Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 12639

ASN Meninggal Usai Ditangkap Polisi

0

 

Istri korban bersama kedua anaknya saat pemakaman yang dihadiri sanak keluarga dan warga setempat. Sebelum meninggal Arifianto sempat menjalani perawatan di RSUD Natuna. F. Aulia/Batam Pos.

batampos.co.id – Arifianto, yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Natuna meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna, Jumat (5/1).

Sebelumnya dinyatakan meninggal, Arifianto digerebek sejumlah anggota satuan narkoba Polres Natuna, dikediamannya di Batu Ampar, Kamis (4/1). Menurut informasi, Arifianto menjadi tersangka kasus nakoba sehingga kediamannya digerebek polisi. Namun belum dipastikan berapa jumlah barang bukti diamankan polisi dari rumah Arifianto.

Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto belum memberikan keterangan resmi terkait tewasnya Arifianto setelah ditangkap. Sementara Waka Polres Natuna Kompol Renan mengatakan, akan digelar konferensi pers, namun menunggu perintah Kapolres.

“Mohon bersabar, akan disampaikan Kapolres agar informasinya tidak simpang siur,” kata Renan melalui telepon. Namun berita ini diturunkan belum ada kepastian kapan konferensi digelar terkait tewasnya Arifianto.

Tewasnya Arifianto menyisakan duka bagi keluarga yang ditinggalkan. Pasalnya saat Arifianto dijemput dari rumahnya dalam kondisi sehat. Bahkan Isak tangis istri dan dua anaknya tidak terbendung saat prosesi pemakaman yang masih dikawasan rumah duka.
Tewasnya Arifianto kini menimbulkan tanya bagi keluarganya, karena saat digerebek terjadi tindak kekerasan kepada tersangka dan anaknya karena diduga berusaha melarikan diri.

“Ada beberapa melihat, saat penangkapan Arif, anaknya pun ikut ditendang. Saat jenazahnya dimandikan pun, darah dari kepalanya terus membasahi kain kafan, belum lagi bagian belakang banyak memar-memar,” ujar keluarga korban.

Sementara Direktur RSUD Natuna Faisal menolak memberikan keterangan, penyebab tewasnya Arifianto. Faisal beralasan belum ada kesimpulan hasil otopsi dokter, apakah overdosis atau penyebab tindak kekerasan. “Nanti dokter yang menangani pasien menjelaskannya penyebab tewasnya Arifianto,” kata Faisal.(arn)

Polda Kepri Menggelar Operasi Melibatkan 420 Personel untuk …

0
Anggota polisi bersiaga. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Polda Kepri menurunkan sebanyak 420 personel gabungan untuk pengamanan Pilkada Di Tanjungpinang yang dilaksanakan, Juni 2018. Personel gabungan ini terdiri dari anggota Polda Kepri, Polres Tanjungpinang, dan TNI.

Ratusan personel ini tergabung dalam operasi mantap praja seligi. Dan ini merupakan operasi yang memiliki waktu yang sangat panjang. “210 hari,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga, Jumat (5/1).

Personel operasi mantap praja seligi ini, tidak hanya mengurusi soal pengamanan saja. Tapi juga akan memetakan potensi konflik yang akan terjadi. Oleh sebab itu kegiatan ini akan didukung adanya kegiatan intelijen. ”

Akan lebih mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Tapi tentunya ada penegakan hukum,” tuturnya.

Pengamanan dan pengawasan pilkada Tanjungpinang termasuk fokus Polda Kepri di 2018. Erlangga mengatakan sesuai arahan dari Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi, mengharuskan jajaran Polda Kepri selalu wasdpada. Dan siap menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan.

“Kapolda ingin Pilkada bisa berlangsung aman, tentram. Karena ini adalah pesta demokrasi,” ucapnya.

Potensi-potensi kerawanan, kata Erlangga dapat terjadi setiap tahapan pemilu. Oleh sebab itu, jajaran Polda Kepri diminta untuk memetakan potensi tersebut.

“Akan segera diantisipasi sebelum meluas. Agar tidak menghambat jalannya pilkada,” tuturnya.

