Kamis, 21 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12271

Satpol PP Tertibkan Warnet Nakal

0
Satpol PP Kota Batam membubarkan anak-anak yang main game warnet di Simpang Bascamp, Sagulung. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Satpol PP menggelar razia terhadap warnet nakal, Jumat (1/60 sekitar pukul 23.00 WIB. Satpol PP yang didampingi Babinsa Sagulung ini mendapati banyak anak-anak yang masih bermain warnet hingga tengah malam. Razia ini yang kedua kali setelah sebelumnya Satpol PP juga menggelar razia di Simpang Basecamp, Batuaji, Kamis (31/5) malam.

Dalam razia tersebut, beberapa warnet didatangi. Saat mendatangi warnet Kebanyakan anak bermain game online. Bahkan saat petugas datang, para anak ini terlihat cuek. “Ada apa Pak? tunggu sebentar lagi, ini 15 menit lagi baru selesai paketnya,” ujar seorang anak yang ditegur petugas.

Kasitrantib Kecamatan Sagulung yang juga ketua tim penertiban, Jamil langsung bertindak tegas. Ia meminta meminta semua komputer segera dimatikan. “Ini sudah lewat jam operasional, matikan PC nya,” tegas Jamil.

Selain itu, pihaknya juga meminta pengelola warnet untuk menunjukkan surat izin operasional dan surat izin usaha. Namun, permintaan itu tidak dapat dipenuhi pengelola warnet.

“Kami akan melakukan pemanggilan lebih dulu untuk penetapan sanksi yang akan diberikan, bisa berujung ke penyegelan usaha warnet itu sendiri,” pungkasnya. (nji)

Batam International Bridge Open Tournament 2018, Perebutkan Total Hadiah Rp 200 Juta

0

batampos.co.id – Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Kepri bekerja sama dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Batam International Bridge Open Tournament 2018 di Golden View Hotel, 9-15 Juli mendatang. Sebanyak delapan tim dari manca negara telah menyatakan diri untuk ikut serta dalam kejuaraan ini.

Ketua GABSI Kepri Rusliden menyatakan kejuaraan secara rutin digelar setiap tahunnya. “Kali ini menginjak tahun kelima belas dalam penyelenggaraanya,” terang Rusliden saat jumpa pers di Golden View Hotel, Jumat (1/6).

“Sebenarnya tahun ini kami tidak menggelar kejuaraan. Tetapi BP Batam meminta kami tetap menyelenggarakan, lantaran telah masuk dalam agenda tahunan BP Batam,” paparnya.

Menurut Rusliden, keberadaan kejuaraan internasional bridge ini selai menjadi ajang ujicoba atlet Asia jelang penyelenggaraan Asian Games 2018. “Ajang ini sangat penting karena bisa menjadi sarana pemanasan dan ujicoba jelang pelaksanaan Asian Games 2018,” terang Rusliden.

“Apalagi dilaksanakan satu bulan menjelang pelaksanaan multievent Asian Games. Tentunya ini akan menjadi ajang pembuktian dan pemanaan atet-atlet bridge di Asia,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Rusliden, event ini juga bisa menjadi faktor penunjang peningkatan pariwisata di Kepri. “Terbukti saat pelaksanaan kejuaraan tahun sebelumnya bisa mendatangkan tim dari 13 negara serta diikuti 56 tim dan 80 pasangan,” ungkapnya.

“Ini membuktikan jika turnamen ini sangat dinantikan oleh atlet bridge dari mancanegara. Dan diharapkan tahun ini jumlah pesertanya bisa meningkat dibanding dengan tahun sebelumnya,” harap Rusliden.

Rusliden juga menerangkan jika kejuaraan tahun ini terbagi menjadi tiga event utama dengan memperebutkan total hadiah sebesar Rp 200 juta. Selain Batam International Bridge Open Tournament 2018, juga digelar kejuaraan nasional (kejurnas) Bridge Pelajar dan Mahasiswa. Juga akan digelar pelatihan wasit dan penataran pelatih bride TOT.

