Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13839

Tim WFQR Amankan Kapal Penyelundup Bawang Merah

0
Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Laksma TNI S Irawan, melihat bawang merah dan buahan yang hendak di selundupkan di kapal KM Rizky Indah. F Batam Pos

batampos.co.id – Tim WFQR Lantamal IV Tanjungpinang kembali menggagalkan upaya penyelundupan. Kali ini upaya penyelundupan bawang merah dan buah-buahan ilegal, yang dibawa kapal KM Rizky Indah dari Malaysia, di perairan Selat Dempo, Pulau Galang, Senin (13/2) lalu.

Penangkapan yang dilakukan tim WFQR bukanlah suatu kebetulan. Sebab, kapal tersebut telah menjadi target operasi karena disinyalir telah berulang kali melakukan tindakan illegal berupa penyelundupan barang dari luar negeri.

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama (Laksma) TNI S Irawan mengatakan kapal berbendera Indonesia tersebut dinakhodai oleh AR bersama dua orang ABK dengan tujuan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, kapal tersebut bermuatan 600 karung kurang lebih beratnya 15 ribu kilogram dan 50 karung buah-buahan yang tidak dilengkapi dokumen manifest muatan kapal. Selain itu, Surat Pemberitahuan Berlayar yang ditunjukkan oleh kapten kapal tidak sesuai,ujar Irawan, Selasa (14/2).

Dikatakan Irawan, modus yang digunakan oleh pelaku penyelundupan Bawang dan buah-buahan ini. Sama dengan yang dilakukan pelaku lainnya. Yakni membawa barang dari luar negeri masuk ke Batam terlebih dulu baru didistribusikan ke daerah lainnya.

“Selanjutnya dengan memanfaatkan cuaca buruk yang akhir-akhir ini terjadi di perairan Kepri. Mereka mencoba mencari kelengahan petugas untuk membawa barang selundupan ke berbagai daerah dengan menggunakan kapal dengan tonase yang lebih kecil,”ucap jenderal Bintang Satu itu.

Akibat yang ditimbulkan dari ulah para penyelundup ini, terang Irawan, apabila diakumulasikan jelas-jelas Negara mengalami kerugian yang signifikan. Mereka sengaja berusaha menghindari pajak hanya demi keuntungan segelintir orang dan mengorbankan kepentingan umum.

“Apabila hal ini tidak diberantas. Kegiatan ini akan merusak sendi-sendi perekonomian masyarakat lokal yang tentunya akan berimbas terhadap perekonomian nasional. Untuk itu, TNI AL pada umumnya dan Lantamal IV melalui tim WFQR akan terus memburu para pelaku penyelundup barang illegal dari luar negeri sampai ke akar-akarnya,” tegas mantan Komandan Satuan Komando Pasukan Katak.

Saat ini, sambung Irawan, kapal beserta muatannya akan ditempatkan di dermaga Yos Sudarso, guna proses hukum lebih lanjut.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak yang memiliki kewenangan untuk penanganan perkara itu,”pungkas Irawan.(ias)

KKJTJ Desak Pemprov Tuntaskan Jembatan Dompak

0
Sejumlah pengendara melintas di Jembatan I Dompak, Selasa (14/2). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Komisi Keselamatan Jalan Terowongan dan Jembatan (KKJTJ) mendesak Pemprov Kepri segera menuntaskan pembangunan Jembatan I Dompak, Tanjungpinang. Sebagai persyaratan infrastruktur tersebut mendapatkan sertifikasi kelaikan dari KKJTJ.

“Meskipun Jembatan I Dompak sudah selesai dibangun, tetapi banyak infrastruktur pendukung yang harus segera dikerjakan lewat APBD 2017 ini,” ujar Kepala Bidang Bina, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri, Hendrija di Tanjungpinang, Selasa (14/2).

