Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 13613

Bunguran Tengah Perbanyak Ternak Sapi

0

batampos.co.id – Pemerintah Kecamatan Bunguran Tengah Kabupaten Natuna, berencana mewujudkan swasembada sapi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Camat Bunguran Tengah, Saidir mengatakan, tiga Desa di Kecamatan Bunguran Tengah memiliki potensi lahan yang mendukung pengembangan peternakan sapi. Setiap pemerintah Desa diharapkan mendukung program ini.

Menurutnya, rencana swasembada sapi akan terwujud dengan dukungan anggaran di tiga Desa, yakni Desa Harapan Jaya, Desa Tapau dan Desa Air Lengit.

“Wacana program ini sudah dikoordinasikan dengan Kepala Desa, BPD dan tokoh masyarakat, agar tahun 2018 nanti bisa menganggarkan pembelian bibit sapi sebagai tahap awal,” dikantornya kemarin.

Swasembada sapi ini sambungnya, ditargetkan bisa direalisasi hingga tahun 2020 mendatang. Dan tahun 2018, setiap desa bisa menyediakan 100 ekor sapi. Sehingga dari tiga Desa, dapat mengembangkan 300 ekor sapi.

Pembelian bibit sapi kata Saidir, dapat dianggarkan melalui dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD). Akan tetapi usulan ini juga hisa diserahkan ditingkat Kabupaten, Provinsi dan Pusat.

Dijelaskannya, pembelian Dana Desa diharapkan nantinya sebagai perangsang. Namun ke depannya, peran Pemerintàh Kabupaten dan Provinsi dapat menambah dukungan program swasembada sapi tercapai.

Dikatakannya, program pengembangan peternakan sapi di Bunguran Tengah menjadi gagasan baru. Mengingat keberadaan lahan tidur di Kecamatan Bunguran tengah sangat luas. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan lahan tersebut untuk memelihara sapi.

“Pakan sapi juga sangat mudah di Kecamatan ini. Tentu sapi tidak akan kekurangan pakan,” ujar Saidir.

Selain itu dijelaskan Saidir, tujuan dari ternak sapi salah satu upaya membantu perekonomian masyarakat dan sekaligus menekan harga daging di Natuna yang relatif tinggi. Saat ini rata-rata masih di atas Rp 100 ribu per kilo gram.

“Tentu harga daging saat ini punya peran menyumbang inflasi. Swasembada sapi bisa menekan salah satu penyebab inflasi,” ujar Saidir.(arn)

Penyelesaian Pelabuhan Dompak Tunggu APBN Perubahan

0

batampos.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersedia melanjutkan pembangunan Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang. Untuk mendukung pekerjaan tersebut, Pemprov Kepri bersedia menghibahkan lahan di atas kawasan tersebut. Apabila tidak ada halangan, pekerjaan menunggu APBN Perubahan 2017.

“Tidak ada persoalan yang mendasar, terkait penyelesaian Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kepri, Jamhur Ismail menjawab pertanyaan Batam Pos, Jumat (24/2) di Tanjungpinang.

Menurut Jamhur, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Dirjen Perhubungan Laut (Dirjenhubla) Kemenhub untuk membahas kelanjutan pembangun pelabuhan tersebut. Masih kata Jamhur, pada prinsipnya Kemenhub sangat bersedia untuk merampungkan pekerjaanya pada tahun ini.

“Memang kita harus menghibahkan tanah ke Kemenhub. Tetapi dengan syarat-syarat tertentu. Yakni pengelolaanya dilakukan melalui kerjasama dengan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) milik Pemprov Kepri,” papar Jamhur.

Mantan Perwira TNI AD tersebut menjabarkan, kondisi pelabuhan semakin rusak, apabila dibiarkan. Bahkan kerusakannya akan semakin parah. Lebih lanjut katanya, melihat kondisi yang sekarang ini, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Ditegaskan Jamhur, pihaknya juga tidak akan menerima bangunan yang dalam kondisi rusak.