“Tiga event ini sengaja digelar secara berurutan dengan harapan peserta dari nasional dan internasional bisa long stay di Batam dan Kepri. Ini juga akan memancing pendapatan tersendiri bagi batam dan Kepri,” terang Rusliden.

Untuk diketahui, Kejurnas Bridge pelajar dan Mahasiswa ini sedianya akan digelar di Jakarta. “Untuk semakin memeriahkan Batam International Bridge Open Tournament 2018, PB GABSI memindahkan kejurnas yang sedianya digelar di Jakarta untuk dilaksanakan di Batam mulai 9-15 Juli,” ungkap Rusliden.

Sedang pelatihan wasit-penataran pelatih TOT sengaja dilaksanakan sebagai ajang pembinaan pada wasit dan pelatih. “Kesempatan ini sebaiknya tak dilewatkan lantaran wasit dan pelatih yang mengikuti event ini bisa mempraktekkan langsung ilmu yang diperolehnya saat Batam International Bridge Open Tournament 2018,” ujar Rusliden.

“Pelatihan akan dilaksanakan 10-12 Juli, dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Batam International Bridge Open Tournament 2018. Karenanya ini akan menjadi bekal yang berharga bagi rekan-rekan wasit dan pelatih,” tegasnya.

Selain memperebutkan uang tunai, kejuaraan ini juga akan memperebutkan Piala Menteri Pariwisata, Piala MenPAN RB di kelas utama. Juga akan diperebutkan Piala Gubernur, Piala Wali Kota Batam, dan Piala Kepala BP Batam di kelas pasangan Open, Yunior Tim, dan Pasangan.

Rusliden menegaskan hingga Jumat (1/6), sudah ada delapan tim dari manca negara yang telah mendaftarkan diri mengikuti kejuaraan ini. “Delapan tim itu dari Singapura, Malaysia, India, Inggris, New Zealand, Cina, Perancis, dan Australia,” urainya.

“Pendaftaran melalui wwbsites kami telah dibuka mulai pertengahan Mei dan hingga hari H pelaksanaan kejuaraan masih akan dibuka. Karena ini open tournament,” terang Rusliden.

Rusliden mengajak atlet bridge lokal dan nasional untuk meramaikan kejuaraan ini. “Ini adalah kejuaraan bridge terbesar se Asia Tenggara. Bukan main-main, kejuaraan ini telah mendapat pngakuan dari Federasi Bridge se-Asia Pasifik (PABF) dan Federasi Bridge Dunia (WBF),” tuturnya bangga.

“Apalagi yang akan berlaga adalah jago-jago di tingkat dunia. Sangat disayangkan jika tidak bisa berlaga dan menimba kemampuan dari jago-jago dunia,” tambahnya.

Satu hal yang menurut Rusliden membuat kejuaraan ini sangat menarik lantaran di siarkan secara langsung setiap sesi pertandingan ke seluruh dunia melalui vugraph Bridge Base Online (BBO). “Disiarkan secara langsing setiap sesinya oleh Bridge Base Online (BBO). Salah satu vugraph terbaik di dunia,” serunya.

“Dan kami yakin jika peserta untuk tahun ini bisa melebihi peserta di tahun sebelumnya,” tutup Rusliden.(yan)

Hari Kedua, BI Siapkan Rp 10,2 M

0
Warga antre menukar uang pecahan 20 ribu, 10 ribu, 5 ribu, 2 ribu dan 1000 di Kas Keliling yang digelar oleh Bank Indonesia dan perbankan lainnya di SP Plaza, Sabtu (2/6). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kas keliling bersama Bank Indonesia (BI) dan Perbankan Batam untuk hari kedua, dilaksanakan di parkiran Lapangan Futsal SP Plaza, Batuaji dan parkiran Food Court Tiban Centre, Tiban, Sabtu (2/6). Berbeda dengan pelaksanaan hari pertama di Botania 2 dan Mega Legenda, Batam Center, Sabtu (26/5) lalu, kali ini animo masyarakat yang menukarkan uang tanpa di pungut biaya itu terbilang ramai.

Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengolahan Uang Rupiah di BI Kepri, Hendra mengatakan perbandingan animo masyarakat yang menukar pecahan uang kertas baru di hari pertama dan kedua cukup jauh berbeda. Dimana hari pertama di dua tempat pelaksanaan kas keliling itu ada 1.228 orang yang menukar uang, dengan 654 orang di Botania 2 dan sisanya di Mega Legenda.

“Total modal kerja yang diserap hanya Rp 3.898.500.000 dari Rp 9,9 miliar yang kami siapkan untuk dua lokasi tersebut, Sabtu (26/5) lalu,” terang Hendra, yang ditemui di kas keliling SP Plaza, Batuaji, kemarin.

Sementara untuk kas keliling hari kedua dan yang terakhir di tahun ini, lanjutnya, mendapat sambutan hangat dari masyarakat meski kondisi cuaca yang kurang bersahabat dengan turunnya hujan.

“Tadi (kemarin) mulai dibuka pukul 09.00 WIB, masyarakat yang menukar gak berhenti-berhenti. Sepertinya, mengingat THR sudah ada yang cair. Diperkirakan sampai tutup pukul 12.00 WIB, untuk di SP Plaza ini saja bisa mencapai 1.000 orang penukar,” terangnya.

Untuk dua tempat pelaksanaan kas keliling di hari kedua, pihaknya menyediakan uang baru sebanyak Rp 10.210.000.000 dengan pecahan mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 1.000.

“Kami menyiapkan semua pecahan uang kertas baru, dengan enam perbankan Batam yang ikut bersama BI di kas keliling SP Plaza ini,” jelas Hendra.

Ia menambahkan, program kas keliling yang digelar tahun ini dapat menjadi evaluasi untuk peningkatan di tahun-tahun berikutnya.

“Tentunya, kondisi ini menjadi evaluasi bagi kami bagaimana agar di tahun ke depan bisa lebih baik lagi, sebagaimana yang diharapkan masyarakat juga penyelenggara kas keliling,” ungkapnya.

Di samping itu ia mengimbau, agar masyarakat tetap dapat menukarkan uang pecahan baru di bank-bank yang bertanda ‘menerima penukaran uang’ agar tidak dipungut biaya tambahan. Ataupun dapat dilakukan di Kantor Perwakilan BI Kepri, Batam Center yang siap melayani penukaran uang pada Selasa dan Kamis, dari pukul 09.00 WIB sampai 12.00 WIB. (nji)

Anggota DPRD Soroti Jumlah Honorer Pemko Batam

0

batampos.co.id – Jumlah pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batam dinilai tidak sesuai dengan kuota seharusnya. Seperti terlihat di sektor tenaga kebersihan dan pertamanan. Jumlah tenaga honorernya banyak namun tidak efektif.

“Untuk tenaga kebersihan memang banyak yang over, jam kerja mereka kurang efektif, tidak sesuai standar. Mereka masih menunggu lagi instruksi, padahal sudah jelas tugasnya,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam Udin P Sihaloho, Jumat (1/6).

Udin menjelaskan, seharusnya tidak terjadi jumlah anggota yang banyak namun tidak efektif. Harus ada kejelasan terkait jam kerja dan tugas mereka sebelum berangkat ke lokasi pembersihan. Sehingga tidak lagi perlu menunggu arahan yang cenderung membuang waktu.

Meskipun demikian, Udin juga tidak menyangkal bahwa di sektor lain seperti pendidikan dan kesehatan, justru honorer memiliki peran strategis. Honorer justru menjadi ujung tombak yang menjaga pelayanan pendidikan dan kesehatan tetap terjaga.

Sebaliknya, Aparat Sipil Negara (ASN) seolah melakukan pembiaran dan memberikan tugas yang seharusnya tidak dikerjakan oleh honorer.

“Untuk sektor pendidikan dan kesehatan kita butuh, justru ASN yang seolah melakukan pembiaran. Boleh cek di beberapa justru honorer yang aktif, dengan harapan mereka akan diangkat menjadi PNS,” kata Udin lagi.

Lebih jauh, Udin mengatakan bahwa aturan yang berlaku harusnya sama-sama dijalankan, baik itu oleh pemerintah daerah maupun honorer yang telah bersepakat dalam jalinan kontrak kerja. Dengan menjalankan kewajiban masing-masing akan ditemukan harmonisasi.