Hendrija menyebutkan, KKJTJ sudah memberikan beberapa rekomendasi yang harus segera dilakukan. Yakni, pengaspalan jalan, marka jalan, penerangan jalan, dan pengamanan jogging track di area bawah Jembatan. Menurut Hendrija, sebelum selesainya pekerjaan tersebut, KKJTJ belum bisa melakukan uji kelaikan atau tes beban, terhadap kekuatan konstruksi Jembatan I Dompak.

“Secara internal kami sudah melakukan uji beban, sebelum Jembatan Dompak dibuka. Artinya kualitas yang ada sudah teruji. Tetapi masih perlu dilakukan pengujian secara resmi,” paparnya.

Mantan Kabid Sumber Daya Air (SDA) tersebut menyebutkan, untuk menuntaskan Pembangunan Jembatan I Dompak, Pemprov Kepri melalui PU Kepri sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 11,5 miliar. Secara keseluruhan membutuhkan anggaran hampir Rp 26 miliar.

“Apa yang kami kejar sekarang ini adalah mendapatkan sertifikasi kelaikan dari KKJTJ. Apalagi dalam pekerjaan mengalami banyak rintangan dan kendala. Tentu perlu penegasan tentang kelaikan Jembatan tersebut,” tegas Hendrija.

Lebih lanjut katanya, PU juga sudah berencana untuk membangun posko-posko pengamanan dikedua sisi Jembatan. Baik itu untuk wilayah Dompak maupun Tanjungpinang. Selain penyelesaian lanjutan, Dinas PU Kepri juga sudah merancang untuk membangunan pintu gerbang menuju Jembatan I Dompak.

“Jembatan I Dompak ini merupakan jalur utama menuju Pusat Pemerintahan Provinsi Kepri. Tentu harus dirancang elegan,” tutup Hendrija.

Seperti diketahui, Jembatan I Dompak yang sudah menelan anggaran daerah sebesar Rp 312 miliar tersebut, digunakan secara resmi pada 29 November 2016 lalu. Jembatan tersebut juga diusulkan untuk disematkan nama HM. Sani, sebagai dedikasi atas pengabdiannya dalam membangunan Provinsi Kepri.(jpg)

Supir Bus Tangkap Copet dengan Pintu Otomatis Bus

0
Ilustrasi (David Prasetyo/Jawa Pos)

Ini kejadian unik di Bogota, Kolombia,.

Seorang supir bus berhasil meringkus pencopet yang ”mampir” di kendaraannya.

Caranya agak kurang umum. Dia menjepit pencopet di pintu otomatis bus dan menggiring si pelaku ke kantor polisi. Peristiwa itu terjadi awal pekan ini.

Petugas Kepolisian Bogota Diego Vasquez mengungkapkan, aksi sopir yang enggan disebutkan namanya tersebut berawal saat seorang penumpang perempuan berteriak. Penyebabnya, smartphone-nya disikat pelaku. Karena panik, pelaku langsung kabur. Untung, sang sopir lebih sigap.

”Ketika pelaku berjalan turun, sopir langsung menutup pintu otomatis. Dia membawa bus putar balik dan menghubungi pos polisi terdekat,” kata Vasquez.

Posisi si pencopet saat tertangkap kurang enak.

”Pintu menjepit pas di daerah betis sehingga kakinya terayun di luar bus,” ujar Vasquez. ”Drama” pun terjadi di sepanjang jalan. Para pengguna jalan lain berusaha menarik si pelaku. Mereka mengira pelaku adalah penumpang apes. Sementara itu, penumpang di dalam bus berteriak-teriak agar pelaku tidak ditolong. Beberapa pengguna jalan pun merekam adegan tersebut.

”Diarak” setengah badan jadi hukuman pendahuluan bagi si pencopet. Dia sejatinya terancam hukuman tambahan jika kasus tersebut dibawa ke meja hijau. ”Korban tidak menuntut, hanya minta ponselnya dikembalikan. Jadi, ya kami bebaskan,” papar Vasquez.

