Selasa, 19 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11525

Batam Daerah Favorit Transit Narkotika

0

batampos.co.id – Kasatres Narkoba Polresta Barelang AKP Abdul Rahman mengatakan dari sekian banyak kasus pengungkapan narkotika di wilayah Kepri, khususnya di Kota Batam, disimpulkan Batam hanya merupakan daerah favorit sebagai daerah transit peredaran narkotika di Indonesia.

Menurut Rahman, dari beberapa kasus pengungkapan yang dilakukan jajaran Satres Narkoba Polresta Barelang maupun instansi terkait lainnya, narkotika yang berasal dari negara tetangga Malaysia, masuk ke Indonesia melalui sejumlah pelabuhan tikus maupun pelabuhan resmi di Batam dan kemudian dibawa ke daerah lain di Indonesia.

“Kenapa saya katakan sebagai daerah transit. Kita lihat di sini banyak kasus yang diamankan di badara maupun di pelabuhan yang tujuannya ada yang ke Surabaya, dan ke luar daerah Batam,” ujarnya.

Meski Kota Batam hanya sebagai transit peredaran narkotika di beberapa wilayah Indonesia, Rahman juga mengakui bahwa peredaran narkotika di Kota Batam masih cukup tinggi. Hal ini tak terlepas dari penangkapan yang dilakukan pihaknya terhadap pengedar maupun kurir narkotika.

“Dari beberapa pengungkapan kasus masih ada dan terus ada penangkapan ataupun kegiatan lain yang kita lakukan tidak pernah berhenti. Dalam arti kata, kita selama ini terus melakukan penangkapan,” tuturnya.

Sementara dari hasil pemeriksaan terhadap beberapa orang tersangka yang diamankan itu, Satres Narkoba Polresta Barelang masih mendalami terkait ada atau tidaknya bandar besar narkotika di Kota Batam. Ia menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti dalam mengejar bandar besar narkotika yang ada di Kota Batam.

“Beberapa yang kita amankan rata-rata bisa dikatakan sebagai kurir dengan dijanjikan upah. Dalam arti kata, besar kecilnya barang bukti yang ketika akan diserahkan kepada seseorang, ya begitu juga besar upah yang diberikan,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk beberapa daerah yang menjadi favorit tujuan barang haram itu mulai dari Surabaya, Palembang, Lampung, dan beberapa wilayah di Pulau Sumatera dan Jawa. Selain di Jawa dan Sumatera sabu daerah yang juga menjadi favorit adalah Nusa Tenggara Barat (NTB) yakni Lombok.

“Untuk sepanjang tahun ini mulai dari Januari sampai sekarang sudah belasan orang kurir yang kita tangani sampai sekarang. Itu termasuk dengan limpahan dari Avsec (Aviation Security Bandara Hang Nadim Batam) dan lainnya,” imbuhnya. (egi)

Natuna Prioritas Jadi Geopark Dunia

0

batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengatakan, status geopark global Natuna menjadi prioritas nasional. Saat ini Natuna masih dalam status Geopark Global Nasional, dan dengan aneka ragam warisan dunia, Natuna menuju status menjadi geopark dunia.

”Tahun ini, hanya Natuna yang masuk dalam persiapan geopark dunia. Dan pemerintah memprioritaskan kemajuan pariwisata di Natuna,” kata Hamid, Minggu (10/3).

Hamid mengatakan, Natuna memiliki alam dengan aneka ragam hayati yang harus dilestarikan. Mulai dari yang berada di ruang udara, puncak gunung hingga ke alam bawah laut. Bahkan warisan leluhur dan adat budaya. Maka dengan potensi tersebut dan secara geologis Natuna sudah mencukupi syarat sebagai sebuah site geopark global.

”Tim ahli nasional dan global dari UNESCO sudah meninjau langsung dan melakukan observasi di Natuna beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Dikatakan Hamid, Natuna memiliki nilai lebih, yakni disisi kemaritiman. Natuna berada di perbatasan dan letak geografisnya sebagai alur laut kepulauan Indonesia (ALKI) serta potensi alamnya yang berlimpah. Bahkan Pemerintah Indonesia telah menyiapkan Natuna sebagai beranda Indonesia yang harus dikelola dan dipoles sedemikian rupa untuk keperluan berbagai aspek secara nasional. Seperti keperluan strategi pertahanan dan keamanan, industri perminyakan, basis kemaritiman nasional, alur perdagangan internasional dan aspek-aspek nasional lainnya.

