Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 11544

Ini 7 Bahan Ampuh Bakar Lemak Tubuh

0

batampos.co.id – Tubuh yang sehat merupakan impian. Maka seseorang berusaha mendapatkan tubuh yang sehat dengan berbagai cara. Salah satunya diet ekstra ketat untuk membakar lemak.

Direktur Manajemen Nutrisi dan Berat Badan di Boston Medical Center dan seorang profesor kedokteran di Boston University, Dr. Caroline Apovian, MD, menjelaskan untuk membakar lemak, cara yang bisa dilakukan adalah makan lebih sedikit kalori daripada energi yang dibakar.

Namun ada sejumlah ahli lain yang juga mengatakan ada makanan dan minuman yang bisa membakar lemak tubuh. Dilansir dari Cosmopolitan, Kamis (3/1), ada tujuh makanan dan minuman yang dipercaya bisa membakar lemak tubuh dengan cepat. Apa saja?

 

Kayu manis

Kayu manis bisa mengatur metabolisme gula darah. Suplemen ekstrak kayu manis dikaitkan dengan peningkatan sensitivitas insulin dan efek positif pada lipid darah dan massa tubuh tanpa lemak. Namun, teori ini sebagian besar baru didasarkan pada pengujian yang dilakukan pada hewan seperti kelinci.

Cabai

Penelitian menunjukkan bahwa suplemen dengan capsaicin, senyawa aktif yang ditemukan dalam cabai, dapat mengurangi nafsu makan, meningkatkan rasa kenyang, dan menekan akumulasi lemak tubuh. Konsumsinya berkisar antara 6-9 miligram per hari.

Seledri

Seledri merupakan batang sayuran, yang mengandung 90 persen air. Seledri membantu tubuh mempertahankan defisit kalori yang membantu membakar lemak.

Teh Hijau

Teh hijau bisa meningkatkan metabolime. Teh hijau juga dipercaya sejak dulu sering digunakan untuk diet.

Yogurt

Yogurt bisa mempengaruhi bakteri baik dalam usus atau dengan komposisi nutrisinya, terutama ketika menyangkut varietas protein tinggi seperti yogurt Greek. Itu karena tubuh menggunakan lebih banyak energi untuk mencerna protein daripada memecah karbohidrat dan lemak. Akibatnya, seseorang memproses lebih sedikit kalori yang dimakan.

Kopi

Penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat membuat manusia makan lebih sedikit dan bergerak lebih banyak. Namun, efek fisiologis zat tersebut meluas ke otak, sehingga seseorang tidak dapat mengonsumsi hal-hal secara berlebihan tanpa merasa gelisah.

Air Dingin

Air dingin meningkatkan metabolisme dan meningkatkan pembakaran lemak. Minum air dingin membuat seseorang lebih cepat kenyang sehingga mengurangi kalori yang dikonsumsi. (ika/JPC)

Pungutan Parkir di WTB Langgar Aturan, Dishub Pemko Batam …

0
foto: batampos.co.id / putut ariyotejo

batampos.co.id – Pungutan retribusi parkir di kawasan wisata dengan pemandangan sign board Welcome to Batam (WTB) atau tepatnya di area pembangunan Islamic Center depan Asrama Haji Batam menyalahi aturan. Warga yang parkir dipungut tarif di atas ketentuan.

Misalnya, pengendara motor dipungut Rp 2 ribu sekali parkir, padahal mestinya hanya Rp 1.000 per parkir. Tak hanya itu, petugas parkir juga meminta uang parkir dibayar di depan.

”Biasanya Rp 1.000 saja, ini kok beda, bayar duluan juga,” keluh seorang pengunjung, Mira, Selasa (1/1) sore.

Seorang petugas parkir yang tak mau menyebutkan namanya mengklaim tarif parkir lebih tinggi di lokasi itu karena jaminan keamanan yang diberikan.

”Kalau motor hilang, kami tanggung jawab,” katanya.

Namun ketika dimintai nomor ponselnya untuk memastikan pertanggungjawaban jika terjadi sesuatu, penjaga parkir ini mengelak sembari mengatakan lupa bawa telepon selular dan tidak menghafal nomornya.

Menurutnya, pembayaran parkir di awal memang sudah ketentuan parkir di lokasi tersebut sejak lama dan tidak pernah berubah.