“Apa yang kita harapkan, infrstruktur yang ada bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat. Rencananya penyelesaiannya akan dilakukan lewat APBN 2017,” jelas Jamhur.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menilai lokasi Pelabuhan Dompak memang strategis keberadaanya. Hanya saja, panjang trestle pelabuhan tersebut menjadi salah satu kendala. Selain itu, belum terbukanya akses transportasi dari Tanjungpinang kr Pelabuhan Dompak.

“Persoalan ini juga akan segera dicarikan solusi terbaiknya. Kita memang tengah mengesa percepatan pembangunan Pulau Dompak yang merupakan pusat Pemerintahan Provinsi Kepri,” ujar Nurdin Basirun di Kantor Gubernur, Tanjungpinang, Selasa (23/2) lalu.

Terpisah, Anggota Komisi III DPRD Kepri, Irwansyah mengatakan, Pemprov Kepri tidak perlu khawatir, meskipun harus menghibahkan lahan diatas kawasan Pelabuhan Dompak ke Kementerian Perhubungan. Karena masih bisa diikat kerjasama untuk mendapatkan pemasukan bagi daerah.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepri tersebut mengharapkan, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun untuk segera melakukan proses serahterima lahan tersebut. Ditegaskan Irwansyah, tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda. Sesuai peraturan Kementerian Keuangan untuk medapatkan APBN bagi pembangunan fisik, lahan harus dihibahkan ke Pemerintah Pusat.

“Daerah lain juga dihadapkan pada persoalan yang sama. Ternyata dengan menghibahkan lahan, pembangunan lebih cepat selesainya,” papar Legislator Dapil Batam tersebut.(jpg)

Tim WFQR Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan TKI Ilegal

0

batampos.co.id – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK), menggagalkan upaya penyelundupan Tujuh orang TKI ilegal, di perairan Tanjung Sebatak Leho, Kabupaten Karimun, pada Rabu (22/2) lalu.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama (Laksma) TNI S Irawan, mengatakan penggagalan upaya penyelundupan TKI tersebut dilakukan pihaknya menindaklanjuti laporan dari masyarakat. Untuk itu, tim WFQR melaksanakan pencarian sesuai dengan informasi yang diterima.

“Informasi itu benar adanya, tim berhasil menangkap boat pancung mesin 40 PK, tanpa dilengkapi dokumen dengan membawa tujuh orang TKI yang terdiri dari lima orang pria dan dua orang wanita diperairan timur Tanjung Balai Karimun,”ujar S Irawan, Jumat (24/2).

Dikatakan Irawan, dari hasil pemeriksaan. Ketujuh orang TKI tersebut diberangkatkan oleh agen penanggung jawab berinisial YL, 31, yang ditangkap dirumahnya di TBK.

“YL ditangkap berdasarkan hasil pengembangan dan informasi dari para TKI,”kata Irawan.

Adapun identitas TKI yang hendak diselundupkan ke Malaysia tersebut, terang Irawan, yakni Tomin, 43, Aris, 36, Tuwadi, 41, Musliyadi, 37, Lisna, 33, istri dari Musliyadi, Murni ,13, anak Musliyadi, Asmawi, 10, anak Musliyadi.

“Sedangkan tekong boat yang hendak membawa TKI tersebut yakni Agus Susanto, 42. Tujuh orang TKI, penanggungjawab dan tekong itu pun masih menjalani pemeriksaan di Mako Lanal Tanjung Balai Karimun,”terang Irawan.

Dijelaskan Irawan, dari hasil keterangan yang didapat pihaknya dari tekong. TKI tersebut rencana nya hendak dikirim dengan tujuan TBK – Sungai Cokoh Johor, Malaysia. Selain itu, saat diamankan baik Tekong dan TKI semuanya juga dilakukan cek urine untuk mengetahui apakah mereka terlibat narkoba atau tidak.