”Pemerintah juga hendak menjadikan Natuna ini sebagai segmen diplomasi nasional terhadap dunia internasional. Karena berada di perbatasan dan jalur pelayaran udara dan laut internasional,” ujar Hamid.

Hamid mengatakan, dengan berbagai potensi yang dimiliki ini menjadi alasan pemerintah menargetkan Natuna sebagai geopark global menjelang pengujung tahun 2019 ini. Pemerintah daerah, Provinsi Kepri dan pusat tengah berupaya secara intens untuk mencapai target tersebut.

”Banyak daerah yang antri masuk assessment geopark global sampai bertahun-tahun, tapi Natuna yang diprioritaskan. Mudah-mudahan kerja keras ini mendapatkan hasil sesuai target,” harapnya. (arn)

Lingga Terima Pabrik Plastik

0
ilustrasi

batampos.co.id – Bupati Lingga Alias Wello menyatakan siap menerima dan memberikan fasilitas kepada investor industri pengolahan biji plastik, walau sebelumnya investasi di bidang ini tidak mendapatkan izin di Batam karena dikhawatirkan berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat setempat.

Namun bukan tanpa syarat, Alias Wello mengaku mau menerima investasi itu jika pengusaha bersangkutan komitmen untuk memperhatikan dan ramah lingkungan.

“Selagi pengolahan limbahnya diperhatikan, regulasi pemerintah tidak melarang dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat, Lingga siap menampungnya,” kata Alias Wello kepada Batam Pos, Minggu (10/3) pagi.

Alias Wello mengaku sangat mengerti dengan Pemerintahan Kota Batam yang memikirkan jangka panjang. Di mana wilayah mereka padat penduduk dan pertumbuhannya yang tinggi.

Namun hal yang berbeda dengan Lingga, dirinya tidak memiliki alasan penolakan terkait investasi industri pengolahan biji plastik.

Terlebih Kabupaten Bunda Tanah Melayu masih memiliki wilayah yang sangat luas untuk menampung investasi baru.

“Bayangkan, Lingga punya 604 pulau dan penduduknya hanya 102 ribu jiwa dan baru mendiami 98 pulau. Dengan kata lain masih ada ratusan pulau kosong yang siap untuk menampung investasi apa saja,” ujarnya.

Dirinya mengaku mengaku telah mengalokasikan tiga kawasan industri strategis yang telah tertuang dalam amandemen Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Lingga.

Ketiga kawasan industri tersebut, masing-masing, kawasan industri Sebayur seluas 3.000 hektare, kawasan industri Tanjung Kruing seluas 1.000 hektare dan kawasan industri Sungai Tenam seluas 160 hektare.

Pembukaan kawasan industri ini, sejalan dengan komitmen tahun ketiga pemerintahannya yakni akan meningkatkan sektor perekonomian masyarakat. Salah satunya mengundang investor untuk menanamkan modal di Lingga. (wsa)

Agustus, Masjid Terbesar di Sumatera Rampung Dibangun

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus menggesa pembangunan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Tanjunguncang, Batuaji. Kini, pengerjaan masjid yang diklaim sebagai yang terbesar di wilayah Sumatera ini hampir selesai untuk bagian utama masjid seperti menara pandang, payung membran, kubah, serta bagian lainnya.

”Pengerjaan menara pandang untuk struktur baja sudah 100 persen selesai, saat ini tengah persiapan pemasangan untuk mesin lift,” ujar Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam, Suhar, Minggu (10/3).

Satu dari depalan unit payung membran juga telah dirampungkan. Suhar memperkirakan, pengerjaan tujuh unit lainnya akan diselesaikan hingga tujuh minggu ke depan.

”Untuk kubah semua konstruksi space frame-nya sudah selesai sebulan yang lalu. Tinggal pengerjaan penutup atap enamel pada rangka kubah utama dan ini memakan waktu agak lama, perkiraan selesai pertengahan Mei, sebelum lebaran 2019,” jelasnya.

