Jumat, 19 Juni 2026
Beranda blog Halaman 12285

Pencarian Nelayan Hilang Terkendala Cuaca

0
TIM Basarnas Tanjungpinang mencari nelayan yang hilang di perairan Pulau Pangkil Besar, Kabupaten Bintan, Rabu (18/7). F. Basarnas untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang Budi Cahyadi mengatakan sampai saat ini nelayan Desa Air Kelubi, Kecamatan Bintan Pesisir, Muani, 50, yang hilang saat melaut di Perairan Pulau Pangkil Besar, Kabupaten Bintan, Senin (16/7) lalu belum ditemukan.

”Hingga saat ini nelayan tersebut juga belum kembali. Warga Desa Air Kelubi sendiri belum mencari ke daratan Pulau Pangkil Besar karena cuaca buruk pada saat itu,” kata Budi saat dikonfirmasi, Rabu (18/7).

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, korban pergi melaut ke Perairan Pangkil, Senin (16/7). Selanjutnya, Selasa (17/7) nelayan di sana menemukan boat pancung yang dinaiki korban tersangkut di batu karang. ”Informasi terakhir, korban memakai baju Partai Demokrat,” kata dia.

Ia juga mengatakan, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), awalnya pihak BNPP Tanjungpinang memastikan kebenaran informasi kehilang-an korban. Saat ini, Basarnas Tanjungpinang akan menggerakkan kapal penyelamat atau Rescue Boat (RB) 209 ke lokasi pencarian. ”Kami akan bergabung dengan Tim SAR yang sudah ada di lapangan,” katanya.

Sementara, dua nelayan asal Kelong yang hilang kontak saat melaut di Perairan Berakit, belum lama ini juga belum ditemukan. Informasi yang beredar, keduanya masuk ke perairan Malaysia.

”Dua nelayan yang hilang kontak juga masih nihil dan dari Pihak MRCC (Maritime Rescue Coordination Center) Malaysia juga belum menginfokan kalau mereka menemukan korban,” katanya.

Kasat Polair Polres Bintan AKP Norman DJ yang ditemui di Tanjunguban, Rabu (18/7) siang mengakui ada nelayan Desa Air Glubi yang dikabarkan hilang saat melaut. Hingga saat ini, nelayan tersebut belum kembali ke rumahnya.

Dia juga tak menampik saat ini kondisi cuaca di Perairan Bintan kurang bersahabat. Ketinggian ombak bisa mencapai 2 sampai 3 meter. Oleh karena itu, ia mengimbau para nelayan berhati-hati saat melaut. (met)

Lima Partai Tak Penuhi Kuota

0

batampos.co.id – Seluruh partai politik (parpol) peserta pemilu menyerahkan daftar bakal calon legislatif (bacaleg) mereka ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang di detik-detik terakhir pendaftaran, Selasa (17/7) malam. PKPI adalah partai paling terakhir mendaftarkan bacalegnya, yakni pukul 23.25 WIB.

Ketua KPU Tanjungpinang Aswin Nasution menuturkan, seluruh partai politik akhirnya telah menyerahkan daftar bacalegnya. Namun, Aswin menyebutkan, tak seluruh partai memenuhi kuota 30 kursi. ”Ada lima parpol yang tidak penuh dalam menyerahkan daftar nama bacalegnya,” tutur Aswin, Rabu (18/7).

Kelima partai tersebut antara lain, Perindo hanya 23 bacaleg. Dikarenakan dapil dua hanya terisi lima. Kemudian PKB, kurang satu anggota. Selanjutnya PAN yang pada dapil 3 hanya terisi lima. Juga PBB yang hanya terisi lima anggota di dapil satu, sembilan anggota di dapil dua, dan enam anggota di dapil enam.

”Juga PKPI, dapil satu dan duanya masing-masing hanya tiga anggota. Sementara dapil tiganya kosong,” terang Aswin.

