Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 11716

Ada Denda Parkir, DPRD Batam Prediksi PAD akan Naik

0

batampos.co.id – DPRD Kota Batam meminta Dishub untuk bisa memaksimalkan pendapatan paska pemberlakuan derek parkir. DPRD Memperkirakan, harusnya PAD yang tambah bisa mencapai Rp 1 miliar.

“Jadi kalau hitung-hitungannya, harusnya memang naik sekitar Rp 1 miliar,” kata wakil ketua komisi III DPRD Kota Batam, Sugito, Selasa (24/9).

Sugito mengatakan derek ini memang dilakukan untuk penertiban parkir sekaligus meningkatkan PAD. “Tetapi setiap bulannya itu, bisa saja pendapatan tak menentu. Karena bisa saja tidak ditemukan pelanggaran,” katanya.

Tetapi ia berharap petugas Dishub bisa untuk aktif melakukan penindakan. Apalagi anggaran untuk operasional untuk penertiban tersebut termasuk besar.

“Jadi bukan hanya untuk roda empat mereka yang kita anggarkan. Untuk roda dua juga dianggarkan. Makanya tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak aktif,” katanya.

foto: batampos.co.id cecep mulayana

Anggota komisi III lainnya, Werton Panggabean juga mendukung penindakan parkir liar oleh Dishub. Ia berharap petugas dari Dishub untuk aktif baik siang dan malam sesuai dengan jam operasional parkir yakni mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB.

“Kami mendukung. Selain menambah PAD, ini bisa menertibkan parkir yang sembarangan di badan jalan,” katanya.

Sebelumnya Kadishub Batam, Rustam Efendi mengatakan, bahwa penindakan akan mulai dilakukan mulai 1 Oktober mendatang. Ini akan signifikan untuk menambah PAD.

“Jadi sekarang ini masih sosialisasi. Tetapi untuk 1 Oktober akan langsung penindakan,” katanya. (ian)

Kajol Diisengi Suami Sendiri

0
Kajol dan Ajay Devgn (Indiatimes)

batampos.co.id – Aktor Ajay Devgn mengusili istrinya, Kajol, melalui Twitter dengan menyebar nomor ponsel WhatsApp pemeran Anjali di film Kuch Kuch Hota Hai tersebut.

Dilansir dari Indiatimes, diketahui Ajay Dvgn menyebarkan nomor istrinya melalui akun Twitter. Sembari menyebarkan nomor, ia juga menulis bahwa Kajol sedang tidak berada di negaranya.

“Kajol sedang tidak di negara ini, koordinasi dengannya di WhatsApp 9820123300,” tulisnya pada Senin (24/9) lalu.

Tak ayal hal tersebut direspons beragam oleh para penggemar. Mereka langsung mengecek kebenaran nomor tersebut dengan menghubungi Kajol langsung lewat aplikasi WhatsApp, baik itu menelepon maupun mengirim chat.

Ternyata nomor tersebut memang benar nomor Kajol. Ketika mereka menyimpan nomornya, mereka bisa melihat gambar Kajol di profil WhatsApp tersebut. Para penggemar tentu saja semakin menggila.

“Aku menunggu balasannya, Pak!” ujar seseorang sambil mengirimkan screen capture ruang obrolan yang dikirimkan kepada Kajol.

“Terima kasih banyak. Biarkan aku memasukkannya ke grup keluarga. Orangtuaku penggemarnya,” kata yang lain.

Banyak orang menyangka, apa yang dilakukan Ajay merupakan suatu kesalahan yang tidak disengaja. Namun ia langsung membantah dengan menge-tweet kembali.

“Usil di tempat syuting telah dilalui! Aku mencoba menarik kalian ke sini!” katanya disertai emoji tertawa puas.

Setelah itu, Kajol pun akhirnya bereaksi dengan membalas cuitan suaminya tersebut lengkap dengan emoji marah

“Sepertinya leluconmu sudah keluar dari studio sekarang. Tapi jangan harap bisa masuk ke rumah!” tegasnya.

Diketahui, Ajay Devgn merupakan seorang yang sangat iseng. Ia bisa mengerjai siapapun, tidak terkecuali istrinya. Di lokasi syuting, ia tidak pernah menghilangkan kesempatan untuk mengusili siapapun. Bahkan suatu hari ia pernah mengisengi Saif Ali Khan dengan lari bertelanjang dada.

