Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13838

Disdik Larang Sekolah Pungut Uang Terobosan dan Perpisahan

0

batampos.co.id – Menjelang Ujian Nasional (UN) yang akan digelar April mendatang, Dinas Pendidikan Pemkab Bintan menegaskan untuk setiap sekolah tidak dibenarkan memungut uang terobosan dan perpisahan kepada siswanya, karena seluruh biaya pendidikan sudah masuk sepenuhnya dalam anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Sampai saat ini kami belum menemukan ada sekolah yang memungut uang terobosan dan perpisahan sama siswanya. Namun kami tegaskan sekolah tidak boleh memungut biaya itu, karena tahun ini seluruh pembiayaan dalam anggaran pendidikan sudah mencakup dalam APBN 2017,” Jelas Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Bintan, Tamsir, di Kantor DPRD Bintan, Senin (13/2).

Dia menuturkan meskipun ada mata pelajaran tambahan yang diberikan pihak sekolah dalam rangka mematangkan persiapan Ujian Nasional (UN) kepada siswanya, namun untuk pembiayaan pelajaran tambahan tersebut tidak lagi dibebankan kepada siswa, sebab itu sudah menjadi satu kesatuan dalam program pengembangan pendidikan.

“Semua pembiayaan yang berkaitan dengan pendidikan jangan lagi dibebankan kepada murid, karena sudah ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Namun apabila masih ada sekolah yang berani memungut uang terobosan, berarti sudah menjadi ajang bisnis untuk mencari keuntungan, dan harus ditindak tegas dengan pemberian sanksi,” terangnya.

Dia menambahkan selain uang terobosan, penindakan tegas ini juga akan sejalan dengan oknum pihak sekolah yang melakukan pungutan uang perpisahan sekolah, karena tanggungannya sudah termasuk dalam anggaran pendidikan.

“Secepatnya kami akan menyebarkan surat edaran untuk pemberitahuan kepada semua sekolah yang ada di Bintan, agar tidak terjadi yang namanya pungutan uang terobosan dan pepisahan,” imbuhnya. (cr20)

Terkait Tambang, Kapolres Tindak Pihak yang Bermain Curang

0

batampos.co.id– Keran Pertambangan yang telah dibuka kembali, membuat Kapolres Lingga AKBP Muji Supriyadi akan meningkatkan pengawasan. Menurut pria penyandang dua bunga di pundak ini, keran tersebut dibuka untuk mensejahterakan masyarakat.

“Saya akan tindak tegas bagi pihak ketiga yang hanya mengambil keuntungan pribadi dan menyengsarakan masyarakat,” ujar Muji ketika ditemui di Mapolresta Lingga, Senin (13/2) siang.

Dia juga menyarankan kepada masyarakat agar lebih teliti lagi agar pihak ketiga yang menjadi makelar pertambangan tidak semena-mena mengambil hak masyarakat yang berkaitan dengan tambang tersebut.

Selain itu, Muji juga menghimbau agar pengusaha pertambangan yang akan berjalan juga harus memiliki dokumen yang jelas. Sehingga tidak menimbulkan kondisi yang tidak kondusif, agar pengusaha lainnya tidak terseret arus merugikan perusahaan lainnya.

Terkait pengamanan, Muji melakukan koordinasi dengan instansi keamanan lainnya seperti Angkatan Darat dan Angkata Laut agar dapat mengawal keamanan untuk kepentingan bersama. Sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar.

“Intinya keran pertambangan ini dibuka untuk kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Lingga. Ini harus dijaga,” ujar Muji.

Lebih lanjut, Muji juga akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lingga agar seluruh perusahaan yang akan bergerak jelas dan terang. Karenanya, kepolisian dapat mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku. (wsa)

Progres Pondasi Pollux Habibie Phase 1 Sudah 80,94 persen

0

batampos.co.id – Proyek Meisterstadt, saat ini sudah dalam tahap pekerjaan penanaman pondasi phase 1 ruko, podium mall dan 4 tower apartment. Keseluruhan bobot progress kerja lapangan dalam tahap pondasi ruko pertanggal 20 Januari 2017 adalah 80.94%.

“Yang akan segera disusul dengan pekerjaan pembangunan bangunan ruko,” kata Marketing Communication Manager, Irina, Senin (13/2).

Meisterstadt merupakan proyek Megasuperblok dari developer ternama Pollux Habibie International hasil kerja sama antara Pollux Properties Indonesia dan Presiden RI ke tiga, Bapak Prof Dr. -Ing H Bacharuddin Jusuf Habibie.

