Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 12626

Battle of Surabaya jadi Animasi Terbaik di Festival Film Milan

0

batampos.co.id – Perfilman animasi Indonesia mulai mendunia.

Pada perhelatan festival film bertajuk Milan International Filmmaker Festival 2017 yang diselenggarakan di Milan, Italia, pada Sabtu (2/12) lalu, sineas muda Indonesia menorehkan prestasi dengan dinobatkannya Battle of Surabaya sebagai film animasi terbaik.

Film Battle of Surabaya yang diproduksi oleh MSV Pictures bercerita tentang seorang anak yang bertugas mengantar pesan antar gerilyawan. Latar belakang film animasi ini adalah pertempuran 10 November di Surabaya pada masa awal kemerdekaan Indonesia.

Penghargaan atas film Battle of Surabaya diterima oleh ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Italia Bashofi yang mewakili pihak produser film Battle of Surabaya, MSV Pictures, yang berhalangan hadir.

Dipaparkan oleh Bashofi, mahasiswa S3 bidang teknik struktur dan gempa yang mewakili penerimaan penghargaan film terbaik, Milan International Filmmaker Festival 2017 adalah ajang internasional untuk seluruh sineas-sineas di dunia yang meperebutkan trofi di berbagai kategori termasuk di dalamnya animasi, dokumenter film pendek dan lain-lain. Dalam satu tahun, ada 4 kali perhelatan festival film yang diselenggarakan.

Ditambahkan Bashofi, perhelatan festival film diselenggarakan selama 1 minggu di kota Milan.

“Festival dimulai dengan pemutaran film-film yang masuk dalam nominasi dan diakhiri dengan pengumuman juara dan pemberian penghargaan terhadap masing-masing kategori pada hari terakhir yang merupakan malam puncak dari Milan International Filmmaker Festival 2017,” katanya. Selamat ya Battle of Surabaya. (ina/JPC)

Klinik Hemodialisa RSUD Batam Kembali Dibuka

0
Pasien duduk di ruang Hemodialisa RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Kamis (7/12). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pelayanan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji kembali berjalan normal. Peralatan medis yang sebelumnya habis sudah kembali dilengkapi. Bahkan klinik cuci darah atau Hemodialisa yang sempat tutup sejak Senin (4/12) karena kehabisan stok selang transfusi darah sudah kembali beroperasi, Kamis (7/12).

Begitu juga dengan petugas keamanan (satpam) rumah sakit yang sebelumnya melakukan aksi menuntut tunggakan gaji mereka sudah kembali berkerja seperti biasa.

“Sudah ada keputusan dari manajemen. Gaji kami dibayar secara bertahap. Kemarin langsung cair tapi baru sebulan. Tiga bulan lagi katanya dalam minggu ini,” ujar Komandan Regu Satpam RSUD, Sofyanto, kemarin.

Dengan adanya kebijakan itu, kata Sofyanto seluruh petugas keamanan rumah sakit kembali bekerja normal seperti biasanya. “Semua anggota yang shift hari masuk semua,” katanya.

Senada disampaikan oleh dr Citra, dokter yang bertugas di klinik Hemodialisa. Kekosongan selang tranfusi darah di klinik tersebut sudah dilengkapi oleh pihak manajemen.

“Sudah ada. Hari ini (kemarin, red) ada lima pasien yang kami layani. Semua sudah berjalan normal,” ujar Citra.

Begitu juga dengan persoalan kalibrasi peralatan medis yang ada di kliniknya itu, Citra mengaku sudah tak ada masalah lagi.

“Sebenarnya sudah dikalibrasi alat-alat ini. Cuman kemarin tak ditulis makanya dikira oleh anggota Dewan belum dikalibrasi,” tuturnya.

Pantaun secara umum pelayanan medis di rumah sakit bertipe B itu berjalan normal adanya. Ratusan pasien yang memadati rumah sakit dilayani dengan baik. Peralatan medis yang sebelumnya disoroti anggota komisi IV DPRD Batam karena belum dikalibrasi sudah kembali dipergunakan sesuai fungsinya masing-masing.

Sri Rupiati

“Tak ada masalah lagi. Perlengkapan medis yang kurang sudah dilengkapi. Begitu juga persoalan kalibrasi, sudah diatasi dengan baik. Kemarin memang disoroti (anggota dewan) tapi itu semua sudah dikalibrasi kok,” ujar Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Kepewatan RSUD Sri Rupiati.

Begitu juga dengan persoalan gaji sekuriti, Sri juga menegaskan tak ada persoalan lagi. Itu karena manajemen sudah membayar cicil gaji yang tunggak selama empat bulan itu.

“Sudah cicil sebulan, yang lainnya nanti nyusul dalam minggu ini,” ujarnya.

Untuk itu kepada seluruh masyarakat Batam Sri menghimbau untuk tidak lagi berprasangka buruk dengan pelayanan medis di RSUD itu.

