Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 12523

Dua Bayi Gizi Buruk Masih Dirawat di RSUD M Sani

0
Zulhadi. F. Dokumentasi Batam Pos.

batampos.co.id – Dua bayi gizi buruk, Yahya,3, dan Nuraini,2, masih menjalani perawatan di RS Muhammad Sani. Meski menunjukkan perkembangan kesehatan kedua bayi asal Kecamtan Meral, dan Meral Barat itu, tetap dalam pengawasan secara insentif oleh dokter spesialis.

“Untuk bayi Yahya, masih dalam perawatan spesialis anak. Tapi berat badan naik, kulit sudah mulai baik. Makan pun sudah mau, dan tidak lagi dipasang selang infus,” ungkap Direktur RSUD M Sani Zulhadi, Jumat (9/2) kemarin.

Pun begitu dengan kondisi Nuraini, warga pasir Panjang Kecamatan Meral Barat ini, masih dalam penanganan dokter spesialis anak. Meski berat badan belum menunjukkan kenaikan, tapi secara umum sudah mulai membaik.

Dikatakan Zulhadi, bayi Nuraini mengalami gangguan di tenggorokan. Sehingga untuk diberikan makanan agak terganggu, dan berdampak terhadap kenaikan berat badan.
“Sekarang pasien tersebut sedang dilakukan fisioterapi, untuk memperlancar tenggorokan,” singkatnya.

Tingginya kasus angka balita dengan gizi buruk di Karimun, mendapat sorotan tajam dari anggota DPR RI, Dwi Ria Latifa. Terlebih setelah dirinya merespon kasus Rudiansyah,4, pasangan Andri Amin alias Anjang, dan Castawih, ternyata masih ada kasus serupa lainnya.

“Syukurlah, Rudiansyah sudah ditangani meski dilakukan rawat jalan. Tapi kok kasus gizi buruk, malah bertambah banyak lagi,” sergah legislator PDIP asal Kepri ini.

Buktinya, lanjut Dwi Ria, dirinya masih mendapatkan informasi lagi terkait bayi dengan kasus gizi buruk. Untuk itu diharapkan peran masyarakat maupun Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun untuk memperhatikan apabila dilihat bayi kurang sehat. Artinya, kepedulian terhadap tetangga di lingkungan haruslah peka. “Paling penting adalah kita harus peduli lingkunganlah,” tegas Dwi Ria. (tri)

Gubernur: Tidak Kompeten, Dimutasi

0
 Nurdin Basirun. F. Dokumentasi Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun sedang menunggu petunjuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait usulan mutasi jabatan esselon II di lingkungan Pemprov Kepri. Ditegaskannya, ia ingin pejabat militan di kabinet kerjanya.

“Kita ingin menerapkan istilah the right man on the right place. Jika memang tidak kompeten harus dimutasi,” ujar Gubernur Nurdin, Kamis (8/2) lalu usai melantik Pejabat Administrator dan Fungsional di Aula Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang.

Menurut Gubernur, ada dua hal yang sedang ditunggu olehnya dari Kemendagri. Selain soal jobvit jabatan, ia juga mengharapkan penjelasan terkait rencana open bidding. Karena ada beberapa jabatan eselon II yang tidak bisa dilakukan dengan jobvit.

“Kekosongan yang ada akan segera kita isi. Sehingga tananan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepri bisa bekerja optimal,” tegas Gubernur.

Sementar itu, Sekda Kepri, TS Arif Fadillah mengatakan, khusus untuk mutasi jabatan di tingkat esselon II, pihaknya akan menggunakan sistem jobvit. Rencana ini sudah diajukan ke BKN. Ketua Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Baperjakat) Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, sistem jovbit berlaku bagi pejabat esselon II yang sudah pernah mengikuti assesment. Ditegaskan Arif, jobvit berbeda dengan lelang jabatan atau open bidding.

“Istilahnya adalah roling jabatan. Adapun parameternya mengacu pada hasil kinerja masing-masing kepala OPD. Dalam hal ini, tentunya yang menilai adalah Gubernur,” papar Arif.