Keunggulan dari Meisterstadt Pollux Habibie Internasional ini dekat kemana saja, di antaranya hanya lima menit ke Ferry Terminal
, lima menit ke pusat perbelanjaan Mega Mall Batamcenter
, hanya 10 menit ke Nagoya Hills, dekat pusat pemerintahan, hanya 20 menit ke Bandara Hang Nadim Internasional, dan 20 menit ke pelabuhan Harbour Bay Ferry Internasional
, serta hanya 30 menit ke Nongsa Beach dan Golf Courses.

Berlokasi di pusat kota Batamcenter. Meisterstadt merupakan proyek Megasuperblok yang terdiri dari 113 unit ruko, 8 tower apartment, 1 tower rumah sakit, 1 tower hotel dan 1 tower office. Yang pada tahap pembangunan awal akan dibangun ruko dan 4 tower apartment terlebih dahulu.

“Untuk mengantisipasi issue yang ada di luar, kami dari Team MarComm bermaksud untuk klarifikasi berita negatif tersebut dengan meng update tentang project kami secara berkala,” ungkap Irina.

Pekerjaan pondasi mall dan tower apartment sudah dalam tahap pelaksanaan yang sudah dikerjakan pada pertengahan Januari 2017 lalu. Mengenai system pondasi yang digunakan adalah Bored Pile. “Salah satu keuntungan dalam menggunakan system bored pile adalah dalam proses pemasangan atau pengeboran bored pile tidak menimbulkan gangguan seperti suara dan getaran sehingga tidak mengganggu lingkungan sekitar pengerjaan, ” ungkapnya.

Dia memastikan pembangunan proyek Meisterstadt tetap terjadwal. “Dengan dukungan seluruh team kerja yang kondusif dapat dipastikan keseluruhan pembangunan proyek Meisterstadt tetap on schedule,” pungkasnya. (cr18)

Pupuk Bersubsidi Tingkatkan Kebutuhan Sektor Pertanian

0

batampos.co.id – Pemkab Bintan berkomitmen terus melakukan terobosan baru untuk memajukan sektor pertanian di Bintan. Salah satunya dengan melakukan Penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) Pupuk Bersubsidi untuk Tahun 2018, di Aula Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bintan, Senin pagi (13/2).

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan Adi Prihantara, mengatakan rapat tersebut merupakan salah satu prioritas yang perlu dilakukan karena ada beberapa sektor yang harus ditegaskan, terkait efisiensi serta peningkatan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti fungsi Penyuluhan. Dimana dulunya keberadaan penyuluh tersebut berada di Dinas tersendiri, namun saat ini fungsi penyuluhan sudah bergabung ke Dinas Pertanian.

Tak hanya membahas terkait dengan ketersediaan pupuk bersubsidi, sambungnya pertemuan ini hendaknya juga harus disertai dengan peningkatan pelayanan, produktivitas, serta kreativitas kelompok tani, agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

“Kalau dulu penyuluhan berada di dinas tersendiri, maka sekarang dalam Penyuluhan ini sudah bergabung ke Dinas Pertanian. Hal ini terkait dengan efisiensi dan peningkatan kinerja, maka ada beberapa hal yang perlu disikapi dengan bijaksana, terutama mengenai pupuk bersubsidi,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, seusai membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa dirinya menghimpun Kelompok Tani, Petugas PPL, serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah, agar segera berdiskusi dan mencari jalan ke luar dalam rangka pemenuhan pupuk bagi petani terutama ketersediaan pupuk bersubsidi yang sering menjadi masalah mendasar bagi para petani.

Dalmasri Syam juga mengimbau Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, serta Kepala Disperindag, agar dapat bersinergi, dalam meningkatkan kebutuhan di sektor pertanian, sehingga memberikan kemajuan ke depan bagi pertanian di Bintan.

“Kami inginkan semua juga berdiskusi dan mencari jalan keluar yang cepat dalam rangka memenuhi kebutuhan pupuk terutama untuk pupuk bersubsidi di masyarakat, karena masalah pupuk bersubsidi masih sering terjadi di lapangan, seperti distribusi pupuk, ketersediaan pupuk , hingga pengawasan pupuk dilapangan,” tutup pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua HKTI Kabupaten Bintan.

