Jumat, 19 Juni 2026
Beranda blog Halaman 11896

1.697 Rumah di Bogor Terdampak Puting Beliung

0
Warga Kelurahan Batu Tulis memperbaiki rumahnya setelah diterjang angin puting beliung. (Rangga/Metropolitan/Jawa Pos Group)

batampos.co.id – Lebih dari 1.600 rumah di 8 kelurahan di Kota Bogor terkena dampak terjangan puting beliung. Pemerintah setempat sudah menyiapkan anggaran Rp 6 miliar untuk tanggap darurat.

“Namun, penggunaannya akan dikoordinasikan terlebih dahulu,” ujar Wali Kota Bogor Bima Arya setelah memimpin rapat koordinasi di Balai Kota Bogor, Jawa Barat, seperti dilansir Radar Bogor (grup batampos.co.id) kemarin (7/12).

Puting beliung itu terjadi Kamis sore (6/12). Data yang dikumpulkan Pemkot Bogor, 1.697 unit rumah terdampak. Tersebar di delapan kelurahan: Batu Tulis, Lawanggintung, Pamoyanan, Cipaku, Ranggamekar, Sukasari, Baranangsiang, dan Babakan Pasar.

Kelurahan Batu Tulis, menurut Bima, menjadi lokasi terparah. Tercatat 472 unit rumah rusak. Sebanyak 280 unit di antaranya rusak berat. Kemudian, di Pamoyanan 452 unit. Sebanyak 250 di antaranya rusak berat.

Diikuti Kelurahan Cipaku 224 unit, Babakan Pasar 178 unit, Sukasari 139 unit, Lawanggintung 112 unit, Ranggamekar 65 unit, dan Baranangsiang 55 unit.

“Saya instruksikan untuk rekan-rekan di wilayah mendata rumah tersebut sesuai kategori, yang mana rusak berat, sedang, dan ringan. Harus by name by address dan cek juga status kepemilikan tanah agar tidak terjadi masalah baru,” jelasnya.

Menurut Bima, yang menjadi prioritas saat ini adalah menyediakan kebutuhan sandang, pangan, kesehatan, dan kebutuhan air bersih warga. “Kami juga instruksikan dinsos dan BPBD untuk membuka dapur umum,” tuturnya.

Warga terdampak saat ini mulai mengisi posko-posko pengungsian. Pemkot Bogor sudah membuka beberapa posko. Di antaranya, posko di bekas PT IMI Cipaku untuk wilayah Bogor Selatan, kantor Kecamatan Bogor Timur untuk wilayah Bogor Timur, dan kantor Kelurahan Babakan Pasar untuk wilayah Bogor Tengah.

Bima juga membuka partisipasi warga untuk meringankan beban keluarga korban bencana. Berupa pakaian, seragam sekolah, terpal, selimut, obat, pamper, pembalut, karpet, sembako, dan bantuan tunai melalui rekening Dinsos Kota Bogor yang akan segera diumumkan. (gal/c10/ttg)

Feri Antarpulau Segera Beroperasi

0
SB Anambas Bermadah dalam perjalanan dari Tanjungpinang ke Letung setelah selesai dikerjakan, Jumat (7/12). (Dokumentasi Humas Pemkab Anambas untuk Batam Pos)

batampos.co.id – Pengadaan feri antarpulau oleh Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas sudah selesai. Saat ini feri tersebut dalam perjalanan dari Tanjungpinang menuju Anambas.

”Tadi pagi sudah ditarik ke Anambas dengan kapal kargo. Setelah sampai Letung, feri akan berlayar ke Tarempa,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen Nurullah, Jumat (7/12).

Feri yang diberi nama SB Anambas Bermadah tersebut berukuran sedang dengan panjang sekitar 15 meter. Speed tersebut berbahan dasar aluminium de-ngan jumlah tempat duduk 24 kursi. Kapasitas mesin tiga kali 250 pk. Dengan kecepatan bisa sampai 25 hingga 26 knot dengan bahan bakar premium.

Feri tersebut dibuat PT Galaxy yang berlokasi di Tanjungpinang dengan nilai kontrak Rp 4,2 miliar.