Mantan Sekda Karimun tersebut juga mengatakan, untuk posisi yang menggunakan sistem jobvit adalah semua jabatan yang dikira perlu untuk dirombak. Ditegaskannya, tidak ada promosi jabatan. Karena yang terjadi perubahan posisi. Terlaksananya atau tidak rencana ini juga harus mendapatkan persetujuan dari Kemendagri.

“Jika ada posisi yang Gubernur merasa sudah nyaman, dan kinerja sesuai dengan harapan, tentu tidak masuk dalam kategori jobvit,” tegas Arif.

Lebih lanjut kata Arif, selain mengajukan permohonan pelaksanaan jobvit, pihaknya juga sudah mengajukan perencanaan open bidding terhadap sejumlah jabatan yang akan ditinggal pensiun pada tahun 2018 ini. Bahkan pihaknya sudah mendapatkan lampu hijau tentang pelaksanaan tersebut.

“Ada beberapa Kepala OPD yang akan pensiun, tetapi waktunya berbeda-beda. Boleh kita melaksanakan open bidding, tetapi pelantikannya adalah sesuai dengan waktu pensiun,” tutup Arif.(jpg)

Bunuh Cucu, Kartini Didakwa Pasal Berlapis

0

batampos.co.id – Terdakwa kasus pembunuhan bayi, Kartini ,43, didakwa pasal berlapis oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kamis (8/2). Karena perbuatannya, terdakwa dijerat pasal 80 ayat (3) jo Pasal 76C UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 338 KUHP.

Dalam dakwaan, JPU Dani K Daulay mengatakan, perbuatan Kartini membuang cucunya ke laut pada Senin 20 November 2017 sekira pukul 05.00 WIB karena merasa malu anaknya Sinta Bela melahirkan bayi di luar nikah. Kartini membuang bayi tersebut dengan cara melempar bayi ke laut di depan rumahnya di Desa mantang Lama, Bintan.

Setelah membuang bayi ke laut, terdakwa menelpon anak laki lakinya Susanto untuk mengambil bayi tersebut. Mendengar hal tersebut, Susanto lalu terjun ke laut untuk mengambil bayi tersebut beserta Sinta Bela dan melarikannya ke RSUD Bintan di Kijang. “Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter dapat disimpulkan bahwa penyebab kematian kemungkinan adalah kekurangan oksigen,” ungkap Dani.

Terdakwa yang didampingi oleh kedua Penasehat Hukumnya, Handi Sugeng Kumoro dan Bayu Rizal, tidak keberatan atas dakwaan tersebut. “Saya sangat menyesal dan merasa bersalah telah membuang bayi dari anak saya sendiri,” kata terdakwa

Mejelis Hakim yang diketuai Iriaty Khoirul Ummah menunda persidangan selama dua pekan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan oleh JPU. (odi)

UMKM Singapura Ingin Masuk Batam

0
Yusmar Angga Dinata Deputi II BP Batam -F Cecep Mulyana (6)

batampos.co.id – Deputi II BP Batam, Yusmar Anggadinata menyambut baik niat Industri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari Singapura untuk menjalin kerjasama dengan UMKM di Batam. Namun regulasi mengenai batas modal yang dibutuhkan agar perusahaan asing bisa masuk harus ditinjau ulang.

Ia mengatakan hal tersebut usai menerima kunjungan dari SME Singapore Chinese Chamber di Gedung BP Batam, Jumat (9/2). Mereka datang untuk mempelajari mengenai regulasi yang harus mereka ketahui sebelum masuk ke Batam.

“Nah kami beritahukan aturan-aturan tentang persyaratan investasi yang ada di Batam dan juga bertanya area mana saja yang bisa dimasuki,” jelasnya.

Hingga saat ini, Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) 6/2016 mengatur batas nilai penanaman modal asing yang masuk ke Indonesia sebesar Rp 10 miliar.

“Rp 10 miliar dianggap terlalu besar. Kami dari BP Batam akan sampaikan ke pemerintah tentang peraturan ini yang akan diperbaiki,” ujarnya.

Dengan demikian, maka akan menarik minat perusahaan UMKM asing agar bisa masuk Batam atau bisa bekerjasama dengan UMKM lokal.

