Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13120

DAU Bintan Berkurang Rp 27 Miliar

0

batampos.co.id – Kepala Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan Daerah
(BPPPD) Bintan Wan Rudi Iskandar mengatakan, anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P) 2017 akan mengalami defisit anggaran. Itu terjadi karena ada pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU) sekitar Rp 27 miliar.

“Ini setelah mendapat keterangan dari kementerian keuangan,” sebut Wan Rudi Iskandar.

Akan tetapi, ia memprediksi ada penambahan sekitar Rp 35 hingga Rp 40 miliar di APBD Perubahan dari sekitar RP 1,086 triliun menjadi sekitar Rp 1,1 triliun. Lanjutnya, dana sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) yang lama juga masih sekitar Rp 70 miliar.

“Ada penambahan silpa walaupun tidak banyak. Namun peruntukannya yang
urgent dan harus dilakukan seperti perbaikan kantor yang rusak dan pemisahan kantor dari satu kantor menjadi dua seperti kantor Ibu Kartini dan Pak Roni. Anggaran ATK komputer itu penting, jangan sampai proses pelayanan tdk jalan,” katanya.

Disinggung mengenai serapan kegiatan, ia menyebut sudah 60 persen kegiatan jalan. Bahkan di porsi anggaran juga sudah sesuai aturan. Di mana, belanja langsung yang berhubugan dengan pembangunan sekitar 55 persen, sedangkan belanja tidak langsung atau belanja pegawai salah satunya sekitar 45 persen.

“Itu sudah cukup bagus, di mana belanja pembangunan sudah cukup besar dari belanja pegawai. Karena belanja pegawai tidak boleh lebih dari belanja pembangunan,” tukasnya. (cr21)

Telkom Luncurkan IndiHome Paket Merdeka

0
GM PT Telkom Witel Riau Kepulauan (Rikep), Sony Budi Winarso.

batampos.co.id – Momentum peringatan HUT ke-72 Republik Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (PT Telkom) meluncurkan IndiHome Paket Merdeka berupa potongan harga paket Triple Play serta Add On jika berlangganan melalui aplikasi myIndiHome.

“IndiHome Paket Merdeka ini dipersembahkan PT Telkom untuk masyarakat Indonesia dalam bulan yang bersejarah ini,” kata GM PT Telkom Witel Riau Kepulauan (Rikep), Sony Budi Winarso dalam siaran persnya, Minggu (27/8).

Dijelaskan Sony, promo Triple Play IndiHome Paket Merdeka ini berlaku hingga 31 Oktober 2017. Ditawarkan dengan harga yang terjangkau, hanya Rp. 330 ribu sebulan untuk paket IndiHome dengan kecepatan 10 Mbps.

Dengab tarif tersebut, pelanggan dapat menikmati layanan 97 channel UseeTV, 100 menit panggilan keluar ke telepon rumah atau kantor baik lokal maupun SLJJ dan ditambah 100 menit panggilan keluar ke pelanggan Telkomsel. Sebelumnya, tarif abodemen IndiHome dengan kecepatan yang sama dilabel dengan harga Rp 460 ribu sebulan, imbuh Sony.

Sementara untuk paket Add On IndiHome Paket Merdeka, berupa Paket Nonton IndiKids, Paket Internet yakni IndiHome Cloud 10 GB, Movin yaitu nonton tayangan TV secara langsung, mengakses internet dan nelpon menggunakan nomor telepon rumah di mana dan kapan saja melalui smartphone Anda, serta Paket Bicara Telepon Mania 200 menit dimana Anda dapat menelpon 100 menit ke Telkomsel dan 100 menit ke nomer GSM lain.

“Semua paket Add On dapat dinikmati pelanggan IndiHome dengan harga promo,” kata Sony.

Lebih lanjut dijelaskan Sony, jika Anda berlangganan paket Add On IndiHome Paket Merdeka melalui aplikasi myIndiHome, ”maka Anda akan mendapatkan kupon undian berhadiah grand prize rumah, mobil serta hadiah menarik lainnya,” ungkapnya.

