Jumat, 19 Juni 2026
Beranda blog Halaman 11897

Lampumerah Nyentrik

0

Elvis Presley ’’membantu’’ penduduk Friedberg, Jerman, menyeberang jalan. Penyanyi yang meninggal pada 16 Agustus 1977 tersebut tentu saja tak bangkit lagi. Penduduk Friedberg mengabadikannya melalui lampu lalu lintas. Lampu itulah yang membantu penduduk.

Tak seperti lampu penyeberangan jalan pada umumnya, yang terpasang di Elvis Presley Square, Friedberg, ini bergambar siluet sang penyanyi legenda tersebut. Lampu merah yang menandakan dilarang berjalan bergambar Elvis yang tengah memegang mikrofon.

Lampu hijau bergambar pelantun lagu Love Me Tender itu sedang berdansa. (sha/c14/agm/jpg)

Balada Liga 1

0

Penantian 17 tahun itu terobati. Persija Jakarta berhasil menjadi juara Liga 1 2018.
Dua gol Marko Simic pada menit 17 dan 58 sudah cukup menyegel titel menjadi klub terbaik di Indonesia. Meskipun Mitra Kukar sempat memperkecil kedudukan pada menit 87 melalui gol spektakuler Aldino Herdianto, namun tak mampu mengadang Macan Kemayoran meraih gelar juara.

Di tempat nan jauh di sana, PSM Makassar melumat PSMS medan dengan skor 5-1. Kemenangan telak itu juga tak mampu membawa Juku Eja menjadi juara. Perbedaan satu poin tidak cukup bagi PSM untuk membawa pulang gelar juara.

Inilah liga paling sengit di jagat raya. Siapa yang menjadi juara, klub mana yang terdegradasi, harus ditentukan pada laga pamung­kas. Sangat sulit ditebak. Penuh kejutan. Tidak ada yang menyangka jika klub-klub besar bertabur bintang justru keok.

Bali United, Persib Bandung, hingga Persipura Jayapura terlempar dari perburuan gelar juara. Yang paling mengenaskan adalah Sriwijaya FC dan Mitra Kukar yang dikenal sebagai tim bertabur bintang di Indonesia. Mereka harus turun kasta.

Keduanya harus merelakan jatah mereka kepada klub baru yang naik kelas. PSMS Medan yang baru saja promosi tahun lalu, harus kembali ke kasta kedua. Tiga klub Liga 2 menggantikan mereka, PSS Sleman, Semen Padang, dan pendatang baru Kalteng Putra.

Liga 1 tahun ini memang ramai. Tidak hanya di lapangan, tapi juga faktor lainnya. Mulai dari kepemimpinan wasit, meninggalnya suporter, hingga dugaan pengaturan skor yang melibatkan beberapa pemain. Semua menjadi bumbu.

Itulah yang membuat Liga 1 tahun ini begitu berbeda. Lebih seru. Juga lebih meriah. Dalam industri sepak bola, bumbu luar lapangan lebih lezat. Sangat menghibur. Lebih menggiurkan. Setidaknya, dapat mengangkat “derajat” sepak bola Indonesia.

Musim kompetisi Liga 1 memang berakhir. Namun tidak menurunkan kadar keseruannya. Saat ini masih berlangsung Piala Indonesia. Meskipun banyak klub yang menurunkan pemain lapis kedua, namun tidak menghilangkan gengsi daerah.

Tak hanya itu, rumor transfer juga bikin heboh. Menambah cerita menarik. Si A direkrut klub mana, si B berlabuh ke mana, semua membuat nilai Liga 1 semakin “mahal”. Bahkan, Kalteng Putra yang baru saja promosi ke Liga 1 sudah gembar-gembor mendatangkan megabintang dunia, Zlatan Ibrahimovic.

Dulu saya pernah mengupas soal pentingnya sebuah daerah memiliki klub sepak bola. Mungkin Batam perlu mencobanya. Lewat sebuah klub sepak bola yang berbasis di Batam, barangkali bisa mendorong program peningkatan wisata di Batam.

Kita ambil contoh Bali United. Akibat hadirnya Bali United, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata meningkat. Bahkan, banyak wisatawan asing yang menjadi fans Irfan Bachdim dan kawan-kawan. Sampai-sampai, selalu ke Bali setiap klub kesayangannya bertanding.

