Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 12566

Gedung Gonggong Terapkan Teknologi Video Mapping

0
SALAH satu tampilan video mapping di Gedung Gonggong pada malam pergantian tahun, Sabtu (31/12) lalu. F. AL untuk Batam Pos

batampos.co.idMalam pergantian tahun di Tanjungpinang mencetak sejarah. Untuk pertama kalinya teknologi audio-visual video mapping dinyalakan di gedung gonggong. Pemerintah berharap teknologi pertama di Kepri ini bisa memincut wisatawan luar maupun dalam negeri.

Sebelum matahari tenggelam, Sabtu (31/12) akhir pekan lalu, kehebohan sudah ada di seputaran area Tepi Laut. Dari hari sebelumnya, sudah digelar panggung musik. Tapi bukan itu yang sebenarnya ditunggu. Bukan pula Gedung Gonggong yang memang sudah setahun lalu diresmikan. Yang sedang ditunggu-tunggu masyarakat Tanjungpinang adalah teknologi yang dijanjikan akan membuat Gedung Gonggong jadi lebih berwarna.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah sudah menjanjikan hal tersebut sejak pertengahan tahun lalu. Kata dia, perlu kerja inovatif dalam membangun geliat pariwisata Tanjungpinang. “Itulah mengapa kami kemudian terpikir mengadakan video mapping untuk di Gedung Gonggong itu,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Apa yang didambakan Lis itu baru terwujud pada malam pergantian tahun lalu. Ketika sebelumnya pada masa uji coba sudah menampilkan kehebohan, apalagi ketika acara hitung mundur yang biasa ada di malam tahun baru itu lantas diproyeksikan ke Gedung Gonggong.

Semua mata tertuju ke sana. Melihat angka berhitung mundur dari 10 sampai ke satu. Sampai kemudian muncul tulisan besar-besar ucapan selamat tahun baru yang ditembakkan dari panel kontrol ke gedung. Belum benar-benar hilang tempik-sorak warga, muncul video Lis sedang mengucapkan selama tahun baru kepada warganya.

Teknologi video mapping memang bukan sesuatu yang baru. Beberapa kota besar di Indonesia, sebut saja Bandung atau Jakarta, sudah lama mengaplikasikan teknologi ini ke gedung-gedung ikon kotanya. Di kota-kota itu, video mapping menjadi sebuah tontonan tersendiri ketika digelar sebuah acara. Ketika lampu dipadamkan dan tinggal lampu-lampu dari proyektor ditembak ke permukaan bangunan, bisa menjelma apa saja sesuai dengan pengaturannya.

Lis berharap keputusannya memboyong video mapping ke Gedung Gonggong semakin bikin kepincut wisatawan dalam dan luar negeri berdatangan ke Tanjungpinang. “Bagaimana pun Gedung Gonggong ini pusat informasi wisata, sudah semestinya ditata dengan sangat menarik agar orang tertarik datang ke sini,” ujarnya.

Belum lagi, video mapping yang terpasang di Gedung Gonggong adalah aset Pemko Tanjungpinang. Berbeda dengan dulu sebelumnya yang pernah ada ketika MTQ digelar di Bintan yang masih menyewa pada pihak ketiga. Hal ini menjadi keuntungan sehingga pemerintah daerah bisa memakai kapan pun mereka mau.

Masyarakat cukup antusias menanti masa video mapping yang dianggap sebagai kado perpisahan Lis Darmansyah sebelum mengakhiri jabatannya sebagai wali kota itu bisa diputar lagi. Dengar punya kabar, memang tidak akan setiap malam video mapping dimainkan di sana.

“Malam minggu atau malam liburan atau juga ketika ada kegiatan di Gedung Gonggong, pasti akan dimainkan, sehingga masyarakat bisa menontonnya secara langsung ketika bersantai di area Laman Boenda,” kata Lis.

Pilihan membeli seperangkat teknologi video mapping boleh dikata jurus terjitu Pemko Tanjungpinang mengundang wisatawan lebih banyak ke Tanjungpinang. Apalagi video mapping di Gedung Gonggong itu merupakan satu-satunya yang ada di Kepulauan Riau.

