Jumat, 22 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12448

Bintan Gelontorkan Bantuan Rp 705 juta

0
Bupati Bintan, Apri Sujadi panen perdana budidaya ikan di Kampung Tanah Merah Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Bintan. F. Kominfo Bintan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Tahun 2018, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemkab Bintan akan menyerahkan bantuan 23 ribu bibit ikan kerapu macan jenis cantang dan pakannya sebesar Rp 705 juta. Bantuan budidaya ikan tersebut akan diberikan kepada kelompok budidaya ikan di empat Kecamatan.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, program bantuan tersebut untuk merangsang minat kelompok budidaya ikan di Kabupaten Bintan. ”Anggarannya dari APBD Bintan tahun ini,” ujarnya.

Kepala DKP Pemkab Bintan Fachrimsyah mengatakan, 23 ribu bibit kerapu macan kertang akan diserahkan kepada kelompok budidaya ikan laut yang berada di empat kecamatan, yakni Kecamatan Tambelan, Teluk Bintan, Bintan Pesisir dan, Mantang.

Menurut Fachrimsyah, empat kecamatan tersebut dinilai cocok untuk pengembangan kerapu macan. Dikatakan Fachrimsyah, tidak hanya bantuan bibit ikan, pihaknya juga akan memberikan bantuan pakan buatan atau pelet ikan laut dan obat-obatannya.

Untuk anggarannya, DKP Kabupaten Bintan telah menganggarkan bantuan 23 ribu bibit kerapu jenis macan kertang bagi kelompok budidaya ikan laut yang berada di empat kecamatan tersebut sebesar Rp 552 juta.

Selain menyerahkan bantuan bibit ikan, pihaknya juga akan menyerahkan bantuan pakan buatan atau pelet ikan laut dan obat-obatan dengan nilai sekitar Rp 153 juta.(met)

1.700 Kaleng Ikan Mengandung Cacing Ditarik

0
Petugas memeriksa ikan dalam kemasan kaleng di salah satu toko di Karimun, beberapa waktu lalu. F. Dokumentasi Polsek Tebing untuk batam pos

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karimun telah mengeluarkan surat edaran terkait 27 merek ikan kaleng yang mengandung cacing parasit pada pekan lalu. Meski demikian, Dinkes tetap akan memantau ke lapangan jika masih ada toko yang menjualnya.

Sejak ada pengumuman dari BPOM bahwa 27 merek ikan kaleng mengandung cacing, Dinkes turun langsung memeriksa. Sedangkan untuk pulau-pulau lainnya dibantu tenaga dari Puskesmas setempat.

”Ada 165 toko yang kami periksa. Hasilnya ada 60 toko yang menjual ikan kaleng dengan merek yang mengandung cacing parasit,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Karimun Rahmadi kepada Batam Pos, Senin (9/4).

Dari 60 toko tersebut, ada 1.700 kaleng yang langsung ditarik dari penjualan. Penarikan ikan kaleng menurut Rahmadi bukan oleh Dinkes, tetapi pemilik toko sendiri yang menarik dagangannya dan mengembalikannya ke distributor.

Dinkes, menurutnya, tidak punya kewenangan untuk menarik produk dari penjual, termasuk juga tidak berhak melakukan pemusnahan, karena tidak punya penyidik aparatur sipil negara (PASN).

Rahmadi menyebutkan, pihaknya menerima setiap laporan dari masyarakat terkait ikan kaleng bercacing. ”Maklum saja karena keterbatasan tenaga di lapangan untuk melakukan pengawasan menyeluruh. Sehingga kalau ada laporan masyarakat, kita akan turun melakukan pengecekan. Benar atau tidak masih ada yang menjualnya,” jelasnya.