Sementara itu, KPU Tanjungpinang melanjutkan tahapan selanjutnya yakni verifikasi keabsahan administrasi pada Rabu (18/7). Kemudian, dilanjutkan dengan penyampaian hasil verifikasi pencalonan pencalegan pada hari ini (19/7).

”Di tanggal 22 sampai dengan 31 Juli, merupakan masa bagi mereka untuk memperbaiki kekurangan dari berkas pendaftaran yang telah diserahkan,” kata Aswin.

Sementara itu, keputusan pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sudah bulat. Pada hajatan pemilu legislatif 2019 di Tanjungpinang, mereka merombak jagoannya.

Suparno, misalnya. Politikus yang sudah tiga kali terpilih sebagai anggota legislatif dengan dua di antaranya sebagai Ketua DPRD, kini tak dicalon-kan lagi di Tanjungpinang.
Melainkan, pindah sebagai bakal caleg Provinsi Kepri dengan daerah pemilihan Bintan-Lingga.

Lalu, untuk menambah impresi baru, PDIP Tanjungpinang mendaftarkan Yuniarni Pustoko Weni, istri mantan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah yang sebelumnya menjabat sebagai anggota legislatif DPRD Kepri. Ia kini didaftarkan sebagai bacaleg DPRD Tanjungpinang dapil Tanjungpinang Timur.

”Ini memang permintaan kami agar Bu Weni maju di Pileg Tanjungpinang,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Tanjungpinang, Syahrial, kemarin.

Syahrial sendiri yang notabene anggota legislatif Tanjungpinang, tidak lagi mendaftarkan dirinya. ”Saya akan maju ke DPD. Ini demi memperjuangkan daerah kita, semoga ada jalan,” kata Syahrial.(aya)

Sanitasi dan Persampahan Mendesak Diatasi

0
Acara diskusi dan penekenan kerja sama Sanimas dan TPS 3R di Bali, kemarin. Tanjungpinang jadi salah satu kota yang terpilih melaksanakan program nasional tersebut. F. Humas Pemko Tanjungpinang untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Sanitasi maksimal yang dapat dinikmati masyarakat secara luas masih menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dalam kerja pembangunan ke depannya. Ke-tersediaan sanitasi yang baik, juga jadi indikator kesejahteraan masyarakat.

Pemko Tanjungpinang melalui Sekretaris Daerah, Riono telah meneken kerja sama infrastruktur berbasis masyarakat dengan pemerintah pusat. Riono menjelaskan, sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas) dan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) Reduce, Reuse dan Recycle (3R) di daerah juga masih mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

“Sanitasi dan persampahan merupakan masalah mendesak yang perlu segera diatasi. Berbagai penyakit dapat terjadi juga akibat dampak buruk sanitasi dan pengelolaan persampahan yang buruk,” kata Riono.

Riono sangat berharap program Sanimas dan TPS 3R berlangsung dengan baik di Tanjungpinang. ”Saya berharap agar masyarakat juga saling mendukung dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia yang semata-mata untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Riono.

Adapun untuk di Tanjungpinang, program Sanimas akan dikonsentrasikan di kelurahan, yakni di Kampung Bugis melalui dana APBN 2018. Sedangkan TPS 3R akan dilaksanakan di Kelurahan Tanjungunggat pada tahun depan.(aya)

Pintu Kamar Dicongkel, Uang Rp 5 Juta Lesap

0
Kondisi rumah Pandapotan yang dibobol maling, Selasa (17/7) lalu. F. Polsek Bintan Utara untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Rumah Pandapotan Hutabarat, 56, pejabat di Kecamatan Seri Kuala Lobam (SKL) yang terletak di Jalan Horas Nomor 1 Martosari RT 003 RW 002 Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara, dibobol maling, Selasa (17/7) siang.

Kapolsek Bintan Utara Kompol Jaswir membenar-kan ada rumah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kecamatan SKL dibobol. Awalnya, korban dan istrinya, Rosmin Sinaga berangkat kerja sekitar pukul 07.30 WIB.