Rapat yang juga dihadiri oleh Kadisperindag Kabupaten Bintan Dian Nusa , Kadis Ketahanan Pangan, Syaiful, Kepala Dinas Pertanian, Supriyono, jajaran Polres Bintan, Jajaran HKTI, serta 78 Perwakilan Kelompok Tani Kabupaten Bintan. (cr20)

 

 

Mantan Bupati Anambas Mangkir, Jaksa Layangkan Panggilan Kedua

0
Mantan Bupati Anambas Tengku Mukhtaruddin.

batampos.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri melayangkan surat panggilan kedua terhadap mantan Bupati Anambas Tengku Mukhtaruddin, Kabag Keuangan Ivan, dan Mantan Kepala cabang Bank Syariah Mandiri Khairul Rizal.

Ketiga tersangka dugaan korupsi aset Pemkab Anambas tahun 2011-2012 yang merugikan negara sebesar Rp 1,2 miliar ini mangkir dari panggilan jaksa.

Asisten pidana khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Ferytas mengatakan pihaknya telah melayangkan surat panggilan kedua. Ia pun berharap ketiga orang tersebut hadir untuk diperiksa.

“Panggilan pertama, mereka (tersangka, red) tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Dipanggilan kedua ini saya berharap mereka koperatif,” ujar Ferytas, Senin (13/2).

Dikatakan Ferytas, jika panggilan kedua ini mereka kembali mangkir. Pihaknya akan melakukan pemanggilan paksa. “Jika tak hadir. Sesuai aturan yang berlaku, kami lakukan upaya paksa,” tegasnya.

Dijelaskan Ferytas, korupsi aset Pemkab Anambas berawal saat Bank Syariah Mandiri (BSM) menjalin kerjasama dalam bentuk deposito dan giro dengan Pemkab Anambas. Atas dasar itu BSM memberikan 25 unit sepeda motor Honda Mega Pro, satu unit mobilToyota Fortuner, satu unit minibus.

“Seharusnya barang yang diterima menjadi aset Pemkab, tetapi dijual untuk kepentingan pribadi. Jumlah dana yang didepositokan mencapai Rp 120 miliar dan dilakukan secarabertahap,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat pasal 2, pasal 3, pasal 5, pasal 11, dan pasal 13 undang-undang tindak pidana korupsi (tipikor).

“Tidak tertutup kemungkinan pasalnya akan bertambah, kalau dari hasil penyidikan ditemukan adanya Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),” pungkasnya. (ias)

Suku Laut Mendapat Hak Identitas Warga yang Sama

0

batampos.co.id – Aktivis suku laut, Densy Diaz menyambut baik komitmen pemkab Lingga menuntaskan persoalan legalitas warga suku laut Selat Kongky, desa Penaah. Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti rapat internal bersama wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar dan sejumlah dinas terkait di ruang rapat kantor Bupati Lingga, Bandar Sultan Mahmud Riayat Syah, Senin (13/2) siang.

Dikatakan Diaz, setelah sekian lama memperjuangkan hak identitas dan pendidikan bagi warga suku laut mulai ada titik terang. Setelah bertemu dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) beberapa waktu lalu, Kesra memfasilitasi untuk menggelar rapat bersama Disdukcapil, Kemenag, MUI, Baznaz, BPBD, kecamatan Senayang, kades Penaah dan dihadiri langsung wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar.

“Allhamdulillah ada titik terang hak legalitas untuk warga Suku Laut di Selat Kongky, Penaah. Semoga setelah rapat ini, hak identitas warga segera terealisasi,” ungkapnya kepada Batam Pos.

Beberapa waktu lalu, persoalan kartu keluarga (KK), identitas KTP hingga hak anak berupa akta lahir menjadi persoalan yang ditemui Diaz di lapangan. Karena menikah secara adat, banyak warga tidak memiliki catatan sipil. Untuk itu, Kesra menyertakan Kemenag, MUI untuk ikut menyelesaikan persoalan ini.

“Hari ini semua terjawab. Semua dinas terkait berjanji untuk ikut membantu menyelesaikan persoalan ini,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, wabup Lingga Muhammad Nizar menginstruksikan jajarannya yang hadir agar segera menyelesaikan persoalan legalitas dan pernikahan masal bagi suku laut.

“Untuk KTP, KK dan Akta kelahiran kami serahkan kepada Disdukcapil. Sedangkan urusan pernikahan bagi warga Suku Laut, kami minta MUI, Pengadilan Agama dan Kemenag ikut membantu bagaimana prosudurnya. Yang telah menikah secara islam ataupun yang belum dan perlu kita buat nikah masal. Rapat ini ada mufakatnya,” tutur Nizar.

