Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12332

Pererat Silatilurahmi Antara Kepri dan Riau

0
Wakil Gubernur kepri, Isdianto, saat melakukan tepung tawar saat pelantikan dan pengukuhan pengurus KBMR (2018 – 2023) di resto Golden Prawn, batam, Minggu (8/4/2018) | humas pemprov kepro

batampos.co.id – Wakil Gubernur H Isdianto meminta kepada Keluarga Besar Masyarakat Riau (KBMR) untuk terus memperkuat dan mempererat silaturahim masyarakat Kepri dan Riau. Mengingat dua provinsi ini secara historis dan sejarah memang memiliki hubungan yang sangat kuat.

“Kita ibaratkan antara Riau dan Kepri ini seperti ibu dan anak. Kalau Riau itu ibunya, maka Kepri adalah anaknya. Hubungan ini harus terus dijaga, lewat silaturahmi yang terus terjalin,” kata Isdianto saat menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus KBMR Kota Batam Masa Khidmat 2018 – 2023 di Restoran Golden Prawn Bengkong Batam, Ahad (8/4).

Isdianto melanjutkan, dengan silaturahim yang baik diantara dua provinsi bersaudara ini, akan bisa saling membantu bahkan saling mengisi. Tentunya, dalam berbagai pembangunan di kedua daerah.

Apalagi, kata Isdianto, banyak masyarakat Kepri yang tinggal di perantauan. Baik masyarakat Riau di Kepri ataupun masyarakat Kepri di Riau. Mereka tumbuh dengan berbagai latar belakang profesi dan pekejaan. Dari mulai PNS, pengusaha dan masyarakat biasa lainnya.

”Sudah seharusnya keduanya saling bahu membahu menjaga dan memajukan tempat tinggal dan daerah asal kita,” kata Isdianto.

Isdianto memulai sambutannya dengan mengajak masyarakat yang hadir untuk mengenang dua tahun wafatnya almarhum H Muhammad Sani. Isdianto memimpin masyarakat untuk bersedekah alfatihah untuk almarhum H Muhammad Sani.

Serangkaian dengan pelantikan tersebut, juga dilakukan prosesi tepung tawar untuk Isdianto. Tepuk tepung tawar itu dimulai oleh H Makmur Ismail dari LAM Kota Batam. Kemudian ada Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad ikut melakukan tepuk tepung tawar.

Sementara itu, Ketua Umum KBMR Kota Batam H. Tengku Arizal Dachlan tak lupa bersyukur atas pelantikan dan pengukuhan ini. Diharapkan KBMR kedepan menjadi wadah menyatukan kebersamaan seluruh masyarakat perantau asal Riau, yang ada di Kota Batam. (bni)

RSBP Jemput Bola Ke Perusahaan Beri Layanan On Site Medical Check Up

0
Direktur RSBP Sigit Riyarto (kemeja kotak), mendampingi Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo cek tensi untuk donor darah saat rangkaian acara Batam Menari, Sabtu (7/4). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam memperkenalkan pelayanan baru yakni On Site Medical Check Up.

On Site Medical Check Up merupakan layanan pemeriksaan kesehatan yang langsung dilakukan di perusahaan-perusahaan dan juga perkantoran.

“Sesuai Peraturan UU 1/1970, UU 21/2003 dan UU 13/2003 maka semua perusahaan harus melakukan medical check up untuk karyawannya setahun dua kali,” kata Direktur RSBP Dr Sigit Riyarto M.Kes, Senin (9/4).

Namun, seringkali perusahan mengalami kesulitan melaksanakannya karena harus mengirimkan pegawainya untuk melakukan medical check up ke RS atau klinik sehingga mengganggu waktu kerja.

“Dengan On Site Medical Check Up, maka petugas kami yang jemput bola ke perusahaan dengan ambulans langsung ke perusahaan untuk medical check up,” jelasnya.