Suhar menargetkan masjid berkapasitas kurang lebih 25 ribu jemaah ini selesai dikerjakan pada 20 Agustus mendatang.

”Progres secara keseluruhan sampai akhir Februari lalu baru 65 persen,” sebut Suhar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam Ardiwinata mengatakan, kehadiran masjid ini menambah daya tarik wisata di Batam.

”Masjid ini akan jadi destinasi baru untuk wisata religi,” katanya.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan, sektor wisata Batam kini tengah digenjot. Selain membangun infrastruktur yang merupakan bagian penting pengembangan daerah wisata, juga tidak lupa mengembangakan berbagai destinasi.

”Kita sudah punya Masjid Agung, ke depan kita akan punya juga Masjid Mahmud Riayat Syah,” ucap dia. (une)

Kendaraan Proyek Sebar Debu

0

batampos.co.id – Hilir mudik kendaraan proyek pengangkut tanah di sekitar Jalan Brigjen Katamso atau sekitar kawasan industri galangan kapal Tanjunguncang memantik keluhan dari masyarakat. Pasalnya, aktivitas kendaraan itu menyebabkan jalan kotor dan berdebu serta mengganggu pernapasan warga.

Masyarakat dan juga pekerja galangan kapal rentan terserang penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa), karena setiap saat harus berhadapan dengan tebalnya debu di sepanjang jalan. Masyarakat juga tak bisa mengelak sebab itu satu-satunya akses jalan utama di sana.

”Sudah banyak yang bermasalah dengan gangguan pernapasan karena kondisi jalan ini. Dari ujung ke ujung penuh dengan debu, sekitar sebulan ini lewat, saya berobat karena sakit Ispa,” ujar Suherman, warga perumahan Putera Jaya Tanjunguncang, Batuaji, kemarin.

Dalam beberapa waktu terakhir, kendaraan proyek yang mengangkut tanah melintasi jalan utama tanpa menutup bak muatannya. Sehingga, tanah jatuh dari bak dan berceceran di jalan. Semakin hari, debu yang berceceran semakin tebal. Selama musim panas ini, kondisi jalan tersebut bak gurun pasir. Jika ada kendaraan di depan maka warga atau pengendara lain di belakang akan berhadapan dengan tebalnya debu jalanan tadi.

”Kalau disiram jadi becek dan berlumpur. Ini juga menggangu karena jalan jadi licin sehingga rawan kecelakaan,” kata Suherman lagi.

Belum lama ini, pihak Puskesmas Seilekop menyebut Ispa masih menjadi penyakit yang paling banyak diderita warga Sagulung dan Batuaji. Hingga pertengahan Januari lalu, tercatat ada 300 kasus Ispa. Padahal, tiga bulan sebelumnya, jumlah penderita hanya sekitar 200 kasus. Tingginya kasus ISPA di Sagulung ini disebabkan beberapa faktor yakni cuaca panas dan berdebu, serta pola hidup kurang sehat.

”Menjaga pola hidup sehat, biasanya dimulai dari lingkungan tempat tinggal,” ujar Erizal, kepala Puskesmas Seilekop.

Kasus serupa juga terjadi Puskesmas Seilangkai, Sagulung. Di puskesmas ini juga tercatat penderita Ispa menjadi yang paling dominan di antara pasien yang berobat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan Ispa adalah penyakit yang paling banyak diderita warga yang berobat ke Puskesmas.

“Ispa masih yang tertinggi,” kata Didi, beberapa waktu lalu.

Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup sehat, serta mengimbau agar mengurang aktivitas di luar rumah. Begitu juga dengan kebersihan lingkungan tempat tinggal atau kerja harus diperhatikan agar terhindur dari serangan-serangan penyakit yang membahayakan tubuh. (eja/cr1)

Pembangunan Tembok Penahan Ombak Tuntas

0
Pulau Putri
foto: youtube

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah membenahi Pulau Putri yang akan dijadikan destinasi baru untuk pengembangan pariwisata di Kota Batam.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Air, Yumasnur mengatakan penataan pulau yang berada di Kecamatan Nongsa tersebut hampir rampung.