Sedangkan terkait pembinaan keagamaan bagi warga suku Laut di Selat Kongky dan dusun Pulau Buluh desa Penaah yang telah memeluk agama islam, Nizar instruksikan agar segra kirimkan Dai Motivator. “Saya minta Dai Motivator segera dikirim untuk warga disana,” pungkasnya. (mhb)

Wisatawan Bisa Belajar Warisan Budaya di Rumah Tekat Manto

0

batampos.co.id – Ketua pengurus Rumah Tekat Tudung Manto ‘Halimah’, Said Asy’ary mengatakan kunjungan wisatawan meningkat saat akhir pekan. Selain datang untuk melihat langsung cara pembuatan prodak budaya yang telah diakui sebagai warisan Budaya Indonesia, wisatawan juga dapat belajar.

Sejak dibuka pertengahan tahun 2016 lalu, Rumah Tekat Tudung Manto ‘Halimah’ yang berada di Kampung Mentok, kata Ari menjadi salah satu bagian wisata budaya di Bunda Tanah Melayu. Keunikan Tudung Manto menjadi salah satu tawaran menarik di Daik Lingga.

“Setiap akhir pekan kunjungan selalu meningkat. Baik lokal maupun dari luar daerah,” kata Ari kepada Batam Pos, Senin (13/2).

Pada Minggu (12/2) kemarin, dikatakannya wisatawan dari pulau Sumatra yakni provinsi Bengkulu juga datang berkunjung.

“Tujuannya jalan-jalan. Ada 25 wisatawan yang datang melihat bagaimana ibu-ibu kita disini membuat Tudung Manto,” jelas Ari.

Adanya rumah Tekat ini ke depan diharapkan Ari menjadi referensi prodak khas budaya melayu di Kabupaten Lingga. Selain meningkatkan hasil produksi dan penjualan, sasaran lain jelas Ari adalah sebagai referensi dan pembelajaran bagi siswa-siswi khususnya di Kepulau Riau (Kepri) agar lebih mengenal kebudayaan lokal sebagai identitas. (mhb)

Bertabur Hadiah di Perayaan Cap Go Meh

0

batampos.co.id – Perayaan Cap Go Meh di Vihara Dharma Diepa Moro, Jumat (10/2) lalu, berlangsung meriah. Puncak perayaan tahun baru Imlek 2568/2017 M itu, tidak hanya dihibur oleh artis. Tetapi juga bertabur hadiah dengan hadiah utama tiga unit motor. Undangan dari Batam pun turut hadir untuk memeriahkan malam Cap Go Meh. Yang membanggakan, pelaksanaan Cap Go Meh berlangsung aman, lancar, dan tertib.

“Atas nama pengurus Yayasan Vihara Dharma Diepa Moro, kami mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh undangan dari Batam, dan berpartisipasi petugas keamanan, serta dukungan masyarakat Moro hingga acara Cap Go Meh berlangsung aman dan kondusif,” kata Ngoti, tokoh marga Tionghoa, Senin (13/2) kemarin.

Dijelaskan Ngoti, perayaan Cap Go Meh merupakan tradisi bagi marga Tionghoa yang dirayakan setelah 15 hari tahun baru Imlek. Agar perayaan Cap Go Meh berlangsung meriah, sengaja didatangkan artis dari Malaysia, dan artis lokal Tanjungpinang.
“Semua undangan tampak gembira dengan suguhan pertunjukan hiburan dari artis yang kita undang,” papar Ngoti yang didampingi Sung Heng.

Tidak lupa, atraksi barongsai yang juga merupakan budaya tradisi marga Tionghoa, ikut meramaikan perayaan. Atraksi mengambil angpao dibarengi bakar mercun dari satu rumah ke rumah warga Tionghoa, membuat suasana Cap Go Meh kian meriah.

“Yang menggembirkan, tentunya kehadiran “Dewa Cai Shen Ye” atau keberuntungan mengunjungi rumah warga Tionghoa di sepanjang jalan kota Moro,” ujarnya.

Puncak acara yakni pencabutan undian berhadiah tiga unit motor, dan ratusan hadiah lainnya. Yang bernasib baik memperoleh satu unit motor diraih warga Tiongha Moro, dan dua unit lagi diboyong warga Tionghoa Batam.