”Harus bayar di depan Bang,” ucap dia.

Keadaan ini sejatinya melanggar Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir. Tarif parkir motor sejatinya hanya Rp 1.000 dan harusnya diminta pasca dilayani, bukan dibayar di awal.

Selain pelanggaran ini, penjaga parkir tidak memakai seragam dan petugasnya lebih dari lima orang, padahal hanya satu titik.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Batam Jeksel Alexander Banik tidak merespons. Begitu juga saat Batam Pos mencoba menghubungi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam Rustam Effendi, juga belum direspons.

Untuk diketahui, lokasi WTB merupakan salah satu titik retribusi parkir Batam. Ratusan sepeda motor dan puluhan mobil memarkirkan kendaraan di lokasi ini setiap harinya.
Beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi, pihak Dishub Batam selalu mengatakan akan mengevaluasi pelanggaran parkir di lokasi ini. Namun, keadaan ini tetap ada sehingga memberi kesan pemerintah tidak berdaya me-ngatasi persoalan ini.

”Seharusnya tidak boleh ada pelanggaran. Kami akan cek,” kata Alex, beberapa waktu lalu. Namun ia memastikan, setoran titik parkir ini telah dievaluasi dari Rp 500 ribu per pekan naik menjadi Rp 1 juta per pekan. (iza)

Kepala BP Batam Tak Bisa Menghapus UWTO

0
ilustrasi
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Uang Wajib Tahunan Otorita Batam (UWTO) atau yang kini kita kenal dengan sebutan UWT kembali disoal. Ada yang minta dihapuskan.

Bisakah demikian?

Kepala BP Batam, Lukita D Tuwo mengatakan tentang hal itu pihaknya telah memikirkan.

Kajian itu menghasilkan analisa tak mungkin menghapuskan UWT untuk bisnis atau industri.

Untuk perumahan pun tak bisa.

Namun, untuk rumah ukuran 100 meter persegi BP Batam membuat kajian untuk dinihilkan.

“Tak mungkin rumah besar ikut dinihilkan juga,” imbuhnya.

“Ini kan ada unsur fairness-nya,” ujar Lukita saat jumpa pers akhir tahun.

Kajian itu telah diajukan kepada Dewan Kawasan. Membahas UWT tak bisa dilakukan dalam tubuh BP Batam sendiri. Ada sekian banyak aturan yang melandasi diterapkannya UWT..

“Harus dapat persetujuan dari Dewan Kawasan (DK) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu),” kata Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, saat itu.

Sebelumnya, BP Batam sudah menurunkan tarif UWTO yang dulu pernah naik sebesar 432 persen di Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 19/2016.

Lalu kemudian turun sesuai arahan DK yakni dengan rentang kenaikan 100 hingga 150 persen yang tertuang dalam Perka 9/2017, kemudian diperbaharui lagi lewat kenaikan empat persen setiap tahunnya melalui Perka 27/2017 yang terbit pada November 2017.

Sedangkan Deputi III BP Batam Dwianto Eko Winaryo mengatakan, PNBP dari UWTO untuk RSS atau rumah-rumah kecil di bawah 100 meter persegi memang cukup besar.

“Cukup besar tapi tak terlalu signifikan. Kami sudah punya mengkaji mengenai potensi kehilangan pendapatan yang sudah kami hitung. Tapi saya tak siapkan datanya,” ungkapnya.

Ia kemudian melanjutkan mengenai usulan penghapusan UWTO ini, BP Batam hanya menjalankan perintah dari pemerintah pusat yang tertuang dalam berbagai undang-undang dan peraturan pemerintah. Contohnya, PMK 87/2018 tentang Tarif Layanan dan Jasa BP Batam, kemudian PP 46/2007 tentang Pembentukan BP Batam, dan Keppres 41/73 tentang Daerah Industri Pulau Batam.

“Apa bisa distop? Kewenangan itu bukan di kami. Karena semua tertuang dalam PMK, Keppres, UU, dan lain-lain. Kami tak menolaknya, namun bukan kami yang bisa jawab, tapi di DK,” tambah Dwi.

Dwi menambahkan, jika kelak kepala BP Batam diganti dan ingin mengusulkan penghapusan UWTO, maka bisa disampaikan ke DK. Di DK, ada 11 kementerian dan lembaga, seperti Kemenkeu, BPN, dan Sekretariat Kabinet (Setkab) yang akan mengkaji mengenai perubahan peraturan soal UWTO.

Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, penghapusan UWTO tersebut tidak akan berpengaruh terlalu signifikan terhadap pendapatan negara bukan pajak (PNBP) BP Batam. (leo)

Ambil Alih FIR dari Singapura

0

batampos.co.id – Danlanud Raden Sadjad Natuna Kolonel (Pnb) Prasetya Halim menyatakan mendukung dan menyambut baik upaya pemerintah mempercepat pengambilan alih ruang udara, Natuna, Tanjungpinang, dan Batam dari kendali Singapura.

Menurutnya, pemerintah berupaya keras agar kedaulatan ruang udara, Natuna, Tanjungpinang, dan Batam dikuasai sepenuhnya oleh negera. Selama ini, tiga ruang udara wilayah Provinsi Kepulauan Riau tersebut masih dalam pengawasan dan kendali Air Traffic Control (ATC) Singapura.

“Selama ini setiap penerbangan dalam ruang udara wilayah Kepri ini harus izin dari Singapura. Sebagai pangkalan udara TNI di perbatasan, kami sangat men-support agar pengambilan alih ruang udara ini dipercepat,” kata Danlanud, Rabu (2/1/2019).

Dikatakannya, target mengambil alih tersebut tahun 2019, namun sekarang masih dalam proses. Kementerian Perhubungan, AirNav, termasuk Kementerian Luar Negeri masih bekerja dan tahap lobi-lobi tingkat internasional.

Danlanud mengatakan, jika Flight Information Region (FIR) wilayah Natuna diambil alih oleh negara, maka Lanud RSA Natuna secara fasilitas pendukung penerbangan sudah sangat lengkap.

Bahkan menurutnya, status pangkalan udara TNI AU di Tanjungpinang pun perlu ditingkatkan. Selain itu, pemerintah sudah me­rencanakan membagun Lanud tipe C di Batam di 2019.

“Pesawat-pesawat tempur TNI AU bisa siaga penuh di Ba­tam. Inilah upaya pemeritah untuk menjaga ruang uda­ra, agar Singapura juga tahu bahwa wilayah udara sudah diambil alih dari mereka. Jadi nanti, setiap kita mau terbang, ya terbang saja tidak perlu izin lagi sa­ma Si­ngapura,” terang Danlanud.

Mengambil alih ruang udara, kata Danlanud, tidak hanya untuk kedaulatan udara di perbatasan. Namun secara finansial jelas akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah di perbatasan.

“Dampak secara ekonomi itu jelas akan dirasakan oleh Natuna. Namun yang paling utama saat ini, pemerintah mesti mempersiapkan infrastruktur dan SDM yang siap dan bisa diandalkan,” terang Raden.

Petugas ATC di Bandara hang Nadim.
foto: batampos.co.id / yusuf hidayat

Seperti diketahui, tidak hanya penerbangan sipil, ruang udara Natuna hingga Batam dan Tanjungpinang dikuasai Singapura menyebabkan TNI harus minta izin kepada Singapura untuk melakukan latihan tempur di wilayah sendiri seperti di Natuna.

Kendali Singapura atas wilayah udara Batam, Tanjungpinang, dan Natuna sudah berlangsung sejak 1946 atau setahun setelah Indonesia merdeka. Artinya, sudah 72 tahun lebih Singapura mengendalikan FIR di tiga wilayah itu.

Luas penguasaan Singapura atas wilayah udara tersebut mencapai 100 nautical mile. Satu nautical mile setara 1,825 kilometer. Artinya, luas kekuasaan Singapura di atas negara kita sekitar 200 kilometer dari garis batas kedua negara. Itu sudah nyaris masuk ke wilayah Pangkal Pinang (Bangka) dan Palembang. Sangat luas.

Adalah pertemuan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional atau ICAO di Dublin, Irlandia, Maret 1946, yang memberi kekuasaan kepada Singapura untuk mengontrol lalu lintas di angkasa Indonesia, khususnya wilayah Kepri. Saat itu delegasi Indonesia tidak hadir.