”Panjangnya sekitar 15 meter kalau lebarnya belum tahu pasti,” katanya.

Dia memperkirakan hari ini, Sabtu (8/12), feri sudah sampai di Letung dan melanjutkan perjalanan ke Tarempa. Setelah sampai ke Tarempa baru akan diresmikan. ”Nanti kalau sudah sampai akan diresmikan,” jelasnya.

Ketika ditanya mengenai operasional feri apakah diope-rasikan pihak ketiga atau tidak, dia belum tahu pasti.

”Yang penting tiba di Tarempa dulu,” jelasnya.

Nurullah menyebut proyek pengadaan feri tersebut didampingi Tim Pengawal Pe-ngamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). ”Iya, ini masuk pengawasan TP4D,” tambahnya. (sya)

KPU Siapkan Alat Bantu Coblos Tuna Netra

0

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan desain alat bantu coblos surat suara untuk pemilih tuna netra. Alat bantu ini berbentuk template yang akan memudahkan penyandang tuna netra memilih.

Komisioner Bidang Teknis KPU Batam Zaki Setiawan mengatakan alat bantu surat suara ini nanti akan digunakan penyandang disabilitas saat pemilihan, 17 April mendatang. “Logistiknya masih dalam proses pengiriman. Kami tunggu dari pusat saja,” kata Zaki, Jumat (7/12).

Nantinya, penyandang tunanetra akan mencoblos dengan surat suara yang sama, namun dibantu dengan alat bantu coblos yang sudah didesain sedemikian rupa. Alat bantu akan menggunakan huruf braille dan jenis kertas menggunakan bahan art karton dengan ketebalan 190 gram.

“Satu TPS hanya perlu satu template. Kalau ada yang tak bisa baca huruf braille, bisa diberi pendampingan. Intinya kami berusaha bagaimana pemilih khusus ini benar-benar menggunakan haknya,” jelasnya.

Adapun bentuk dan format surat suara berupa kantong map dengan dua sisi yang saling merekat di sisi samping kiri dan bawah. Sedangkan sisi atas dan kanan tidak direkatkan guna jalan memasukkan surat suara

“Pada sisi kanan dibuatkan sobekan bentuk setengah lingkaran untuk memudahkan menarik lagi surat suara dari dalam alat bantu,” sebut Zaki.

Untuk desain alat bantu, berbentuk empat persegi panjang dalam keadaan terlipat yang terdiri dari dua bagian yaitu bagian luar dan bagian dalam. Di bagian luar, alat bantu coblos (template) bagi pemilih tuna netra dibuat huruf awas dan huruf braille yang tegas dan dapat diraba oleh jari.

Desainnya sama seperti surat suara dengan warna hitam putih dan huruf braille yang digunakan harus memenuhi syarat keterbacaan, dan titik-titik emboss harus memiliki ketinggian tonjolan minimal 0,5 milimeter.

Di sisi depan, bagian sisi pojok kiri atas memuat tulisan alat bantu coblos pemilih tuna netra, logo KPU pada sisi kiri dan logo Pemilihan Umum 2019 pada sisi kanan. (eja/yui)

Tes DNA untuk Tangkap Pencuri Yoghurt

0

batampos.co.id – Barangkali beginilah kalau tinggal di negeri makmur semacam Taiwan. Urusan mencari siapa pencuri minuman yoghurt saja harus memakai tes DNA. Yang terjadi kemudian sudah pasti pemborosan habis-habisan. Tes DNA yang diminta seorang perempuan di Taipei itu menghabiskan TWD 18 ribu (Rp 8,5 juta). Padahal, yoghurt-nya seharga TWD 59 alias Rp 27 ribu saja.

’’Ini adalah pemborosan uang rakyat. Jika saya yang jadi polisi, saya akan membelikan dia sebotol minuman yang sama sebagai gantinya,’’ ujar Liu, salah seorang warga, sebagaimana dikutip Apple Daily.