RSBP Batam akan menyediakan ambulans untuk medical check up ini pada bulan Oktober 2018.”Mobilnya sudah kami pesan. Nanti mobilnya akan beroperasi dengan dokter, perawat dan petugas laboratorium,” ujarnya.

Selain itu, RSBP Batam juga akan membantu Palang Merah Indonesia (PMI) dalam mengumpulkan kantung darah.”Kami siap bantu. Karena setiap saat memang harus diperbaharui dan akan banyak manfaat bagi si penerima donor nantinya,” katanya.

Dan terakhir RSBP Batam akan menggalakkan Medical Tourism. Konsep ini bukan hanya membuat orang datang ke Batam hanya untuk berobat saja, tapi juga untuk jalan-jalan menikmati kuliner Batam.

“Ini merupakan bagian dari program Go Health yang diluncurkan BP Batam,” pungkasnya. (leo)

Polisi Tangkap Oknum Pegawai Satpol PP Pemko Batam, Diduga Bobol Mobil

0

batampos.co.id – Tim gabungan dari jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang bersama dengan Unit Reskrim Polsek Batamkota membekuk dua orang pelaku spesialis pembobolan mobil yang sedang terparkir, Selasa (10/4/2018) subuh.

Dua orang yang diamankan itu berinisial Wm, 44 dan R, 37. Wm merupakan salah seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) Satuan Polisi Pamong Praja di Kota Batam. Keduanya diamankan polisi di Ruli Sengkuang Dalam sekitar pukul 05.00 WIB.

Kapolsek Batamkota Kompol Firdaus saat ditemui membenarkan penangkapan terhadap oknum PNS tersebut. Sejauh ini, pihaknya masih mendalami keterangan dari kedua pelaku pecah kaca dan pembobolan mobil itu.

“Untuk status dia sebagai PNS belum jelas. Yang pasti dia bekerja di pemerintahan,” katanya.

Kata dia, penangkapan ini bermula dari laporan yang diterima pihaknya dari seorang warga yang merasa kehilangan sejumlah uang dari dalam mobilnya. Selanjutnya, dari laporan itu, dilakukan pengembangan dan menangkap keduanya di Ruli Sengkuang Dalam dan mengamankan satu unit mobil yang mereka gunakan saat beraksi.

“Untuk berapa lokasi yang telah mereka lakukan, masih dikembangkan oleh Polresta Barelang dan Polsek Batamkota. Nanti akan kita kasih tau TKP lainnya,” imbuhnya. (gie)

Wawako Batam Puji KBMR Beri Kontribusi Bangun Batam

0
Wawako Amsakar Achmad menyerahkan pataka KBMR kepada dr Afrizal Dachlan untuk dikibarkan di Batam. | anwar saleh/ Batam Pos

batampos.co.id – Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Amsakar Achmad melantik kepengurusan Keluarga Besar Masyarakat Riau (KBMR) periode 2018-2023 di Golden Prawn Bengkong, Minggu (8/4) pagi. Kepengurusan baru ini diketuai dr Tengku Afrizal Dachlan, yang keseharian sebagai Ketua Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Kepri.

Kiprah KBMR sudah 10 tahun lebih di Batam, dipuji Amsakar telah berkontribusi positif membangun Batam. Terlebih lagi sumber daya manusia (SDM) KBMR terbukti mumpuni di Pemko Batam. Ia menyebut beberapa di antaranya Sekdako Batam Jefridin, Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah Kota Batam Wan Darussalam, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Yumasnur.

Kemudian Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Gustian Riau, Sekwan DPRD Batam Asril, Kepala Dinas Perhubungan Yusfa Hendri, Kepala Dinas Pariwisata Febrialin, Inspektur Inspektorat Heriman HK, dan lain-lain. “Saya mengimbau warga Riau perantauan, jagalah kekompakan dan tingkatkan kompetensi. Karena inilah yang meningkatkan daya saing,” imbau Amsakar.