“Itulah yang saya sebut dengan kerja kreatif dan inovatif. Pantai kita memang tidak indah, tapi dengan memanfaatkan apa yang ada, kita bisa tetap memajukan pariwisata Tanjungpinang,” pungkas Lis. (aya)

Perizinan BP Akan Bersertifikat ISO 9001

0
Sejumlah warga sedang melakukan pengurusan dokumen perizinan di di Mall Pelayanan Publik BP Batam yang sudah mulai beroprasi, Selasa (5/12/2017). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Untuk meningkatkan kepercayaan investor asing kepada pelayanan perizinan di Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam akan menerapkan sertifikasi ISO 9001 Versi 2015 kepada 116 perizinan di front office Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

ISO 9001 ialah standar internasional di bidang sistem manajemen mutu.

Langkah awal yang BP Batam terapkan adalah mengundang Konsultan Manajemen untuk memberikan pelatihan kepada karyawan BP Batam bagaimana cara melayani dengan baik dan sesuai dengan standar ISO 9001 Versi 2015.

“Jadi kami ingin membuat supaya 116 perizinan BP Batam bersertifikasi ISO 9001 supaya standar operasionalnya jelas. Kami hanya ingin memperoleh kepercayaan publik dan mitra usaha. Di luar negeri, jika suatu perizinan tak memiliki ISO 9001, maka tak akan dipercayai,” jelas Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto di Gedung BP Batam, Rabu (3/1).

Petugas yang melayani perizinan kata Bambang akan dilatih oleh konsultan bagaimana mengenai sikap dalam melayani masyarakat, cara pengarsipan yang baik, akses data yang cepat, soal transparansi dan standar operasional prosedur (SOP) penyelesaian dokumen perizinan.

Sertifikasi ISO 9001 Versi 2015 yang dipilih BP Batam berasal dari badan sertifikasi The United Kingdom Accreditation Service (UKAS) Inggris. Bambang mengatakan alasan BP Batam memilih UKAS karena Inggris merupakan pusat perdagangan dunia. Sangat sesuai dengan tugas BP Batam yang bertugas mendatangkan investasi.

Setelah perizinan selesai, maka BP Batam akan melakukan proses sertifikasi ke Bagian Humas BP Batam, lalu bagian hukum dan bagian SDM.

“Supaya ada SOP yang tepat, contohnya berapa lama izin atau Perka keluar, bagaimana bantuan hukum dan kedepannya tak ada lagi nota-nota dinasi tapi pakai surat elektronik saja. Setahap demi tahap akan selesai,” jelasnya.

Sedangkan Konsultan Manajemen yang ditunjuk BP Batam, Michael Donnie Gunawan mengatakan BP Batam fokus soal pelayanan karena ingin menjalankan amanah dari UU 25/2009 tentang pelayanan publik.

“Pelayanan harus transparan jelas. Syarat yang dibutuhkan juga terbuka lebar. Jadi masyarakat bisa mengaksesnya secara transparan,” katanya.

Donnie mengatakan tahap awal adalah konsultasi dan melakukan assestment (peninjauan) kepada karyawan BP Batam baru masuk tahapan memberikan sertifikasi.

“Target dari BP itu sebulan untuk perizinan. Tapi dengan melihat keadaan disini, saya kira akan lebih cepat,” ungkapnya.

Intinya kata Donnie adalah menekankan bagaimana menerapkan pelayanan yang terbaik kepada investor dan masyarakat. Apalagi setelah memperoleh sertifikat, maka UKAS akan melakukan audit eksternal setahun sekali dan juga badan audit internal akan melakukan audit secara berkala.

“Apa yang mau ditutupi di era keterbukaan ini. Perizinan harus transparan. Kalau tidak maka pasti ada apa-apa,” jelasnya.

Secara singkat, Donnie mengatakan proses pemberian sertifikasi meliputi proses assesment, kemudian memberikan pelatihan ke staf, lalu buat SOP.

“Ini bisa cepat, tapi semua bisa bergantung kepada komitmen BP Batam,” katanya.

