batampos.co.id – Panitia pengawas pemilihan umum kecamatan (panwascam) Batuaji menemukan sejumlah pelanggaran pada pemasangan alat peraga kampanye (APK) dari calon legislatif (caleg) di wilayah Batuaji.
Pelanggaran yang paling disoroti adanya baliho dari beberapa caleg yang masih merangkap sebagai perangkat RT/RW dan LPM. Baliho besar di simpang Basecamp Batuaji misalkan, memajang gambar seorang caleg namun dibawa baliho tertulis jabatan sebagai ketua LPM. Baliho besar berlatar biru bertuliskan Dirgahayu RI ke 73.
Baliho tersebut tidak copot namun panwascam bertekad akan melaporkan temuan ke Bawaslu.
“Kami juga akan cek lagi ke kecamatan apakah yang bersangkutan masih menjabat sebagai ketua LPM atau tidak. Karena sesuai dengan Perwako dan Permendagri caleg tidak boleh merangkap jabatan sebagai perangkat RT/RW ataupun LPM,” ujar ketua panwascam Batuaji Parlin di simpang Basecamp, Kamis (11/10/2018).
Pelanggaran lain ditemukan adanya baliho caleg lain yang menyertai dengan nomor urut namun tidak memiliki logo dari KPU dan Bawaslu. Baliho-baliho tersebut dicopot.
“Aturan pemasangan baliho caleg sudah ada bahkan dua hari yang lalu sudah ada pertemuam dengan partai politik yang difasilitas Bawaslu. Baliho atau ATK lain harus ada logo KPU dan Bawaslu jadi yang belum ada ini kami copot,” tutur Parlin.
Wilayah kecamatan Batuaji ada tiga titik lokasi pemasangan baliho yang ditertibkan diantaranya di simpang Basecamp, Marina dan simpang Barelang. Baliho-baliho yang menyalahi aturan dicopot paksa.
“Sudah cukup banyak yang dicopot. Rata-rata baliho perorangan (caleg) yang tidak memiliki logo KPU dan Bawaslu serta dipasang bukan ditempat yang ditentukan,” kata Parlin.
Lokasi-lokasi yang ditentukan untuk pemasangan baliho caleg yang sah di Batuaji diantaranya Tembesi, Tanjunguncang, jalan Simpang Basecampa sampai simpang Seiharapan, Sekupang dan Marina City. (eja)
batampos.co.id – Pasar yang dibangun oleh Kementrian Perdagangan (Kemendag) di Buana Garden, Seibeduk akan beroperasi awal tahun 2019 mendatang. Kini pembangunan pasar ini terus digesa.
“Sudah 35 persen, sedang pengerjaan tiang. Mudah-mudahan tak lama lagi atapnya datang,” kata Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Zulkarnain, Kamis (11/10).
Merujuk pada progres tersebut, ia menilai pembangunan akan selesai Desember mendatang. Dengan demikian, pasar tersebut akan beroperasi awal 2019 mendatang.
“Mudah-mudahan tidak ada halangan dan kondisi terus mendukung,” ucapnya.
Pasar ini diberi nama Pasar Melayu Serumpun, Zulkarnain menyebutkan pemberian nama ini oleh Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad.
“Dibiayai APBN, sebesar Rp 5,5 miliar,” terangnya.
Ia mengungkapkan, pihaknya akan membentuk tim yang bertugas menyeleksi calon pedagang. Targetnya pedagang kelak yakni diambil dari Pedagang Kaki Lima (PKL), agar mereka tidak lagi berjualan di pinggir jalan dan menganggu lalulintas. Lagipula berjualan dipinggir jalan beresiko juga bagi para PKL tersebut.
“Tim ada dari kecamatan dan kelurahan juga,” imbuhnya.
Menurutnya para PKL tak ada lagi alasan untuk tidak pindah jika telah ditunjuk oleh pemerintah. PKL-PKL seperti yang ad di bilangan Puriagung. Di lokasi ini jug ada pasar kaget yang berdiri diatas sebagian ruang jalan.