“Ini milik kita bersama jadi mari sama-sama kita jaga,” imbaunya.

Seperti diberitakan sebelumnya, manajemen RSUD dihadapkan dengan berbagai persoalan selama dua hari terakhir ini. Selasa (5/12) lalu, rombongan komisi IV DPRD kota Batam yang melakukan sidak ke RSUD menemui banyak persoalan. Mulai dari kekosongan stok obat-obatan, peralatan medis yang belum dikalibrasi sampai pada penutupan poli Hemodialisa karena kehabisan stok selang tranfusi darah.

Selanjutnya pada Rabu (6/12), sorotan serupa datang dari Satpam rumah sakit. Imbas dari tunggakan gaji selama empat bulan, petugas keamanan rumah sakit itu sempat melakukan aksi protes. Bahkan Hendra seorang sekuriti sempat melakukan aksi ekstrim dengan membakar ban di depan rumah sakit. Mereka protes sebab manajemen RSUD tak membayar gaji mereka selama empat bulan. (eja)

Truk Tanah Tanpa Penutup Lalu-lalang di Jalan Trans Barelang

0
Truck tanpa nomor polisi di belakang melintas di Jalan R Suprapto mengangkut tanah tanpa penutup, Kamis (7/12). Mengangkut tanah tanpa penutup bisa mengotori aspal. Seharusnya mengangkut tanah seperti ini pakai penutup. F. Dalil Harahap/batam Pos

batampos.co.id – Instruksi aparat kepolisian kepada truk pengangkut tanah untuk menutupi bak muatan saat melintas di jalan raya sepertinya tak dihiraukan oleh supir truk pengangkut tanah yang melintas di sepanjang jalan Trans Barelang di Tembesi, Sagulung. Pasalnya di sepanjang jalan itu aktifitas truk tanah umumnya tak menutupi bak muatan dengan alat penutup.

Imbasnya jalan jadi kotor. Jika hujan jalan jadi becek dan licin, begitu juga saat cuaca panas jalan dipenuhi dengan debu. Kondisi tersebut sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Pantauan di lapangan, aktifitas truk pengangkut tanah di sepanjang jalan tersebut cukup padat. Hilir mudik truk pengangkut tanah terjdi setiap saat. Padatnya aktifitas truk pengangkut tanah itu karena maraknya proyek cut and fill lahan di sepanjang jalan trans Barelang. Meskipun melalui jalan utama namun truk-truk tersebut tidak menutupi bak muatan dengan alat penutup. T

umpahan tanah terlihat cukup tebal dan merata di sepanjang jalan utama menuju kawasan wisata Barelang itu. Bahkan jalan R Suprapto Batuaji juga kena imbas sebab sebagian truk mengantar material tanah ke lokasi penimbunan lahan di Batuaji dan Sagulung. Untuk jalan R Suprapto yang kotor akibat aktifitas kendaraan proyek itu terlihat dari simpang Barelang sampai ke lokasi pematangan lahan depan perumahan Bambu Kuning Batuaji.

Kondisi tersebut jadi keluhan serius pengguna jalan di sana. Itu karena tumpahan tanah di jalan kerap memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Sudah banyak pengendara yang jadi korban akibat sikap tak peduli sopir truk tersebut.

Arif Ramhan warga Genta I Batuaji adalah satu dari sekian banyak korban. Pemuda 25 tahun ini pernah terjatuh di simpang Barelang karena tak bisa menguasai stang sepeda motornya saat melintasi persimpangan yang penuh dengan tumpahan tanah itu.

“Saya dari Barelang mau ke Batuaji. Saat di tikungan simpang (Barelang) itulah saya jatuh. Di situ banyak tumpahan tanah. Untung tak dilindas truk,” ujar Arif kepada Batam Pos di Simpang Barelang, Kemarin.

Ismiati, salah satu pedagang di simpang Barelang mengakui jika kecelakaan lalulintas akibat maraknya aktifitas kendaraan proyek itu cukup banyak. Itu karena pengendara kerap terkecoh dengan tumpahan tanah diatas aspal jalan itu. “‘Kadang tak bisa belok orang (pemotor) karena licin. Ada juga yang tabrak karena tak lihat jalan sebab jalan berdebu,” ujar wanita berbadan tambun itu.

Situasi jalan yang kurang nyaman itu diakui Ismiati sudah berlangsung lama. Itu karena aktifitas kendaraan proyek yang mengotori jalan itu memang cukup padat karena terjadi sepanjang waktu.

. F. Dalil Harahap/batam Pos

“Nggak siang, nggak malam tetap lewat mereka. Muatan juga tak ditutupi makanya jadi gini jalan ini (kotor dan berdebu),” ujarnya.