“UMKM Singapura sudah hitech. Di sana tak perlu tanah luas, cukup sewa ruang kantor, bawa laptop sudah bisa menunjang kegiatan perdagangan industri,” jelasnya.

Jika bisa bekerjasama dengan UMKM lokal, maka akan terjadi proses asimilasi sehingga UMKM lokal bisa naik kelas.

“Mereka tertarik dengan iklim di Batam. Selain lokasi bagus, kemudian tenaga kerjanya kompeten dan relatif tidak sulit,” katanya lagi.

Angga menambahkan pihak SME sudah meninjau Poltek dan kawasan industri digital di Nongsa dan melihat potensi tenaga kerja lokal sangat bagus.

“Karena kalau ambil dari Singapura kemahalan bisa 3500 Dolar Singapura, sedangkan lokal hanya 500 hingga 600 Dolar Singapura,” katanya lagi.

Makanya saran dari pihak SIngapura akan ditampung dan dibawa kedalam rapat Dewan Kawasan untuk dicari jalan keluarnya.

“Kalau ini berhasil dikembangkan nanti ekonomi Batam makin kuat karena disokong oleh UMKM yang kolaborasi dengan UMKM luar,” harapnya.

Sedangkan Principal Business Advisor SME, Alan Wong berjanji akan membawa banyak investor masuk Batam karena ia meyakini bahwa biaya di Batam lebih kompetitif dibanding SIngapura.

“Saya yakin akan banyak yang datang lewat kerjasama SIngapura Batam Bintan. Disini selalu menawarkan dukungan manufaktur yang memadai,” katanya.

Jika kolaborasi bisa tercapai maka akan ada transfer ilmu dari UMKM Singapura kepada UMKM lokal sehingga terjalin kerjasama yang baik.

Sedangkan Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing mengatakan jika BP Batam berniat untuk memberikan angin segar untuk perusahaan asing masuk Batam, maka juga harus berupaya mendorong pembentukan regulasi yang memproteksi UMKM lokal.

“Karena nanti takutnya bisa kalah bersaing,” jelasnya.

Namun jika memang sudah ditetapkan, maka saat ini kondisi Batam sudah lebih baik dari dulu.

“Sekarang sudah berkurang hal seperti itu, sudah teratur dan dapat dikontrol,” pungkasnya. (leo)

Menimang Lokasi SDN 08 Batuaji, Dimana yang Pas….

0

batampos.co.id – Pihak kecamatan Batuaji mengaku kesulitan menentukan lokasi pembangunan gedung SDN 08 yang saat ini numpang belajar di gedung SDN 02, Batuaji. Lahan fasum di RW 14 perumahan Griya Prima yang semula diwacanakan sebagai lokasi pembangunan gedung SDN 08 ternyata ditentang warga. Warga tidak bersedia jika fasum yang berupa lapangan sepak bola itu dijadikan bangunan sekolah.

Warga menolak karena memang fasum tersebut adalah satu-satunya fasum yang paling luas di sekitar kelurahan Buliang ataupun Kibing.

“Warga menolak karena memang sudah minim fasum yang besar seperti lapangan itu. Selama ini memang lapangan itu sering digunakan untuk acara-acara besar termasuk MTQ tingkat Kecamatan,” ujar Sekretaris Kelurahan Buliang, Yulisbar, Kamis (9/2).

Penolakan itu kata Yulisbar disampaikan langsung oleh ketua RW 14, kelurahan Buliang Nur Alamsyah saat pihak kelurahan menggelar dialog pramusyawarah rencana pembangunan (Musrembang) tingkat kelurahan di Batuaji beberapa waktu lalu.

“Mereka juga sudah pasang spanduk penolakan di lokasi fasum itu. Persoalan ini memang cukup rumit makanya ini dilimpahkan ke Kecamatan agar segera ada solusi yang tepat,” ujar Yulisbar.

Meskipun ada penolakan, namun pihak kelurahan dan kecamatan kata Yulisbar masih tetap berupaya keras menemui warga dan perangkat RT/RW setempat agar wacana pembangunan gedung SDN 08 segera terealisasikan.

“Kasihan anak-anak (Murid SDN 08) sudah empat tahun mereka numpang,” ujarnya.