Ia meminta para pemilik toko tak lagi menjual ikan kaleng bercacing itu. Masyarakat juga diminta tak membeli jika ada toko tetap menjual. (san)

Kursi Legislatif di Karimun Tetap 30

0
Ahmad Sulton. F. Tri Haryono/batampos.co.id

batampos.co.id – Jumlah anggota DPRD Karimun pada pemilu legislatif 2019 tetap 30 kursi. Tidak ada penambahan ataupun pengurangan di empat daerah pemilihan (dapil).
”Benar, tetap 30 kursi,” kata Ketua KPU Karimun Ahmad Sulton, Senin (9/4).

Penetapan empat dapil di wilayah Kabupaten Karimun sesuai keputusan KPU Pusat. Keempat dapil tersebut meliputi Dapil Karimun 1 (Kecamatan Karimun dan Buru) dengan jumlah penduduk 59.391 jiwa dapat alokasi tujuh kursi. Kemudian Dapil Karimun 2 (Kecamatan Durai dan Kecamatan Moro) dengan jumlah penduduk 23.734 jiwa, dapat alokasi tiga kursi.

Selanjutnya Dapil Karimun 3 (Kecamatan Belat, Kundur, Kundur Barat, Kundur Utara, dan Ungar) dengan jumlah penduduk 73.034 jiwa, alokasi sembilan kursi. Lalu Dapil Karimun 4 (Kecamatan Meral, Meral Barat dan Tebing) yang jumlah penduduknya 84.732 jiwa dapat alokasi 11 kursi.

Hingga saat ini, jumlah pemilih atau jumlah penduduk yang terdaftar sebagai calon pemilih mencapai 240.891 jiwa. ”Tapi, nanti jumlah penduduknya berubah. Kalau dilihat paling banyak berada di Dapil Karimun 4 dan jumlah kursinya paling banyak,” ungkapnya.

Sebelumnya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dapil Kepri Dwi Ria Latifa mengatakan, untuk wilayah Provinsi Kepri, sesuai dengan Undang-Undang No.7 tahun 2017, bertambah satu kursi. Dari tiga kursi untuk tingkat DPR RI, menjadi empat kursi di 2019 mendatang.

”Alhamdulillah, kita (Kepri, red) mendapatkan tambahan kursi untuk tingkat DPR RI. Yang jelas, perwakilan rakyat di pusat bertambah untuk mendorong pembangunan di Kepri pada umumnya,” kata Dwi di sela sosialisasi Undang-Undang No.7 tahun 2017 di Karimun, Minggu (8/4).

Dwi meminta peran seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama menjaga suasana kondusif saat Pemilu nanti.(tri)

Runway Bandara Letung Diperpanjang

0
Dua pesawat berbadan kecil mendarat di Bandara Letung, beberapa waktu lalu. Saat ini, runway bandara tersebut diperpanjang agar bisa didarati pesawat berbadan lebar. F. Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Peresmian Bandara Letung menunggu perpanjangan runway dari 1.400 meter menjadi 1.600 meter selesai. Perpanjangan runway dilaksanakan 2018. Jika selesai, maka 2019 sudah dapat diresmikan.

Kasatpel Bandara Letung Ariadi Widyawan menjelaskan, perpanjangan ini perlu dilakukan karena runway saat ini belum bisa didarati pesawat berbadan besar. Yang bisa landing hanya pesawat kecil seperti pesawat perintis Susi Air dengan kapasitas belasan penumpang saja.

Menurutnya, bandara ini rencananya diresmikan Presiden. Jika dilakukan sekarang, maka pesawat kepresidenan tidak bisa mendarat. ”Pesawat kepresidenan lebih besar, jadi runway harus memadai dulu,” ungkap Ariadi, ketika dihubungi, Senin (9/4).

Menurutnya, sembari menunggu perpanjangan runway, persyaratan lain sedang dalam proses. Seperti penyerahan aset daerah kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Aset pemerintah daerah yang diserahkan yakni bangunan sisi darat seperti terminal.

Sementara bangunan sisi udara sudah milik pemerintah pusat karena pembangunannya menggunakan dana pusat. “Yang diserahkan kepada pemerintah pusat itu bangunan sisi darat saja,” ujarnya.

