Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12097

Kejaksaan Kembalikan Barang Bukti Curas

0

batampos.co.id – Kepala Kejaksaan Negeri Lingga Puji Triasmoro mengatakan, seluruh barang bukti kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi terhadap Rizal Efendi dikembalikan. Ini setelah melalui putusan sidang beberapa waktu lalu.

“Seluruh barang bukti dapat diambil di kantor Kejari Lingga. Kasus ini juga telah putusan di persidangan,” kata Puji saat ditemui di kantor Kejaksaan Negeri Lingga.

Adapun barang bukti milik Rizal Efendi, korban pencurian dan kekerasan yakni satu unit handphone Xiaomi, satu unit handphone Oppo, satu unit handphone IPhone X, satu unit Honda Beat BP 2164 LC, tiga unit Lensa Camera, dan satu unit body Camera.

Selain barang bukti tersebut, masih ada barang bukti lainnya yang juga dikembalikan kepada korban yakni satu lembar jaket, satu unit tas selempang, satu unit tas sandang, satu unit kartu ATM Bank Riau, satu lembar STNK Motor, power bank, satu buah Dompet dan uang tunai senilai 1,9 juta rupiah serta tali pengikat yang digunakan pelaku kepada korban sewaktu kejadian.

Menurut Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Lingga, Rozi Antoni pengembalian barang bukti milik korban dilaksanakan sesuai dengan yang terlampir dalam berkas perkara. Sehingga ke depan tidak ada lagi sangkutan terkait pengembalian barang bukti yang berharga. “Barang bukti telah kami kembalikan kepada korban. Apalagi sejumlah barang bukti ini terbilang berharga,” ujar Rozi.

Sebelumnya, Pengadilan telah memberikan putusan terkait kasus pencurian dengan kekerasan yang menimpa Rizal Efendi. Rizal menjadi korban curas dan sempat diikat oleh para tersangka. (wsa)

Bantuan untuk Lansia dan Masyarakat Tidak Mampu

0

batampos.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kepulauan Anambas memberikan sembako dan sejumlah uang kepada 200 lansia yang ada di Kecamatan Siantan, Kamis (28/6).

Pemberian sembako tersebut dalam rangka memperingati Hari lansia yang disejalankan dengan HUT ke-10 Kabupaten Anambas. Pemberian sembako dihadiri Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris beserta istri Heryana dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra beserta istri Idarwati serta Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kepulauan Anambas Ody Karyadi. Ody, mengatakan, pihaknya sudah mengundang lansia sebanyak 250 lansia di Kecamatan Siantan.

Namun yang datang sekitar 90 persen. “Tahun ini hanya Kecamatan Siantan, ke depan akan dilaksanakan di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas,” ungkap Ody.

Untuk bantuan seluruh lansia di Anambas tentunya membutuhkan anggaran besar karena jumlah lansia bisa mencapai seribu lebih. Bantuan kepada lansia tidak memandang apakah dari keluarga mampu atau tidak. Asal sudah 60 tahun ke atas akan diundang.
“Semua lansia dibantu, kalau Baznas, memberikan bantuan kepada yang tidak mampu,” jelasnya.

Sementara itu salah satu Komisioner Baznas Kabupaten Kepulauan Anambas Muksin, menjelaskan untuk kesempatan kali ini pihaknya juga memberikan bantuan berupa uang kepada 89 warga tidak mampu dari tujuh desa yang ada di Kecamatan Siantan.” Kita tidak memberikan bantuan berupa sembako tapi berupa uang,” jelasnya. (sya)

Anggota Dewan Banyak Mangkir

0
Kursi anggota DPRD Kepri di ruang sidang utama banyak kosong, lantaran banyak dewan yang absen, Kamis (28/6). F. Jailani/batampos.co.id

batampos.co.id – Bergulirnya tahapan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 membuat sejumlah legislator di DPRD Kepri sibuk mempersiapkan diri untuk maju kembali. Akibatnya, sejumlah agenda sidang terkendala, termasuk sidang paripurna. Salah satunya sidang paripurna padangan akhir fraksi-fraksi tentang Ranperda Aset Daerah batal digelar, Kamis (28/6) karena banyak yang mangkir.

“Untuk jumlah kehadiran memang kuorom. Tetapi absenya ketua fraksi membuat kita tidak bisa melanjutkan sidang paripurna ini,” ujar Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak.

Kritik tersebut dilontarkan Jumaga, setelah dua kali gagal sidang paripurna terkait aset daerah tersebut. Politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan, kembali molornya sidang tersebut, maka DPRD Kepri akan disibukkan dengan berbagai agenda ke depannya.
“Kita memang diburu waktu untuk menuntaskan Perda tersebut,” tegas Jumaga.