Ini juga disampaikan oleh Camat Batuaji Ridwan. Upaya mediasi dengan warga masih menjadi fokus mereka saat ini.

“Kami masih terus berkoordinasi dengan warga di sana. Dengan Pemko juga demikian. Ya harapan kami semoga ada solusi. Kasian juga anak-anak itu numpang belajar sampai bertahun-tahun. Bentar lagi sudah tahun ajaran baru jadi memang harus secepatnya diselesaikan,” kata Ridwan.

Lebih lanjut baik Ridwan ataupun pihak kelurahan menjelaskan, berdasarkan hasil musrembang tahun sebelumnya, jika memang pembahasan itu tetap tidak membuahkan hasil, dalam arti bahwa warga RW14 tetap menolak, maka ada lahan alternatif lainnya yang bisa dipergunakan untuk membangun gedung SDN 08 itu. Lahan tersebut berada di lokasi rawan banjir yakni di pinggir drainase utama samping Perumahan Kodim, kelurahan Buliang.

“Cuman itu tadi, lahan alternatif ini agak rumit sebab di lokasi genangan air. Takutnya nanti kebanjiran terus sekolah itu. Bagaimanapun tetap diupayakan di fasum RW 14,”” ujar Yulisbar.

Disinggung terkait lahan lainnya, Ridwan ataupun Yulisbar mengku pesimis sebab lahan kosong di sana umumnya sudah dialihkan ke pihak ketiga.

“Lahan lain tak ada lagi. Sudah milik orang semua. Jadi agak susah memang,” kata Ridwan.

Lahan samping kawasan Mitra Mall ataupun di samping perumahan Villa Paradise misalkan memang masih kosong, namun itu sudah milik pihak ketiga.

Kondisi tersebut membuat pihak kecamatan ataupun kelurahan di sana tak punya pilihan lain selain berusaha keras untuk memuluskan rencana awal yakni menggunakan fasum RW14 tersebut.

Pihak SDN 008 juga berharap demikian. Apapun solusinya mereka berharap agar masa numpang belajar mereka segera diakhiri.

“Karena sudah tak mencukupi lagi lokal yang tersedia di SDN 02 ini. Sekarang sudah delapan rombel (rombongan belajar), lokal hanya dua. Nanti kalau penerimaan peserta didik baru (PPDB) mau dimana lagi anak-anak ini belajar,” ujar Kepala SDN 08 Kamaliah. (eja)

Distributor Mengakui Harga Beras Premium Naik

0
Seorang pekerja toko sembako Multi Sukses dipasar Mega Legenda mengangkat karung beras saak akan disusun , Rabu (7/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Satgas Pangan Polda Kepri memanggil para distributor beras yang ada di Kota Batam, Rabu (8/2) lalu. Pada pertemuan itu, para distributor mengakui naiknya harga beras akibat terjadinya kelangkaan di Jawa. Sehingga menyebabkan distributor membeli harga lebih mahal dari biasanya.

“Tapi mereka mengakui hanya untuk beras premium saja. Yang medium tak ada masalah,” kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga, Kamis (8/2).

Beras yang dipasok di Batam, kata Erlangga diambil oleh distributor dari Cipinang.

Terkait dengan harga beras yang melebihi HET ini, satgas pangan Polda Kepri akan berkoordinasi dengan instansi yang terkait untuk mencari solusi. Hal ini dilakukan supaya harga beras kembali normal seperti sediakala.

Untuk menindak penjual tidak bisa dilakukan. Karena harga beras yang mereka beli di Jawa sudah dipatok cukup tinggi, sehingga tidak memungkinkan menjual lagi di Batam dengan harga sesuai HET. “Satgas pangan akan koordinasi dulu untuk mencari kebijakan yang baik,” ungkap Erlangga.

Sementara itu, Kepala Bulog Sub Divre Batam, Agung Rohman mengatakan pihaknya secara priodik telah mengirimkan harga beras ke bulog pusat. Agar Bulog pusat mengetahui harga beras di Batam.

“Selalu kami kirimkan,” tuturnya.

Agung mengklaim juga telah melakukan operasi pasar sejak Desember tahun lalu. Operasi pasar ini tidak hanya langsung diberikan masyarakat, tapi juga ke pedagang. Beras-beras kelas medium itu, kata Agung telah dijual ke pedagang yang ada di Batam dengan harga jauh di bawah HET (harga eceran tertinggi).