(dmp/JPC)

Curi Sepeda Motor sebab Kecanduan Bermain di Warnet

0

batampos.co.id – Polsek Batuaji kembali bekuk pelaku pencurian sepeda motor (curanmor). Adalah HP, pemuda 20 tahun yang dibekuk di sebuah warnet, Selasa (25/9/2018) lalu.

Warga kaveling Saguba, Sagulung ini merupakan pelaku pencurian sepeda motor Beat BP 3xx9 OE milik Nurdin Erlindo Siahaan, warga perumahan MKGR, Batuaji.

Selain sepeda motor korban, dari tangannya polisi juga menyita satu unit sepeda motor Yamaha Vixion yang sudah dipreteli. Sepeda motor itu belakangan diakui Heru hasil curian terdahulu yang belum laku dijual.

Kepada polisi, pemuda pengangguran ini mengaku kecanduan bermain di warnet sehingga nekad mencuri sepeda motor orang lain. Dia berencana akan jual dua sepeda motor curian itu agar punya modal bermain di warnet.

“Baru dua kali ini Pak. Rencananya mau jual buat main warnet. Nggak ada kerjaan saya pak,” ujar Heru.

Kepada polisi dia mengaku tidak ada modus khusua untuk menggasak sepeda motor orang. Dia hanya memanfaatkan peluang kelengahan pemilik saat memarkirkan sepeda motornya.

“Memang pakai kunci T tapi ditempat yang sepih. Bukan saya nyari-nyari. Kebetulan lihat peluang saja,” ujarnya.

Sepeda motor terakhir yang dicurinya juga karena ada peluang sebab korban parkir depan rumah tanpa kunci stang. Kebetulan melintasi depan rumah korban dan tak ada warga yang melintas, diapun memanfaatkan peluang itu dengan kunci T yang sudah dibekalinya.

Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe membenarkan adanya penangkapan pelaku curanmor tersebut. Kepada wartawan dia lebih menekankan imbauan agar masyarakat lebih berhati-hati lagi saat meninggalkan kendaraan di rumah ataupun ditempat keramain. Dia berharap agar warga menggunakan kunci ganda..(eja)

Puskesmas Batal Dibangun, Anggota DPRD Batam Menyayangkan

0

batampos.co.id – Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Udin P Sihaloho menyayangkan batalnya pembangunan tiga puskesmas karena alasan defisit anggaran tahun ini.

Sebab, saat ini sarana kesehatan masyarakat yang paling dasar ini di Batam jumlahnya sangat minim, hanya 19 puskesmas saja yang tersebar se Batam. Sementara idealnya, di Batam minimal harus memiliki 40 puskesmas.

“Targetnya kan ahrusnya satu puskesmas itu maksimal melayani 30 ribu warga. Ini tidak, satu puskesmas harus menghandel empat kelurahan di satu kecamatan yang jumlah penduduknya hampir mencapai 100 ribu,” ujar Udin.

Ia menyayangkan pembangunan puskesmas yang seharusnya lebih prioritas dibandingkan pelebaran jalan, terpaksa tak dilakukan pembangunan lagi.

“Saya bingung dengan pemerintahan di Batam ini. Bagaiman sebenarnya mereka itu menyusun anggaran, bagaimana sebenarnya kriteria pembangunan yang masuk skala prioritas dan mana yang tidak. Yang berhubungan langsung dengan kesehatan masyarakat kan puskesmas, harusnya itu jadi prioritas lah untuk dibangun,” terang Udin.

Kalau misalnya alasannya puskesmas tak terbangun karena anggaran defisit, Udin menegaskan harusnya minimal satu puskesmas itu bisa dikerjakan di bulan Maret atau April lalu.

“Jangankan puskesmas, pembangunan 24 posyandu yang lebih kecil lagi lingkupnya, lebih kecil anggarannya saja yang usulan sejak 2017, sampai saat ini saja tak terbangun. Kalau menurut kami, boleh dilakukan pelebaran jalan, tapi jangan terlalu kebablasan anggaran itu semua diperuntukkan pelebaran jalan, bagilah dengan pembangunan yang lebih mengena dan dibutuhkan masyarakat, seperti misalnya puskesmas,” ujar Udin

ilustrasi

Sebelumnya Ombudsman Kepulauan Riau (Kepri), Lagat Paroha Siadari menyayangkan di Batam jumlah puskesmas sangat minim dibandingkan jumlah pertumbuhan penduduknya yang semakin padat.