“Tak ada lagi alasan tak mau pindah. Daya tampung pasar itu untuk 200 pedagang,” pungkasnya. (iza)
Kepala OJk Kepri Iwan M.Ridwan (kanan) dan Kepala tim survei dari UGM, Purwanto dalam kegiatan FGD OJK Kepri, Kamis (11/10). F. Febby Anggieta Pratiwi/Batam Pos
x.batampos.co.id – Mewujudkan terselenggaranya sektor jasa keuangan yang teratur, adil, transparan dan akuntabel, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri menggelar focus group discussion (FGD) dan survei persepsi kinerja OJK, di Kantor OJK Kepri, Kamis (11/10).
Kepala OJK Kepri Iwan M.Ridwan mengatakan, FGD menjadi program rutin tahunan OJK untuk memastikan tercapainya sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, serta mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat. “Kegiatan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 21 tahun 2011 tentang OJK,” ujar Iwan membuka FGD tersebut.
Di samping itu, guna merumuskan strategi dan kebijakan-kebijakan OJK untuk ke depannya, perlu dilakukan survei persepsi kinerja dalam menggali saran dan masukan dari para stakeholder yang berkaitan langsung dengan OJK, maupun dari pihak media sebagai penyebaran informasi ke masyarakat.
“FGD menjadi tolak ukur kami nantinya untuk memperbaiki, mempertahankan dan meningkatkan kinerja sesuai yang diharapkan semua stakeholder di Kepri,” terangnya.
Riset melalui FGD tersebut dilakukan langsung oleh tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM), yang dipimpin Purwanto. “Para stakeholder dapat dengan gamblang mengutarakan terkait kinerja Kepri, yang tanpa diketahui pihak OJK sebelum hasi riset disimpulkan,” papar Purwanto, yang biasa menangani riset di lembaga-lembaga pemerintahan.
Beberapa topik kinerja yang menjadi penilaian diantaranya, terkait kinerja edukasi literasi keuangan dan kinerja dalam perlindungan konsumen. “Hasil dari FGD dan survei ini nantinya akan digunakan sebagai salah satu masukan bagi Dewan Komisioner untuk menentukan arah kebijakan OJK di tahun mendatang,” ungkapnya.
Dosen UGM di bidang Sains dan Economic tersebut menyebutkan, dari pemaparan diskusi terhadap kinerja OJK Kepri yang cukup menjadi permasalahan adalah tentang perlindungan konsumen sehingga masih adanya korban dari kejahatan di sektor keuangan.
“Dalam hal ini, banyak yang tidak begitu paham dan tahu akan fungsi dari OJK tersebut. Tentunya, berkaitan dengan kinerja edukasi literasi keuangan OJK Kepri,” singkat Purwanto. (nji)
Kawan Lama Group kembali membuka Living Plaza, yaitu pusat perlengkapan rumah, furnitur, elektronik dan gaya hidup di Bekasi tepatnya di Kota Harapan Indah, Kamis (11/10/2018).
Dalam bangunan seluas hampir 9.000 M2, Living Plaza Kota Harapan Indah menghadirkan ACE, INFORMA, TOYS KINGDOM, CHATIME, dan PET KINGDOM BOX.
Nana Puspa Dewi, Marketing Director Kawan Lama Group mengatakan, “Living Plaza hadir memberikan konsep pengalaman berbeda kepada pelanggan untuk menikmati lebih banyak varian produk, layanan, dan kenyamanan berbelanja di toko Kawan Lama Retail dalam satu lokasi. Living Plaza Kota Harapan Indah menjadi yang ke-dua hadir di wilayah Bekasi setelah sebelumnya pada tahun 2010 buka di Jl. Jend. Ahmad Yani. Harapannya kehadiran Living Plaza Kota Harapan Indah dapat melengkapi kebutuhan masyarakat kota Bekasi akan perlengkapan rumah tangga, furnitur, hingga gaya hidup dengan staf dan pelayanan yang profesional.”