Batam selalu didatangi wisatawan. Baik dari Singapura, Malaysia, maupun negara-negara lainnya. Butuh sesuatu yang baru untuk kita sajikan ketika mereka ke Batam. Mungkin, sepak bola bisa jadi alternatif.

Memang, sudah ada 757 Kepri Jaya.

Namun, yang lebih spesifik tentang Batam belum ada. Bisa jadi menghidupkan kembali PS Batam. Atau membeli salah satu kontestan Liga 1 dan mengubahnya menjadi Batam United, Batam City, atau Batam FC.

Liga 1 memang tak seheboh liga-liga besar Eropa lainnya. Namun, dengan pengelolaan yang baik, Indonesia bisa menjelma menjadi kiblat sepak bola Asia, bahkan dunia.

Selamat buat Persija! ***

Potensi Hutan Mangrove Sebagai Sumber Ekowisata Masyarakat Pesisir Kepri

0

Indonesia merupakan salah satu negara dengan ekosistem magrove terbanyak di dunia.

Pada tahun 2015 luas hutan mangrove di Indonesia mencapai 3.489.140,68 Ha. Data ini terhitung dari panjang garis pantai sebesar 95,181 km2. Hutan mangrove memiliki fungsi sebagai pengendapan lumpur di akar – akarnya sehingga dapat mencegah terjadinya intrusi air ke daratan. Tidak hanya itu hutan mangrove juga memiliki fungsi sebagai pencegah abrasi atau pengikisan bibir pantai. selain itu hutan mangrove memiliki fungsi penting dari segi ekonomi seperti pengembangan ekowisata.

Fungsi lain hutan mangrove ialah memproduksi nutrien yang dapat menyuburkan perairan laut, mangrove membantu dalam perputaran karbon, nitrogen dan sulfur, serta perairan mengrove kaya akan nutrien baik nutrien organik maupun anorganik. Dengan rata-rata produksi primer yang tinggi mangrove dapat menjaga keberlangsungan populasi ikan, kerang dan lainnya. Mangrove menyediakan tempat perkembangbiakan dan pembesaran bagi beberapa spesies hewan khususnya udang.

Fenomena Hutan Mangrove di Wilayah Pesisir Hari Ini

Kondisi lapangan pada hari ini memperlihatkan keberadaan mangrove yang telah beralih fungsi lahan. Direktur konservasi tanah dan air, muhammad firman mengatakan, “Kondisi mangrove saat ini diperburuk dengan pencemaran limbah plastik, limbah rumah tangga dan tumpahan minyak”.

Fenomena selanjutnya adalah maraknya pengalihan fungsi hutan mangrove di wilayah pesisir menyebabkan habitat dan ekosistem mangrove mengalami penyusutan, menurut data satelit, saat ini hutan mangrove yang tersebar di pesisir kepulauan di Indonesia kini seluas 3,1 juta hektar, dan terurut nomor dua terbesar di dunia setelah Brazil. Luasnya hutan mangrove di Indonesia kini adalah 22,6% dari keseluruhan hutan mangrove yang tersisa di dunia. Penebangan kayu mangrove sebagai bahan baku utama industri arang yang tidak terkontrol juga merupakan problem utama penyebab kerusakan ekosistem hutan mangrove di pesisir kepri. Penebangan pohon ini memiliki dampak yang besar bagi ekosistem mangrove itu sendiri seperti rusaknya habitat hewan yang bertempat tinggal di sekitaran pohon, terjadinya abrasi bibir pantai. bahkan dapat terjadi punahnya spesies satwa laut karna ketidak seimbangan ekosistem di hutan mangrove.

Kurangnya pemahaman pentingnya ekosistem mangrove oleh masyarakat pesisir, membuat rusaknya ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Tidak adanya konsep tebang pilih pohon bakau oleh penduduk setempat membuat air disekitaran hutan bakau keruh dan menurunkan pendapatan hasil tangkap kepiting dan udang di sekitaran hutan bakau. Hal ini tentu dapat mengganggu pendapatan perekonomian nelayan dalam penangkapan hasil tangkap di ekosistem mangrove. Belum lagi kurangnya atau belum adanya kesadaran mereka akan pentingnya melakukan penanam kembali hutan mangrove yang gundul, membuat lahan bekas penebangan gundul secara permanen.