Amsakar menilai KBMR merupakan organisasi dahsyat yang pengurusnya merupakan orang-orang hebat. “Jujur pak, masuk organisasi ini adalah kegiatan sosial ke luar duit. Hanya orang-orang hebat yang bisa menggerakkan organisasi yang hebat,” ujar Amsakar memotivasi pengurus KBMR yang baru dilantiknya.

Hadir dalam pelantikan itu Gubernur Kepri yang diwakili Wakil Gubernur Isdianto, Anggota DPD asal Kepri Haripinto, Anggota DPRD Kepri Hj Asnah, Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, Plt Gubernur Riau Wan Thamsir Hasyim, Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus MT, Asisten III Pemkab Bengkalis H Tengku S Ilyas, mantan anggota DPD asal Kepri Ria Saptarika, Pembina Perpat Saparuddin Muda, Pendiri KBMR Gustian Riau dan Yanuar Dahlan, serta undangan lainnya.

Ketua KBMR, dr T Afrizal Dachlan pada sambutannya mengimbau warga Riau perantau menjaga kekompakan. Jumlah warga Riau perantauan di Batam menempati urutan lima besar, kata Afrizal, agar warga Riau tidak jadi penonton khususnya menghadapi tahun politik 2019 mendatang.

Afrizal juga berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menjadi KBMR sebagai mitra, membuka akses global memasarkan potensi sumber daya alam (SDA) Riau. “Kita tahu Batam sebagai kota investasi dan berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, sehingga memasarkan atau membuka peluang-peluang investasi Riau maka KBMR siap menjadi fasilitator konektivitas global,” kata Afrizal.

Sebagai wujudnya, kata Afrizal, KBMR siap bekerja sama sebagai pihak ketiga dengan Pemprov Riau dalam pengelolaan ataupun pemberdayaan aset Pemprov Riau yang ada di Provinsi Kepri. “Kita tahu Riau sebagai provinsi induk pemekaran Provinsi Kepri, tentu asetnya banyak. Untuk memaksimalkan aset tersebut, KBMR memiliki SDM yang mumpuni diberdayakan ke sana,” kata Afrizal.

Afrizal juga menekankan agar terus meningkatkan kompetensi warga Riau perantauan, supaya berkontribusi lebih besar lagi memajukan Batam Bandar Dunia Madani. (ash)

Pelabuhan Batamcenter Tambah Konter Imigrasi

0
Anggota DPD RI saat kunjungan ke Pelabuhan Intenasional Batamcenter, Senin (8/4). F Humas Pelabuhan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter dalam waktu dekat akan menambah konter Imigrasi untuk pengecapan paspor. Hal itu dikarenakan jumlah penumpang Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter yang selalu membludak dibandingkan pelabuhan Internasional lainnya.

General Manajer Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter, Nika Astaga mengatakan ada dua konter yang akan ditambah sebelum memasuki bulan Ramadan. Satu terletak di keberangkatan dan satunya di kedatangan.

“Sekarang ada 8 konter dan akan ditambah satu lagi. Mudah-mudahan bisa mengatasi lonjakan penumpang, apalagi saat peak season,” kata Nika.

Selain konter, pihaknya juga memiliki 2 autogate dan smartcard di kedatangan dan keberangkatan. Adanya autogate membuat Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter lebih istimewa dibanding pelabuhan lainnya bahkan daerah di Indonesia.

“Autogate ini hanya ada di Bali, Bandara Soekarnohatta dan Batam,” ujar Nika.

Menurutnya, Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter jadi pelabuhan percontohan. Sebab, selalu bisa mengatasi jumlah penumpang meski dalam kondisi yang membludak.

“Hari biasa saja jumlah penumpang bisa sampai 5000, kalau peakseason kemarin sampai 18 ribu penumpang. Namun Alhamdulillah itu bisa diatasi dengan baik,” imbuh Nika.