Saat ini pemerintah daerah dengan pusat masih terus berkoordinasi mengenai penyerahan aset. “Mudah-mudahan semua­nya selesai dengan baik,” ujarnya.(sya)

Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilih Batam Capai 826.300 Jiwa

0
ilustrasi

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam akan mulai melakukan tahapan pemutahkiran Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilih (DP4) sebagai salah satu tahapan menyambut Pemilihan Legislatif April 2019 mendatang.

“DP4 baru kami terima. Untuk Batam pemilih potensialnya mencapai 826.300 jiwa,” kata Ketua KPU Batam, Agus Setiawan, Senin (9/4).

Ia menjelaskan DP4 ini merupakan acuan dalam mencapatkan jumlah data pemilih yang akan memilih di Pileg dan Pilpres mendatang. Sebelum ditetapkan nanti, pihaknya harus memastikan jumlah ril pemilih.

“Tanggal 17 April kami mulai turun. Nanti ada Pantarlih yang membantu KPU untuk memastikan keberadaan pemilih,” sebutnya.

Saat ini pihaknya tengah memetakan DP4 berdasarkan kecamatan tempat pemilih tinggal. Agus menjelaskan DP4 ini merupakan hasil pendataan yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam yang disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri. Untuk selanjutnya diverifikasi oleh KPU daerah.

Untuk tim yang turun nanti, Agus melanjutkan akan melibatkan perangkat RT dan RW setempat. Mereka akan menjadi perpanjangan tangan KPU untuk tahap pemutakhiran data ini.

“Pantarlih sebagian sudah ada yang dilantik dan akan diberikan pelatihan dalam menjalankan tugasnya. Proses ini akan memakan waktu kurang lebih dari satu bulan sebelum dilaporkan ulang ke pusat untuk ditetapkan,” ujarnya.

Selain pemutakhiran data, KPU RI juga menetapkan jumlah dapil Kota Batam yang baru yakni sebanyak enam dapil. Jumlah ini lebih banyak dibanding pemilihan sebelumnya yang hanya lima dapil.

Agus menyebutkan enam dapil tersebut yakni Dapil Kota Batam satu meliputi Kecamatan Batam Kota dan Lubuk Baja dengan alokasi kursi 12, dapil Kota Batam dua meliputi Kecamatan Batuampar dan Bengkong dengan alokasi delapan kursi, dapil Kota Batam tiga meliputi Kecamatan Bulang, Galang, Nongsa dan Sei Beduk dengan alokasi delapan kursi, dapil Kota Batam empat yang meliputi Kecamatan Sagulung dengan alokasi sembilan kursi dilanjutkan dapil Kota Batam lima yang meliputi Kecamatan Batuaji dengan alokasi enam kursi, terakhir dapil Kota Batam enam meliputi Kecamatan Belakangpadang dan Sekupang dengan alokasi tujuh kursi.

“Total keseluruhan 50 kursi,” sebut Agus.

Sebelumnya, KPU Batam juga telah melakukan kajian publik bersama untuk membahas penambahan dapil ini. Ia berharap ke depan pemilu bisa berjalan dengan baik dan lancar.(yui)

Anggaran Minim Bukan Penghalang Pembangunan

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Wakil Gubernur Isdianto mengecek kedisiplinan pegawai sebelum melakukan rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (9/4). F. Huma Pemprov Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan keterbatasan anggaran bukan dijadikan alasan untuk memperlambat pembangunan. Keterbatasan tersebut harus dimanfaatkan dengan maksimal.

“Lihat peluang, prioritaskan untuk ke­pentingan masyarakat,” ujar Nurdin saat memimpin rapat rutin OPD di Rupatama Lantai 4, Kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (9/4).

Nurdin melanjutkan penggunaan e-planning pada 2019 dilaksanakan secara men­yeluruh. Dan ini harus terus dikawal dan dimaksimalkan. Keterlambatan memasukkan data kegiatan akan merugikan, dimana program tidak bejalan, kebutuhan mas­yarakat tidak terpenuhi. “Untuk itu semua OPD dituntut bekerja keras,” lanjut Nurdin.