“Kami di kelas medium saja jualnya, bukan premium,” ucapnya.

Selain menjual ke pedagang. Agung mengakui beras kelas medium ini bisa dibeli masyarakat di outlet-outlet yang masuk dalam jaringan bulog.

“Ada di rumah sahabat pangan. Harganya pun dibawah HET,” tuturnya.

Agung mengungkapkan masyarakat tidak perlu khawatir, soal stok beras milik Bulog. Karena dalam satu semester ini, stok beras bulog untuk Kepri sangat mencukupi.

Terkait naiknya harga beras di pasaran, selain operasi pangan apakah Bulog akan membuka keran impor? Agung menuturkan tidak bisa serta merta membuka keran impor. “Walau bisa, tapi tetap kebijakan itu di pusat. Kalau pusat meminta buka, kami laksanakan. Jadi bisa dibilang kami hanya pelaksana lapangan saja,” ucapnya. (ska)

Wisata Mangrove di Kundur Barat

0
Jembatan pelangi di Desa Sawang Selatan Kundur Barat, menembus hutan mangrove. F. Imam Soekarno.

batampos.co.id – Satu lagi objek wisata di Kundur yang ramai dikunjungi setelah viral di jejaring sosial. Adalah jembatan pelangi hutan mangrove Desa Sawang, Kundur Barat menjadi buah bibir masyarakat.

Jembatan Pelangi, merupakan objek wisata tergolong baru di Pulau Kundur. Warna warni jembatan kayu, dan lengkapi dengan keasrian panorama sekitar, menjadi daya tarik tersendiri. Terlebih bagi pengunjung untuk mengabadikan dalam bingkai foto di tengah hamparan pohon mangrove.

Kepala Desa Sawang Selatan Sukiran mengaku, jembatan pelangi kini banyak dikunjungi warga. Padahal, jembatan tersebut dibangun menggunakan alokasi dana desa (ADD) tahun 2017 sebesar Rp 157 juta.

Sebelumnya, lokasi sekitar merupakan hutan mangrove liar, dan jarang dijamah masyarakat. Dengan adanya dana desa, pemerintah setempat bersama masyarakat dan pemuda, berinisiatif membangun jembatan kayu lebar 1.5 meter dengan panjang 150 meter menembus dalam hutan mangrove. Tujuanya untuk menciptakan obyek wisata hutan mangrove sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

“Setelah selesai pembangunanya jembatan kayu tersebut kita posting di media sosial baik facebook (FB) maupun instagram. Alhamdulillah postingan jembatan menjadi viral dan banyak mengundang pengunjung dari pulau Kundur maupun dari luar Kundur. Respon pengunjung cukup baik dan mengaku senang dengan wisata hutan mangrove yang masih tergolong baru tersebut,” ujar Sukiran, Rabu (7/2) kemarin.

Tahun 2018, direncanakan jembatan pelangi akan ditambah sepanjang 150 meter lagi sehingga pengunjung dapat puas menikmati indahnya hutan mangrove. Dengan adanya wisata mangrove bertujuan untuk melestarikan tanaman mangrove sekaligus sebagai pengetahuan anak-anak serta generasi muda. Untuk menambah daya tarik pengunjung rencananya setiap akhir pekan akan dihibur dengan musik Malayu pop 60-an serta wisata kuliner makanan khas Melayu seperti lendot, lakse serta kue kering khas Melayu.

Susi, 38 salah satu pengunjung mengaku senang dengan adanya wisata hutan mangrove dan jembatan pelanginya. Dikatakan wisata mangrove menjadi pilihan masyarakat untuk mengisi akhir pekan dan ini sangat bagus untuk dikembangkan. “Iya jembatan ini bagus jadi spot foto, apalagi dengan warna-warni jembatanya menjadi tempat berfoto dan ber selfie,” kata Susi.

