Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 12943

Langsung Terjual 3700 Paket

0
Walikota Batam, Rudi SE, bersama Dewan Pembina Apindo Abidin Hasibuan, Usman fan dan tamu undangan melepas balon pada acara pembukaan Restoran McDonald’s di Komplek Fanindo Sanctuary Tering, Batamcenter, Jumat (15/9). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Restoran McDonald’s di Komplek Fanindo Sanctuary Tering, Batamcenter secara resmi beroperasi, Jumat (15/9). Pembukaan gerai ke dua di Batam ini ditandai dengan penjualan hingga 3700 paket.

Acara peresmian ini dihadiri Walikota Batam, Rudi SE, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, Presiden Direktur McDonald’s Indonesia, Sukowati Sosrodjojo, serta Managing Director McDonald’s Indonesia, Kitson Choong.

“Sebelum pembukaan kami sudah melakukan penjualan yang tinggi. Diharapkan ke depannya ini semakin meningkat,” ujar Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia, Sutji Lantyka.

Sutji menjelaskan sampai saat ini PT Rekso Nasional Food sebagai pemilik merek McDonald’s telah memiliki 177 restoran di seluruh Indonesia. Dia mengaku Batam menjadi salah satu wilayah dengan prospek yang besar.

“Batam ini sangat bagus. Dengan bukanya gerai baru ini juga bisa menarik para investor untuk membuka usaha di sekitar lokasi ini,” tutur Sutji.

Sutji menambahkan di gerai terbaru ini, pihaknya menyediakan fasilitas Drive Thru. Dimana, pengunjung dapat memesan dan membayar dari atas kendaraan dengan waktu yang singkat.

Slain itu tersedia faslitas play land serta party room. Dimana, keluarga yang menunjungi McDonald’s bisa menyantap hidangan sambil bermain. “Jadi ke sini tidak hanya makan. Bisa untuk acara dan bermain besama,” tutur Sutji.

Selain itu menyediakan promo untuk pengunjung hingga 20 September mendatang. Untuk pembelian 18 September mendatang mendapatkan gratis bantal sepatu, dan pembelian tanggal 19 Septembe mendapat bantal ice cream cone. (opi)

Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam Bidik Pengendara yang Sampah lewat Jendela

0
foto: thesun

batampos.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam menemukan sedikitnya 12 kasus pelanggaran penerapan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 tahun 2013 tentang pengelolaan sampah.

“Hingga Agustus sudah 12 pelanggar kami tilang, dan delapan kasus sudah disidangkan,” kata Kasi Penindakan DLH Kota Batam, Asep, Jumat (15/9).

Ia menyebutkan pelanggaan yang terjadi pelanggar kedapatan membuang sampah di ruang terbuka hijau dan badan jalan. Kasus ini ditemukan di kawasan Batubesar, Lubukbaja, Batuaji, hingga Sagulung.

“Dari yang telah disidangkan total denda yang dikumpulkan mencapai Rp 3 juta, dan itu langsung disetorkan ke rekening derah,” sebutnya lagi.

Selama tahun 2017 ini pihaknya sudah menggelar 30 kali operasi. Bersama tim yustisi penulusuran diprioritaskan di daerah mainland atau perkotaan. Penindakkan ini diharapkan bisa memberikan efek jera kepada pembuang sampah sembarangan.

Ia menambahkan saat ini kesadaran warga masih sangat kurang, bahkan mereka yang pengguna jalan sering sekali membuang sampah seperti kaleng atau botol minuman, tisu ke jalan.

“Ini yang mejadi target kami ke depannya, pengendara yang sengaja membuang sampah di jalan,” jelas Asep.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menargetkan Batam bisa bebas sampah 2020 mendatang. Melalui upaya penindakkan ini diharapkan pelanggar sampah berkurang, dan membantu pemerintah menciptakan Batam bersih.

“Ini butuh kerja sama, target kita tak hanya Adipura, tetapi Batam bebas sampah ke depannya,” ujarnya.