Usai men­dengar laporan terkait progres penyerapan anggaran di triwulan I, Nurdin mengajak semua OPD lebih se­mangat lagi dalam bekerja, untuk triwulan selanjutnya agar pencapaian dapat lebih tinggi lagi dari target.

Sementara itu, Sekretaris Daerah TS Arif Fadillah men­gatakan, dengan rapat rutin inilah pemerintah dapat meng- cross check perjalanan kegiatan kerja sudah sampai di mana.
“Terus dievaluasi agar kendala dan halangan yang ada dapat segera diatasi,” kata Arif.

Kemudian Kabiro Pemban­gunan Aries Fhariandi melaporkan secara ringkas review rapat Senin pekan lalu, yang menyatakan bahwa target pencapaian realisasi baik keuangan maupun fisik sebesar 10 persen sudah tercapai.

“Hasil tersebut mengharuskan kita untuk terus meningkatkan progres rea­lisasi lebih tinggi lagi di triwulan selanjutnya,” kata Aries.

Ia melanjutkan tindak lanjut paska Musrenbang yakni pada 2019 men­datang semua program harus tertuang dalam e-planning. Untuk itu semua program harus sesuai dengan RPJMD juga program prioritas Gubernur. “Diharapkan semua OPD melakukan koordinasi yang intensif agar tidak terjadi ketertinggalan,” lanjut Aries.

Aries mengatakan bahwa laporan progres kegiatan diharapkan dituangkan dalam bentuk visualisasi agar hasil terakhir yang sedang berjalan dapat dilihat lebih nyata.
Kepala Barenlitbang Naharuddin menambahkan e-planning secara penuh harus segera disusun keseluruhan program masing-masing OPD.

“Tidak ada lagi kegiatan yang muncul di luar batas waktu input, sistem akan menolak yang berakibat kegiatan tersebut tidak berjalan,” kata Nahar.(bni)

Direksi PT Pelabuhan Kepri Dilantik

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersama Dirut PT Pelabuhan Kepri usai pelantikan, Senin (9/4). F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan potensi kemaritiman di Kepri sangat besar. Potensi itu harus dikelola dengan maksimal demi terwujudnya kesejahteraan rakyat.

“Kita harus memanfaatkan dan menggali potensi yang ada,” ujar Nurdin saat melantik Direksi PT Pelabuhan Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (9/4).

Kepada direksi yang baru saja dilantik, Nurdin berpesan agar terus mengelola tugas dan tanggung jawab dengan maksimal. “Semua potensi tersebut dapat dikelola, dapat dimanfaatkan kalau koordinasi dan komunikasi terjalin dengan lancar,” lanjut Nurdin.

Kesempatan itu, Nurdin menginginkan Kepri menjadi daerah yang hebat di sektor maritim. Mewujudkan ini bukan perkara mudah. Untuk itu perlu dipersiapkan SDM, menjalin kerja sama dengan lembaga terkait dan menjaring investor untuk ikut andil harus segera dilakukan. “Jika tidak bergerak dari sekarang maka kita akan sulit mengejar ketertinggalan,” kata Nurdin.

Pelantikan diawali dengan pembacaan Akte Notaris tentang pengangkatan, dilanjutkan dengan pembacaan sumpah jabatan dan penandatangan berita acara. Sebagai saksi dalam pelantikan ini Sekretaris Daerah Pemprov Kepri TS Arif Fadillah dan Kabiro Perekonomian Heri Andrianto.

Jajaran Direksi PT Pelabuhan Kepri yang baru dilantik yakni Capt Darmansyah, Windrasto Guntoro, dan Capt Rio Onasis. Hadir pada kesempatan tersebut Kajati Kepri Asri Agung Putra, sejumlah perwakilan FKPD, kepala OPD, penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Komisaris Utama PT Pelabuhan Kepri Huzrin Hood, Rektor Umrah Syafsir Akhlus beserta tamu undangan lainnya.(bni)

Peminat Lelang Jabatan Bertambah

0

batampos.co.id – Jumlah pendaftar seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemprov Kepri terus bertambah. Jumlah peminatnya diprediksi akan terus meningkat sampai ditutupnya pendaftaran lelang terbuka pada 18 April mendatang.

