarkan pengalaman baru,” papar Putra.

Dan hal ini diyakini olehnya akan menambah pengetahuan dalam pembinaan renang di Batam. “Artinya kita punya pengalaman dan pengetahuan baru mengenai model pembinaan renang yang dilakukan oleh negara tetangga,” tuturnya.

“Selain itu pengurus klub akan mendapatkan pengetahuan apa metode pengelolaan klub renang yang dilakukan oleh Malaysia. Apalagi secara fasilitas, klub renang di Malaysia memiliki fasilitas yang sangat memadai,” jelas Putra.

Hal ini memancing minat pengurus CAC untuk bisa menimba ilmu pembinaan dan pengelolaan klub renang. “Selain itu juga kami berencana untuk mengundang klub-klub dari negara tetangga untuk bisa berlaga dengan klub renang Batam,” katanya.

“Dengan secara berkala mengundang sejumlah klub renang negara tetangga, setidaknya ini akan memancing motivasi para atlet renang Batam untuk bisa memacu prestasinya,” beber Putra.

Tentu saja, Putra mengatakan jika untuk bisa mengundang pihaknya akan terlebih dahulu untuk memperkenalkan klub yang dipimpinnya dan menjalin komunikasi secara berkala. “Karenanya, ini menjadi target kami untuk bisa mengadakan sparring match secara rutin setiap tahunnya,” ucapnya.

Selain agenda sparring match dengan klub negara tetangga, beberapa agenda juga tengah dirancang oleh CAC untuk meningkatkan prestasi anak didiknya. “Kami juga akan kembali menyelenggarakan sertifikasi pelatih. Jika sebelumnya untuk tingkat dasar, kali ini adalah lanjutan dari sertifikasi yang pernah kami lakukan, yaitu sertifikasi pelatih level C,” urai Putra.

Ia juga mengatakan jika ini menjadi kewajiban bagi klub untuk bisa mengembangkan dan meningkatkan kemampuan jajaran pelatih yang dimilikinya. “Hanya saja untuk Level C ini sebelumnya harus memiliki sertifikat pelatih Level D,” tuturnya.

Hal ini merujuk pada peraturan yang dikeluarkan oleh Pengurus Besar (PB) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) mengenai jenjang dan tahapan serifikasi pelatih dan wasit juri. “Rencananya CAC akan dengan bekerja sama dengan Pengprov PRSI untuk menggelar sertifikasi pelatih renang level C,” ujarnya.

Berbeda dengan sebelumnya, dalam pelatihan yang akan digelar nanti, akan dilaksanakan hal yang berbeda. “Kami mencoba untuk menggabungkan antara pelatihan pelatih dengan praktek secara langsung,” seru Putra.

“Dan tentunya ini bisa dilakukan melalui mekanisme kejuaraan. Karenanya ini menjadi satu tantangan bagi pelatih renang untuk bisa menerapkan kemampuannya secara langsung dalam kejuaraan nanti,” tutupnya. (yan)

Haul Akbar Batam ke 9 Targetkan 75 Ribu Jamaan

0
Ketua Majelis Dzikir Al Khidmah Kepri M Zaenuddin saat menjelaskan acara haul akbar yang akan digelar.
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Majelis Dzikir Al Khidmah Kota Batam menggelar Haul Akbar Batam ke 9 di Alun-alun Engku Putri Batam Center, Minggu (10/3) pagi. Kegiatan ini menargetkan 75 ribu jamaah dari berbagai kalangan masyarakat.

Ketua Majelis Dzikir Al Khidmah Kepri M Zaenuddin, Haul Akbar adalah berzikir dan berdoa bersama, serta mengirimkan doa kepada para pejuang bangsa, para leluhur, pemimpin, orangtua, orang terdekat, serta keamanan bangsa dan negara. Dengan berwasilah kepada hamba-hamba Allah SWT yang soleh sampai kepada Rasulullah SAW.