Mengenai penegakkan perda sampah ini, Rudi menilah tim yustisi yang sudah dibentuk beberapa waktu lalu sudah bekerja cukup baik, terbukti dari pelanggar yang disidangkan.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk bisa menjaga kebersihan Batam dengan tidak membuang sampah sembarangan. “Sanksi ini efek jeralah, jika semua sudah tertib tak perlu kita sidak dan bawa ke pengadilan lagi,” tutupnya.(cr17)

Bakso Seafood Diskon 25 Persen

0
Yusha karyawati Hypermart Megamall Batamcenter memperkenalkan makanan olehan otak-otak dan aneka bakso seefood yang siap ditawarkan kepada pengunjung Hypermart, Jumat (15/9). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pusat perbelanjaan terbesar dan terlengkap Hypermart Mega Mall di Batamcenter kembali menghadirkan promo untuk produk bakso seafood. Produk ini diberikan diskon sebesar 25 persen, dari harga p 8.200 menjadi Rp 6.490 per 100 gram.

Divisi Manager Hypermart Mega Mall, Amir mengatakan promo ini berlangsung hingga akhir pekan dan berlaku di 3 lokasi, yakni Batamcenter, Nagoya, serta Tanjunguncang.

“Jadi bagi masyarakat Batam yang ingin bertukar rasa baso, di Hypermart banyak tersedia jenis seafood,” ujar Amir, Jumat (15/9).

Baso yang tersedia diantaranya baso ikan rasa kepiting, baso rasa ikan oiginal, baso ikan pedas, baso ikan rasa udang, salmon bali, serta fish dumpling cheese.

“Tinggal pilih rasa. Baso aneka rasa dari ikan ini juga sangat digemari anak-anak,” terang Amir.

Menurut Amir, baso seafood yang disediakan Hypermart Mega Mall memiliki lebih banyak kandungan protein. “Sering-sering mengkonsumsi akan menambah stamina,” tutur Amir.

Selain itu, pengunjung Hypermart juga bisa mendapatkan promo lainnya, seperti anggur red globe Rp 4.890 per 100 gram, apel fuji super Rp 3.590 per 100 gram, serta ayam broiler Rp 24.900 per ekor. (opi)

Obat Ini Membuat Nekat Bunuh Diri

0
Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto jumpa pers dengan awak media, Jumat (15/9) kemarin terkait tangkapan 3 truk bermuatan 12 ton serbuk obat ilegal yang diamankan. Terlihat empat ember warna biru tua yang diamankan di dalam truk, karena mengangkut obat serbuk ilegal. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Kapolres Bintan, AKBP Febrianto Guntur Sunoto memastikan bahan obat ilegal yang diamankan Satuan Reskrim Polsek Bintan Timur, sebanyak 12 ton yang dipasok dari India, Sabtu (2/9) lalu, memiliki efek samping yang sangat berbahaya, dan dapat mengganggu kejiwaan, hingga nekat bunuh diri.

“Obat ini sangat berbahaya, khususnya yang jenis pembuat utama obat PCC. Kalau diminum langsung menimbulkan fly. Perlahan-lahan akan mengganggu psikis jiwa sampai meronta-ronta dan gila, hingga nekat bunuh diri,” jelas

Guntur, saat menggelar ekspose penangkapan bahan obat ilegal tersebut, di Mapolres Bintan, Jumat (15/9).

Dikatakan Guntur, dampak nyata dari obat ini sudah terjadi di Kota Kendari. Dimana hingga saat ini sudah 50 orang yang menjadi korban akibat meminum obat tersebut.

“Hasil tangkapan ini sama efek sampingnya dengan korban yang ada di Kendari itu. Mereka sudah tidak terkendali lagi, hingga harus dibawa langsung ke rumah sakit jiwa.,” terangnya.

Bahkan lebih lanjut parahnya lagi korban yang meminum obat tersebut, sampai nekat melompat ke sebuah waduk karena mengeluh dibagian dadanya merasa kepanasan, hingga akhirnya tak terselamatkan dan meninggal dunia.

Untuk itu, kata Guntur bahan obat selundupan ini menjadi atensi untuk segera diselesaikan, agar dampak yang ditimbulkan dari obat tersebut, tidak menjadi ancaman bagi masyarakat.

“Kami akan fokus melakukan pengembangan untuk mendalami lagi kasus ini. Mudah-mudahan bisa cepat selesai, dan bahaya yang mengancam dapat diminimalisir,” imbuhnya. (cr20)

Gubernur Ajukan RAPBD Perubahan Rp3,49 Triliun

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD P) Tahun 2017 sebesar Rp 3,49 triliun kepada Dewan melalui Rapat Paripurna penyampaian nota keuangan dan Ranperda Perubahan APBD tahun 2017 di ruang rapat utama kantor DPRD, Dompak, Tanjungpinang, Jumat (15/9).