“Sepekan pertama masih sepi peminat. Tapi di minggu kedua jumlah melonjak drastis,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKD-SDM) Pemprov Kepri Firdaus.

Mantan Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Pemprov Kepri tersebut mengatakan, hingga Senin (9/4), sekretariat Panitia Seleksi (Pansel) JPTP Kepri
Firdaus mengatakan, pihaknya sudah menerima 14 berkas pejabat. Menurut Firdaus, ada yang datang langsung dan juga melalui online.

Dijelaskannya, dari 14 pejabat ini, kebanyakan sebagai pejabat eselon III atau pejabat yang sudah golongan 4 B. Bukan itu saja pejabat ini sudah harus memenuhi kriteria untuk mengikuti lelang jabatan.

Persyaratan lain dan sangat penting yang harus diperhatikan pejabat yakni terkait batasan umur pejabat yang akan mengikuti lelang. Sebab, apabila sudah melewati batasan umur tersebut tidak bisa diterima.

“Hal itu sudah diatur dalam peraturan pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil (PNS),” paparnya.

Ditambahkan Firdaus, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang sudah dipublis, masing-masing peserta bisa mengajukan dua pilihan untuk diikuti. Karena proses seleksi ini untuk menerapkan sistem the right man on the right place atau sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan.

“Target Pak Gubernur adalah ingin mengisi jabatan-jabatan strategis sesuai kompetensi yang dibutuhkan,” tutup Firdaus.

Belum lama ini, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan lelang jabatan harus disegerakan. Karena banyak jabatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepri yang kosong. Selain itu, ada juga beberapa jabatan yang akan ditinggal pensiun oleh Kepala OPD.

“Pansel yang bekerja adalah orang-orang profesional. Sehingga dijamin bebas dari praktik titip menitip,” tegas Gubernur Nurdin, Selasa (3/4) malam lalu.

Adapun enam jabatan yang akan dilelang yakni Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Hukum, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Badan Pendapatan
Pengelolaan Retribusi Daerah (BP2RD), Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), dan Kepala Dinas Pendidikan. (jpg)

Sembilan Izin Labuh Jangkar Dicabut

0

batampos.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuat kebijakan baru terkait aturan labuh jangkar di perairan Batam. Melalui Surat Keputusan (SK) Direktur Jenderal Perhubungan Laut (DJPL) PP.001/1/20/DJPL-18, tidak dibenarkan lagi adanya aktivitas labuh jangkar di Rempang-Galang (Relang) dan Kabil.

“Ada sembilan izin labuh jangkar dari sejumlah perusahaan yang dicabut,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri Jamhur Ismail menjawab pertanyaan media di Gedung Da­erah, Tanjungpinang, Senin (9/4) usai menghadiripPelantikan Direksi PT Pelabuhan Kepri.

Dijelaskannya bahwa keseluruhan izin yang dicabut di bawah penyelenggara Kantor Pelabuhan Batam. Untuk di wilayah Relang pengelolaannya dilakukan PT Dias Delta Pratama, PT Baruna Bahari Indonesia, PT Daya Maritim Inter­nasional, dan PT Baruna Bakti Utama.

“Sedangkan untuk wilayah Kabil izin milik PT Sarana Citranusa Kabil,” sebut Jamhur.
Dengan adanya ketentuan baru ini, area labuh jangkar yang boleh beraktivitas adalah Teluk Jodoh dan Pulau Nipah. Di luar itu akan men­gacu pada Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Pemprov Kepri.

Jamhur berharap, dengan adanya kebijakan ini bisa men­gurai persoalan-persoalan yang terjadi. Diakuinya, April 2017, pihaknya berinisiatif memblok jasa labuh jangkar. Atas dasar itu, kontribusi dari labuh jangkar masih belum optimal. “Karena terganjal regulasi, akhirnya lepas lagi,” jelas Jamhur.