Dilansir BBC, kisah tersebut bermula saat seorang perempuan yang menemukan botol yoghurt miliknya sudah kosong di tempat sampah. Dia tinggal bersama lima mahasiswa Chinese Culture University di Taipei. Perempuan itu me­ngambil botol tersebut dari tempat sampah dan meminta pelaku mengaku. Tapi, tak ada yang buka mulut.

Tak mau menyerah, dia lantas melapor kepada polisi. Tes sidik jari tak bisa dilakukan karena botolnya basah saat kejadian. Dia lalu meminta agar dilakukan tes DNA untuk menangkap si pencuri. Semua dites, termasuk dirinya. Per tes DNA menghabiskan TWD 3 ribu atau lebih dari Rp 1,4 juta. Dari hasil tes itulah, si pencuri akhirnya ketahuan dan ditahan.

’’Kasus ini ibarat menembak burung menggunakan meriam, tak proporsional,’’ tutur salah seorang petugas kepolisian. Orang di negeri kaya mah bebas. (sha/c14/ttg/JPG)

Hari ini, KEK Galang Batang Diresmikan

0

batampos.co.id – Hari Sabtu (8/12) ini, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang yang berada di Jalan Samudra nomor 1 Desa Galang Batang Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan akan diresmikan pengoperasiannya.

OSO Desak Bawaslu Tekan KPU

0

batampos.co.id – KPU belum menindaklanjuti putusan PTUN yang mengabulkan gugatan Oesman Sapta Odang (OSO). Hingga kemarin, nama ketua umum Partai Hanura itu belum dimasukkan ke daftar calon tetap (DCT) anggota DPD. Perseteruan kedua pihak pun semakin panas.

Jumat (7/12) kemarin, pengacara OSO Gugum Ridho Putra mendatangi Bawaslu. Dia menyampaikan permohonan agar lembaga pengawas pemilu itu memerintah KPU untuk segera melaksanakan putusan PTUN.

”Sebagai penyelenggara pemilu, Bawaslu wajib mengawasi pelaksanaan putusan pengadilan oleh KPU. Maka, Bawaslu wajib memerintahkan KPU untuk segera melaksanakan putusan tersebut,” katanya.

Disinggung mengenai kemungkinan KPU melaksanakan putusan dengan cara yang berbeda, Gugum menyatakan bakal melihat terlebih dahulu apa keputusan KPU. ’’Apakah sesuai atau tidak dengan kepentingan hukum dari Pak OSO,’’ lanjutnya.

Dia mengingatkan, putusan PTUN bersifat final dan mengikat. Putusan tersebut tidak lagi menjadi perdebatan.

’’Dia (OSO) memang harus dimasukkan DCT dan nggak ada kewajiban untuk mengun-durkan diri (dari Partai Hanura, red),” ucap Gugum.

Untuk saat ini, yang dipersoalkan pihak OSO adalah sikap KPU yang mengulur-ulur waktu pelaksanaan putusan PTUN. KPU terkesan membuat putusan itu mengambang sampai tiba waktunya memproduksi surat suara.

Bila ternyata Bawaslu menolak permohonan OSO, pihaknya akan menempuh upaya hukum lain. ”Mengenai upaya selanjutnya ini, kami masih pertimbangkan apa yang bisa,’’ tambahnya.

Sementara itu, KPU telah mengambil jalan tengah untuk melaksanakan putusan tiga pengadilan terkait pencalonan anggota DPD. Khususnya, pencalonan OSO. KPU akan melaksanakan putusan PTUN bila OSO sudah memenuhi kewajiban mengundurkan diri dari jabatan Ketum Hanura.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Arief Budiman saat ditemui di KPU, Jumat (7/12). Dia menjelaskan, surat untuk OSO sudah selesai, tapi masih perlu koreksi lagi dalam beberapa hal. Yang jelas, poin utamanya adalah tetap melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam putusan itu, MK menyatakan bahwa pengurus parpol dilarang mencalonkan diri sebagai anggota DPD.

’’Saya pikir di putusan MA dan PTUN itu juga menyatakan hal yang sama, bahwa pengurus partai dilarang (menjadi calon senator),’’ terangnya. Perdebatannya hanya pada waktu pelaksa-naan putusan tersebut. Selebihnya, semua pengadilan sepakat dengan MK.