Ya, di mana-mana, paling aman memang mencuri hati. Apalagi suasana Valentine begini…. #eh. (Metro/fam/c10/ca)

Harga Ikan Tongkol Melambung Jadi Rp100 Ribu

0

batampos.co.id – Cuaca esktrim di perairan Natuna, menyebabkan harga ikan segar jenis tongkol meroket.

Harga ikan tongkol di pasar tradisional Ranai Natuna saat ini meroket tajam. Dan membuat warga jantungan. Pasalnya harga biasa sebelumnya hanya kisaran Rp 20 ribu per ekor, kini melambung tinggi menjadi Rp 100 ribu per ekor dijual pedagang.

Tingginya harga ikan tongkol yang menjadi menu hidangan warga Natuna ini diduga disebabkan cuaca ekstrim sejak dua hari terakhir di perairan Natuna.

Mery, 35, warga Ranai mengaku, harga ikan tongkol di pasar tradisional sudah kelewat batas. Sebelumnya masih Rp 50 ribu per ekor, tetapi selang satu hari sudah naik lagi jadi Rp 100 per ekor.

“Aduh, tadi pagi saya hampir saja jantungan di pasar, harga ikan tongkol sampai Rp 100 ribu seekor, mahal betul, mudah-mudahan kondisi tidak lama,” ungkapnya, Selasa (14/2).

Mahalnya harga ikan tongkol di pasar tradisional Ranai ini diakui pedagang, disebabkan ketersediaan ikan seger terbatas dari nelayan. Namun hal ini diduga permainan pedagang. Menurut seorang nelayan di Ranai, ditingkat nelayan paling mahal dijual sekitar Rp 50 per ekor untuk ikan ukuran besar.

Sementara pada hari biasa dengan cuaca mendukung tidak ekstrim, ditingkat nelayan dijual dengan harga kisaran Rp 15 ribu per ekor. Namun ditingkat pedagang, harga ikan dijual kisaran Rp 25 ribu per ekor.

“Kalau sekarang Rp 100 ribu per ekor, sudah jelas permainan ditingkat pedagang atau penampung. Karena ditingkat nelayan, paling tinggi harganya Rp 50 ribu per ekor,” ujar nelayan di Ranai.(arn)

Nelayan Vietnam Mendominasi Curi Ikan di Natuna

0

batampos.co.id – Komandan Lanal Ranai Letkol Laut (P) Tony Herdijanto mengungkap, pelanggaran hukum di laut Natuna masih sering terjadi, meski saat ini intensitasnya menurun dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Baru-baru ini katanya, Lanal Ranai kembali memproses hukum lima kapal ikan nelayan asing yang melakukan ilegal fishing di ZEEI perairan Natuna. Ke lima kapal ikan nelayan asing berbendara Vietnam ditangkap KRI Oswald Siahaan 354 yang sedang melaksanakan patroli satgas Operasi Prasama Udhayani 2017 gugus tempur Koarmabar pada Rabu (8/2) kemarin.

Lima kapal ikan asing ini tertangkap basah sedang melakukan penangkapan ikan secara ilegal dan menggunakan jaring trawl diwilayah pengolahan perikanan RI. Saat ini lima kapal ikan asing diamankan di Posal Sabang Mawang beserta 34 ABK warga Vietnam dan nakhoda diamankan di Lanal Ranai.

“Memang untuk intensitas pelanggaran hukum dilaut khususnya ilegal fishing menurun, tetapi itu masih ada. Sejak tahun 2016 lalu, kapal ikan nelayan Vietnam mendominasi tangkapan KRI yang diproses di Lanal Ranai,” kata Danlanal saat coffe morning bersama awak media di Mako Lanal Ranai, Selasa (14/2).

Dikatakan Tony, terdapat faktor nelayan Vietnam masih ramai melakukan ilegal fishing di laut Natuna. Diantaranya kondisi laut mereka sudah tercemar. Selain itu, jarak laut Vietnam dan Natuna cukup dekat, sekitar 200 hingga 300 mil. Bahkan saat ini masih terdapat sengketa yang belum selesai.