Ditambahkan Jumaga, ke depan ia meminta semua fraksi menghadirkan anggotanya. Menurut Jumaga, ada aturan mainnya, jika pada sidang paripurna digelar, tetapi fraksi tidak memberikan padangannya, maka dianggap menerima. Menyikapi hal ini, dirinya sudah meminta Sekretaris Dewan (Sekwa) untuk mengingatkan setiap fraksi.

“Absen sejumlah dewan dengan berbagai alasan. Bukan saja sibuk untuk pencalegkan yang berlangsung Juli ini, tapi banyak juga karena alasan lain,” ungkap Jumaga.

Sementara itu, Ketua Pansus Aset Daerah, Rudy Chua mengatakan DPRD Kepri dan DPRD Riau sepakat menuntaskan persoalan ini. Pada sidang paripurna sebelumnya, pihaknya sudah mendatangkan DPRD Riau. Tetapi sidang paripurnanya batal digelar. Kali ini, juga kembali batal.

Menurut Legislator Komisi II DPRD Kepri tersebut, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah kesimpulan strategis dalam laporan akhir pansus. Akan tetapi, karena sidang paripurna batal digelar, sehingga belum bisa disampaikan.

Tetapi gambarannya, adalah seperti yang sudah disampaikan ke publik. Pembina Ikatan Tionghoa Muda (ITM) Kepri tersebut juga mengatakan, untuk mengungkap aset hibat Pemprov Riau ke Pemprov Kepri, pihaknya bukan hanya bekerjasama dengan Pemprov Riau dan DPRD Riau.

Tetapi juga menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepri. Karena banyak aset tanah yang dihibahkan tanpa dukungan administrasi yang jelas.
”Kita sudah berkoordinasi dengan BPN Kepri. Tentu itu turut membantu kerja Pansus,” jelas Rudy.

Berdasarkan tanda terima hibah tertanggal 31 Mei 2006 lalu, dari 90 item lahan tanah atau bangunan yang diserahkan pada waktu itu, hanya delapan (8) item yang administrasinya dinyatakan lengkap. Diantara jumlah tersebut, masih ada 23 lahan lainnya yang belum diserahkan Pemprov Riau ke Pemprov Kepri. ”Aset-aset hibah tersebut tersebar di kabupaten/kota di Kepri,” tegas Rudy.

Disebutkan Rudy, berdasarkan surat hibah aset, pihaknya sudah mengetahui sejumlah titik lokasi lahan tersebut. Di antaranya adalah Kantor Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), dan Marinir di sepanjang Jalan Merdeka. Selain itu ada juga aset lahan di Bintan yang sekarang dikuasai oleh Pelindo, Kijang.

Di Batam katanya, juga ada beberapa aset yang tercatat dalam surat hibah tersebut. Salah satunya adalah Gedung Beringin yang berada di Seiharapan, Batam.
Ada persoalan lain yang membuat aset tersebut tumpang tindih. Karena berselang beberapa waktu kemudian, Gedung Beringin diserahkan ke Pemko Batam. ”Kami akan terus bekerja dan berkoordinasi dengan Pemprov Riau,” pungkas Rudy. (jpg)

KM Bukit Raya Mulai Beroperasi

0

batampos.co.id – KM Bukit Raya akhirnya beroperasi kembali sejak Kamis (28/6) setelah awal puasa lalu masuk dok akibat menabrak batu karang di perairan Sedanau Kabupaten Natuna.

Kepala Dinas perhubungan Pemkab Natuna Iskandar DJ mengatakan, KM Bukit Raya saat ini sudah bergerak dari Kijang Tanjungpinang menuju Natuna. Selanjutnya mene­ruskan perjalanan ke Pontianak. Diakui Iskandar, target pihak Pelni memperbaiki kerusakan lambung kapal akibat menabrak batu karang meleset.

Awalnya kapal tersebut bisa melayani puncak arus balik lebaran, namun baru setelah lebaran beroperasi. “Memang ada alasan teknis, kemunduran waktu dari target perbaikan. Karena kapal harus diuji beberapa hari setelah selesai diperbaiki atau diapungkan di air beberapa hari untuk memastikan kapal tidak bocor,” kata Iskandar, Kamis (28/6).

KM Bukit Raya masih melayani rute pendek. Dari Tanjungpinang, singgah di Letung dan Anambas. Lalu singgah di Selat Lampa, dan menuju pulau Midai, Serasan, dan Pontianak. Setelah itu kembali lagi Tanjungpinang.