Kemudian, sekitar pukul 12.20 WIB korban menerima telepon dari istrinya yang mengabarkan rumah mereka dibobol maling. ”Korban lalu mengingatkan istrinya agar tidak masuk ke rumah. Takut terjadi sesuatu di dalam rumah,” kata Jaswir.

Atas kejadian itu, korban yang menjabat Kasi Sosial Kecamatan SKL melaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama, korban bersama anggota kepolisian dan ketua RT, Vera Melinda masuk ke dalam rumahnya.

”Pintu kamar rusak dicongkel, kamar berserakan. Dompet berisikan uang Rp 2 juta dan celengan yang diletakkan di atas meja rias dengan isi uang Rp 3 juta hilang,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta. ”Kasusnya sudah di-laporkan dan saat ini masih lidik (penyelidikan),” katanya.(met)

LAZ Masjid Raya Batam Peduli Korban Kebakaran Warga Ruli Beverly

0
Direktur LAZ Masjid Raya Batam Syarif (kiri) menyerahkan bantuan dari LAZ MRB untuk korban kebakaran Ruli Beverly diterima langsung Ketua Posko Anima, Rabu (18/7) siang.

batampos.co.id – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Masjid Raya Batam (MRB) Batam menyalurkan bantuan bagi warga Ruli Beverly. Tak hanya memberikan uang tunai senilai Rp 20 juta, Rabu (18/7), relawan LAZ MRB juga menyediakan berbagai keperluan dari tempat dan sarana ibadah hingga trauma healing bagi anak korban.

Direktur LAZ MRB, Syarif berharap bantuan tersebut dapat berarti bagi para korban. Menurut dia, awalnya pihaknya dari uang tunai Rp 20 juta tersebut akan diberikan dalam bentuk seragam sekolah anak-anak korban. Namun tidak jadi, karena pertimbangan bantuan serupa sudah diberikan Dinas Sosial (Dinsos).

“Makanya kami berikan dalam bentuk tunai saja, nanti posko yang mengatur uangnya untuk kebutuhan apa,” kata Syarif usai memberikan bantuan uang tunai tersebut.

Ia menyampaikan, sejak hari pertama pasca kejadian relawan dari LAZ MRB turut serta membantu para korban dari mendata anak-anak korban, hingga menyediakan berbagai keperluan ibadah, seperti tenda untuk ibadah, sajadah, mukenah, hingga tempat wudhu serta sarana pendukung lainnya. Uang tunai tersebut di luar sarana lain yang dipersiapkan LAZ MRB.

“Kami ingin walau mereka terkena musibah, para korban ibadahnya tetap jalan. Sembako, dapur umum dan lainnya sudah disiapkan, kami masuk pada sisi yang belum. Kita bersama-sama bantu para korban,” ucapnya.

Tak hanya itu, bersama komunitas Ibu-ibu Profesional Batam melakukan trauma healing bagi anak-anak korban, Selasa (17/7) sore, mereka dihibur dengan cara diajak menggambar hingga mewarnai. LAZ MRB juga menempatkan petugas selama diperlukan di posko tersebut. “Ada 10 tenaga yang ikut serta. Kami harap dengan ini korban-korban terutama anak-anaknya tak jenuh,” kata dia.

Ia berharap, para korban tetap semangat. “Ini hanya ujian dari Allah, masih ada banyak harapan ke depan. Kenikmatan dari Allah masih banyak,” sebut dia.

Sementara itu, seorang korban, Miswanto mengaku bersyukur dan berterima kasih akan banyaknya kepedulain warga Batam, termasuk dari LAZ MRB. “Tentu kami merasa senang dengan bantuan yang ada, terima kasih banyak,” imbuh dia. (iza)

Ada 581 Bacaleg DPRD Kepri Mendaftar

0
KPU Provinsi Kepri menerima berkas bacaleg dari Partai Gerindra Kepri pada hari terakhir pendaftaran. F. Humas KPU Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri sudah merampungkan proses pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Kepri periode 2019-2024 untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang. Dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019, KPU Provinsi Kepri menerima 581 bacaleg.