”Progres pemasangan tembok penahan gelombang sudah hampir selesai tahun ini. Setelah itu baru kita pembenahan yang di daratannya,” ujar Yumasnur, Senin (4/3).

Pemasangan penahan gelombang itu dilakukan agar tidak terjadi erosi pantai. Selain itu, fasilitas lain seperti dermaga juga sudah terbangun.

”Secara bentuk fisik sudah kelihatan perubahannya. Nanti juga kita mau tanam pohon, sehingga kawasan itu lebih hijau dan menarik,” jelasnya.

Menurut Yumasnur, pulau yang termasuk salah satu pulau terluar ini akan dikembangkan menjadi salah satu daya tarik wisata dan diharapkan makin menggoda wisatawan mancanegara (wisman) maupun lokal untuk datang ke Batam.

”Letaknya cukup bagus, nanti bisa jadi destinasi unggulan bagi wisatawan,” ungkapnya.

Pembangunan Pulau Putri disokong oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Tahun lalu, KemenPUPR sudah melakukan penimbunan bagian pulau yang terkena abrasi.

”Untuk anggarannya saya tidak tahu karena langsung dari pusat,” kata Yumasnur.

Sebelumnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan destinasi pariwisata ini bakal segera dinikmati warga sebagai tujuan rekreasi. Terlebih, Rudi menyebut masuk ke kawasan ini akan digratiskan bagi masyarakat Batam.

Selain Pulau Putri, Pemko Batam juga akan mengembangkan Pantai Nongsa. Menurutnya, kawasan pesisri itu akan ditimbun dengan pasir.

”Saya sudah surati Gubernur Kepri terkait Pantai Nongsa ini supaya bisa dikembangkan,” tutup Rudi. (une)

Polri Harus Tunjukkan Bukti Bantahan

0

batampos.co.id – Akun @Opposite6890 yang menebarkan isu adanya buzzer dari kepolisian masih menyimpan tanda tanya. Pasalnya, Polri yang membantah tuduhan itu hingga saat ini belum menunjukkan bukti tidak adanya buzzer di tubuh kepolisian.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menuturkan, perlu dipahami bahwa informasi yang disebut akun tersebut memungkinkan adanya korupsi kebijakan. Seorang pejabat memberikan layanan tertentu kepada pihak lain untuk bisa mendapatkan sesuatu.

”Maka, tudingan adanya buzzer dari kepolisian untuk memenangkan salah satu capres ini perlu dibuktikan ketidakbenarannya,” ujarnya.

Akun tersebut selain membuat status juga membuat sebuah video dimana menunjukkan IP Address milik Polri digunakan oleh buzzer. Hal tersebut oleh masyarakat tentunya jauh lebih dipercaya dibanding hanya pernyataan membantah.

”Maka, harus dibuktikan, dengan bukti yang nilainya lebih kuat,” tuturnya.

Bila bisa dibuktikan bahwa semua itu salah. Maka, kepercayaan publik terhadap kepolisian akan meningkat. Polri merupakan lembaga yang metode utamanya adalah pembuktian.

”Maka, untuk isu semacam ini tidak cukup hanya dengan membantah,” jelasnya.

Dia menjelaskan, perlu dipahami ada risiko bila isu ini tidak dipatahkan dengan bukti. Kepercayaan publik terhadap kepolisian itu sebenarnya berhubungan pula dengan ketertiban dan keamanan.

”Bila masyarakat makin percaya dengan polisi, maka tiap permasalahan hukum akan dibawa ke polisi,” ujarnya.

Tapi, bila kepercayaan pubik terhadap kepolisian terus tergerus, maka permasalahan itu tidak akan diselesaikan melalui penegak hukum. Artinya, akan ada jalur-jalur lain yang digunakan untuk menyelesaikan masalah. ”Bisa jadi main hakim sendiri atau malah jalur lainnya,” jelasnya.

Dia mengatakan, maka peran kepolisian di masyarakat akan kian minim.