Data yang didapat oleh Ombudsman dari Dinas Kesehatan Kota Batam, sebenarnya rasio ideal itu satu puskesmas maksimal menangani 30 ribu warga. Namun untuk di Batam sendiri, lanjut Lagat, bahkan ada satu puskesmas seperti di Sagulung maupun Batuaji harus menampung atau menangani sebanyak 170 ribu warga.

“Jumlah itu kan sudah di luar rasio. Untuk di Batam, jumlah puskesmas yang ada hanya 19 untuk menghandel lebih dari satu juga lebih warga Batam. Jumlah itu sangat jauh dari mencukupi yang seharusnya minimal ada 40 puskesmas di Batam,” ujar Lagat.

Sebenarnya, lanjutnya, tahun ini ada dua puskesmas yang mau dibangun, ternyata dibatalkan karena defisit anggaran. Hal itu disayangkan oleh Lagat.

“Kami minta Pemko Batam agar jangan anggaran yang sudah dianggarkan yang langsung menyentuh pelayanan publik yang bisa dirasakan langsung masyarakat seperti keberadaan puskesmas atau pembangunan puskesmas itu diganggu. Kami tiga hari lalu meminta Kadis Kesehatan Batam, Pak Didi untuk mengawal honor atau gaji dari tenaga medis di puskesmas, agar jangan sampai tak terbayarkan. Itu sangat mengganggu pelayanan nantinya,” terang Lagat.

Lagat berharap kepada Pemko Batam agar lebih cerdas dalam memangkas anggaran. Harus dilihat dahulu anggaran tersebut digunakan untuk hal yang lebih menyentuh dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami berharap untuk proyek yang besar dan tak menyentuh langsung ke masyarakat seperti kunker, ataupun bimtek, dapat ditunda atau disinergikan pembiayaannya ke provinsi atau ke pusat,” katanya.

Sementara saat melakukan rapat terbatas bersama Kadinkes Batam, Didi Sumaryadi pada Kamis lalu, Lagat mengatakan, Kadinkes Batam saat itu menyampaikan anggaran renovasi untuk mengoptimalkan fasilitas di sejumlah puskesmas dan unit layanan lainnya seperti pembelian alkes, terimbas rasionalisasi anggaran dari Rp 50 miliar menjadi hanya Rp Rp 14 miliar.

“Namun Kadinkes Batam kemarin memastikan bahwa honor para medis dan non PNS tidak akan ada masalah. Sehingga tidak akan mengganggu pelayanan ke masyarakat terkait pelayanan medis. Sementara hibah DAK kesehatan dari APBN yang biasanya diterima Rp 50 miliar, hanya menjadi Rp 3,5 miliar tahun ini,” ujar Lagat.

Terkait pemberian vaksin MR ke masyarakat, Lagat menegaskan juga masih bermasalah karena stigma halal-haram beberapa waktu lalu, masih belum melekat pada sebagian besar masyarakat di Batam yang berimbas banyak masyarakat yang menolak anaknya di vaksin.

Tak hanya di Batam, lanjut Lagat. Di kabupaten/kota lainnya di Kepri pun juga sama kondisinya dengan di Batam, masih banyak masyarakat yang enggan membawa anaknya ke klinik atau puskesmas untuk di vaksin MR. Sehingga pemberian vaksi MR yang diprogramkan pemerintah pusat di Kepri juga belum bisa mencapai target.(gas)

[batampos.co.id Channel] Tempat Hitz untuk Kumpul

0

Sumatra Coffe yang bertempat di lantai dua International Ferry Terminal ini untuk kegiatan pertemuan ataupun kumpul-kumpul bareng temen kalian lho.

Catat, Sepeda Nusantara di Batam 7 Oktober, Mendatang

0
ki-ka: Herman Mangundap, M Iqbal, Jadi Rajagukguk, Daniel saat diskusi di ruang redaksi Batam Pos.
foto: batampos.co.id / putut ariyo tejo

batampos.co.id – Panitia Sepeda Nusantara, Batam menargetkan 5000 peserta. Acara sepeda santai ini akan digelar pada 7 Oktober mendatang. Catat ya….