Menurut Gubernur RAPBD sebesar Rp 3,49 triliun yang diajukan ke DPRD sudah melalui proses pembahasan dan sudah disampaikan ke DPRD sebelumnya. Jika dibandingkan dengan APBD murni yang sebesar Rp 3,36 triliun maka angka tersebut lebih besar 4,03 persen atau selisih sebesar Rp 135 miliar.

“Kami berharap apa yang kami ajukan ini diterima dan segera dilakukan pembahasan oleh Dewan. Jumlah yang kita ajukan ini kita fokuskan untuk menggesa pembangunan fisik yang belum selesai,” kata Nurdin.

Nurdin juga berterimakasih kepada jajaran DPRD yang telah bekerjasama dengan baik sejauh ini guna mewujudkan pembangunan di Kepri.

Sementara itu Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dalam sambutannya berharap dengan peningkatanAPBD tahun ini bisa lebih menggairahkan kerja jajaran Pemerintah Provinsi Kepri, terutama membangun infrastruktur yang akan berefek pada peningkatan laju pertumbuhan ekonomi.

“Secara empiris analistik politik, OPD Pemprov Kepri belum memainkan perannya. Bagaimanapun juga pengelolaan APBD dan APBN ada ditangan Pemprov.Jika OPD lamban bergerak maka akan berdampak pada target-target RPJMD,” kata Jumaga.

Jumaga juga membahas lambannya pertumbuhan ekonomi Kepri yang hanya 1,52 persen di triwulan pertama. Sementara target pertumbuhan yang ditetapkan Pemprov sebesar 5,85 persen. Kesempatan ini Gubernur didampingi Sekretaris Daerah Kepri TS Arif Fadillah dan sejumlah kepala OPD. (bni)

Gubernur Tunggu Petunjuk Panlih

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengaku masih menunggu petunjuk Panitia Pemilihan (Panlih) Waguk Kepri bagaimana proses selanjutnya. Diakuinya, dua nama cawagub yang disampaikan ke DPRD Kepri belum didukung dengan syarat-syarat yang dibutuhkan.

“Kita didesak untuk cepat mengusulkan. Hasilnya memang usulan yang disampaikan belum lengkap semuanya,” ujar Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menjawab pertanyaan Batam Pos, Jumat (15/9) di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang.

Menurut Nurdin, dirinya tetap akan menghormati keputusan Panlih seperti apa nanti. Karena posisinya hanya sebagai perantara dari Partai Pengusung ke DPRD Kepri. Masih kata Nurdin, dirinya juga tidak punya kewenangan untuk menarik nama yang sudah diusulkan.

Ditanya apakah pertemuan dengan kelima partai pengusung beberapa waktu lalu, ada perjanjian tertulis. Mantan Bupati Karimun tersebut mengatakan tidak ada. Ia berharap, waktu yang diberikan Panlih bisa dioptimalkan masing-masing calon untuk melengkapi berkas.

“Semua calon diberikan kesempatan yang sama. Untuk pergunakan peluang yang ada untuk bertindak secara profesional,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub, Hotman Hutapea mengatakan bahwa dari hasil verifikasi kelengkapan administrasi, kedua calon belum melengkapi surat pernyataan. Namun Panlih memaklumi hal ini karena panlih baru akan memberi tahu berkas persyaratan itu setelah verifikasi. Agar seragam, panlih juga akan membuat format baku surat pernyataan yang akan di isi para calon.

“Maka dari itu, kami sudah membuat format surat pernyataan untuk nantinya kami sampaikan dan diisi oleh para calon,” ujar Hotman, kemarin

Karena itu, sambung Hotman, Panlih akan mengundurkan waktu memanggil para calon ke awal pekan depan. Menurut Hotman sedikit ada enam surat pernyataan yang harus diisi oleh masing-masing calon. Semua surat tersebut harus diteken diatas materai.

Adapun surat pernyataan yang harus diisi oleh para calon antara lain adalah surat pernyataan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Setia Kepada Pancasila dan UUD 1945. Surat kesediaan untuk dicalonkan menjadi Wagub dan tidak akan mengundurkan diri sebagai calon wagub.

Selain itu, para calon juga harus membuat surat pernyataan belum pernah menjabat sebagai gubernur/wakil gubernur selama dua kali masa jabatan yang sama, belum pernah menjadi Gubernur bagi calon wakil Gubernur dan tidak sedang menjabat sebagai penjabat Gubernur, Bupati atau walikota.