Padahal, menurut UU no 32 tahun 2009 tentang pengelolaan lingkungan hisup. Didalam pasal 1 ayat (2) adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, dan penegakan hukum. UU ini jelas merujuk kepada pengelolaan lingkungan hidup termasuk pengelolaan hutan mangrove dengan tidak melakukan pencemaran lingkungan yang menyebabkan hilangnya keseimbangan ekosistem mangrove. Sanksi dari larangan ini tercantum dalam pasal 103 yaitu berupa pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun dan denda setidaknya satu miliar rupiah dan paling banyak tiga miliar rupiah.

Hal ini juga dapat diperburuk dengan kurangnya sosialisasi pemerintah akan pentingnya membudidayakan ekosistem mangrove. Masyarakat pesisir yang cenderung apatis dan tidak mengetahui adanya aturan yang mengikat terhadap lingkungan hidup, menjadi kan mereka semena – mena dalam mengolah ekosistem mangrove karna tidak adanya pembatas bagi mereka untuk mengolah.

Hutan Mangrove dan Ekowisata

Kepulauan riau merupakan salah satu provinsi yang terdiri dari gugusan pulau nan indah dan terdapat ekosistem mangrove yang baik. Ekowisata pesisir dan laut yang berbasis pada sumberdaya dengan menyertakan aspek pendidikan. menurut Mukhlison ( 2000 ), ekowisata dapat diartikan sebagai bentuk wisata yang bertanggung jawab terhadap kelestarian area yang masih alami, memberi manfaat secara ekonomi dan mempertahankan keutuhan budaya bagi masyarakat. Pengelolaan budaya masyarakat pesisir diarahkan pada kesejahteraan masyarakat dengan kegiatan konservasi dan reboisasi ekosistem mangrove diarahkan pada upaya menjaga pemanfaatan sumber daya ekosistem hutan mangrove untuk waktu sekarang dan masa mendatang. Wilayah ini sangat cocok dijadikan tempat wisata mangrove sebagai sumber pendapatan masyarakat pesisir. Dengan bentang dan pemandangan alam yang indah menjadikan nilai tambah sendiri bagi pengunjung.

Masyarakat pengelola ekowisata hutan mangrove juga bisa melihat aspek pasar, yang mana mereka dapat melakukan pengembangan suatu produk yang ada di ekosistem mangrove dengan tetap menjamin kelestarian sumberdaya alam yang ada.

Menurut Tuwo ( 2011 ), aspek ekowisata pesisir mengarah ke metatourism, yaitu ekowisata pesisir yang tidak hanya menjual tujuan dan objek, tetapi menjual filosofi dan rasa. Sehingga dari aspek inilah ekowisata pesisir dan laut tidak akan mengenal kejenuhan pasar. Melihat besarnya potensi yang dimiliki kepulauan riau sebagai kawasan pesisir dan ekosistem mangrove, dapat di buktikan dengan menjadikan ekosistem mangrove sebagai ekowisata masyarakat pesisir dan laut. Hal ini juga tidak terlepas dari keikutsertaan pemerintah daerah setempat yang dalam hal ini berperan sebagai pembimbing dan pengatur jalannya ekowisata. Sehingga masyarakat benar benar memahami dan bisa melanjutkan ekowisata, dan bisa melakukan pengembangan ekowisata mangrove dengan kreativitas mereka.

Yuk, tanam mangrove untuk kembalikan hijau sejuknya pesisir indonesia!.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh : Riwan Irawan
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Siswa SDIT Insan Harapan Berkunjung ke Perpustakaan BP Batam

0
Nyaman di Perpustakaan BP Batam.

Sebanyak 79 siswa Sekolah Dasar Islam Terpadi (SDIT) Insan Harapan, Tembesi, Batam, bersama 5 guru pendamping berkunjung ke Perpustakaan Badan Pengusahaan (BP) Batam di Batam Centre, pada Senin (10/12).

Sandy, salah seorang guru pendamping sekaligus pimpinan rombongan mengatakan, tujuan kunjungan ke Perpustakaan BP Batam adalah untuk mengenalkan perpustakaan dan mendorong minat baca pada anak muridnya, serta untuk mengetahui sejarah pembaggunan Kota Batam oleh BP Batam.

“Kami ingin menanamkan minat baca sejak usia dini kepada para siswa kami, dan memperkenalkan perpustakaan kepada para siswa,” kata Sandy.