Saat ini apa yang berlaku justru sebaliknya, banyak kewajiban yang seharusnya ditunaikan kepada honorer tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga menimbulkan kesalahpahaman yang berujung pada rasa tidak puas dari salah satu pihak.

“Sebenarnya kita jangan memberikan janji muluk-muluk, mereka digaji sesuai UMK saja sudah senang, saat ini ada yang dibyar hanya Rp 2 juta. Yang pasti apa yag menjadi hak mereka itu yang harus mereka dapatkan, jaminan kesehatan juga harusnya mereka dapatkan, tapi yang terjadi mereka tetap membayar dengan berbagai dalih,” kata Udin lagi.

(bbi/JPC)

THR Pegawai Negeri Cair, Besok

0
Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemko Batam meninggalkan Dataran Engku Putri Batamcenter usai mengikuti upacara peringatan Hari Lahir pancasila, Jumat (1/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Ramadan sudah berjalan separo. Untuk kalangan pegawai swasta, tunjangan hari raya (THR) telah mulai dicairkan. Sementara bagi kelompok pegawai negeri sipil di pusat maupun daerah, diperkirakan mulai cair besok, Senin (4/6).

“Kemungkinan hari Senin (4/6) sudah mulai ada yang menerima,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Nufransa Wira Sakti saat dihubungi, Sabtu (2/6).

Sementara itu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menerbitkan surat tentang pemberian THR dan gaji ketiga belas yang bersumber dari APBD. Pembayaran dari APBD itu diperuntukkan bagi bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, pimpinan serta anggota DPRD kabupaten/kota, serta PNS daerah (PNSD).

Pejabat yang akrab disapa Frans itu mengatakan, meskipun bersumber dari APBD, uang untuk membayar THR dan gaji ke-13 di daerah itu berasal dari dana alokasi umum (DAU). Uang dari DAU itu sebelumnya sudah ditransfer oleh pemerintah pusat.

Dengan demikian pembayaran THR dan gaji ke-13 di daerah tidak terpengaruh dengan kondisi keuangan atau pemasukan asli daerah (PAD) setempat. Frans menuturkan kebijakan THR maupun gaji ke-13 sejatinya sudah dirangcang sejak penyusunan awal RAPBN 2018.

Selain itu tidak ada perubahan hingga ditetapkan menjadi UU APBN 2018. “Dalam penyusunan RAPBN, sudah menghitung DAU yang formulanya sudah memperhitungkan kebutuhan gaji dan belanja pegawai sebagai indikator utama. Termasuk di dalamnya kebutuhan untuk THR maupun gaji ke-13,” katanya.

Secara keseluruhan anggaran untuk THR dan gaji ke-13 bagi PNS pusat maupun daerah, pensiunan, prajurit TNI, serta Polri mencapai Rp 35,76 triliun.

Perinciannya untuk THR gaji pokok Rp 5,24 triliun, THR tunjangan Rp 5,79 triliun, dan THR bagi para pensiunan Rp 6,85 triliun.

Kemudian gaji ke-13 untuk gaji pokok Rp 5,24 triliun, gaji ke-13 untuk komponen tunjangan Rp 5,79 triliun, serta gaji ke-13 untuk para pensiunan Rp 6,85 triliun.

Terpisah, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam negeri (Kemendagri)Syarifuddin mengatakan, pembayaran THR bagi PNS daerah bersumber dari APBD. Dia menegaskan, adanya THR dan gaji 13 tidak menjadi persoalan bagi daerah. Sebab, kebijakan itu telah diantispasi dalam pedoman penyusunan APBD tahun 2018.

Dalam pedoman penyusunan APBD 2018 yang dikeluarkan kemendagri pertengahan 2017 lalu, daerah sudah diwanti-wanti untuk menyediakan pos anggaran guna THR dan gaji ke 13 PNS. “Daerah sudah mengalokasikan untuk itu,” ujarnya saat dikonfirmasi, kemarin (2/6).