”Semua parpol peserta Pemilu sudah mendaftarkan bacalegnya. Ada yang memenuhi kuota 100 persen, tetapi ada juga yang tidak,” ujar Komisioner KPU Provinsi Kepri Arison di Tanjungpinang, Rabu (18/7).

Mantan Ketua KPU Kabupaten Bintan tersebut menjelaskan, dari 581 bacaleg yang berkasnya sudah diterima KPU, bacaleg laki-laki ada 361 orang atau 62,14 persen. Kemudian bacaleg perempuan ada 220 orang atau 37,86 persen.

Dari 16 parpol yang mendaftar, tercatat dua parpol yang paling sedikit mengajukan bacaleg tiap dapilnya. Selain itu, ada empat parpol yang menyer-takan bacaleg 50 persen dari 45 kursi DPRD Kepri. ”Hanya 12 parpol yang mendaftarkan jumlah bacalegnya 100 persen tiap-tiap Dapil,” paparnya.

Pria yang membidangi Divisi Teknis dan Penyelenggaran Pemilu tersebut menegaskan, terhitung kemarin, proses verifikasi atau penelitian dokumen masing-masing bacaleg sudah dilakukan. Tahapan tersebut akan berlangsung sampai 20 Juli 2018 nanti. Karena terbatasnya waktu, tim verifikasi yang sudah dibentuk akan bekerja ekstra.

”Penelitian keabsahan dilakukan sampai tanggal 20 Juli 2018. Penyerahan hasil penelitian pada 21 Juli 2018 dan masa perbaikan tanggal 22-31 Juli 2018,” jelas Arison.

Menurut Arison, hal-hal yang substansi yang akan diteliti dari setiap berkas bacaleg adalah melakukan pemeriksaan secara detail apakah Bacaleg yang didaftarkan sekarang ini masuk dalam kategori pelaku kejahatan seks terhadap terhadap anak. Kedua memastikan bahwa setiap bacaleg tidak terlibat narkoba.

”Adapun yang ketiga adalah bacaleg bukan merupakan mantan terpidana korupsi. Sedangkan untuk keabsahan pendidikan sampai sejauh ini belum ditemukan hal-hal yang mencurigkan,” jelasnya lagi.

Ditambahkanya, tahapan pendaftaran calon legislatif berlangsung selama 13 hari. Yakni dari 4 Juli 2018 sampai 17 Juli 2018. Berikutnya adalah penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) akan berlangsung selama 38 hari, yakni 4 Juli 2018 sampai 17 Agustus 2018.

Sedangkan masa penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) yakni terhitung dari 17 Agustus 2018 sampai 20 September 2018. ”Kami berharap proses demi proses berjalansesuai harapan. Sehingga Pemilu 2019 mendatang terlaksana dengan baik,” tutup Arison.(jpg)

BPOM Menertibkan Kosmetik Ilegal

0
foto: fiska juanda / batampos

batampos.co.id – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepri menggelar operasi penertiban kosmetik. Kegiatan ini sudah digelar selama seminggu. Sasaran dari razia ini menertibkan pedagang atau distributor nakal yang menjual kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan tidak memiliki izin edar.

Kepala BPOM Kepri Yosef Dwi Irwan menuturkan 12 Juli lalu, pihaknya melakukan penggerebekan di salah satu gudang kosmetik di Tanjungpinang. Dari hasil penggerbekan itu, BPOM Kepri mengamankan 5.999 item kosmetik yang mengandung bahan berbahaya.

“Dari keseluruhan kosmetik ini kebanyakan mengandung Mercury, Hidrokinon, Asam Retinoat dan pewarna merah K3,” katanya, Rabu (18/7).