Kunjungan siswa SDIT Insan Harapan merupakan kunjungan yang kedua, setelah yang pertama di tahun 2017 lalu. Para siswa yang berkunjung adalah siswa kelas 4. Dan saat kunjungan di Perpustakaan BP Batam diterima langsung oleh Kabag. Sekretariat, Arsip dan Perpustakaan BP Batam, Desiana Repilita.

Dalam kesempatan tersebut Desiana Repelita menyampaikan penjelasan tentang beberapa koleksi yang dimiliki Perpustakaan BP Batam. Ia juga turut mendampingi siswa untuk memilih buku yang akan dibaca.

Kunjungan para siswa SDIT Insan Harapan berlangsung sekitar 90 menit, dan di sela kunjungan dilakukan pertukaran cindera mata.

Setiap tahunnya SD IT Insan Harapan melakukan kunjungan ke berbagai instansi yang ada di Batam, seperti bandara, perpustakaan, pemadam kebakaran, dan lain-lain. (*)

Lele Panjang 1 Meter Hebohkan Warga

0
Lele satu meter bikin heboh warga (Istimewa For Radar Banjarmasin/Jawa Pos Group)

batampos.co.id – Warga Jalan Pramuka, Kompleks Semanda 7, Banjarmasin, dibuat heboh kemarin sore (9/12). Tiba-tiba muncul lele superbesar di kawasan perumahan mereka. Bobot lele itu 18 kilogram dan panjangnya mencapai 1 meter.

Ikan tersebut ditemukan Marsel dan Manto. Saat itu mereka ngobrol di pos. Ketika asyik ngobrol ngalor-ngidul, dari rawa di dekat perumahan muncul seekor lele. Keduanya pun bergegas mendekati dan berusaha menangkapnya dengan tangguk. Beberapa kali berusaha menangkap, mereka selalu gagal.

Baru setelah sekitar setengah jam diburu, lele itu tertangkap. “Ikan tersebut lemas sehingga bisa ditangkap. Mungkin lelah karena terus diburu,” kata Ketua RT 7 Kompleks Semanda 7, Banjarmasin, Fajar Ferdianady kepada Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group).

Tangkapan Marsel dan Manto tersebut mengundang kehebohan warga. Semua warga perumahan keluar untuk melihat lele tangkapan Marsel dan Manto itu. Setelah menimbang dan membersihkan lele tersebut, warga memakannya beramai-ramai. “Tadi (kemarin, Red) langsung kami bersihkan dan panggang, dibuat sayur asam untuk makan bersama-sama warga,” terang Fajar. (lan/ma/JPG/c11/fim/JPG)

Harga Smartphone 5G Tidak akan Murah, Begini Hitung-hitungannya

0

batampos.co.id – Jaringan seluler berbasis 5G tampaknya mulai diimplementasikan mulai tahun depan. Salah satu perangkat yang bakal didukung teknologi tersebut yakni smartphone. Namun ponsel pintar dengan dukungan teknologi 5G sepertinya tidak akan dibanderol murah.

Sebagaimana dikutip dari laman AndroidPit, Senin (10/12), hal yang paling mendasari mahalnya teknologi 5G adalah tarif. Seperti yang kita ketahui bahwa sebagian besar negara, frekuensi 5G akan dilelang di antara operator. Hal ini tentu akan terjadi ‘balapan’ dengan nominal uang yang tidak sedikit, bahkan hingga miliaran dolar.

Belum berhenti di situ, perluasan jaringan 5G juga harus ditangani ribuan antena, menara seluler, dan perangkat penunjang lainnya yang perlu dibangun untuk saling terhubung. Biaya instalasi hingga operasi jaringan tersebut tentu akan menjadi perhitungan operator untuk membebankan sebagian tarif kepada pengguna sebagai konsumen.

Bukan hanya tarif yang akan membuat kenikmatan 5G menjadi mahal, dibutuhkannya dukungan perangkat penunjang pada jeroan smartphone juga turut andil. Misalnya saja untuk prosesor yang kompatible dengan teknologi 5G, Snapdargon 855, dan modem X50 untuk 5G bukan bagian dari prosesor. Itu harus dibeli dan dilisensikan secara terpisah. Antena mmWave yang cocok juga bersifat opsional.