Kalaupun dalam perjalanannya ada perubahan komponen THR dengan masuknya item tunjangan, lanjutnya, pihaknya juga sudah memberikan arahan. Dalam surat edaran yang dikeluarkan tanggal 30 Mei lalu, kemendagri menjelaskan bahwa daerah bisa mengambil dari pos anggaran tak terduga. Jika masih tidak ada, pemda bisa melakukan perubahan program.

“Misal yang tidak prioritas seperti pelatihan, itu bisa ditunda dulu,” imbuhnya.

Diakuinya, perubahan itu memang akan berdampak pada hilangnya program atau kegiatan yang dirancang oleh pemda. Namun dia memastikan, program yang dibatalkan bukan program prioritas. Hingga saat ini, kata dia, belum ada laporan terkait kendala yang dialami daerah menyangkut ketersediaan anggaran. “Belum ada surat atau keluhan yang masuk,” tuturnya. (wan/far/ttg)

Kapasitas Pelabuhan Batuampar Bisa 1,5 Juta TEus

0
Sejumlah kapal sedang melakukan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batuampar. | Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pengembangan Pelabuhan Batuampar akan dilakukan secara Build Operate Transfer (BOT) dengan Pelindo I. Setelah pembangunan rampung, maka akan diserahkan ke Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Tahun ini kami ingin segera groundbreaking. Dan sesuai arahan dari Menteri BUMN, kami diarahkan bermitra dengan Pelindo I,” kata Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Sabtu (2/6).

Pelindo I, kata, Lukita sudah menyatakan akan segera membuat proposalnya. Dan saat ini BUMN tersebut tengan mengkaji proses pengembangan Pelabuhan Batuampar lebih mendalam.”Akhir Mei nanti kajian Pelindo I selesai baru diskusi dengan kita,” paparnya.

Kerjasama pengembangan pelabuhan ini nanti kata Lukita adalah melalui kerjasama perjanjian serah guna bangunan atau biasa disebut Build Operate Transfer (BOT).

Perjanjian BOT merupakan bentuk perjanjian kerja sama yang dilakukan antara pemegang hak atas tanah dengan investor. Dalam perjanjian ini, pemegang hak atas tanah memberikan hak kepada investor untuk mendirikan bangunan selama masa perjanjian BOT dan mengalihkan kepemilikan bangunan tersebut kepada pemegang hak atas tanah setelah jangka waktu perjanjian berakhir.

Bentuk kerjasama ini biasanya sering digunakan dalam pembangunan infrastruktur publik seperti pelabuhan.”Pelindo nanti akan mengembangkan pelabuhan dari kapasitas 400 ribu TEUs menjadi sekitar 1,5 juta TEUs,” katanya.

Selain itu, Pelindo I akan memperbaiki fasilitas mesin crane di Pelabuhan Batuampar.”Mereka akan menggantinya dengan crane yang lebih modern nanti lalu menata wilayah logistik disana dan juga menambah dermaga di sisi utara,” katanya lagi.

Target pembangunan diperkirakan akan memakan waktu hingga dua tahun.”Dan kami berharap setelah kajian dari Pelindo I selesai, maka bisa menandatangani fakta kerjasama dengan mereka. Lalu dilaporkan ke Dewan Kawasan (DK),” ucapnya.

Pelabuhan Batuampar memang bukanlah pelabuhan besar, tapi memiliki arti penting bagi Batam.

“Kami hanya ingin kerjasama ini bisa segera ditetapkan agar groundbreaking bisa dimulai pada tahun ini,” pungkasnya.(leo)

Ancaman Mogok Karyawan dan Pilot Garuda Belum Dicabut

0
ilustrasi

batampos.co.id – Rencana pilot dan karyawan Garuda Indonesia untuk menggelar mogok kerja belum dicabut. Meskipun perwakilan dari pengurus Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) dan Asosiasi Pilot Garuda (APG) telah bertemu Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Presiden APG Capten Bintang Hardiono menuturkan kemungkinan untuk mengadakan mogok memang masih terbuka lebar. Pihak pilot dan karyawan Garuda masih terus menunggu realisasi hasil pertemuan dengan Menteri Luhut. Semua bahan-bahan yang diperlukan sudah diserahkan pengurus serikat karyawan kepada pemerintah.