”Belum efek lainnya dari sisi politik. Maka tudingan ini begitu penting untuk dipatahkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan, akun @Opposite6890 merupakan akun anonymous atau tidak beridentitas. Yang seharusnya tidak dipercaya setiap informasi yang dikeluarkan.

”Karenanya pemilik akun kami kejar,” ujarnya.

Bisa jadi, IP address itu muncul karena ada pihak yang menggunakan wifi untuk publik di kepolisian. Namun, siapa yang memanfaatkan wifi Polri untuk kegiatan sebagai buzzer hingga saat ini tidak diketahui.

”Kan bisa begitu,” tuturnya. (idr)

Besok, Prabowo Sapa Masyarakat Kepri

0

batampos.co.id – Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dipastikan akan datang ke Batam, Rabu (13/3). Prabowo Subianto akan menyapa masyarakat di Kepulauan Riau (Kepri) dalam acara yang digelar di Mega Wisata Ocarina Kota Batam mulai pukul 14.00 WIB.

Ketua Pemenangan Prabowo Sandi Kota Batam Iman Sutiawan mengatakan, Prabowo bertolak ke Batam setelah melaksanakan sapa masyarakat Pekanbaru. Ia berangkat dari Pekanbaru sekitar pukul 13.00 WIB dan direncanakan tiba di Kota Batam pukul 14.00 WIB.

”Di Kepri Pak Parbowo hanya satu agenda, yakni di Batam saja,” ungkap Iman yang juga penanggungjawab kegiatan tersebut, Minggu (10/3/2019).

Dalam pelaksanaan ini, kata Iman, sebelumnya Partai Gerindra dan koalisi berencana untuk mengadakan acara di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal. Namun, karena pada hari yang sama di sana juga berlangsung acara pemerintah, maka dipindahkan ke Ocarina.

Selain menyapa masyarakat Kepri, Prabowo nantinya juga akan membagikan buku Paradoks Indonesia. Usai menyapa masyarakat Kepri di Batam, Prabowo akan balik ke Jakarta pada hari yang sama.

”Persiapan administrasi dan izin sudah jalan semua,” tuturnya.

Terkait adanya informasi yang mengatakan akan ada pembagian uang Rp 300 ribu, baju kaos, dan sembako, Ketua Pemenangan Prabowo Sandi Batam ini membantah dan menegaskan itu adalah hoaks.

Termasuk juga surat yang dikirim ke instansi pemerintah berkaitan dengan izin yang dikeluarkan juga ada yang diedit dan beredar bebas. Imam menambahkan, salah satu yang telah diubah adalah pihak panitia menyiapkan sembako, uang Rp 300 ribu serta baju kaos.

”Padahal dalam rapat awal dengan relawan kami menyampaikan bahwa kami tidak memungut biaya sepersen pun dan kami juga tidak menyediakan fasilitas apapun. Kegiatan ini swadaya DPC Gerindra Batam, partai koalisi, dan masyarakat Kepri sendiri,” tuturnya.

Isu berita hoaks ini, lanjut Iman, bukan kali pertama melainkan sudah ketiga kali diarahkan kepadanya. Iman yang juga Wakil Ketua DPRD Batam itu menyesalkan oknum yang tidak bertanggung jawab menghalangi kegiatan Prabowo menyapa masyarakat Kepri.

”Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Batam tidak menerima dan menanggapi ini dengan benar. Saya tegaskan ini hoaks dan sangat merugikan kami. Masyarakat, kami harapkan makin cerdas, ada ratusan SMS yang langsung mempertanyakan kepada saya, dan alhamdulilah kita layani dengan baik dan menyampaikan itu tidak benar,” ujar Imam lagi.

Ia juga mendoakan, oknum yang bertanggung jawab menye­bar berita hoaks dan fitnah itu segera mendapat hidayah dan kembali ke jalan yang benar.

”Kita sudah laporkan ke pusa­t. Kita juga tak ingin gegabah,” beber Iman. (rng)

Gakumdu akan Periksa Imam dan Kamaluddin

0

batampos.co.id – Pihak Gakumdu menduga kuat adanya unsur pidana pemilu pada terlapor salah satu Caleg Kota Batam, M Kamaluddin dari Dapil 3 dan Kabid Trantib Satpol PP Batam Imam Tohari. Temuan tersebut berdasarkan klarfikasi dan verifikasi yang dilakukan oleh tim yang terdiri dari unsur kejaksaan, kepolisian serta Bawaslu Batam ini.