“Terkait tindak pidana pelayaran bahwa Nakhoda berlayar tanpa SPB diancam pidana 5 tahun penjara dan denda Rp 600 juta sesuai dengan pasal yang telah diatur dalam undang-undang. Untuk hasil tes urine semuanya negatif,,”jelas Irawan.

Pada kesempatan ini, Jenderal Bintang Satu itu pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terbujuk rayu oleh oknum agen TKI yang merekrut dan bekerja diluar negeri dengan upah yang menggiurkan. Sebab, sudah banyak contoh pengiriman TKI secara ilegal ini sangat berbahaya seperti beberapa waktu lalu. Yang mana Speedboat yang membawa TKI ilegal mengalami kecelakaan dan hampir semua penumpang tenggelam dan meninggal.

“Ini bukan pertama kalinya, tapi sudah berulang kali. Apa lagi saat ini kondisi cuaca dan laut kurang bersahabat sangat riskan terjadinya kecelakaan di laut. Ini tanggung jawab kita semua untuk mencegah penyelundupan secara ilegal,”pungkasnya.(ias)

Stand Kerajinan, Solusi Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

0
Tulang ikan yang disulap jadi kerajinan tangan yang dibuat warga Bintan. Foto: dok batampos.

batampos.co.id – Pemerintah terus berkomitmen melakukan terobosan dalam memajukan perekonomian di daerah Bintan. Salah satunya menggerakan potensi ekonomi berbasis kerakyatan, membangun stand-stand untuk menjajakan hasil kerajinan tangan, serta jajanan tradisional masyarakat Kabupaten Bintan. Rencananya pembangunan difokuskan di Simpang Lagoi, Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong.

“Secepatnya ide pembangunan stand ini segera direalisasikan, agar ekonomi berbasis kerakyatan ini dapat berjalan. Ini salah satu cara membantu ekonomi masyarakat menengah ke bawah,” ungkap Bupati Bintan, Apri Sujadi, dengan didampingi Ketua PKK Kabupaten Bintan, Deby Apri Sujadi saat melakukan kunjungan ke Desa Ekang Anculai, (21/2) lalu.

Apri menjelaskan rencana pembangunan stand tersebut melihat letak strategis dari Desa Ekang Anculai yang berada pada posisi di jalur keramaian. Apalagi saat musim liburan, tentunya banyak masyarakat dari luar Bintan, seperti Tanjungpinang dan Kota Batam, yang menghabiskan waktu liburan untuk berkunjung ke Kawasan Pariwisata Lagoi, melalui desa tersebut.

“Disini (Desa Ekang Anculai, red) saya melihat potensi dari hasil kerajinannya bisa dipasarkan, apalagi didukung dengan didirikannya stand tepat di Simpang Lagoi. Sehingga pengunjung yang datang dari Batam, khusus hanya berkunjung untuk selfie ke Lagoi melalui desa tersebut, setidaknya dapat diakomodir dan dimanfaatkan,” jelasnya.

Selain itu, sambungnya lokasi pembangunan stand tersebut juga sangat berdekatan dengan lokasi wisata baru, seperti gurun pasir di Desa Busung. Hal ini tentunya akan semakin memberikan peluang yang menjanjikan untuk kemajuan ekonomi Bintan.

Sementara itu, Camat Teluk Sebong Erika Sylvia, menyambut baik rencana dari Bupati Bintan, untuk segera membangun stand yang akan diutamakan untuk hasil kerajinan dan jajanan tradisional tersebut. Menurutnya dengan keberadaan stand ini, nantinya perekonomian masyarakat Desa Ekang Anculai, tentunya akan bergairah dengan sendirinya.

“Masyarakat disini sangat gembira mendengar rencana dari pak Bupati, yang akan membangun tempat untuk bisa menyalurkan seluruh keterampilan dari warga yang memiliki kreativitas dalam membuat sesuatu yang bermanfaat,” ungkapnya, Jumat (24/2).