Dengan adanya keluhan ini, Ismiati berharap agar aparat penegak hukum terkait secepatnya mengambil tindakan tegas agar tidak memakan korban lebih banyak lagi. “Kasian orang (pengendara) kadang berdarah-darah karena jalan yang kotor ini,” ujarnya.

Pihak kepolisian sebelumnya mengaku akan menindak tegas truk yang tidak mengindahkan instruksi menutupi bak muatan saat melintas di jalan raya itu. Namun itu sepertinya hanya gertak saja sebab sampai saat ini belum ada tindakan apapun. (eja)

Isdianto Terpilih Aklamasi sebagai Wagub Kepri, Ancaman Gugatan Muncul

0

batampos.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri akhirnya menetapkan Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepri untuk sisa masa jabatan 2016-2021. Isdianto terpilih secara aklamasi dalam sidang paripurna di DPRD Kepri, Kamis (7/12).

Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, mengklaim keputusan dan ketetapan DPRD Kepri ini sah dan sesuai aturan hukum. Bahkan ia menegaskan DPRD Kepri siap menghadapi jika ada gugatan terkait hasil pemilihan Wagub Kepri itu.

“Kami siap digugat,” kata Jumaga usai sidang paripurna, kemarin.

Selain tidak melanggar hukum, Jumaga menegaskan sidang paripurna kemarin sah karena anggota dewan yang hadir sudah memenuhi kuorum. Kemarin, sidang dihadiri 31 dari 45 anggota DPRD Kepri.

“Meskipun sejumlah dewan tidak hadir, bahasanya tetap aklamasi. Karena hanya ada satu calon, dan semua dewan yang datang menyetujuinya,” kata dia.

Keputusan sidang paripurna kemarin sudah ditetapkan lewat Keputusan DPRD Kepri Nomor 41 Tahun 2017 tentang Penetapan Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepri.

Politikus PDI Perjuangan ini juga yakin, keputusan tersebut tidak akan diubah lagi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebelum disampaikan ke Presiden. Sebab keputusan paripurna ini sudah tidak perlu dievaluasi lagi. Untuk itu, ia mendorong agar keputusan pemilihan Wagub Kepri tersebut segera disampaikan ke Presiden.

“Teknisnya tetap melalui Gubernur dan Kemendagri. Karena sifatnya sangat mendesak,” tegas Jumaga.

Pantauan Batam Pos, sidang paripurna yang dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB molor lebih kurang 1 jam 45 menit. Sidang dengan agenda Rapat Paripurna DPRD Kepri dalam rangka laporan akhir Pansus DPRD Kepri terhadap hasil penetapan calon tetap Wagub Kepri sisa masa jabatan 2016-2021 sekaligus pemilihan Wagub Kepri sisa masa jabatan 2016-2021 tersebut baru dimulai sekitar pukul 11,50 WIB. Proses sidang berjalan sangat singkat.

Sidang dibuka dengan laporan akhir Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wagub Kepri yang disampaikan oleh Wakil Ketua Pansus, Sahat Sianturi. Dalam laporannya Sahat menyebutkan bahwa Pansus sudah bekerja keras untuk mewujudkan terisinya kursi wakil gubernur. Namun, hingga tiga kali batas waktu yang ditentukan, Gubernur dan partai politik pengusung tidak juga berhasil menemukan pengganti calon atas nama Agus Wibowo, maka DPRD melakukan terobosan.

Setelah mendengarkan laporan tersebut, sidang yang dihadiri 31 anggota dewan itu menyepakati Isdianto sebagai calon tunggal Wakil Gubernur Kepri. Persetujuan itu dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) DPRD Kepri Nomor 40 Tahun 2017 tentang Penetapan Isdianto sebagai Cawagub Tunggal.

Sidang paripurna kemudian dilanjutkan dengan agenda Pemilihan Wagub Kepri sisa masa jabatan 2016-2021. Usai membacakan laporan akhir, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak langsung menyambung pidatonya. “Karena hanya satu calon saja, apakah bisa ditetapkan menjadi Wakil Gubernur Kepri sisa jabatan 2016-2021?” tanya Jumaga kepada seluruh anggota DPRD Kepri. Dengan serentak, 31 anggota dewan yang hadir menjawab setuju.

Usai menanyakan hal tersebut, sidang paripurna dinyatakan selesai. Untuk tahapan selanjutnya, DPRD akan mengirimkan hasil paripurna kepada Gubernur Kepri untuk diteruskan kepada Presiden melalui Mendagri.

Sementara Wagub Kepri terpilih, Isdianto, mengaku siap langsung bekerja sebagai Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Ia juga akan segera bertemu Nurdin untuk melakukan koordinasi.

“Alhamdulillah mendapat sambutan yang baik. Saya tidak punya motivasi lain, selain ingin memberikan yang terbaik untuk Provinsi Kepri,” ujar Isdianto.