Berdasarkan mandat dari pertemuan ICAO tahun 1946 itulah, seluruh pesawat-termasuk pesawat militer Indonesia yang ingin mendarat, lepas landas, atau sekadar melintas di atas Batam, Tanjungpinang, dan Natuna, wajib diinformasikan kepada Singapura dan harus mendapat izin Singapura.

Mandat ICAO tak hanya memberi Singapura kewenangan mengatur lalu lintas udara di dalam area FIR di Kepri. Lebih daripada itu, Singapura juga berhak memungut fee atau bayaran dari seluruh maskapai yang melintasi FIR, termasuk fee dari maskapai Malaysia yang melintas dari kota-kota Semenanjung Malaysia ke Malaysia Timur di Kalimantan dan sebaliknya. Tarifnya dalam dolar Amerika.

Sementara upaya merebut kembali kedaulatan udara Indonesia dari tangan Singapura sudah berlangsung sejak tahun 1993 melalui pertemuan Navigasi Udara Regional (Regional Air Navigation/RAN Meeting) yang diselenggarakan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) di Bangkok. Dalam makalahnya tentang UU Penerbangan tahun 2009, ahli hukum internasional Dr HK Martono mencatat, dalam pertemuan sepenting itu pemerintah Indonesia hanya mengirim pejabat operasional. Sedangkan Singapura mengirim Jaksa Agung, Sekjen Kementerian Perhubungan, serta para penasihat hukum laut internasional.

Alhasil, Indonesia tidak memperoleh kemajuan apa-apa dalam pertemuan itu. Forum menyepakati agar Indonesia dan Singapura menyelesaikan masalah FIR ini secara bilateral. Apabila telah dicapai kesepakatan, akan disampaikan kepada RAN Meeting berikutnya. RAN Meeting ini berlangsung tiap sepuluh tahun sekali.

Selain melalui pertemuan resmi itu, pemerintah juga berkali-kali menggaungkan rencana pengambilalihan FIR Kepri dari Singapura. Mulai dari era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hingga Presiden Joko Widodo. Pemerintah menargetkan, tahun 2019 ini FIR Kepri sepenuhnya kembali di bawah kendali Indonesia.(JPG)

Isu Jutaan Surat Suara Sudah Tercoblos Ternyata Hoax

0
Ketua KPU Arief Budiman memastikan kabar soal tujuh kontainer surat suara sudah tercoblos itu hoax. (Miftahul Hayat/jawapos.com)

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan juga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) langsung bergerak melakukan pengecekan ke Tanjung Priok. Itu terkaita danya isu surat suara Pilpres 2019 sebanyak tujuh kontainer yang telah tercoblos.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pihaknya tidak menemukan adanya tujuh kontainer surat suara pilpres 2019 yang kabarnya sudah dicoblos itu. Karena dirinya mendapatkan rekaman suara yang beredar lewat pesan Whats App (WA) soal jutaan isu surat suara yang sudah tercoblos.

“Terkait dengan ada tujuh kontainer ‎dari Tiongkok yang dikabarkan dalamnya berisi masing-masing 10 juta surat suara, dan katanya satu sudah di buka dan ketahuan sudah ada coblosannya untuk nomor 01. Dan disampaikan katanya sudah disita oleh KPU. Kemudian temuan pertamnya katanya juga dilakukan oleh salah satu marinir dari TNI AL seperti info yang bededar itu idak benar” ujar Arief Budiman di Kantor Bea Cukai, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (3/1) dini hari.

“Hari ini kami memastikan berdasarkan berita yang beredar ke Bea Cukai tidak ada berita tentang 7 kontainer tersebut itu tidak benar alias hoax” tambahnya.

Arief juga menegaskan, pihaknya tidak menyita satu pun kontainer tersebut‎. Sebab semua kabar yang beredar adalah hoaks. Sehingga ini adalah tuduhan serius bagi KPU.

“Tidak ada juga kabar yang mengatakan ada TNI AL yang menemukan itu.Dan tidak benar bahwa dikatakan telah menyita satu kontener itu. Jadi semua itu bohong,” katanya.

Lebih lanjut, Arief mengaku pihaknya sudah mendapatkan informasi tersebut bersama dengan para Komisioner KPU pada sore tadi. Namun dia memastikan info yang berseliweran tersebut adalah tidak benar.