ACE
Menempati area seluas lebih dari 3.800 M2, ACE menawarkan puluhan ribu jenis produk yang menjadi solusi untuk perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup seperti perkakas, hobi, travelling, hingga otomotif. Sesuai komitmen ACE sebagai The Helpful Place, ACE juga memberikan kenyaman berbelanja melalui pelayanan staf yang sigap serta layanan purnajual seperti layanan antar produk, layanan instalasi, garansi dan service produk.
Seluruh pelanggan juga dapat menikmati layanan untuk keamanan produk yang dibeli di ACE, melalui ACE Assurance yaitu perlindungan menyeluruh terhadap kerusakan di luar kerusakan internal produk seperti terjatuh, terbentur, terlindas, terjatuh ke dalam air, kebakaran, ledakan, kerusuhan, pemogokan, huru-hara, maupun bencana alam seperti petir, badai topan, gelombang pasang, banjir, gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunamimgf. Premi ACE Assurance cukup terjangkau mulai dari Rp. 79 ribu bagi member ACE Rewards dan Rp. 99 ribu bagi non member untuk pembelian sebagian besar produk seharga Rp.300 ribu – Rp.50 juta di seluruh toko ACE di Indonesia.
Dengan pembukaan toko di Living Plaza Kota Harapan Indah, saat ini ACE telah memiliki total 12 toko di Bekasi, 11 toko reguler dan 1 ACE Xpress yaitu konsep toko yang menyediakan beragam produk perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup untuk kebutuhan sehari-hari dengan tampilan toko lebih ringkas. Secara nasional saat ini ACE memiliki 166 toko di 39 kota di Indonesia.
INFORMA
INFORMA menghadirkan inspirasi melalui beragam furnitur dan aksesoris untuk hunian maupun bisnis, yang akan mewujudkan tampilan interior ruangan sesuai dengan gaya dan selera pelanggan. Di area seluas 4.000 M2, INFORMA Living Plaza Kota Harapan Indah menghadirkan toko fresh new concept yang pertama di Bekasi. Jika sebelumnya INFORMA hadir dengan berbagai koleksi furnitur dan aksesoris yang ditata berdasarkan kategori produk, konsep toko terbaru kini lebih inspiratif melalui penataan furnitur tematik yang disesuaikan dengan gaya hidup dan berdasarkan fungsi ruangan.
Untuk kenyamanan berbelanja, INFORMA hadir lebih lengkap dengan produk elektronik untuk memenuhi beragam keperluan rumah tangga. Selain itu, tersedia beragam pelayanan seperti jasa konsultasi design interior untuk pemilihan produk dan konsep ruangan yang diinginkan, layanan antar produk dan instalasi, Furniture Protection dan Electronic Protection yaitu layanan proteksi untuk furnitur dan elektronik kesayangan, serta Clean & Care yaitu jasa pembersihan sofa dan matras yang akan membantu untuk tidur dan hidup lebih sehat.
INFORMA Living Plaza Kota Harapan Indah merupakan toko ke-5 di Bekasi, setelah sebelumnya hadir di Metropolitan Mall, Grand Metropolitan Mall, Living Plaza Ahmad Yani, dan Bekasi Timur City Mall sekaligus menjadi toko ke-78 di 38 kota di Indonesia.
foto: google
TOYS KINGDOM
Menambah keceriaan dalam pengalaman berbelanja bagi pelanggan, TOYS KINGDOM menghadirkan beragam produk mainan dan hobi yang juga bisa menjadi inspirasi untuk hadiah, dengan bantuan staf yang selalu ramah. Beragam keunikan dan pelayanan lain yang bisa dinikmati pelanggan diantaranya dancing time yaitu tarian khas diiringi dengan jingle TOYS KINGDOM, layanan gift wrapping, serta beragam pilihan aktifitas bersama TIGGI, yaitu maskot TOYS KINGDOM berwujud anak harimau Sumatera.
TOYS KINGDOM Living Plaza Kota Harapan Indah merupakan toko ke-4 di Bekasi, setelah sebelumnya hadir di Grand Metropolitan Mall, Living Plaza Ahmad Yani, dan Lagoon Avenue Mall, sekaligus menjadi toko ke-38 di 16 kota di Indonesia.