Dikatakan Danlanal, selain lima kapal ikan asing yang ditangkap saat ini, terdapat 24 kapal ikan asing berbendera Vietnam yang diamankan sebelumnya. Terdapat 13 kapal sudah mendapat putusan pemusnahan oleh Pengadilan Negeri Natuna. Serta terdapat 60 ABK non justisial yang akan dideportasi ke negara asal.

“Untuk penenggelaman 13 kapal ikan asing ini masih tentatif, rencananya awal Maret mendatang,” kata Tony.

Dikatakan Tony, intensitas pelanggaran hukum oleh kapal ikan nelayan asing di perairan Natuna sejak tahun 2016 lalu cenderung menurun. Efek dari frekuensi operasi yang cukup tinggi disepanjang tahun di perairan Natuna.

Bahkan saat ini sambung Tony, saat ini tidak lagi terdeteksi kapal ikan nelayan Cina dibantu Coast Guad yang masuk wilayah perairan Natuna oleh KRI. Hal ini setelah Cina kalah dalam putusan sengketa perebutan batas wilayah dengan Pilipina.

“Dua tiga bulan ini nelayan Cina dan coast guad tidak terdeteksi masuk perairan Natuna. Sepertinya mereka membatasi diri. KRI dari Koarmabar sepanjang tahun meningkatkan frekusnsi operasi yang bervariasi,” sebut Tony.(arn)

Rp1,8 Miliar untuk Aspal Jalan Tanda

0

batampos.co.id – Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU), Indra Asmara Putra mengatakan jalan tembus kampung Tanda Hulu dan kampung Sawah Indah di pusat ibukota Daik akan diaspal tahun ini. Hal ini kata Indra sebagai upaya pemerintah meningkatkan fasilitas umum di ibukota kabupaten.

Pantauan di lapangan proyek pengerasan jalan tahun 2015 tersebut mulai dimanfaatkan masyarakat. Terlebih setelah dibangunnya jembatan beton tahun 2016 lalu melalui DAK yang menelan biaya Rp 2,6 Miliar lebih.

“Tahun ini akan kami (dinas PU) aspal,” kata Indra beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya untuk peningkatan jalan sepanjang 800 meter tersebut menelan biaya Rp 1,8 Miliar.

“Anggarannya Rp 1,8 Miliar. Jalan itu lebih kurang 800 Meter akan ditingkatkan tahun ini untuk diaspal,” pungkasnya.

Selain peningkatan jalan dipusat ibukota kabupaten Lingga, dinas PU Lingga melalui DAK juga akan membenah jembatan kayu di desa Nerekeh, Musai dan Resun menjadi beton. (mhb)

Dihantam Ombak, Dua Kapal Terdampar

0
Dua kapal terdampar dihantam ombak dan angin kencang. Tak ada korban jiwa namun kapal belum dapat di evakuasi. Foto : batampos.

batampos.co.id – Dua kapal terdampar dihantam ombak setinggi empat meter serta dorongan angin yang kuat. Dua kapal tersebut yakni TB. AA1 menggandeng TK. surya ll dan Japal Surya I TB Cahaya I Tag boat di dua lokasi pantai di Kabupaten Lingga.

“Yang satu kandas di pantai Menangku Desa Laboh, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga dan satu lagi terdampar di Penat, Desa Lanjut,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga Yusrizal saat menininjau kapal naas tersebut, Selasa (14/2) sore.

Terdamparnya kapal TB. AA1 menggandeng TK. surya ll saat berlayar dari Putung Selat Panjang menuju Teluk Air Batuampar, Pontianak. Saat kapal berada pada titik koordinat 002.499 N – 104.43.898 E, tak kuasa menahan hantaman ombak sehingga Kapten kapal, Dimyati mengambil inisiatif melepaskan gandengan yakni TK Surya II, yang akhirnya terdampar di Pantai Menangku, Desa Laboh.