Yosef menuturkan penggunaan mercury di kosmetik hingga kini masih ditemukan, walaupun sudah gencarnya sosialisasi. Mercury ini digunakan untuk pemutih wajah. “Memang menggunakannya bisa cepat putih, tapi penggunaan sekian lama membuat wajah memerah. Dan berpotensi terkena kanker kulit,” ujarnya

Saat razia di kawasan Nagoya, Tembesi, pihaknya juga mengamankan produk-produk yang serupa di gudang kosmetik Tanjungpinang. “Kalau razia di daerah Nagoya dan Tembesi ini lebih ke konter-konter yang menjual kosmetik, barang-barang kami temukan cenderung sama,” ucapnya.

Produk kosmetik yang ditemukan BPOM Kepri di Tanjungpinang, Batam itu seperti Temulawak, RDL (pemutih berisikan cairan keras,red), Aloe Vera Nature Republic, BiOAQUA (untuk pelembabred), Babylips Lipstick, Rosytinttips, gamenara lipbalm dan Esther.
“Untuk temulawak dan Aloe Vera ini ada yang sudah terdaftar. Namun ada yang belum, masyarakat bisa mengeceknya apakah ada kode BPOMnya. Kalau tidak ada, jangan gunakan,” ucapnya.

Produk Aloe Vera dan BioAQUA, kata Yosef saat ini cukup menjadi trend di kalangan masyarakat. “Oleh sebab itu, pilah-pilahlah memeilih kosmetik yang baik untuk kulit,” ungkapnya.

Yosef mengatakan razia kosmetik ilegal ini akan berlangsung hingga beberapa pekan ke depan. Razia ini tidak hanya menyasar ke gudang-gudang kosmetik saja, tapi juga ke konter-konter kecil.
“Kami sering lihat di online, banyak yang jual kosmetik berbahan bahaya. Tapi menyelidikinya sedikit rumit,” tuturnya.

Ia berharap masyarakat lebih pro aktif dalam pengawasan peredaran kosmetik ilegal ini.

“Kalau kami turun, tentu tidak akan maksimal. Kalau masyarakat yang melaporkan, kami akan tindak lanjuti. Kalau kita bersama-sama mengawasi, tentu akan lebih optimal,” ujarnya. (ska)

Lima Parpol Tak Daftarkan Bacaleg

0
Pengurus Partai Demokrat foto bersama usai menyerahkan berkas bacaleg ke KPU Anambas, Selasa (17/7). F. Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Batas akhir pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) ditutup Selasa pukul 23.59 WIB. Sampai hari terakhir pendaftaran, tidak semua partai mendaftarkan bacaleg ke kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dari 16 partai secara nasional, hanya 11 partai politik peserta pemilu yang mendaftarkan bacaleg. Lima partai lainnya tidak ada konfirmasi kepada pihak KPU. Yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), PKB, Partai Garuda, Partai Berkarya, dan PKPI.

Salah satu Komisioner KPUD Kabupaten Kepulauan Anambas Novelino membenarkan hal tersebut. Menurutnya tiga di antaranya ada kepengurusan di Anambas tapi tidak mendaftarkan Bakal Calon Legislatif. Sementara itu, dua partai lainnya tidak ada kepengurusan di Anambas.

”Tiga partai tersebut jelas tidak mendaftarkan bacaleg, sementara dua partai lainnya tidak bisa daftar karena tidak ada kepengurusannya,” jelasnya Novelino, kepada Batam Pos, kemarin.

Dijelaskannya, setelah proses penerimaan berkas pendaftaran selesai, pihak KPU akan melakukan pemberitahuan kepada parpol selama tiga hari ke depan dimulai 19 hingga 21 Juli, setelahpemeriksaan berkas selesai.

Setelah itu, kata Novelino, dilanjutkan masa perbaikan yang dilaksanakan mulai 22 hingga 31 Juli mendatang. ”Masa ini digunakan untuk memberikan kesempatan parpol untuk melengkapi berkas yang belum lengkap,” ungkapnya.