CHATIME
Melengkapi pengalaman berbelanja di Living Plaza Kota Harapan Indah, CHATIME menawarkan minuman brewed tea asal Taiwan yang dapat dinikmati sambil bersantai bersama teman dan keluarga, melalui lebih dari 60 varian rasa seperti Milk Tea, Smoothies Series, Oriental tea, Coffee dan masih banyak lagi. CHATIME memiliki rasa yang segar karena diolah menggunakan mesin brewed terbaru, dan pelanggan dapat menentukan sendiri takaran gula dan es, serta pilihan topping sesuai dengan selera.
CHATIME Living Plaza Kota Harapan Indah merupakan gerai ke-11 di Bekasi sekaligus menjadi gerai ke – 232 di 33 kota di Indonesia.
PET KINGDOM BOX
Bagi pecinta hewan peliharaan, PET KINGDOM BOX Living Plaza Kota Harapan Indah hadir menyediakan kebutuhan hewan berbagai merek dan varian, mulai dari makanan basah dan kering, kandang, aksesoris hingga vitamin, yang dilengkapi dengan area bermain kucing. Selain di Kota Harapan Indah, PET KINGDOM BOX saat ini dapat dijumpai di Supermal Karawaci Tangerang dan Plaza IBCC Bandung.
PET KINGDOM BOX merupakan konsep mini store dari PET KINGDOM yaitu pusat fasilitas hewan terlengkap yang dibuka pada awal tahun 2017. Berlokasi di Alam Sutera Tangerang PET KINGDOM memiliki fasilitas mulai dari klinik dan dokter hewan, grooming, hotel hewan, area bermain anjing dan kucing, kolam renang anjing, pelatihan anjing, hingga ruang serbaguna.
Untuk kemudahan dan kenyamanan berbelanja, ACE dan INFORMA kini telah memiliki aplikasi mobile yang dilengkapi beragam fitur penting serta memudahkan para pelanggan seperti info promo, info lokasi toko terdekat, hingga digital costumer service yang dapat terhubung melalui chat, SMS, telepon dan e-mail. Lebih mudah lagi, member mengoneksikan kartunya ke dalam aplikasi sehingga tidak perlu membawa fisik kartu saat belanja, serta dapat dengan mudah mengecek transaksi dan poin ter-update. Mobile app dapat diunduh di www.acehardware.co.id/app dan www.informa.co.id/app melalui pencarian kata kunci “ACE HARDWARE INDONESIA” atau “INFORMA” dari Google Playstore bagi pengguna Android, atau App Store bagi pengguna iOS.
Untuk pelanggan setia, ACE, INFORMA, dan TOYS KINGDOM memberikan reward dan kemudahan melalui program membership dengan keuntungan antara lain poin setiap belanja nominal tertentu, penukaran poin dengan voucher belanja atau produk menarik, belanja lebih hemat dengan poin (pay with points), diskon khusus, gratis layanan antar dan instalasi serta promo khusus di merchant yang bekerjasama dengan Kawan Lama Retail. Khusus PET KINGDOM, program membership memberikan banyak keuntungan bagi para anggotanya seperti cashback untuk produk harga normal setiap bertransaksi di pet shop dengan nominal pembelanjaan tertentu, diskon 10% khusus di pet shop bagi hewan peliharaan yang berulang tahun, info promo dan acara terbaru, serta berbagai penawaran ekslusif untuk member. Sedangkan program membership CHATIME memberikan keuntungan yaitu 1 PointTea untuk setiap nilai pembelanjaan Rp.5.000 yang bisa ditukarkan dengan 1 cup regular CHATIME jika PointTea yang dimiliki telah mencapai 50.