Setiap potensi yang timbul seperti pelanggaran pemilu atau sampai masuk ranah pidana umum. Anggota operasi mantap praja seligi diminta bertindak secara profesional, transparan dan akuntabel.

“Tindak pidana pemilu, Sentra Gakumdu akan dioptimalkan. Termasuk juga koordinasi dengan kejaksaan dan panwaslu,” ucapnya.

Koordinasi yang baik serta optimalnya penanganan kasus pemilu yang ditangani Polda Kepri nanti. Diharapkan dapat menyelesaikan kasus pidana pemilu secara tuntas.

“Ini untuk menjamin stabilitas kamtibmas selama pelaksaan pilkada berlangsung,” ujar Erlangga.

Ia mengatakan untuk melihat kesiapan jajaran Polda Kepri, pihaknya telah melaksanakan apel gelar pasukan di Tanjungpinang, Jumat (5/1).

“Dipimpin Karo Ops Polda Kepri Kombes Pol Hariadi,” ungkapnya.

Dari data yang dimiliki Batam Pos, proses pemilu ini sudah dimulaid dari 1 Januari yakni dengan pendaftaran pasangan calon. Masa kampanye akan dimulai dari 15 Februari, pembersihan alat peraga dilakukan 24 Juni. Sesuai dengan rencana KPU pusat, pilkada akan dilaksanakan 27 Juni. (ska)

Dinkes Pemko Batam Jamin Ketersediaan Obat

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmardjadi membantah kekosongan obat yang terjadi di Puskesmas Batuaji, Rabu (3/1).

“Obat ada, tak ada kosong,” kata dia usai menghadiri Serah terijma jabatan (Sertjab) Direktur RSUD Embung Fatimah.

Ia menyebutkan untuk stok obat ada di gudang farmasi Dinkes Batam. Menurutnya ketersedian obat telah disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing puskesmas.

“Setiap membeli obat selalu melebihi kebutuhan, karena untuk persediaan juga. Minimal 20 persen kita buat stok,” terangya.

Didi menambahkan puskesmas melakukan permintaan obat sebelum persediaan obat habis, dan mengirim permintaan langsung ke puskesmas.

“Kami yang drop ke masing-masing puskesmas,” sebutnya.

Informasi yang diterima dari Kepala Puskesmas tidak ada obat yang kosong, seperti yang diberitakan.

Didi menyebutkan setiap tahunnya dana yang dialkasikan untuk pembelian obat cukup besar, jadi tidak alasan obat kosong.

“Tahun ini Rp 11 miliar untuk beli obat saja karena puskesmas kita juga bertambah, sedangkan tahun lalu juga Rp 9,7 miliar,” imbuhnya.

Sebelumnya, warga Batuaji mengeluhkan ketersediaan obat penurun panas di Puskesmas Batuaji. Menurut informasi, warga bahkan diminta membeli obat ke apotik karena stok obat habis. (cr17)

Kritik Pak Wali tentang Kegiatan Wisata yang Dilakukan BP Batam; Ngapain Sih….

0
Walikota Batam Muhamad Rudi –F Cecep Mulyana (2)

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan jika Badan Pengusahaan (BP) Batam ingin turun tangan mengembangkan sektor pariwisata Batam disamping Industri hendaknya tak menggelar acara yang serupa.

Menurutnya, masih ada bagian dari sektor kepariwisataan lain yang juga perlu dikembangkan.

“Saya bikin kegiatan yang ini, dia bikin kegiatan ini (sama), ngapain sih. Kalau sama kan mubazir,” kata Rudi, kemarin.

Ia menyampaikan, kini pihaknya sedang mengembangkan wisata kota serta tengah menggenjot pembangunan infrastruktur untuk menjemput jangkauan kepariwisataan yang lebih luas. Karena fokus akan hal ini, ia tak menampik ada bagian kepariwisataan lain yang belum terjamah seperti pengembangan wisata pantai. Anggaran untuk sementara banyak terserap di pembangunan fisik dalam kota, seperti jalan.