Panlih juga meminta surat tidak memiliki konflik kepentingan dengan Gubernur Petahana, yaitu sebagai suami/istri/bapak/ibu dan hubungan saudara lainnya. Dan yang terakhir surat pernyataan mengundurkan diri sebagai anggota DPR,DPD,DPRD, anggota TNI, kepolisian dan PNS sejak mendaftarkan diri sebagai calon.

“Semua butuh proses memang, tapi kita berharap masing-masing calon bisa melengkapi berkasnya pada deadline waktu yang diberikan,” papar politisi Partai Demokrat tersebut.(jpg)

DPRD Minta Gubernur Evaluasi OPD

0
Jumaga Nadeak. foto:cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Lemahnya penyerapan APBD Kepri Tahun Anggaran (TA) 2017, menjadi sorotan tajam Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak. Menyiasati hal itu, politisi PDI Perjuangan tersebut meminta Gubernur Kepri, Nurdin Basirun melakukan evaluasi total terhadap kinerja setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepri.

“Kita sangat mengharapkan gubernur melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja para OPD-nya,” ujar Jumaga Nadeak, Jumat (15/9) di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang.

Menurut Jumaga, dari evaluasi yang dilakukan bersama, keberadaan APBD masih belum memberikan kontribusi yang positif bagi peningkatan ekonomi daerah. Persoalan tersebut disebabkan lemahnya penyerapan anggaran disetiap OPD yang ada di lingkungan Pemprov Kepri.

“Kalau memang kinerjanya tidak punya kontribusi yang baik, tidak ada salahnya melakukan pergantian posisi. Kita berharap APBD tahun ini penyerapannya optimal,” papar Jumaga.

Menyikapi sentilan Ketua DPRD Kepri tersebut, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi. Bahkan Gubernur mengklaim penyerapan anggaran sudah lebih baik. Ia tetap optimis, penyerapan anggaran tetap pada target yang sudah ditentukan.

“Evaluasi tetap kita lakukan. Kami juga sangat menginginkan hasil yang optimal dari anggaran yang sudah ada. Karena hasil yang baik adalah bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” ujar Gubernur di tempat yang sama.

Disebutkannya, dalam melakukan evaluasi, dirinya juga bekerjasama dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan Asisten-Asisten untuk melakukan monitoring terhadap kinerja masing-masing OPD. Ditegaskannya, dirinya bersama OPD bekerja siang malam untuk memberikan yang terbaik.

“Sebenarnya kita bekerja sudah maksimal. Tetapi untuk penyerapan anggaran, memang ada proses yang harus kita lalui,” papar Gubernur.(jpg)

KSOP Gelar Donor Darah

0
Peserta Donor darah di KSOP Tanjungbalai Karimun. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungbalai Karimun, menggelar kegiatan bakti sosial dalam bentuk donor darah bekerjasama dengan PMI Kabupaten Karimun, Kamis (14/9).

Donor darah ini dilaksanakan menjelang Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) yang diperingati setiap 17 September.

“Setiap tahun kami menggelar berbagai acara untuk memeriahkan Harhubnas. Untuk tahun ini kegiatan yang kami laksanakan bersifat lebih sosial, seperti donor darah. Karena kantong-kantong darah yang dihasilkan dari donor darah bisa digunakan untuk masyarakat yang membutuhkannya dan juga menjadi persediaan di PMI,” ujar Pelaksana Harian (Plh) Kepala KSOP Tanjungbalai Karimun, M Syafrizal kepada Batam Pos, Kamis (14/9).

Untuk peserta donor darah, katanya, tidak terbatas hanya dari internal pegawai KSOP. Tetapi ikut dilibatkan rekanan dari perusahana pelayaran, organisasi INSA, dan juga instansi terkait yang ada di lingkungan pelabuhan. Semakin banyak yang mendonorkan darahnya, maka akan semakin banyak stok darah yang tersedia.

Dikatakan Syafrizal, puncak peringatan Harhubnas akan dilaksanakan pada Senin (18/9), sebab tepat pada Harhubnas 17 September jatuh pada Hari Minggu. Untuk itu, di hari berikutnya diadakan upacara yang melibatkan instansi terkait. Melalui Harhubnas ini, tentu saja pihaknya selalu menginginkan situasi dalam keadaan yang aman. Khususnya untuk transportasi laut. (san)

Daftar Tunggu E-KTP, 12 Ribu Orang

0
Salah seorang warga Karimun, ketika melakukan perekaman e-KTP di kantor Camat Karimun. F. Tri Haryono/Batam Pos

batampos.co.id – Persediaan blanko KTP eleketronik atau KTP-el di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten masih terbatas. Sementara, antrian atau daftar tunggu untuk mendapatkan KTP-el sudah cukup banyak, yakni mencapai 12 ribu orang.