Untuk kemudahan bertransaksi, disediakan juga fasilitas cicilan 0% hingga 24 bulan menggunakan kartu kredit bank partner. Khusus di INFORMA, cicilan bisa tanpa kartu kredit melalui jasa pembiayaan terpercaya, salah satunya adalah Danakini yaitu layanan finansial dibawah naungan Kawan Lama Group. Untuk kemudahan berbelanja, produk AC, INFORMA dan TOYS KINGDOM saat ini bisa didapatkan secara online melalui authorized online retailer dari Kawan Lama Group di www.ruparupa.com.
Memeriahkan pembukaan di Living Plaza Kota Harapan Indah, beragam penawaran menarik dihadirkan untuk para pelanggan. ACE dan INFORMA memberikan program super spesial yaitu harga hemat untuk produk pilihan dengan jumlah terbatas yang berlangsung hanya empat hari, hingga tanggal 14 Oktober 2018. Penawaran lainnya dihadirkan hingga tanggal 21 Oktober 2018 seperti harga terbaik untuk produk pilihan, hadiah langsung setiap belanja nominal tertentu dan voucher belanja yang terdapat pada flyer pre-opening. TOYS KINGDOM menghadirkan promo berupa hadiah langsung setiap pembelanjaan nominal tertentu pada tanggal 11 Oktober 2018, diskon 20% untuk produk pilihan hingga tanggal 14 Oktober 2018, voucher belanja yang terdapat pada flyer pre-opening berlaku hingga 21 Oktober 2018, serta Happy Hour yaitu harga khusus untuk produk pilihan yang berlangsung pada tanggal 21-22 Oktober pada pukul 14.00-15.00. Sedangkan CHATIME menghadirkan promo buy 1 get 1 free untuk produk pilihan pada hingga tanggal 13 Oktober 2018. Tidak ketinggalan promo berupa hadiah langsung dan diskon 10% untuk pembelian produk pilihan, gratis pendaftaran member Pet Rewards, serta gratis bermain di cat playground setiap belanja nonimal tertentu yang berlangsung hingga 21 Oktober 2018 di PET KINGDOM BOX.
Aksi sosial juga menjadi agenda perayaan pembukaan Living Plaza Kota Harapan Indah melalui Kawan Lama Foundation dengan melakukan kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia. Aksi sosial ini merupakan rangkaian dari program Donor Darah Nasional yang telah terselenggara di berbagai kota di Indonesia oleh ACE dan INFORMA dengan tema “Menuju 20.000 Kantong Darah”. Dalam akasi ini, ACE dan INFORMA selalu mengikutsertakan partisipasi dari para pelanggan, masyarakat umum dan karyawan. Selain itu, Kawan Lama Foundation juga memberikan donasi kepada PMI berupa 4 buah cooler box untuk tempat menyimpan darah, serta 4 buah medical bio yang berguna untuk menampung sampah medis saat donor darah berlangsung. (promo)
batampos.co.id – Pembebasan uang parkir saat melakukan drop off belum berlaku hingga Kamis (11/10/2018). Ketika masuk ke kawasan parkir khusus, meski hanya satu menit, maka warga wajib bayar uang parkir.
Misalnya di parkir khusus di Kepri Mall. Pengelola parkir di sana tak kunjung menerapkan sistem drop off sesuai ketentuan dalam Perda parkir.
Duma, seorang pegawai dari pengelola parkir khusus di Kepri mall mengatakan, pemberlakuan sistem drop off ini belum berlaku karena pihak manajemen perusahaan tersebutu belum pernah menyampaikan ketentua tersebut.
“Belum ada pak dari pihak manajemen ke kita. Dan kita tetap berjalan sesuai yang lama saja,” katanya.
Ia mengakui, bahwa setiap kendaraan yang masuk ke kawasan parkir khusus, jika ingin keluar maka wajib membayar uang parkir.
“Jadi mau satu menit atau dua menit tetap harus bayar pak. Kita hanya turut kata pimpinan saja,” ujarnya.
Hal yang sama juga di parkir khusus pusat perbelanjaan mega mall. Di sana setiap masuk ke dalam kawasan parkir maka harus bayar.Meski hanya satu menit atau hanya mengantar teman atau keluarga.