Undian berlaku untuk pelanggan lama dan pelanggan baru IndiHome. Dan jumlah kupon undian yang didapat sesuai dengan banyaknya paket IndiHome yang dipilih. Kupon undian ini diperoleh melalui notifikasi myIndiHome di bagian inbox. Semakin banyak Add On yang dipilih, semakin banyak kupon yang didapat,” jelas Sony menambahkan.

IndiHome Paket Merdeka memiliki fitur-fitur digital menarik untuk mendukung digital life style masyarakat di Kepulauan Riau secara khusus dan keluarga Indonesia pada umumnya.

Melalui IndiHome Paket Merdeka, Telkom mengharapkan digital lifestyle keluarga Indonesia dapat semakin positif dan komplit melalui layanan komunikasi yang handal, internet kecepatan tinggi, serta fitur-fitur hiburan yang menarik dan edukatif, terang Sony. (rilis)

BNN Kepri Tangkap Siska dan Kawan-kawan

0
Para wanita saat digiring masuk bus Polresta Barelang.
foto: fiska juanda / batampos

batampos.co.id – BNNP Kepri menangkap belasan wanita dan lelaki yang saat dites positif menggunakan narkotika.

Mereka diamankan dari tiga lokasi, kawasan Jodoh, samping Hotel Oasis dan depan hotel Newton.

“Penangkapan ini ialah bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba,” kata Kabid Brantas BNN Polda Kepri, Bubung Pramiadi, Senin, (28/8/2017).

Mereka ialah penghuni kamar kos di tiga titik lokasi itu.

“Mereka dibawa ke BNN Kepri untuk menjalani asesmen kesehatan,” tuturnya.

Sebagain besar dari mereka mengaku tak memiliki pekerjaan. Namun mereka bisa menyewa kos-kosan dengan harga kisaran Rp 1,2 juta hingga 1,8 juta, dengan fasilitas lengkap Tv, AC, tempat tidur dan lemari.

“Tinggal bawa badan aja Kak,” kata Siska. (ska)

Pembangunan Pasar Rakyat di Lobam Dimulai

0
Pasar rakyat yang dibangun di Perumahan Lobam Mas Asri Desa Teluk Sasah. Letaknya strategis, dekat dengan perumahan Tanjung Permai dan Perumahan Lobam Bestari. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Pemerintah pusat mengucurkan anggaran Rp 2 miliar untuk
pembangunan pasar rakyat di Perumahan Lobam Mas Asri Desa Teluk Sasah
Kecamatan Seri Kuala Lobam. Pasar rakyat tersebut ditargetkan rampung
akhir tahun.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, pembangunan pasar rakyat di atas
lahan seluas 500 meter per segi sudah dimulai di Perumahan Lobam Mas Asri Desa Teluk Sasah. Pasar ini akan memiliki 36 meja bagi pedagang dan 4 kios.

Hadirnya pasar, ia berharap perputaran ekonomi di Lobam meningkat.
Selain itu pasar juga diharapkan menjadi tempat interaksi yang baik
antara masyarakat, karena terjadi kegiatan transaksi jual beli antara
pembeli dan pedagang.

Setelah rampung dibangun, Apri menekankan agar keberlangsungan pasar
yang ada dapat terus diperhatikan. Masyarakat dan pemerintah setempat
bersama pengelola pasar diharapkan membuat inovasi agar pasar yang ada
bisa menjadi salah satu tulang punggung ekonomi di Lobam.

“Jangan sudah dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit, malah pasar yang
ada tidak dipakai,” katanya.

Apri juga meminta kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat
fasilitas pasar yang sudah dibangun. (cr21)

Usulkan Dua Desa ke Tingkat Nasional

0

 

Adi Prihantara. F. Dok Batam Pos.

batampos.co.id – Desa Teluk Bakau, dan Desa Teluk Sasah diusulkan Sebagai Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan ke Tingkat Nasional.