”Masih (rencana mogok, Red), Belom ada pekembangannya,” ujar Capt. Bintang kepada Jawa Pos, Sabtu (2/6).

Pada Kamis (31/5) lalu memang sudah ada pertemuan antara perwakilan Sekarga dan APG dengan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Pertemuan itu untuk mencari titik temu tuntutan yang disuarakan oleh karyawan dan pilot agar ada perbaikan dalam tubuh Garuda.

”Pak Luhut akan ikut menangani masalah GA. Hasilnya belum tahu tergantung penyelidikan dari beliau. Sementara beliau sudah merespon kondisi kita,” ungkap dia.

Pihak karyawan dan pilot, ungkap Capt Bintang, berharap agar semua persoalan yang dikeluhkan oleh para karyawan dan pilot Garuda itu bisa segera tuntas secepatnya. Karena mereka juga ingin agar Garuda bisa terus berkembang dan maju. ”Kita menunggu jawaban pastinya. Hasil dari investigasi pemerintah,” imbuh dia.

Dalam siaran persnya pada 1 Juni yang ditandatangani Ketua Umum Sekarga dan Presiden APG disebutkan bahwa mogok adalah langkah terakhir mereka. Tuntutan itu agar pemerintah mau berperan aktif menyelesaikan persoalan di Garuda yang sudah dituntut sejak 2017 lalu.

Dijelaskan pula kondisi penurunan kinerja di berbagai lini perusahaan pelat merah itu. Misalnya penurunan harga saham GIAA yang terjadi terus menerus sampai dengan penutupan hari Kamis 31 Mei 2018 pada harga Rp 254 per lembar. Bandingkan pada saat IPO harga saham Rp. 750 per lembar. Kondisi ini sangat merugikan perusahaan dan juga masyarakat luas. Serta terjadi pengurangan pelayanan terhadap konsumen di berbagai lini, dimana ini merupakan beberapa indikator dari terjadinya degradasi kinerja tersebut.

Jika pun mogok itu benar terjadi, maka mereka akan mengumumkan tujuh hari sebelumnya. Mereka juga memastikan bahwa waktu mogok itu tidak akan berbarengan dengan moment krusial masyarakat. Bisa jadi yang dimaksud adalah arus mudik dan balik.

Anggota Komisi III (bidang hukum, HAM, dan keamanan) DPR Arteria Dahlan menghormati rencana aksi mogok pilot Garuda. Sebab aksi itu adalah sebuah bentuk dari gagalnya perundingan dalam penyelesaian masalah hubungan industrial. “Namun saya sangat prihatin, sedih, dan kecewa apabila hak tersebut dilakukan saat momentum lebaran. Terkesan seperti sabotase dan tidak memunculkan rasa simpatik,” kata politisi PDIP itu kemarin.

Arteria meminta supaya ancaman mogok karyawan Garuda Indonesia itu bisa diselesaikan secara bipartit. Antara korporasi dengan serikat kerja. Bahkan kalau perlu Menteri BUMN turut tangan dalam dialog bipartit tersebut. “Bayangkan kalau 1.300 pilot dan 5.000 kru Garuda akan melakukan aksi mogok kerja saat arus mudik lebaran, itu jadi gangguan serius terhadap agenda strategis nasional,” jelasnya.

Arteria mengatakan terkait tuntutan ganti direksi, akibat adanya kerugian Rp 2,88 triliun, bisa dirembuk dalam mediasi. Arteria juga memaklumi jika kerugian yang besar itu, bisa memengaruhi kualitas layanan kepada pelanggan maskapai pelat merah itu. Usulan restrukturisasi direksi, bisa disampaikan langsung ke pemerintah yang ikut dalam dialog bipartit tersebut.

“Menteri BUMN harus kerja lebih cerdas lagi. Termasuk Kemenhub, untuk siaga lakukan antisipasi jika mogok bener dilakukan,” paparnya. Pilihan mogok adalah hak karyawan. Namun dia menegaskan kalaupun mogok, tetap menjunjung kearifan dan menjaga misi agenda nasional yakni mudik lebaran.