‎”Yang jelas Magrib tadi ya mulai gencar, sebetulnya sebelum Magrib info itu sudah beredar tapi kami dapat orang per orang,” pungkasnya.

Adapun tentang penemuan surat suara ini mengemuka setelah Wakil Sekretaris Partai Demokrat, Andi Arief, menyampaikan hal tersebut di akun Twitternya pada hari ini. Dalam cuitan yang diunggah Andi pukul 20.05 WIB.

“Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di tanjung Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya. Karena ini kabar sudah beredar,” kata Andi Arief dalam Twitternya @andiaries_.

Namun selang berapa lama, Andi Arief menghapus cuit yang ia tulis mengenai adanya surat suara yang sudah tercoblos di kawasan Tanjung Priok. (gwn/JPC)

Akta dan KK Pakai Tanda Tangan Digital

0

batampos.co.id – Tahun 2019 ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam akan menerapkan tanda tangan digital untuk mempermudah dan mempercepat pengurusan Akta dan Kartu Keluarga (KK).

”Tinggal tunggu juknis (petunjuk teknis, red) saja. Kalau kami menyambut baik rencana ini,” kata Kepala Disdukcapil Kota Batam Said Khaidar, Rabu (2/1).

Ia menjelaskan untuk pengurusan KK, akta lahir, kematian, dan pernikahan membutuhkan tanda tangan pejabat dalam hal ini kepala dinas, agar memiliki legalitas dan diakui tentunya.

”Tak seperti e-KTP yang tidak membutuhkan tanda tangan kepala dinas. Untuk dokumen lain penting,” sebutnya.

Setiap hari ada ratusan permohonan pengurusan akta dan KK yang masuk ke Disdukcapil. Meskipun saat ini pengurusan KK sudah di tingkat kecamatan, namun legalitas tetap dipegang kepala dinas.

”Jadi, setiap selesai cetak harus ditanda tangan dulu. Dan itu jumlahnya tidak sedikit. Sekali tanda tangan mau ribuan juga dan itu manual semua,” jelas Said.

Untuk itu, adanya gebrakan tanda tangan digital ini, menurutnya sangat membantu. Selain mempercepat legalitas, tentu menggunakan sistem penumpukan bisa dihindari. Warga yang mengajukan juga tidak menunggu lama agar dokumen mereka selesai.

”Kalau benar diterapkan (tanda tangan digital, red) bisa jadi waktu pengurusan jadi lebih singkat. Mungkin dari 14 hari jadi lima atau tujuh hari,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, beberapa waktu lalu pihaknya juga sudah menghadiri sosia-lisasi penerapan tanda tangan digital ini di pusat. Pada dasarnya penggunaan sistem ini memudahkan.

”Nanti akan koneksi ke pusat juga. Jadi tidak bisa sembarangan juga menggunakan sistem ini. Kemarin Pak Kabid sudah ikut sosialisasinya. Tinggal menunggu kelanjutan dan waktu penerapan saja lagi,” beber Said.

Mengenai total data dokumen yang dikeluarkan Disdukcapil tahun 2018, ia menyebutkan jumlanya masih direkap.

”Yang jelas ada peningkatan sepertinya, terutama yang pemula,” tutup pria yang pernah menjabat Camat Batuampar ini. (yulitavia)

Gilang Andika, Bayi Kembar Siam Meninggal Dunia

0
Ernila Sari memberi susu bubuk anaknya, Gilang Andika (2) yang berkepala dua di Rusun Mukakuning Blog G, Mukakuning, Seibeduk, Jumat (13/7/2018).
F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Gilang Andika, bayi kembar siam pasangan Ernilasari dan Mustafa meninggal dunia. Bayi berusia tujuh bulan tiga minggu itu menghembuskan nafasnya di Rumah Sakit Camatha Sahidya, Mukakuning, Senin (31/12/2018) sekitar pukul 00.15 WIB.

Ernilasari mengatakan tidak ada tanda-tanda sebelum bayinya itu meninggal. Pada malam itu, Gilang sempat diberi makan dan susu. Namun sesaat kemudian, tiba-tiba Gilang tidak bergerak.

“Siap (setelah, red) dikasih makan sudah tidak bergerak lagi,” katanya, Rabu (2/1/2019).