Siang ini, (26/9/2018) Sekjen PB ISSI, Jadi Rajagukguk ditemani Ketua ISSI Kepri Daniel Samzon Pardosi berserta tim berkunjung ke Batam Pos. Selain silaturahmi, kunjungan ini untuk menajlin kerja sama dengan Batam Pos dalam menyukseskan kegiatan ini.

Jadi dan tim diterima oleh Pimred Batam Pos, M Iqbal ditemani Manajer EO, Herman Mangundap

Sepeda Nusantara 2018 adalah Kegiatan Kementerian Pemuda & Olahraga Republik Indonesia,dan untuk melaksanakan kegiatanya telah membentuk panitia Nasional. Selanjutnya KEMENPORA menunjuk Pemerintah Kabupaten/Kota dan bekerjasama dengan Panitia Nasional untuk membentuk Panitia Pelaksana Daerah.

Ssstt… untuk ikut acara ini tak dipungut biaya alias gratis. Dan…. berhadiah.

Macam mana cara ikutan? Baca harian Batam Pos edisi esok hari ya… (ptt)

Kenalan melalui Medsos, Remaja Puteri jadi Korban

0
ilustrasi

batampos.co.id – Hs, 23, diduga mencabuli remaja Sg, 14.

Peristiwa ini dilaporkan ke Satreskrim Polresta Barelang oleh orang tua korban.

Kanit Pelayanan Perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polresta Barelang Iptu Drefani Diah Yunita membenarkan laporan kasus pencabulan tersebut. Dia mengatakan, kasus pencabulan anak di bawah umur kini masih dalam proses penyelidikan pihaknya dengan memintai keterangan dari saksi-saksi, korban dan pelaku.

Menurutnya, Hs telah mencabuli Sg sebanyak tiga kali. Mulanya, Hs dan Sg berkenalan melalui media sosial Facebook pada tahun 2016 lalu. Dari perkenalan itu, kemudian Hs dan Sg sepakat untuk bertemu pada tahun 2017. Setelah berkenalan, keduanya semakin dekat hingga menjalani hubungan pacaran.

“Mereka pacaran mulai dari tahun 2017. Dan hubungan suami istri itu pertama kali mereka lakukan pada tahun 2017 itu juga. Drai pengakuan, sudah tiga kali mereka melakukan hubungan layaknya suami istri,” ujarnya, kemarin.

Mulanya, aksi tak senonoh keduanya berjalan mulus dan tak ada yang tahu. Namun, berjalannya waktu, peristiwa pencabulan pasangan sejoli itu terbongkar setelah Sg dikeluarkan dari sekolahnya. Sebab, foto mesra dirinya saat berciuman dengan Hs beredar di media sosial hingga diketahui oleh pihak sekolah.

“Dari dia dikeluarkan dari sekolah itu baru tau orang tua korban. Kemudian, orang tua korban melaporkan kejadian ini ke Polresta Barelang pada pertengahan Agustus lalu,” bebernya.

Usai menerima laporan dari orang tua korban, selanjutnya Unit PPA Satreskrim Polresta Barelang melakukan penyelidikan di lapangan. Dari hasil penyelidikan itu, akhirnya Hs berhasil diamankan, Sabtu (22/9) lalu di kawasan Tiban. Usai diamankan, Hs kemudian dibawa ke Satreskrim Polresta Barelang untuk diproses lebih lanjut.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan pelaku. Ia terancam undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun,” imbuhnya. (gie)

Muter-muter Semarang bareng Si Denok

0

batampos.co.id – Keliling Kota Semarang, kini, semakin mudah dan menyenangkan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali meluncurkan bus tingkat khusus untuk turis yang ingin berkunjung ke sejumlah destinasi wisata. Disebut Si Denok. Armada ini melengkapi keberadaan bus Si Kenang yang sudah mengaspal sejak 2017. Denok dan Kenang adalah nama yang dipakai untuk pasangan duta pariwisata di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, bus Si Denok merupakan sumbangan program corporate social rensponsibility (CSR) dari CIMB Niaga. Bus diserahkan Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M Siahaan kepada Pemkot Semarang saat peringatan Hari Perhubungan Nasional di halaman Balai Kota setempat, Rabu (26/9/2018).

“Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih. Akhirnya Si Kenang Bus Wisata yang saat ini sudah ada, bisa ditemani dengan pasangannya. Yakni, Si Denok,” ujar Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi.

Si Denok didominasi warna merah. Kapasitasnya 53 seat dengan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Seperti TV LED, CCTV, WiFi, serta fasilitas bagi penyandang disabilitas.

Bus Si Denok terparkir di halaman Balai Kota Semarang, Rabu (26/9/2018). (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)

Sebelum Si Denok ada, bus wisata gratis milik Pemkot Semarang hanya satu unit. Hendi pun bersyukur dengan adanya tambahan bus, sehingga mampu mengakomodir perjalanan para wisatawan.

“Kebutuhan terhadap bus wisata tingkat ini luar biasa. Masyarakat terus mendesak supaya Pemkot Semarang melakukan pengadaan lagi. Tapi kami tahu di anggaran perubahan, APBD kami defisit,” terang Hendi.

Hendi menambahkan, hal ini menjadi bukti bahwa perkembangan pariwisata di Kota Atlas memperoleh dukungan dari semua pihak. Tak hanya pemerintah, tapi juga swasta yang rela secara cuma-cuma menyumbangkan sarana transportasi.

Sementara itu, Tigor M. Siahaan menyampaikan bahwa ini bukan pertama kali perusahaannya memberikan bus kepada pemerintah. Pada 2016, ada tiga unit bus yang disumbangkan ke Pemprov DKI Jakarta.

Dia berharap dengan adanya Si Denok, animo para turis untuk menjelajahi spot pariwisata di berbagai sudut Kota Semarang akan meningkat. “Ini bukti kami mendukung sarana transportasi publik bagi wisatawan di ibu kota. Tak hanya Jakarta, tapi di berbagai wilayah tanah air,” paparnya.

(gul/JPC)

Syahrini Berduka

0
Kakak Syahrini meninggal dunia karena tersengat listrik. (Instagram @princessyahrini)

batampos.co.id – Syahrini berduka.

Kakaknya, Ridwan Zaelani, 41, tewas tersengat listrik di tempat usahanya, daerah Cimahiwal, Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

“Telah terjadi kecelakaan yang menyebabkan seseorang meninggal dunia akibat tersengat listrik saat sedang mencuci mobil tronton di CV ZBA (Zaelani Bintang Abadi),” ujar Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky Pastika, Rabu (26/9).

Dia menuturkan, Ridwan tewas Selasa (25/9) sore sekira pukul 17. 30 WIB. Ini bermula ketika korban dan temannya Deden Edi Rustandi, 36 sedang mencuci mobil tronton bernomor polisi B-90xx- SYV.

Kemudian korban menyuruh temannya untuk menaikan back truck yang sedang dicuci. Tanpa diduga, back truck mengenai arus listrik tegangan tinggi.

“Sehingga korban Zaelani langsung meninggal dunia di tempat kejadian,” jelas Dicky.

Korban lantas dibawa ke Puskesmas Rumpin untuk dilakukan visum.

“Korban luka pada siku tangan kiri melepuh, telapak tangan kanan berlubang, jari kaki kanan dan kiri melepuh,” beber Dicky.

Dari kejadian ini, keluarga Ridwan membuat surat pernyataan keberatan untuk dilakukan otopsi. “Mereka menyatakan kejadian tersebut musibah dan takdir,” imbuhnya.

Sementara itu rekan korban, Deden dirawat di RSUD Leuwiliang. Dia mengalami luka pada bagian lutut kaki kanan berlubang, telapak kaki kanan dan kiri mengelupas.

“Rekan koban juga mengalami luka dan dirawat di RSUD Leuwiliang,” tambah Dicky.

Kabar duka ini, juga disampaikan oleh Syahrini melalui akun Intagramnya @princessyahrini. “Berita Duka Cita, Jakarta, 25 September 2018. Telah Berpulang Ke Rahmatullah Anak/Kakak/Suami kami tercinta Ridwan Zaelani bin (alm H Dadang Zaelani) – Kakak dari Syahrini dan Aisyahrani,” tulis Syahrini.