“Kami ikutin kata bos saja pak. Masuk ke dalam sini, kalau mau keluar, ya harus bayar bang,”ujar petugas parkir di pintu keluar parkir roda dua.
Sementara itu, kepala UPT parkir Dishub Batam, Alex mengatakan, pemberlakuan drop off ini sudah pernah dirapatkan dengan pengelola parkir khusus.Dan terkait hal ini, Dishub akan terus melakukan pengecekan ke lokasi.
“Memang sudah pernah kita rapatkan. Katanya dulu mau penyesuaian dengan sistem komputer mereka. Katanya satu sampai tiga mingu. Tapi kok belum ya. Nanti saya coba cek,” katanya.
Ia mengakui bahwa sistem drop off ini memang sudah masuk dalam perda parkir.Artinya perusahaan pengelola parkir harus menaati perda tersebut.
Sementara itu,ketua komisi III DPRD Kota Batam Nyanyang Haris Pratamura meminta semua pengelola parkir untuk tunduk kepada ketentuan dan perundangan yang berlaku.
“Intinya drop off ini sudah harus dilakukan karena memang sudah ada perdanya. Makanya kita Dishub harus terus mendesak perusahaan agar memberlakukan ini,” ujarnya. (ian)
batampos.co.id – Hari penglihatan sedunia atau world sight day, diperingati setiap hari Kamis di minggu kedua Oktober. Yang pada tahun ini, tepat di tanggal 11 Oktober. Peringatan hari yang digagas WHO itu, juga terlaksana di Kepri melalui Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Kepri yang menggandeng Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam dan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Kepri, yang menggelar pemeriksaan kesehatan mata di panti jompo dan panti asuhan di Bintan, Rabu (10/10).
Dokter spesialis mata RSAB Batam, dr.Hafizah,SpM mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda perdana dari BKOW Kepri setelah terbentuknya kepengurusan yang baru.
“Dan kegiatan itu juga menjadi kegiatan pertama RSAB Batam bagian spesialis mata dalam memperingati hari penglihatan sedunia,” ujar dr.Hafizah.
Mengangkat tema Eye Care Everywhere, pihaknya memfokuskan untuk meningkatkan kesadaran akan risiko kebutaan dan gangguan penglihatan pada mereka yang berada di usia tua maupun di usia dini.
“Maka itu kami menyasar ke panti jompo dan panti asuhan, agar edukasi ini dapat tersampaikan dengan pihak yang tepat,” terangnya.
Di Panti Jompo Rumah Bahagia dan Panti Asuhan Hidayatullah Bintan itu, lanjut dr.Hafizah, dilakukan pemeriksaan mata, pemeriksaan tekanan darah dan gula darah secara gratis. Tidak hanya itu, para penghuni panti juga mendapatkan kacamata gratis dari BKOW Kepri, sesuai hasil pemeriksaan yang dilakukan tim RSAB Batam dan Perdami Kepri.
Menurutnya, penanganan medis terhadap kasus kesehatan mata sangat tinggi terjadi di dunia, termasuk di Indonesia. Apalagi, seiring perkembangan teknologi, masalah penglihatan kian meningkat. Ia menambahkan, sebagaian besar orang tidak terlepas dari gawai dan produk elektronik lainnya. Bahkan, sudah banyak anak kecil yang harus ketergantungan dengan penggunaan kacamata.
“Dari kegiatan ini diharapkan, kita semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mata. Karena mata adalah jendela dunia, dan harus difungsikan secara optimal,” ungkap dr.Hafizah. (nji)
batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam diminta segera memastikan dan sekaligus melakukan pemetaan wilayah produksi pangan. Hal tersebut ditujukan guna untuk menekan kenaikan sejumlah bahan pokok yang terjadi beberapa hari ini.
“Pemetaan wilayah produksi pangan yang selama ini menjadi sumber bahan pangan ke kota Batam harus dilakukan,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Salon Simatupang saat menanggapi kenaikan sejumlah bahan pokok di Batam, Kamis (11/10).