“Hadiah hiburan lainnya boleh dikatakan banyak dimenangkan warga Tionghoa Moro,” timpal Sung Heng. (pst)

PT Timah Sambut Bulan K3 Nasional

0
Karyawan PT Timah (persero (Tbk) simulasi pemadam kebarakan dalam acara puncak bulan keselamatan, kesehatan kerja (K3 Nasional). Foto : Batampos.

batampos.co.id – Memperingati Bulan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, PT Timah (Persero) Tbk wilayah Kepri dan Riau menggelar serangkaian kegiatan bakti sosial (baksos) untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Kegiatan donor darah menggandeng PMI cabang Karimun melibatkan masyarakat serta karyawan. Kegiatan yang diikuti karyawan/karyawati PT Timah pada, Senin (25/1) lalu, berhasil mengumpulkan sebanyak 40 kantong darah.

Baksos dihadiri Kepala Bidang Administrasi dan Keuangan Tantra Pratama, Kabid Keselamatan, Kesehatan, Kerja Lingkungan Hidup (K3LH) Tasno, serta Kabag Humas Achmadi Hamid. Tidak ketinggalan Camat Kundur Utara Ery Novaldjadinata.
Selanjutnya dilaksanakan gotong royong di sekitar wilayah operasional, dan diikuti karyawan PT Timah dari perwakilan setia satuan kerja, Selasa (3/2).

Puncaknya, dilaksanakan bulan K3 yang ditutup dengan kegiatan apel bersama dihadiri General Manager (GM) PT Timah wilayah Kepri Riau Nur Adi Kuncoro dilanjutkan dengan simulasi pemadam kebakaran menggunakan APAR dan PBK yang di peragakan oleh personel K3LH, Selasa (10/2).

“Mari kita tingkatkan kesadaran keselamatan, kesehatan, kerja dimulai dari diri sendiri, jika badan sehat kerja jadi semangat. Hal itu sesuai dengan tema peringhatan bulan K3 nasional tahun ini dengan budaya K3 kita tingkatkan kualitas hidup karyawan yang selamat, sehat dan produktif,” tegas Nur Adi.

Sebelumnya pada 8 Februari digelar seminar K3 menghadirkan narasumber dari kementerian ESDM Dirjen minerba Supriyanto dan Horas Pasaribu. Sedangkan dari pemerintah Kabupaten Karimun diwakili Yosli kepala dinas perdagangan, koperasi, UKM & ESDM, serta GM wilayah Kepri Riau Nur Adi Kuncoro, kepala unit penambangan laut Didik Riyadi, dan kepala satuan kerja darat laut. (ims)

Penduduk Karimun Bertambah 1,470 Jiwa

0

batampos.co.id – Hingga semester II tahun 2016, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karimun, telah mencatat jumlah penduduk meningkat menjadi 240.170 jiwa. Sebelumnya, hanya tercatat sebanyak 238,700 jiwa. Paling tinggi pertambahan penduduk berada di Pulau Karimun besar.

”Benar terjadi peningkatan jumlah penduduk kita. Penambahan penduduk tersebut diakibatkan perpindahan penduduk dari luar yang akan menetap di Karimun dan ditambah dengan jumlah ibu yang melahirkan di tahun tersebut,” jelas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karimun M Tahar, Senin (13/2).

Penambahan penduduk dikarenakan banyak tenaga kerja dari luar yang memboyong keluarganya pindah ke Karimun. Termasuk instansi vertikal yang bertugas di Karimun, ditambah jumlah bayi yang melahirkan. Namun, untuk jumlah bayi yang melahirkan datanya ada di Dinas Kesehatan Karimun.

”Kita (Disdukcapil-red), tidak ada pungutan sepeserpun dalam mengurus administrasi perpindahan penduduk. Asalkan, persyaratan di ikuti sesuai prosedur. Tapi, kalau meminta bantuan ke orang lain untuk mengurusnya ya itu tergantung kesepakatan antara kedua belah pihak. Yang penting ikuti prosedur yang ada,” tegasnya.

Sementara dalam pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-e), pihaknya masih terkendala blangko dari Pusat. Namun demikian, masyarakat yang telah melakukan perekaman data untuk sementara diberikan surat keterangan sementara yang dikeluarkan oleh Dinas. ”Kita imbau kepada masyarakat silakan lakukan perekaman di kecamatan masing-masing. Agar nanti saat blangko sudah datang, bisa langsung diproses,” singkatnya.

Pantauan di lapangan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karimun dipadati oleh masyarakat yang mengurus administrasi baik KTP, KK, surat kelahiran, surat kematian dan sebagainya. Tanpa di pungut biaya sepeserpun oleh petugas.
”Baguslah, proses cepat asal persyaratan lengkap saja. Ini saya urus pecah KK, tidak lama antrinya dan prosesnya cepat juga,” ucap Kahar warga Tanjungbalai Karimun. (tri)