Arief memastikan putusan PTUN tetap akan dilaksanakan KPU. ’’Tapi, syarat utamanya sebagai perintah konstitusi tetap dilaksanakan,’’ lanjut mantan komisioner KPU Jatim itu.

Pihaknya juga sedang mengecek jadwal validasi dan produksi surat suara karena KPU harus menyesuaikan. Bila tidak, semuanya bisa terlambat. Pihaknya tidak mungkin mengubah komposisi ketika pencetakan surat suara telah dimulai.

Apakah itu berarti peluang mencabut dan memperbarui DCT anggota DPD Kalbar masih dimungkinkan? Arief mengiyakan. Sebab, itu merupakan putusan PTUN.

’’Kalau terpenuhi syaratnya, nanti kami ubah DCT-nya (dengan memasukkan OSO),’’ jelas alumnus SMAN 9 Surabaya tersebut.

Syaratnya tentu saja mematuhi putusan MK, yakni mengundurkan diri dari kepengurusan parpol. Meski enggan menguraikan spesifik, Arief mengisyaratkan bahwa mundurnya OSO harus dilakukan sebelum validasi surat suara dilakukan. “Masih saya sesuaikan dengan jadwal proses validasi (surat suara) kami,” tambahnya. (byu/c10/fat/JPG)

765 Pelamar CPNS Batam Ikut Tes SKB

0
PESERTA melihat hasil tes SKB CPNS Pemko Batam di Kantor Bersama Pemko Batam, Jumat (7/12). (Adiansyah/Batam Pos)

batampos.co.id – Sebanyak lima peserta tidak hadir di hari pertama pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Jumat (7/12). Otomatis, kelima peserta tersebut dinyatakan tidak lulus.

“Yang tidak hadir itu tiga orang di sesi dua dan dua orang di sesi tiga. Sesi perta­ma full, hadir semua,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kepri, Andri Febrian, Jumat (7/12).

Ia menyampaikan, pada hari pertama kemarin tes dibagi dalam tiga sesi dengan total jumlah peserta 153 orang. Artinya, setiap sesi diikuti 51 orang. “Hari-hari berikutnya empat sesi, sampai tanggal 10 Desember mendatang,” terang dia.

Untuk diketahui, ada dua lokasi tes SKB di Batam. Lokasi pertama di lantai lima Kantor Bersama Pemko Batam di Batam Center. Lokasi ini khusus untuk tempat tes SKB pelamar CPNS Pemko Batam sebanyak 765 orang dan43 peserta CPNS Kemenkumham Kanwil Kepri. Tes digelar mulai 7 Desember hingga 10 Desember 2018.

Sementara lokasi kedua bertempat di Kantor Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam. Titik pengadaan BKN ini menjadi lokasi ujian bagi CPNS Pemerintah Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Karimun, serta Kabupaten Lingga.

“Di gedung LAM tesnya mulai besok (hari ini) sampai tanggal 14 Desember. Di sana ada 80 komputer. Jumlah peserta saya tidak ingat,” imbuh dia.

Andri menerangkan, SKB merupakan tahapan seleksi akhir. Penentuan lulusnya peserta menjadi CPNS kelak akan ditentukan berdasarkan perangkingan gabungan nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan SKB, dengan komposisi penilaian 40 persen SKD dan 60 persen SKB.

“Rangking tertinggi setelah penggabungan akan lulus jadi CPNS. Perangkingan dilakukan berdasarkan masing-masing formasi dan lokasi unit kerja,” terangnya.

Menurutnya, hasil resmi akan menunggu perangkingan yang dilakukan oleh Panselnas. “Kami tidak bisa tentukan lulus atau tidak, nanti keputusan resmi Panselnas,” katanya. (iza)

Pesta Sabu, Honorer Diringkus

0

batampos.co.id – Meski usianya sudah memasuki kepala 5, pegawai honorer di lingkungan Dinas PU Bina Marga (PUBM) Provinsi Sumsel, Misbahul Munir (50), masih tetap kuat mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Namun apes baginya, saat tengah asyik mengisap sabu bersama temannya, Syarifuddin alias Udin (45), di rumahnya, ia digerebek anggota Polsek Ilir Timur (IT) I di Jalan Pangeran Antasari, Lorong Terusan Laut, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan IT I.