Diketahui, pendaftaran bakal calon legislatif ramai pada saat penghujung waktu. Meski waktu pendaftaran dibuka selama dua minggu, tapi parpol mendaftarkan bacaleg pada hari terakhir pendaftaran yakni pada hari Selasa (17/7) yang dibatasi hingga pukul 23.59 WIB. (sya)

Harga Daging Ayam pun Naik

0
Budi, pedagang ayam potong di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji menyusun ayam untuk dijual, Rabu (18/7). Harga ayam naik menjadi Rp 38 ribu perkilogram dari Rp 35 ribu. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Harga beberapa komoditas di Batam melambung tinggi, Rabu (18/7). Ayam segar misalnya dijual Rp 43 ribu per kilo, naik Rp 5 ribu dari harga sebelumnya yakni Rp 38 ribu. Penjual daging di Pasar SP Plaza, Putra mengatakan kenaikan harga ayam baru terjadi dua hari belakangan ini. Belum diketahui penyebabnya, namun menurutnya peternak ayam di Barelang gagal panen.

“Gagal panen, karena pasokan ayam ke kami berkurang,” kata Putra.

Dia mengatakan pedagang yang ingin mendapatkan daging ayam masing-masing harus dijatah terlebih dahulu. Agar adil, masing-masing mereka dijatah 30 kilogram dari peternak ayam.

“Biasa dapat 50. Sekarang berkurang 20 kilogram karena harus dibagi sama rata,” katanya.

Diakuinya harga yang mereka patok memang melebihi HET yang ditentukan Pemerintah. Itu karena modal yang dikeluarkan mereka cukup tinggi.

“Tak punya pilihan lagi. Kalau jual murah kami rugi,” jelasnya.

Sementara di Pasar Fanindo harga ayam dijual bervariasi mulai Rp 40 ribu hingga Rp 42 ribu. “Harga ayam sudah naik. Peternak gagal panen,” ujar Aan penjual daging.

Tak hanya daging, harga komoditas lain seperti telur juga ikut naik. Telur yang dikemas 10 butir dijual Rp 20 ribu, padahal biasanya dijual seharga Rp 13 ribu. “Harga per papannya Rp 49 ribu,” sebut Dewi penjual sembakod di Fanindo.

Melambung nya harga komoditas lainnya seperti cabai, sayur dan bawang juga menambahkan beban masyarakat.

“Belanja harus sehemat mungkin. Pintar-pintar kita mengatur uang belanja,” ucap radiah warga Batuaji.

Supriyanto penjual di Pasar Tibancenter mengatakan kenaikan harga bervariasi mulai dari 4-7 ribu perkilonya. Ia menjelaskan harga ayam berbeda dijual tergantung kualitasnya.

“Ada A, B, jadi memang tiap-tiap penjual menjual dengan harga yang tidak sama. Kalau kualitas A ayamnya lebih besar,” kata dia.

Pembeli yang merupakan ibu rumah tangga biasanya membeli yang kualitas A, namun jika mereka yang buka usaha warung makan, mereka pilih ayamnya yang sedang atau kecil.

“Itu yang potong, tapi ada lagi pilihan ayam es yang lebih murah,” sebutnya.

Ayam es dijual Rp 38 ribu perkilonya. Permintaan untuk ayam es jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan ayam potong atau seger. “Karena lebih murah pastinya,” ujarnya.

Supri mengungkapkan naiknya harga ayam ini disebabkan berkurangnya ayam yang dari distributor. Sehingga permintaan tidak sebanding dengan persediaan yang ada.

“Sama aja alasannya. Mereka bilang memang tak banyak stok, jadi harga naik,” lanjutnya.

Menurutnya kenaikan harga ini sudah sering terjadi terutama mendekati hari besar. “Bentar lagi lebaran haji. Biasanya barang-barang memang naik,” ucapnya.