Saat ditanya apakah ia akan bergabung ke salah satu partai politik, Isdianto menegaskan saat ini dirinya tidak lagi menyandang status Aparatur Sipil Negara (ASN). Artinya terbuka peluang untuk bergabung dengan partai politik manapun. Namun ia buru-buru menepis isu yang menyebut ia akan segera bergabung dengan PDI Perjuangan.

“Belum ada keputusan ke sana. Yang jelas saya menjalin hubungan baik dengan semua partai,” ujar Isdianto.

Isdianto (2 dari kiri) saat ditetapkan menjadi Wakil Gubenur Kepri pada Sidang Paripurna di Kantor DPRD Kepri, Kamis (7/12). F.Yusnadi/Batam Pos
Empat Parpol Walk Out

Sejumlah anggota DPRD Kepri dari empat partai politk memilih meninggalkan sidang paripurna kedua dengan agenda pemilihan Wakil Gubenur Kepri, kemarin. Keempat parpol tersebut masing-masing Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai NasDem, Partai Hanura, dan Partai Amanat Nasional (PAN). Namun khusus PAN, tidak semua wakilnya di DPRD Kepri yang walk out.

“Dari PAN ada yang datang,” ujar Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak.

Sedangkan partai lainnya mengikuti jalannya paripurna dan turut dihadiri masing-masing ketua DPW dan DPD. PDI Perjuangan dihadiri langsung Ketua DPD PDIP Kepri Soerya Respationo, Partai Golkar Ansar Ahmad, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Raden Hari Tjahyono.

“Kami tidak berbicara politis, tetapi punya persepsi yang sama. Yakni sama-sama menginginkan Kepri lebih baik,” jelas Jumaga.

Ketua DPD PKB Kepri, Abdul Basith secara tegas mengatakan komitmen PKB sudah jelas. Yakni mendukung adanya pemilihan wagub dengan dua calon. Terkait keputusan tersebut, pihaknya akan meminta pendapat pakar hukum, apabila ada celah, akan melakukan gugatan hukum.

“Kami menentang bukan untuk menghalangi. Tetapi ada aturan yang ditabrak. Sudah pasti, ini tidak memberikan edukasi politik yang baik,” ujar Basith.

Sementara anggota Fraksi Hanura, Sukri Fahrial, mengatakan ketidakhadirannya lantaran sedang menemani orangtua yang di-opname di rumah sakit. Ia mengaku tidak tahu pasti mengenai ketidakhadiran kader Hanura lainnya dalam paripurna kemarin.

“Untuk lebih pasti, tanya Ketua DPD Hanura Kepri. Karena kapasitas dia untuk menjawab pertanyaan ini,” ujar Sukri, tadi malam.

Masih Ada Celah Gugatan

Terpisah, pemerhati hukum Andi Muhammad Asrun menilai proses pemilihan Wakil Gubernur yang digelar DPRD Kepri banyak mengandung kejanggalan. Menurutnya, pemilihan wagub kemarin seolah hanya formalitas. Karena Laporan Kerja Panlih belum disampaikan ke DPRD, tetapi sudah digabungkan acara Pemilihan Wagub dengan Penerimaan Laporan Panlih.

“Undangan Paripurna yang diterima secara meluas memberi sinyal Paripurna DPRD akan ketok palu persetujuan Isdianto sebagai Wagub,” ujar Andi Muhammad Asrun.

Ditambahkannya, hal yang sangat penting adalah belum adanya Surat Keputusan (SK) Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Atas dasar itu, ia menilai proses pemilihan terhadap Isdianto, cacat hukum dan batal demi hukum. Sehingga membuka celah bagi gugatan baru terharap DPRD dan Isdianto.

“Tetap ada celah hukum untuk digugat. Bahkan juga bisa di-praperadilan-kan atas keputusan yang dilakukan DPRD Kepri,” papar Andi.

Gubernur Pilih ke Jakarta

Sidang paripurna pemilihan dan penetapan Isdianto sebagai wakil gubernur Kepri di DPRD Kepri, Kamis (7/12), digelar tanpa kehadiran Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Ia diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah. Menurut Arif, Nurdin tidak hadir karena memilih mengikuti sejumlah agenda di Jakarta.

“Sejak Rabu (6/12) kami bersama-sama di Jakarta,” ujar Arif Fadillah.

Arif menjelaskan, pada Rabu (6/12) lalu Gubernur menghadiri acara penyerahan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) 2018 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Bogor. Kemudian pada Kamis (7/12) kemarin, Nurdin mendapat undangan khusus membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan bersama DPD dan DPR di Senayan.

Menurut Arif, dalam undangan tersebut ditegaskan rapat tidak bisa diwakilkan. Sebab Nurdin merupakan koordinator Provinsi Daerah Kepulauan.

“Kalau bisa diwakilkan, saya yang tinggal di Jakarta. Karena tidak bisa, maka saya yang pulang ke Tanjungpinang untuk menghadiri paripurna ini,” jelas Arif.