Cemas, ia dan suaminya pun langsung melarikan Gilang ke rumah sakit. Di sana, ia sempat mendapat pertolongan. Anak ke tiganya itu diberi diinfus. Jantungnya juga dipompa. Namun sayang, nyawanya tidak tertolong dna dinyatakan meninggal dunia.

Tak tertahan kesedihan yang dirasakan Ernila dan Mustafa. Cobaan datang bertubi-tubi terhadap mereka. “Kami tabah. Mungkin ini yang terbaik untuk anak kami,” katanya.

Sebelumnya, Gilang Andika lahir dalam kondisi tidak normal pada 7 Mei 2018 lalu. Bayi tersebut lahir dengan satu tubuh dan dua kepala yang berdempetan. Kepalanya juga divonis mengidap penyakit Hydrocephalus (terdapat cairan pada rongga otak yang menyebabkan kepala membasar).

Gilang, selama ini sudah menjalani perawatan medis rumah sakit Camantha dan Awal Bros Batam. Orangtua Gilang pernah berniat untuk melakukan operasi pemisahan, Namun karena kondisinya yang tidak memungkinkan, niat itupun diurungkan. (une)

 

baca juga

Bayi Terlahir Satu Kepala Dua Wajah

Bayi Berwajah Dua Menunggu Dokter Ahli dari Bandung

Gilang Andika, Bayi Dempet Kepala Tidak Bisa Dioperasi

 

Logistik Pemilu Sudah 75 Persen

0

batampos.co.id – Perisiapan logistik untuk Pemiluhan Umum (Pemilu) Kota Batam sudah mencapai 75 persen.

Waktu pelaksanaan pemilu serentak 2019 hanya sekitar 106 hari menuju hari H, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam makin sibuk mempersiapkan segala logistik untuk pelaksanaan pemilu agar berjalan dengan baik tanpa kendala. Selasa (1/1).

Komisioner KPU Divisi Hukum Mulyadi Evendi menjelaskan, hingga awal tahun 2019, kecuali surat suara, semua logistik yang diperlukan untuk pemilu sudah sampai ke tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam.

“Mulai dari bilik suara, kotak surat suara, tinta, bantalan coblos, sampul surat suara sudah ada di gudang penyimpanan logistik KPU,” ujarnya.

Lanjutnya menjelaskan, saat ini tengah dilakukan pemeriksaan terhadap logistik untuk pemilu 2019 yang sudah datang, seperti penghitungan jumlah dan kondisi fisik logistik.

“Jika ditemukan kondisi fisik yang rusak, atau jumlahnya yang kurang maka akan segera dilaporkan kembali ke KPU pusat untuk segera dikirim tambahan bagi logistik yang kurang atau logistik baru apabila ada yang rusak,” sebutnya.

Kendati dekimian, untuk logistik seperti bilik suara dan kotak surat suara belum dilakukan pengecekan sebab masih menunggu koordinasi dengan KPU pusat.

“Namun kita tidak khawatirkan dari bilik suara dan kotak suara yang baru didatangkan baik jumlah maupun fisiknya, sebab logistik bilik suara dan kotak suara tahun 2014 masih banyak yang bisa digunakan,” kata Mulyadi.

Masih Mulyadi, ia menjelaskan saat ini hanya logistik berupa surat suara yang belum didatangkan sebab, KPU masih melakukan penghitungan DPT.

“Takutnya surat suara yang didatangkan kurang dari DPT makanya surat suara belum bisa didatangkan,” tangkasnya. (cr2)

KPU Batam Terus Maksimalkan Pendataan Pemilih

0

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam terus lakukan pencarian data pemilih untuk Pemilu April 2019.

Dari data Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2) Berjumlah 650.876 pemilih dan masih berbanding jauh dengan jumlah Data Penduduk Pemilih Potensian Pemilu (DP4) tahun 2014 Kota Batam sekitar 800.000 Pemilih.

Komisioner KPU Batam Divisi Program dan Data Sudarmadi menjelaskan, Setelah Pendataan Daftar Pemilih Khusus pertama (DPK-1) yang dilakukan pada Desember 2018 dan mendapatkan 85 pemilih tambahan, maka mulai awal tahun akan dilakukan pendataan DPK-2 tanggal 6 Januari 2019 dan DPK-3 pada bulan Maret mendatang untuk mencari pemilih tambahan tersebut.