“Juga mendoakan agar Kota Batam dan bangsa Indonesia diberi ketentraman, aman, kondusif, memiliki pempimpin yang amanah, dicintai dan mencintai rakyat,” ujar Zaenuddin saat menyambangi Redaksi Batam Pos di Lantai 2 Graha Pena, Batam Center, Jumat (8/3).

Menurut dia, Haul Akbar sebagai cara untuk mendukung sisi spiritual masyarakat Batam, serta mendekatkan diri dengan Allah SWT. Target kegiatan ke 9 kalinya ini adalah 75 ribu jamaah yang terdiri dari kalangan, termasuk pelajar hingga pejabat.

“Kami merangkul semua untuk bisa berdoa bersama, sekaligus bersilaturahmi sebagai wujud kebersamaan. Siapa saja boleh hadir, karena kegiatan ini tak terbuka untuk seluruh masyarakat muslim,” imbuh Zaenudin.

Disisi lain, ia menegaskan jika kegiatan tersebut tak ada hubungannya dengan politik, meski dilaksanakan dalam suasana politik karena mendekati pemilu. Pihaknya akan mengamankan siapa saja pihak yang mengambil kesempatan untuk mengkampanyekan diri mereka pada saat acara.

“Ini murni kegiatan rutin untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kami juga sampaikan ke Bawaslu untuk menjaga kenetralan dan kehikmatan. Jadi jika ada yang nekat berpolitik langsung diamankan. Dan kalau bisa nanti pakaian serba putih untuk menjaga kenetralan,” tutur Zaenuddin lagi.

Sementara, Ketua Umum Panitia Haul Akbar ke 9 Kota Batam, Erizal Abdullah mengatakan persiapan acara sudah cukup matang, mulai dari lokasi zikir, soundsistem hingga tempat parkir. Sebelum acara berlangsung, para jamaan juga akan mendapatkan konsumsi dari panitia.

“Siapa saja boleh datang, karena memang peserta tak dibatasi, caleg juga boleh datang, tapi mohon maaf tak ada sebut nama. Untuk yang mau bawa konsumsi sendiri juga dipersilahkan,” imbu Erizal yang saat ini menjabat sebagai Kemenag Kota Batam.

Menurut dia, acara juga akan dihadiri jajaran Gubernur Kepri dan Walikota Batam, TNI, Polri, sesepuh, toko masyarakatt lainnya. Serta tamu undangan diantaranya Habaib, masyayikh dan Kiai (Habib Achmad Zein Al Kaft, Habib Ahmad, Al-Haidar, Habib Umar Faruk Khered, KH Yasin Sulhan, KH Muhammad Musyafa, H Emil Tarigan.

“Serta Jamaah dari Singapura dan Malaysia dan luar Batam. Target 75 ribu jamaah,” pungkas Erizal.

Jembatan Barelang Bebas dari Kios Liar

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam bekerjasama dengan Satpol PP dan BP Batam untuk melakukan penertiban kios-kios yang ada di sepanjang Jembatan satu Barelang. Ini untuk menata dan memperindah ikon Kota Batam tersebut.

“Memang itu akan ditertibkan. Dan yang jelas sudah ada surat peringatannya. Sudah disampaikan ke para pedagang di sana,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Ardiwinata, Jumat (8/3).

Ardiwinata mengatakan, Jembatan Barelang nantinya akan semakin indah jika kios-kios itu dibersihkan. Akan terlihat rapi dan bersih. Termasuk akan mengurangi kendaraan yang akan parkir di kiri dan kanan jembatan.

“Ini semua dilakukan untuk kepentingan bersama. Jika itu indah, maka akan lebih menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke sana,’ katanya.

Selain itu, pantai di bawah jembatan juga akan ditata seindah mungkin. Akan dibuat lebih nyaman untuk para pengunjung. “Rencananya akan dibuat di sana tempat bersantai. Jadi akan lebih nyamanlah untuk pengunjung,” katanya.