Erika berharap dengan pembangunan stand tersebut, kedepannya perekonomian masyarakat sekitar bisa berkembang dan, tentunya bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat Bintan. (cr20)

Rp 2,5 Miliar untuk Perbaiki Lift Masjid Dompak

0
Disperkim Kepri akan memfokuskan perbaikan lif menara Masjid Raya Nur Ilahi Dompak. F.Yusnadi/BatamPos

batampos.co.id – Masjid Raya Nur Ilahi, Dompak akan menjadi kekuatan baru bagi percepatan pembangunan Pulau Dompak. Menyadari hal itu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun memberikan tugas kepada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Provinsi Kepri untuk memperbaiki lift menara Masjid Dompak.

“Kita sudah membuat rencana belanja (Renja) untuk perbaikan Menara Masjid Raya Dompak. Adapun besar anggaranya adalah Rp2,5 miliar,” ujar Kepala Disperkim Kepri, Heruk Sukmoro menjawab pertanyaan Batam Pos, Jumat (24/2) di Tanjungpinang.

Menurut Heru, pihaknya sudah berkoordinasi dengan teknisi yang bergerak dibidang perawatan lift. Masih kata Heru, dengan adanya lift itu nanti bisa menjadi daya tarik masyarakat untuk berkunjung ke kawasan Masjid Raya Dompak. Lebih lanjut katanya, sebelumnya operasional lift terkendala dengan kapasitas listrik. Namun sekarang ini ketersediaan listrik sudah sangat memadai.

“Mudah-mudahan perbaikannya bisa terlaksana. Sehingga aktivitas di Masjid Raya Dompak menjadi lebih hidup. Artinya bisa menjadi pusat perhatian bagi wisatawan,” papar Heru.

Ditambahkan Heru, sejak selesainya Jembatan I Dompak, akses masyarakat menjadi lebih mudah untuk menuju Pulau Dompak. Bahkan kawasan Masjid menjadi tujuan masyarakat untuk menikmati keindahan Jembatan I Dompak. Atas dasar itu, perbaikan infrastruktur lift untuk menuju puncak Menara Masjid menjadi satu kebutuhan.

“Selain bisa melaksanakan ibadah di Masjid, masyarakat juga bisa menikmati Dompak dari ketinggian. Tentu ini menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat,” tutup Heru.

Seperti diketahui, Menara Masjid Raya Nur Ilahi atau lebih dikenal dengan nama Masjid Raya Dompak tersebut memiliki ketinggian sekitar 56 meter. Butuh waktu 20 menit untuk sampai ke puncak menara, dengan cara menaiki tangga. Didalam bangunan tersebut ada 303 anak tangga. Sementara itu, apabila menggunakan lift hanya butuh beberapa menit untuk sampai keatas menara.(jpg)

Diduga Pengedar Narkoba, Pegawai Pemko Ditangkap Polisi

0
Is, tersangka pengedar narkoba jenis sabu diamankan petugas di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (24/2). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Jajaran Satnarkoba Polres Tanjungpinang, meringkus Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Tanjungpinang berinisial IS, 33, yang diduga sebagai pengedar narkoba, pada Rabu (22/2) lalu. Dari tangannya petugas menyita narkotika jenis sabu dan pil ekstasi.

Wakapolres Tanjungpinang, Kompol Andi Rahmansyah mengatakan penangkapan terhadap oknum ASN tersebut dilakukan pihaknya berdasarkan informasi masyarakat yang ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

“Yang bersangkutan kami tangkap di Hotel BBR Jalan Pantai Impian. Saat itu dia berada di kamar 208,”ujar Andi, yang didampingi Kasat Narkoba AKP Ricky Firmansyah dan Kasubbag Humas Iptu Aryanto, saat eskpose di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (24/2).

Dikatakan Andi, oknum ASN tersebut merupakan residivis kasus yang sama dan pernah dihukum pada tahun 2015 lalu. Saat ditangkap, petugas menemukan barang bukti berupa narkoba jenis sabu sebanyak 24 paket besar dan 3 paket kecil dengan total berat mencapai 30 gram.