Arif menegaskan, ketidakhadiran Gubernur Kepri dalam paripurna kemarin bukan berarti Gubernur tidak mendukung penetapan Isdianto sebagai Wagub Kepri. Namun dengan catatan, semua proses sudah sesuai aturan yang ada.

“Sepanjang proses sudah sesuai dengan aturan, Pak Gubernur akan menghormati hal itu,” jelasnya lagi.

Sayangnya Arif enggan berkomentar, apakah proses pemilihan dan penetapan Isdianto sebagai Wagub Kepri sudah sesuai aturan atau belum. Ia hanya menjelaskan, jabatan gubernur dan wakil gubernur merupakan jabatan politis yang mekanisme pemilihannya diatur dalam undang-undang.

Mantan Sekda Karimun ini juga memastikan internal Pemprov Kepri tidak akan mempermasalahkan kehadiran Isdianto. “Yang penting roda organisasi pemerintahan bisa terus berjalan,” tutup Arif.

Soerya Banjir Ucapan

DPRD Kepri telah menetapkan Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepri, kemarin. Namun ucapan selamat justru banyak disampaikan kepada Ketua DPP PDIP Kepri, Soerya Respationo. Sebab Soerya disebut-sebut sebagai orang yang paling berperan di balik kesuksesan Isdianto terpilih sebagai wakil gubernur Kepri.

Kemarin, usai sidang paripurna, gawai Soeya tak henti berbunyi. Ratusan pesan pendek membanjir via fitur WhatsApp (WA) di ponsel mantan Wakil Gubernur Kepri itu.

“Ini WA dari beberapa tokoh masyarakat dan tokoh politik,” jelas lelaki yang selalu disapa Romo ini.

“Luar biasa.. peranan Romo sangat menentukan pemilihan ini.. semoga Romo di masa yg akan datang mendapat kemudahan sebagaimana dukungan Romo pada pemilihan ini.. terima kasih Romo…”.

“Ingat aklamasi…ingat Romo…..hidup Romo…”

“Salute sama Romo yg terus mengawal komitmen dg p isdianto sampai happy ending di dprd… salute sama Opung Nadeak (Ketua DPRD Kepri, red) dlm kepemimpinan sidang paripurnanya yg dapat menggiring proses penetapan dewan dengan Aklamasi Dan salute kpd rekan2 agt fraksi pdip yg solid memperjuangkannya dlm pansus/panlih. Bravo!!!”

Demikian beberapa kutipan dari pesan tersebut.

Lalu apa komentar Soerya sendiri? “Terimakasih, namun saya rasa masih ada yang lebih penting,” tegasnya.

Menurut Soerya dengan terisinya jabatan wakil gubernur, diharapkan roda pemerintahan di Kepri dapat maksimal, sehingga semua urusan pemerintahan, pembangunan, dan sosial kemasyarakatan akan dapat tertangani dengan sebaik-baiknya.

“Mudah-mudahan Mas Isdianto dapat mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Soal dirinya disebut-sebut sebagai arsitek dan bidan yang melahirkan Isdianto sebagai Wagub Kepri, Soerya Cuma tersenyum.

“Apalah saya ini. Saya hanyalah bagian kecil pelengkap kesuksesan Isdianto menjadi Wagub. Masih banyak pihak dan parpol, juga anggota DPRD dan para tokoh yang bekerja keras untuk kesuksesan Isdianto,” jelasnya. (jpg/ref)

P21, Kasus Dendi Purnomo Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Tanjungpinang

0
Dendi Purnomo saat meninggalkan kantor Kejaksaan Negeri Batam, kamis (7/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Penyidik Kejaksaan Negeri Batam telah menyelesaikan berkas perkara atas tersangka operasi tangkap tangan (OTT) suap mantan Dinas Lingkungan Hidup kota Batam, Dendi Purnomo, Kamis (7/12).

Mengenakan kaos polo putih, Dendi tampak masuk ruangan penyidik pengadilan sekitar pukul 09.00 WIB. Cukup lama dia di ruangan tersebut, hingga pukul 14.00 WIB, didampingi pengacaranya Dendi meninggalkan pengadilan.

Tidak banyak komentar yang terlontar dari mulut Dendi. Ia pun terlihat mengelak dari wartawan.

“Tidak ada pemeriksaan. Alhamdulilah kabar saya baik,” katanya singkat sambari meninggalkan pengadilan.

Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Adi Wibowo mengatakan, hari ini penyerahan tersangka dan barang bukti ke penuntut umum. Barang bukti dinyatakan sudah lengkap atau P21, untuk selanjutnya diserahkan ke Tipikor.

“Sesegera mungkin kita serahkan ke tipikor Tanjungpinang untuk disidangkan,” tegtasnya.