Usulan ini dilakukan dengan penandatanganan MoU antara Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang Jefri Iswanto dan Kepala Desa Teluk Sasah Erdis. Dengan disaksikan Plt Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara, didampingi Kepala DPMPTSPTK Kabupaten Bintan, Hasfarizal Handra, dan Kepala Dinas Sosial, Naharudin di Kampung Tanjung Talok, Desa Teluk Sasah, Minggu ( 27/8).

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang Jefri Iswanto mengatakan hadirnya program ini diharapkan sebagai bentuk pemicu semangat terhadap masyarakat dalam memberikan perlindungan terhadap diri warga masing-masing.

“Di Kabupaten Bintan ini, terpilihlah Desa Teluk Sasah dan Desa Teluk Bakau, untuk kita lakukan pembinaan terhadap masyarakat, dengan harapan agar hal ini dapat berkembang ke desa-desa lainnya,” jelaasnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga diadakan penyerahan bantuan Tong Sampah, penyerahan buku untuk perpustakaan desa, penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan serta penyerahan klaim peserta program Jaminan Kematian (JKM).

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan ini merupkan kerjasama dan salah satu langkah yang baik. Mudah-mudahan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, serta Pemkab Bintan kedepannya.

“Kami harapkan program ini turut berperan serta membantu Pemerintah Daerah, dalam upaya Pembangunan Desa,” imbuhnya. (cr20)

Buka Gowes Pesona Kepri Fun Bike

0

 

Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersama Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian bersepeda menyusuri jalanan Tanjungpinang, Minggu (27/8). F.Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun didampingi Sekda Provinsi Kepri Arif Fadillah dan Kapolda Kepri Irjen Pol.Sam Budigusdian melepas kegiatan gowes pesona Kepri Fun Bike, Minggu (27/8). Pelepasan dilaksanakan di lapangan parkir mall TCC dan finish di Gedung daerah Tanjungpinang.

Kegiatan gowes pesona Kepri ini masih dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72. Sekitar 1000 penggowes Tanjungpinang-Bintan yang terdiri dari pemerintah OPD, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Korem, Polisi, Mahasiswa, SMA, SMP dan Masyarakat umum membaur dalam kegiatan ini.

Gubernur mengatakan dengan adanya kegiatan ini agar bisa dimanfaatkan untuk menjaga keutuhan, sekaligus mempererat jalinan silaturahmi antarsesama.

“Komunitas bersepeda di Tanjungpinang-Bintan sangat banyak, maka dari itu melalui acara inilah kita bisa menyatu,” kata Gubernur.

Kadispora Kepri Maifrizo mengatakan bahwa acara gowes pesona Kepri kali ini tidak boleh kebut-kebutan, seluruh peserta penggowes dihimbau agar santai, nikmati suasana pagi dan pemandangan selama perjalanan.

Setelah satu jam seluruh penggowes finish di gedung daerah dan para pegowes dimanjakan dengan banyaknya dorprize diantaranya 13 unit sepeda, kulkas, TV, tiket pesawat Tanjungpinang-Jakarta PP, voucher penginapan di hotel Aston CK, Handpone dan lainnya.

Saat di gedung Daerah Gubernur meresmikan Club Sepeda 757 Kepri, selanjutnya Gubernur bernyanyi dan berdendang bersama peserta gowes maupun masyarakat yang menonton.

Selain itu, dalam kesempatan ini juga Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS HL) memberikan secara simbolis seribu pohon jenis mangga dan jambu kepada gubernur untuk dibagikan kepada masyarakat. (bni)

Pupuk Kebersamaan dengan Gerak Jalan

0
 Group General Manager PT BRC Abdul Wahab foto bersama anak-anak dari tim gerak jalan SMP Tunas Bangsa Lagoi, di Terminal Teluk Sebong, Sabtu (26/8). F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Tidak semata meningkatkan angka kunjungan turis di Bintan, PT Bintan Resorts Cakrawala (BRC) Lagoi juga peduli terhadap pendidikan kebangsaan dan nasionalisme.