Hingga saat ini Tongkang Surya II dengan GT 2137 bermuatan kayu akasia sebanyak 5281.922 metrik ton itu masih bersandar di pantai, dengan posisi miring. Mereka masih menunggu bantuan kapal untuk menarik tongkang tersebut kembali ke laut.

Sementara itu, kapal lainnya yakni Japal Surya I TB Cahaya I Tag boat juga mendapat hadangan ombak setinggi empat meter sehingga membuat kapal tersebut juga terdampar di Pantai Penat, Desa Lanjut. Karena air laut sampai naik ke dalam kapal, hingga saat ini AKB kapal tersebut bekerja menguras air dengan bantuan mesin.

“Tak ada korban jiwa akibat kejadian itu, namun kapal juga belum dapat dievakuasi karena cuaca masih belum kondusif,” kata Yusrizal.

Untuk itu, Yusrizal menyarankan kepada seluruh penggiat aktifitas di atas laut agar lebih berhati-hati karena saat ini kondisi laut masih belum stabil. Terlebih, ombak yang tinggi serta tiupan angin yang sangat kencang dapat terjadi sewaktu-waktu. (wsa)

Pelaku Curanmor Dilumpuhkan Timah Panas

0
Kadirun (baju putih), Pelaku Curanmor Yang Ditembak Petugas karena mencoba kabur saat ditangkap, F Osias De/batampos.

batampos.co.id – Jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang menembak Kadirun, 25, satu dari dua pelaku curanmor yg berhasil diamankan Selasa (14/2). Ia dilumpuhkan timah panas karena berusaha kabur saat diamankan petugas di Kampung bugis, Senggarang. Kadirun diamankan bersama rekannya Rudi Sandra,26.

Pencurian yang dilakukan Kadirun terjadi beberapa hari yang lalu, di Jalan Melati, kilometer Delapan atas. Pelaku menggasak motor Honda Beat BP 3491 CT milik Yoso Nurhadi. Sebelumnya seorang pelaku Iwan Prayoga alias David Palembang, 34, terpaksa ditembak polisi karena berusaha kabur saat diamankan polisi.

“Keduanya diamankan tadi sore, sekitar pukul 15, satu dilumpuhkan karena melakukan perlawanan kepada petugas dan ingin kabur,” ujar Joko Bintoro.

Dikatakan Joko, keduanya hingga saat ini masih dilakukan penyidikan lebih lanjut untuk dilakukan pengembangan, apakah para pelaku merupakan sindikat atau bukan.

“Dilakukan pemeriksaan intensif terlebih dulu dan pengembangan lagi,”kata Joko.

Dijelaskan Joko, tindakan tegas yang dilakukan pihaknya terhadap pelaku tindak kriminal khususnya curanmor sesuai dengan prosedur dan SIAP dalam penangan kasus.

“Itu tindakan tegas sudah terukur dan terarah,”ucap Joko.(ias)

TKW Asal Semarang Sakit Ginjal, Dapat Bantuan dari Majikannya

0
Dasiyati bersama Tammie.
foto: nextshark

batampos.co.id – Dasiyati, 35, berkerja sebagai asisten rumah tangga di Singapura.

Yati, demikian ia akrab disapa izin cuti dua minggu kepada majikannya untuk pulang kampung ke Semarang, akhir tahun 2016.

Sekembali ke Singapura, ia sakit. Dalam air kencingnya terdapat darah. Dalam tubuhnya pun terdapat banyak air.

Ia menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Changi, saat itulah diketahui ginjalnya berfungsi hanya 10%. Demikian laporan AsiaOne melalui nextshark.

Dokter nyarankan Yati untuk cuci darah dan transplantasi ginjal.

Tammie, majikan Yati, pun turun tangan untuk menolong. Tammie mengisahkan kondisi Yati di laman GIVEAsia, sebuah platform penggalangan dana.

Tammie menulis, “Yati lebih dari asisten ruamh tangga. Ia sekaligus kawan saya. Yati pun sangat sayang kepada anak saya. Tiada yang bisa saya lakukan selain menangis. Kami berpelukan dan menangis bersama. Dengan kondisinya Yati tak akan bisa lagi bekerja untuk kami. Yati pun tidak bisa menerima subsidi sebab ia bukan warga Singapura.”