Bahkan kemarin, pihaknya mendapat kunjungan dari DPD RI yang ingin melihat seperti apa pelayanan di Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter. Apalagi adanya, informasi tentang antrean panjang saat peakseason.

“Kunjungan Kerja DPD RI ingin melihat seperti apa pelayanan disini. Dan mereka memuji dengan pelayanan disini,’ pungkas Nika.

Beberapa waktu lalu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Lucky Agung Binarto mengatakan telah meminta penambahan konter Imigrasi untuk cap paspor. Hal itu dikarenakan jumlah penumpang yang sering membludak di Pelabuhan tersebut, apalagi saat libur. (she)

Penyaluran Premium Dibatasi dan Sering Terlambat

0
Papan pengumuman premium dalam pengantaran terpasang di SPBU Batamcenter depan bundaran Madani, Senin (9/4). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Beberapa bulan terakhir sejumlah SPBU di Batam masih sering kehabisan stok BBM jenis premium. Jika ada, maka akan langsung diserbu pengendara dengan antrean yang cukup panjang.

Kekosongan premium kemarin dapat dilihat di SPBU Simpang Regata Batamcenter. Di jalan masuk SPBU terpampang plang pengumuman premium kosong dan dalam tahap pengiriman. Sejumlah pengendara yang berniat mengisi premiumpun harus beralih ke pertalite.

Manajer Operasional SPBU Simpang Regata Batamcenter, Dadang Mai Asdinata mengatakan premium masih kosong karena belum ada pengiriman. Bahkan, pihaknya juga tidak memiliki ketersediaan stok untuk premium karena sudah habis sehari sebelumnya.

“Stok kami habis, pengiriman premium memang agak telat. Biasanya baru dikirim sore hari,” terang Dadang ditemui di Kantornya, Senin (9/4).

Disinggung apa yang menjadi alasan keterlambatan pengiriman premium, Dadang sendiri tak bisa menjelaskan. Namun, kemungkinan keterlambatan pengiriman karena antre pengiriman dari depot pengisian.

“Hal itu yang tak bisa saya pastikan. Sudah sejak satu bulan lalu,” ujar Dadang.

Menurut dia, pembagian BBM jenis premium dari Pertamina terbatas. Pihaknya hanya mendapat jatah 8-16 KL setiap harinya. Pada Senin, Rabu dan Kamis pihaknya hanya mendapat 8 KL pada sore hari. Namun pada Selasa, Jumat dan Sabtu, jatah premium bisa didapat 16 KL.

“Padahal kebutuhan kuota premium sampai 24 KL dan kami memiliki tangki yang bisa memuat premium hingga 32 KL. Namun kuota premium dijatah 8-16 KL,” ujar Dadang.

Meski pertamina membatasi pengiriman premium, hal itu tak menjadi masalah bagi SPBU Regata Batamcenter. Sebab, rata-rata konsumen mereka lebih memilih pertalite. Apalagi melihat konsumsi pertalite perharinya bisa sampai 24 KL.

“Mungkin karena wilayah Batamcenter, jadi pengendara lebih memilih pertalite. Intinya, jangan sampai pertalite yang kosong,” tegas Dadang.

Disisi lain, ia berharap pertamina bisa tegas dalam penyaluran premium. Apalagi terkait waktu pengiriman, karena hal itu berdampak juga terhadap nama baik SPBUnya.

“Kalau memang mau dihilangkan, ya lebih baik dihilangkan. Daripada kosong begini, seolah-olah dari kami yang salah,” imbuh Dadang.

Sementara pihak pertamina belum bisa dikonfirmasi terkait keterbatasan dan keterlambatan pengiriman premium. (she)

Manfaatkan Bantuan dari Kementerian

0

batampos.co.id – Masalah klasik tidak adanya pembiayaan yang memadai dalam meningkatkan kualitas museum di sebuah daerah mulai menemui titik terang. Kepala Badan Pelestarian Nilai dan Budaya Kepri Totok Sucipto menjelaskan, ada alokasi bantuan khusus yang telah disiapkan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Tepatnya anggaran bantuan buat museum di daerah itu bisa diakses di Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman,” ungkap Totok, kemarin.