“Melalui DPK ini KPU berharap banyak pemilih yang belum terdafdar dalam DPTHP-2 terdaftar dalam DPK,” Kata Sudarmadi.

Lanjutnya menjelaskan, banyaknya perbedaan antara DP4 dengan DPTHP-2 ini diakbatkan adanya penduduk Batam yang sudah meninggal serta banyak warga Batam yang sudah pindah namum tidak melaporkan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) sehingga tidak ada perubahan data dari pemilu 2014 lalu.

“karena inilah data kita cukup banyak jauh perbedaannya,” ujarnya.

Lanjutnya menjelaskan, pemilih yang masuk DPK ini adalah pemilih pemula yang sudah melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) namum belum dapat KTP, masyarakat Batam yang belum masuk DPTHP-2 dan warga Batam yang baru datang setelah DPTHP-2 ditetapkan.

“Inilah target kita yang akan masuk DPK supaya angka pemilih bisa mendekati DP4,” tangkasnya.

Selain itu KPU juga akan melakukan pendataan ke sekolah-sekolah untuk mendata pemilih pemula dan dikoordinasikan dengan Disdukcapil berapa jumlah pemilih pemula yang telah melakukan perekaman dan terdaftar sebagai pemilih pemula.

“Intinya KPU akan bekerja keras mulai awal tahun untuk pendataan pemilih ini,” sebut Sudarmadi.

114 Calender of Event Wisata 2019 Kota Batam

0

batampos.co.id – Penyambutan wisatawan mancanegara (wisman) pertama tahun 2019 digelar di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Selasa (1/1) pagi. Turis asing pertama yang tiba di Batam adalah Tang Jiasheng. Menumpang kapal feri pertama dari Singapura, warga negara (WN) Tiongkok tersebut tiba pukul 07.45 WIB.

Kedatangan Jiasheng dan wisman lainnya disambut kompang. Tersenyum, Jiasheng terlihat senang dengan penyambutan tersebut.

”(Mau) berlibur, saya sering ke Batam,” ucap dia. Ia berharap Batam semakin nyaman sebagai kota tujuan wisata dan dapat mempertahankan keramahannya kepada turis.

”Semakin ramah dan nyaman,” imbuhnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam Ardiwinata mengatakan, penyambutan turis pertama ini merupakan kegitan rutin setiap tahun. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada wisatawan.

”Salah satu sapta pesona adalah kenangan. Dengan kenangan yang baik, mereka akan membantu kita mengenalkan Batam kepada keluarga, kolega maupun teman mereka bahwa Batam ramah dan nyaman untuk wisatawan asing,” imbuhnya.

Ardi mengatakan, Batam tengah serius membangun pariwisata Batam. Diawali dengan pembangunan infrastruktur dan didukung amenitas yang banyak. Tak lupa juga 2019 akan banyak atraksi yang akan menyemarakkan kegiatan pariwisata Batam. Atraksi ini merupakan perpaduan pelaku pariwisata dan pemerintah.

”Tadi malam (malam pergantian tahun, red), Wali Kota Batam Muhammad Rudi telah meluncurkan 114 agenda wisata (calender of event/CEO) 2019 di Batam yang siap menarik wisatawan,” ungkapnya.

Abas salah seorang warga Belakang padang menunjukan kepiawaiannya saat bermain permainan tradisional gasing di jalan Engku Putri, Jumat 92/10). Acara tersebut merupakan rangkaian Kenduri seni Melayu dalam rangka Hari Jadi Kota Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

Agar event ini dikenal luas, Disparbud akan berkoordinasi dengan perwakilan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di Singapura yakni Wonderful Indonesia Tourism Office (WITO) yang menjadi tempat kerja bagi tim Visit Indonesia Tourism Officer (VITO).

Tidak hanya itu, kalender wisata ini akan dibagikan di tour operator dan tour agent yang beroperasi di Batam.

”Kami minta bantuan mereka (tour operator dan tour agent, red) untuk ikut mempromosikan,” ucap dia.