Pada kesempatan itu, Jamhur mengatakan, pihaknya tinggal menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) untuk pelaksanaan pengelolaan labuh jangkar di Kepri. Karena keberadaan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2012

Tentang Retribusi Daerah yang sudah direvisi pada 2017 lalu merupakan regulasinya. Di luar retribusi, pengelolaan labuh jangkar akan dikelola Badan Usaha Pelabuhan.
Apalagi, Pemprov Kepri sedang menggesa pembentukan Unit P elaksana Teknis (UPT) Retribusi Labuh Jangkar.

Disebutkannya, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kepri sudah menargetkan adanya kontribusi yang signifikan tahun ini. “Di 2018 ini, labuh jangkar Kepri ditargetkan meraup Rp 60 miliar,” tutup Jamhur. (jpg)

Xiaomi Black Shark , untuk Kamu yang Suka Game

0

batampos.co.id – Black Shark namanya.

Konon, Black Shark merupakan sebuah ponsel gaming.

Seperti JawaPos.com lansir dari laman TechAdvisor, Senin (9/4), Xiaomi Black Shark akan diperkenalkan Xiaomi pada 13 April mendatang. Jika benar, maka kemunculan smartphone dengan nama yang garang itu hanya tinggal menghitung hari saja.

Tidak sendirian, diketahui pabrikan ponsel yang digawangi Lei Jun itu bekerja sama dengan Black Shark Technology. Black Shark tak lain merupakan perusahaan teknologi yang mendapat dukungan finansial dari Xiaomi. Black Shark disebut memiliki kapabilitas dalam teknologi perangkat game.

Xiaomi Black Shark disebut akan menjadi pesaing berat dari smartphone game sejenis besutan Razer, yakni Razer Phone yang meluncur akhir tahun 2017 lalu. Menyoal spesifikasinya, layaknya sebuah perangkat game, sudah barang tentu Xiaomi Black Shark akan memiliki spesifikasi kelas wahid.

Xiaomi Black Shark disebut akan hadir dalam tiga varian RAM dan ruang penyimpanan internal, yakni RAM 6 GB dan ROM 128 GB, RAM 8 GB dan ROM 128 GB, serta terakhir RAM 8 GB dan ROM 256 GB.

Xiaomi Black Shark sebelumnya juga sempat muncul dalam situs pengukuran perangkat, AnTuTu Benchmark. Dijelaskan Phone Arena, hasil pengukuran perangkat ini mencapai angka 270.680.

Angka pengukuran tersebut kontan menempatkan Xiaomi Black Shark diatas hasil pengukuran Razer Phone. Selisih antara perangkat Xiaomi Black Shark dengan Razer Phone mencapai 100 ribu.

Tidak berhenti di situ, hasil pengukuran tersebut juga membuat Xiaomi Black Shark mengangkangi pengukuran duo Samsung Galaxy S9 dengan selisih beberapa ribu poin, yakni 241.470. Dengan angka tersebut membuat Black Shark menjadi perangkat ponsel dengan skor Benchmark tertinggi saat ini.

Belum banyak yang bisa diulik dari sektor spesifikasinya. Chipsetnya disebut akan dipersenjatai Qualcomm Snapdragon 845. Untuk sistem operasinya, Xiaomi Black Shark akan berjalan pada sistem Android 8.0 Oreo. Layarnya, Xiaomi Black Shark menggunakan aspek rasio 18:9 dengan resolusi 2160 x 1080 piksel.

Terkait harganya pun demikian, belum dapat dipastikan berapa nominal yang mesti dikeluarkan untuk memiliki perangkat smartphone gaming ini. Namun, ada kemungkinan bahwa harganya tidak akan terlampau jauh dari produk flagship Xiaomi saat ini. Atau bahkan lebih murah. Kita lihat saja nanti.

https://www.youtube.com/watch?v=fkPUwV-NViQ

(ryn/JPC)