“Sudah setahun ini ngonsumsi sabu. Kalau ado duet, pasti beli di sano,” tutur tersangka Misbahul saat rilis kasus di Mapolsek IT I, kemarin (7/12).

Menurutnya, dirinya mengonsumsi sabu karena sudah ketagihan. Selain itu, ungkap tersangka Misbahul, ada kenikmatan tersendiri saat mengonsumsi sabu. “Idak tentu kapan nak ngisepnyo. Kalau ado duet, baru aku beli,” kata warga kompleks Kenten Azhar, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin ini.

Saat ditanya apakah mengenal tersangka Syarifuddin alias Udin? Misbahul mengaku mengenal Udin di tempat kejadian perkara (TKP). Karena, ungkap tersangka, dirinya selalu meminjam rumahnya untuk menikmati sabu. “Aku kasih duet. Terus aku kasih sabu jugo untuk diisep samo-samo,” tuturnya.

Sedangkan tersangka Syarifuddin mengaku, mengenal tersangka Misbahul karena sering menyewa rumahnya dan sering mengajak pesta sabu. “Aku ini tukang becak. Bapak itu nak numpang nyabu. Aku dikasih duet Rp10 ribu, terus dikasih sabu jugo,” tuturnya.

Menurut tersangka Syarifuddin, dirinya tidak tahu dari mana tersangka Misbahul mendapat barang haram tersebut. Tapi usai membeli, ungkap dia, biasanya tersangka Misbahul selalu ke rumah untuk mengonsumsi sabu bersama-sama. “Aku melok bae kalau diajak Misbahul,” tambahnya.

Wakapolsek IT I, FG Malina, didampingi Kanit Reskrim, Ipda Jhony Palapa, menuturkan, tersangka ditangkap karena ada informasi sering terjadi pesta sabu di rumah Syarifuddin. “Saat digerebek, kami mengamankan 1 paket sabu, 1 bungkus plastik bekas sabu, 2 buah korek api gas, 1 buah sekop, 1 buah pirek, dan 1 buah botol mineral yang ada sedotannya,” urainya.

Dikatakan Malina, sabu yang dipakai tersangka Misbahul dibeli dengan harga Rp80 ribu dari seorang perempuan bernama Ita (DPO). Selain mengamankan dua tersangka, aparat Polsek IT I juga mengamankan Muhammad Roy (50). Saat digerebek, ditemukan satu paket sabu yang disimpan di bawah anak tangga rumahnya. “Akibat ulah ketiganya, dikenakan pasal 112 UU Narkotika No 35 Tahun 2009,” pungkasnya. (wly/ce3/JPG)

Ajak Start Up Digital Gandeng UMKM

0
Ayu menunjukan produk yang dijual secara online kepada temannnya. (Cecep Mulyana/Batam Pos)

batampos.co.id – Persoalan minimnya promosi masih menjadi masalah yang dialami pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Oleh karenanya, kelompok tersebut perlu diperkuat oleh pelaku usaha start up digital yang memiliki platform teknologi lebih modern.

Pesan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat menghadiri peresmian Pembukaan Digital Startup Connect 2018 di Balai Kartini, Jakarta, kemarin (7/12). Jokowi menuturkan, meski ekonomi digital ke depannya akan terus tumbuh berkali lipat, startup tidak boleh hanya berfokus pada sisi daring semata. Namun juga dapat membantu menyelesaikan persoalan yang ada dengan kemampuan mereka.

“Dua-duanya harus berkolaborasi. Enggak bisa hanya yang urusan online saja,” ucapnya.