Adapun event-event yang akan digelar pada 2019, ialah

l Januari 2019
1. Nongsa Regatta
2. BSGS Golf Tournament Nongsa
3. Ruggedian Asia Obstacle Fun Run
4. STQ tingkat Kelurahan
5. Batam Outer Road Batam Real Mountain Bikers

l Februari 2019
1. Nongsa Neptune Regatta Batam
2. Bindan & Lingga
3. Sociaty of Singapore Golfer
4. Imlek Festival dan Barongsai Show
5. Chinese New Year Batam View
6. Tiongkok New Year Eve
7. BP Batam Golf Series
8. Tering Bay Spin Golf Gathering
9. Jong Festival
10. SPGA Golf Tournament
11. Bajafash
12. STQ tingkat Kecamatan

l Maret 2019
1. The of Street Food Fiesta
2. Cruise to Jakarta
3. Herbs Memorial Golf Tournament
4. Kepri Travel Mart
5. Internasional Photo Fiesta Nongsa Sensation
6. International Master Endyro
7. Photo Marathon
8. Mandarin Artist Shopping Dining & Concert
9. ASEAN Senior Master Golf Tournament
10. International Surfcasting Tournament
11. Triangle Tourism Travel Mart
12. Tanah Merah Country Club Golf Trip
13. Festival Makanan Melayu
14. Titian Muhibah Serumpun Indonesia

l April 2019
1. Largest Zumba Gathering
2. Nongsa Challange
3. Equator Cruise III
4. Festival Kampung Tua
5. SIA Pillot & Cabin Crew Golf Tournament
6. Tering Bay Spin Golf Gathering
7. Batam Food Fiesta
8. Kejuaraan Internasional Karate Piala Wali Kota
9. Fashiontastetic Week
10. Famtrip Natuna Anambas

l Mei 2019
1. Silaturahmi Masyarakat Padang Bawean
2. 3rd Tambelan Cruise
3. Batam Berselawat
4. SPGA Golf Tournament Series
5. Safari Ramadhan
6. Batam Open Volley Ball International
7. Singapore Professional Golf Association
8. Parent Day Celebration
9. Misi Muhibah Kebudayaan
10. Anambas Natuna Cruise

l Juni 2019
1. Halal Bihalal
2. Mega Beach Party
3. Offshore Fishing Tournament IV
4. Getai Traditional Music Concert
5. Mega Line Dance
6. SSG International Amateur Championship

l Juli 2019
1. Obiang Zumba
2. Palm Spring Ladies Open Golf
3. Singapore National Road Championship
4. Trail Run
5. Tournament Voli International Batam Open
6. Tour de Barelang
7. Bintan Golf Cruise dan Tering Bay Spin Golf

l Agustus 2019
1. Chili Crab Cruise
2. Pawai Pembangunan
3. Sinar Mas Cup Golf Tournament
4. JB Cruise Sebana Cove
5. Marines Obstacle Run
6. Gerak Jalan HUT RI
7. International Batu Ampar 10 K
8. 5th Nations Friendship Golf

l September 2019
1. Volley Ball International Tournament
2. Joget Pop Yeye 60-an
3. International Boat Fishing Tournament
4. Batam Moon Cake Festival
5. ASITA Sales Mission
6. Batam Fishing Festival Pulau Abang
7. 9 HGC Leage Cup
8. Tering Bay Spin Golf
9. Lingga Cup/Batam
10. Asian Seniors Master

l Oktober 2019
1. Wonderful Sail Bintan/Batam
2. Society of Singapore Golfer
3. Batam Fiesta
4. Deevapali Celebration
5. 14th Nongsa Cup Golf Tournament
6. Kepri Travel Mart
7. Go Green Nongsa Run
8. Mandi Safar Kampung Terih
9. Parade Tari Batam
10. 13th Nongsa Cup Golf Tournament

l November 2019
1. Light House Run
2. Ningsa Cup XIV Golf Tournament
3. Indonesian Series Grand Fondo
4. Funbike Koran Sindo
5. Bollywood Party
6. Tering Bay Spin Gold
7. The 4th Batam Senior PERPESI Golf Challenge

l Desember 2019
1. Batam Great Sale
2. Tering Bay Spin Golf
3. Batam International Marathon
4. Pesta Rakyat Hari Jadi Batam
5. Gebyar Budaya Nusantara
6. Series Xmas dan New Years Eve Mega
Celebration Nongsa Sensation
7. Golf & Boaters Night
8. Kenduri Seni Melayu
9. Kenduri Akhir Tahun
10. Cobra Golf Kakis
11. SPGA Golf Tournament Party