Atas hasil tersebut, tim Gakumdu sepakat membawa laporan kecurangan tindak pidana pemilu tersebut untuk dilanjutkan atau diproses lebih lanjut.

”Hasilnya kami temukan ada unsur tindak pidana pemilu. Untuk verifikasi dan klarifikasi di lapangan sudah kami lakukan langsung. Begitu juga di ketua penyelenggara kegiatan, orang yang mem-videokan dan pihak yang dikirim video dugaan tindak pidana pemilu tersebut sudah kami minta keterangan, klarifikasi atau pemeriksaan di tkp,” ujar anggota Bawaslu Kota Batam, Mangihut Rajagukguk, Minggu (10/3).

Menurut mantan Komisoner KPU Batam ini, Bawaslu Batam sendiri diberikan waktu selama 14 hari untuk menginvestigasi ulang atau memeriksa terkait dugaan adanya pelanggaran tindak pidana pemilu yang dilakukan Imam Tohari dan M Kamaluddin.

”Besok (hari ini,red) kami tak hanya akan memeriksa saksi-saksi yang saat itu ada di tkp, baik Imam Tohari maupun M Kamaluddin juga akan kami panggil untuk dimintai keterangan atau periksa. Termasuk video yang sudah beredar luas, pemeriksaannya atau verifikasinya Bawaslu Batam akan dibantu oleh pihak penyidik seperti kepolisian dan kejaksaan,” terangnya.

Usai pemeriksaan keseluruhan termasuk dua orang terduga, lanjut Mangihut, tim Gakumdu baru akan mengeluarkan keputusan apakan terduga statusnya naik menjadi tersangkat atau tidak.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Trantib Satpol PP Kota Batam Imam Tohari dilaporkan oleh salah satu caleg DPRD Kota Batam dari Dapil III ke Bawaslu Batam karena kedapatan mengkampanyekan salah satu caleg DPRD Kota Batam dari Dapil III M Kamaluddin.

Laporan terkait Imam Tohari berkampanye dengan memakai seragam ASN lengkap sembari duduk bersila berdampingan dengan caleg yang dikampanyekannya di salah satu rumah warga sudah dite­rima oleh Bawaslu Kota Batam da­lam bentu gambar visual atau video.Hal tersebut sebe­lum­nya dibenarkan oleh Ketua­ Bawaslu Kota Batam, Reza Syai­lendra, Kamis (7/3) lalu.

”Laporan tersebut memang benar adanya. Ada salah satu pejabat ASN Pemko Batam di Satpol PP Batam berinisial IT dilaporkan oleh warga yang juga caleg dari Dapil III. Laporan tersebut, IT mengkampanyekan caleg jagoannya dari video visual,” ujarnya.

Saat ini laporan terkait Imam Tohari mengakampanyekan salah satu caleg jagoannya dari Dapil III, M Kamaluddin sudah diverifikasi, pleno, dan diregister Bawaslu Batam. Usai register, laporan tersebut oleh Bawaslu Batam langsung dilimpahkan ke Gakumdu dan saat ini lagi dalam proses.

Terkait hasi verifikasi, Reza eng­gan membeberkannya. Ia hanya menjawab bahwa beberapa media sudah mengetahuinya dan mengarahkanny­a untuk mengkonfirmasi langsu­n­g ke Imam Tohari.

”Saya tak bis­a jawab. Namun kalau video vis­ualnya sudah viral dan tersebar luas, tak mungkin kan kalau tak diakuinya,” terangnya­.

Nantinya apabila proses di Gakumdu dinyatakan Imam Tohari yang jabatannya selaku ASN dan tak boleh berkampanye terbukti bersalah mengkampanyekan caleg jagoannya, Reza menegaskan ancaman hukuman yang akan diterima Imam Tohari maksimal kurungan penjara selama 36 bulan.

”Tapi kalau kasus seperti ini (Imam Tohari) biasanya sekitar 12 bulan ancaman hukumannya,” ujar Reza.