Sedangkan Kasubdit Pelayanan Penanaman Modal BP Batam, Ady Soegiharto mengatakan jenis pelayanan perizinan yang mendapat sertifikasi adalah delapan perizinan yang terangkum dalam program Izin Investasi 3 Jam (i23J), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), izin lingkungan dan lain-lain.

Lalu, karena Batam telah ditunjuk sebagai pilot proyek dari program Single Submission Online untuk percepatan berusaha maka Batam akan diawasi satuan petugas (Satgas).

“Satgas ini akan memantau proses perizinan. Jika ada masalah dengan perizinan di BP Batam, maka mereka akan menegur BP,” ungkapnya. (leo)

Rahma Diminta Tanggalkan Atribut PDI

0

batampos.co.id – Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto telah memberikan restu kepada Ketua DPD Partai Gerindra Kepri, Syahrul dan Rahma sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota.

Meskipun demikian kandidat Wali Kota petahana, Lis Darmansyah tidak gusar meskipun harus berhadapan dengan sesama kader PDI Perjuangan, Rahma pada Pilkada Tanjungpinang tahun ini. “PDI Perjuangan tidak ada mengenal istilah politik dua kaki. Yang jelas hanya ada satu calon dari PDI, bukan dua,” ujar Lis menjawab pertanyaan media di Aula Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Rabu (1/1) disela-sela menghadiri penyerapan Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD 2018.

Sekretaris DPW PDI Perjuangan Kepri tersebut menjelaskan, sampai sejauh ini, Rahma yang merupakan Ketua PAC PDI Perjuangan Tanjungpinang Timur belum melepaskan label PDI Perjuangan. Menurut Lis, jika memang Rahma akan berkolaborasi dengan Syahrul, tentu harus menanggalkan segala atribut PDI.

“Jika memang mantap untuk maju di Pilwako, konsekuensinya adalah melepaskan PDI Perjuangan. Karena PDI hanya mengusulkan satu calon, tidak dua,” tegas Lis.

Dikatakan Lis, dirinya juga sudah mengetahui pergerakan Rahma sejak 1,5 bulan yang lalu. “Kita tahu semua, maka kita menunggu keputusan Rahma,” tutur Lis.

Lis menyayangkan sikap diam Rahma. Terlepas dari itu, ia juga terus mendapatkan laporan terkait kegiatan-kegiatan Anggota DPRD Kota Tanjungpinang tersebut. Ditegaskannya, baginya Rahma adalah masa lalu, dan tidak perlu dibicarakan lagi.

Apalagi partai juga tidak pernah menzaliminya. “Jika saya berada di posisi Rahma, saya gentle datang ke Partai untuk menyatakan sikap politik saya. Tetapi sampai detik ini, hal itu tidak dilakukannya,” tutup Lis Darmansyah.

Ketua DPC Partai Gerindra Tanjungpinang, Letkol (Purn) Endang Abdullah membenarkan jika Ketum Gerindra telah merestua pasangan Syahrul dan Rahma. “Sudah telepon ke saya (pelantikannya, red) tanggal 8 Desember nanti. Kita lihat saja nanti bagaimana,” ujar Endang melalui sambungan telepon, Rabu (3/1).

Sejauh ini, santer dikabarkan Gerindra akan melanjutkan keharmonisan koalisinya dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun, kata Endang, belum bisa dipastikan kelanjutannya. Mengingat PKS, kata dia, juga berkehendak mengajukan kader terbaiknya pada Pilkada Tanjungpinang 2018. “Makanya kami masih menunggu secara resmi seperti apa. Karena mereka juga ingin mengajukan sendiri. Tapi kami harap Koalisi Setara ini bisa berlanjut sampai Pemilu 2019 mendatang,” ungkap Endang.

Mengenai Partai Golkar yang secara mengejutkan telah mengalihkan dukungannya kepada pasangan Syahrul-Rahma, Endang juga belum bisa berkomentar lebih banyak. Mengingat persetujuan sejauh ini sifatnya masih di tingkat DPD Partai Golkar Tanjungpinang. “Masih belum ada keputusan dari pengurus pusatnya (Golkar, red). Makanya, kami masih menunggu juga,” kata Endang.