Pendiri OnePlus, Pete Lau mengungkapkan, teknologi 5G akan membebani pelanggan tambahan uang sekitar 200 dolar hingga 300 dolar atau setara dengan Rp 2,9 jutaan hingga Rp 4,3 jutaan untuk smartphone yang mendukung jaringan 5G. Menyoal perangkat smartphone dengan dukungan 5G, OnePlus memang termasuk salah satu vendor yang menyatakan diri siap menghadirkan 5G lewat perangkat smartphone bikinannya. Begitu juga beberapa vendor lainnya seperti Xiaomi, Oppo, Vivo, dan ZTE.

Sementara, menurut laman TheVerge, dalam sebuah roundtable dengan pers Amerika Serikat (AS) di Konferensi Tingkat Tinggi Teknologi Qualcomm di Hawaii pekan lalu, Bos Qualcomm Cristiano Amon mengatakan, biaya tambahan bagi teknologi 5G bagi pabrikan merupakan sebuah perspepsi. Menurutnya, ada kemungkinan bahwa beberapa OEM akan memberikan biaya tambahan ke basis pelanggan mereka yang sudah ada. “Mungkin mereka ingin menggunakan harga sebagai alat untuk meningkatkan pangsa pasar mereka,” kata Amon.

Pada dasarnya, lanjut Amon, beberapa produsen memilih agar pengguna membayar peningkatan 5G. Sementara yang lain akan membayar sendiri (sebagian atau sepenuhnya) agar lebih kompetitif, termasuk mengamankan bagian pasar yang lebih besar.

Terlepas dari prediksi bahwa teknologi 5G tidak akan murah, banyak pihak menganggap hal itu wajar. Sebab, jaringan generasi kelima ini merupakan teknologi baru. Karena itu, memang pada mulanya mahal. Penyesuaian harga biasanya akan terjadi seiring dengan adopsi yang meningkat di kemudian hari. (ryn/JPC)

205 Instansi Pelayanan Publik Dapat Penghargaan dari Kemenpan RB

0

batampos.co.id – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memberikan penghargaan Zona Integritas Tahun 2018 kepada instansi pelayanan publik di berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Penghargaan tersebut diberikan kepada instansi pelayanan publik yang masuk dalam kategori Wilayah Bebas Korupsi (WBK) sebanyak 200 unit dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) sebanyak 5 unit.

Dalam sambutannya, Menpan RB Syafruddin menjelaskan, pada tahun ini sebanyak 910 unit kerja dari 195 kementerian dan lembaga, 1 provinsi, dan 10 kabupaten serta kota yang diusulkan untuk dievaluasi oleh penilai nasional.

“Dari hasil evaluasi kita tahu adanya komitmen yang kuat dari pimpinan kementerian dan lembaga, pemda (pemerintah daerah), dan seluruh jajaran birokasi untuk berubah ke arah yang lebih baik, lebih bersih, dan lebih memberikan pelayanan yang berkualitas,” ujar Syafruddin di Hotel Sultan, Senin (10/12).

Dia menambahkan, terdapat pertumbuhan zona integritas yang signifikan dalam instansi penegak hukum. Diapun juga menyebut predikat WBK terdapat 59 unit kerja di Polri yang masuk dalam zona integritas serta 13 unit kerja Kejaksaan Agung yang juga masuk dalam zona integritas.

Sementara itu, Syafruddin yakin dengan banyaknya institusi penegakan hukum yang masuk dalam zona integritas, akan semakin menopang pembangunan kesejahteraan di Indonesia.

“Segenap predikat terbaik yang disampaikan kepada unit-unit kerja yang terpilih tentu bukan jaminan pasti. Apabila dalam perjalanan waktu terdapat fakta yang bertentangan dengan predikat tersebut, maka predikat dapat dicabut,” pungkasnya.

Adapun, pada penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada para menteri dan pimpinan lembaga yang unit kerjanya masuk dalam zona integritas. (ipp/JPC)

Promotor Tambah Kursi untuk Konser MLTR di Batam

0
ersonel MLTR (ki-ka): Mikkel Lentz, Jascha Richter, dan Kare Wanscher. (Sugbo)

batampos.co.id – Konser band legendaris Michael Learns to Rock (MLTR) berlangsung Sabtu (15/12) di Hotel Radisson. Namun, seluruh tiket konser untuk semua kelas sudah ludes terjual. Promotor pun berencana menambah kursi dengan tidak mengenyam-pingkan kenyamanan dari para penonton.