Terpisah, Kasi Intel Pengadilan Negeri Batam, Sukriyadi mengatakan, ketika berkas dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum. Maka sesuai KUHP pekara harus segera dilimpahkan ke pengadilan tinggi Tanjungpinang.

“Jadi tak ada kalimat batas waktunya. Yang jelas harus segera dilimpahkan,” jelasnya. (rng)

Elpiji 3 Kg hanya untuk Masyarakat Miskin, Bareskrim Selidiki Kelangkaannya

0
Seorang agen gas di Legenda saat menyusun tabung gas 3 Kilogram. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Kelangkaan elpiji 3 kilogram (Kg) di sejumlah daerah membuat Bareskrim turun tangan. Kondisi kelangkaan bahan bakar bersubsidi ini akan diidentifikasi penyebabnya untuk bisa mengetahui, apakah terjadi pelanggaran hukum.

Direktur Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim sekaligus Wakasatgas Pangan Brigjen Agung Setya menuturkan, kelangkaan tersebut perlu untuk dipelajari secara mendalam, sehingga diketahui dengan pasti penyebabnya.

”Apa saja yang menjadi penyebab,” ujarnya, Kamis (7/12).

Setelah itu, langkah lainnya akan ditempuh. Yakni, melihat apakah ada penyimpangan yang terjadi dalam kelangkaan tersebut.

”Tentunya, Bareskrim harus bekerjasama dengan semua stakeholder untuk mengetahuinya,” paparnya.

Kelangkaan elpiji 3 Kg ini, lanjutnya, harus ditangani dengan cepat. Sebab, bila dibiarkan saja, tentu bisa memicu terjadinya inflasi dan keresahan di masyarakat.

”Kami mencegah inflasi itu terjadi, maka harus cepat ini,” paparnya.

Namun, memang tidak bisa diremehkan soal masyarakat menengah atas yang justru menggunakan elpiji 3 kg yang diperuntukkan masyarakat menengah ke bawah tersebut.

”Semua juga perlu menaatinya, hanya masyarakat menengah ke bawah yang berhak untuk memakai elpiji 3 Kg,” ujarnya.

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) terus berupaya untuk  melakukan operasi pasar dan penambahan pasokan guna menanggulanggi kelangkaan elpiji 3 Kg di sejumlah daerah. Sejumlah daerah yang mendapatkan tambahan pasokan antara lain DKI Jakarta, Bandung, Cimahi, Sumedang maupun Tangerang. Di wilayah tersebut Pertamina telah melakukan penambahan pasokan secara bervariasi antara 20 hingga 60 persen dari total kebutuhan.

Operasi pasar juga dilakukan oleh Pertamina di sejumlah wilayah seperti Bogor, Depok, Priangan Timur maupun Sukabumi sejak Senin (4/12) hingga Kamis (7/12). Unit Manager Communication & Relations Pertamina Jawa Bagian Barat Dian Hapsari Firasati mengatakan disejumlah lokasi yang dipantau oleh Pertamina hingga Kamis (7/12) sudah lebih kondusif. Seperti di wilayah Tambora yang sebelumnya diberitakan sulit mendapatkan elpiji 3 Kg saat ini sudah kembali pulih.

Meski demikian, Pertamina menghimbau agar kalangan mampu diharapkan tidak ikut menggunakan elpiji 3 Kg. Jika masyarakat mampu turut menggunakan elpiji 3 Kg maka dikhawatirkan elpiji 3 Kg menjadi tidak tepat sasaran.

“Karena elpiji 3 Kg adalah barang subsidi sehingga penggunaannya ada kuota dari pemerintah. Sesuai tulisan yang ada pada tabung elpiji 3 Kg sesungguhnya hanya untuk masyarakat tidak mampu sehingga kami berharap masyarakat mampu apalagi yang memiliki bisnis agar beralih ke elpiji nonsubsidi,” ujarnya.

Sebelumnya, External Communication Manager Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan salah satu penyebab adanya kelangkaan elpiji 3 Kg di beberapa wilayah lantaran tabung melon tersebut masih banyak terserap oleh yang tidak berhak.

Dia memaparkan saat ini pengguna tabung elpiji 3 Kg sebanyak 57 juta. Padahal berdasarkan data TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan) hanya 26 juta saja yang masuk kategori masyarakat miskin. Sisanya, 31 juta masyarakat seharusnya tidak berhak menggunakan elpiji 3 Kg tersebut. (idr/vir/jpg)

 

ATB Batam Lakukan Normalisasi Air ke Batam Center dan Batu Aji

0
ilustrasi

batampos.co.id – Halo selamat pagi pembaca batampos.co.id. Semalam terjadi kebocoran pipa air di kawasan Simpang Dam (Panbil) akibatnya sebagian Batam Center dan Batu Aji tak menerima aliran air.

Pipa distribusi utama ATB diameter 600 mm mengalami kebocoran.