“Ada juga tiga butir pil ekstasi, dua warna merah muda dan satu warna oranye, alat hisap sabu (Bong), timbangan digital, gunting korek api dan jarum suntik,”kata Andi.

Dilihat dari banyaknya barang bukti yang didapatkan, sambung Andi, tersangka yang diringkus saat hendak menggunakan narkoba tersebut diduga juga sebagai pengedar. Selain itu, dari hasil tes urine yang bersangkutan juga positif mengkonsumsi narkoba.

“Kami juga saat ini sudah mengantongi identitas orang yang merupakan jaringan diatasnya. Saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,”ucap Andi.

Sementara saat ditanya pengedar narkoba yang berstatus ASN Pemko Tanjungpinang tersebut bertugas di Dinas mana. Andi, enggan menjelaskan. Dia beralasan tidak mau menyebutkan karena masih melakukan pengembangan.

“Yang jelas dia seorang ASN dan tinggalnya di wilayah Tanjungpinang Barat. Untuk tugasnya di mana saya tidak akan memberikan keterangan. Sebelumnya dia pernah dihukum selama satu tahun dalam kasus yang sama,” jelasnya.

Diterangkan Andi, dari hasil pemeriksaan, tersangka melakoni pekerjaan sampingan sebagai pengedar narkoba setelah menghirup udara bebas atas kasus yang menjerat dia sebelumnya.

“Setelah bebas lima bulan yang lalu dan aktif kembali sebagai ASN, dia terlibat dalam jaringan narkoba dan kami ringkus lagi,”terang Andi.

Akibat perbuatannya, tegas Andi, tersangkanya dijerat dengan pasal 114 ayat (2) junto pasal 112 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara diatas lima tahun.

“Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap jaringan diatasnya. Untuk itu mohon dukungan dan doa teman-teman agar bisa terungkap,”pungkas Andi.(ias)

Ribuan Warga Ikut Jalan Sehat

0
Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, membuka Kegiatan jalan santai yang diikuti ribuan masyarakat, di Teluk Bintan, Jumat (24/2). Foto: Batampos.

batampos.co.id – Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, membuka kegiatan jalan santai dan senam sehat yang diikuti ribuan masyarakat di lapangan bola Teluk Bintan, Jumat (24/2). Acara ini juga sekaligus mempererat jalinan silaturahmi dengan masyarakat Bintan.

Dalmasri menyambut baik terlaksananya kegiatan senam sehat dan jalan santai yang dilaksanakan oleh Kecamatan Teluk Bintan tersebut.

Menurutnya, selain sebagai ajang untuk memupuk silaturahmi antara masyarakat dan Pemkab Bintan, kegiatan ini juga dapat menjadi wadah bagi pemerintah dalam menyampaikan perkembangan pembangunan yang akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Teluk Bintan.

Selain itu, kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk memberikan masukan-masukan kepada pemerintah terkait dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dalam pembangunan, terkhususnya di Kecamatan Teluk Bintan.

“Kegiatan yang telaksana cukup meriah. Ini menandakan bahwa kerjasama antara pemerintah daerah, baik tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan dan desa berjalan dengan baik, dari yang kami lihat masyarakat sangat merespon positif kegiatan ini,” ungkapnya di sela-sela acara jalan santai, Jumat (24/2).

Dalmasri menuturkan ke depan kegiatan seperti senam sehat dan jalan santai ini akan dijadikan sebagai kegiatan rutin, karena bersifat sangat positif. Selain dapat menyehatkan badan, tali silaturahmi antara masyarakat akan terus terjalin.