”Memang, terbatasnya persediaan blanko KTP-el telah menyebabkan antrian yang sebanyak 12 ribu orang. Hal ini penyebabnya bukan di dinas. Melainkan, memang alokasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu sedikit yang diberikan kepada kita,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karimun, M Tahar kepada Batam Pos, Kamis (14/9).

Tapi, kata Tahar, perlu diketahui jumlah daftar tunggu yang mencapai belasan ribu orang tersebut merupakan pemohon yang sebelumnya sudah memiliki KTP-el. Tapi, disebabkan ada perubahan alamat, seperti pindah dari luar ke dalam Kabupaten Karimun, maka harus mengganti KTP-el. Dan, sambil menunggu datangnya blanko KTP-el, masyarakat yang termasuk dalam daftar tunggu diberikan surat pemberitahuan yang dikeluarkan oleh pihaknya.

”Memang, saat ini, persediaan blanko KTP-el masih ada. Namun, jumlahnya hanya 400 lembar. Namun, persediaan itu hanya untuk masyarakat yang belum pernah memiliki KTP-el. Meski demikian, perlahan-lahan pihaknya akan mengurangkan daftar tunggu tersebut. Sebab, pekan depan rencananya ada seribu blanko KTP-el yang sidah bisa diambil ke Kemendagri,” ujarnya.

Dilanjutkan Tahar, sebenarnya Pemerintah Kabupaten Karimun dalam tahun ini telah mengajukan permohonan ke Kemendagri sebanyak 20 ribu lembar blanko KTP-el. Namun, yang baru direalisasikan untuk bulan ini hanya seribu lembar. Mudah-mudahan, permohonan tersebut bisa direalisasikan. Sehingga, semua yang masuk daftar tunggu KTP-el bisa segera dicetak. (san)

Gedung Terminal Pelabuhan Akhirnya Ditempati

0
Gedung terminal pelabuhan Tanjungbatu yang sempat mangkrak selama 3 tahun, kini sudah difungsikan. F. Imam/Batam Pos.

batampos.co.id – Setelah tiga tahun mangkrak, akhirnya gedung terminal dan ruang tunggu penumpang pelabuhan Tanjungbatu, mulai ditempati. Sejatinya, fasilitas bangunan dua lantai tersebut sudah difungsikan sejak Juli 2017 lalu, persisnya saat arus mudik lebaran.

Proyek pembangunan terminal didanai APBD Provinsi Kepri tahun 2013 sebesar Rp 2,6 miliar. Dua tahun kemudian, tepatnya 2015, pembangunan tersebut diresmikan HM Sani saat menjabat Gubernur Kepri. Lantaran sejumlah fasilitas pendukung belum terpenuhi, akhirnya penggunaannya pun ditunda.

Masyarakat menyambut baik dengan difungsikanya terminal dan ruang tunggu penumpang tersebut. Untuk sementara aktifitas perkantoran masih menempati kantor yang lama.

Riani, 37 seorang penumpang kepada Batam Pos mengaku sangat nyaman dengan adanya ruang tunggu yang baru tersebut. Diakuinya dalam ruang tunggu terminal penumpang cukup luas, bangkunnya bagus, ruangan tunggunya dingin dan bersih.

“Ruanganya cukup bersih, nyaman dan luas sehingga penumpang tidak harus berdesak-desakan. Dengan difungsikan gedung baru ini memberikan pelayanan penumpang cukup baik,” kata Riani.

Secara terpisah Jokonugroho anggota DPRD provinsi Kepri Dapil Karimun mengaku gembira dengan difungsikan terminal dan ruang tunggu penumpang pelabuhan Tanjungbatu. Hal ini disebabkan masyarakat sudah lama menyampaikan keluhan agar fasilitas gedung segera digunakan. Kita harapkan peran serta masyarakat dan penumpang untuk saling menjaga dan merawat fasilitas yang ada. Karena menjaga menjadi tanggungjawab kita bersama agar fasilitas terminal dan ruang tunggu tetap nyaman. (ims)