“Kalau wisata kota kami sudah tangani kan, alangkah bagus mereka (BP Batam, red) misalnya atasi wisata pantai, ini dibutuhkan kan. Kami baru mampu tangani wisata di kota, di pantai nang hadong hepeng,” paparnya.

Namun demikian, ia meyakini keinginan Pemko Batam dan BP Batam terkait pengembangan sektor pariwisata untuk mendukung perekonomian Batam sejatinya sama. Untuk itu, ia akan dudukan secara intens hal ini dengan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo.

“Besok (hari ini) Pak lukita hadir di rapat FKPD, kami akan bicarakan ini. Saya rasa niat samalah mungkin tak singkron (komunikasi) saja,” katanya.

Menurutnya pengembangan pariwisata bukan tanpa alasan, sektor ini dinilai mampu jadi alternatif ditengah menurunnya sektor industri manufaktur dan mati surinya sektor galangan yang terjadi sejak 2015 lalu.

“Tugas industri ini sebenarnya tugas BP Batam, memang pariwisata jobnya BP Batam ada, tapi berapa puluh tahun tak dikembangkan, makanya saya kembangkan,” aku Rudi.

Hal pertama yang pihaknya galakkan yakni pembangunan infrastruktur jalan yang ditargetkan akan selesai tahun 2019 mendatang. Setelah jalan selesai, ia yakin indahnya Batam tak hanya dinikmati orang Batam sendiri namun juga akan mendatangkan wisatwan mancanegara mapun wisatawan nusantara dari dari daeerah lain.

“Kalau cewek bersolek dan cantik, kan banyak yang suka. Batam juga kalau cantik bayak yang datang, yakin aku,” ujarnya.

Ia menambahakn, jika wiswatawan berbondong-bondong datang ke Batam perputaran uang dan perkembangan ekonomi akan meningkat. Hal ini tentu akan mendatangkan untung bagi bagi Batam.

“Kalau sudah banyak datang perputaran uang makin banyak. Makanya wisata harus taraf internasional, mulai dari perbaiki infrastrukturnya, kalau kita hentikan pembangunan jalan, wisata akan mati juga kan,” pungkasnya. (cr13)

Angkot Usia 10 Tak Laik Jalan, Namun …

0
Angkutan umumyang sudah tidak laik beroperasi tetap saja dioperasikan.
Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi berpendapat angkutan kota yang melebihi usia operasional memang sudah tidak laik jalan. Namun demikian, ia mengaku tak bisa mengambil tindakan yang buru-buru untuk mengandangkan angkutan-angkutan tersebut.

“Saya pribadi umur kendaraan yang 10-15 tahun sudah tak laik jalan, tapi kalau saya hentikan mendadak tak ada pengganti kan masalah juga. ,” kata Rudi, kemarin.

Maka dari itu, ia menilai Pemko Batam harus punya solusi terlebih dahulu terkait ini. Apalgi kini Trans Batam yang beroperasi di Batam kini belum cukup menjawab kebutuhan transportasi masyarakat, sementara angkot tak laik jika dikandangkan sekaligus cukup banyak.

“Bimbar saja lebih kurang jumlahnya sekitar 60 sampai 70-an kan,” ucapnya.

Menurutnya, salah satu langkah yang kini tengah diusahakan oleh Pemko Batam yakni meminta tambahan bus angkutan dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat.

“Kami sudah minta, terkait ini pelan-pelanlah (penanganan transportasi). Kami minta 20 harapannya kasih 30, minta 30 mudah-mudahan dikasih 50,” imbuh Rudi.

Ia mengatakan, hal yang juga perlu diperhatikan adalah sopir-sopir angkutan umum jika kelak angkotnya dikandangkan. Terkait ini, ia menilai sopir-sopir tersebut bisa saja akan dipekerjakan untuk mengoperasikan bus-bus angkutan yang dikelola pemerintah.

“Supaya mereka juga tetap cari makan, tidak berhenti begitu saja,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam Yusfa Hendri menyampaikan, sejak 2017 pihaknya telah mengajukan 40 bus angkutan umum ke Kemenhub RI Namun pada tahun tersebut Kemenhub RI tidak mengadakan bus angkutan umum.