Sejak dipasarkan pada November lalu, 1.500 tiket konser band slow-rock asal Denmark ini langsung laku keras. ”Laku keras, peminatnya sangat luar biasa. Tiga minggu lalu tiket sudah habis 80 per-sen dan sekarang tiket benar-benar sudah sold out semua,” ujar CEO Promoter Original Production, Tommy Pratama, Sabtu (8/12).

Menurut dia, hampir 40 persen penonton yang datang merupakan warga asing dari negara tetangga. Singapura dan Malaysia. Hal ini sesuai dengan targetnya yang memang untuk menggaet wisatawan asing datang ke Indonesia. ”Sasaran kami masuk. Warga Singapura dan Malaysia datang ke sini. Jangan hanya orang Indonesia yang ke Singapura untuk menonton,” imbuh Tommy.

Laku kerasnya tiket konser MLTR membuktikan jika band legendaris ini masih sangat diminati. Apalagi penontonnya tak hanya orangtua, tapi juga kaum muda. Bahkan menurutnya, antuasias orang untuk menonton konser MLTR di Batam sangat tinggi dibandingkan daerah lain seperti Jakarta dan Medan.

”Saya sudah prediksi jika tiket konser ini akan cepat habis,” ujarnya.

Di sisi lain, Tommy juga menjelaskan persiapan konser MLTR juga sudah matang, mulai dari pencahayaanhingga sound system dan lainnya. ”Melihat respon yang luar biasa ini, tak menutup kemungkinan juga akan ada konser 2-3 kali dalam setahun untuk artis luar. Begitu juga untuk artis lokal,” tutup Tommy. (she)

Jangan Ragu Investasi di Batam

0
Duo Maia tampil menghibur para tamu undangan dalam Grand Launch and Gala Dinner Oxley Convention City di Batam Center, Sabtu (8/12). (Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos.co.id – Pertumbuhan industri properti di Batam menunjukkan tren positif. Itu bisa dilihat dengan makin banyaknya proyek yang terus dibangun, termasuk proyek properti skala mewah dan prestisius seperti mega proyek Oxley Convention City di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Batam Center yang menggelar acara peluncuran atau Grand Launch sekaligus Gala Dinner bersama para pembeli dengan menghadirkan artis tenar, Duo Maia, Sabtu (8/12) malam.

Oxley Convention City, merupakan proyek prestisius di jantung Kota Batam yang dikembangkan Oxley Holding Limited menggandeng Rich Capital dan PT Karya Indo Batam. Nantinya, dalam satu kawasan terpadu tersebut akan dibangun lima konsep pengembangan, mulai dari hunian (residences), pusat konvensi (convention centre), kawasan belanja (shoppes), perkantoran (business tower), dan juga hotel.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, saat ini Batam membuka diri dengan masuknya investasi sebanyak-banyaknya. Termasuk, dalam bidang properti seperti yang tengah dibangun Oxley Convention City. ”Jangan ragu investasi di Batam. Silahkan beli Oxley,” kata Rudi, saat memberikan sambutan di acara tersebut.

Rudi juga menyebut, pihaknya akan memudahkan setiap investasi yang masuk asal seseuai aturan. Di antaranya, memberikan kemudahan perizinan online dan melarang anak buahnya bermain-main dengan investor yang akan masuk.

”Laporkan ke saya kalau ada yang macam-macam,” tegasnya.

Menurut Rudi, saat ini pihaknya tengah fokus menata infrastruktur di kota ini. Dengan penataan tersebut, maka hasilnya mulai bisa dilihat di beberapa kawasan. Seperti, jalan di depan proyek pembangunan Oxley Convention City yang kini lebih luas dan estetik.

”Infrastruktur jalan saya prioritaskan. Pada tahun 2025 semua jalan akan bagus,” ujarnya.

Sementara itu, Executive Director of Rich Capital, Sky OH mengatakan, pihaknya sangat senang melihat transformasi atau perubahan wajah Batam yang kini semakin baik. Dengan begitu diharapkan, banyak yang menanamkan investasi di kota ini, termasuk di Oxley.

Dia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Batam sehingga proyek ini bisa berjalan dan nantinya menjadi salah satu proyek kebanggaan.