Endang berharap, dalam waktu kurang dari seminggu ini sudah ada kesepakatan antara Gerindra dengan partai politik lain. Mengingat pada 8-10 Januari mendatang adalah masa pendaftaran bakal calon pasangan kepala daerah yang sudah ditetapkan KPU Tanjungpinang. “Kami berharap secepatnya bisa ada kesepakatan dan melanjutkan pembicaraan untuk deklarasi yang direncanakan pada 8 Januari nanti,” pungkasnya. (aya/jpg)

Gubernur Serahkan DPA APBD 2018

0
Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah menerima DPA APBD 2018 dari Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Rabu (3/1). F. Humas Pemprov untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan kunci pelaksanaan pembangunan adalah bekerja bersama, bahu-membahu dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Tak mungkin bekerja sendiri tanpa bantuan banyak pihak. Pada 2018 ini semua harus bergerak cepat untuk masyarakat.

“Kemudahan akan terasa jika kita bersama bekerja dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu kepada seluruh OPD agar terus rajut kebersamaan, pertahankan koordinasi dan bekerja gesit untuk mewujudkan hal itu,” ujar Nurdin saat menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD Provinsi Kepri Tahun 2018 dan Launching E-Government Kepri di Aula Wan Seri Beni, Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu (3/1).

Amanah yang diemban saat ini, kata Nurdin, harus diselesaikan dengan bekerja bersama. Dukungan teman-teman OPD dan seluruh stakeholder sangat diharapkan. Doa dan masukan masyarakat akan memicu kerja semakin baik untuk kemajuan negeri ini.

Gubernur Nurdin melanjutkan bahwa program pembangunan harus terus dikerjakan dalam hal menjawab keinginan dan kebutuhan masyarakat itu sendiri. Gubernur Nurdin juga mengingatkan kepada seluruh OPD untuk terus bekerja keras dan fokus dalam menjalankan setiap tugas dan fungsi masing-masing dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kepri.

“Saya sadari tidaklah mungkin saya bekerja sendiri tanpa bantuan para OPD, dengan kerja keras dan fokus nyatakah kita bersama-sama dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kepri ini merupakan bentuk dari konektivitas hati kita,” kata Nurdin.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS. Arif Fadillah dalam laporannya mengatakan bahwa APBD Kepri Ta 2018 yang telah disahkan pada akhir tahun lalu merupakan bentuk komitmen Pemerintah bersama stakeholder terkait untuk terus berupaya melaksanakan pembangunan yang bermuara kepada kesejahteraan masyarakat Kepri.

“Adapun penjabaran dari APBD Kepri sendiri dipusatkan untuk pembangunan berbagai bidang seperti Infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan dan belanja yang berkonsentrasi kepada kesejahteraan masyarakat,” ujar Arif.

Pada kesempatan tersebut juga Sekda Arif menyampaikan secara ringkas pagu anggaran dari masing-masing OPD dalam pelaksanaan kegiatannya, selain itu juga Arif menjelaskan secara ringkas rincian dari total pagu anggaran APBD Kepri Ta 2018 yang sebesar Rp. 3.59 triliun.

Sekda mengatakan, Pemprov Kepri peluncuran e-goverment ini sebagai bentuk komitmen menjalankan rencana aksi pemberantasan korupsi. Karena ini merupakan sebuah kebutuhan dan keharusan, sehingga pihaknya bergerak cepat mewujudkannya.
“Kita terus meningkatkan pelayanan dengan cepat, efifktif, efisien dan transparan,” kata Arif.

Staf Ahli Bidang Budaya Kerja Kementerian PAN-RB RI Teguh Wijiyanatoro mengatakan bahwa penigkatan kinerja demi mencapai target dari Pemerintah salah satunya dengan mewujudkan pemerintahan yang efektif, berdaya guna dan transparan dengan adanya E-Government.