Menurutnya jika permintaan Pemko Batam tersebut terpenuhi, bus baru digunakan untuk menganggti beberapa bus yang lama juga untuk memenuhi kebutuhan dua koridor baru yakni Nongsa-Punggur serta Tembesi-Galang.

“Tahun ini baru ada pengadaan, kalau demikian mereka juga akan berikan untuk Batam. Berapanya, sekarang belum diketahui,” ucap Yusfa.

Ia menyampaikan, terkait pengemudi maupun kenek Trans Batam pihaknya kelak akan menerapkan seleksi yang baik, seperti tidak terlibat narkoba hingga cakap dalam berkendara.

“Tidak bisa langsung mempekerjakan orang,” pungkasnya. (cr13)

Kemenaker Targetkan Agustus BLK Selesai

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) menargetkan pembangunan fisik Badan Latih Kerja (BLK) yang berlokasi di Tanjung Gundap, Sagulung selesai Agustus mendatang. Hal ini disampaikan Sekretaris Jendral Kemenaker, Hery Sudarmanto, Kamis (4/1/2018).

“Lokasi sudah disetujui, secepatnya kami mulai pengerjaan. Tinggal menunggu dokumen legalitas lahan saja lagi,” kata dia dalam kunjungan ke Kantor Walikota Batam.

Dia menyebutkan untuk pembangunan BLK tersebut, pihaknya menyiapkan anggaran Rp 45 miliar. Lahan seluas lima hektar itu akan bangun BLK untuk bidang kemaritiman dan aviasi.

“Desain sudah selesai, tinggal menunggu dari Pemkot saja lagi mengenai kesiapan lahan tersebut,” sebutnya.

Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan turun dan meninjau lokasi BLK. “Di sana kan ada kampung tua, kemarin sudah kami bicarakan dan mereka setuju, tinggal menunggu dokumen saja,” ujarnya.

Rudi menyebutkan, Pemko akan membangun infrastruktur berupa jalan sepanjang tiga kilometer menuju BLK, termasuk proses pematangan lahan yang akan dibangun BLK.

Disinggung mengenai pengelolaan BLK nanti, dia mengungkapkan akan menjadi milik Kemenaker, termasuk ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan ditugaskan di BLK nanti.

“Intinya kami sangat berterimakasih atas pembangunan BLK ini,” tutupnya. (cr17)

Tolong, Jangan Injak Bunga di Kebun Raya Batam

0
Kebun Raya Batam.
foto: putut ariyotejo / batampos

batampos.co.id – Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Batam Herman Rozie menyesalkan minimnya kesadaran pengunjung Kebun Raya Batam (KRB) dalam menjaga tanaman yang ada destinasi wisata baru tersebut. Untuk diketahui, liburan kemarin ribuan orang berkunjung ke kebun yang berlokasi di Nongsa Batam ini.

“Sambil foto, ada yang tidur-tidur di bunga itu. Sampai ada yang panjat di tulisan Kebun Raya itu, ngapain coba,” ucap Herman, Kamis (4/1) siang.

Menurutnya, Kebun Raya Batam merupakan aset yang mesti dijaga bersama, apalagi ruang terbuka hijau tersebut digadang-gadang akan menjadi salah satu ikon baru Kota Batam. “Kita ini kan kurang ruang terbuka hijau, makanya kita harus jaga,” ajaknya.

Ia menyampaikan membangun kebun tersebut bukan perkara mudah mengingat KR Batam merupakan kebun buatan, yang artinya pembangunannya mulai dari nol. Berbeda dengan kebanyakan kebun raya di daerah lain yang cikal bakalnya adalah hutan.

“KR Batam ini mulanya tanah gersang, (kebun) buatan. Tidak mudah rawatnya dan perlu waktu yang lama. Cari tanamannya dulu, menata dan lain-lain,” ucapnya.