Kenaikan bahan pokok juga tidak lepas dari kelancaran jalur produksi. Untuk itulah ia meminta dinas terkait turun ke lapangan guna memastikan kelancaran jalur produksi dari petani di daerah produksi pangan hingga ke seluruh pasar di Batam.
Sallon juga berharap dinas terkait turun ke lapangan memastikan tidak ada penimbunan sembako di gudang-gudang pemasok.
“Apalagi jelang akhir tahun, penimbunan ini kerap terjadi. Harus bisa dipastikan ini tidak ditimbun,” tegas dia.
Seorang warga saat memilih sayuran dipasar Mega Legenda Batamcenter, Rabu (10/10).Harga sayuran lokal hijau seperti kangkung, bayam dan lainnya masih relatif normal. F Cecep Mulyana/Batam Pos
Terkait kenaikan sejumlah bahan pokok saat ini, Sallon mengaku pihaknya akan segera memanggil Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam. “Sudah dijadwalkan. Secepatnya kita akan RDP kan (Rapat Dengar Pendapat),” jelasnya.
Pantauan di sejumlah pasar tradisional di Batam, harga cabai merah masih terbilang tinggi. Di Pasar mega Legenda misalnya,cabai merah perkilogramnya mencapai harga Rp 42 ribu. Sementara itu untuk cabai rawit perkilogramnya Rp 38 ribu.
“Naik mas, sepekan yang lalu cabai merah masih Rp 36 ribu sampai Rp 38 ribu,” kata Sopyan, pedagang cabai.
Hal senada juga diungkapkan Wendi. Biasanya ia menjual cabai Rp 38 ribu, namun hari ini mengalami kenaikkan Rp 41 ribu. “Modalnya saja sudah naik, mau tidak mau kami menaikan harga. Kenaikan ini membuat sepi pembeli,” tutur pria bertato itu.
Selain cabai merah, kentang dan tomat mengalami kenaikan Rp 4 ribu per kilogram. iasanya kedua komoditas ini dijual dengan harga Rp 10 ribu perkolilogramnya.
Namun seminggu terakhir mencapai dikisaran harga Rp 13 ribu hingga Rp 14 ribu. Begitu juga dengan bawang putih mengalami kenaikan Rp 2 ribu perkilo dan bawang merah juga mengalami kenaikan hingga Rp 6 ribu.
“Sebagian besar jenis sayur-sayuran yang naik. Yang lainnya masih normal,” kata Wendi. (rng)
batampos.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam mencopot 102 spanduk, 30 baliho, 23 bendera dan 8 pamflet kampanye yang melanggar aturan, Kamis (11/10). Spanduk dan Baliho yang dicopot tersebut, hasil razia yang dilakukan Bawaslu se Kota Batam.
Dari 12 kecamatan,pelanggaran paling banyak di daerah Batamkota, Lubukbaja, Sagullung.
“Sebelum kami turun, sudah diperingatkan terlebih dahulu. Tapi karena tidak diindahkan juga, kami copot,” kata Komisioner Bawaslu Batam, Mangihut Rajagukguk, Kamis (11/10).
Terkait pencopotan ini, Mangihut mengatakan ada beberapa calon legislatif (caleg) mempertanyakan hal ini. Tapi setelah diberikan penjelasan, bahwa pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) tidak sesuai dengan PKPU No 28 Tahun 2018 Tentang Kampanye Pemilu, serta diperinci di Petunjuk Teknis Fasilitasi Metode Kampanye Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019, dengan nomor 1096/PL.01.5-Kpt/06/KPU/IX/2018.
“Mereka menerimanya. Sebelumnya kami sudah sosialisasikan juga aturan ini,” ucapnya.
Seluruh APK hasil penertiban, Kamis (11/10), disimpan Bawaslu di gudang miliknya. “Kalau mau ambil yah tak masalah, asal tidak melanggar aturan lagi,” tuturnya.
Penertiban APK ini akan terus dilakukan oleh Bawaslu Kota Batam. “KPU Kota Batam sudah menentukan lokasi pemasangan APK. Selain lokasi ditetapkan KPU, partai hanya berhak memasang 10 spanduk dan 5 baliho perkelurahan. Lebih dari itu tidak dibolehkan,” ungkapnya.