Sementra itu, pantauan Batam Pos di Pasar Tibancenter, Sekupang harga telur dijual Rp 47 ribu per papan. Meskipun mahal, pembeli tetap dibeli. (yui/une)

Polisi Ringkus Pembunuh Janda Muda

0
Terduga pelaku pembunuhan, Nasrun (bersebo) saat pra rekonstruksi di perkebunan di jalan TPA Ganet Tanjungpinang, Rabu (18/7). F. Yusnadi/batampos.co.id

batampos.co.id – Polres Tanjungpinang mengamankan Nasrun, pembunuh janda muda Supartini alias Tini yang mayatnya ditemukan terbungkus karung mengapung di bawah jembatan Sungai Wacopek, Ming-gu (15/7) lalu.

Nasrun ditangkap di kawasan Batu 16 Tanjungpinang, Rabu (18/7) dini hari saat akan melarikan diri ke Bintan. Saat ini Nasrun bersama tiga saksi yang berkaitan dengan kejadian tersebut, masih diperiksa intensif penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang.
”Iya, kami masih periksa intensif,” kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno di Mapolres Tanjungpinang, kemarin.

Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit mobil Toyota Rush BP 1390 TQ milik salah seorang saksi. Mobil tersebut digunakan pelaku untuk membuang jasad kor-ban ke Jembatan Sei Wacopek setelah dihabisi.

Informasi yang dihimpun, Nasrun selama ini menjalin hubungan asmara dengan kor-ban. Janda muda anak satu itu pernah bekerja di salah satu perusahaan properti dan menjadi bawahan Nasrun.

Motif Nasrun menghabisi nyawa korban karena merasa malu mengetahui korban yang notabene kekasihnya sedang hamil dua bulan. Nasrun sendiri sudah mengaku menghabisi nyawa korban seorang diri. ”Iya, dia sudah ngaku membunuh Tini,” kata sumber di kepolisian.

Sebelum menghabisi Tini, Nasrun bertemu korban di bekas kafe VIP Jalan Bakar Batu, Jumat (13/7) malam. Tini kemudian dibawa menggunakan mobil Toyota Rush ke kebun milik keluarga Nasrun di Jalan TPA Ganet. Di kebun tersebut Nasrun menghabisi Tini.
”Kepalanya dipukul pakai kayu balok hingga meninggal,” ungkap polisi.

Dalam kondisi sudah tak bernyawa, korban sempat di bawa ke kawasan Senggarang oleh pelaku. Kemudian di bawa ke Jembatan Wacopek. Jasad korban yang dikarungi lalu dibuang ke sungai. ”Sebelumnya, korban diikat dan dikarungi, lalu diberi batu untuk pemberat,” kata sumber.

Hingga berita ini ditulis, penyidik masih melakukan pra rekontruksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain itu, tim forensik juga melakukan pemeriksaan mobil yang digunakan untuk mengambil sidik jari, sisa rambut, dan bercak darah korban yang tercecer.

Diberitakan sebelumnya, Tini ditemukan tewas me-ngapung di bawah Jembatan Sei Wacopek, Dompakm Tanjungpinang, Minggu (15/7) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ditemukan, tubuh korban dalam kondisi terbungkus karung dengan tangan dan kaki terikat.

Awalnya, mayat tersebut ditemukan nelayan yang memancing di dekat jembatan.
Mengetahui ada mayat mengapung, nelayan tersebut langsung menariknya ke tepian sungai dan melapor ke pihak kepolisian. Setelah dilakukan identifikasi, polisi mengevakuasi korban untuk dilakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepri.

Dari hasil autopsi yang dilakukan tim dokter forensik Polda Kepri terhadap mayat korban ditemukan tanda-tanda kekerasan dari benda tumpul di bagian tulang hi-dung, tulang bagian wajah, dan tengkorak bagian belakang.

”Tim forensik juga menemukan adanya pukulan benda tumpul yang mengakibatkan luka di bagian sekitar pelipis mata dan kepala dan hidung korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (17/7) lalu.

Selain itu, kata Moko, tim dokter juga menemukan gumpalan berbentuk daging yang merupakan janin pada rahim korban. ”Korban meninggal dua hari sebelum ditemukan,” kata Moko. (odi)