Selain berharap kesadaran masyarakat, pihaknya telah meminta bantuan ke Satuan Polisi Pamong Pradja Batam agar turut serta menjaga KR Batam, terlebih terkait aksi pengunjung yang dapat merusak tanaman di kebun yang dikembangakan bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini.

“Kami sudah minta bantu agar di kebun raya dapat di BKO Satpol PP. Sekitar lima orang yang diperbantukan dan bertugas pada Sabtu dan Minggu, karena hari itu banyak orang yang datang,” ucapnya.

Untuk diketahui, KR Batam memiliki Taman Warna-warni juga Taman Palem, rencananya kan diresmikan Maret 2018 mendatang. Sebelumnya, soft launching telah dilakukan pertengahn November 2017 lalu. (cr13)

IPH Lancar, IMB Meningkat

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Sejumlah pendapatan daerah tidak tercapai pada 2017 lalu, termasuk di antaranya Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Untuk diketahui sektor ini tahun lalu hanya tercapai sekitar Rp 11 miliar dari target Rp 18,3 miliar.

Terkait ini, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Batam Gustian Riau mengatakan minimnya pendapatan IMB erat kaitannya dengan tersendatnya pengurusan Izin Peralihan hak (IPH) yang ada di Badan Pengusahaan (BP) Batam. Ia berharap tersendatnya IPH tak terulang lagi pada tahun 2018 ini.

“Kami ingin ada perubahan, dalam artian yang menghambat pendapatan tidak ada lagi,” kata Gustian di Kantor wali Kota Batam, Kamis (4/1) siang.

Menurutnya, jika sistem pengurusan sesuatu hal menemui hambatan, sudah tentu pendapatan yang mengikutinya turut terseret. Alhasil, akan berpengaruh pada Pendapatan Asli daerah (PAD) lalu berimbas pada program daerah.

“Kunci utamanya itu, pengurusan lancar. Kalau ini bagus, pendapatan juga akan baik,” ujarnya.

Tak hanya harapan ke BP Batam, pihaknya juga akan terus mencari cara agar pendapatan tersebut bertambah. Mengawali tahun ini, pihaknya menurunkan tim untuk mengumpulkan informasi terkait perkembangan sektor properti di Batam baik informasi dari asosiasi pengusaha properti maupun perorangan.

“Jadi ada gambaran, ini dapat memperlancar kita nanti,” sebutnya.

Ia meyakini pendapatan IMB tahun ini dengan target Rp 30 miliar akan lebih baik dibanding tahun kemarin, namun harus didukung dengan lancarnya IPH di BP Batam. Informasinya, kini ada beberapa pengembang yang tengah menunggu IPH terbit.

“Kalau IPH mereka selesai, awal semester pertama ini langsung kami genjot (penerimaan IMB),” pungkasnya. (cr13)

Terlengkap dan Buka hingga Malam

0
Pengelola Pasar Niaga Mas, Tony Richard Lim saat meninjau Pasar Niaga Mas Batamcenter yang baru beroperasi, Kamis (4/1). F Cecep Mulyana

batampos.co.id – Pasar terlengkap dengan konsep one stop shopping kini hadir di Niaga Mas Batamcenter. Berbeda dengan pasar lainnya, pasar ini beroperasi hingga malam hari atau pukul 22.00 WIB.

Pengelola Pasar Niaga Mas, Tony Richard Lim mengatakan pasar berlantai II ini beroperasi hingga malam hari untuk melayani kebutuhan masyarakat Batam secara maksimal.

“Misalkan, konsumen hanya sempat belanja setelah pulang kerja. Maka masyarakat bisa mendapatkan kebutuhannya di pasar ini,” ujar Tony usai acara soft opening, Kamis (4/1).

Tony menjelaskan di pasar ini konsumen bisa mendapatkan seluruh kebutuhannya, dari lauk-pauk, sayuran, bumbu dapur. Dalam pasar ini pihaknya menyediakan ratusan tenant dan Top 100.

“Seluruh tenant sudah terisi penuh. Jadi masyarakat disekitar tidak perlu jauh-jauh lagi mencari kebutuhannya,” tutur Tony.