Saya yakin setiap orang berhak untuk mendapat layanan kesehatan terbaik serta harapan hidup. Tak peduli kondisi ekonominya. Yati pun cintaan Tuhan. Saya yakin bersama, kita bisa membantunya untuk membuat hidupnya berubah.”

foto: nextshark

Dari sana Tammie berhasil mengumpulkan 50 ribu dolar Singapura. Dana sebanyak itu untuk biaya perobatan Yati.

Pada 24 Januari lalu Tammie mengantarkan Yati pulang ke Semarang untuk menjalani perawatan lanjutan.

Yati pun mengucapkan terimakasih, bukan hanya pada Tammie tapi pada semua orang yang telah berdonasi.

Tammie pun menutup donasi.

Thus, I will end the fund raising now and will reach out again if I have to,” tulis Tammie.

Cepat sehat Yati…. (ptt)

Toyota Estima Hadir Dengan Desain Terbaru

0
Marketing Showroom Hans Automotive, Rocky menunjukkan mobil New Toyota Estima yang memiliki tampilan terbaru, Batamcenter, Senin (13/2). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Showroom Hans Automotive Seipanas memperkenalkan mobil Toyota Estima. Mobil mewah ini hadir dengan desain terbaru baik dari sisi dalam dan luar jauh lebih elegan dan tampak modern.

Marketing Hans Automotive Batam, Rocky Lim mengatakan, wajah baru mobil MPV mewah Toyota Estima Facelift impor Jepang ini juga disebut sebagai mobil all new Toyota Previa atau juga disebut Estima. Menurutnya tampil desain terbaru pada mobil ini terdapt pada bagian eksterior dimana bagin depan lebih menarik dengan bumper baru yang dihiasi desain trapesium seperti Toyota Vios.

“Sedangkan desain grille juga turut berubah lebih sporty serta lampu depan lebih ramping dan ditambahkan LED Day Time Running Lights (DRL),” ujar Rocky, Senin (13/2).

Rocky mengatakan, pada bagian interior dashboardnya mempertahankan tata letak yang sama, namun penampilannya telah diubah. “Item baru di interior mencakup roda kemudi (Strering wheel) multi-fungsi, pengatur AC yang bisa difungsikan lewat sentuhan (Touchscreen) serta ada perubahan posisi ventilasinya.” ucap Rocky.

Sambung Rocky, soal dapur pacu Toyota Estima bermesin 2.4 liter bertenaga 170 PS. “Estima facelift memiliki fitur keselamatan yang dinamai Toyota Safety Sense yang terdiri dari lane departure alert (LDA), radar cruise control, pedestrian detection, dan auto high beam,” paparnya.

Fitur LDA ini merupakan sistem peringatan yang dirancang untuk memperingatkan pengemudi ketika kendaraan mulai bergerak keluar dari jalurnya. Kemudian fitur radar cruise control ini berfungsi sebagai pengingat pengendara untuk menjaga jarak dengan kendaraan yang ada di depannya. Fitur pedestrian detection merupakan mampu memberikan peringatan pada pengemudi ketika ada potensi tabrakan dengan kendaraan atau benda di depan mobil, bahkan bisa secara otomatis mengurangi kecepatan. “Sedangakn untuk fitur auto high beam dapat mendeteksi mobil yang mendekat dan dibelakangnya. Ini memungkinkan pengemudi melihat lebih baik di malam hari dan mudah mengenali bahaya.,” paparnya.

Soal harga mobil mewah untuk keluarga ini lebih murah dan terjangaku. “Untuk mengetahui harga dan keunggulan pada mobil ini silahkan datang ke Hans Automotive di Komp Bumi Riau Makmur, Jalan Laksamana Bintan Blok B No.1-3, Seipanas sekarang juga,” Tutupnya. (cr14)