Ke depannya, kata Susi pihak pengelola dapat melengkapi fasilitas umum seperti toilet serta menata kawasan wisata ini agar lebih menarik perhatian wisatawan berkunjung. Dan yang perlu diperhatikan akses jalan menuju obyek wisata jembatan pelangi hutan mangrove saat ini masih jalan tanah berpasir. (ims)

 

Rosiana Gemar Olahraga pada Sela Kesibukan

0
Rosiana

batampos.co.id – Olahraga merupakan hal rutin yang harus dilakukan Rosiana setiap harinya. Wanita kelahrian Bengkalis 30 tahun lalu ini selalu menghabiskan waktunya untuk olahraga selama 1,5 jam.

“Olahraga bagi saya seperti hiburan. Karena sehari iitu sudah capek dengan aktivitas, jadi pulang kerja istirahat langsung olahraga,” ujar Rosiana yang juga pemilik CV Nuansa Warna, distributor cat Mowilex.

Olahraga yang kerap dilakukan seperti fitnes, dan berenang. Bagi Rosiana, aktivitasnya tersebut menjaga tubuh tetap sehat dan segar.

“Pastinya saya jarang sakit, dan kalau rutinn olahraga, body tetap langsing dan setiap hari wajah itu cerah,” tutur wanita langsing ini.

Menurut Rosiana, tanpa olahraga, sesorang akan rentan terserang penyakit, terutama jantung. Sebab, tubuhnya akan berlemak, tekanan darah dan aktivitas jantung berkurang.

“Dari survei, untuk usia 40-50 tahun sekarang sangat banyak sakit jantung. Dan ini penyakit paling mematikan. Maka dari sekarang tubuh harus dijaga,” kata ibu beranak 3 ini.

Selain olahraga, pola makanan juga menjadi perhatian bagi Rosiana. Ia selalu mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan, serta mengurangi makanan berminyak.

“Makanan juga berpengaruh dengan wajah. Wajah tidak mengkerut, sehingga tampak muda,” terang Rosiana.

Ia mengaku tidak pernah melakukan perawatn di salon dan SPA. Menurut dia, perawatan alami dengan olahraga dan pola makanan sehat lebih mudah dilakukan.

“Efeknya juga akan terasa berbeda. Saya jalan kaki bisa seharian, terbukti saat traveling dengan keluarga ke luar negeri,” katanya. (opi)

Anggur Red Globe Rp 55.800 per Kilogram, Hemat Rp 4.100

0
Wina salah seorang karyawan Hypermart Nagoya Hill memperlihatkan buah anggur yang siap ditawarkan kepada pelanggan, Kamis (8/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Hypermart kembali menawarkan promo di akhir pekan ini. Kali ini pusat perbelanjaan terkemuka di Batam ini menyuguhkan promo turun harga Anggur Red Globe. Kini konsumen bisa hemat Rp 4.100 dari harga awalnya Rp 59.900 menjadi Rp 55.800 per kilo gram setiap pembelian Anggur Red Globe.

“Ini Anggur Red Globe didatangkan langsung dari Australia,” ujar Store Manager Hypermart Nagoya Hill, Tri Yumeizal Kamis (8/2).

Anggur Red Globe mempunyai ciri warna khas kemerahan di seluruh bagian kulitnya,bentuk buah dominan bulat,tekstur daging berisi padat namun renyah.
“Mengenai soal rasa memang Red Globe asal paling manis di banding anggur lainnya,” jelasnya.

Anggur Red Globe salah satu buah yang di kenal syarat serat dan kaya akan gizi. Buah yang banyak di minati ini memiliki berbagai manfaat mulai dari daging buahnya sendiri, kulit serta bijinya pun mempunyai beragam khasiat dan manfaat yang baik buat kesehatan.

Selain anggur Red Globe, Hypermart juga menawarkan promo turun harga untuk pembelian jeruk kino. Yang awalnya Rp 20.900 kini menjadi Rp 17.800 per kilo gramnya. Masih dengan produk segar, setiap pembelian Apel Fuji Super hanya Rp 39.800 dari harga normal Rp 44.900 per kilo.
“Spesial untuk produk Q-BF Rendang spesial yang awalnya Rp 95.900 kini Rp 89.900,” sebutnya.

Tak ketinggalan aneka bakso seafood yang normalnya Rp 69.900 kini Rp 59.900 per kilo gram. Dan pembelian otak-otak goreng yang awalnya Rp 78.200 menjadi Rp 59.900 per kilo gram.