Selain pasar basah, di lantai II nantinya terdapat plaza. Di lokasi ini tersedia kebutuhan sekunder. Seperti aksesoris, peralatan rumah tangga, pemainan hiburan, dan pakaian.

Tony menambahkan pasar ini juga yang terbersih dan ternyaman. Sebab pihaknya membangun drainase yang besar, dan membangun 4 pintu untuk sirkulasi udara.

“Kita sudah mempelajari dari pasar-pasar lain. Jadi air tidak akan tergenang dan terhindar dari bau,” jelasnya.

Dalam acara soft opening ini, pengelila pasar turut menyebarkan ratusan voucher belanja gratis di beberapa perumahan. Rencananya, sambung Tony, pihaknya juga akan mengadakan acara senam massal pagi. (opi)

Golkar Batal Usung Kader Sendiri

0
Rahma. F. Yusnadi/Batam Pos.
batampos.co.id – Berbagai dinamika terjadi menjelang pendaftaran Calon Walikota dan Wakil Tanjungpinang priode 2018-2023. Salah satunya terjadi di tubuh Partai Golkar. Meskipun sejak awal sudah bulat untuk mengusung kader, akan tetapi  niat tersebut urung. Dengan keputusan politik, partai berlambang pohon beringin tersebut justru menyatakan dukungan kepada Syahrul-Rahma.
“Ya memang mendekati pendaftaran calon, dinamika yang terjadi begitu hebat. Apalagi setiap partai politik punya hak untuk membuat keputusan, meskipun sudah terikat koalisi,” ujar Ketua Partai Golkar Tanjungpinang, Ade Angga tadi malam.
Pria yang duduk sebagai legislator DPRD Kota Tanjungpinang tersebut menjelaskan, dengan berbagai pertimbangan politik, Golkar memutuskan berdasarkan hasil pertimbagan kemenangan. Maka pilihan pertama ada Syahrul-Angga. Sedangkan Syahrul-Rahma opsi kedua. Munculnya nama Rahma juga sudah didiskusikan dengan Koalisi Anak Pinang.
“Kenyataanya memang, setiap Parpol punya pandangan yang berbeda. Faktor itu juga membuat Partai Demokrat memutuskan untuk meninggalkan Koalisi Anak Pinang,” papar Angga.
Ditegaskan Angga, dirinya tidak mahu berkomentar terlalu jauh terkait Rahma yang merupakan kader PDI Perjuangan. Karena yang pastinya, perempuan tersebut sudah berkomitmen untuk melepaskan segala atribut partai PDI. Menurut Angga, Rahma ada figur perempuan yang bisa mengimbangi Maya. Selain legislator yang berprestasi, Rahma juga merupakan perempuan Sayap Penggiat Anti Korupsi (SPAK) yang berada di bawah Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).
Disinggung apakah benar batalnya ia dicalonkan sebagai Wakil Walikota Tanjungpinang, karena adanya intervensi dari luar partai melalui elit golkar. Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang tersebut menampik hal itu. Menurutnya, keputusan yang dibuat murni keputusan politik. Jikapun ada intervensi dari luar, sifatnya tidak terlalu besar.
Menurutnya, Golkar melihat duet Syahrul-Rahma sangat ideal untuk memenangkan Pilkada Kota Tanjungpinang 2018. Bahkan dia memperkirakan duet tersebut bisa mengungguli pasangan calon lainnya yakni Lis Darmansyah-Maya Suryanti. Ditanya mengenai isu pecahnya Koalisi Anak Pinang, Ade menjelaskan, Koalisi Anak Pinang tetap dan tidak dibubarkan. Bahkan dia optimistis, partai lain yang tergabung dalam koalisi tersebut bisa bersama-sama mendukung keputusan ini. Hal ini juga sudah dibicarakan diinternal koalisi.
“Meskipun sendiri, Golkar akan tetap berkomitmen untuk mendukung Syahrul-Rahma. Keputusan ini sudah disampaikan ke DPD I dan diteruskan ke DPP. Artinya tinggal menunggu mandat dari DPP saja lagi,” tutup Angga.(jpg)