“Pengembangan teknologi yang saat ini mampu memberikan evolusi bagi kinerja pemerintah, masyarakat ingin pemerintah lebih responsif, dengan itu kita harus memanfaatkan ilmu pegetahuan teknologi dan informasi yang ada saat ini demi mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas,” ujar Teguh. (bni)

Penting Penerapan Teknologi Informasi

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat meninjau Gedung Kepri Smart Province (KSP) di Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang, Rabu (3/1). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersama Sekdaprov Kepri TS. Arif Fadillah melakukan peninjauan ke Gedung Kepri Smart Province (KSP) di Jl. Basuki Rahmat, Tanjungpinang, Rabu (3/1). Nurdin mengatakan bahwa salah satu hal yang dilakukan untuk mempercepat pelayanan bagi masyarakat adalah dengan diterapkannya teknologi informasi dalam lingkup pemerintah.

“Di zaman now dengan peradaban yang semakin Modern kita dituntut untuk cepat dan tanggap dalam bekerja, salah satu hal yang dibutuhkan adalah penerapan teknologi Informasi,” ujar Nurdin.

Nurdin yakin dengan adanya KSP bisa lebih memudahkan masyarakat yang ingin mendapatkan data seputar Kepri tanpa perlu melewati sistem administrasi yang selama ini terkesan berbelit-belit dengan hanya mengakses melalui media internet.
Sementara itu, Sekda Arif mengatakan bahwa dengan keberadaan KSP merupakan bentuk komitmen dari Pemerintah Provinsi Kepri dalam hal menjalankan fungsi pelayanan publik berbasis elektronik.

“Kita sadari bahwa di zaman yang semakin modern ini kita harus mampu mengikuti perkembangan zaman, dengan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks diharapkan sistem berbasis teknologi mampu menjawab semua kebutuhan masyarakat,” ujar Arif.

KSP sendiri mulai Februari mendatang akan terbuka untuk publik dengan menyediakan akses yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan data, didalam gedung juga tersedia Kepri smart conference, Kepri digital exhibition serta tersedia pula ruang meeting.

“Konsep besar kita kedepan akan membuat Kepri digital gateway disini, sebuah gedung megah yang bertemakan bahari dan berbentuk kapal menghadap langsung ke Pulau Dompak,” ujar Kadis Kominfo Guntur Sakti. (hgt)

Pemko Batam, Lelang Pelebaran Jalan Bengkong, Berminat?!

0
ilustrasi, .F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas kegiatan Pemerintah Kota Batam. Awal tahun ini, pemko Batam mulai melelang pelebaran jalan yang ada di kawasan Bengkong dan sekitarnya.

“Sudah mulai kami lelang, besok ada rapat muspida saya akan laporkan pada rapat tersebut. Targetnya dalam tahun ini pelebaran jalan sudah harus selesai,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Rabu (3/1).

Rudi mengatakan tujuan dia dan wakilnya, Amsakar Achmad melakukan pengembangan infrastruktur di Batam, termasuk di kawasan Bengkong-Seipanas. Hal itu sebagaimana janji politik mereka saat Pilwako 2 tahun lalu.

Mereka ingin menjadikan Batam sebagai kota yang indah dan bebas dari macet dan banjir. Hal itu secara langsung maupun tidak langsung, akan berimbas pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Batam.

“Pembangunan infrastruktur inilah yang akan kita bangun untuk pariwisata,” sambung Rudi.

Hal ini, lanjut dia, bukan tanpa asalan. Pasalnya industri yang menjadi andalan Batam mengalami penurunan sejak dua tahun terakhir. Dan pariwisata inilah cara kami meningkatkan lagi ekonomi di Batam,” ujarnya.

Ia menambahkan juga siapa saja dan lembaga apa saja boleh berpartisipasi meningkatkan pariwisata tersebut, sehingga memicu percepatan ekonomi sehingga disitulah perputaran uang terjadi.

“Siapa saja boleh membantu pemerintah meningkatkan pariwisata. Tapi pariwisata nasional atau macanegara. Kalau lokal-lokal saja sudah di tangan pemerintah. Ingat juga kewajiaban yang sesungguhnya apa,” jelasnya.