Pipa yang berlokasi di persimpangan depan Panbil mall menuju arah Tanjung Piayu tersebut mengeluarkan air dengan kuat. Kebocoran pipa diketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Tim perbaikan langsung bergerak cepat mengisolir area kebocoran pipa.

Air yang cukup deras keluar dari pipa, cukup menyulitkan tim perbaikan untuk melakukan pekerjaan. ATB harus mematikan sementara produksi di jalur phase 3 & 4 IPA Duriangkang mulai pukul 16.00 WIB.

Info dari staf humas ATB Batam, pukul 5 subuh tadi ATB Batam sudah melakukan normalisasi aliran air. Artinya perbaikan telah selesai. Mungkin aliran air belum sampai di rumah Anda pada pukul 06.00 saat sibuk-sibuknya persiapan anak sekolah ataupun berangkat kerja.

“ATB memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat kebocoran pipa yang berdampak pada gangguan suplai tersebut, pekerjaan ini harus kami lakukan untuk bisa tetap memberikan pelayanan maksimal ke pelanggan,” jelas Enriqo Moreno, Corporate Communication Manager ATB.

Ia menambahkan, meski ATB dapat menyelesaikan perbaikan kebocoran pipa, namun untuk normalisasi suplai air kepada pelanggan memerlukan waktu sedikit lebih lama. Hal tersebut dikarenakan kecepatan normalisasi suplai air tidak sama seperti listrik.

Saat pekerjaan selesai dilakukan, air tidak serta merta mengalir ke tempat pelanggan, namun akan mengalir secara bertahap dari tempat terdekat dan terendah ke tempat terjauh dan lebih tinggi.

“Normalisasi suplai tetap bertahap sesuai lokasi pelanggan. Bila ada pelanggan yang kesulitan air akibat kebocoran pipa dapat menelepon call centre kami di nomor 0778-467111,” tutupnya. (ptt)

 

ATB Batam Minta Maaf

0
ilustrasi

batampos.co.id – Warga Batam Center kesulitan mendapatkan air bersih, sore ini. Untuk itu ATB Batam meminta maaf.

Penyebab nya ialah, pipa distribusi utama ATB diameter 600 mm mengalami kebocoran.

Pipa yang berlokasi di persimpangan depan Panbil mall menuju arah Tanjung Piayu tersebut mengeluarkan air dengan kuat. Kebocoran pipa diketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Tim perbaikan langsung bergerak cepat mengisolir area kebocoran pipa.

“Meski berupaya melakukan perbaikan secepat mungkin, kami tetap membutuhkan waktu untuk proses perbaikan. Apalagi pipa bocor berada di bawah jalan beton, kami harus menunggu hingga air terkuras habis dan tidak lagi mengalir dari pipa sehingga pekerjaan dapat dilakukan lebih optimal,” jelas Enriqo Moreno, Corporate Communication Manager ATB, Kamis (7/12/2017)

Air yang cukup deras keluar dari pipa, cukup menyulitkan tim perbaikan untuk melakukan pekerjaan. ATB harus mematikan sementara produksi di jalur phase 3 & 4 IPA Duriangkang mulai pukul 16.00 WIB.

Selama pekerjaan berlangsung, pelanggan yang mendapat suplai dari jalur tersebut akan berdampak sementara waktu berupa terhentinya aliran air.

Untuk pelanggan yang terkena dampak dari jalur yang mengalami kebocoran adalah sebagian wilayah Batam Centre, mulai dari area

  • Palm Spring,
  • Marchelia,
  • Bida asri 2,
  • Mediterania,
  • Legenda Malaka,
  • Legenda Bali,
  • Omma,
  • Pemko,
  • DPRD,
  • Rosdale,
  • Anggrek Sari,
  • Anggrek Mas,
  • Duta Mas,
  • Area Ocarina,
  • Cammo Industrial,
  • Sukajadi dan sekitarnya

Jalur phase 3 & 4 juga melayani 70 persen area Batu Aji yang juga terkena dampak mulai dari area

  • Simp Barelang,
  • Cipta Asri dan sekitarnya,
  • Buana Mas,
  • Mukakuning Paradise,
  • SP Plaza,
  • Nusa Batam,
  • Putri Hijau,
  • Perumnas,
  • Taman Lestari,
  • Aviari,
  • Marina,
  • Dapur 12 hingga Tanjung Uncang.

“ATB memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat kebocoran pipa yang berdampak pada gangguan suplai tersebut, pekerjaan ini harus kami lakukan untuk bisa tetap memberikan pelayanan maksimal ke pelanggan,” jelas Enriqo.

Ia menambahkan, meski ATB dapat menyelesaikan perbaikan kebocoran pipa, namun untuk normalisasi suplai air kepada pelanggan memerlukan waktu sedikit lebih lama. Hal tersebut dikarenakan kecepatan normalisasi suplai air tidak sama seperti listrik.