“Beroperasinya KM Bukit Raya ini, transportasi laut sudah lancar. Ditambah tiga kapal perintis KM sabuk Nusantara, 30, 39 dan 59. Sementara KM Sabuk Nusantara 80 yang masih proses izin di kementerian,” katanya.

Dikataan Iskandar, kapal perintis sabuk Nusantara jalur berlayarnya sedikit lama dibanding KM Bukit Raya. Ini karena kapal tersebut singgah di satu pelabuhan bisa seharian. Disebabkan pengisian bahan logistik seperti air. Dengan demikian kapal perintis menjadi alternatif jika tidak terdapat kapal lainnya.

Persoalan pengisian logistik pelabuhan kata Iskandar masih menjadi kendala dibeberapa pe­labuhan penumpang. Ini dikarenakan pelabuhan tersebut belum dilengkapi kebutuhan air bersih. Pemerintah sudah mengusulkan ke Kemen­terian terkait mengenai kelengkapan sarana pelabuhan, baik sarana air bersih, listrik, terminal pelabuhan dan lainnya.

Menurutnya, saat ini di Natuna sudah setiap kecamatan memiliki pelabuhan penumpang, seperti pelabuhan Selat Lampa, pelabuhan Sedanau, Midai, Subi, Serasan, Pulau Laut dan Pulau Tiga. Namun, baru di Pulau Tiga yang dilengkapi dengan pengisian air bersih.
”Sarana pelabuhan ini sangat penting untuk menunjang kelancaran transportasi laut. Tidak hanya kenyamanan penumpang, kapal lebih mudah mendapatkan suplai logistik,” sebutnya. (arn)

Rahma Menang, Kembarannya Ikut Bahagia

0
Rohani (kanan) saudara kembar Rahma foto bersama beberapa waktu lalu. F. Rohani untuk batampos.co.id 

batampos.co.id – Kegembiraan yang dirasakan pasangan calon Wali kota Syahrul dan calon Wakil Wali Kota Rahmi atas perolehan suara pada Pilkada Tanjungpinang, juga menjalar ke Tanjungbatu, Kabupaten Karimun.

Keluarga Rahma yang menetap di Tanjungbatu ikut merasa gembira atas perjuangan putri ketiga dari pasangan H Abdul Ghani dan Hj Saira tersebut. Bahkan kembaran Rahma, Rohani langsung mengucap syukur. Anggota DPRD Karimun itu mengaku bahagia kembarannya bisa menang di Pilwako Tanjungpinang.

”Sejak proses pencalonan hingga pencoblosan, kami sekeluarga mendoakan yang terbaik bagi Rahma. Alhamdulillah, pasangan Syahrul-Rahma unggul perolehan suara pada pemilukada serentak. Harapan kami, semoga Rahma dapat menjalankan amanah bersama Syahrul,” tutur Rohani ketika dihubungi, Kamis (28/6) kemarin.

Rohani menegaskan kembarannya itu merupakan pekerja keras dan tekun. Tidak pernah neko-neko kalau mengambil keputusan. ”Saya tahu persis sifatnya, karena dia (Rahma, red) adik kembar saya. Orangnya pekerja keras, dan rajin. Sikap itu ditunjukkan sejak kecil hingga masuk ke MTs hingga ke Madrasah Aliyah (Tanjungbatu). Selanjutnya Rahma kuliah dan menetap di Tanjungpinang. Sedangkan saya menetap di Tanjungbatu sampai sekarang,” terang Rohani. (ims)

Dua Pasien DBD Meninggal

0

batampos.co.id – Warga Karimun kembali harus menghadapi kasus demam berdarah dengue (DBD). Bulan ini, dua warga Tanjungbalai Karimun penderita DBD meninggal dunia.

”Memang benar dalam bulan ini sudah dua orang wa­r­ga yang meninggal dise­babkan DBD. Yang meninggal bukan anak-anak seperti banyak kasus DBD sebelumnya, melainkan ora­ng dewasa yang beru­sia 65 dan 28 tahun,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi, Kamis (28/6).

Kemarin dia juga mendapatkan laporan ada ti­ga orang warga menjalani perawatan di ru­mah sakit karena DBD. Dinkes mencatat 48 or­ang warga telah terkena DBD sejak Januari la­lu. Khusus bulan ini ada 8 orang yang menjalani pe­rawatan, dua di antaranya telah ­meninggal dunia.