Bantuan ini, sambung Totok, bisa dimanfaatkan untuk peningkatan layanan museum. Semisal penataan ruang pamer, perawatan koleksi, hingga bimbingan sumber daya manusianya. Hanya saja Totok menggarisbawahi bahwa bantuan itu tidak dari nol alias jikalau museum itu baru sebatas perencanaan pembangunan. Ini tentu peluang baik bagi pengelola Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah di Tanjungpinang untuk mengambil kesempatan.

“Kalau untuk bangun museum, belum bisa pemerintah pusat membantu hal seperti itu. Tapi kalau penataan dan pelayanan, memang sudah ada alokasi bantuan yang bisa diakses,” jelas Totok.

Sebelumnya, Kepala Museum SSBA Tanjungpinang Meitya Yulianty pernah mengeluhkan anggaran operasional yang terbatas. Bahkan, saking peliknya, ketika museum ini perlu direnovasi, butuh waktu tiga tahun lantaran menunggu alokasi bantuan dari pemerintah pusat. “Karena anggaran di daerah terbatas,” ungkap Meitya, kala itu.

Sedangkan Dirjen Kebudayaan Kemdikbud RI Hilmar Farid ketika ditemui di Tanjungpinang mengaku sudah pernah menyarankan kepada instansi terkait agar status museum bukan lagi sekadar unit pelaksana teknis. “Kalau bisa badan layanan umum daerah, jadi mereka bisa dapat pemasukan, tapi gak cari untung. Persis kayak rumah sakit,” bebernya.(aya)

Nesar Tolak Bintan Jadi Empat Dapil

0
Nesar. F. Slamet/batampos.co.id

batampos.co.id – Penetapan Kabupaten Bintan menjadi empat Daerah Pemilihan (Dapil) oleh KPU Pusat dipertanyakan. Padahal mayoritas Partai Politik (Parpol) peserta Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mengusulkan tiga dapil saat uji publik, beberapa waktu lalu.

”Karena itu Golkar akan mengirimkan dua anggota dewannya ke KPU Pusat untuk mempertanyakan penetapan Dapil Bintan menjadi empat, biar jelas,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Bintan Nesar Ahmad di Kantor DPRD Bintan, Senin (9/4).

Ia juga sudah memanggil komisioner KPU Kabupaten Bintan ke Kantor DPRD, Senin (9/4). ”Semua komisioner datang kecuali Pak Wandra (Ketua KPU Bintan, red) karena beliau ke Tambelan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komisioner KPU menjelaskan bahwa waktu itu KPU mengusulkan dua usulan ke KPU Pusat melalui KPU Provinsi. KPU Pusat menetapkan empat Dapil di Kabupaten Bintan. ”Kemarin saran saya kalaupun mau dimekarkan Dapilnya ya setelah Pileg,” bebernya.

Terpisah Ketua KPU Kabupaten Bintan Wandra Fadillah menyampaikan pada Rakor Uji Publik 12 parpol mengusulkan tiga Dapil. Sedangkan empat parpol mengusulkan empat dapil. ”Waktu itu pihak akademisi juga mengusulkan empat dapil,” katanya.

Dua usulan tersebut KPU melalui KPU Provinsi. Lalu KPU Pusat menetapkan empat dapil di Bintan,” terangnya.