Sementara itu, ketua forum Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TSP) Kota Batam Johanes Kennedy mengatakan, penataan jembatan Barelang tersebut memang mesti dilakukan. Sebagai objek wisata andalan Kota Batam, Jembatan Barelang harus bersih, indah dan rapi.

“Tak boleh lagi ada parkir kendaraan di atas jembatan. Meski memang sekarang sudah minim yang parkir di atas jembatan, tetapi memang masih ada,” katanya.

Kennedy mengatakan, jembatan yang dibangun era Habibie tersebut harus diperindah. Misalnya dengan memasang lampu berwarna warni di sana. Ini untuk memperindah Jembatan di malam hari.

“Pokoknya sebagai daerah wisata, kita harus menata destinasi wisata. Bagaimana wisman akan betah dan ingin kembali lagi berlibur ke Batam,” ujarnya.

Menurut Kennedy, jembatan Barelang dengan keunikannya harus dijaga. Harus diperindah.”Sebenarnya bukan hanya jembatan Barelang tetapi destinasi wisata lainnya juga harus tertata dengan baik. Pengunjung harus nyaman,” ujarnya.(ian)

Warga Keluhkan Limbah Pabrik

0

kapal

batampos.co.id – Warga yang tinggal di dekat kawasan industri galangan kapal di Tanjunguncang, Batam, kembali angkat suara terkait pencemaran lingkungan akibat limbah industri.

Salah satu yang disoroti masyarakat adalah maraknya limbah sludge oil atau limbah minyak dari kapal yang dibuang begitu saja, baik ke laut maupun daratan.

Praktik nakal seperti ini marak terjadi di sana dengan modus yang beragam. Salah satu modus yang disoroti warga adalah modus penimbunan limbah berbahaya di lahan kosong.

”Banyak yang begitu. Daripada bayar mahal-mahal untuk mengurus limbah industri, mereka pilih menimbunnya di lahan kosong,” kata warga Tanjunguncang, Indra, Kamis (7/3).

Batam Pos mencoba menelusuri titik-titik yang diduga menjadi lokasi penimbunan limbah di Tanjunguncang, Kamis (7/3). Di salah satu lahan kosong, Batam Pos mendapati lahan yang terlihat baru saja dikeruk. Sejumlah alat berat masih ada di sana. Lokasi ini juga dijaga beberapa petugas keamanan.Di lokasi terlihat ada beberapa drum bekas oli. Namun, wartawan dilarang masuk ke dalam lokasi yang diduga jadi tempat penimbunan limbah tersebut.

Informasi yang disampaikan warga sekitar, lahan tersebut milik salah satu perusahaan galangan kapal yang akan dijadikan gudang. Sebelum dirampungkan, pihak perusahaan sengaja menimbun limbah tadi ke dalam lahan yang sama.

”Sudah mau empat bulan ini mereka kerja tapi tak rampung-rampung. Ya itu tadi karena prosesnya bukan sekadar buat gudang tapi juga nimbun limbah,” kata Bobby, warga lain.

Selain menimbun limbah di lahan baru, sejumlah perusahaan galangan kapal juga diduga menimbun limbah di sekitar area perusahaan. Menurut warga, praktik tersebut tak terpantau pemerintah karena biasanya dilakukan saat malam hari. Menurut Roby, kegiatan ilegal ini cukup meresahkan warga. Mereka khawatir lingkungan akan tercemar oleh limbah tersebut.

”Kalau dampak jangan ditanya lagi. Sudah banyak masyarakat resah sebenarnya, tapi tak tahu harus lapor kemana. Cobalah tanya nelayan di sekitar sini, pasti mengeluh. Sudah tak sehat lingkungan dekat galangan ini,” kata Boby.

Sejumlah nelayan yang dijumpai di pelabuhan Sagulung mengakui lingkungan perairan Tanjunguncang sudah tak sehat lagi.(eja)

Imam Tohari Dilaporkan ke Bawaslu

0

batampos.co.id  – Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam Imam Tohari dilaporkan oleh salah satu caleg DPRD Kota Batam dari Daerah Pemilihan (Dapil) III ke Bawaslu, belum lama ini.