Namun yang menentukan vonis, lanjutnya adalah proses pengadilan. Sedangkan Gakumdu nantinya menyatakan laporan tersebut masuk penyidik. Usai itu berkas laporan ke pengadilan untuk disidangkan.Nantinya tak hanya saksi yang akan dimintai keterangan. Terlapor Imam Tohari pun juga akan dipanggil untuk diperiksa tim Gakumdu.

Sementara Imam Tohari saat dikonfirmasi meminta hal itu tak dibesar-besarkan di masyarakat. ”Kalau bisa janganlah itu diangkat. Itu se­benarnya hanya untuk inter­nal saja. Niat saya sebenarnya tak berkampanye, itu hanya untuk kepentingan internal saya saja. Namun gimana lagi, videonya sudah viral di mana-mana, saya mau bilang ap­a lagi. Intinya saya siap mempertanggungjawabkan ter­kait video yang menyangku­t saya itu,” ujar Imam Tohari.

Dalam video berdurasi sekitar 2 menit tersebut, Imam Tohari yang berpakaian PNS lengkap duduk tepat di kiri caleg DPRD Batam dari dapil III yang dikampanyekannya berinisial MK di kawasan Seibeduk sekitar seminggu lalu dihadapan ibu-ibu.Pada percakapan di video, Imam Tohari mempromosikan kalau caleg jagoannya tersebut merupakan orang yang memiliki akses langsung ke Wali Kota Batam.

Berdasarkan dugaan pelanggaran pemilu yang diduga dilakukan Imam Tohari, baik Imam maupun caleg yang dikampanyekannya, keduanya terancam dengan sanksi sesuai UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu pasal 494, 523.Tak hanya itu. Imam Tohari juga bisa dijerat dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN yang jika terbukti ikut mengkampanyekan peserta pemilu yang berkompetisi di hadapan warga. (gas)

Malaysia Bebaskan Siti Aisyah

0
Siti Aisyah, WNI yang dituduh membunuh kakak tiri Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, Kim Jong Nam akhirnya bebas karena tidak adanya cukup bukti (AFP)

batampos.co.id – Siti Aisyah, WNI yang dituduh membunuh kakak tiri Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, Kim Jong Nam akhirnya bebas karena tidak adanya cukup bukti. Dalam persidangan pada Senin (11/3) jaksa penuntut umum malaysia mengajukan kepada hakim untuk menghentikan tuntutan kepada Siti Aisyah.

Persidangan tersebut, sebenarnya adalah persidangan untuk warga negara Vietnam Doan Thi Huong, yang pada saat kejadian bersama dengan Siti Aisyah. Namun, dalam kesempatan tersebut Siti Aisyiah hadir dalam persidangan.

“Jaksa penuntut umum Malaysia telah menghentikan tuntutan kepada Siti Aisyah, dan atas dasar itu hakim memutuskan tuntutan terhadap Siti Aisyah dihentikan dan Siti Aisyah dinyatakan bebas,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir di Jakarta pada Senin (11/3).

Saat ini, Siti Aisyah sudah berada di KBRI Kuala Lumpur. Sebab, begitu selesai pembacaan hakim, Siti Aisyah langsung dibawa ke KBRI.

Menurut Arrmanatha, yang mengetahui alasan penghentian kasus Siti Aisyah adalah jaksa penuntut umum. Namun, sejak awal pengacara Siti Aisyah menyampaikan tidak ada bukti yang cukup untuk menuntut.

“Permintaan dari jaksa penuntut umum Malaysia adalah menghentikan tuntutan kepada Siti Aisyah, atas dasar itu hakim memutuskan untuk menghentikan tuntutan dan membebaskan Siti Aisyah,” kata Arrmanatha.

“Saat ini yang kita ketahui bahwa tuntutan sedang dihentikan, sehingga apabila yang bersangkutan sudah dibebaskan seharusnya kasus sudah berhenti.”

Perlu diketahui, sidang Siti Aisyah seharusnya baru dilaksanakan pada akhir April atau awal Mei. Namun, dikarenakan tidak ada bukti yang kuat, Siti Aisyah diputuskan tidak bersalah. (dyah/JPG)