Sebelumnya, KPU Nomor 273/PL01.3 – KPt/06/KPU/IV/2018 menetapan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kabupaten Kota dan Provinsi di Kepulauan Riau dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Dalam Keputusan KPU itu, Kabupaten Bintan ditetapkan menjadi empat dapil. Yakni Dapil I meliputi Kecamatan Teluk Sebong dengan jumlah penduduk sekitar 16.519 jiwa, Teluk Bintan 10.737 jiwa, Gunung Kijang 13.049 jiwa dan Toapaya 11.549 jiwa. (met)

Bintan Gelontorkan Bantuan Rp 705 juta

0
Bupati Bintan, Apri Sujadi panen perdana budidaya ikan di Kampung Tanah Merah Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Bintan. F. Kominfo Bintan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Tahun 2018, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemkab Bintan akan menyerahkan bantuan 23 ribu bibit ikan kerapu macan jenis cantang dan pakannya sebesar Rp 705 juta. Bantuan budidaya ikan tersebut akan diberikan kepada kelompok budidaya ikan di empat Kecamatan.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, program bantuan tersebut untuk merangsang minat kelompok budidaya ikan di Kabupaten Bintan. ”Anggarannya dari APBD Bintan tahun ini,” ujarnya.

Kepala DKP Pemkab Bintan Fachrimsyah mengatakan, 23 ribu bibit kerapu macan kertang akan diserahkan kepada kelompok budidaya ikan laut yang berada di empat kecamatan, yakni Kecamatan Tambelan, Teluk Bintan, Bintan Pesisir dan, Mantang.

Menurut Fachrimsyah, empat kecamatan tersebut dinilai cocok untuk pengembangan kerapu macan. Dikatakan Fachrimsyah, tidak hanya bantuan bibit ikan, pihaknya juga akan memberikan bantuan pakan buatan atau pelet ikan laut dan obat-obatannya.

Untuk anggarannya, DKP Kabupaten Bintan telah menganggarkan bantuan 23 ribu bibit kerapu jenis macan kertang bagi kelompok budidaya ikan laut yang berada di empat kecamatan tersebut sebesar Rp 552 juta.

Selain menyerahkan bantuan bibit ikan, pihaknya juga akan menyerahkan bantuan pakan buatan atau pelet ikan laut dan obat-obatan dengan nilai sekitar Rp 153 juta.(met)

1.700 Kaleng Ikan Mengandung Cacing Ditarik

0
Petugas memeriksa ikan dalam kemasan kaleng di salah satu toko di Karimun, beberapa waktu lalu. F. Dokumentasi Polsek Tebing untuk batam pos

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karimun telah mengeluarkan surat edaran terkait 27 merek ikan kaleng yang mengandung cacing parasit pada pekan lalu. Meski demikian, Dinkes tetap akan memantau ke lapangan jika masih ada toko yang menjualnya.

Sejak ada pengumuman dari BPOM bahwa 27 merek ikan kaleng mengandung cacing, Dinkes turun langsung memeriksa. Sedangkan untuk pulau-pulau lainnya dibantu tenaga dari Puskesmas setempat.

”Ada 165 toko yang kami periksa. Hasilnya ada 60 toko yang menjual ikan kaleng dengan merek yang mengandung cacing parasit,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Karimun Rahmadi kepada Batam Pos, Senin (9/4).

Dari 60 toko tersebut, ada 1.700 kaleng yang langsung ditarik dari penjualan. Penarikan ikan kaleng menurut Rahmadi bukan oleh Dinkes, tetapi pemilik toko sendiri yang menarik dagangannya dan mengembalikannya ke distributor.

Dinkes, menurutnya, tidak punya kewenangan untuk menarik produk dari penjual, termasuk juga tidak berhak melakukan pemusnahan, karena tidak punya penyidik aparatur sipil negara (PASN).

Rahmadi menyebutkan, pihaknya menerima setiap laporan dari masyarakat terkait ikan kaleng bercacing. ”Maklum saja karena keterbatasan tenaga di lapangan untuk melakukan pengawasan menyeluruh. Sehingga kalau ada laporan masyarakat, kita akan turun melakukan pengecekan. Benar atau tidak masih ada yang menjualnya,” jelasnya.

Ia meminta para pemilik toko tak lagi menjual ikan kaleng bercacing itu. Masyarakat juga diminta tak membeli jika ada toko tetap menjual. (san)