Sabtu (26/8) lalu PT BRC mengerahkan tim gerak jalan SMP Tunas Bangsa Lagoi untuk memeriahkan lomba gerak jalan 5 kilometer dalam rangka Hari Ulang Tahun ke – 72 kemerdekaan Republik Indonesia. Gerak jalan dimulai di Terminal Simpang Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong.

Group General Manager PT BRC Abdul Wahab menuturkan ikutsertanya tim gerak jalan SMP Tunas Bangsa Lagoi di perlombaan ini buat memupuk jiwa nasionalisme dan kebangsaan di diri anak-anak. Harapanya, agar anak-anak SMP Tunas Bangsa Lagoi tidak semata mengenang sejarah dan jerih payah para pahlawan dalam mengapai kemerdekaan, akan tetapi memaknai kemerdekaan yang sudah diraih para pahlawan dengan mengisi hal-hal yang positif.

“Anak-anak harus mencontoh semangat juang para pahlawan saat mengapai kemerdekaan. Seperti lomba gerak jalan ini, anak-anak harus berjuang
dan bekerja keras dalam mencapai garis finish,” katanya.

Dia menambahkan nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme harus mulai dipupuk sejak dini. Dengan begitu, pondasi pembangunan bangsa ke depan akan kokoh dan kuat. “Generasi muda ialah penerus tongkat estafet pembangunan kita,” tukasnya.

Camat Teluk Sebong Erika Silvia mengatakan, lomba ini dimaksudkan agar anak-anak mengingat kembali getirnya perjuangan para pahlawan. Selain itu tujuannya mempererat silaturahmi antarpelajar dan masyarakat di Teluk Sebong. (cr21)

Wisatawan Harus Berpakaian Sopan

0
Sejumlah warga mengunjungi Masjid Raya Sultan Riau Penyengat di Pulau Penyengat, beberapa waktu lalu. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Setiap wisatawan yang datang ke Penyengat tidak bisa lagi berpakaian seenaknya. Mereka harus mengindahkan etika dan kesopanan ketika berkunjung ke sana. Mengingat pulau ini merupakan bagian dari destinasi wisata sejarah dan religi sarat dengan budaya Melayu dan Islam yang kental.

“Karena itu harus dijaga betul kesopanan selama ke sana. Nggak ada lagi yang boleh pakai rok mini kalau ke Penyengat,” kata Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, akhir pekan kemarin.

Imbauan ini disampaikan agar Penyengat sebagai upaya pemerintah daerah ikut melestarikan kebudayaan Melayu yang lekat dengan Islam. Apalagi, sambungnya, setiba di sana hal pertama yang akan menyambut wisatawan adalag Masjid Sultan Riau.

“Masa iya mau foto-foto latarnya masjid pakai rok mini, belum lagi misalnya ketika sedang masuk waktu salat ya diminta seluruh turis itu ikut menghormati,” kata Lis.

Ke depannya, sambung Lis, imbauan ini akan dijadikan kebijakan tertulis. Ia meminta kepada warga setempat ikut mengawasi hal ini. Sehingga jangan sampai justru warga Penyengat yang malah tidak mengindahkannya.

“Lebih-lebih lagi pada waktu salat, tak ada lagi warga yang tak memakai baju sambil nongkrong dan tertawa-tertawa di tempat umum. Tentu, pemandangan ini tak kan enak dilihat bila ada wisatawan yang berkunjung ke Penyengat,” papar Lis.

Sedangkan untuk etika bangunan di pulau Penyengat, menurut Lis, harus berkonsep Melayu. Karena itu Lis meminta dukungan warga supaya Pulau Penyengat yang kaya akan sejarah melayu tetap terjaga indentitasnya.