”Kabupaten Karimun merupakan endemis DBD. Selain itu, kondisi saat ini, khususnya dalam setengah bulan terakhir sering turun hujan, cuaca dingin dan terkadang cuaca panas. Jika tidak bisa menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tempat penampungan air, bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk aedes aegepty. Jika dalam satu pemukiman ada warga yang terkena DBD, tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan warga lain juga terkena,” paparnya.

Rachmadi mengajak seluruh warga untuk kembali menggiatkan gotong royong di pemukiman masing-masing. Apalagi di pemukiman yang padat penduduknya, sebagai salah satu bentuk pencegahan. Dia berpesan, jika ada anggota keluarga yang demam, segera bawa ke dokter agar bisa segera dideteksi apakah demam biasa atau DBD.(san)

PPDB Online SMA/SMK Gagal Total

0

batampos.co.id – Pendaftaran peserta didik baru (PPDB) online untuk tingkat SMA yang dimulai Kamis (28/6), gagal total. Gangguan teknis pada server PPDB online milik Dinas Pendidikan Provinsi Kepri menyebabkan website tidak bisa diakses. Proses penerimaan PPDB online pun tidak bisa dilakukan.

”Memang banyak peserta dan orang tua yang akan melamar datang ke sekolah. Ada juga yang datang ke Posko PPDB di Jalan Raja Oesman. Hal ini disebabkan karena website atau situs yang disiapkan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri untuk mendaftar tidak bisa diakses,” ujar Koordinator PPDB 2018-2019 SMA Negeri se-Kabupaten Karimun, Alta Fetra, kemarin (28/6).

Sampai dengan pukul 14.00 WIB atau jam tutup Posko PPDB 2018/2019 belum ada satu pun calon pelajar tingkat SMA Negeri yang bisa mendaftarkan diri. Meski demikian, pihaknya menjamin pelajar atau wali murid tetap bisa mendaftarkan diri ke SMA negeri. Gangguan pada server PPDB diyakini bisa diatasi dalam waktu dekat.

Sistem penerimaan online menurut Alta lebih memudahkan calon siswa. ”Dengan sistem online ini pendaftar tidak perlu datang ke sekolah. Kita sudah diberikan username dan password setiap SMP yang ada di Kabupaten Karimun,” akunya.

Untuk bisa mendaftar atau masuk ke situs PPDB SMA, calon pelamar harus lebih dulu mendapatkan username dan password dari sekolah asal. Setelah berhasil masuk ke dalam situs, di dalamnya sudah langsung ada nilai ujian nasional (UN). ”Karena semua data tentang pelajar sudah masuk dalam data nasional,” ujarnya.

Menyinggung penerimaan pelajar dari luar kabupaten atau provinsi untuk SMA di Karimun, Alta menyebutkan, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 14 tahun 2018 tentang PPDB 2018, hal tersebut diperbolehkan.

”Ada kuota 5 persen yang disediakan untuk setiap SMA Negeri agar bisa menerima pelajar dari luar kabupaten atau provinsi,” ujarnya. Khusus untuk calon pelamar dari luar provinsi atau kabupaten, username dan password untuk PPDB didapatkan di Posko PPDB Kabupaten Karimun. ”Hari pertama ini sudah ada 30 wali murid dari Riau dan Sumbar yang akan mendaftarkan anaknya di SMA negeri di Karimun,” jelasnya. (san)

Honorarium ASN Bakal Dihapus

0

batampos.co.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak akan lagi menerima tunjangan atau honorarium berlipat dengan merangkap jabatan. Baik itu PA (Pengguna Anggaran), KPA (Kuasa Pengguna Anggaran), PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) maupun PPTK (Pejabat Pembantu Teknis Kegiatan), begitu sistem single salary diberlakukan. Honor kegiatan bagi ASN yang menjabat sebagai PA, KPA, PPK, dan PPTK bagi ASN ditiadakan.

“Benar, keseluruhan honor kegiatan untuk PA, KPA, PPK, PPTK akan dihapuskan,” ujar Bupati Bintan Apri Sujadi, Kamis (28/6).

Saat ini, sistem single salary masih dikaji. Jika sistem pengajian tunggal berlaku bagi ASN Pemkab Bintan, maka setiap tugas yang dikerjakan ASN dinilai berdasarkan kinerja. “Penerapan sistem single salary berbasis akuntabilitas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Kekayaan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bintan Moch Setioso mengatakan, sistem, regulasi, dan teknis admanistrasinya sedang penggajian tunggal ini masih dibahas.