Dia menceritakan, saat turun ke lapangan dan bertemu dengan masyarakat, dia kerap bertemu pelaku usaha rumah tangga. Rata-rata, kelompok tersebut kurang memiliki pemahaman mengenai pentingnya membangun sebuah brand bagi produk mereka. Padahal, dari segi produk, memiliki kualitas yang baik.

“Pemasarannya hanya di gerobak di depan rumah. Mereka tidak membangun brand, mereka tidak memiliki kemasan yang baik. Hal-hal yang seperti ini juga harus ada yang mengajarkan,” imbuhnya.

Di sinilah, lanjutnya, para anak muda dan pelaku usaha startup harus mengambil peran. Kemampuan mereka amat dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya. “Yang muda-muda ini harus berani membangunkan brand untuk mereka yang sederhana dan gampang diingat,” tuturnya. Diharapkan ke depannya akan lebih banyak lagi usaha-usaha kecil dan mikro yang mampu merintis menuju pasar global dengan bantuan dan inovasi anak-anak muda.

Jokowi juga mengingatkan pelaku start up digital untuk memanfaatkan momentum perubahan global dan disrupsi industri yang terjadi. Dalam situasi ini, terbuka peluang yang sangat besar bagi pendatang baru di ekonomi digital untuk dapat berkompetisi dengan yang lainnya.

Kuncinya, kata dia, perubahan tersebut memerlukan sebuah respons cepat untuk dapat mengikuti dan tak tertinggal. “Yang dibutuhkan menurut saya adalah sebuah kerja keras, inovatif, dan berani bermimpi besar,” imbuhnya.

Sementara itu, Managing Director Plug and Play Indonesia Wesley Harjono menuturkan, saat ini sudah ada start up digital yang menggandeng UMKM. Misalnya Go-jek menyediakan fitur Go-food yang menjual produk makanan UMKM. Namun, dia mengaku, ingin meningkatkan jumlah start up yang berkolaborasi dengan UMKM.

“Kami pun berkeinginan membangun ekosistem untuk UMKM melalui pendanaan, pembinaan, dan platform untuk memfasilitasi mereka berkolaborasi,” terangnya. (far/JPG)

Sabu-sabu Disembunyikan di Sepatu dan Bus

0
Foto Ilustrasi

batampos.co.id – Beberapa jam digeledah, tak ditemukan narkotika di tiga orang yang baru tiba dari Aceh di Bandara Soekarno-Hatta itu. Tapi, kejelian petugas akhirnya membuahkan hasil.

Sepatu yang dipakai BA, SU, dan AM diperiksa. Bingo! Sabu-sabu terselip di sepatu ketiganya. ”Di sepatu SU, terdapat 300 gram sabu, AM terdapat 400 gram, dan BA 300 gram,” tutur Wadir Dittipid Narkoba Bareskrim Kombespol Krisno Halomoan Siregar dalam rilis di Jakarta kemarin.

Itu adalah satu di antara dua kasus yang diungkap Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim. Satunya lagi juga penyelundupan sabu-sabu, tapi dengan menggunakan bus.

Modus mengirim sabu-sabu dengan sepatu tersebut, kata Krisno, tergolong baru. Biasanya, upaya penyelundupan dilakukan dengan modus tas. ”Begitu tiba di terminal 1 C Bandara Soekarno-Hatta, petugas curiga dengan ketiganya,” paparnya.

Kasus lainnya adalah penyelundupan 20 kg sabu-sabu yang menggunakan bus Sumatera–Jawa. Dia menjelaskan, sabu-sabu tersebut di-packing dengan karung goni. Dengan disisipi ikan asin. ”Ikan asin ini untuk menghindari endusan anjing K9,” jelasnya.

Namun, tetap saja upaya itu ketahuan dan akhirnya empat pelaku digulung petugas, yakni MIS, HGS, DJS, dan EZ. MIS merupakan pengendali penyelundupan itu. ”Ketiga lainnya bertugas membawa sabu,” urainya.

Diketahui, sabu-sabu tersebut berasal dari Malaysia yang menerobos Indonesia melalui laut. ”Kami akan perketat pemantauan di jalur laut,” papar polisi dengan tiga melati di pundak tersebut. (idr/c17/ttg/JPG)