“Indentitas melayu adalah Islam, Islam adalah melayu harus kita jaga, kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaganya,” pungkasnya. (aya)

Tanjungpinang Bergantung Penuh pada DAU

0

batampos.co.id – Dari tahun ke tahun pendapatan daerah dari sektor dana perimbangan untuk pembiayaan belanja Kota Tanjungpinang masih bergantung penuh pada dana alokasi umum (DAU).

Pada struktur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2018 pun masih sedemikian. Dinyatakan bahwasanya dari total estimasi pendapatan daerah sebesar Rp 778,23 miliar, sebanyak Rp 430,74 miliar di antaranya bersumber dari DAU.

“Sedangkan sisanya masih bersumber dari DAK dan dana bagi hasil dari sejumlah sektor,” kata Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, kemarin.

Dari total estimasi dana perimbangan sebesar Rp 613,43 miliar dan dikurangi DAU sebesar Rp 430,74 miliar, sisanya adalah bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak Rp 86,7 miliar, dana alokasi khusus fisik Rp 50,06 miliar, dan dana alokasi khusus non fisik sebesar Rp 45,85 miliar.

“Lalu kami masih ada juga estimasi penerimaan dana bagi hasil pajak dari provinsi sebesar Rp 47,58 miliar,” kata Syahrul.

Dengan pendapatan sebesar itu, ada enam kerja prioritas yang akan digesa Pemko Tanjungpinang pada 2018 mendatang. Mulai dari infrastruktur dan fasilitas umum, pendidikan dasar yang jadi kewenangan daerah, akses kesehatan masyarakat, pengembangan ekonomi masyarakat, ketahanan pangan, hingga pengembangan potensi-potensi unggulan daerah.

Syahrul berharap draf KUA-PPAS yang sudah disusun ini bisa lekas dibahas di tingkat DPRD Tanjungpinang untuk kemudian dapat disahkan jadi RAPBD 2018. “Ya agar kerja-kerja yang lain juga dapat lekas dilakukan,” pungkasnya. (aya)

Hanya Sanggup Cetak 60 E-KTP

0
Warga melakukan perekaman e KTP di Kantor Disdukcapil Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Proses perekaman data dan pencetakan E-KTP penduduk Tanjungpinang masih panjang. Hal ini disebabkan hanya satu unit mesin yang tersedia di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tanjungpinang untuk melakukan perekaman.

“Dalam sehari hanya bisa cetak 60 kartu saja. Itu pun mesinnya sudah ngos-ngosan,” kata Kepala Disdukcapil Tanjungpinang, Irianto, kemarin.

Hal ini lantas begitu mengganggu optimalisasi pelayanan kependudukan. Mengingat masih ada 58 ribu lebih antrean pencetakan E-KTP yang belum tertangani dan di sisi lain, masih ada puluhan ribu warga pula yang belum melakukan perekaman data E-KTP.

Menurut Irianto, hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dan harus lekas dicarikan jalan keluarnya. Pengadaan mesin cetak baru adalah keniscayaan tak terbantahkan. Sebab itu, pada penyusunan draf APBD Perubahan tahun ini, Disdukcapil Tanjungpinang akan mengajukan pembelian dua unit mesin baru.

“Itu pilihan tercepat. Karena tidak mungkin kalau hanya mengandalkan satu mesin saja,” kata mantan Kepala Satpol PP Tanjungpinang ini.

Untuk satu unit mesin cetak, kata Irianto, harganya bisa mencapai lebih dari Rp 50 juta. Karena itu alokasi anggaran lebih dari Rp 100 juta telah dilampirkan pada draf pembahasan APBD Perubahan nanti. Besar harapannya, pengajuan ini dapat dikabulkan agar pelayanan kependudukan bisa lekas dioptimalkan.

“Ya kalau tidak begitu, bagaimana mau mengejar cetak 58 ribu lebih yang menunggu itu,” pungkas Irianto. (aya)