Kemeriahan acara ini semakin terasa dengan pembagian banyak hadiah doorprize yang diberikan kepada masyarakat. (cr20)

 

Masyarakat Anambas Belum Tersentuh Gas Subsidi

0

batampos.co.id – Hingga saat ini masyarakat Kabupaten Anambas belum ada yang merasakan subsidi gas tabung ukuran tiga kilo dari pemerintah. Sejauh ini masyarakat hanya menggunakan minyak tanah dan tabung gas ukuran 12 kilo.

“Tabung gas tiga kilo tidak ada jual bang, apalagi menikmati subsidinya. Kami selama ini hanya menggunakan minyak tanah atau tabung gas ukuran 12 kilo,” Kata Darni salah seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di jalan Ahmad Yani kota Tarempa Jumat (24/2).

Menurutnya, minyak tanah yang dibagikan kepadanya sesuai dengan Kartu Keluarga (KK) dengan nilai jumlah sebanyak 10 liter perKK untuk satu bulan. “Ini tak cukup kalau satu bulan,” ungkapnya lagi.

Untuk mengatasi kekurangan tersebut ia harus membeli tabung gas yang ukuran 12 kilo seharga Rp 205 ribu pertabung. Harga itu ketika dibeli langsung ke agen penjual dan jika diantar ke rumah untuk dalam kota ditambah harga ongkos kirim sebesar Rp 10 ribu pertabung. “Kalau hanya berharap terhadap minyak tanah tidak pernah akan cukup dan setiap bulannya saya tetap harus membeli tabung gas,” ungkapnya.

Meski ada namun menurutnya harga tabung gas ukurang 12 kg terlalu mahal baginya karena harganya bisa sampai Rp200 ribu per tabung. Dia berharap kalau ada tabung yang kecil ukuran 3 kg saja karena tentunya harganya sudah pasti terjangkau bagi masyarakat ekonomi menengah kebawah. “Kalau ada tabung 3 kg kita pasti senang karena lebih ekonomis,” ungkapnya.

Kata Darni, bagi keluarga ekonomi yang mampu masih bisa memenuhi kebutuhan tersebut, namun bagi keluarga yang tidak mampu sudah tentu akan mencari kayu bakar untuk menutupi kekurangan bahan bakar bagi rumah tangga.

Hal ini perlu adanya tindakan bahwa tabung gas tiga kilo bisa diadakan dan jika perlu minyak tanah juga jangan dihilangkan dari peredarannya. “Kami berharap keduanya bisa diadakan baik itu tabung gas tiga kilo yang disubsidi maupun minyak tanah,” harapnya.

Diakuinya sebagian masyarakat belum terbiasa menggunakan tabung gas seperti masyarakat yang ada di pulau pulau, tapi bagi masyarakat di kota Tarempa mayoritas menggunakan gas lpj dan minyak tanah. “Untuk masyarakat anambas yang berada dipulau-pulau masih sangat membutuhkan minyak tanah, lain dikota Tarempa sedikit lebih maju dan cukup mudah mendapatkan tabung gas,” pungkasnya. (sya)

Blangko KTP-el Kosong, Disduk Buat Surat Pengganti

0
Suasana di ruang pelayanan kantor Disdukcapil Pemkab Lingga. Foto: Wijaya/batampos.

batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lingga mensiasati kekosongan blangko KTP-el dengan mengeluarkan surat keterangan telah melakukan perekaman bagi warga bersangkutan. Setelah blangko tersebut telah sampai dari pusat ke Dinas Kependudukan, selanjutnya petugas akan menyerahkan TKP-el kepada warga.

“Yang pasti warga tidak akan terkendala dalam melakukan perekaman. Warga tetap dapat melakukan perekaman seperti biasa,” ujar Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemenfaatan Data Disdukcapil Kabupaten Lingga, Ridwan ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (24/2) pagi.

Lebih lanjut Ridwan menyampaikan, yang paling penting data kependudukan warga telah masuk dan tersimpan rapih dalam bank data yang ada. Sehingga pencetakan KTP-el mudah dilakukan sesuai data perekamn warga tersebut.