”Oxley adalah proyek yang memadukan lima konsep dalam satu hal. Dan kami berkomitmen memberikan yang terbaik,” ujar Sky OH.

Proyek Oxley Convention City terdiri dari 5 bangunan utama, yakni 3 tower untuk residensial yakni tower A, B, dan C. Selain itu, dalam satu kawasan itu juga akan dibangun tower untuk perkantoran dan konvensi serta satu lagi bangunan hotel.

Untuk residensial, terdiri dari 32 lantai dan ada 5 tipe kamar yang ditawarkan. Yakni, tipe studio, one bedroom, two bedroom, three bedroom dan penthouse.

Senior Manager Rich Capital, Kam Tin Seah mengatakan, acara Grand Launch dan Gala Dinner serta hiburan artis tersebut diadakan untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat, bahwa proyek Oxley terus berjalan.

”Kita informasikan progres pembangunan lewat video di acara ini. Dan sampai saat ini, kita sudah menancapkan 200 tiang pancang,” kata Kam.

Untuk tahap pertama, proyek ini akan rampung pada 2022 mendatang. Sedangkan untuk keseluruhan proyek, diperkirakan akan selesai pada 2024 nanti.

Hadirnya Duo Maia pada acara itu, sambung Kam, juga merupakan apresiasi dari Oxley untuk para pembeli yang akan menjadi bagian dari proyek megah tersebut.

”Ini hiburan bagi pembeli, kita juga persilakan mereka melihat maket yang telah disediakan,” kata dia.

Selain itu, pada acara kali ini juga dilakukan penjualan kembali setelah beberapa waktu sebelumnya pihak Oxley sukses menjual hampir 500 unit.

”Penjualan pertama sudah lebih dari 70 persen, dan kita mau tawarkan lagi 500 unit untuk tower A dan B,” jelasnya.

Menurutnya, Oxley Convention City adalah Central Business Distric (CBD) atau pusat kawasan bisnis di jantung Kota Batam sekaligus sangat dekat dengan Singapura. Selain itu, di kawasan ini juga memiliki pemandangan 360 derajat yang eksotis, mulai dari pemandangan laut, kawasan hijau, dan juga kawasan perkotaan.

Salah seorang pembeli hunian di Oxley Convention City, Sumiyati mengaku, tertarik membeli karena proyek ini dikerjakan oleh Rich Capital yang sudah punya nama besar dan berhasil membangun proyek-proyek besar di Singapura.

”Selain itu, konsep yang ditawarkan juga bagus dan lokasinya sangat strategis. Acara malam ini juga sangat menarik,” kata dia.(rna)

Sebelum Anak Dikhitan, Perhatikan 3 Hal Ini

0
(Dokumentasi Batam Pos)

batampos.co.id – Khitan atau sunat kini makin gencar dilakukan karena bisa menunjang kesehatan. Sirkumsisi atau khitan (sunat)merupakan tindakan pembedahan yang banyak dilakukan pada anak di dunia. Hal ini dilakukan dengan menghilangkan kulit kulup yang menutupi kepala penis.

Di luar negeri tindakan sirkumsisi banyak dilakukan saat bayi berusia 3 hari atau lebih dan dilakukan sebelum bayi meninggalkan rumah sakit. Sedangkan di Indonesia sirkumsisi dilakukan oleh dokter umum, namun dapat dilakukan oleh dokter bedah, dokter urologi, dokter bedah anak seperti yang dilakukan di luar negri.

Pakar Nyeri dr. Mahdian Nur Nasution SpBS, menegaskan orang tua harus memperhatikan sejumlah hal sebelum mengantarkan anak dikhitan, sebagai berikut:

Kondisi Kesehatan Anak

Pada bayi prematur mungkin orang tua harus menunda untuk sementara tindakan sirkumsisi. Atau pada bayi dengan kelainan penis bawaan lahir atau riwayat keluarga dengan gangguan sistem pengentalan darah.

Pasca Khitan

Pasca tindakan sirkumsisi anak akan rewel atau gampang menangis. Untuk itu hati-hati saat sedang membersihkan penis anak, misal setelah buang air besar atau kecil atau saat mandi.

Gunakan Celana Khusus

Usai dikhitan, orang tua bisa meminta anak memakai pelindung penis dengan celana penis khusus. Atau dapat juga dengan mengenakan pakaian yang longgar agar tidak ada penekanan pada penis. (ika/JPC)