Mangihut menuturkan hingga kini caleg maupun partai, belum memberitahukan lokasi spanduk dan baliho milik mereka.
“Mereka wajib beritahu kami. Apabila ada penertiban, baliho dan spanduk tersebut tidak diturunkan. kami mewanti-wanti ini agar tidak ada keributan saat penindakan,” ungkapnya.
Ia juga menghimbau kepada seluruh partai dan caleg peserta pemilu agar dapat mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Ia berharap tidak ada pemasangan APK melebihi ketetapan yang telah ditentukan.
“Tidak diperbolehkan pemasangan di rumah ibadah, jalan protokol maupun pohon-pohon. Karena akan kami tertibkan. Kepada partai dan caleg hormati aturan yang ada,” pungkasnya. (ska)
batampos.co.id – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Batam mengajukan 30 pelaku UKM untuk mendapatkan layanan sertifikasi halal dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM) tahun 2019 mendatang.
Kepala Dinas KUKM Batam, Suleman Nababan mengatakan saat ini masih banyak pelaku UKM yang belum mengantongi label halal. Untuk itu pihaknya berusaha memfasilitasi ke kementerian.
“Tahun lalu sudah ada 40 pelaku usaha yang sudah diberikan sertifikasi halal produk mereka. Masih banyak yang belum,” sebutnya.
Ia mengungkapkan Batam dijatah sebanyak 10 sertifikasi halal sebenarnya, namun melihat masih banyaknya produk yang belum memiliki label halal, pihaknya mencoba mengajukan dab berharap bisa disetujui.
Selain dari Kemenkop-UKM, pemerintah kota Batam juga akan menyelenggaralan hal serupa. Tahun depan pihaknya mengajukan ada 30 sertifikasi halal yang dibiayai oleh anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Batam.
“Sama dengan tahun ini. Total ada 30 yang akan kami bantu. Ini lagi tahap seleksi dan pendataan UKM mana yang akan mendapatkan sertifikasi gratis tahun depan,” bebernya.
Untuk mendapatkan bantuan ini, pelaku usaha harus lebih dahulu melengkapi dokumen seperti mengurus izin usaha di kecamata. Ia juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk membantu izin rumah tangga (IRT) bagi pelaku usaha.
“Ya selain dari pemerintah, kami juga berharap pelaku usaha kooperatif mengantongi izin usaha hingga kehalalan produk mereka. Karena itu salah satu standar agar,” tutupnya.(yui)
x.batampos.co.id – Koramil 04 Dabo Singkep menerima 25 ribu bibit siap tanam dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Kepri. Bibit tersebut diperuntukkan membantu masyarakat meningkatkan pendapatan atau tingkat ekonomi dari hasil tanaman bermanfaat dan menjaga agar kawasan Singkep tetap menjadi kawasan hijau.
“Kami menerima bantuan bibit siap tanam dari BPDAS Kepri yang telah lama bekerjasama dengan TNI khususnya Kodim 0315 dalam berbagai hal termasuk program penanaman bibit ini,” ujar Danramil 04 Dabo, Kpt Inf Rusdianto ketika ditemui saat menurunkan bibit di kantor Koramil, Dabo Singkep, Kamis (11/10) pagi.
Rusdianto menambahkan, bibit tersebut yakni bibit durian, bibit matoa, bibit nangka, bibit persi, bibit trembesi, bibit pulai, bibit ketapang dan bibit pucuk merah. Bibit ini akan di salurkan kepada seluruh desa yang ada di Pulau Singkep ini. Harapan seluruh bibit yang telah diserahkan kepada desa masing-masing dapat ditanam dan menjadikan kawasan Singkep lebih hijau.
“Selain itu, jika ditanam dan dirawat dengan baik, pasti akan menambah pendapatan dan peningkatan ekonomi masyarakat dari hasil tanaman ini,” kata Rusdianto.