Terpisah Ketua Komisi III DPRD kota Batam, Nyanyang Haris Pratamura menyebutkan, anggaran yang dikucurkan untuk infrastuktur kota Batam tahun 2018 menyentuh angka Rp 290 miliar. Anggaran ini terdiri dari pembangunan dan peningkatan jalan jembatan sebesar Rp 207,4 miliar, peningkaan kebinamargaan Rp 39,1 miliar, pengendalian banjir Rp 32,6 miliar serta infrastruktur hinterland yakni Rp 10,5 miliar.

“Anggaran infrastruktur ini menjadi kegiatan di Dinas Bina Marga Sumber Daya Air Batam,” kata Nyanyang.

Adapun pembangunan dan peningkatan jalan dibagi untuk beberapa wilayah. Wilayah satu meliputi Bengkong dan Batuampar dialokasikan Rp 8,9 miliar, semisal peningkatan jalan Simpang kuda ke simpang Bengkong seken Rp 7,2 miliar. Wilayah dua meliputi Batamkota Rp 15,3 miliar dan wilayah tiga Lubukbaja sebesar Rp 108 miliar.

Sementara itu untuk program peningatan kebinamargaan terdiri dari pembangunan lampu penerangan jalan umum sebesar Rp 4,8 miliar, pembangunan lampu highmast Rp 1,2 miliar dan pembangunan lampu hias sebesar Rp 1,9 miliar. Ada lagi biaya operasional alat berat Dinas Bina Marga Sumber Daya Air Rp 8,8 miliar dan pemeliharaan rutin alat berat Rp 1 miliar.

Untuk program pembangunan infrasturktur dan sarana prasarana hinterland sendiri terdiri dari peningkatan jalan sebesar Rp 3,5 miliar, pembangunan jembatan beton wilayah hinterland Rp 5,1 miliar, pembangunan lampu penerangan jalan umum Rp 1,12 miliar serta pemeliharaan lampu penerangan jalan umum di hinterlan sebesar 766 juta.

“Anggarannya bersumber dari APBD 2018, dana alokasi khusus dan dana luncuran 2018,” jelas Nyanyang. (rng)

Bangun Jembatan Babin Sebelum 2021

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan untuk mewujudkan keseimbangan ekonomi Pulau Batam dan Pulau Bintan rumusnya adalah melalui pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin). Ia yakin, pembangunan jembatan tersebut sudah dimulai sebelum 2021 mendatang.

“Tidak selamanya kita harus bergantung dengan Batam. Maka dari itu, pembangunan Jembatan Babin adalah satu keharusan,” ujar Gubernur Kepri, Nurdin Basirun kemarin.

Mantan Bupati Karimun tersebut menjelaskan, keinginan pihaknya sudah mendapatkan respon dari Pemerintah Pusat. Bahkan pusat akan berupaya untuk menggandeng lembaga komersial untuk pembiayaan pembangunan mega proyek tersebut.

Diakuinya, meskipun tanpa modal investasi, melalui anggaran daerah bisa dilaksanakan melalui sistem gotong royong. Atau istilahnya dana sharing, yakni dengan melibatkan Pemerintah Pusat, Pemprov Kepri, Pemko Batam, BP Batam, Kabupaten Bintan, dan Kota Tanjungpinang.

“Akan tetapi, pembangunan tersebut membutuhkan biaya yang mahal. Kita khawatir, bila menggunakan sistem tersebut akan mengganggu rencana pembangunan daerah,” papar Gubernur.

Masih kata Gubernur, kehadiran Jembatan Babin bukan hanya dimaksudkan sebagai infrastruktur lalu lintas orang dan barang saja. Akan tetapi, juga menjadi laluan bagi air penyaluran air dan gas. Sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih. Melihat progres sekarang ini, ia yakin, Jembatan Babin sudah mulai dibangun sebelum 2021 mendatang.

“Pembangunan Jembatan Babin sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kepri 2016-2021,” jelasnya.