Masalah kekosongan blangko KTP-el Ridwan menyatakan sesuai dengan surat edaran Kementerian Dalam Negeri, lelang pembuatan blangko tidak dapat dilakukan di pusat karena ada permasalaha terkait hukum. Sehingga lelang blangko tersebut dilakukan memggunakan dana pra-DIPA pusat tahun 2017.

Dalam surat edaran tersebut menyatakan blangko akan sampai ke setiap daerah pada Januari tahun ini. Namun kondisi yang ditemui, Dinas Kependudukan Kabupaten Lingga belum juga menerima blangko KTP-el tersebut. Sehingga Disdukcapil mengatasi hal tersebut dengan surat keterangan telah melakukan perekaman bagi warga yang bersangkutan.

Selain menggunakan cara tersebut, Disdukcapil juga melakukan layanan keliling untuk masyarakat. Dalam program layanan keliling tersebut, Disdukcapail mengunjungi sejumlaj tempat yang masih minim data kependudukannya. Tujuannya agar memudahkan warga yang data kependudukannya masih belum ada agar dapat memilikinya segera.

“Layanan keliling ini untuk membantu masyarakat sesuai apa yang dibutuhkan mereka, KTP, KK atau pun akte,” ujar Ridwan.

Program layanan keliling ini telah berhasil dilakukan di sejumlah sekolah yang telah dikunjungi Diadukcapil yakni : SMAN 1 Dabo Singkep, 69 siswanya telah melalui perekaman, SMAN2 Dano Singkep sebanyak 61 siswa, SMKN 1
sebanyak 40 orang, sedangkatn SMK Mahardika sebanyak 17 siswa, Madrasah Aliah sebanyak 13 siswa dan SMAN 1 Singkep Barat 49 siswa.

Pelayanan keliling ini menurut Ridwan akan terus dilakukan agar seluruh warga dapat dengan mudah mengurus ketertiban administrasi kependudukan. (wsa)

Durai Butuh Pelabuhan Bongkar Muat

0
Camat Durai Agung (baju putih) berbincang dengan anggota DPRD Syamsul saat meninjau rencana lokasi pembangunan pelabuhan bongkat muat. Foto: Polister/batampos.

batampos.co.id – Pembangunan pelabuhan bongkar muat di Kecamatan Durai, begitu mendesak. Hal itu untuk percepatan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi dalam mensejahterahkan masyarakat Durai tersebut.

Syamsul, anggota DPRD Karimun mengaku, Kecamatan Durai memang sangat perlu dibangun pelabuhan bongkar muat. Selain memperlancar roda ekonomi, juga berimbas pada pesatnya pembangunan.

“Memang, sudah sewajarnya usulan warga mengenai pelabuhan bongkar muat direalisasikan. Tujuannya, meningkatkan roda dan perekonomian masyarakat,” ungkap Syamsul usai Musrenbang, Kamis (23/2) lalu.

Usai Musrenbang, kader Golkar ini bersama Camat Durai Agung, dan perwakilan Dinas Perhubungan (Dishub) Karimun, telah melakukan pemantauan lapangan alokasi pembangunan pelabuhan kapal bongkar muat barang sesuai usulan masyarakat Durai tersebut.

Dari hasil pantauan di lapangan, lokasi pelabuhan kapal bongkar muat barang itu dinilai sudah tepat sekali untuk menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat Durai tersebut. Selain usulan pelabuhan bonkar muat itu, dan juga dilakukan pantauan dilapangan skala prioritas pembangunan infranstruktur jalan aspal hotmix sebagaimana yang didambakan masyarakat Durai tersebut.

“Insyallah, bangunan jalan hotmix dan pembangunan pelabuhan bongkar muat barang diagendakan menjadi skala prioritas anggaran 2017/2018. Artinya, harapan masyarakat Kecamatan Durai bisa terwujud. Ini seiring dengan komitmen bupati saat berkunjung ke Durai belum lama ini,” kata Syamsul. (pst)