Saat pekerjaan selesai dilakukan, air tidak serta merta mengalir ke tempat pelanggan, namun akan mengalir secara bertahap dari tempat terdekat dan terendah ke tempat terjauh dan lebih tinggi.

“Normalisasi suplai tetap bertahap sesuai lokasi pelanggan. Bila ada pelanggan yang kesulitan air akibat kebocoran pipa dapat menelepon call centre kami di nomor 0778-467111,” tutupnya. (*)

Panglima TNI: Saya Bangga, Saya Terhormat Diberi Kesempatan Memimpin Prajurit seperti Kalian

0
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo diarak prajurit Kopassus (MUhammad Ridwan/JawaPos.com)

batampos.co.id – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo berpamitan dengan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12).

Hal itu dilakukan lantaran dia akan habis masa baktinya sebagai Panglima TNI.

Dihadapan ratusan prajurit Kopassus, Gatot menyampaikan rasa bangga pernah menjadi atasan tertinggi di jajaran TNI. Gatot kurang lebih tiga tahun menjabat sebagai Panglima TNI.

“Mengapa saya datang ke Kopassus, karena saya bangga, saya terhormat diberi kesempatan memimpin prajurit seperti kalian, prajurit komando,” kata Gatot di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12).

Gatot dihadapan para prajurit Kopassus menyampaikan bahwa tugas masa baktinya sebagai Panglima TNI akan berakhir dan digantikan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Tugas saya akan berakhir, saya sudah menghadap Pak Presiden pada Selasa (5/12) dan menyampaikan agar organisasi TNI berjalan simultan dengan baik. Kemudian DPR RI menyetujui Marsekal Hadi Tjahjanto,” ungkap Gatot.

Perihal rotasi pergantian Panglima TNI, kata Gatot, merupakan hal yang wajar agar organisasi yang dianggap Gatot mempunyai citra baik di masyarakat dapat berjalan lancar.

“Sehingga tidak ada pergantian yang lama, saya angkatan 1982 dan Pak Hadi angkatan 1986,” ucap Gatot.

Oleh karena itu, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini memohon pamit kepada prajuritnya karena masa baktinya akan berakhir di bulan Maret 2018 mendatang.

“Mohon pamit sebagai Panglima TNI, tentunya di bulan Maret saya pensiun,” ujar Gatot.

Lebih lanjut, mantan Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) ini menyatakan akan tetap menyimpan rasa prajuritnya sebagai anggota TNI meskipun sudsh purnawirawan.

“Izinkan saya menyimpan di hati sanubari dan detak jantung saya. Itu semua akan tetap hidup dan menjadi api, untuk berbuat terbaik tulus dan ikhlas hanya untuk NKRI. Saya ingatkan walaupun saya sudah purnawirawan, jangan ragu-ragu. Jangan tinggalkan saya, saya adalah prajurit komando,” tandas Gatot.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono diarak prajurit Kopassus. (rdw/JPC)

Perempuan Terkaya di Indonesia ialah …..

0

batampos.co.id – Arini Sarraswati Subianto dan Kartini Muljadi menjadi perempuan terkaya di Indonesia versi Forbes.

Untuk pertama kalinya, Arini Sarraswati Subianto masuk dalam daftar orang terkaya tersebut. Tercatat, dia menduduki peringkat ke 37 orang terkaya di Indonesia.

Dikutip Forbes, Kamis (7/12), Arini memiliki kekayaan mencapai USD 820 juta atau sekitar Rp 11 triliun. Selain Arini, Kartini Muljadi juga masuk ke dalam daftar orang terkaya ini.

Pemilik Tempo Scan Group, Kartini Muljadi menduduki posisi ke 44 dengan kekayaan USD 680 juta atau Rp 9,1 triliun.

Jika ditelusuri dari jenis kelamin, Arini menjadi perempuan terkaya di Indonesia. Dia berhasil mengalahkan Kartini Muljadi sebagai perempuan terkaya di Indonesia.

Pada tahun lalu, Kartini berhasil menjadi wanita terkaya di Indonesia. Harta kekayaannya mencapai USD 760 juta atau setara Rp 9,88 triliun.

Siapa sebenarnya Arini Sarraswati Subianto?

Arini merupakan sulung dari tiga bersaudara putri Benny Subianto. Benny sendiri adalah pengusaha yang pernah menjabat sebagai wakil presiden Astra Internasional pada 1988 dan pemilik saham Adaro Energy sejak 2005.

Arini berhasil mengambil alih perusahaan bapaknya. Saat ini, dia menjabat sebagai Direktur Utama Persada Capital Investama, yang merupakan induk perusahaan keluarga Subianto.

Dia juga mengawasi perusahaan investasi tersebut mulai dari produk pengolahan kayu, minyak sawit hingga pengelolaan karet dan batu bara. (srs/JPC)