Ditambahkannya, karena gagasan pembangunan Jembatan Babin lahir dari BP Batam, pihaknya juga sudah melakukan pembicaraan terkait hal ini. Gubernur yakin, kehadiran Jembatan Babin akan memberikan kontribusi yang hebat bagi pembangunan Kepri kedepan.

“Kita yakin, jika ada Jembatan Babin, Pulau Bintan akan berkembang dengan pesat. Terlepas dari itu adalah, saling memberikan dukungan, khususnya di bidang investasi dan pariwisata,” tutup Gubernur.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo juga punya keyakinan yang sama. Menurut Lukita, Bintan punya potensi yang menjanjikan untuk investasi. Apalagi berada satu lokasi dengan Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Ditegaskannya, pembangunan Jembatan Babin adalah satu keharusan.

“Jika kita ingin bersaing dengan tetangga (Singapura,red). Kuncinya adalah pembangunan Jembatan Babin,” tegas Lukita.(jpg)

Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 4,5 Persen

0

batampos.co.id – Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo optimis pertumbuhan ekonomi Batam di tahun 2018 ini menunjukan progres yang menjanjikan. Adapun target realistis investasi di Batam sekitar Rp10 triliun.

Target tersebut diharapkan dapat membantu peningkatkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri pada umumnya. “Baru-baru ini, kita sudah menandatangi invetasi Rp 1 triliun. Maka dari itu, kita optimisi bisa mengejar target pertumbuhan ekonomi 4,5 persen,” ujar Lukita Dinarsyah Tuwo di Tanjungpinang, kemarin.

Lebih lanjut katanya, berkaca dari capaian tahun lalu, pihaknya melakukan beberapa evaluasi. Sehingga ada beberapa sektor pelayanan yang diperbaiki. Menurut Lukita, Batam masih menjadi primadona investasi. Bukan hanya untuk investasi berat, tetapi di bidang pariwisata masih sangat menjanjikan.

“Kami terus melakukan promosi-promosi. Apalagi sekarang masih awal tahun, tentu masih ada waktu untuk kita sama-sama berbuat yang terbaik,” jelas Lukita.

Ditambahkannya, untuk kemajuan Batam, tidak ada istilah ego sektoral bagi dirinya. Dijelaskannya, pihaknya juga tidak bisa bekerja sendiri. Tentu harus bersinergi dengan semua pihak untuk menjadi Batam lebih hebat lagi. Apalagi Pemerintah Pusat juga berharap pertumbuhan ekonomi Batam membaik tahun ini.

Ditambahkannya, pihaknya juga akan menata pelabuhan-pelabuhan di Batam, khususnya Pelabuhan Batu Ampar yang menjadi andalan untuk pelabuhan bongkar muat.

“Kita akan bekerja lebih keras di tahun ini. Yang jelas potensi untuk mendatangkan investasi masih terbuka,” paparnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun juga punya keyakinan, pertumbuhan ekonomi Kepri akan membaik tahun ini. Menurut Gubernur, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi bukan hanya melalui invetasi, APBD juga turut berperan.

“Jika kita gabungkan APBD Provinsi dengan Kabupaten/Kota tentu nilainya luar biasa. Sudah pasti, APBD juga punya peran untuk membantu peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Gubernur Nurdin.(jpg)

Lebarkan Pemerataan Pendidikan Agama

0

batampos.co.id – Kondisi geografis Kepulauan Riau yang terdiri dari pulau-pulau menjadi tantangan tersendiri bagi Kanwil Kemenag Kepri. Bahwasanya kerja memeratakan pendidikan agama sudah semestinya dilakukan secara serius sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kepri ke depannya.

Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Marwin Jamal menyebutkan, sudah sejak setahun belakangan pihaknya memprioritaskan peningkatan kualitas madrasah binaan Kemenag Kepri. “Karena bagaimana pun madrasah juga harus mampu bersaing dengan sekolah umum,” ucap Marwin pada Hari Amal Bhakti ke-72 Kemenag RI, Rabu (3/1).

Marwin jug tak bosan-bosan mengimbau kepada seluruh jajarannya, utamanya yang bersentuhan langsung dengan sektor ini benar-benar bekerja lebih giat. “Tunjukkan madrasah mampu lebih baik. Saat ini animo masyarakat sedang tinggi-tingginya terhadap madrasah,” tegasnya.