Sementara itu, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menuturkan penolakannya terhadap rencana mogok serikat pekerja dan pilot Garuda. Apalagi santer terdengar mogok itu akan dilakukan saat arus mudik dan balik lebaran.

”YLKI menolak rencana mogok SEKARGA dan APG, jika berdimensi mengganggu pelayanan pada konsumen. Sebagaimana dijamin dalam UU Perlindungan Konsumen, dan juga UU tentang Penerbangan bahwa konsumen berhak mendapatkan kenyamanan, keamanan dan keselamatan saat meggunakan jasa penerbangan,” kata dia.

Dia menilai mogok itu bisa menimbulkan sikap antipati konsumen kepada Sekarga dan APG. Bahkan kepada keseluruhan image GA sebagai perusahaan penerbangan. Dengan aksi mogok total tersebut, justru akan mengakibatkan GA makin kerdil dan ditinggalkan konsumennya.

”Agar pemerintah mendengarkan aspirasi Sekarga dan APG dalam mengambil kebijakan untuk internal GA. Jangan bongkar pasang direksi, tanpa menyerap aspirasi stakeholder utama GA, baik stakeholder internal dan atau eksternal,” ujar dia. (Jun/wan/jpg))

Kios Liar di Perumnas Seibeduk Segera Ditertibkan

0
Kios liar yang dibangun di lahan hijau dekat pasar seken Aviari, Batuaji. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Bangunan liar di Kecamatan Seibeduk semakin menjamur. Sejumlah titik kios dan rumah liar hampir tersebar di setiap kelurahan, salah satunya adalah di Kelurahan Mangsang dan Duriangkang. Pantauan Batam Pos, kios liar terlihat berderet di jalan pintu satu hingga pintu tiga, Mangsang demikian juga terlihat di dekat Perumahan Nasional (Perumnas).

Bangunan liar itu terlihat berjejer menempati row jalan serta menutupi drainase. Banyak warga yang menyalahgunakan row untuk kepentingan pribadi seperti membangun tempat usaha, mulai dari toko kelontong, tempat laundry hingga depot air minum.

Sebelumnya Camat Seibeduk Science Taufik Riyadi mengklaim pihak kecamatan terus melakukan pengawasan. Ia bahkan mengklaim telah bekerjasama dengan RTRW.

“Kalau ada yang baru, kami harap peran serta masyarakat, informasikan ke kami,” ujar Science belum lama ini.

Lokasi lain yakni terlihat di bukit Mangsang, atau berada di sekitar Perumahan Puriagung IV dan Perumahan Puri Agung IIa. Sementara itu, puluhan Kios Liar di dekat Perumahan Nasional (Perumnas) Seibeduk bakal ditertibkan setelah lebaran mendatang. Hal ini menyusul rencana pembangunan lanjutan jalur dua jalan S Parman.

“Ditertibkan habis lebaran. Sekarang, kios itu sudah dapat minimal Surat Peringatan (SP) 2, kalau nggak SP 3. Saya tidak ingat betul,” kata Sekretaris Satpol PP Batam, Friedkalter, belum lama ini.

Ia mengatakan, setelah lebaran jalan tersebut harus kosong dari kios liar. Maka dari itu, selain menunggu penertiban oleh Satpol PP Batam, pemilik atau penyewa kios diharapkan membongkar sendiri dan mengamankan barangnya terlebih dahulu.

“Kalau mereka bongkar sendiri, nanti tinggal gotongroyong saja dibersihkan. Sesudah lebaran sudah harus kosong (bebas kios liar),” katanya.

Sementara kios liar di sekitar Aviari Batuaji, Friedkalter mengatakan pihaknya belum menyiapkan jadwal penertiban untuk lokasi ini. Ia berpendapat, penertiban tidak bisa dilakukan sekaligus. Kini, ia mengatakan penertiban diprioritaskan pada jalan-jalan yang akan diperlebar. (une)

Warga Mulai Berburu Kue Kering

0
ilustrasi

batampos.co.id – Sudah jadi budaya masyarakat untuk menyajikan hidangan kue kering saat lebaran tiba. Nastar, pisang sale, kue bangkit, lumpia, jagung unyil, putri salju, telur gabus dan lainnya menjadi primadona saat lebaran. Kue ini pun saat ini banyak ditemui di pasar tradisional.