“Dapatkan juga promo produk termurah kami, setiap pembeloan Bango kecap manis refill 600 gram hanya Rp 23.900 dan Bendera kental manis coklat 370 gram hanya Rp 8.090,” terang Tri.

Informasi lebih detail kunjungi outlet Hypermart di Mega Mall Batamcentre, Nagoya Hill dan Tanjunguncang. Penawaran ini hanya berlaku hingga Minggu (11/2) nanti. (ocu)

JK Yakin Ekonomi Bangkit pada Tahun Politik

0

batampos.co.id – Pelaku usaha tidak perlu terlalu cemas dalam menghadapi tahun politik. Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan bahwa justru pada tahun ini pemerintah akan semakin menggenjot kinerjanya.

Penilaian JK itu ditegaskan saat bertemu dengan pengurus Institute Lembang Sembilan di Kantor Wakil Presiden, Kamis (7/2). Sekjend Institute Lembang Sembilan Eva Kusuma Sundari menuturkan ada kecenderungannya di tahun politik orang banyak ngomong lupa kerja. Nah, JK mematahkan anggapan tersebut.

“Menurut beliau kampanye yang paling telak efektif apabila bisa menunjukkan kinerja ekonomi terutama pertumbuhan ekonomi. Syukur-syukur bisa melampaui target yang sudah ditetapkan saat ini lima tiga, lima empat,” ujar dia usai bertemu JK kemarin.

Dia menuturkan bahwa JK percaya bila semua pihak bersinergi dan tidak bekerja sendiri-sendiri pertumbuhan ekonomi itu bisa sampai enam persen. Karena pada tahun politik seharusnya fokus kepada pencapaian ekonomi. Bukan sebaliknya.

“Tadi dicontohkan beliau bagaimana kita shock bagaimana pertumbuhan ekspor kita itu lambat dibanding negara yang lain terutama Thailand dan Vietnam,” ujar dia.

Salah satu penyebab ekspor yang tidak menggembirakan itu adalah karena kelambanan Indonesia untuk mempunyai free trade agreement (FTA ) dengan negara target ekspor. Sehingga Indonesia harus kerjasama dengan negara lain seperti Thailand untuk beberapa komoditas. “Sehingga mengeluarkan biaya-biaya yang tidak perlu sekaligus tidak cepat,” ujar dia.

Pria yang berpengalaman tiga kali mengikuti Pemilihan Presiden itu menuturkan bahwa mesin birokrasi pemerintah yang dijalankan oleh Apartur Sipil Negara (ASN) itu tetap berjalan. Lantaran mereka tak boleh ikut partai politik dan ikut serta dalam kampanye. Meskipun, bisa jadi menteri dari partai politik sibuk berkampanye atau mencalonkan diri. Tapi, menteri dari kalangan profesional juga masih banyak.

“Justru pengalaman saya tahun politik ini pemerintah makin menggenjot agar kelihatan ada prestasinya. Terlihat kalau anda ingat tahun 2009, 2014 kemarin tidak ada, tidak slow down,” ujar JK saat menerima tim Jawa Pos di Kantor Wakil Presiden, Senin (5/2) lalu.

Bukan hanya menteri, meskipun preside ikut serta dalam berpolitik tapi para direktur jenderal di kementerian juga tetap bekerja. Dia memastikan ASN tetap akan bekerja seperti biasa. Lembaga pendidikan juga akan berjalan seperti hariannya. “Tidak terpengaruh,” tegas dia.

Meskipun begitu, dia mengakui kalau para pebisnis juga menunggu dan melihat situasi. Tapi, banyak sektor di bisnis yang tidak terkait langsung dengan dunia politik. Retail misalnya.

“Apa hubunganya pemilu dengan retail, tidak ada hubungannya. Tetap butuh makanan, tetap butuh baju, tetap butuh mobil,” ujar pria berlatar belakang pengusaha itu. Tapi, dia tak memungkiri memang ada hubungan antara politik dan ekonomi. Namun tak besar. “Tidak menyebabkan orang langsung anjlok,” tega JK. (jun/jpg)