Animo masyarakat ini, sambung Marwin, adalah momentum yang mesti dimaksimalkan. Sekaligus jadi waktu terbaik untuk membalas kepercayaan masyarakat. Sudah saatnya, tegas Marwin, guru madrasah merubah pemikiran bahwa kehadiran madrasah bukan saja hanya sekedar mengajar tetapi bagaimana dapat berkontribusi menunjukkan ke masyarakat kalau madrasah lebih baik.

Selain itu, yang menjadi catatan tersendiri dalam peringatan Hari Amal Bhakti tahun ini adalah kerja untuk terus meningkatkan kualitas mengatur, membimbing, melayani serta melindungi semua pemeluk agama di dalam NKRI. Melihat amat pentingnya tugas itu, sambung Marwin, maka pada setiap diri aparatur Kemenag melekat beberapa misi yang saling terkait.

“Ya, misi itu antara lain mengayomi bangsa dengan bimbingan kehidupan beragama yang berkualitas, melebarkan akses pendidikan agama dan keagamaan yang bermutu, memberikan pelayanan keagamaan sesuai kebutuhan, serta menjaga kerukunan hidup antar umat beragama,” ujar Marwin. (aya)

Hanya Satu Madrasah di Natuna Miliki Labor Komputer

0

batampos.co.id – Target Pemerintah melaksanakan ujian nasional berbasis komputer di tingkat Madrasah tahun 2018 ini sepertinya tidak terealisasi. Terutama di Natuna, belum satupun Madrasah Aliah maupun Madrasyah Tsyanawiyah memiliki Labor komputer.

Menurut data Kantor Kementerian Agama Natuna, pada ujian nasional tahun 2018, hanya satu madrasah yang sudah bisa melaksanakan UNBK. Permintaan Dirjen Pendidikan Islam tidak tercapai.

Kepala kantor kementerian agama kabupaten Natuna Sudarmadi mengatakan, pelaksanaan UNBK tahun 2018 di Natuna belum bisa dilaksanakan keseluruhan. Saat ini hanya Madrasah Aliah Negeri (MAN) 1 Ranai memiliki fasilitas.

Untuk tahun UNBK katanya, MAN 2 Sedanau juga ujian di MAN 1 Ranai. Dan satu MTs 2 Ranai, itupun kerjasama dengan SMA Negeri 1 Ranai. Karena belum memiliki fasilitas dan sarana prasarana.

“Sejauh ini baru MAN 1 Ranai bisa UNBK. MTsN 2, belum dilengkapi sarana pendukung untuk UNBK. Tapi tahun ini numpang di SMAN 1 Ranai,” kata Sudarmadi usai peringati hari bakti amal Kemenag, Rabu (3/1).

Dikatakan Sudarmadi, masih banyak Madrasah belum bisa melaksanakan UNBK. Diantaranya Madrasah Aliah di Tanjung Kumbik dan Binjai. MTSN Midai, Mts Pulau Tiga, Mts Tanjung Balai, Mts Sebuton, Mts Pulau Laut, MTs Serasan, Mts Batubi, Mts Singgang Bulan, Mts Binjai, Mts Bunguran Tengah, MTs Bunguran Timur Laut dan MTs Serasan.

“Di Natuna juga masih banyak Madrasah status swasta atau yayasan. Dan sejauh ini belum ada gambaran bantuan Kementerian mengisi kelengkapan sarana prasarana,” sebut Sudarmadi.

Dijelaskan Sudarmadi, madrasah di Natuna secara umum belum dilengkapi Labor komputer. Ada yang sudah memiliki komputer bantuan dari Bank. Tetap belum punya labornya. Ditambah belum terpasang jaringan internet. Terutama madrasah di Pulau Pulau.

“Kami sadari banyak kekurangan-kekurangan sarpras untuk UNBK. Tentu target pemerintah belum bisa dipenuhi, UNBK ditingkat madrasah secara menyeluruh,” ujar Sudarmadi. (arn)