Seperti yang terlihat di Pasar Aviari Batuaji dan SP Plaza, Sagulung. Meski lebaran dua minggu lagi, sejumlah toko sudah mulai menjajakan kue kering. Toples-toples besar aneka jenis kue berjajar bertumpuk-tumpuk di depan kios mereka.

“Bukanya sudah dua hari yang lalu, ibu-ibu sudah mulai berdatangan,” ujar Riska penjual kue kering di Aviari, Batuaji, Jumat (1/6).

Riska mengatakan beberapa jenis kue menjadi primadona saat lebaran. Sebut saja nastar, putri salju, keripik pisang dan telur gabus. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau mulai Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu per kilo gram.

“Paling banyak peminat nastar, karena selain terjangkau kue ini disukai oleh anak-anak,” jelasnya.

Riska sendiri mengaku hanya menjual kue kering saat lebaran saja. “Sudah lima tahun terakhir ini jualan kue kering,” katanya.

Ditanya apakah daya beli masyarakat tetap tinggi, perempuan asal padang ini mengaku cukup menurun jika dibandingkan lima tahun yang lalu.

“Tahun ini tak tahulah. Tahun kemarin cukup menurun juga,” katanya.

Bisnis kue kering khas Lebaran di media sosial juga menjamur pada bulan Ramadhan. Banyak pengguna media sosial yang memanfaatkan momen ini untuk berjualan kue kering secara musiman. Seperti yang dikatakan Wineke Asmeral pelaku usaha kue kering rumahan di Batam yang menjajakan kue kering melalui akun Instagramnya.

“Sudah mulai banyak yang pesan. Rata-rata mereka pesan lima hingga 13 kilo nastar dan putri salju,” kata pemilik kedai Wine Cake ini.

Dia mengatakan harga yang ditawarkan Rp 180 ribu per kilo. Harganya memang cukup mahal, itu karena bahan yang digunakan berkualitas. “Saya jual nastar premium. Jadi bahannya pake mentega wisman dan golden chum, jadi bukan mentega murahan,” jelas Wine. (une)

Dirikan Pospam dan Posyan Seminggu Jelang Lebaran

0
Anggota Polisi kawasan Bandara menggunkana paddleboard saat melakukan patroli di Bandara Hang Nadim Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Dalam upaya memberikan pengamanan kepada pemudik, nantinya akan ada tujuh pos pengamanan (pospam) dan pos pelayanan (posyan) disejumlah lokasi di Kota Batam selama masa Operasi Ketupat. Adapun pospam dan posyan ini akan mulai didirikan pada H-7 hingga H+7 Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

“Anggota yang akan kita siagakan dalam operasi ketupat itu dilakukan gelar pasukan pada tanggal 6 Juni besok. Karena operasi itu mulai H-7 sebelum hari raya hingga H+7,” ujar Kapolresta Barelang Kombes Hengki.

Dijelaskan Hengki, nantinya pospam akan didirikan di 3 lokasi dan posyan di 4 lokasi. Untuk Posyan, akan didirikan di Mal Nagoya Hill, Batam Center serta di jembatan satu Barelang. Sementara untuk posyan akan berada di Pelabuhan Sekupang, Batuampar, Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan punggur.

“Di setiap pos akan disiagakan anggota selama 24 jam secara bergiliran. Posyan kita tempatkan di lokasi yang menjadi pusat dari aktivitas mudik,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Hengki membeberkan jumlah personel dari Polresta Barelang yang akan disiagakan di Posyan maupun di Pospam berjumlah 300 orang. Jumlah personel itu akan ditambah dengan jumlah personel dari Polda Kepri, Satpol PP, Ditpam, Dishub maupun dari TNI serta Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Pastinya kami akan menurunkan kekuatan penuh demi kelancaran aktivitas mudik masyarakat. Baik itu masyarakat yang mau masuk ke Batam maupun yang keluar Batam,” tegasnya. (gie)