Menurutnya, sistem single salary ini bertujuan menggaji para pegawai negeri dengan tingkat kelayakan berjenjang, berdasarkan beban kerja, tugas, tanggung jawab, serta tingkat kinerja dari para pegawai negeri sipil tersebut.

“Benar nantinya setiap ASN akan dihitung berdasarkan beban kerja, tugas, tanggung jawab dan kinerjanya,” ujar mantan Camat Bintan Utara ini. (met)

PPDB Online SD & SMP Dibuka 2-6 Juli

0

batampos.co.id – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tinggkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bintan akan dibuka 2-6 Juli 2018 mendatang. Panitia PPDB diminta berbenah dan mempersiapkan segara sesuatunya di sekolah agar tidak muncul masalah.

“Di Bintan terdapat 10 SD maupun 10 SMP mulai tahun 2018 membuka pendaftaran PPDB sistem online,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Bintan Tamsir, Rabu (28/6).

Menurutnya, pendaftaran PPDB online bisa dilakukan di mana saja asalkan terkoneksi jaringan internet. Calon siswa atau calon wali murid bisa mendaftar dengan membuka link https://bintan.demo.siap-ppdb.com. “Petunjuk di website tersebut cukup jelas dan mudah,” bebernya lagi.

Namun apabila calon wali murid kesulitan mendaftar PPDB melalui sistem online, mereka bisa langsung ke sekolah untuk mendaftar secara online dengan dipandu operator sekolah. Dijelaskannya, setelah membuka link, calon wali murid bisa mengisi nomor peserta dan memasukkan kode keamanan yang tersedia. “Kemudian dicetak,” katanya.

Hasil cetaknya akan diverifikasi pihak panitia PPDB sekolah dengan membawanya ke sekolah. Untuk kelulusan akan diumumkan pada 9 Juli 2018. Jika nantinya pihak panitia PPDB menyatakan calon siswa yang bersangkutan lulus, selanjutnya wali murid bisa melengkapi data asli, seperti Surat Hasil Ujian Nasional (SHUN), ijazah serta KK bagi yang mendaftar masuk SMP.

Sedangkan bagi SD, lanjutnya sebaiknya melengkapi akta lahir dan KK. Jika tidak bisa melengkapi dokumen aslinya, maka calon siswa dinyatakan tak lulus. “Untuk pendaftaran ulang mulai tanggal 10 sampai 12 Juli 2018,” ujarnya menambahkan jadwal efektif masuk sekolah mulai 16 Juli 2018.(met)

Jumat, Dubes Korsel Tinjau IPAL

0
Sistem saluran limbah yang sudah jadi.
foto: batampos.co.id / putut ariyotejo

batampos.co.id – Duta Besar Korea Selatan (Korsel) untuk Indonesia Mr Kim Chang Beom akan meninjau proyek fisik pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Batam, Jumat (29/6).

“Dubes Korsel merupakan dubes baru dan diundang oleh Exim Bank Fund untuk meninjau proyek fisik IPAL di Batam,” kata Economic Section Kedubes Korsel di Jakarta Margareth Siahaan, Rabu (27/6).

Margareth mengatakan acara akan dilaksanakan di Kantor IPAL Batamcentre. Kemudian akan meninjau proyek fisik IPAL di Bengkong Sadai yang tengah dikerjakan BP Batam.

Proyek IPAL Bengkong merupakan proyek infrastruktur BP Batam yang digelar BP Batam untuk mengelola air limbah menjadi air yang bisa digunakan oleh penduduk Batam.

Sedangkan, Exim Bank Fund merupakan perbankan dari Korea Selatan yang meminjamkan dana lunak kepada Indonesia untuk pembangunan IPAL di Batam.

Dana tersebut sebesar 43 Juta US Dollar atau Rp 387.712.253.500. Pinjaman itu bisa dibayar dalam jangka 30 tahun dengan bunga hanya satu persen. Namun untuk komponen yang digunakan 60 persen dari Indonesia dan 40 persennya lagi merupakan produk Korea.

Selain dana, BP sebagai pihak yang membangun IPAL ini mengadopsi teknologi dari Korea.

Teknologi dari Korea itu sudah teruji dibeberapa daerah di Indonesia seperti Bekasi dan rencananya DKI juga akan menyusul.

Keunggulan teknologi tersebut juga tidak memakan banyak tempat, selama pengolahan juga tidak menimbulkan bau hingga lebih hemat biaya, dibandingkan teknologi IPAL sebelumnya.

“Proyek ini dipandang penting sama Exim Bank sehingga meminta Dubes untuk datang meninjaunya,” pungkasnya.(leo)