Mantan Lurah Seijodoh Batam tersebut diduga mengkampanyekan salah satu caleg DPRD Kota Batam berinisial MK dari Dapil III .

Laporan terkait Imam Tohari berkampanye dengan memakai seragam ASN lengkap sembari duduk bersila berdampingan dengan caleg yang dikampanyekannya di salah satu rumah warga sudah diterima Bawaslu Kota Batam dalam bentu gambar visual atau video. Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Bawaslu Kota Batam Reza Syailendra, Kamis (7/3) siang.

”Laporan tersebut memang benar adanya. Ada salah satu pejabat ASN Pemko Batam di Satpol PP Batam, berinisial IT dilaporkan oleh warga yang juga caleg dari Dapil III. Laporan tersebut IT mengkampanyekan caleg jagoannya dari video visual,” ujarnya.

Saat ini, laporan terkait Imam Tohari sudah diverifikasi dan diregister Bawaslu Batam. Usai diregister, laporan tersebut akan dilimpahkan ke Gakumdu. Terkait hasi verifikasi, Reza enggan membeberkannya. Ia hanya menjawab bahwa beberapa media sudah mengetahuinya dan mengarahkannya untuk mengkonfirmasi lang-sung ke Imam Tohari.

”Saya tak bisa jawab. Namun kalau video visualnya sudah viral dan tersebar luas, tak mungkin kan kalau tak diakuinya,” terangnya.

Apabila Imam selaku ASN terbukti bersalah mengkampanyekan caleg jagoannya, ancaman hukuman yang akan diterima maksimal kurungan penjara selama 36 bulan.

”Tapi kalau kasus seperti ini biasanya sekitar 12 bulan ancaman hukumannya,” ujar Reza.

Namun yang menentukan vonis adalah proses pengadilan. Sedangkan Gakumdu nantinya menyatakan laporan tersebut masuk penyidik. Usai itu, berkas dilaporkan ke pengadilan untuk disidangkan. Nantinya tak hanya saksi yang akan dimintai keterangan. Terlapor Imam Tohari pun juga akan dipanggil untuk diperiksa tim Gakumdu.

Sementara Imam Tohari saat dikonfirmasi meminta hal itu tak dibesar-besarkan di masya-rakat.

”Kalau bisa janganlah itu diangkat. Itu sebenarnya hanya untuk internal saja. Niat saya sebenarnya tak berkampanye, itu hanya untuk kepentingan internal saya saja. Namun gimana lagi, videonya sudah viral di mana-mana, saya mau bilang apa lagi. Intinya saya siap mempertanggungjawabkan terkait video yang menyangkut saya itu,” ujar Imam Tohari.

Dalam video berdurasi sekitar 2 menit tersebut, Imam Tohari yang berpakaian PNS lengkap duduk tepat di kiri caleg DPRD Batam dari Dapil III yang dikampanyekannya di kawasan Seibeduk sekitar seminggu lalu dihadapan ibu-ibu.

Pada percakapan di video, Imam Tohari mempromosikan kalau caleg jagoannya tersebut merupakan orang yang memiliki akses langsung ke Wali Kota Batam.

Berdasarkan dugaan pelanggaran pemilu yang diduga dilakukan Imam Tohari, baik Imam maupun caleg yang dikampanyekannya, keduanya terancam dengan sanksi sesuai UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu pasal 494,523.

Tak hanya itu. Imam Tohari juga bisa dijerat dengan Undang­-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN yang jika terbukti ikut mengkampanyekan peserta pemilu yang berkompetisi di hadapan warga. (gas)

Libur, Tempat Wisata Banjir Pengunjung

0

batampos.co.id – Memanfaatkan hari libur, sebagian warga di Kabupaten Lingga me-ngunjungi sejumlah kawasan wisata yang ada di Negeri Bunda Tanah Melayu itu. Hal ini terlihat dari sejumlah kawasan wisata di Kabupaten Lingga, lokasi tersebut terlihat menjadi lebih ramai oleh pengunjung dibandingkan dengan hari biasanya.