“Mohon di bukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Dan semoga amal ibadah Almarhum diterima di sisi Allah SWT,” tulisnya lagi.

(dna/JPC)

Resepsi Kemerdekaan RI di Museum

0
Suasana resepsi kemerdekaan RI di Berlin, Jerman

batampos.co.id – Resepsi diplomatik untuk memperingati hari kemerdekaan RI dilaksanakan di Berlin, Jerman.  Kali ini acara di Berlin mendapat pujian istimewa karena lokasi yang unik.

Sekitar 300 undangan dari kalangan pemerintah Jerman, korps diplomatik negara-negara asing serta mitra-mitra KBRI lainnya, menghadiri acara resepsi diplomatik Indonesia di Berlin pada hari Senin (24/09). Acara yang setiap tahunnya digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ini untuk pertama kalinya tidak diselenggarakan di hotel, melainkan di Museum Telekomunikasi Berlin.

Duta Besar RI bagi Jerman Arif Havas Oegroseno menjelaskan, bahwa museum yang didirikan pada tahun 1898 tersebut dipilih bukan hanya karena keindahan arsitekturnya, tetapi juga karena nilai sejarah yang dimiliki gedung ini bagi negara Jerman. Bangunan yang masih memampang jejak peluru dari masa Perang Dunia ini berlokasi sekitar 500 meter dari Checkpoint Charlie, yaitu titik penyeberangan bersejarah antara Berlin Timur dan Berlin Barat ketika Tembok Berlin masih berdiri.

“Museum komunikasi ini juga sesuai dengan konteks komunikasi yang ingin dilakukan Indonesia dengan bangsa Jerman,” tambah Dubes Oergroseno.

Di malam ini, gedung bersejarah dengan ukiran khas Eropa ini dihias dengan sentuhan dan cita rasa Indonesia. Berbagai ragam kuliner dan budaya Indonesia diperkenalkan kepada para tamu untuk mengenal Indonesia lebih dekat. Dibuka dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan dengan iringan pemain piano berbakat asal Indonesia, para hadirin juga dapat menikmati tari Cendrawasih dari Bali serta pertunjukan angklung dan gamelan. Tepuk tengan meriah selalu terdengar di akhir pertunjukan.

Getuk lindri, sate lilit, ayam betutu, urap, selat solo dan putu ayu tersaji di acara resepsi.

“Saya sangat menikmati makanan-makanan yang disajikan. Semuanya enak, dan kebetulan saya juga suka pedas, dan makananannya cocok dengan lidah saya,” ujar pejabat Divisi Kebudayaan dan Humas Kemlu Jerman.

Komentar senada juga disampaikan dari para diplomat Amerika Serikat, Australia dan Filipina yang memberikan apresiasi atas cara penyajian yang menarik dari makanan-makanan tersebut. Disajikannya bir bintang sebagai pengganti minuman anggur yang biasanya disajikan di acara resepsi diplomatik lainnya juga dipuji oleh diplomat AS.

Selama acara berlangsung dapat ditonton tampilan video loop yang menunjukkan menyajikan informasi tentang pariwisata, pembangunan infrastruktur dan kemajuan-beberapa kota di Indonesia.

“Video ini juga menunjukkan kemampuan manufakturing teknologi Indonesia. Banyak teman-teman yang bertanya, oh ternyata Indonesia bisa membuat tank dan pesawat. Dan itu tidak diregister oleh masyarakat secara umum, bahkan para duta besar negara-negara lain,” ujar Dubes Oegroseno. “Kita ingin memberikan gambaran, bahwa Indonesia itu bukan hanya tempat ramah, bagus untuk dikunjungi, tetapi juga sebuah negara yang mempu menguasai teknologi tinggi,” lanjutnya.

Pilihan lokasi resepsi dan aneka mata acara ini menuai pujian dari para hadirin yang memadati acara dan betah menetap, sampai akhirnya petugas museum harus memberikan kode agar acara segera diakhiri. Sebagai kenangan manis, setiap tamu mendapatkan bingkisan coklat yang dikemas dengan beragam ikon wisata Indonesia sebagai buah tangan untuk dibawa pulang.

(ag/vlz)