Bahkan, bukan hanya warga Lingga, pengunjung juga datang dari luar Kabupaten Lingga. Seperti Arman dan keluarganya yang berasal dari Moro, sengaja menikmati liburan sekaligus mengunjungi sanak keluarganya yang menetap di Lingga.

“Karena libur, yah sampai minggu depan lah kami di Dabo. Sekalian datangi tempat wisata bersama keluarga,” kata Arman saat menikmati keindahan Pantai Sergang, Kamis (7/3) pagi.

Arman mengaku sangat mengagumi keindahan panorama alam Lingga yang masih alami. Dia mengaku akan mengun-jungi sejumlah kawasan wisata lainnya yang ada di Dabo Singkep.

Selain pantai yang panjang dengan pasir yang halus dan lembut, Pulau Singkep juga menawarkan sejumlah wisata alam lainnya, seperti pemandian air terjun di Batuampar, pemandian air panas, serta wisata sejarah dan budaya.

Begitu juga dengan pulau yang ada di Kabupaten Lingga, seperti Pulau berhala yang memiliki keindahan dan panorama alam yang sangat luar biasa. Sedangkan di Pulau Daik sendiri tersedia paket wisata mendaki Gunung Daik Lingga yang terkenal dengan puncaknya yang bercabang tiga.

Selain itu, Pemkab Lingga telah memiliki sejumlah situs sejarah serta museum yang menjadi modal awal untuk menarik perhatian wisatawan untuk mengenal sejarah dan kebudayaan Melayu di Bunda Tanah Melayu ini.

“Kami sering ke Lingga karena memang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa,” kata Adi, pengunjung pemandian air terjun Batuampar, Dabo Singkep. (wsa)

Bayar Pajak Bisa di Indomaret

0

batampos.co.id – Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui Mitra Bank BJB seperti Indomaret segera diterapkan di Batam. Kepala Badan Penge-lolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Batam Azmansyah mengatakan pembayaran pajak baru dicoba di Indomaret Jakarta.

“Baru hari Rabu kemarin kita coba di Indomaret Jakarta. Mudah-mudahan bisa segera mungkin kita coba di Batam,” ujar Azmansyah, Kamis (7/3).

Dia mengatakan, saat ini pihaknya tengah menunggu kesiapan Bank BJB yang menjadi mitranya. Kendati demikian, ia menegaskan jika rencana tersebut akan dilak-sanakan pada Maret ini.

“Rencananya 11 Maret mendatang. Tapi tergantung jadwal Pak Wali (Wali Kota Batam Muhammad Rudi). Tapi yang jelas bulan Maret ini kita akan launching, tapi saya belum bisa bilang bisa dicoba di Batam, karena nunggu kesiapan dari Bank BJB. Kalau mereka sudah bilang siap, kita jalan. Tapi yang jelas kita sudah coba di Jakarta,” jelasnya.

Azmansyah menyebutkan gagasan ini merupakan bentuk pelayanan yang lebih luas bagi masyarakat. Sehingga masyarakat yang hendak membayar pajak tidak perlu repot datang ke Kantor Pajak, namun hanya dengan mendatangi gerai Indomaret yang ada di sekitar permukiman mereka.

“Jadi, kita mengagas pihak mitra untuk memberikan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat dalam konteks pembayaran,” sebutnya.

Namun demikian, masyarakat tetap bisa memilih, sebab dalam hal transaksi melalui Indomaret ini dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 5 ribu.

“Sebenarnya masih ekonomislah, daripada masyarakat harus datang jauh-jauh dan mengantre di kantor. Kalau di Indomaret mereka bisa sekalian belanja,” ucapnya.

Tak hanya itu, untuk memudahkan masyarakat membayar pajak, pihaknya akan jemput bola dengan road show ke 12 kecamatan yang ada di Batam.(une)